• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA KERJA (RENJA) TAHUN ANGGARAN 2016

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "RENCANA KERJA (RENJA) TAHUN ANGGARAN 2016"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA KERJA

(RENJA)

TAHUN ANGGARAN 2016

KANTOR KESATUAN BANGSA

DAN POLITIK

KABUPATEN DHARMASRAYA

(2)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang ...

1

1.2 Landasan Hukum ...

3

1.3 Maksud dan Tujuan ...

4

1.4 Sistematika Penyusunan ...

6

BAB II

EVALUASI

PELAKSANAAN

RENJA

SKPD

TAHUN LALU

2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Tahun lalu dan

Capaian Renstra SKPD ...

7

2.2 Analisa Kinerja Pelayanan SKPD ... 10

2.3 Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi ... 12

2.4 Review Terhadap Rancangan Awal RKPD ... 13

2.5 Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan

Masyarakat ... 14

BAB III TUJUAN SASARAN KEGIATAN

3.1 Telaah Terhadap Kebijakan Nasional ...

15

3.2 Tujuan dan Sasaran Renja SKPD ...

16

3.3 Program dan Kegiatan ...

16

(3)

KATA PENGANTAR

Recana Kerja (RENJA) SKPD adalah dokumen perencanaan SKPD

untuk periode 1 (satu) tahun, yang memuat kebijakan, program dan

kegiatan pembangunan, baik yang dilaksanakan langsung oleh pemerintah

daerah maupun yang ditempuh dengan mendorong partisipasi

masyarakat.

RENJA SKPD memiliki fungsi yang fundamental dalam sistem

perencanaan daerah, karena Renja SKPD merupakan produk perencanaan

pada unit organisasi pemerintah terendah dan terkecil yang akan

dilaksanakan pada 1 (satu) tahun kedepan.

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun

2010 tentang pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008

tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi

Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik

Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik

Indonesia Nomor 4817), maka Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik

menyusun RENJA Tahun 2016 sesuai dengan tahapan seperti petunjuk

yang telah ditetapkan pada Peraturan Menteri tersebut.

Penyusunan RENJA adalah sebagai acuan dalam melaksanakan

Program dan Kegiatan tahun Anggaran Tahun 2016 dan tujuannya adalah

(4)

Kerja Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (RKA-SKPD) Kantor

Kesatuan Bangsa dan Politik.

Demikian RENJA Tahun 2016 kantor Kesatuan bangsa dan Politik

disusun dengan harapan dapat menjadi acuan pelaksanaan program dan

kegiatanKantor Kesatuan bangsa dan politik untuk tahun 2016.

Terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan masukan baik

fikiran maupun informasi dalam penyusunan Renja Tahun 2016 Kantor

Kesatuan Bangsa dan politik. Semoga RENJA ini dapat terlaksana dan

tercapai sesuai dengan target yang ditetapkan.

Pulau Punjung, Maret 2015

KANTOR KESATUAN BANGSA

DAN POLITIK

KABUPATEN DHARMASRAYA

KEPALA,

Drs. SYAFRIZAL YASIN, MH

NIP. 19580120 198003 1 005

(5)
(6)

BAB I PENDAHULUAN 1. 1. LATAR BELAKANG

Rencana kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renja SKPD) Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Dharmasraya tahun 2016 merupakan penjabaran tahun pertama dari Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renstra –SKPD) Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Dharmasraya 5 tahun yang akandatang . Renja SKPD ini disusun berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan pada tahun – tahun sebelumnya, antisipasi terhadap permasalahan yang akan dihadapi dengan memperhatikan aspirasi stakeholder dan dinamika perkembangan lingkungan strategis.

