• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN KINERJA KECAMATAN ( LKj )

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN KINERJA KECAMATAN ( LKj )"

Copied!
67
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN KINERJA KECAMATAN

( LKj )

(2)

LAPORAN KINERJA KECAMATAN

( LKj )

KECAMATAN JAMBI SELATAN

KOTA JAMBI

(3)

KECAMATAN JAMBI SELATAN

KOTA JAMBI

(4)

i

penyusunan Revisi Laporan Kinerja (LKj) Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi Tahun 2017 dapat kami selesaikan. Penyusunan Laporan Kinerja (LKj) Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi Tahun 2017 disusun sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

Penyusunan LKj ini merupakan upaya kami untuk menginformasikan pertanggungjawaban kinerja yang telah dilakukan organisasi perangkat daerah selama tahun 2017, sebagai konsistensi kami terhadap komitmen untuk menciptakan transparansi dan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2017 memuat informasi tentang penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan kebijakan program dan kegiatan, serta pencapaian sasaran dalam mewujudkan tujuan, misi, visi Pemerintah Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi yaitu “Meningkatkan sumber daya aparatur guna memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, menunumbuh kembangkan partisipasi masyarakat menuju terwujudnya 3 tahun Kota Jambi BANGKIT”. Guna menunjang Visi Kota Jambi yaitu “Terwujudnya Kota Jambi Sebagai Pusat Perdagangan dan Jasa Berbasis Masyarakat Yang Berahlak dan Berbudaya” dalam RPJMD Kota Jambi Tahun 2013 – 2018.

Pencapaian Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan Kecamatan Jambi Selatan tidak terlepas dari kerjasama dan kerja keras semua pihak yakni masyarakat Kecamatan Jambi Selatan, Swasta, dan aparat Pemerintah Kelurahan dalam perumusan kebijakan

(5)

ii

Jambi, Januari 2018 CAMAT JAMBI SELATAN

Drs. DARMAWANSYAH Pembina Tk. I

(6)

iii

“Meningkatkan sumber daya aparatur guna memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, menunumbuh kembangkan partisipasi masyarakat menuju terwujudnya 3 tahun Kota Jambi BANGKIT”, dengan menjalankan Misi:

1. Mewujudkan Kecamatan Jambi Selatan sebagai kawasan yang bersih, indah, aman dan nyaman;

2. Mewujudkan pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana Kecamatan yang memadai sehingga terciptanya pelayanan prima Melalui pelayanan administrasi terpadu kecamatan (PATEN);

3. Mewujudkan sumber daya manusia yang memiliki integritas dan keterampilan yang profesional;

4. Meningkatkan sinergi koordinasi dilingkungan Kecamatan.

Tahun 2017 adalah tahun Keempat dalam pelaksanaan RENSTRA Kecamatan Jambi Selatan sebagai Organisasi Perangkat Daerah di Pemerintah Kota Jambi, yang memiliki tugas atributif dan juga tugas delegatif dari Walikota Jambi kepada Camat melakukan upaya maksimal dalam tercapainya tujuan dan sasaran OPD Kecamatan Jambi Selatan yaitu:

1. Meningkatnya kualitas pelayanan dan sarana publik;

2. Meningkatnya kinerja penyelenggaraan tugas umum pemerintah kecamatan ;

(7)

iv

sarana dan prasana dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sebagai upaya untuk mereduksi kendala-kendala tersebut OPD Kecamatan Jambi Selatantelah mengajukan pada OPD terkait kepegawaian yaitu BKPSDMD Kota Jambi untuk menambah jumlah aparatur di Kecamatan Jambi Selatandan melaksanakan kegiatan Pembinaan Aparatur maupun mengikutsertakan aparatur-aparatur pada kursus-kursus dan pelatihan-pelatihan untuk pengembangan kualitas dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat. Untuk usaha dalam mereduksi kendala kekurangan sarana dan prasana dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat, Kecamatan Jambi Selatan mencoba memenuhi semua pengadaan sarana prasarana sesuai dengan kebutuhan selama Tahun Anggaran 2017.

(8)

v

DAFTAR ISI ... v

DAFTAR GAMBAR DAN TABEL ... vii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1. Latar Belakang ... 1

1.2. Gambaran Umum Kecamatan ... ... 2

1.3. Tugas dan Fungsi ... 4

1.4. Isu Strategis ... 14

1.5. Landasan Hukum ... 17

1.6. Sistematika ... 18

BAB II PERENCANAAN KIERJA ... 19

2.1. Perencanaan Strategis ... . 19

2.1.1. Rencana Strategis ... 19

2.1.2. Visi ... 20

2.1.3. Misi ... 21

2.1.4. Tujuan dan Sasaran ... 22

2.2. Indikator Kinerja Utama ... 23

2.3. Perjanjian Kinerja 2017 ... 24

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA ... 27

3.1. Kerangka Pengukuran Kinerja ... 27

3.2. Capaian Indikator Kinerja Utama ... 29

3.3. Pengukuran, Evaluasi dan Analisis Capaian Kinerja Strategis ... 31

3.3.1. Sasaran 1 Meningkatnya Kualitas Pelayanan dan Sarana Publik ... 34

3.3.2. Sasaran 2 Meningkatnya Kinerja Penyelenggaraan Tugas Umum Pemerintah Kecamatan... 43

(9)

vi

BAB IV PENUTUP ... 55 LAMPIRAN - LAMPIRAN

(10)

vii

Gambar 1.2. Gambar 1.2 Struktur Organisasi ... 14 Tabel 2.1. Tujuan, Sasaran, Indikator Dan Target Kinerja

Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi ... 23 Tabel 2.2. Indikator Kinerja Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi

Tahun 2017 ... 24 Tabel 2.3. Perjanjian Kinerja Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi

Tahun 2017 ... 25 Tabel 3.1. Capaian Indikator Kinerja Utama Kecamatan Jambi

Selatan Kota Jambi Tahun 2017 ... 30 Tabel 3.2. Capaian Indikator Kinerja Sasaran Kecamatan Jambi

Selatan Kota Jambi Tahun 2017 ... 31 Tabel 3.3. Pencapaian Kinerja Sasaran Kecamatan Jambi Selatan

Kota Jambi Tahun 2017 ... 32 Tabel 3.4. Pencapaian Target Sasaran ... 32 Tabel 3.5. Kategori Pencapaian Indikator Sasaran ... 33 Tabel 3.6. Analisis Pencapaian Sasaran 1 Meningkatnya Kualitas

Pelayanan dan Sarana Publik ... 34 Tabel 3.7. Data Pelayanan Administrasi Umum Lainnya Tepat

Waktu ... 36 Tabel 3.8. Data Lembaga Kemasyarakatan Aktif ... 38 Tabel 3.9. Data Prasarana Publik Yang Dibangun ... 41 Tabel 3.10. Analisis Pencapaian Sasaran 2 Meningkatnya Kinerja

Penyelenggaraan Tugas Umum Pemerintahan

Kecamatan... ... 43 Tabel 3.11. Data Persentase Keluhan/Pegaduan Yang Ditindaklanjuti

(11)

viii

Tabel 3.14. Data Persentase Temuan Inspektorat Yang Ditindaklanjuti ... 50 Tabel 3.15. Pagu dan Realisasi Anggaran Kecamatan Jambi Selatan

Kota Jambi Tahun 2017 ... 52 Tabel 3.16. Tingkat Efisiensi Kapasitas dan Akuntabilitas Kinerja

(12)

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Dalam rangka meningkatkan pelaksanaan pemerintah yang berdayaguna, berhasil guna, bersih dan bertanggung jawab, telah diterbitkan Peraturan Presiden No. 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Pelaksanaan lebih lanjut didasarkan atas pedoman penyusunan penetapan kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atasLaporan Kinerja Instansi Pemerintah, Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah adalah perwujudan kewajiban suatu instansi pemerintah untuk mempertanggung jawabkan keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan visi dan misi organisasi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan melalui alat pertanggung jawaban secara periodik.

Untuk mencapai Akuntabilitas Instansi Pemerintah yang baik, Kecamatan Jambi Selatan selaku unsur pembantu pimpinan, dituntut selalu melakukan pembenahan kinerja. Pembenahan kinerja diharapkan mampu meningkatkan peran serta fungsi Kecamatan sebagai subsistem dari sistem pemerintahan daerah yang berupaya memenuhi aspirasi masyarakat

Dalam perencanaan pembangunan daerah Kota Jambi, capaian tujuan dan sasaran pembangunan yang dilakukan tidak hanya mempertimbangkan visi dan misi daerah, melainkan keselarasan dengan tujuan dan sasaran yang ingin dicapai pada lingkup Pemerintahan Kota, Provinsi dan Nasional.

