4.1. Gambaran Umum
PT.”X” adalah sebuah perusahaan yang berlokasi di Semarang dan bergerak di bidang usaha jasa desain interior dan lansekap, berdiri sejak bulan Januari 2006. Perusahaan dipimpin oleh seorang Direktur dan mempunyai beberapa bagian dalam operasional perusahaan.
PT.”X” didirikan untuk mencapai tujuan jangka pendek dan jangka panjang. Tujuan jangka pendek yang dimaksud adalah untuk meningkatkan omset penjualan dan meningkatkan keuntungan perusahaan. Sedangkan, tujuan jangka panjang PT.”X” adalah :
a. Menjaga kelangsungan perusahaan. b. Memperluas pangsa pasar.
c. Memaksimalkan laba perusahaan.
d. Membangun citra yang baik di mata konsumen dengan berusaha memberikan pelayanan yang memuaskan.
4.1.1. Struktur Organisasi Perusahaan
Struktur organisasi suatu perusahaan ditentukan berdasarkan misi, tujuan, dan strategi perusahaan. PT.”X” termasuk dalam tipe organisasi kekuasaan garis (line authority) dimana kekuasaannya langsung menyalur dari atas ke bawah. Di dalam tipe ini, seorang direktur bertanggung jawab untuk membuat keputusan dan menangani semua masalah yang timbul, oleh karena itu direktur harus selalu mengawasi setiap peristiwa yang terjadi dalam perusahaan.
Gambar 4.1. Struktur Organisasi PT.”X” Keterangan :
a. Bagian Marketing
Bagian Marketing mempunyai tugas sebagai berikut :
• Memasarkan produk perusahaan berupa jasa design interior ke konsumen. • Menerima pesanan dari konsumen dengan spesifikasi yang diinginkan
konsumen tersebut.
• Melakukan cek hasil pesanan konsumen dan melakukan after sales service, bila ada keluhan dari konsumen.
b. Bagian Kreatif
• Merancang design interior sesuai dengan keinginan konsumen. • Membuat contoh-contoh produk yang akan ditawarkan.
c. Bagian Akunting
• Melakukan tugas akuntansi seperti pencatatan transaksi, pengelolaan dana perusahaan, pembayaran kepada pemasok, penagihan kepada konsumen. • Melakukan penghitungan perkiraan biaya untuk tiap pesanan.
• Membuat laporan keuangan perusahaan sebagai hasil kinerja operasional perusahaan.
• Pengelolaan administrasi perpajakan perusahaan. d. Bagian Umum
• Melakukan pembelian barang sesuai dengan kebutuhan bagian kreatf. • Bertanggung jawab untuk mencari pemasok barang kebutuhan bagian
kreatif dan kebutuhan kantor.
• Melakukan fungsi pengelolaan sumber daya manusia seperti penerimaan karyawan, pencarian karyawan lepas.
Dikarenakan PT.”X” merupakan perusahaan yang baru didirikan, maka perusahaan tidak memiliki banyak karyawan tetap dan karena jenis transaksi yang
Direktur
dilakukan kebanyakan merupakan pesanan konsumen sehingga untuk pengerjaan fisik PT.”X” menggunakan karyawan lepas.
4.1.2. Lokasi Perusahaan
PT. ”X” merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang design dan interior yang terletak di kawasan kota Semarang. Alasan-alasan yang menjadi pertimbangan untuk memilih lokasi tersebut adalah:
1. Karena belum terdapatnya industri jasa design interior di kawasan tersebut 2. Di kawasan tersebut terdapat beberapa supplier yang menunjang industri jasa
design interior ini.
4.1.3. Proses Produksi
Alur kerja PT.”X” dalam memproduksi pesanan konsumen adalah sebagai berikut :
a. Bagian marketing mencari konsumen yang akan melakukan perubahan desain interior atau lansekap bagi rumah ataupun kantor. Apabila terdapat konsumen yang tertarik, bagian marketing menawarkan 2 (dua) cara dalam mendesain yaitu konsuen bisa mendesain sesuai dengan keinginan sendiri dan perusahaan memberikan jasa konsultasi tentang desain tersebut atau perusahaan menawarkan desain yang telah ada atau desain baru.
b. Bagian marketing membuat order sheet berisikan data konsumen, desain pesanan konsumen (jika ada).
c. Bagian kreatif membuat rancangan desain berdasarkan order sheet.
d. Setelah selesai, rancangan desain didiskusikan dengan bagian kreatif, bagian marketing, bagian akunting dan direktur untuk menentukan perkiraan biaya, waktu selesai.
e. Rancangan desain dipresentasikan oleh bagian kreatif dan bagian marketing kepada konsumen.
f. Revisi rancangan dibuat apabila konsumen menginginkan perubahan dan segera dipresentasikan kembali untuk mendapatkan persetujuan konsumen.
g. Bagian umum menerima daftar pembelian barang dari bagian kreatif sekaligus juga mengontrak karyawan lepas untuk pengerjaan fisik pesanan konsumen tersebut.
h. Pelaksanaan pesanan disupervisi bagian umum dan bagian kreatif.
i. Setelah pesanan selesai, bagian akunting mengeluarkan invoice kepada konsumen.
4.1.4. Administrasi Perpajakan
PT.”X” merupakan sebuah perusahaan yang sejak didirikan pada Januari 2006 sudah terdaftar sebagai Wajib Pajak dan memiliki NPWP. Kewajiban pajak tersebut apabila dikaitkan dengan transaksi yang terjadi adalah :
1. PPh pasal 21 : gaji karyawan tetap, honorarium karyawan lepas. 2. PPh Pasal 25 : angsuran pajak penghasilan.
3. PPh Pasal 23 : jasa perancang desain interior. 4. PPh Pasal 4 ayat 2 : sewa tanah dan bangunan.
5. PPN : penyerahan jasa perusahaan dan pembelian interior.
4.2. Deskripsi Data
Pada bagian ini akan menampilkan data yang diperoleh dari PT. ”X”. Data yang yang akan ditampilkan antara lain adalah data pembelian, data penjualan dan Surat Pemberitahuan Masa PPN bulan Februari 2007.
4.2.1. Data Untuk Penghitungan Pajak Keluaran Dan Pajak Masukan.
Data yang digunakan untuk melakukan penghitungan Pajak Keluaran dan Pajak Masukan PT.”X” nantinya akan digunakan untuk menentukan besarnya Pajak Pertambahan Nilai yang kurang disetor atau yang lebih disetor ke Kas Negara berdasarkan ketentuan peraturan perpajakan yang dapat diperoleh dar buku pembelian dan buku penjualan perusahaan.
4.2.1.1.Data Pembelian
Berikut ini merupakan data pembelian yang dilakukan oleh PT.”X” selama bulan Februari 2007 berdasarkan buku :
33
Tabel 4.1 Data Pembelian Bulan Februari Tahun 2007
No BPB Tanggal No Faktur Pajak Nama Supplier Nama Barang Sat QTY Hrg Sat Jumlah Disc DP PPN Total
360/02/07 1-Feb-07 CZXWG-004-0000871 PT. Citra Persada Sofa Set 1 5,000,000 5,000,000 500,000 5,500,000
361/02/07 1-Feb-07 CLDDY-612-0000184 PT. Omega Mas Kitchen Set 1 10,000,000 10,000,000 1,000,000 11,000,000
362/02/07 1-Feb-07 DUMMU-607-0000899 PT. Pediskripa Inter-Artistika Sofa Set 1 5,000,000 5,000,000 500,000 5,500,000
363/02/07 2-Feb-07 DGJBI-609-0000856 Amardeep Interior Gorden Meter 10 50,000 500,000 50,000 550,000
364/02/07 2-Feb-07 DGJBI-609-0000903 Amardeep Interior Roll On Gorden Meter 30 35,000 1,050,000 105,000 1,155,000
Mur Gorden 12 30,000 360,000 36,000 396,000
365/02/07 5-Feb-07 FAMUA-033-0000114 Kotaro Digital Art Lukisan Digital 2 2,000,000 4,000,000 400,000 4,400,000
366/02/07 5-Feb-07 CZXWG-004-0000924 PT. Citra Persada Sofa Set 2 2,500,000 5,000,000 500,000 5,500,000
367/02/07 6-Feb-07 EAQEI-615-0000753 PT. Mulia Jaya Spring Bed King size 1 9,000,000 9,000,000 900,000 9,900,000
368/02/07 6-Feb-07 DNPZH-617-0000462 P & D Collection Karpet 4 1,500,000 6,000,000 600,000 6,600,000