Untuk mewujudkan pemerintahan yang baik, dilaksanakan melalui pengawasan aparatur, penataan kelembagaan dan ketatalaksanaan, peningkatan kualitas pelayanan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Proses penyusunan Rencana Kerja Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik sesuai dengan Ketentuan Undang-Undang mengemukakan bahwa Rencana Kerja (Renja) merupakan penjabaran dari Rencana Strategis dan akan dilaksanakan untuk jangka waktu 1 (satu) tahun yang memuat tentang kebijakan, program dan kegiatan pembangunan baik yang dilaksanakan langsung oleh pemerintah daerah maupun yang ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat. Mengacu pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005 dimana fungsi Renja SKPD menerjemahkan dan mengoperasionalkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) ke dalam program dan kegiatan SKPD sedemikian rupan sehingga berkontribusi pada pencapaian tujuan dan program SKPD secara keseluruhan dan tujuan strategis jangka menengah yang tercantum dalam Renstra SKPD serta sebagai proses penyusunan RAPBD.

(7)

Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Dharmasraya berdiri pada tanggal 19 oktober 2006 Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Dharmasraya Nomor 8 Tahun 2005 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat/Badan/Kantor Kabupaten Dharmasraya yang Mengacu pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2003 tentang Pedoman Organisasi Perangkat Daerah Sebagai unsur Perumus dan Pelaksana Kebijakan teknis Pemerintah Daerah dibidang Kesatuan Bangsa,Politik dan Perlindungan Masyarakat dalam Penanggulan Bencana Alam.

Kemudian dengan Lahirnya Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah, maka di Pemerintahan Kabupaten Dharmasraya telah Menyingkapi dengan disyahkannya Peraturan Daerah Kabupaten Dharmasraya Nomor 7 Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Dharmasraya pada Tanggal 19 Mei 2009, yang mana Kantor Kesatuan Bangsa dan politik Kabupaten Dharmasraya mengalami Perubahan nama Menjadi Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Dharmasraya. Pada tahun 2010 disyahkan lagi Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2010 tentang Sisitem Organisasi Tata Kerja Dinas/ Kantor Daerah Kabupaten Dharmasraya dimana kantor Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat mengalami perubahan nama Menjadi Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Dharmasraya.

Sejalan dengan perkembangan ilmu dan teknologi maka dibidang pemerintahan sekarang ini telah terjadi perubahan yang besar sekali, diantaranya adalah terwujudnya tata kepemerintahan yang demokratis (democratic and good governance). Upaya untuk menciptakan sistem pemerintahan yang demokratis, bersih dan berwibawa selalu menjadi obsesi bagi rakyat dan pemerintahan di zaman modern sekarang ini. Keberhasilan pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan ini dan pembangunan yang telah

(8)

dicapai, diperlukan adanya perwujudan kemampuan serta kesungguhan aparatur negara untuk menjadi insan berkualitas, profesional dan bertanggung jawab dalam menangani berbagai permasalahan sehingga keberhasilan yang telah dicapai dapat terus dipelihara dan ditingkatkan serta diarahkan pada peningkatan sumber daya manusia. Peningkatan SDM dan profesionalisme pada aparatur negara terus ditingkatkan guna mewujudkan aparatur negara yang dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat secara profesional, jujur, adil dan merata dalam penyelenggaraan tugas negara, pemerintahan dan pembangunan.

1.2. LANDASAN HUKUM

Landasan hukum dalam penyusunan Rencana Kerja dan pelaksanaan program dan kegiatan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Dharmasraya Tahun 2015 :

a. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999;

b. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;

c. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara;

d. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional

e. Undang-Undang 23 Tahun 2014 tentangPemerintahan Daerah

f. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah

g. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Dalam Negeri Nomor 56 Tahun 2007

(9)

h. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah i. Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2010 tentang

Pembentukan Organisasi dan Lembaga Teknis.

1.3 MAKSUD DAN TUJUAN

Seperti tercantum pada pasal 7 ayat (1) dan pasal 15 ayat (3) Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dinyatakan bahwa Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menyiapkan rancangan Rencana Kerja (Renja) SKPD yang memuat Visi, Misi, Tujuan, Strategi, Kebijakan, Program dan Kegiatan Pembangunan yang disusun sesuai dengan Tupoksi SKPD serta berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah, yang setiap tahunnya sebagai pedoman dalam pembuatan Rencana Kerja (Renja) SKPD.