(13)

merupakan harapan semua pihak. Berkenaan dengan harapan tersebut diperlukan pengembangan dan penerapan sistem pertanggung jawaban yang tepat, jelas, dan terukur sehingga penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan dapat berlangsung secara berdaya guna, berhasil guna, bersih dan bertanggung jawab serta bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Sejalan dengan pelaksanaan Undang-undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaran negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme, maka di terbitkan Peraturan Presiden No. 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Sehubungan dengan hal tersebut Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi diwajibkan untuk menyusun Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP). Penyusunan LKIP Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi Tahun 2017 yang dimaksudkan sebagai perwujudan akuntabilitas penyelenggaraan kegiatan yang dicerminkan dari pencapaian kinerja, visi, misi, realisasi pencapaian indikator kinerja utama dan sasaran dengan target yang telah ditetapkan.

1.2. Gambaran Umum Kecamatan

Kecamatan Jambi Selatan terbentuk melalui Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pembentukan Organisasi dan Perangkat Daerah (Lembaran Daerah Kota Jambi Tahun 2016 No. 14).

Berdasarkan Peraturan Walikota Jambi Nomor 61 Tahun 2016 tentang Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja Pada Kecamatan Tipe A Dan Tipe B Kota Jambi, maka susunan Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi terdiri atas:

a. camat;

b. sekretariat, terdiri dari :

1. sub bagian umum dan kepegawaian; 2. sub bagian perencanaan dan keuangan.

(14)

c. seksi pemerintahan umum; d. seksi pemberdayaan masyarakat; e. seksi kesejahteraan sosial;

f. seksi ketentraman dan ketertiban; g. seksi pelayanan umum;

h. jabatan fungsional.

1.2.1. Kondisi Eksisting Kecamatan Jambi Selatan

Berdasarkan Perda Nomor 13 Tahun 2014 Tentang Pembentukan Kecamatan Alam Barajo, Kecamatan Danau Sipin, dan Kecamatan Paal Merah Kecamatan Jambi Selatan merupakan salah satu bagian wilayah Selatan Kota Jambi dengan memiliki luas wilayah sebesar 11,41 km².

Secara administratif Kecamatan Jambi Selatan berbatasan langsung dengan:

Sebelah Selatan : Kecamatan Paal Merah Sebelah Utara : Kecamatan Jambi Timur Sebelah Timur : Kecamatan Paal Merah

Sebelah Barat : Kecamatan Jelutung dan Kota Baru

Gambar 1.1

(15)

1.2.2. Kondisi Geografis

Kawasan perencanaan yang menjadi lingkup kerja Kecamatan Jambi Selatan dapat dilihat dalam tabel berikut ini :

Kawasan Perencanaan dalam Lingkup Kecamatan Jambi Selatan :

KECAMATAN KELURAHAN LUAS (km2)

Jambi Selatan Thehok

Tambak Sari Pakuan Baru Wijaya Pura Pasir Putih 6,60 Km2 1,46 Km2 1,05 km2 1,16 Km2 1,14 Km2

Berdasarkan Topografi keadaan Kecamatan Jambi Selatan merupakan dataran rendah dengan sedikit dataran tinggi dengan ketinggian 12 meter dari permukaan laut.

1.3. Tugas dan Fungsi

Berdasarkan Peraturan Walikota Jambi Nomor 61 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja Pada Kecamatan Tipe A Dan Tipe B Kota Jambi pada Kantor Camat Jambi Selatan.

Camat sebagai perangkat daerah yang dipimpin oleh Camat, berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah. Kecamatan mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan umum yang meliputi :

(16)

b. koordinasi upaya penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum;

c. koordinasi penerapan dan penegakan peraturan daerah dan peraturan walikota;

d. koordinasi pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum;

e. koordinasi penyelenggaraan kegiatan pemerintahan yang dilakukan oleh perangkat daerah dan instansi vertikal di tingkat kecamatan;

f. membina dan mengawasi penyelenggaraan pemerintahan kelurahan;

g. melaksanakan pelayanan masyarakat yang menjadi kewenangan pemerintahan daerah kota yang tidak dilaksanakan oleh unit kerja perangkat daerah kota yang ada di kecamatan;

h. tugas lain yang diberikan oleh walikota sesuai dengan bidang tugasnya.

a. Camat

Tugas dan wewenang Camat secara umum meliputi :

1. Koordinasi dalam bentuk kegiatan pemberdayaan masyarakat; 2. Koordinasi upaya penyelenggaraan ketenteraman dan

ketertiban umum;

3. Koordinasi penerapan dan penegakan peraturan daerah dan peraturan walikota;

4. Koordinasi pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum;

5. Koordinasi penyelenggaraan kegiatan pemerintahan yang dilakukan oleh perangkat daerah dan instansi vertikal di tingkat kecamatan;

6. Membina dan mengawasi penyelenggaraan pemerintahan kelurahan;

(17)

7. Melaksanakan pelayanan masyarakat yang menjadi kewenangan pemerintahan daerah kota yang tidak dilaksanakan oleh unit kerja perangkat daerah kota yang ada di kecamatan;

b. Sekretariat

Sekretariat dipimpin oleh seorang Sekretaris yang mempunyai membantu camat dalam melaksanakan tugas kesekretariatan yang meliputi:

a. melaksanakan urusan umum seperti administrasi, tata usaha, membuat laporan kepada camat;

b. melaksanakan pengelolaan perlengkapan dan rumah tangga kecamatan;

c. melaksanakan penyusunan perencanaan serta rancangan program kecamatan;

d. mengelola administrasi umum, kepegawaian dan keuangan kecamatan;

e. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh camat sesuai dengan bidang tugasnya.

Untuk melaksanakan tugas, sekretariat mempunyai fungsi sebagai berikut :

a. penyelenggara adminsitrasi perkantoran, kepegawaian serta keuangan di tingkat kecamatan;

b. penyelenggara urusan umum dan perlengkapan serta keprotokolan dan hubungan masyarakat;

c. penyelenggara ketatalaksanaan, kearsipan dan perpustakaan;

d. pelaksana koordinasi, pembinaan, pengendalian, perencanaan dan evaluasi serta pelaporan kegiatan unit kerja;

e. pelaksana tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugas dan fungsinya.

(18)

Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, sekretaris dibantu oleh sub bagian yang berkedudukan sebagai unsur pembantu sekretaris dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.

1) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

Sub Bagian Umum mempunyai tugas membantu Sekretaris dalam melaksanakan urusan umum dan kepegawaian, dengan rincian tugas sebagai berikut:

a. menyusun rencana kerja sub bagian umum dan kepegawaian;

b. menerima, membukukan, mendistribusikan surat masuk, menyortir dan mengirimkan surat kepada satuan kerja lain;

c. merencanakan kebutuhan, menginventarisir perlengkapan, melaksanakan pengadaan dan melakukan perawatan barang inventaris kecamatan;

d. menyusun, meneliti dan meregistrasi keputusan camat; e. menyiapkan dan menyusun rancangan keputusan

Walikota;

f. menyusun standar operasional prosedur pada kecamatan; g. menghimpun data dan menyajikan informasi yang

berhubungan dengan sub bagian umum dan

kepegawaian;

h. melaksanakan kegiatan publikasi, humas dan protokol; i. melaksanakan pengelolaan aset dan barang daerah; j. membuat jadwal rapat kegiatan kecamatan;

k. melaksanakan urusan rumah tangga kecamatan;

l. menyiapkan, mengusulkan, mengolah data dan dokumentasi pegawai yang meliputi kenaikan pangkat, permohonan izin dan tugas belajar, cuti, perpindahan, pemberian tanda penghargaan/tanda jasa dan sanksi, pemberhentian, kenaikan gaji berkala, tunjangan dan pensiun;

m. menyusun analisis jabatan, analisis beban kerja, peta jabatan dan uraian tugas terhadap seluruh jabatan pada kecamatan dan kelurahan;

(19)

n. merencanakan dan mengusulkan kebutuhan jenis pendidikan dan pelatihan, calon peserta pendidikan dan pelatihan serta calon peserta ujian dinas pegawai;

o. menyusun daftar urut kepangkatan dan membuat analisa jabatan;

p. mengusulkan permohonan kartu pegawai, kartu isteri/kartu suami, kartu tabungan asuransi pensiun dan kartu asuransi kesehatan;

q. menyiapkan dan memproses sasaran kinerja pegawai (SKP) dan laporan pajak-pajak pribadi;

r. mengelola absensi atau daftar hadir pegawai;

s. membuat laporan tahunan kecamatan, laporan kinerja dan laporan pengelolaan aset dan barang daerah;

t. menghimpun dan melakukan penyimpanan administrasi pengelolaan kearsipan;

u. membuat laporan bulanan dan tahunan;

v. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.

2) Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan

Sub bagian Perencanaan dan Keuangan mempunya tugas membantu membantu sekretaris dalam melaksanakan urusan perencanaan dan keuangan dengan rincian tugas sebagai berikut:

a. menyusun rencana kerja sub bagian perencanaan dan keuangan;

b. menyusun dan menyiapkan rencana strategis, rencana kerja tahunan. Indikator kinerja utama serta penetapan kinerja di lingkungan kecamatan;

c. menyusun dan menyiapkan anggaran kegiatan pemerintahan kecamatan meliputi dokumen KUA PPAS, RKA dan DPA;

d. melaksanakan dan menyelenggarakan proses pengelolaan keuangan meliputi : pembukuan, perbendaharaan dan kas;

(20)

e. melaksanakan urusan pembayaran gaji pegawai dalam lingkungan pemerintahan kecamatan dan kelurahan; f. menyusun pertanggungjawaban keuangan kegiatan

pemerintahan kecamatan;

g. membuat laporan keuangan kecamatan;

h. menghimpun dan menyusun laporan realisasi fisik dan keuangan;

i. menghimpun dan melakukan penyimpanan administrasi pengelolaan keuangan;

j. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.

c. Seksi Pemerintahan Umum

Seksi Pemerintahan Umum mempunyai tugas membantu camat dalam melaksanakan urusan pemerintahan, dengan rincian tugas sebagai berikut:

a. menyusun rencana kerja seksi pemerintahan umum; b. melaksanakan pembinaan administrasi kependudukan dan

catatan sipil, informasi komunikasi serta ketenagakerjaan; c. melaksanakan penataan pertanahan dan batas kelurahan; d. menghimpun dan menyiapkan bahan pembinaan

penyelenggaraan pemerintahan kelurahan;

e. menghimpun data kependudukan informasi dan komunikasi, pertanahan, pajak bumi dan bangunan dan batas kelurahan;

f. melaksanakan pembinaan kelompok informasi masyarakat;

g. menyelenggarakan tertib administrasi kependudukan dan catatan sipil;

h. membantu melaksanakan pengawasan orang asing dalam lingkungan kecamatan dan kelurahan;

i. membantu penyusunan pembentukan, penghapusan, pemekaran dan atau penggabungan kelurahan;

j. membantu penyelenggaraan pembuatan akta tanah, penerimaan pajak bumi dan bangunan dan penerimaan

(21)

pendapatan asli daerah lainnya;

k. membantu kelancaran penetapan batas kecamatan dan kelurahan;

l. membantu persiapan dan pelaksanaan ganti rugi objek land reform dan ganti rugi tanah rakyat serta membantu pelaksanaan konsolidasi tanah dan persiapan pengadaan tanah untuk kepentingan umum;

m. menyiapkan bahan rapat kerja camat tingkat kota dan provinsi;

n. membuat laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah; o. menghimpun dan melakukan penyimpanan data

administrasi seksi pemerintahan umum; p. membuat laporan bulanan dan tahunan;

q. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.

d. Seksi Pemberdayaan Masyarakat

Seksi pemberdayaan masyarakat mempunyai tugas membantu camat dalam melaksanakan urusan pemberdayaan masyarakat, dengan rincian tugas sebagai berikut:

a. menyusun rencana kerja seksi pemberdayaan masyarakat;

b. melaksanakan pembinaan perekonomian,

kebudayaan,teknologi tepat guna, lingkungan hidup dan kebersihan;

c. menyelenggarakan musyawarah rencana pembangunan kecamatan;

d. menghimpun data usaha mikro dan kecil di kecamatan; e. melaksanakan pembinaan kesejahteraan keluarga dan

pemberdayaan perempuan;

f. melaksanakan pembinaan penyelenggaraan musyawarah rencana pembangunan kelurahan;

g. membantu pelaksanaan penanggulangan pencemaran dan kerusakan lingkungan;

h. menyusun jadwal dan melaksanakan gotong royong kebersihan lingkungan;

(22)

i. melakukan pembinaan rukun tetangga, lembaga dan organisasi kemasyarakatan;

j. membantu pengembangan adat daerah dan

menginventarisasi lembaga, tokoh dan pemuka masyarakat;

k. menghimpun data dan menyajikan informasi pemberdayaan masyarakat;

l. membuat laporan bulanan dan tahunan;

m. melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan bidang tugasnya.

e. Seksi Kesejahteraan Sosial

Seksi kesejahteraan mempunyai tugas membantu camat dalam melaksanakan urusan kesejahteraan sosial, dengan rincian tugas sebagai berikut:

a. menyusun rencana kerja seksi kesejahteraan sosial;

b. melaksanakan pembinaan mental dan spiritual masyarakat dalam kecamatan;

c. melaksanakan pembinaan peningkatan gizi keluarga di kecamatan;

d. membantu penyelenggaraan pembinaan kegiatan sosial di kecamatan;

e. membantu dan melaksanakan pemantauan penyaluran bantuan sosial dan distribusi bantuan barang bagi korban bencana di kecamatan;

f. menghimpun data penyandang masalah kesejahteraan sosial dan membantu penanganan masalah-masalah sosial di kecamatan;

g. menghimpun data peserta jaminan kesehatan masyarakat di kecamatan;

h. melakukan pembinaan lembaga pengembangan tilawatil qur’an di kecamatan;

i. melakukan pembinaan dan pengembangan pendidikan, kebudayaan, pemuda dan olahraga di kecamatan;

(23)

kecamatan;

k. melakukan pembinaan usaha kesehatan, keluarga berencana, pangan dan gizi di kecamatan;

l. membuat laporan bulanan dan tahunan;

m. melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan bidang tugasnya.

f. Seksi Ketentraman Dan Ketertiban Umum

Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum mempunyai tugas membantu Camat dalam melaksanakan urusan ketenteraman dan ketertiban umum, dengan rincian tugas sebagai berikut:

a. menyusun rencana kerja seksi ketentraman dan ketertiban;

b. melaksanakan pembinaan kesatuan bangsa, wawasan kebangsaan dan perlindungan masyarakat;

c. melaksanakan pengawasan ketentraman dan ketertiban; d. membantu pelaksanaan pengawasan tertib perizinan; e. melaksanakan pemberdayaan anggota polisi pamong

praja yang ada di kecamatan;

f. melaksanakan pengawasan disiplin pegawai dalam lingkungan kecamatan;

g. membantu kelancaran penerimaan pajak, retribusi dan pendapatan daerah lainnya dalam kecamatan;

h. membantu pengawasan dan pengamanan aset-aset daerah dalam kecamatan;

i. membantu organisasi perangkat daerah terkait dalam pelaksanaan penertiban dan penegakan peraturan daerah serta produk hukum lainnya;

j. membantu organisasi perangkat daerah terkait pelaksanaan penertiban terhadap pedagang kaki lima dan penyandang masalah kesejahteraan sosial dalam wilayah kecamatan;

k. membantu operasi penanggulangan bencana alam dalam kecamatan;

(24)

m. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya

g. Seksi Pelayanan Umum

Seksi Pelayanan Umum sebagaimana dimaksud dalam pasal 23 mempunyai tugas membantu Camat dalam melaksanakan urusan pelayanan Umum .dengan rincian tugas sebagai berikut:

a. menyusun rencana kerja seksi pelayanan umum;

b. melaksanakan pelayanan administrasi terpadu kecamatan; c. menyiapkan dan menyajikan data-data pelayanan di

kecamatan;

d. melaksanakan percepatan pencapaian standar pelayanan; e. melaksanakan pembinaan dan pengawasan pelaksanaan

pelayanan kepada masyarakat di kelurahan;

f. menyiapkan bahan evaluasi terhadap pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat di wilayah kecamatan; g. membuat laporan bulanan dan tahunan;

h. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.

h. Kelompok Fungsional

(1) Kelompok jabatan fungsional berkedudukan sebagai unsur pembantu camat dalam menyelenggarakan tugas dan fungsinya;

(2) Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikoordinir oleh seorang tenaga fungsional senior selaku ketua kelompok yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada camat;

(3) Tenaga fungsional senior sebagaimana dimaksud pada ayat (2) berdasarkan kepangkatan;

(4) Jumlah tenaga fungsional ditentukan berdasarkan kebutuhan, beban kerja dan kemampuan keuangan daerah;

(5) Tenaga fungsional dalam menyelenggarakan tugasnya diatur dengan Peraturan Walikota.