369/02/07 7-Feb-07 EAQEI-615-0000621 PT. Mulia Jaya Meja Rias 2 1,500,000 3,000,000 300,000 3,300,000
370/02/07 7-Feb-07 FAMUA-033-0000128 Kotaro Digital Art Lukisan Digital 1 1,500,000 1,500,000 150,000 1,650,000
371/02/07 8-Feb-07 DNPZH-617-0000485 P & D Collection Karpet 4 1,500,000 6,000,000 600,000 6,600,000
372/02/07 8-Feb-07 CZTQW-011-0001304 Alabaster Lighting Lampu Dinding 8 1,000,000 8,000,000 800,000 8,800,000
373/02/07 9-Feb-07 EAQEI-615-0000814 PT. Mulia Jaya Spring Bed King size 1 9,000,000 9,000,000 900,000 9,900,000
Spring Bed Queen size 2 4,000,000 8,000,000 800,000 8,800,000
374/02/07 9-Feb-07 DGJBI-609-0000847 Amardeep Interior Wallpaper Meter 30 200,000 6,000,000 600,000 6,600,000
375/02/07 9-Feb-07 EAQEI-615-0000704 PT. Mulia Jaya Lemari Pakaian 4 1,000,000 4,000,000 400,000 4,400,000
376/02/07 12-Feb-07 DNPZH-617-0000508 P & D Collection Karpet 1 1,500,000 1,500,000 150,000 1,650,000
377/02/07 12-Feb-07 DGJBI-609-0000858 Amardeep Interior Wallpaper Meter 35 200,000 7,000,000 700,000 7,700,000
378/02/07 13-Feb-07 DGJBI-609-0000960 Amardeep Interior Gorden Meter 10 50,000 500,000 50,000 550,000
Univer
sitas Kristen
Petr
34
Tabel 4.1 Data Pembelian Bulan Februari Tahun 2007 (sambungan)
No BPB Tanggal No Faktur Pajak Nama Supplier Nama Barang Sat QTY Hrg Sat Jumlah Disc DP PPN Total
Gorden Meter 15 50,000 750,000 75,000 825,000
379/02/07 13-Feb-07 DNPZH-617-0000531 P & D Collection Karpet 2 1,500,000 3,000,000 300,000 3,300,000
380/02/07 13-Feb-07 EVUWQ-617-0000578 PT. Sinar MKM Kursi Kantor 1 2,000,000 2,000,000 200,000 2,200,000
381/02/07 14-Feb-07 EAQEI-615-0000804 PT. Mulia Jaya Meja & Kursi Makan set 1 2,000,000 2,000,000 200,000 2,200,000
382/02/07 14-Feb-07 CZTQW-011-0001320 Alabaster Lighting Lampu Dinding 4 750,000 3,000,000 300,000 3,300,000
383/02/07 15-Feb-07 CZTQW-011-0001009 Alabaster Lighting Lampu Meja 5 800,000 4,000,000 400,000 4,400,000
384/02/07 15-Feb-07 DNPZH-617-0000540 P & D Collection Karpet 4 2,000,000 8,000,000 800,000 8,800,000
385/02/07 16-Feb-07 DRLJU-604-0000302 PT. Mitra Jaya Display Unit 3 1,000,000 3,000,000 300,000 3,300,000
386/02/07 19-Feb-07 EAQEI-615-0000898 PT. Mulia Jaya Spring Bed Queen size 1 6,500,000 6,500,000 650,000 7,150,000
387/02/07 19-Feb-07 FAMUA-033-0000154 Kotaro Digital Art Lukisan Digital 3 2,500,000 7,500,000 750,000 8,250,000
388/02/07 20-Feb-07 DGJBI-609-0000875 Amardeep Interior Wallpaper Meter 25 200,000 5,000,000 500,000 5,500,000
389/02/07 20-Feb-07 DNPZH-617-0000583 P & D Collection Karpet 2 2,000,000 4,000,000 400,000 4,400,000
390/02/07 22-Feb-07 DGJBI-609-0001005 Amardeep Interior Gorden Meter 10 50,000 500,000 50,000 550,000
391/02/07 22-Feb-07 EAQEI-615-0000825 PT. Mulia Jaya Meja & Kursi Makan set 2 3,500,000 7,000,000 700,000 7,700,000
392/02/07 23-Feb-07 DGJBI-609-0000980 Amardeep Interior Roll On Gorden Meter 10 35,000 350,000 35,000 385,000
Mur Gorden 8 30,000 240,000 24,000 264,000
394/02/07 26-Feb-07 DUMMU-607-0001035 PT. Pediskripa Inter-Artistika Sofa Set 1 7,500,000 7,500,000 750,000 8,250,000
395/02/07 27-Feb-07 DGJBI-609-0000894 Amardeep Interior Wallpaper Meter 50 200,000 10,000,000 1,000,000 11,000,000
396/02/07 28-Feb-07 FAMUA-033-0000162 Kotaro Digital Art Lukisan Digital 2 3,000,000 6,000,000 600,000 6,600,000
180,750,000 18,075,000 198,825,000
Univer
sitas Kristen
35
Tabel 4.1 Data Pembelian Bulan Februari Tahun 2007 (sambungan)
No BPB Tanggal No Faktur Pajak Nama Supplier Nama Barang Sat QTY Hrg Sat Jumlah Disc DP PPN TOTAL
1 15-Feb-07 DBERA-051-0232993 PT. Infomedia Nusantara Jasa Pemasangan Iklan pada buku Petunjuk Telepon
5,238,000 523,800
2 16-Feb-07 PT. Telkom Indonesia Tagihan Telpon bulan Feb'07 10,024
70,000 14,234 11,913 30,976 15,894 12,331 3,000 8,492 3,477
3 28-Feb-07 ETVGG-606-0000012 CV. Penta Media Iklan Display 3,150,000 866,250 86,625 2,512,125
27.50%
TOTAL PM 18,865,766
Sumber : Data Internal Perusahaan
Univer
sitas Kristen
Petr
4.2.1.2.Data Penjualan
Berikut ini merupakan data penjualan jasa desain interior yang dilakukan oleh PT. ”X” selama bulan Februari 2007:
37
Tabel 4.2. Data Penjualan Bulan Februari Tahun 2007
Tanggal No Faktur Pajak No. Invoice Nama Pembeli Nama Barang Sat QTY Harga Satuan Uang Muka Jumlah Disc PPN Total
1-Feb-07 CQLTP-615-0001854 455/02/07 PT. Cita Arindo Mandiri Desain Interior R. Kantor M 35 700,000 2,000,000 24,500,000 2,450,000 4,450,000
1-Feb-07 CQLTP-615-0001855 456/02/07 Kantor Surya Wijaya Desain Interior R. Kantor M 30 650,000 19,500,000 1,950,000 21,450,000
2-Feb-07 CQLTP-615-0001856 457/02/07 PT. Multi Sentra Desain Interior R. Kantor M 36 700,000 25,200,000 2,520,000 27,720,000
2-Feb-07 CQLTP-615-0001857 458/02/07 Kantor Prima Adiyasa Desain Interior R. Kantor M 35 700,000 24,500,000 2,450,000 26,950,000
5-Feb-07 CQLTP-615-0001858 459/02/07 Graha Cipta Asri Desain Interior R. Kantor M 35 700,000 24,500,000 2,450,000 26,950,000
7-Feb-07 CQLTP-615-0001859 460/02/07 Kantor Asuransi AON Desain Interior R. Kantor M 30 650,000 3,000,000 19,500,000 1,950,000 4,950,000
8-Feb-07 CQLTP-615-0001860 461/02/07 Kantor Siswanto Desain Interior R. Kerja M 30 650,000 19,500,000 1,950,000 21,450,000
9-Feb-07 CQLTP-615-0001861 462/02/07 Bpk. Bennydictus W Desain Interior R. Kantor M 36 700,000 25,200,000 2,520,000 27,720,000
12-Feb-07 CQLTP-615-0001862 463/02/07 Bpk. Jeffri Prasetyo U Desain Interior R. Kantor M 36 700,000 25,200,000 2,520,000 27,720,000
12-Feb-07 CQLTP-615-0001863 464/02/07 Bpk. Tommy Ady S Desain Interior R. Kantor M 30 650,000 1,500,000 19,500,000 1,950,000 3,450,000
13-Feb-07 CQLTP-615-0001864 465/02/07 Ibu. Bernadetha S Desain Interior R. Kantor M 30 650,000 19,500,000 1,950,000 21,450,000
13-Feb-07 CQLTP-615-0001865 466/02/07 Kantor Widodo Desain Interior R. Kantor M 30 650,000 19,500,000 1,950,000 21,450,000
14-Feb-07 CQLTP-615-0001866 467/02/07 PT. Dinamika Cipta Desain Interior R. Kerja M 35 700,000 1,750,000 24,500,000 2,450,000 4,200,000
15-Feb-07 CQLTP-615-0001867 468/02/07 PT. Laksa Bina Sentra Desain Interior R. Kerja M 35 700,000 24,500,000 2,450,000 26,950,000
15-Feb-07 CQLTP-615-0001868 469/02/07 PT. Surya Kencana Desain Interior R. Kerja M 36 700,000 25,200,000 2,520,000 27,720,000
16-Feb-07 CQLTP-615-0001869 470/02/07 Bpk. Agus Setiawan Desain Interior R. Kerja M 36 700,000 1,500,000 25,200,000 2,520,000 4,020,000
26-Feb-07 CQLTP-615-0001870 471/02/07 PT. Dinamika Cipta Desain Interior R. Kantor M 30 650,000 19,500,000 1,950,000 195,000
27-Feb-07 CQLTP-615-0001871 472/02/07 PT. Multi Sentra Desain Interior R. Kantor M 30 650,000 19,500,000 1,950,000 195,000
28-Feb-07 CQLTP-615-0001872 473/02/07 Apotik Citra Desain Interior Apotik M 105 500,000 52,500,000 5,250,000 525,000
9,750,000 457,000,000 45,700,000 299,515,000
Sumber : Data Internal Perusahaan
Univer
sitas Kristen
