• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERENCANAAN JEMBATAN AIR TIRIS KAMPAR-RIAU (Design of Air Tiris Bridge, Kampar-Riau ) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PERENCANAAN JEMBATAN AIR TIRIS KAMPAR-RIAU (Design of Air Tiris Bridge, Kampar-Riau ) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

435

BAB VIII

PENUTUP

8.1 Kesimpulan

Dengan dibangunnya jembatan Air Tiris yang menghubungkan desa

Kampung Panjang dengan Air Tiris diharapkan mampu melayani lalu lintas yang

semakin berkembang dan dapat pula menunjang perkembangan ekonomi di

Kabupaten Kampar. Proses transportasi yang lancar akan menunjang tingkat

mobilitas yang tinggi. Untuk mendapatkan tingkat mobilitas yang tinggi

diperlukan sarana dan prasarana yang memadai. Diperlukan pembuatan prasarana

baru yang tepat untuk mengatasi segala permasalahan– permasalahan di atas.

Dalam proses perencanaan struktur jembatan perlu mempertimbangkan

faktor-faktor yang sangat menentukan untung rugi proyek tersebut dari berbagai

aspek yaitu: kekuatan dan stabilitas struktural, kelayakan, keawetan, kemudahan

pelaksanaan, ekonomis, dan bentuk estetika yang baik.

Pemilihan jembatan tipe rangka baja menjadi alternatif yang tepat

dikarenakan panjang bentang yang sangat lebar dan pembagian menjadi 3 section

sebagai pertimbangan atas kekuatan dan stabilitas struktur tersebut. Dibandingkan

dengan penggunaan prestress concrete tipe rangka baja lebih ekonomis dikarenakan perencanaan jumlah pilar yang juga lebih sedikit. Bentuk 2 pilar yang

berbeda direncanakan juga atas pertimbangan ekonomis dan menyesuaikan

kondisi kondisi tanah sekitar.

Kedalaman lapisan tanah keras di lokasi yang mencapai 22 m menyebabkan

digunakannya pondasi tiang pancang dengan kedalaman yang disesuaikan dengan

daya dukung tanah yang ada, dan juga pertimbangan atas besarnya beban

jembatan.

Debit banjir yang cukup besar pada saat musim penghujan menjadi

pertimbangan pada perencanaan Muka Air Banjir, hal ini menyebabkan tinggi

(2)

436

8.2 Saran

Sebaiknya dilakukan penghijauan pada daerah hulu sehingga dapat

mengatasi debit banjir yang berlebihan pada musim penghujan. Lokasi proyek

yang terletak pada sungai yang berbelok sebaiknya dilakukan penyudetan

sehingga arus aliran sungai akan lancar.

Pemilihan metode pelaksanaan dan jenis peralatan yang akan digunakan

dalam suatu pekerjaan merupakan faktor penting yang mempengaruhi proses

penyelesaian suatu pekerjaan secara cepat dan tepat. Penyediaan peralatan harus

disesuaikan dengan tahapan pekerjaan yang sedang dilaksanakan maupun yang

Referensi

Dokumen terkait

Jembatan Kali Tenggang merupakan jembatan baru yang berada disamping jembatan lama yang juga terdiri dari konstruksi balok prestress, jembatan ini terbentang diatas rawa-rawa

Tipe jembatan yang dapat memenuhi kriteria tersebut ialah untuk. struktur atas menggunakan balok prestress dan

Berdasarkan kedalaman tanah keras yang berada > 18 m pada daerah abutment 1 , > 24 pada abutment 2 dan > 20 m pada daerah pilar, maka pada perencanaan

Untuk perencanaan Jembatan Tembelang di Kabupaten Wonosobo, diperlukan sejumlah data yang didapat secara langsung yaitu dengan melakukan peninjauan langsung ke lapangan ataupun

yang dapat diambil berkaitan dengan perhitungan perencanaan jembatan Prestress.. Ngampin , Ambarawa

Setelah tahap box selesai, kemudian dilakukan perencanaan struktur bawah dengan langkah awal mendimensi rencana penampang pilar dan abutment yang nantinya akan dihitung

Bambang dkk, Buku Ajar Perencanaan Jembatan, Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Semarang, 2004.. _________, Peraturan Perencanaan Bangunan Baja

Tata Cata Perencanaan Struktur Baja Untuk..