(25)

Dalam melaksanakan tugas dan kewajiban Kecamatan dipimpin oleh camat yang dalam pelaksanaan tugasnya dibantu oleh pejabat struktural sebagaimana terdapat dalam struktur organisasi dibawah ini:

Gambar 1.2

BAGAN STRUKTUR ORGANISASI KECAMATAN JAMBI SELATAN

1.4. Isu Strategis

Berdasarkan gambaran aktual kondisi Jambi Selatan saat ini, maka isu strategis yang tumbuh dan berkembang, antara lain :

1) Pemanfaatan peluang kebijakan penyerahan sebagian kewenangan dari Walikota Jambi kepada Camat di bidang Pemerintahan untuk mendayagunakan segenap potensi yang ada di wilayah. Dengan adanya penyerahan sebagian kewenangan Walikota kepada Camat, maka Camat dengan tetap mendasarkan pada asas kepatutan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, memiliki posisi yang kuat dan strategis dalam mendayagunakan segenap potensi yang ada, baik potensi

CAMAT Drs. DARMAWANSYAH KASI PEMERINTAHAN NURMALA DEWI KASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT HESTY AGUSTINI, S.STP KASI KESEJATERAAN SOSIAL

DEWI SUKMA, AMD

KASI KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN B. SEMBIRING, SH KASI PELAYANAN UMUM YUSMANIDAR

FUNGSIONAL SEKRETARIS CAMAT

ARDIANSYAH, S.STP KASUBBAG UMUM & KEPEGAWAIAN SUJIDAH KASUBBAG PERENCANAAN DAN KEUANGAN CHAIRISMA

(26)

kelembagaan pemerintah, potensi kelembagaan non pemerintah, potensi wilayah, dan potensi masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi guna pencapaian tujuan yang lebih besar yakni tercapainya visi Kota Jambi;

2) Optimalisasi partisipasi atau pemberdayaan masyarakat dan kalangan dunia usaha di wilayah. Kecamatan harus terus memacu partisipasi masyarakat dan kalangan dunia usaha dalam penyelenggaraan pembangunan, terlebih pada pembangunan peningkatan insfrastruktur wilayah guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Terlebih dengan adanya

kewajiban pengusaha untuk sungguh–sungguh

memperhatikan Company/Coorperate Sosial Resposipility ( CSR ), maka kecamatan harus benar-benar memanfaatkan peluang tersebut untuk upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat; 3) Pelayanan Prima. Kecamatan sebagai salah satu OPD di

Pemerintah Kota Jambi yang menyelenggarakan pelayanan publik, maka harus benar-benar mampu memberikan pelayanan secara prima kepada masyarakat yaitu pelayanan cepat, akurat, memiliki legalitas hukum dan tentunya dengan tetap mendasarkan pada prosedur serta pada tatanan atau aturan yang berlaku. Dalam penyelenggaraan pelayanan prima tersebut maka diperlukan Standar Pelayanan yang secara normatif harus dikomunikasikan dengan masyarakat. Harapannya dengan pelayanan prima akan memunculkan kembali kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, menciptakan kepuasan dan pada akhirnya mampu mendorong berkembangnya dinamikan ativitas masyarakat;

4) Peningkatan Kapasitas Aparatur dan penambahan kuantitas aparatur. Keberadaan aparatur merupakan faktor penting dalam

(27)

rangka penyelenggaraan tugas dan fungsi, serta pemberian pelayanan masyarakat. Sebagai faktor penting, maka aparatur yang ada harus mencukupi dalam jumlah dan memiliki persyaratan secara kualitas. Oleh sebab itu perlu usaha dalam meningkatkan kemampuan sumber daya aparatur dan penambahan jumlah aparatur;

5) Sebagai wilayah yang memiliki posisi strategis yaitu sebagai gerbang utama Provinsi dan Kota Jambi dimana dalam wilayah Kecamatan Jambi Selatan berbatasan langsung dengan Bandara Sultan Thaha yang memiliki potensi perekonomian yang cukup layak untuk dikembangkan terutama di sektor perdagangan dan jasa, maka Kecamatan Jambi Selatan harus betul-betul memanfaatkan posisi dan potensi yang dimiliki, guna mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Memperhatikan isu– isu dan permasalahan Pelayanan yang dihadapi diharapkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan menuju good governance and clean government sehingga akan berdampak pada kualitas pelayanan daerah. Berkaitan dengan isu-isu dan masalah pelayanan yang akan dihadapi Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi pada tahun 2013-2018 tidak bisa dilepaskan dengan permasalahan dan isu pembangunan Kota Jambi. Secara umum, isu dan permasalahan yang dihadapi antara lain :

1) Tuntutan masyarakat untuk memberikan pelayanan yang prima; 2) Adanya tuntutan akuntabilitas tata pengelolaan pemerintahan; 3) Perkembangan Iptek yang pesat tidak dibarengi dengan

semangat SDM untuk meningkatkan kemampuannya.

Isu-isu strategis tersebut memerlukan penanganan secara komprehensif melalui pendekatan spasial sebagaimana ditetapkan dalam Renstra Kecamatan yang mencangkup Strategi Kebijakan Program &

(28)

Kegiatan. Implikasinya terhadap pelayanan tugas pokok dan fungsi Kecamatan Jambi SelatanKota Jambi, sebagai berikut:

1) Membangun sistem pelayanan prima yang murah, aman, cepat, efisien, dan transparan.

2) Membangun komitmen seluruh aparatur dalam melaksanakan TUPOKSI untuk mewujudkan akuntabilitas.

3) Meningkatkan komitmen aparatur dalam penyelenggaraan Pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat.

4) Menyusun kebijakan yang efektif untuk mewujudkan penyelenggaraan pelayanan sesuai kebutuhan masyarakat

5) Menerapkan kebijakan pola kerja, pola pembinaan aparat yang sesuai dengan potensi dan kondisi sebagai bahan masukan kepada Pemerintah Kota Jambi dalam menetapkan kebijakan strategis dengan memperhatikan kepentingan masyarakat.

1.5. Landasan Hukum

LKIP Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi ini disusun berdasarkan beberapa landasan hukum sebagai berikut:

1) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan NegaraYang Bersih, Bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme;

2) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;

3) Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah;

4) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007 tentang Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota;

(29)

Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP);

6) Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah;

7) Peraturan Daerah Kota Jambi Nomor 8 Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Jambi Tahun 2013 – 2018;

8) Surat Bapak Walikota Jambi Nomor: 061/ 001 / Org tangal 2 Januari 2018 tentang Permintaan Dokumen.

1.6. Sistematika

Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi Tahun 2017 adalah:

1) BAB I PENDAHULUAN

Meliputi Gambaran Umum, Tugas dan Fungsi, Isu Strategis yang dihadapi OPD, Dasar Hukum dan Sistematika.

2) BAB II PERENCANAAN KINERJA

Meliputi Perencanaan Strategis sebelum dan setelah reviu. 3) BAB III AKUNTABILITAS KINERJA

Meliputi Capaian IKU, Pengukuran, Evaluasi dan Analisis Capaian Kinerja serta Akuntabilitas Keuangan

(30)

BAB II

PERENCANAAN KINERJA

Pada penyusunan Laporan Kinerja Tahun 2017 ini, mengacu pada Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja dan Tatacara Reviu atas Laporan Kinerja Pemerintah.

2.1. Perencanaan Strategis 2.1.1. Rencana Strategis

Rencana Strategis Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi adalah merupakan dokumen yang disusun melalui proses sistematis dan berkelanjutan serta merupakan penjabaran dari pada visi dan misi

Kepala daerah yang terpilih dan terintegrasi dengan potensi sumber daya alam yang dimiliki oleh daerah yang bersangkutan, dalam hal ini Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi. Rencana Strategis Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi yang ditetapkan untuk jangka waktu 5 ( lima ) tahun yaitu dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2018. Penetapan jangka waktu 5 tahun tersebut dihubungkan dengan pola pertanggung jawaban walikota terkait dengan penetapan / kebijakan bahwa rencana strategis Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi dibuat pada masa jabatannya, dengan demikian akuntabilitas penyelenggaraan pemerintah daerah akan menjadi akuntabel.

Renstra Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi tersebut ditujukan untuk mewujudkan visi dan misi daerah sebagaimana telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Jambi Tahun 2013-2018.

(31)

melalui tahapan-tahapan yang simultan dengan proses penyusunan RPJMD Kota Jambi tahun 2013-2018 dengan melibatkan stakeholders pada saat dilaksanakannya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD, Forum OPD, sehingga Renstra Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi merupakan hasil kesepakatan bersama antara Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi dan stakeholder.

Selanjutnya, Renstra Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi tersebut akan dijabarkan ke dalam Rencana Kerja (Renja) Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi yang merupakan dokumen perencanaan OPD untuk periode 1 (satu) tahun. Di dalam Renja Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi dimuat program dan kegiatan prioritas yang diusulkan untuk dilaksanakan pada satu tahun mendatang.

2.1.2. Visi

Visi adalah pandangan ideal masa depan yang ingin diwujudkan dan berpotensi untuk terwujud tentang apa dan kemana tujuan suatu organisasi dimasa depan. Visi haruslah visi bersama yang mampu menarik, menggerakkan anggota organisasinya untuk komitmen terhadap visi tersebut dan harus konsisten, tetap eksis, antisipatif, inovatif serta produktif. Karena itu, perumusan pernyataan visi perlu secara intensif dikomunikasikan kepada segenap anggota organisasi sehingga semuanya merasa memiliki visi tersebut. Dalam perumusan visi, hendaknya :

1) Bukan fakta tetapi gambaran pandangan ideal masa depan yang ingin dicapai;

2) Dapat memberikan arahan dan mendorong anggota organisasi menunjukan kinerja yang baik;

(32)

4) Menjembatani masa kini dan masa mendatang;

5) Gambaran yang realistis dan kredibel, dengan masa depan yang menarik;

6) Sifatnya tidak statis dan tidak selamanya.