Petr
4.2.1.3.Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai (SPT MASA PPN) Bulan Februari 2007
Berikut ini adalah Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai (SPT MASA PPN) PT. ”X” pada bulan Februari 2007:
X Masa pajak FEBRUARI
Pembetulan Masa Pajak Ke
PERHATIAN : - BACALAH TERLEBIH DAHULU BUKU PETUNJUK PENGISIAN SPT MASA PPN
- DIISI DENGAN HURUF CETAK/DIKETIK - BERI TANDA X DALAM YANG SESUAI
- DIBUAT UNTUK SATU MASA PAJAK - ANGKA DALAM RUPIAH PENUH
A. IDENTITAS PENGUSAHA KENA PAJAK
1 N P W P : 0 1 2 0 3 1 1 5 3 5 2 4 0 0 0 Kode Cabang :
Tanggal : 0 1 1 2 0 6 Perubahan Identitas :
2 Nama PKP : PT. X Nama Baru
3 Alamat : Jl. Welirang II/16, Semarang Kode Pos : 6 2 8 Alamat Baru
4 Nomor Telepon : (024) 8319069 No. Telepon Baru
5 Merek Usaha : - Jenis Usaha Baru
6 Ijin Sentralisasi : Tanggal :
7 Jenis Usaha : Jasa Design Interior KLU : 3 2 4
PENYERAHAN YANG TERHUTANG PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN), PENYERAHAN YANG TIDAK TERHUTANG PAJAK PERTAMBAHAN NILAI, DAN JUMLAH PENYERAHAN
1 Penyerahan yang terhutang PPN : 1.1 PPN Ekspor
1.1.1 Dengan LC 1.1.2 Tanpa LC 1.2 Penyerahan yang PPN-nya :
1.2.1 Tidak Dipungut/Ditunda/Ditangguhkan 1.2.2 Dibebaskan/Ditanggung Pemerintah (DTP) 1.3 Penyerahan yang terhutang PPN selain Ekspor dan yang PPN-nya Tidak Dipungut/Ditunda/Ditangguhkan/ Dibebaskan/Ditanggung Pemerintah (DTP) : 1.3.1 Penyerahan kepada pemungut PPN 1.3.2 Penyerahan kepada pihak lain yang bukan
Pemungut PPN
1.3.3 Pemakaian sendiri/Pemberian cuma-cuma 1.3.4 Jumlah (1.3.1+1.3.2+1.3.3)
1.3.5 Penyerahan dengan Tarif Efektif 1.3.6 Dikurangi retur penjualan dari penyerahan
yang Terhutang PPN 1.4 Jumlah Penyerahan yang Terutang PPN (1.1.1+1.1.2+1.2.1+1.2.2+1.3.4+1.3.5-1.3.6) 2 Penyerahan yang tidak Terutang PPN :
2.1 Penyerahan seluruhnya
2.2 Dikurangi retur penjualan atas penyerahan yang tidak terutang PPN
2.3 Penyerahan yang tidak terutang PPN (2.1-2.2)
3 Jumlah Penyerahan (1.4+2.3)
KP.PPN 1.1 - 95
SURAT PEMBERITAHUAN MASA PAJAK PERTAMBAHAN NILAI
FORMULIR
1195
( SPT MASA PPN )
2007
DEPARTEMEN KEUANGAN RI
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK 2007
1 3 5 2 B. KODE KOLOM PEMBETUL AN (P)
DASAR PENGENAKAN PAJAK BULAN INI s.d. BULAN INI
B.1.1.1 - -B.1.1.2 - -B.1.2.1 - -B.1.2.2 - -B.1.3.1 - -B.1.3.2 457.000.000 586.550.000 B.1.3.3 - -B.1.3.4 457.000.000 586.550.000 B.1.3.5 - -B1.3.6 - -B.1.4 457.000.000 586.550.000 B.2.1 - -B.2.2 - -B.2.3 - -B.3 457.000.000 586.550.000
PAJAK KELUARAN
1 Pajak Keluaran
1.1 Dengan Tarif 10% yaitu 10% x (Kode B.1.3.4) 1.2 Dengan Tarif Efektif yaitu 10% x (Kode B.1.3.4) 1.3 Jumlah (1.1 + 1.2)
2
3 Jumlah (1.3 - 2) 4 Dikurangi :
4.1 Pajak Keluaran yang dipungut oleh Pemungut PPN : 4.1.1. SSP telah Diterima (Terlampir) 4.1.2. SSP belum Diterima
4.2 PPN yang disetor di muka dalam Masa Pajak yang sama
5 Pajak keluaran yang harus dipungut sendiri ( 3 - 4.1.1 - 4.1.2 - 4.2 )
D
1 Pajak Masukan yang dapat dikreditkan :
1.1 Pajak Masukan Impor 1.2 Pajak Masukan Dalam Negeri
1.3 Pajak Masukan dari Masa Pajak yang Tidak Sama : 1.3.1. PPN Impor
1.3.1. PPN Dalam Negeri 1.4 Dikurangi PPN atas Retur Pembelian 1.5 Lain - lain
1.6 Jumlah ( 1.1 + 1.2 + 1.3.1 + 1.3.2 - 1.4 + 1.5 )
2
3 Kompensasi Kelebihan PPN bulan lalu 4 Dikurangi :
4.1 Pembayaran Pendahuluan dari BAPEKSTA Keuangan 4.2 Hasil Penghitungan Kembali Pajak Masukan yang telah Dikreditkan/Tidak Dipungut/Ditangguhkan/Dibebaskan
5 Jumlah Pajak yang dapat diperhitungkan ( 1.6 + 3 - 4.1 - 4.2 ) atau ( 2 + 3 ) E PAJAK YANG KURANG/LEBIH BAYAR
1. Kurang Bayar ( C.5 - D.5 ) 2. Lebih Bayar ( D.5 - C.5 ) Jumlah pada Kode E.1 telah dilunasi tanggal :
F JUMLAH PAJAK MASUKAN YANG TIDAK DAPAT DIKREDITKAN G PEMBETULAN (HANYA DIISI JIKA TERDAPAT PEMBETULAN)
Hasil Pembetulan : 1. Kurang Bayar 2. Lebih Bayar
Jumlah pada Kode E.1 telah dilunasi tanggal :
KP.PPN 1.1 - 95
C KOLOM
KODE
PEMBETUL AN (P)
DASAR PENGENAAN PAJAK BULAN INI s.d. BULAN INI
C.1.1 45.700.000 58.655.000 C.1.2 - -C.1.3 45.700.000 58.655.000
Dikurangi PPN atas Retur Penjualan dari penyerahan yang terutang PPN C.3 45.700.000 58.655.000 C.2 - -C.4.1.1 - -C.4.1.2 - -C.4.2 - -C.5 45.700.000 58.655.000
PAJAK YANG DAPAT DIPERHITUNGKAN
D.1.1 -D.1.2 18.865.766 22.854.000 D.1.3.1 - -D.1.3.2 - -D.1.4 - D.1.5 -D.1.6 18.865.766 22.854.000
Pajak Masukan yang menggunakan Pedoman Pengkreditan PM karena memilih menggunakan Norma Penghitungan Penghasilan Neto D.3 -D.2 -D.4.1 - -D.4.2 - -D.5 18.865.766 E.1 26.834.234 E.2 -G.1 -G.2 -X
H KOMPENSASI/PENGEMBALIAN (RESTITUSI)
Kelebihan PPN :
1 Kode E.2
2 Kode G.2 (untuk pembetulan) Diminta untuk :
3 Dikompensasi dengan PPN yang terutang dalam Masa Pajak berikutnya :
4 Dikembalikan (Restitusi) :
4,1 Dokumen dilampirkan Dokumen disusulkan
Pengembalian (Restitusi) disebabkan : Ekspor BKP Penyerahan kepada pemungut PPN Lain - lain
5 Pengembalian (Restitusi) yang diterima oleh PKP Eksportir atau PKP yang menyerahkan BKP/JKP kepada pemungut PPN selama 6 (enam) bulan terakhir (dalam ribuan rupiah)
KEGIATAN MEMBANGUN SENDIRI DAN PENYERAHAN AKTIVA YANG MENURUT TUJUAN SEMULA TIDAK UNTUK DIPERJUALBELIKAN 1 KEGIATAN MEMBANGUN SENDIRI :
1.1 Dasar Pengenakan Pajak (DPP) = 40% x Jumlah yang dikeluarkan 1.2 PPN yang terutang = 10% x Dasar Pengenakan Pajak (DPP) Jumlah pada Kode I.1.2 telah dilunasi tanggal
2 Penyerahan Aktiva Yang Tujuan Semula Tidak Untuk Diperjualbelikan Jumlah pada Kode I.2 telah dilunasi tanggal
J LAMPIRAN
1 Formulir 1195 A1; X 1195 A2; X 1195 A3;
2 Formulir 1195 B1; X 1195 B2; X 1195 B3; X 1195 B4;
3 Formulir 1195 BM; (dilampirkan bagi PKP yang hanya menghasilkan BKP Yang Tergolong Mewah)
4 Surat Keterangan PPN Tidak Dipungut/Ditunda/Ditangguhkan/Dibebaskan/DTP tersebut pada Kode B.1.2
5 Faktur Pajak Tentang PPN Tidak Dipungut/Ditunda/Ditangguhkan/Dibebaskan/DTP tersebut pada Kode B.1.2
6 Dokumen tersebut pada Kode H.4.1 sebanyak ……… lembar
7 Surat Kuasa Khusus tersebut pada Kode K.2
8 Lembar ke-3 SSP tersebut pada Kode C.4.1.1 Kode C.4.1.2 Kode C.4.2 Kode D.1.1 Kode D.1.3.1 Kode D.1.3.2
X Kode E.1 Kode G.1 Kode I.1.2 Kode I.2
9 Lembar ke-3 SSP yang diterima bulan ini dari Kode C.4.1.2 SPT Masa PPN bulan - bulan lalu
sebanyak lembar =
10 Keputusan Pembayaran dari BAPEKSTA Keuangan pada Kode D.4.1
11 ………..
K PERNYATAAN
SURABAYA ,tgl.
1 PKP Tanda Tangan :
2 Kuasa Nama Jelas : Andi Siswanto
Cap Perusahaan (jika ada).
L DIISI OLEH DINAS PAJAK
1 Tepat Waktu 2 Terlambat KP.PPN 1.1 - 95 -Rp 4,2 4,3 4,4 4,5
Bulan Bulan Bulan Bulan Bulan Bulan
……… ……… ……… ………. ………. ……… -Rp Rp -I DASAR PENGENAAN PAJAK PPN -Rp Rp - Rp - Rp
-Rik. Lengkap Berkas/Arsip
Dengan menyadari sepenuhnya akan segala akibatnya termasuk sanksi - sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, saya menyatakan bahwa apa yang telah saya beritahukan di atas beserta lampiran - lampirannya adalah benar, lengkap, jelas dan tidak bersyarat.
