• Tidak ada hasil yang ditemukan

Strategi Pengembangan Industri Batu Bata di Indonesia, 2000-2007 - Ubaya Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Strategi Pengembangan Industri Batu Bata di Indonesia, 2000-2007 - Ubaya Repository"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

ix INTISARI

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai masalah yang dihadapi dalam pengembangan industri batubara di Indonesia dan untuk menyusun strategi pengembangan industri batubara di Indonesia.

Jenis penelitian ini adalah studi deskriptif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui berbagai masalah yang dihadapi dalam pengembangan industri batubara di Indonesia dan untuk menyusun strategi pengembangan industri batubara di Indonesia.

Temuan penelitian menunjukkan bahwa EFAS (External Factors Analysis Summary) industri batubara di Indonesia adalah a) Kenaikan permintaan batubara, b) Kebutuhan batubara yang tinggi, c) Menipisnya cadangan minyak bumi, d) Berkembangnya sumber energi alternatif, e) Pasokan negara pesaing, f) Masuknya investor asing, g) Sistem perjanjian expor dan impor yang saling menguntungkan, i) Sumberdaya tidak terbarukan. EFE (External Factors Evaluation) dan IFE (Internal Factors Evaluation) Matrix dapat dipergunakan untuk menentukan posisi strategik sebuah perusahaan. Kesimpulan IFAS (Internal Factors Analysis Summary) industri perkapalan adalah a) Nilai ekspor, b) Cadangan batubara, c) Kapasitas produksi, d) Pola angkut sungai, e) Fluktuasi Harga, f) Kendala infrastruktur, g) Tambang ilegal, h) Selisih harga dalam dan luar negeri.

Referensi

Dokumen terkait

Strategi Pemerintah Kabupaten Tulungagung (Dinas Perindustrian dan Perdagangan) dalam Pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) pada Sentra Industri Marmer ...

We split the factors that influence bank profitability in two large groups: Macroeconomic (external) factors such GDP and Inflation; bank specific (internal) factors

Penelitian ini bertujuan untuk membantu mengembangkan Industri Kreatif di Indonesia yang di dalam Industri Kreatif terbagi menjadi 14 subsektor, yang akan

Analisis Pengembangan Program Bisnis Industri Kreatif melalui Pendidikan Tinggi, Jakarta.. Analisis Potensi Pengembangan Ekonomi Kreatif di Kota

industri kecil tahu di Kabupaten Tegal adalah memperluas jangkauan daerah pemasaran industri kecil tahu, meningkatkan citra produk guna membidik kelas konsumen yang lebih

Berdasarkan perumusan masalah yang menjelaskan bahwa industri urea Indonesia memiliki kontribusi yang cukup tinggi terhadap PDB, daya saing di pasar internasional

Hasil studi yang dilakukan pada industri manufaktur di Indonesia menunjukkan bahwa sebanyak 7 usahawan atau 6,19% memiliki tujuan untuk menciptakan pasar baru dan memenuhi permintaan

No Komponen Identifikasi SWOT Faktor-Faktor pupuk 2 Jumlah permintaan Peluang Permintan pupuk oganik relatif tinggi * Industri Terkait dan Industri Pendukung Industri