Dalam upaya mewujudkan Visi dan Misi Kota Jambi serta melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, maka pernyataan Visi Kecamatan Jambi Selatan adalah : “Meningkatkan sumber daya aparatur guna memberikan pelayanan prima kepada

masyarakat, menunumbuh kembangkan partisipasi

masyarakat menuju terwujudnya 3 tahun Kota Jambi BANGKIT”.

Penjelasan Visi tersebut adalah bahwa Visi tersebut mengandung makna adanya tujuan untuk mewujudkan Kecamatan Jambi Selatan mampu menciptakan aparatur yang berdaya guna untuk memberikan pelayanan yang prima bagi lingkungannya sendiri maupun masyarakat dan meningkatnya partisipasi dari masyarakat untuk ikut serta sebagai pelaku pembangunan di Kota Jambi.

2.1.3. Misi

Misi merupakan pernyataan yang menetapkan tujuan instansi pemerintah dan sasaran yang ingin dicapai. Pernyataan misi membawa organisasi kepada suatu pikiran yang fokus. Misi menjelaskan mengapa organisasi itu ada, apa yang dilakukannya dan bagaimana melakukannya.

Misi adalah sesuatu yang dilaksanakan/diemban oleh instansi pemerintah sebagai penjabaran dari visi yang telah ditetapkan. Dengan pernyataan misi diharapkan seluruh pegawai dan pihak yang berkepentingan dapat mengenal instansi pemerintah dan mengetahui

(33)

peran dan programnya serta hasil yang diperoleh dimasa mendatang.

Pernyataan misi yang jelas, akan memberikan arahan jangka panjang dan stabilitas dalam manajemen dan kepemimpinan Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi. Adapun Misi Kecamatan Jambi Selatan adalah sebagai berikut:

1) Mewujudkan Kecamatan Jambi Selatan sebagai kawasan yang bersih, indah, aman dan nyaman.

2) Mewujudkan pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana Kecamatan yang memadai sehingga terciptanya pelayanan prima Melalui pelayanan administrasi terpadu kecamatan ( PATEN ).

3) Mewujudkan sumber daya manusia yang memiliki integritas dan keterampilan yang profesional.

4) Meningkatkan sinergi koordinasi dilingkungan Kecamatan.

2.1.4. Tujuan dan Sasaran

Tujuan merupakan penjabaran atau implementasi dari pernyataan misi. Tujuan adalah hasil akhir yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) tahun.

Tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan oleh Kecamatan Jambi Selatan adalah

1) Meningkatnya kualitas pelayanan dan sarana publik;

2) Meningkatnya kinerja penyelenggaraan tugas umum pemerintah kecamatan ;

3) Meningkatnya akuntabilitas kinerja kecamatan;

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat diuraikan pada tabel berikut:

(34)

Tabel 2.1

Tujuan, Sasaran, Indikator Dan Target Kinerja Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi

NO TUJUAN INDIKATOR TUJUAN SASARAN INDIKATOR KINERJA (1) (2) (3) (4) (5) 1. Meningkatnya kualitas pelayanan dan sarana publik

Terlaksananya Pemberdayaan Kecamatan

Meningkatnya kualitas pelayanan dan sarana publik 1. Persentase waktu pelayanan administrasi umum tepat waktu 2. Persentase lembaga kemasyarakatan yang aktif 3. Persentase tingkat keterwakilan lembaga masyarakat yang hadir pada musrenbang kecamatan 4. Persentase sarana dan prasarana publik yang dibangun 2. Meningkatnya kinerja penyelenggaraan tugas umum pemerintahan kecamatan Tersedianya laporan dan data Kecamatan Meningkatnya kinerja penyelenggaraan tugas umum pemerintahan kecamatan 1. Persentase keluhan /pengaduanpelay anan administrasi yang ditindaklanjuti 3. Meningkatnya akuntabilitas kinerja kecamatan Meningkatkan kemampuan SDM Meningkatnya akuntabilitas kinerja kecamatan 1. Nilai AKIP Kecamatan 2. Persentase temuan Inspektorat yang ditindaklanjuti

2.2. Indikator Kinerja Utama

Salah satu upaya untuk memperkuat akuntabilitas dalam penerapan tata pemerintahan yang baik di Indonesia diterbitkannya Peraturan

(35)

PER/09/M.PAN/5/2007 tentang Pedoman Umum Penetapan Indikator Kinerja Utama di Lingkungan Instansi Pemerintah, Indikator Kinerja Utama merupakan ukuran keberhasilan dari suatu tujuan dan sasaran strategis instansi pemerintah.

Berikut ini Indikator Kinerja Utama Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi tahun 2017:

Tabel 2.2

Indikator Kinerja Utama

Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi Tahun 2017

NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET

1. Meningkatnya kualitas pelayanan dan sarana publiK

1. Persentase waktu pelayanan administrasi umum tepat waktu 2. Persentase lembaga

kemasyarakatan yang aktif

3. Persentase tingkat keterwakilan lembaga masyarakat yang hadir pada musrenbang kecamatan 4. Persentase sarana

dan prasarana publik yang dibangun

95 %

95 %

95 %

100 %

2. Meningkatnya kinerja penyelenggaraan tugas umum pemerintahan kecamatan

1. Persentase keluhan / pengaduan pelayanan administrasi yang ditindaklanjuti

95 %

3. Meningkatnya akuntabilitas kinerja kecamatan

1. Nilai AKIP Kecamatan 2. Persentase temuan Inspektorat yang ditindaklanjuti B 100 % 2.3. Perjanjian Kinerja 2017

Perjanjian Kinerja sebagai tekad dan janji dari perencana kinerja tahunan sangat penting dilakukan oleh pimpinan instansi di lingkungan Pemerintahan karena merupakan wahana proses tentang memberikan

(36)

perspektif mengenai apa yang diinginkan untuk dihasilkan. Perencanaan kinerja yang dilakukan oleh instansi akan dapat berguna untuk menyusun prioritas kegiatan yang dibiayai dari sumber dana yang terbatas.

Dengan perencanaan kinerja tersebut diharapkan fokus dalam mengarahkan dan mengelola program atau kegiatan instansi akan lebih baik, sehingga diharapkan tidak ada kegiatan instansi yang tidak terarah. Penyusunan Perjanjian Kinerja Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi Tahun 2017 mengacu pada dokumen Renstra Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi Tahun 2013-2018, dokumen Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Tahun 2017, dokumen Rencana Kerja (Renja) Tahun 2017, dan dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun 2017. Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi telah menetapkan Perjanjian Kinerja Tahun 2017 dengan uraian sebagai berikut:

Tabel 2.3

Perjanjian Kinerja Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi Tahun 2017

NO TUJUAN INDIKATOR KINERJA TARGET

1. Meningkatnya kualitas pelayanan dan sarana publik

1. Persentase waktu pelayanan administrasi umum tepat waktu

2. Persentase lembaga kemasyarakatan yang aktif 3. Persentase tingkat keterwakilan lembaga

masyarakat yang hadir pada musrenbang kecamatan

4. Persentase sarana dan prasarana publik yang dibangun 95 % 95 % 95 % 100 % 2. Meningkatnya kinerja penyelenggaraan tugas umum pemerintahan kecamatan

1. Persentase keluhan / pengaduan pelayanan administrasi yang ditindaklanjuti

(37)

3. Meningkatnya akuntabilitas kinerja kecamatan

1. Nilai AKIP Kecamatan

2. Persentase temuan Inspektorat yang ditindaklanjuti

B 100 %

(38)

BAB III

AKUNTABILITAS KINERJA

Akuntabilitas kinerja adalah kewajiban untuk menjawab dari perorangan, badan hukum atau pimpinan kolektif secara transparan mengenai keberhasilan atau kegagalan dalam melaksanakan misi organisasi kepada pihak-pihak yang berwenang menerima pelaporan akuntabilitas/ pemberi amanah. Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi selaku pengemban amanah masyarakat melaksanakan kewajiban berakuntabilitas melalui penyajian Laporan Kinerja Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi yang dibuat sesuai ketentuan yang diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Keputusan Kepala LAN Nomor 239/IX/618/2003 tentang Perbaikan Pedoman Penyusunan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah. Laporan tersebut memberikan gambaran penilaian tingkat pecapaian target masing-masing indikator sasaran srategis yang ditetapkan dalam dokumen Renstra Tahun 2013-2018 maupun Rencana Kerja Tahun 2017. Sesuai dengan ketentuan tersebut, pengukuran kinerja digunakan untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program, sasaran yang ditetapkan untuk mewujudkan misi dan visi Kecamatan Jambi Selatan.

3.1. Kerangka Pengukuran Kinerja

Pengukurankinerja digunakan untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program, sasaran yang

(39)

telah ditetapkan dalam rangka mewujudkan misi dan visi instansi pemerintah.