15 MARET 2007
Diterima Dicatat Diedit Rik. Sederhana
X X
X
Perhatian :
Sesuai dengan Ketentuan Pasal 3 ayat (7) UU Nomor 6 Tahun 1983 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 9 Tahun 1994, apabila Masa yang Saudara sampaikan tidak sepenuhnya dilampiri keterang an dan dokumen yang ditetapkan, maka SPT Saudara dianggap ti -dak disampaikan
X Masa Pajak FEBRUARI
Pembetulan Masa Pajak Ke
NAMA PKP : PT. X N P W P : 0 1 2 0 3 1 1 3 4 6 1 5 0 0 0 Tanggal Pengukuhan PKP : 0 1 1 2 6 1 I II III 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 1 : 2 : 3 : 4 : 5 : : 6 : : Andi Siswanto KP.PPN 1.1 - 95 FORMULIR
1195 A1
LAMPIRAN PAJAK KELUARAN - I DAFTAR PAJAK KELUARAN DAN PPn BM
2007
DEPARTEMEN KEUANGAN RI 2007
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
0
No. Nama Pembeli BKP/ N P W P Faktur Pajak P P N PPn BM *) Penerima JKP No. Seri Tanggal (Rupiah) (Rupiah)
6 7
Faktur Pajak Sederhana
2 3 4
Pemungut PPN (pindahan dari jumlah pada formulir 1195 A3 Faktur Pajak Standar pada pemungut lain yang bukan pemungut PPN
PT. Cita Arindo Mandiri 01.674.476.5-603.001 CQLTP-615-0001854 01-Feb-07 01-Feb-07
2.450.000,00
1.950.000,00 Kantor Surya Wijaya 01.122.280.9-606.000
01.285.647.8-237.000 CQLTP-615-0001855 PT. Multi Sentra CQLTP-615-0001857 2.520.000,00 CQLTP-615-0001856 02-Feb-07 2.450.000,00 05-Feb-07 1.950.000,00 02-Feb-07 07-Nop-06 2.450.000,00 Kantor Asuransi AON 08.564.831.6-394.000 CQLTP-615-0001859
Graha Cipta Asri 01.829.391.0-603.000 CQLTP-615-0001858 Kantor Prima Adiyasa 01.764.760.3-018.000
Kantor Siswanto 01.297.537.5-284.000 CQLTP-615-0001860
Bpk. Bennydictus W 06.874.073.5-051.000 CQLTP-615-0001861 09-Feb-07 Bpk. Jeffri Prasetyo U 08.698.065.8-031.000 CQLTP-615-0001862 12-Feb-07 Bpk. Tommy Ady S 02.193.052.4-057.000 CQLTP-615-0001863 12-Feb-07
2.450.000,00 2.450.000,00 1.950.000,00 1.950.000,00 1.950.000,00 Ibu. Bernadetha S 08.387.082.8-062.000
Kantor Widodo 02.193.052.4-057.000 CQLTP-615-0001865 13-Feb-07 CQLTP-615-0001864 13-Feb-07
PT. Dinamika Cipta 02.207.418.1-615.000 CQLTP-615-0001866 14-Feb-07 PT. Laksa Bina Sentra 01.002.290.3-615.000 CQLTP-615-0001867 15-Feb-07
1.950.000,00 2.520.000,00 CQLTP-615-0001868 15-Feb-07 2.520.000,00 5.250.000,00 CQLTP-615-0001869 1.950.000,00 PT. Surya Kencana 01.429.559.6-612.000 Bpk. Agus Setiawan 06.567.738.5-451.000
PT. Dinamika Cipta 01.131.628.8-431.000 CQLTP-615-0001870 26-Feb-07 PT. Multi Sentra 01.429.559.6-612.000 CQLTP-615-0001871 27-Feb-07 Apotik Citra 01.133.125.3-604.000 CQLTP-615-0001872 28-Feb-07
Jumlah (tidak termasuk Pajak Keluaran pada formulir 1195 A2) 45.700.000,00
REKAPITULASI : PPN PPn BM SURABAYA ,tgl. 15 Maret 2007
Faktur Pajak Sederhana Rp - Rp
-Faktur Pajak kepada pemungut PPN Rp - Rp
-Faktur Pajak Standar kepada pihak lain yang
bukan pemungut PPN Rp 45.700.000,00 Rp
-Jumlah PPN (Pindahkan ke Formulir 1195 Kode C.1.3) dan PPn BM (Pindahkan ke
For-mulir 1195 BM Kode C.6) Rp 45.700.000,00 Rp
-Dikurangi PPN/PPn BM atas Retur Penjualan dari penyerahan yang teruang PPN (PPN pin-dahkan ke formulir 1195 Kode C.2 dan PPn BM
pindahkan ke formulir 1195 BM Kode C.7) Rp - Rp - Tanda Tangan Jumlah (Pindahkan ke Formulir 1195 Kode C.3) Rp 45.700.000,00 Rp - Nama Jelas
CATATAN :
*) Diisi dalam hal PKP adalah Pengusaha yang menghasilkan BKP Yang Tergolong Mewah
08-Feb-07 16-Feb-07 1.950.000,00 2.520.000,00 2.520.000,00
X Masa Pajak FEBRUARI
Pembetulan Masa Pajak Ke
NAMA PKP : PT. X N P W P : Tanggal Pengukuhan PKP : 1 I II III 1 : 2 : 3 : 4 : 5 : : 6 : : Andi Siswanto KP.PPN 1.1 - 95 FORMULIR 1195 A1 LAMPIRAN PAJAK KELUARAN - I
DAFTAR PAJAK KELUARAN DAN PPn BM 2007
DEPARTEMEN KEUANGAN RI 2006
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
No.
Nama Pembeli BKP/
N P W P
Faktur Pajak P P N PPn BM *)
Penerima JKP No. Seri Tanggal (Rupiah) (Rupiah)
6 7
Faktur Pajak Sederhana
2 3 4 5
Pemungut PPN (pindahan dari jumlah pada formulir 1195 A3 Faktur Pajak Standar pada pemungut lain yang bukan pemungut PPN
Jumlah (tidak termasuk Pajak Keluaran pada formulir 1195 A2)
-REKAPITULASI : PPN PPn BM SURABAYA ,tgl. 15 Maret 2007
Faktur Pajak Sederhana Rp - Rp -Faktur Pajak kepada pemungut PPN Rp - Rp -Faktur Pajak Standar kepada pihak lain yang
bukan pemungut PPN Rp - Rp -Jumlah PPN (Pindahkan ke Formulir 1195
Kode C.1.3) dan PPn BM (Pindahkan ke
For-mulir 1195 BM Kode C.6) Rp - Rp -Dikurangi PPN/PPn BM atas Retur Penjualan
dari penyerahan yang teruang PPN (PPN pin-dahkan ke formulir 1195 Kode C.2 dan PPn BM
-Rp Rp - Nama Jelas pindahkan ke formulir 1195 BM Kode C.7) Rp - Rp - Tanda Tangan Jumlah (Pindahkan ke Formulir 1195 Kode C.3)
*) Diisi dalam hal PKP adalah Pengusaha yang menghasilkan BKP Yang Tergolong Mewah CATATAN :
Masa Pajak FEBRUARI 2007
Pembetulan Masa Pajak 2007 Ke- …….
NAMA P.K.P : PT. X N.P.W.P : 0 1 2 0 1 1 5 3 5 2 4 0 0 0 Tgl. Pengukuhan PKP : 0 1 1 2 6 1 I. II. 1. 2. 3. dst. REKAPITULASI : 1. Tidak dipungut/Ditunda/ : Rp. ……….. Rp. ………. Ditangguhkan 2. Dibebaskan/DTP : Rp. ……….. Rp. ………. + + 3. Jumlah PPN/PPn BM : Rp. ……….. Rp. ………. 4. Dikurangi PPN/PPn BM atas Retur Penjualan dari Penyerahan yang PPN/PPn BM-nya Tidak dipungut/Ditunda/Ditangguhkan/
Dibebaskan/DTP : Rp. (………) Rp. (………...) Tanda tangan :
5. J u m l a h : Rp. ……….. Rp. ………. Nama jelas : Andi Siswanto
CATATAN :
*) Diisi dalam hal PKP adalah Pengusaha yang menghasilkan BKP Yang Tergolong Mewah. **) Diisi dengan Tidak dipungut/Ditunda/Ditangguhkan/Dibebaskan/DTP sesuai yang diperlukan
KP.PPN 1.1.2 - 95
2006 15 MARET
LAMPIRAN PAJAK KELUARAN - II
DAFTAR PAJAK KELUARAN DAN PPn BM YANG TIDAK DIPUNGUT/
FORMULIR DITUNDA/DITANGGUHKAN/DIBEBASKAN/DITANGGUNG PEMERINTAH (DTP) 3
1195 A2
X PPN DEPARTEMEN KEUANGAN RI 6 7DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
0
NO. Nama Pembeli BKP/ N.P.W.P
Faktur Pajak
KETERANGAN Penerima JKP No. Seri Tanggal (Rupiah) (Rupiah)
PPn BM *)
8 Faktur Pajak Sederhana atas penyerahan yang PPN/PPn BM-nya
Dibebaskan/DTP 2 3 4 5 F a k t u r P a j a k S t a n d a r _ _ _ _ _ _ _ J U M L A H : ,tgl. PPN PPn BM SURABAYA
Masa Pajak FEBRUARI 2007
Pembetulan Masa Pajak …………...…….… 20…. Ke- …….
NAMA P.K.P : PT. X N.P.W.P : 0 1 2 0 1 1 5 3 5 2 4 0 0 0 Tgl. Pengukuhan PKP : 0 1 1 2 6
1
REKAPITULASI :
1. Jumlah Pajak Keluaran yang SSP-nya telah Rp. ……….. Rp. ……….
diterima (jumlah PPN pindahkan ke Formulir 1195 kode C.4.1.1 dan jumlah PPn BM pindahkan ke Formulir 1195 BM kode C.8.1)
2. Jumlah Pajak Keluaran yang SSP-nya belum diterima (jumlah PPN pindahkan ke Formulir 1195 kode C.4.1.2 dan jumlah PPn BM
pindahkan ke Formulir 1195 BM kode C.8.2) Rp. ……….. Rp. ………. Tanda tangan :
+ +
3. J U M L A H Rp. ……….. Rp. ………. Nama jelas : Andi Siswanto
CATATAN :
*) Diisi dalam hal PKP adalah Pengusaha yang menghasilkan BKP Yang Tergolong Mewah. KP.PPN 1.1.3 - 95
1195 A3
X
PPN PPn BM *) SSP Diterima/
LAMPIRAN PAJAK KELUARAN - III DAFTAR PAJAK KELUARAN DAN PPn BM
FORMULIR
KEPADA PEMUNGUT PPN
DEPARTEMEN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
0 3
NO. Pemungut PPN N.P.W.P
Faktur Pajak
No. Seri Tanggal (Rupiah) (Rupiah) Belum Diterima
2 3 4 5 6 7 8
_ _ _ _ _ _ _
Jumlah (pindahkan ke Formulir 1195 A1 nomor urut II)
2007
X Masa Pajak FEBRUARI
Pembetulan Masa Pajak
NAMA PKP : PT. X N P W P : 0 1 2 0 3 1 1 5 3 5 2 4 0 0 0 Tanggal Pengukuhan PKP : 0 1 1 2 0 6 1 I 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 II III REKAPITULASI : Angka I dan II
1 Pajak Masukan Impor Masa Pajak Yang Sama (Pindahkan Ke Formulir 1195 Kode D.1.1) 2 Pajak Masukan Dalam Negeri Masa Pajak Yang Sama
(Pindahkan Ke Formulir 1195 Kode D.1.2) 3 Pajak Masukan Impor Masa Pajak Yang Tidak Sama
(Pindahkan Ke Formulir 1195 Kode D.1.3.1)
4 Pajak Masukan Dalam Negeri Masa Pajak Yang Tidak Sama (Pindahkan Ke Formulir 1195 Kode D.1.3.2)
5 Jumlah Pajak Masukan 6 Dikurangi PPN atas Retur Pembelian
(Pindahkan Ke Formulir 1195 Kode D.1.4)
7 Lain - lain Tanda Tangan :
8 Jumlah Pajak Masukan Yang Dapat Dikreditkan Nama Jelas : Andi Siswanto CATATAN :
*) Diisi dengan "Masa Tidak Sama (MTS)" bagi Faktur Pajak Masukan yang dikreditkan dalam Masa Pajak Tidak Sama
KP. PPN 1.1.4 - 95 09-Feb-07 50.000,00 75.000,00 150.000,00 700.000,00 600.000,00 400.000,00 800.000,00 900.000,00 EAQEI-615-0000814 13-Feb-07 13-Feb-07 12-Feb-07 12-Feb-07 09-Feb-07 09-Feb-07 09-Feb-07 01.677.410.1-604.001 01.482.502.0-609.000 01.482.502.0-609.000 01.482.502.0-609.000 DNPZH-617-0000531 CZTQW-011-0001304 50.000,00 02-Feb-07 02-Feb-07 02-Feb-07 01.610.213.9-617.001 01.610.213.9-617.001 01.482.502.0-609.000 01.610.213.9-617.001 AMARDEEP INTERIOR PT. MULIA JAYA PT. MULIA JAYA PT. MULIA JAYA 1.000.000,00 36.000,00 105.000,00 400.000,00 PT. CITRA PERSADA PT. PEDISKRIPA INTER-ARTISTIKA AMARDEEP INTERIOR PT. OMEGA MAS ALABASTER LIGHTING 01.482.502.0-609.000 01.109.418.2-612.001 01.366.634.2-011.000 01.610.213.9-617.001 01.677.410.1-604.001 01.482.502.0-609.000 01.568.137.2-607.000 DGJBI-609-0000856 01-Feb-07 CLDDY-612-0000184 01.369.478.1-004.000 CZXWG-004-0000871 P P N DEPARTEMEN KEUANGAN RI
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
No.