Pengukuran kinerja dilaksanakan sesuai dengan Keputusan Kepala LAN Nomor 239/IX/618/2004 tentang Perbaikan Pedoman Penyusunan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahdan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah. Capaian indikator kinerja utama (IKU) diperoleh berdasarkan pengukuran atas indikator kinerjanya masing-masing, sedangkan capaian kinerja sasaran diperoleh berdasarkan pengukuran atas indikator kinerja sasaran strategis, cara penyimpulan hasil pengukuran kinerja pencapaian sasaran strategis dilakukan dengan membuat capaian rata-rata atas capaian indikator kinerja sasaran.

Predikat nilai capaian kinerjanya dikelompokkan sebagai berikut :

No Capaian Kinerja Interpretasi

1. > 100 % Melebihi/Melampaui Target

2. =100 % Sesuai Target

3. < 100 % Tidak Mencapai Target

Selanjutnya berdasarkan hasil evaluasi kinerja dilakukan analisis pencapaian kinerja untuk memberikan informasi yang lebih transparan mengenai sebab-sebab tercapai atau tidak tercapainya kinerja yang diharapkan.

Dalam laporan ini, Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi dapat memberikan gambaran penilaian tingkat pencapaian target kegiataan dari masing-masing kelompok indikator kinerja kegiatan, dan penilaian tingkat pencapaian target sasaran dari masing-masing indikator kinerja sasaran

(40)

yang ditetapkan dalam dokumen Renstra 2013-2018 maupun Rencana Kerja Tahun 2017. Sesuai ketentuan tersebut pengukuran kinerja digunakan untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program, sasaran yang telah ditetapkan dalam mewujudkan misi dan visi instansi pemerintah. Pelaporan Kinerja ini didasarkan pada Perjanjian Kinerja OPD Tahun 2017 dan Indikator Kinerja Utama OPD telah ditetapkan 3 (tiga) sasaran dengan 7 (tujuh) indikator kinerja (out comes) dengan rincian sebagai berikut :

Sasaran 1 terdiri dari 4 indikator 

Sasaran 2 terdiri dari 1 indikator 

Sasaran 3 terdiri dari 2 indikator 

3.2. Capaian Indikator Kinerja Utama

Dalam rangka mengukur dan peningkatan kinerja serta lebih meningkatnya akuntabilitas kinerja pemerintah, maka setiap instansi pemerintah perlu menetapkan Indikator Kinerja Utama (IKU). Untuk itu pertama kali yang perlu dilakukan instansi pemerintah adalah menentukan apa yang menjadi kinerja utama dari instansi pemerintah yang bersangkutan. Dengan demikian kinerja utama terkandung dalam tujuan dan sasaran strategis instansi pemerintah, sehingga IKU adalah merupakan ukuran keberhasilan dari suatu tujuan dan sasaran strategis instansi pemerintah. Dengan kata lain IKU digunakan sebagai ukuran keberhasilan dari instansi pemerintah yang bersangkutan.

Upaya untuk meningkatkan akuntabilitas, Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi juga melakukan evaluasi terhadap pencapaian Indikator Kinerja Utama, dalam melakukan evaluasi dengan memperhatikan capaian kinerja, permasalahan dan isu-isu strategis yang sangat mempengaruhi keberhasilan suatu organisasi. Hasil pengukuran atas indikator kinerja utama Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi tahun 2017 menunjukan hasil

(41)

sebagai berikut:

Tabel 3.1

Capaian Indikator Kinerja Utama Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi Tahun 2017

No Indikator Kinerja

Utama Satuan Target Realisasi

Capaian (%) Renstra (2018) Ket Target Capaian (%) 1 Persentase waktu pelayanan administrasi umum tepat waktu

% 95 97 102 100 100 2 Persentase lembaga kemasyarakatan yang aktif % 95 100 105 100 100 3 Persentase tingkat keterwakilan lembaga masyarakat yang hadir pada musrembang kecamatan

% 95 100 105 100 100

4 Persentase sarana dan prasarana publik yang dibangun % 100 127 127 100 100 5 Persentase keluhan / pengaduan pelayanan administrasi yang ditindaklanjuti % 95 96 101 100 100

6 Nilai AKIP Kecamatan Nilai B C 75 B 100

7 Persentase temuan Inspektorat yang ditindaklanjuti

% 100 62,5 62,5 100 100

RATA – RATA CAPAIAN IKU 97

Capaian kinerja yang melebih/ melampaui target ditunjukan pada indikator Persentase waktu pelayanan administrasi umum tepat waktu dengan capaian kinerja 102%, pada indikator Persentase lembaga kemasyarakatan yang aktif dengan capaian kinerja 105%, pada indikator Persentase sarana dan prasarana publik yang dibangun dengan capaian

(42)

kinerja 127 %, dan pada indikator Persentase keluhan/ pengaduan pelayanan administrasi yang ditindaklanjuti dengan capaian kinerja 101%.

3.3. Pengukuran, Evaluasi dan Analisis Capaian Kinerja Sasaran Strategis

Secara umum Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi telah dapat melaksanakan tugas dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam Renstra 2013-2018. Jumlah Sasaran yang ditetapkan untuk mencapai visi dan misi Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi Tahun 2013-2018 sebanyak 3 (tiga) sasaran.

Tahun 2017 adalah tahun Keempat pelaksanaan Rencana Strategis Kecamatan, dari 3 (tiga) sasaran strategis dengan 7 (Tujuh) indikator kinerja yang ditetapkan maka pencapaian kinerja sasaran Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi adalah sebagai berikut:

Tabel 3.2

Capaian Indikator Kinerja Sasaran

Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi Tahun 2017

No. Indikator

Kinerja Utama Satuan Target Realisasi

Capaian % 1 Meningkatnya

kualitas pelayanan dan sarana publiK

% 96 100 106 2 Meningkatnya kinerja penyelenggaraan tugas umum pemerintahan kecamatan % 95 96 101 3 Meningkatnya akuntabilitas kinerja kecamatan % 100 62,5 62,5

(43)

Berdasarkan pengukuran kinerja tersebut dapat diperoleh data dan informasi kinerja Kecamatan Jambi Selatan pada beberapa tabel berikut :

Tabel 3.3

Pencapaian Kinerja Sasaran

Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi Tahun 2017

NO. SASARAN STRATEGIS CAPAIAN

1 Melebihi/Melampaui Target 71,00 %

2 Sesuai Target -

3 Tidak Mencapai Target 29,00 %

Dari 3 Sasaran diatas, pencapaian realisasi indikator kinerja terhadap target yang sudah ditetapkan sebagai berikut:

Tabel 3.4

Pencapaian target Sasaran

No Sasaran Jumlah Indikator Sasaran Tingkat Pencapaian Melampaui target (>100%) Sesuai Target (100%) Belum MencapaiTarget (<100%) Jumlah % Jumlah % Jumlah %

1 Sasaran 1 4 4 100 - - - -

2 Sasaran 2 1 1 100 - - - -

3 Sasaran 3 2 - - - - 2 75

Jumlah 7 5 71 - - 2 29

(44)

Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi dengan rincian sebagai berikut :

Tabel 3.5

Kategori Pencapaian Indikator Sasaran

No Kategori JumlahIndikator Presentase

A Sasaran 1

1 Melebihi/Melampaui Target 4 100 %

2 Sesuai Target - -

3 Tidak Mencapai Target - -

B Sasaran 2

1 Melebihi/Melampaui Target 1 100 %

2 Sesuai Target - -

3 Tidak Mencapai Target - -

C. Sasaran 3

1 Melebihi/Melampaui Target - -

2 Sesuai Target - -

3 Tidak Mencapai Target 2 75 %

Evaluasi bertujuan agar diketahui pencapaian realisasi, kemajuan dan kendala yang dijumpai dalam rangka pencapaian misi, agar dapat dinilai dan dipelajari guna perbaikan pelaksanaan program/kegiatan di masa yang akan datang. Selain itu, dalam evaluasi kinerja dilakukan pula analisis.

Dalam melakukan evaluasi kinerja, perlu juga digunakan pembandingan-pembandingan antara lain:

1) kinerja nyata dengan kinerja yang direncanakan; 2) kinerja nyata dengan kinerja tahun-tahun sebelumnya;

(45)

3) kinerja suatu instansi dengan kinerja instansi lain yang unggul di bidangnya ataupun dengan kinerja sektor swasta;

4) kinerja nyata dengan kinerja di kecamatan lain atau dengan standar nasional.

Selanjutnya pengukuran kinerja terhadap indikator kinerja yang telah dicapai pada tahun 2017 dan membandingkan antara target dan realisasi pada indikator sasaran dari 3 sasaran dan 7 indikator kinerja dari 4 Misi, sebagaimana telah ditetapkan dalam Renstra Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi tahun 2013-2018.