Nama PKP Penjual BKP/
FORMULIR
1195 B1 LAMPIRAN PAJAK MASUKAN - I
DAFTAR PAJAK MASUKAN YANG DAPAT DIKREDITKAN
2007
2007 Ke
Keterangan *) Pemberi JKP/Bank Devisa
6 7
N. P. W. P dan N. P. P. K. P
Dit.Jen Bea dan Cukai Pajak / Nomor Tanggal ( Rupiah ) Faktur Pajak
(PIUD + SSP) / SSP
2 3 4 5
1. Penyerahan Barang Kena Pajak = ………. % x Rp. ………. 2. Penyerahan Jasa Kena Pajak = ………. % x Rp. ………. J U M L A H (Pindahkan ke Formulir 1195 Kode D.2)
Neto :
Jumlah (pindahkan Ke Formulir 1195 Kode D.1.6)
2006 -Rp 15 Maret tgl. 10.116.000,00
Lain - lain (Pindahkan Ke Formulir 1195 Kode D.1.5)
-Rp -Rp -Rp -Rp -Rp Bagi PKP yang menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan Pajak
Masukan karena memilih menggunakan Norma Penghitungan Penghasilan
-Rp SURABAYA -Rp 01.730.892.5-607.000 DUMMU-607-0000899 01.369.478.1-004.000 CZXWG-004-0000924 05-Feb-07 01.482.502.0-609.000 DGJBI-609-0000903 DGJBI-609-0000903 P & D COLLECTION P & D COLLECTION KOTARO DIGITAL ART AMARDEEP INTERIOR
KOTARO DIGITAL ART AMARDEEP INTERIOR EAQEI-615-0000753 FAMUA-033-0000114 500.000,00 06-Feb-07
PT. MULIA JAYA 01.610.213.9-617.001 EAQEI-615-0000621 07-Feb-07 PT. MULIA JAYA PT. CITRA PERSADA 900.000,00 600.000,00 DGJBI-609-0000960 08-Feb-07 800.000,00 DGJBI-609-0000960 DGJBI-609-0000858 EAQEI-615-0000704 DGJBI-609-0000847 DNPZH-617-0000508 06-Feb-07 AMARDEEP INTERIOR AMARDEEP INTERIOR AMARDEEP INTERIOR P & D COLLECTION 500.000,00 05-Feb-07 01-Feb-07 01-Feb-07 500.000,00 EAQEI-615-0000814 01.366.634.2-011.000 01.677.410.1-604.001 300.000,00 150.000,00 600.000,00 07-Feb-07 08-Feb-07 FAMUA-033-0000128 DNPZH-617-0000485
X Masa Pajak FEBRUARI
Pembetulan Masa Pajak
NAMA PKP : PT. X N P W P : 0 1 2 0 3 1 1 5 3 5 2 4 0 0 0 Tanggal Pengukuhan PKP : 0 1 1 2 6 1 I 23 24 25 26 27 28 29 PT. INFOMEDIA NUSANTARA 30 31 32 33 PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA, Tbk 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 PT. PEDISKRIPA INTER-ARTISTIKA 50
II Lain - lain (Pindahkan Ke Formulir 1195 Kode D.1.5) Jumlah (pindahkan Ke Formulir 1195 Kode D.1.6)
III Bagi PKP yang menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan Pajak
Masukan karena memilih menggunakan Norma Penghitungan Penghasilan
1. Penyerahan Barang Kena Pajak = ………. % x Rp. ………. 2. Penyerahan Jasa Kena Pajak = ………. % x Rp. ………. J U M L A H (Pindahkan ke Formulir 1195 Kode D.2)
REKAPITULASI :
Angka I dan II
1 Pajak Masukan Impor Masa Pajak Yang Sama SURABAYA
(Pindahkan Ke Formulir 1195 Kode D.1.1) 2 Pajak Masukan Dalam Negeri Masa Pajak Yang Sama
(Pindahkan Ke Formulir 1195 Kode D.1.2) 3 Pajak Masukan Impor Masa Pajak Yang Tidak Sama
(Pindahkan Ke Formulir 1195 Kode D.1.3.1) 4 Pajak Masukan Dalam Negeri Masa Pajak Yang Tidak Sama
(Pindahkan Ke Formulir 1195 Kode D.1.3.2) 5 Jumlah Pajak Masukan
6 Dikurangi PPN atas Retur Pembelian (Pindahkan Ke Formulir 1195 Kode D.1.4)
7 Lain - lain Tanda Tangan :
8 Jumlah Pajak Masukan Yang Dapat Dikreditkan Nama Jelas : Andi Siswanto CATATAN :
*) Diisi dengan "Masa Tidak Sama (MTS)" bagi Faktur Pajak Masukan yang dikreditkan dalam Masa Pajak Tidak Sama
KP. PPN 1.1.4 - 95 27-Feb-07 500.000,00 400.000,00 50.000,00 700.000,00 35.000,00 24.000,00 750.000,00 1.000.000,00 26-Feb-07 23-Feb-07 20-Feb-07 20-Feb-07 22-Feb-07 22-Feb-07 23-Feb-07 01.482.502.0-609.000
AMARDEEP INTERIOR DGJBI-609-0000875
DGJBI-609-0001005 DNPZH-617-0000583 DGJBI-609-0000980 EAQEI-615-0000825 DUMMU-607-0001035 DGJBI-609-0000980 DGJBI-609-0000894 01.482.502.0-609.000 01.482.502.0-609.000 01.677.410.1-604.001 01.482.502.0-609.000 01.610.213.9-617.001 300.000,00 13-Feb-07 PT. MULIA JAYA ALABASTER LIGHTING DBERA-051-0232993 15-Feb-07 01.677.410.1-604.001 01.673.203.4-606.000 DRLJU-604-0000302 P & D COLLECTION 01.610.213.9-617.001 01.568.137.2-607.000 PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA, Tbk 01.391.650.7-051.000 01.000.013.1-051.000 ALABASTER LIGHTING PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA, Tbk PT. MITRA JAYA 611-A-000021 PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA, Tbk PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA, Tbk PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA, Tbk PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA, Tbk PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA, Tbk 01.000.013.1-051.000 01.000.013.1-051.000 01.000.013.1-051.000 523.800,00 16-Feb-07 16-Feb-07 16-Feb-07 16-Feb-07 11.913,00 70.000,00 14.234,00 16-Feb-07 SGX-SYA-00688 611-A-000021 13-Feb-07 14-Feb-07 15-Feb-07 611-A-000021 611-A-000021 16-Feb-07 SGX-SYA-00688 800.000,00 CZTQW-011-0001009 300.000,00 400.000,00 DNPZH-617-0000540 14-Feb-07 15-Feb-07 DNPZH-617-0000531 Pindahan ………… 01.568.137.2-607.000 CZTQW-011-0001320 EAQEI-615-0000804 EVUWQ-617-0000578 P & D COLLECTION 01.369.478.1-004.000 PT. SINAR MKM 01.677.410.1-604.001 DEPARTEMEN KEUANGAN RI
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
No.