3.3.1. Sasaran 1

a. Meningkatnya kualitas pelayanan dan sarana publik Pencapaian sasaran 1 dapat dilihat dalam table dibawah ini:

Tabel 3.6

Analisis Pencapaian Sasaran 1

Meningkatnya kualitas pelayanan dan sarana publik

No Indikator Kinerja Satuan

Tahun 2017

%

Tahun 2018

%

Target Realisasi Target

1 Persentase waktu pelayanan administrasi umum tepat waktu % 95 97 102 100 100 2 Persentase lembaga kemasyarakatan yang aktif % 95 100 105 100 100 3 Persentase tingkat keterwakilan lembaga masyarakat yang % 95 100 105 100 100

(46)

hadir pada musrembang kecamatan 4 Persentase sarana dan prasarana publik yang dibangun % 100 127 127 100 100 Rata-rata Capaian Kinerja 109 100

Sasaran meningkatnya kualitas pelayanan publik dapat dilihat dari 4 (empat) indikator: Persentase waktu pelayanan administrasi umum tepat waktu, Persentase lembaga kemasyarakatan yang aktif, Persentase tingkat keterwakilan lembaga masyarakat yang hadir pada musrembang kecamatan, dan Persentase sarana dan prasarana publik yang dibangun.

b. Analisis pencapaian indikator persentase waktu

pelayanan administrasi umum tepat waktu

Capaian kinerja nyata indikator Persentase waktu pelayanan administrasi umum tepat waktu adalah sebesar 97% dari target sebesar 95% yang direncanakan dalam Perjanjian Kinerja Tahun 2017, sehingga persentase capaian kinerjanya adalah 102% atau melebihi target yang diperjanjikan.

Tahun 2017 adalah tahun keempat renstra, capaian tahun 2017 sebesar102% bila dibandingkan dengan target akhir renstra kecamatan maka capaian kinerjanya mencapai 100%.

Data penunjang capaian kinerja indikator Persentase waktu pelayanan administrasi umum tepat waktu dari Kasi Pelayanan Umum dan Kasi Kesos.

(47)

Tabel. 3.7

Data Pelayanan Administrasi Umum LainnyaTepat WaktuTahun 2017 Tahun 2017 Jenis Pelayanan Tepat Waktu Tidak Tepat Waktu Yang dilayani % Tepat Waktu Surat Keterangan 360 0 360 100

Rekomendasi Surat Izin

Tempat Usaha (SITU) 246 2 248 99

Rekomendasi Izin Mendirikan Bangunan

(IMB)

189 9 198 95

Surat Keterangan Waris 166 6 172 97

Surat Dispensasi Nikah 60 2 62 97

Izin Gangguan Kecil (HO) 3 0 3 100

Izin IUMK 64 13 77 83

Izin IMB - - - -

Jumlah 1088 32 1120 97

Berdasarkan Data diatas, makadapat diambil kesimpulan: 1) Jumlah pelayanan administrasi umum lainnya yang dilayanioleh Kecamatan Jambi Selatan adalah sebanyak 1120yang terdiri dari pelayanan administrasi umum yang tepat waktu adalah sebanyak 1088dan yang dilayani tidak tepat waktu 32.Hasil tersebut memperlihatkan bahwa adanya pelayanan administrasi umum yang terlayani tidak tepat waktu disebabkan karena Kurangnya Staf untuk pengecekan kelapangan dan ketidak patuhan masyarakat

(48)

untukmelengkapi persyaratan sesuai dengan SOP Kecamatan Jambi Selatan;

2) Jumlah pelayanan administrasi umum lainnya yang dilayani oleh Kecamatan Jambi Selatan terdiri dari 8 (delapan) jenis pelayanan umum diantaranya adalah surat keterangan, Rekomendasi Surat Izin Tempat Usaha, Rekomendasi Izin MendirikanBangunan, Surat Keterangan Waris, Surat Dispensasi Nikah, Surat Keterangan, Izin Gangguan Kecil (HO), Izin IUMK, dan IMB.

Dari data diatas didapat hasil bahwa pelayanan yang dilayani dengan tidak tepat waktu diantaranya adalah Rekomendasi Surat Izin Tempat Usaha, Rekomendasi Izin mendirikan Bangunan, Izin Gangguan Kecil, Dispensasi Nikah dan IUMK. Hal ini disebabkan diantaranya disebabkan karena Kurangnya Staf untuk pengecekan kelapangan, dan ketidak patuhan masyarakat untuk melengkapi persyaratan sesuai dengan SOP Kecamatan Jambi Selatan.

Solusi untuk pemecahan masalah ini adalah:

1) Menambah staf/ pegawai untuk melakukan pengecekan kelapangan;

2) Memberikan himbauan kepada masyarakat untuk lebih memahami persyaratan pelayanan sesuai dengan SOP Pelayanan;

3) Memberikan inovasi kepada petugas agar selalu memberikan pelayanan terbaik kepada warga masyarakat;

4) Menambah sarana dan prasarana kelengkapan pelayanan administrasi terpadu kecamatan.

(49)

c. Analisis pencapaian indikator persentase Lembaga Kemasyarakatan yang aktif

Capaian kinerja nyata indikator Persentase lembaga kemasyarakatan yang aktif adalah sebesar 100 % dari target sebesar 95 % yang direncanakan dalam Perjanjian Kinerja Tahun 2017, sehingga persentase capaian kinerjanya adalah 105 % atau melebihi target yang diperjanjikan.

Tahun 2017 adalah tahun keempat renstra, capaian tahun 2017sebesar 105% bila dibandingkan dengan target akhir renstra kecamatan maka capaian kinerjanya mencapai 100 %.

Data penunjang capaian kinerja indikator LembagaKemasyarakatan Aktif yang diperoleh dari Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan dan Kelurahan Kecamatan Jambi Selatan Sebagaimana tabel berikut :

Tabel 3.8

Data Lembaga Kemasyarakatan Aktif

No Kriteria Aktif

Lembaga Kemasyarakatan aktif L A M P K K L P M L P T Q KARANG TARUNA FORUM RT M U I P M I D M I F K D T T G F P K 1 Seluruh lembaga kemasyarakat-an kecamatan/kelurahan mempunyai rencana/agenda/program kerja tahunan yang menunjang pembangunan dan pemberdayaan sesuai

ruang lingkup

(Kecamatan/Kelurahan)

√ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √

2 Minimal 60% ketua

lembaga kemasyarakatan kecamatan dan kelurahan hadir dalam pembahasan musrenbang kecamatan

(50)

3 Lembaga kemasyarakatan kecamatan/kelurahan melaksanakan minimal 60% dari seluruh agenda/program kerja yang direncanakan pada tahun berjalan √ √ √ √ √ √ √ - - - √ √ 4 Ketua lembaga kemasyarakatan aktif mengikuti kegiatan/lomba/kejuaraan di tingkat kota jambi minimal 2 kegiatan

- √ √ √ - √ - - - - √ -

Berdasarkan Data diatas, maka dapat diambil kesimpulan: 1) Jumlah Lembaga Kemasyarakatan aktif di Kecamatan Jambi Selatan adalah 12 lembaga kemasyarakatan aktif.JumlahKelembagaan yang memenuhi semua kriteria lembaga kemasyarakatan aktif ada 12 lembaga kemasyarakatan. Dari 12 lembaga kemasyarakatan, 5 diantaranya memenuhi semua kriteria dari 4 Kriteria lembaga kemasyarakatan yang aktif, 3 lembaga yang hanya memenuhi 1 kriteria dan 1 lembaga kemasyarakatan yang memenuhi 3 kriteria dari 4 kriteria Lembaga Kemasyarakatan aktif;

2) Lembaga Kemasyarakatan yang tidak memenuhi Kriteria sebagai Lembaga Kemasyarakatan aktif ada 1 lembaga diantaranya 1 lembaga Kemasyarakatan yang hanya memenuhi 1 kriteria saja, yaitu PMI (Palang Merah Indonesia, Dewan Masjid Indonesia, dan Forum Kewaspadaan Dini. Hal ini dikarenakan lembaga tersebut baru terbentuk di tahun 2017.

d. Analisis pencapaian indikator persentase tingkat keterwakilan lembaga masyarakat yang hadir pada musrenbang kecamatan

(51)

Capaian kinerja nyata indikator Persentase tingkat keterwakilan lembaga masyarakat yang hadir pada musrenbang kecamatan adalah sebesar 100 % dari target sebesar 95 % yang direncanakan dalam Perjanjian Kinerja Tahun 2017, sehingga persentase capaian kinerjanya adalah 105 % atau melebihi target yang diperjanjikan.

Capaian kinerja ini diperoleh dari jumlah peserta yang hadir pada Acara Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan dimana semua delegasi atau perwakilan dari masing-masing kelurahan dan lembaga masyarakat yang ada di Kecamatan Jambi Selatan hadir pada saat pelaksanaan musrenbang kecamatan.