Nama PKP Penjual BKP/
BAGI PKP YANG TIDAK MENGGUNAKAN PEDOMAN PENGHITUNGAN PENGKREDITAN PM
Faktur Pajak (PIUD + SSP) / SSP
0
FORMULIR
1195 B1
LAMPIRAN PAJAK MASUKAN - I DAFTAR PAJAK MASUKAN YANG DAPAT DIKREDITKAN
2006 2006 Ke
P P N
Keterangan *) Pemberi JKP/Bank Devisa
Dit.Jen Bea dan Cukai Pajak / Nomor Tanggal ( Rupiah ) N. P. W. P dan N. P. P. K. P 2 3 4 5 6 7 15.894,00 10.116.000,00 200.000,00 200.000,00 300.000,00 10.024,00 2006 18.179.141,00 tgl. 15 Maret -Rp -Rp -Rp -Rp -Rp -Rp -Rp PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA, Tbk 750.000,00 01.610.213.9-617.001 EAQEI-615-0000898 19-Feb-07 PT. MULIA JAYA 12.331,00 650.000,00 19-Feb-07 01.000.013.1-051.000 611-A-000021 3.477,00 16-Feb-07 611-A-000021 FAMUA-033-0000154 611-A-000021 Neto : PT. MULIA JAYA P & D COLLECTION AMARDEEP INTERIOR AMARDEEP INTERIOR AMARDEEP INTERIOR AMARDEEP INTERIOR 01.730.892.5-607.000 01.482.502.0-609.000 30.976,00 16-Feb-07 01.000.013.1-051.000 -Rp 8.492,00 3.000,00 16-Feb-07 611-A-000021 16-Feb-07 16-Feb-07 01.000.013.1-051.000 01.000.013.1-051.000 PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA, Tbk 01.366.634.2-011.000 01.000.013.1-051.000
KOTARO DIGITAL ART
X Masa Pajak FEBRUARI
Pembetulan Masa Pajak
NAMA PKP : PT. X N P W P : 0 1 2 0 3 1 1 5 3 5 2 4 0 0 0 Tanggal Pengukuhan PKP : 0 1 1 2 6 1 I 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60
II Lain - lain (Pindahkan Ke Formulir 1195 Kode D.1.5) Jumlah (pindahkan Ke Formulir 1195 Kode D.1.6)
III Bagi PKP yang menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan Pajak Masukan karena memilih menggunakan Norma Penghitungan Penghasilan
1. Penyerahan Barang Kena Pajak = ………. % x Rp. ………. 2. Penyerahan Jasa Kena Pajak = ………. % x Rp. ………. J U M L A H (Pindahkan ke Formulir 1195 Kode D.2)
REKAPITULASI : Angka I dan II
1 Pajak Masukan Impor Masa Pajak Yang Sama SURABAYA (Pindahkan Ke Formulir 1195 Kode D.1.1)
2 Pajak Masukan Dalam Negeri Masa Pajak Yang Sama (Pindahkan Ke Formulir 1195 Kode D.1.2) 3 Pajak Masukan Impor Masa Pajak Yang Tidak Sama
(Pindahkan Ke Formulir 1195 Kode D.1.3.1)
4 Pajak Masukan Dalam Negeri Masa Pajak Yang Tidak Sama (Pindahkan Ke Formulir 1195 Kode D.1.3.2)
5 Jumlah Pajak Masukan 6 Dikurangi PPN atas Retur Pembelian
(Pindahkan Ke Formulir 1195 Kode D.1.4)
7 Lain - lain Tanda Tangan :
8 Jumlah Pajak Masukan Yang Dapat Dikreditkan Nama Jelas : Andi Siswanto CATATAN :
*) Diisi dengan "Masa Tidak Sama (MTS)" bagi Faktur Pajak Masukan yang dikreditkan dalam Masa Pajak Tidak Sama
KP. PPN 1.1.4 - 95
CV. PENTA MEDIA 28/02/2007
DEPARTEMEN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
Pindahan …………
02.176.206.7-606.000
FORMULIR
1195 B1 LAMPIRAN PAJAK MASUKAN - I
DAFTAR PAJAK MASUKAN YANG DAPAT DIKREDITKAN
2006 2006 Ke 0 No. Nama PKP Penjual BKP/ N. P. W. P dan N. P. P. K. P Faktur Pajak (PIUD + SSP) / SSP P P N Keterangan *) Pemberi JKP/Bank Devisa
Dit.Jen Bea dan Cukai Pajak / Nomor Tanggal ( Rupiah )
6 7
BAGI PKP YANG TIDAK MENGGUNAKAN PEDOMAN PENGHITUNGAN PENGKREDITAN PM
2 3 4 5 18.179.141,00 01.366.634.2-011.000 FAMUA-033-0000162 28/02/2007 600.000,00 ETVGG-606-0000012 86.625,00 tgl. 15 Maret 2007 18.865.766,00
KOTARO DIGITAL ART
-Rp -Rp 18.865.766 Rp -Rp -Rp 18.865.766 Rp 18.865.766 Rp -Rp Neto :
Masa Pajak FEBRUARI 2007
Pembetulan Masa Pajak …………...…….… 20…. Ke- …….
NAMA P.K.P : PT. X N.P.W.P : 0 1 2 0 1 1 5 3 5 2 4 0 0 0 Tgl. Pengukuhan PKP : 0 1 1 2 6
1
SURABAYA tgl.
Tanda tangan :
Nama jelas : Andi Siswanto
KP.PPN 1.1.5 - 95
15 Maret 2006
LAMPIRAN PAJAK MASUKAN - II DAFTAR PAJAK MASUKAN DAN PPn BM
FORMULIR
YANG MEMPEROLEH PEMBAYARAN PENDAHULUAN DARI BAPEKSTA KEUANGAN
1195 B2
X
0
PPN
DEPARTEMEN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
3
NO.
Nama PKP Penjual BKP/ N.P.W.P Faktur Pajak/(PIUD + SSP)/SSP
dan Cukai N.P.P.K.P
PPn BM Bank Devisa/Dit.Jen.Bea dan Nomor Seri Faktur Tgl. FP/ (Rupiah) (Rupiah)
4 5 Pajak/Nomor PIUD Tgl. SSP 6 7 2 3 _ _ _ _ _ _
Tahun Buku 20…. (bulan ……… s.d bulan ……….)
Pembetulan Ke-….
NAMA P.K.P : PT. X N.P.W.P : 0 1 2 0 1 1 5 3 5 2 4 0 0 0 Tgl. Pengukuhan PKP : 0 1 1 2 6
1
I Penggunaan BKP/JKP secara bersama-sama untuk kegiatan usaha yang atas penyerahannya terutang PPN dan tidak terutang PPN, termasuk penyerahan yang PPN-nya Dibebaskan/Ditanggung Pemerintah (DTP)
a. Untuk bukan Barang Modal :
1. Penyerahan yang Tidak Terutang PPN, termasuk penyerahan yang PPN-nya Dibebaskan/Ditanggung Pemerintah (DTP) (penjumlahan Kode B.1.2.2 + B.2.3 kolom "s.d Bulan ini" Formulir 1195 Masa Pajak akhir Tahun Buku )
2. Jumlah Penyerahan
(dari Kode B.3 kolom "s.d. Bulan ini'' Formulir 1195 Masa Pajak akhir Tahun Buku )
3. Pajak Masukan yang telah dikreditkan/Tidak dipungut/ Ditangguhkan/Dibebaskan
4. Hasil penghitungan kembali Pajak Masukan yang telah dikreditkan/Tidak dipungut/Ditangguhkan/ Dibebaskan
X Y
b. Untuk Barang Modal :
1. Jenis Barang Modal : Bangunan Barang Modal Lainnya
2. Masa Manfaat Barang Modal : Bangunan : 10 Tahun Barang Modal Lainnya : 5 Tahun
3. Penyerahan yang Tidak Terutang PPN, termasuk penyerahan yang PPN-nya Dibebaskan/Ditanggung Pemerintah (DTP) (penjumlahan Kode B.1.2.2 + B.2.3 kolom "s.d. Bulan ini" Formulir 1195 Masa Pajak akhir Tahun Buku).
4. Jumlah Penyerahan
(dari Kode B.3 kolom "s.d. Bulan ini" Formulir 1195 Masa Pajak akhir Tahun Buku).
5. Pajak Masukan yang telah dikreditkan/Tidak dipungut/ Ditangguhkan/Dibebaskan
6. Hasil penghitungan kembali Pajak Masukan yang telah dikreditkan/Ditangguhkan/Dibebaskan
X Y
c. Jumlah (a.4 + b.6)
KP.PPN 1.1.6 - 95
LAMPIRAN PAJAK MASUKAN - III
HASIL PENGHITUNGAN KEMBALI PAJAK MASUKAN (PM) YANG TELAH
FORMULIR
DIKREDITKAN/TIDAK DIPUNGUT/DITANGGUHKAN/DIBEBASKAN
1195 B3
*)DEPARTEMEN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
0
NO. U R A I A N
PENGHITUNGAN KEMBALI PM KODE UNSUR-UNSUR HASIL RUMUS (Rupiah) (Rupiah)
2 3 4 5 X _ _ x PM = ………. Y _ PM _ T X _ x PM= ……… T 3 _ _ Y _ PM _
1
II Penggunaan Barang Modal untuk kegiatan lain.
1. Jenis Barang Modal : Bangunan Barang Modal Lainnya
2. Masa Manfaat Barang Modal : Bangunan : 10 Tahun Barang Modal Lainnya : 5 Tahun
3. Persentase rata-rata penggunaan Barang Modal untuk kegiatan lain yang Tidak Terutang PPN dalam satu Tahun Pajak (rincian perhitungan agar dilampirkan) ……%
4. Pajak Masukan yang telah dikreditkan/Tidak dipungut/ Ditangguhkan/Dibebaskan
5. Hasil Penghitungan kembali Pajak Masukan yang telah dikreditkan/Tidak dipungut/Ditangguhkan/Dibebaskan
PM T
III Rekapitulasi :
Jumlah hasil penghitungan kembali Pajak Masukan yang telah dikreditkan/Tidak dipungut/Ditangguhkan/Dibebaskan
1. Penjumlahan angka I.c seluruh lampiran 1195 B3 ini
2. Penjumlahan angka II.5 seluruh lampiran 1195 B3 ini
3. Jumlah (pindahkan ke Formulir 1195 Kode D.4.2)
SURABAYA tgl.
Tanda tangan :
Catatan : Nama Jelas : Andi Siswanto
*) Formulir 1195 B3 ini dilampirkan hanya 1 (satu) kali, yaitu pada SPT Masa PPN dari suatu Masa Pajak yang di-pilih diantara 3 (tiga) Masa Pajak berikutnya setelah berakhirnya Tahun Buku.
KP.PPN 1.1.6 - 95
NO. U R A I A N
PENGHITUNGAN KEMBALI PM
KODE UNSUR-UNSUR HASIL
RUMUS (Rupiah) (Rupiah)
2 3 4 5 T p' PM _ p' x = ……….. _ _ 2007 _ _ 15 Maret
Masa Pajak FEBRUARI 2007
Pembetulan Masa Pajak …………...…….… 20…. Ke- …….
NAMA P.K.P : PT. X N.P.W.P : 0 1 2 0 1 1 5 3 5 2 4 0 0 0 Tgl. Pengukuhan PKP : 0 1 1 2 6 1 I. II. 1. 2. 3. dst. CATATAN : SURABAYA tgl. 2007
- Diisi "Tidak dipungut/Ditunda/Ditangguhkan/Dibebaskan/DTP" bila Pajak Masukan yang tidak dapat dikreditkan adalah Pajak Masukan atas impor atau perolehan BKP/JKP yang PPN-nya Tidak dipungut/Ditunda/Ditangguhkan/Dibebaskan/DTP.
Bagi PKP yang menggunakan Pedoman Penghitungan Perkreditan
PM karena memilih menggunakan Norma Penghitungan Penghasilan Tanda tangan :
Neto, Formulir 1195 B.4 ini diisi dengan strip ( - ) atau NIHIL. Nama jelas : Andi Siswanto
KP.PPN 1.1.7 - 95
15 Maret
_ _
Pajak/Nomor PIUD Pemberi JKP/Bank Devisa/
(Rupiah)
LAMPIRAN PAJAK MASUKAN - IV DAFTAR PAJAK MASUKAN
FORMULIR YANG TIDAK DAPAT DIKREDITKAN
3 PPN 0 Faktur Pajak/
1195 B4
X Keterangan *) dan (PIUD + SSP)/SSP Tgl. FP/ 4 5 6 DEPARTEMEN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAKNomor Seri Faktur NO.
Nama PKP Penjual BKP/ N.P.W.P
Dit. Jen. Bea dan Cukai N.P.P.K.P
7 F a k t u r P a j a k S e d e r h a n a Tgl. SSP 2 3 F a k t u r P a j a k S t a n d a r _ _ _ _
4.3. Analisa dan Pembahasan
Perusahaan telah melakukan kewajiban Pajak Pertambahan Nilai sejak dikukuhkan menjadi Pengusaha Kena Pajak yaitu pada tanggal 1 Desember 2006. Perusahaan menganut sistem self assessment ,dimana perusahaan menghitung dan memperhitungkan pajaknya sendiri serta melaporkan dan menyetorkan pajaknya ke kas Negara sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku. Untuk pengisian Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai (SPT Masa PPN) perusahaan masih menggunakan SPT 1195, walaupun menurut peraturan perpajakan hal tersebut sudah tidak diperbolehkan. Menurut Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-146/PJ./2006 tentang Bentuk, Isi, dan Tata Cara Penyampaian Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai (SPT MASA PPN) dan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-147/PJ./2006 tentang Bentuk, Isi, dan Tata Cara Penyampaian Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai (SPT MASA PPN) Bagi Pemungut PPN, maka dikenal 2 (dua) SPT Masa PPN, yaitu: - SPT Masa PPN bentuk Formulir 1107, yang wajib digunakan semua PKP dan
mulai berlaku Sejak Masa Pajak Januari 2007; dan
- SPT Masa PPN Bagi Pemungut PPN bentuk Formulir 1107 PUT, yang wajib digunakan bagi Pemungut PPN dan mulai berlaku Sejak Masa Pajak Januari 2007.
Akan tetapi, untuk penyesuaian dalam pelaksanaannya Direktur Jenderal Pajak masih memperbolehkan Pengusaha Kena Pajak untuk SPT Masa PPN 1195 sampai batas waktu 3 (tiga) bulan, setelah itu Pengusaha Kena Pajak wajib menggunakan SPT Masa PPN 1107 dan SPT Masa PPN Bagi Pemungut PPN 1107. Sehingga PT. “X” untuk bulan Februari 2007 masih diperbolehkan menggunakan SPT Masa PPN 1195
4.3.1. Tahap-Tahap Evaluasi Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai (SPT MASA PPN) 1195
Salah satu cara untuk mengetahui apakah perusahaan telah melakukan kewajibannya dalam mengisi dan melaporkan Pajak Pertambahan Nilai adalah dengan cara mengevaluasi Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai
(SPT Masa PPN) 1195. Dibawah ini merupakan tahap-tahap evaluasi Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai (SPT Masa PPN) 1195:
4.3.1.1.Evaluasi SPT Masa PPN Formulir 1195 B4 – Lampiran Pajak Masukan IV Daftar Pajak Masukan Yang Tidak Dapat Dikreditkan
Dalam SPT Masa PPN Formulir 1195 B4, perusahaan wajib mengisi Pajak Masukan Yang Tidak Dapat Dikreditkan jika perusahaan tersebut melakukan kegiatan untuk pengeluaran:
a. Perolehan Barang Kena Pajak atau Jasa Kena Pajak sebelum Pengusaha dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak.
b. Perolehan Barang Kena Pajak atau Jasa Kena Pajak yang tidak mempunyai hubungan langsung dengan kegiatan usaha.
c. Perolehan dan pemeliharaan kendaraan bermotor sedan, jeep, station wagon, van, dan kombi kecuali merupakan barang dagangan atau disewakan.
d. Pemanfaatan Barang Kena Pajak tidak berwujud atau pemanfaatan Jasa Kena Pajak dari luar Daerah Pabean sebelum Pengusaha dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak.
e. Perolehan Barang Kena Pajak atau Jasa Kena Pajak yang bukti pungutannya berupa Faktur Pajak Sederhana.
f. Perolehan Barang Kena Pajak atau Jasa Kena Pajak yang Faktur Pajaknya tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 13 ayat 5. g. Pemanfaatan Barang Kena Pajak tidak berwujud atau pemanfaatan Jasa Kena
Pajak dari luar Daerah Pabean yang Faktur Pajaknya tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 13 ayat 6.
h. Perolehan Barang Kena Pajak atau Jasa Kena Pajak yang Pajak Masukannya ditagih dengan penerbitan ketetapan pajak.
i. Perolehan Barang Kena Pajak atau Jasa Kena Pajak yang Pajak Masukannya tidak dilaporkan dalam Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai, yang diketemukan pada waktu dilakukan pemeriksaan.
Menurut data pembelian bulan Februari 2007 milik PT. “X” kegiatan yang memerlukan pengeluaran seperti tersebut diatas tidak ada sehingga dalam SPT Masa PPN Formulir 1195 B4, kolom-kolom tersedia tidak diisi dengan diberi
tanda strip (-) dan jika dibandingkan dengan SPT Masa PPN Formulir 1195 B4 milik PT. ‘X’ dimana PT. ‘X’ juga melakukan hal sama maka hal tersebut sudah sesuai atau benar menurut peraturan perpajakan yang berlaku. Jumlah dari Pajak Masukan dari Formulir ini nantinya akan dipindahkan ke Formulir 1195 huruf F.
4.3.1.2.Evaluasi SPT Masa PPN Formulir 1195 B3 – Lampiran Pajak Masukan III Hasil Penghitungan Kembali Pajak Masukan (PM) Yang Telah Dikreditkan/Tidak Dipungut/Ditangguhkan/Dibebaskan.
Pada SPT Masa PPN Formulir 1195 B3 berisikan tentang Penggunaan BKP/JKP secara bersama-sama untuk kegiatan usaha yang atas penyerahannya terutang PPN dan tidak terutang PPN, termasuk penyerahan yang PPN-nya Dibebaskan/Ditanggung Pemerintah baik untuk bukan barang modal maupun untuk barang modal, serta Penggunaan barang Modal untuk kegiatan lain dan juga Rekapitulasi dari jumlah hasil penghitungan kembali Pajak Masukan yang telah dikreditkan/Tidak Dipungut/Ditangguhkan/Dibebaskan. Dalam data pembelian PT. “X” bulan Februari 2007 kegiatan usaha seperti disebut diatas tidak terjadi, sedangkan yang terjadi dalam perusahaan adalah hanya kegiatan usaha penyerahan BKP/JKP kepada PKP dan Pajak Masukannya dapat dikreditkan. Selain itu PT. “X” tidak menggunakan BKP/JKP secara bersama-sama untuk kegiatan usaha yang atas penyerahaannya terutang PPN dan tidak terutang PPN termasuk penyerahaan yang PPNnya Dibebaskan/Ditanggung Pemerintah (DTP) dan tidak menggunakan Barang Modal untuk kegiatan lain, maka Formulir 1195 B3 ini diisi dengan strip (-) atau NIHIL. Dan hal tersebut juga telah dilakukan PT. “X” sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku.
Apabila PT. “X” menggunakan BKP/JKP secara bersama-sama untuk kegiatan usaha yang atas penyerahaannya terutang PPN dan tidak terutang PPN termasuk penyerahaan yang PPNnya Dibebaskan/Ditanggung Pemerintah (DTP) dan tidak menggunakan Barang Modal untuk kegiatan lain, lebih dari satu, maka masing-masing BKP/JKP yang bersangkutan dilaporkan dalam Formulir 1195 B3 tersendiri. Jumlah Pajak Masukan Yang Tidak Dapat Dikreditkan pada Formulir ini nantinya akan dipindahkan pada Formulir 1195 Kode D.4.2
4.3.1.3.Evaluasi SPT Masa PPN Formulir 1195 B2 – Lampiran Pajak Masukan II Daftar Pajak Masukan Dan PPnBM Yang Memperoleh Pembayaran Pendahuluan Dari Bapeksta Keuangan.
SPT Masa PPN Formulir 1195 B2 ini berisikan mengenai daftar Pajak Masukan dan PPnBM yang memperoleh pembayaran dari Bapeksta Keuangan. Formulir ini harus diisi dan dilampirkan pada SPT Masa PPN Masa Pajak yang bersangkutan, apabila dalam Masa Pajak yang dilaporkan tidak ada Faktur Pajak (Pajak Masukan) dan PPnBM yang memperoleh pembayaran pendahuluan/pengembalian dari Bapeksta Keuangan, formulir ini tetap dibuat dan diisi dengan strip (-) atau NIHIL.