Tahun 2017 adalah tahun keempat renstra, capaian tahun 2017 sebesar 100% bila dibandingkan dengan target dari perjanjian kinerja tahun 2017 sebesar 95 % maka capaian kinerjanya mencapai 105 %. Data penunjang capaian kinerja indikator Persentase Tingkat Keterwakilan lembaga masyarakat yang diperoleh dari Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Jambi Selatan.

e. Analisis pencapaian indikator persentase sarana dan prasarana publik yang dibangun

Capaian kinerja nyata indikator Persentase sarana dan prasarana publik yang dibangun adalah sebesar 127 % dari target sebesar 100 % yang direncanakan dalam Perjanjian Kinerja Tahun 2017, sehingga persentase capaian kinerjanya adalah 127% atau melebihi target yang diperjanjikan.

Capaian kinerja ini diperoleh dari jumlah lokasi yang terlayani kegiatan bangkit berdaya dibandingkan dengan target

(52)

yang ditetapkan dalam perjanjian kinerja tahun 2017, dimana ditetapkan sebanyak 15 titik lokasi dan terealisasi di tahun 2017 sebanyak 19 titik sebagaimana tabel di bawah ini :

Tabel. 3.9

Data Prasarana publik yang dibangun Tahun 2017

NO NAMA KEGIATAN KELURAHAN RT

1 Jalan Setapak Tambak Sari 19

2 Jalan Setapak 21

3 Jalan Setapak 28

4 Jalan Setapak Wijaya Pura 06

4 Jalan Setapak 17

6 Jalan Setapak Pakuan Baru 17

7 Jalan Setapak 01

8 Jalan Setapak 01

9 Jalan Setapak 24

10 Parit Drainase Cor 24

11 Jalan Setapak 05 12 Jalan Setapak 19 13 Jalan Setapak 20 14 Jalan Setapak 21 15 Jalan Setapak 04 16 Jalan Setapak 04 17 Jalan Setapak 12 18 Jalan Setapak 12 19 Jalan Setapak 23

(53)

Persentase sarana dan prasarana publik yang dibangun = 19/15x 100% = 127

Tahun 2017 adalah tahun keempat renstra, capaian tahun 2017sebesar 127% bila dibandingkan dengan target akhir renstra kecamatan maka capaian kinerjanya mencapai 100 %. Data penunjang capaian kinerja indikator Persentase Tingkat Keterwakilan lembaga masyarakat yang diperoleh dari Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan dan Kelurahan Kecamatan Jambi Selatan.

Capaian kinerja sasaran1 didukung oleh program Pemberdayaan Masyarakat & program penunjang (non urusan) diantaranya program pelayanan administrasi perkantoran, Peningkatan sarana dan prasarana aparatur, Peningkatan disiplin aparatur, Peningkatan kapasitas sumber daya aparatur. Output program Pemberdayaan masyarakat antara lain Terwujudnya pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang terarah dan berkesinambungan, Administrasi tertata dengan baik, tersedianya bahan material untuk pembangunan sarana dan prasaranan, dimana output tersebut menunjang pencapaian kinerja sasaran.

3.3.2. Sasaran 2

a. Meningkatnya kinerja penyelenggaraan tugas umum pemerintahan kecamatan

(54)

Tabel 3.10

Analisis Pencapaian Sasaran 2

Meningkatnya kinerja penyelenggaraan Tugas Umum Pemerintahan Kecamatan Jambi Selatan

No Indokator Kinerja Satuan

Tahun 2017

%

Tahun 2018

% Target Realisasi Target 1 Persentase keluhan/indeks pengaduan pelayanan administrasi yang di tindak lanjuti % 95 96 101 100 100 Rata-rata Capaian Kinerja 101 100

Sasaran meningkatnya kinerja penyelenggaraan Tugas Umum Pemerintahan Kecamatan dapat dilihat dari 1 (satu) indikator, sebagai berikut :

a. Analisis pencapaian indikator persentase

keluhan/pengaduan pelayanan administrasi yang ditindak lanjuti

Capaian kinerja nyata indikator persentase keluhan/pengaduan pelayanan administrasi yang di tindaklanjuti adalah sebesar 96 % dari target sebesar 95% yang direncanakan dalam Perjanjian Kinerja Tahun 2017, sehingga persentase capaian kinerjanya adalah 101 %.

Laporan Keluhan/ Pengaduan yang masuk melalui Surat masuk ke Subag Umum Kecamatan dan Via Telepon.

Laporan Keluhan/ Pengaduan yang masuk dapat dikategorikan menjadi :

(55)

Lingkungan

2) 1 (satu) keluhan/Pengaduan kategori Reformasi dan tata kelola

3) 1 (satu) keluhan/Pengaduan kategori Infrastruktur 4) 1 (satu) Keluhan/ pengaduan Kategori Bencana Alam

Lingkungan Hidup

5) 1 (Satu) Keluhan/ pengaduan Kategori Lainnya. Untuk kategori lainnya banyak laporan yang langsung ditindaklanjuti namun tidak kami masukkan kedalam pengukuran capaian kinerja.

Untuk melihat Capaian kinerja nyata indikator Persentase keluhan/ pengaduan pelayanan administratif yang ditindaklanjuti, dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel. 3.11

Data Persentase Keluhan / Pengaduan Yang Ditindaklanjuti oleh Kecamatan Jambi Selatan

No Kategori

Keluhan/Pengaduan

Jumlah Laporan

Tindak

Lanjut Capaian Kasi Yang Menangani

1 Kesehatan 2 2 100 % Kesejahteraan Sosial

dan Trantib

2 Reformasi Birokrasi dan

Tata Kelola 1 1 100 % Sekretaris

3 Infrastruktur 1 1 100 % PMK

4

Penanggulangan Bencana Alam dan Lingkungan

1 1 100 % PMK dan Trantib

5 Topik Lainnya 1 1 100 % Trantib

J U M L A H 6 6

(56)

Jumlah Keluhan/ Pengaduan yang paling banyak terdapat di kategori Kesehatan dengan jumlah Keluhan/ pengaduan sebanyak 2 (dua) pengaduan.

1) Keluhan/ Pengaduan Kategori Bidang Kesehatan

Keluhan/ Pengaduan terhadap Kategori Kesehatan teradapat 2 (dua) Keluhan/ Pengaduan yang dilaporkan oleh masyarakat dikarenakan adanya wabah penyakit demam berdarah dan pencemaran air lingkungan akibat adanya kegiatan SPBU depan persijam.

Solusi untuk Keluhan/ Pengaduan terhadap kategori Kesehatan sudah ditindaklanjuti oleh Kecamatan Jambi Selatan melalui Kasi Kesejahteraan Sosial dengan melakukan fogging dan bekerjasama dengan Instansi terkait (PUSKESMAS dan Dinas Lingkungan Hidup).

2) Keluhan/ Pengaduan kategori Bidang Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola

Keluhan/ Pengaduan terhadap kategori Bidang Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola terdiri dari 1 (satu) keluhan yang berkaitan dengan pungutan liar, namun dapat kami lakukan tindakan preventif sehingga tidak sampai ke proses penegakan hukum.

Solusi untuk Keluhan/ Pengaduan Kategori Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola sudah ditindaklanjuti oleh Kecamatan Jambi Selatan melalui Sosialisasi Saber Pungli yang dilaksanakan oleh Tim Satgas Saber Pungli Mapolda Jambi dan penegasan kembali sikap melalui pencetakan logo dan nomor aduan dalam setiap surat pelayanan. 3) Keluhan/ Pengaduan Kategori Bidang Infrastruktur

Gambar

Gambar 1.2.  Gambar 1.2 Struktur Organisasi .....................................   14  Tabel 2.1
Tabel 3.14.  Data  Persentase  Temuan  Inspektorat  Yang  Ditindaklanjuti .............................................................
tabel berikut :

Referensi

Dokumen terkait

atas segala rahmat, taufiq serta hidayah-Nya yang telah diberikan kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul “Manajemen Stres Istri yang

Dari hasil penyebaran kuesioner kepada 99 orang responden pelaku pergerakan bekerja perumahan di Antapani yang bertempat tinggal di Perumahan Griya Bumi Antapani I terdapat

Berdasarkan analisis dari hasil dan pembahasan penelitian, didapatkan hasil yang tidak bermakna secara statistik (p=0.5) pada kejadian komplikasi pada proses penyembuhan

Kinerja keuagan perusahaan PT Astra Agro Lestari Tbk dengan menggunakan metode EVA (Economic Value Added) dikatakan bahwa dari tahun 2011 sampai tahun 2015 bernilai

Prosedur Penelitian (Satu Pendekatan Praktek) Edisi Revisi XI.. instrument penelitian berkenaan dengan validitas dan reliabilitas instrument dan kualitas pengumpulan data

Agar kepercayaan dan kenyamanan pelanggan TV kabel terjaga maka sistem informasi iuran TV kabel berbasis web merupakan suatu solusi untuk permasalahan yang ada pada

Perusahaan yang memiliki keunggulan biaya menyeluruh dapat memanfaatkan keunggulan ini untuk menetapkan harga rendah atau mengambil marjin laba yang lebih

Dibutuhkan suatu media dalam hal ini adalah aplikasi pada multi platform smartphone, yaitu smartphone berbasis sistem operasi Android, BlackBerry, dan Symbian yang