PT. “X” selama bulan Februari 2007 menerima beberapa pembayaran pendahuluan hal tersebut dapat dilihat dari Faktur Pajak yang dimiliki PT. “X”. Pada Faktur Pajak tanggal 1 Februari 2007, menerima pembayaran pendahuluan sebesar Rp 2.000.000, tanggal 7 Februari 2007 sebesar Rp 3.000.000, tanggal 12 Februari 2007 sebesar Rp 1.500.000, tanggal 14 februari 2007 sebesar Rp 1.750.000 serta pada tanggal 16 Februari 2007 sebesar Rp 1.500.000. Namun pembayaran pendahuluan tersebut bukan dari Bapeksta Keuangan melainkan dari Pengusaha Kena Pajak Rekanan PT. “X”, sehingga untuk Formulir 1195 B2 pada SPT Masa PPN, PT. “X” tidak mengisikan transaksi tersebut ke dalam kolom-kolom yang tersedia. Dan hal tersebut menurut peraturan perpajakan yang berlaku sudah benar, karena dalam formulir 1195 B2 yang diisikan hanya yang menerima pembayaran pendahuluan dari Bapeksta Keuangan selain dari itu nantinya akan dimasukkan dalam formulir yang lain. Jumlah dari Pajak Masukan Dan PPnBM Yang Memperoleh Pembayaran Pendahuluan Dari Bapeksta Keuangan pada Formulir ini nantinya dipindahkan ke kolom (6) Formulir 1195 kode D.4.1
4.3.1.4.Evaluasi SPT Masa PPN Formulir 1195 B1 – Lampiran Pajak Masukan I Daftar Pajak Masukan Yang Dapat Dikreditkan
SPT Masa PPN Formulir 1195 B1 harus diisi dan dilampirkan pada SPT Masa PPN Masa Pajak yang bersangkutan. Pajak Masukan yang dapat dikreditkan terdiri dari Pajak Masukan dalam Masa Pajak yang sama dan Pajak Masukan dalam Masa Pajak yang Tidak Sama. Bagi Pengusaha Kena Pajak yang tidak
menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan Pajak Masukan (PM), apabila dalam Masa Pajak yang dilaporkan tidak ada Faktur Pajak (Pajak Masukan) yang dapat dikreditkan, Nomor urut I dan II Formulir ini tetap harus diisi dengan strip (-) atau NIHIL. Pengisian Formulir ini meliputi kolom 1 s.d 7, sedangkan untuk Nomor urut III Formulir tidak perlu diisi.
Bagi PKP yang menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan Pajak Masukan (PM) karena memilih menggunakan Norma Penghitungan Penghasilan Netto, hanya mengisi Nomor Urut III, Nomor urut I dan II Formulir ini tidak perlu diisi. Apabila dalam Masa Pajak yang dilaporkan tidak ada penyerahan yang terutang PPN, diisi dengan strip (-) atau NIHIL.
PT. “X” tidak menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan Pajak Masukan (PM), sehingga wajib mengisi Nomor urut I dan II Formulir 1195 B1 karena terjadi penyerahan kepada Pengusaha Kena Pajak yang menggunakan Faktur Pajak Standar sehingga Pajak Masukannya dapat dikreditkan. Pada bulan Februari terdapat Pajak Masukan dengan Masa Pajak Tidak Sama atas pemakaian jasa telkom pada bulan Januari yang belum dikreditkan sebesar Rp 150.039 sehingga Pajak Masukan tersebut dapat dikreditkan pada bulan Februari atau paling lambat 3 bulan setelah Masa Pajak bulan Januari berakhir. Jika nantinya dimasukkan dalam Formulir B1 bulan Februari hal tersebut nantinya akan menambah besarnya jumlah Pajak Masukan yang Dapat Dikreditkan bulan Februari, Namun hal tersebut tidak dilakukan oleh PT. “X” sehingga tidak menambah jumlah Pajak Masukan yang dapat dikreditkan. Oleh karena Pajak Masukan dengan Masa Pajak Tidak Sama bulan Januari tidak dimasukkan pada bulan Februari, maka PT. “X” wajib memasukkannya pada bulan Maret atau paling lambat 3 bulan setelah Masa Pajak berakhir. Pengisian yang dilakukan oleh PT. “X” sudah benar menurut Peraturan Perpajakan yang berlaku, meskipun Pajak Masukan dengan Masa Pajak Tidak Sama bulan Januari tidak dimasukkan dalam Formulir B1 bulan Februari 2007 sehingga besarnya Pajak Masukan yang Dapat Dikreditkan adalah sebesar Rp. 18.865.766,-. Jumlah dari Pajak Masukan Yang Dapat Dikreditkan pada Formulir ini nantinya dipindahkan ke Formulir 1195 Kode D.1.6.
4.3.1.5.Evaluasi SPT Masa PPN Formulir 1195 A3 – Lampiran Pajak Keluaran III Daftar Pajak Keluaran Dan PPnBM Kepada Pemungut PPN
Formulir 1195 A3 ini harus diisi dan dilampirkan pad SPT Masa PPN Masa Pajak yang bersangkutan. Apabila dalam Masa Pajak yang dilaporkan tidak ada penyerahan BKP/JKP kepada Pemungut PPN, maka Formulir 1195 A3 ini tetap dibuat dan diisi dengan strip (-) atau NIHIL. PT. “X” dalam hal ini hanya melakukan penyerahan BKP/JKP kepada Pengusaha Kena Pajak (PKP) hal tersebut dapat dilihat dari data penjualan PT. “X” pada bulan Februari 2007 sehingga untuk Formulir 1195 A3 tidak diisi hanya diberi tanda strip (-). Jumlah Pajak Keluaran Dan PPnBM Kepada Pemungut PPN pada Formulir ini nantinya akan dipindahkan ke Formulir 1195 A1 nomor urut II.
4.3.1.6.Evaluasi SPT Masa PPN Formulir 1195 A2 – Lampiran Pajak Keluaran II Daftar Pajak Keluaran Dan PPnBM Yang Tidak Dipungut/Ditunda/ Ditangguhkan/Dibebaskan/Ditanggung Pemerintah (DTP).
Formulir 1195 A2 ini harus diisi dan dilampirkan pada SPT Masa PPN Masa Pajak yang bersangkutan. Apabila dalam Masa Pajak yang dilaporkan tidak ada Faktur Pajak (Pajak Keluaran) dan PPnBM yang Tidak Dipungut/Ditunda/Dibebaskan/Ditanggung Pemerintah (DTP), maka formulir ini tetap dibuat dan diisi dengan strip (-) atau NIHIL. Pada Formulir 1195 A2, dalam hal terdapat retur penjualan, maka kolom nama pembeli BKP/penerima JKP dan kolom NPWP diisi nama dan NPWP pembuat Nota Retur, sedangkan kolom No. Seri Faktur Pajak, Tanggal Faktur Pajak dan PPN (Rupiah) diisi dengan nomor dan tanggal Faktur Pajak serta jumlah PPN/PPnBM yang Tidak Dipungut/Ditunda/Ditangguhkan/Dibebaskan/Ditanggung Pemerintah (DTP) seperti yang tercantum dalam Nota Retur. Nota Retur Ini dicantumkan pada baris berikutnya setelah laporan Pajak Keluaran. Angka PPN/PPnBM yang Tidak Dipungut/Ditunda/Ditangguhkan/Dibebaskan/Ditanggung Pemerintah (DTP) yang diretur diberi tanda kurung ( ) sebagai tanda pengurang.
Pada bulan Februari 2007, PT. “X” tidak melakukan penyerahan yang Pajak Keluarannya Tidak Dipungut/Ditunda/Ditangguhkan/Dibebaskan/ Ditanggung Pemerintah (DTP) hal tersebut juga dapat dilihat dari tabel 4.2
mengenai data penjualan bulan Februari 2007 yang dilakukan PT. “X” sehingga Formulir 1195 A2 ini hanya diisi dengan tanda strip (-).
4.3.1.7.Evaluasi SPT Masa PPN Formulir 1195 A1 – Lampiran Pajak Keluaran I Daftar Pajak Keluaran dan PPnBM
Formulir 1195 A1 ini berisikan tentang daftar Pajak Keluaran yang dipungut oleh Pengusaha Kena Pajak, dalam hal ini PT. “X”. PT. “X” selama bulan Februari telah melakukan beberapa penyerahan kepada PKP Rekanan PT. “X”. Dalam penyerahan tersebut ada beberapa PKP yang telah menyerahkan uang muka kepada PT. “X” . Perlakuan pajak untuk uang muka yang diterima oleh PT. “X” adalah jika menerima uang muka maka uang muka tersebut dikenakan Pajak Pertambahan Nilai Keluaran sebesar 10%, misalnya saja PT. “X” menerima uang muka sebesar Rp 2.000.000,- dari PT. Cita Arindo Mandiri untuk total penyerahan sebesar Rp 24.500.000,-, maka uang muka tersebut dikenakan pajak keluaran sebesar 10% menjadi Rp 200.000,- sedangkan sisa dari pembayaran tersebut nantinya juga dikenakan pajak sebesar 10%, yaitu sisa pembayaran sebesar Rp 22.500.000 dikenakan PPN keluaran sebesar 10% menjadi Rp 2.250.000,- sehingga nantinya pada akhir Masa Pajak total Pajak Keluaran yang dipungut sama dengan Rp 2.450.000,-. Pengisian yang dilakukan oleh PT. “X” pada Formulir 1195 A1 ini sudah benar menurut peraturan perpajakan. Jumlah Pajak Keluaran dan PPnBM ini nantinya dipindah ke Formulir 1195 Kode C.3. Jumlah tersebut tidak termasuk Pajak Keluaran pada Formulir 1195 A2.
4.3.1.8.Evaluasi SPT Masa PPN Formulir 1195 Induk – Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai
Untuk SPT Masa PPN Formulir 1195 Induk, Perusahaan hanya memindahkan jumlah Pajak Masukan yang dapat Dikreditkan dan Pajak Keluaran yang dipungut, yang terdapat pada lampiran-lampiran SPT Masa PPN. PT. “X” dalam hal ini tidak melakukan kegiatan ekspor sehingga pada SPT Masa PPN Formulir 1195 Kode B.1 tidak diisi hanya diberi tanda strip (-) begitu juga untuk penyerahan yang PPN-nya Tidak Dipungut/Ditunda/Ditangguhkan/Dibebaskan/ Ditanggung Pemerintah (DTP). PT. “X” hanya melakukan penyerahan kepada
PKP sebesar Rp 457.000.000 sehingga Pajak Keluaran yang dipungut sebesar Rp 45.700.000,-.
Sedangkan untuk bagian Pajak Masukan pada Formulir 1195 Kode D, PT. “X” tidak melakukan impor ,namun hanya melakukan penyerahan dalam negeri. Sehingga untuk Pajak Masukan Impor dikosongkan hanya diberi tanda strip, sedangkan untuk Pajak Masukan Dalam Negeri PT. “X” jumlahnya sebesar Rp 18.865.766,-. Untuk Masa Pajak Yang Tidak Sama tidak dimasukkan ke dalam Formulir 1195 karena PT. “X” tidak memasukkan Pajak Masukan pada bulan Januari ke dalam Pajak Masukan yang dapat dikreditkan pada bulan Februari, sehingga jumlah Pajak Masukan Yang Dapat Dikreditkan adalah sebesar Rp 18.865.766,-. Dan total Pajak Yang Kurang Bayar adalah sebesar Rp 26.834.234,-