Maksud penyusunan Rencana Kerja (Renja) adalah sebagai acuan dalam melaksanakan program dan kegiatan Tahun Anggaran 2016 dan tujuannya dalah untuk memastikan bahwa dokumen tersebut sebagai bahan penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA), Prioritas dan Pagu Anggaran Sementara (PPAS) dan Rencana Kerja Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (RKA-SKPD) Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Dharmasraya

Sesuai dengan ketentuan tersebut di atas, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Dharmasraya menyusun Rencana Kerja tahun 2015 dengan tujuan sebagai berikut :

1. Meningkatkan Rasa Kebangsaan Masyarakat guna mewujudkan kehidupan yang aman dan damai

2. Meningkatnya peran Parpol dan Ormas untuk mewujudkan kehidupan yang Demokratis

(10)

Dalam pelaksanaan tugas–tugas sehari–hari Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Dharmasraya , Mempunyai tugas :

“Melaksanakan penyelenggaraan pemerintah daerah dibidang wawasan Kebangsaan dan Politik dalam Negeri. “

Untuk menyelenggarakan Tugas Pokok tersebut, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik mempunyai fungsi :

1) Perumusan Kebijakan Teknis di Bidang Kesatuan Bangsa, Wawasan Kebangsaan, Pembauran Bangsa Nilai-nilai Kebangsaan dan Pemantapan Nilai-nilai Kepahlawanan.

2) Perumusan Kebijakan Teknis dan mediasi penyelesaian perselisihan antar Kecamatan dan Nagari serta penyelesaian perselisihan masyarakat.

3) Mediasi Perselisihan Partai Politik.

4) Mengkoordinasikan dan mengkomunikasikan informasi dari berbagai sumber mengenai potensi, gejala atau peristiwa yang menjadi ancaman stabilitas nasional dan daerah.

5) Fasilitasi penyelenggaraan pendidikan pengembangan sistem politik dan sosialisasi kebijakan politik.

6) Fasilitasi peningkatan komitmen persatuan dan kesatuan nasional.

7) Fasilitasi hubungan lembaga Legislatif dan Eksekutif.

8) Pelaksanaan koordinasi dan fasilitasi hubungan Partai Politik, Organisasi Kemasyarakatan dan Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) serta penyaluran aspirasi Masyarakat.

9) Pemberian rekomendasi perizinan riset/penelitian. 10) Fasilitasi penyelenggaraan pemilu.

11) Koordinasi pelaksanaan sosialisasi penegakan hukum dan Hak Azasi Manusia (HAM) serta keserasian kebijakan peningkatan kualitas anak dan pendidikan.

(11)

13) Pengkajian masalah strategis di bidang politik, ekonomi, sosial dan budaya.

14) Pengembangan komunikasi politik, informasi dan media masa.

15) Peningkatan Kenyamanan dan Keamanan Lingkungan.

16) Evaluasi pelaksanaan kebijakan dibidang kesatuan bangsa, politik dan Perlindungan Masyarakat.

17) Pemberian sosialisasi tentang bahaya penggunaan miras dan narkoba

1.4 SISTEMATIKA PENYUSUNAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Landasan Hukum 1.3 Maksud dan Tujuan 1.4 Sistematika Penulisan

BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU 2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Tahun lalu dan Capaian

Renstra SKPD

2.2 Analisis Kinerja Pelayanan SKPD

2.3 Isu-isu penting penyelenggaraan Tugas Fungsi SKPD Identifikasipermasalahan berdasarkan Tupoksi

2.4 Review terhadap rancangan awal RKPD

2.5 Penelaahan usulan program dan kegiatan masyarakat BAB III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN 3.1 Telaah terhadap kebijakan nasional

3.2 Tujuan dan sasaran Renja SKPD 3.3 Program dan Kegiatan

(12)

BAB II

EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU 2.1 EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU DAN

CAPAIAN RENSTRA SKPD

Pada tahun 2014, secara umum pelaksanaan kerja di Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Dharmasraya berjalan dengan lancar, dari jumlah total belanja sebesar Rp. 1.330.202.704,- terealisasi Rp. 1.228.771.865,- dengan rincian belanja tidak langsung dengan pagu Rp. 558.231.854 terealisasi sebesar Rp. 558.118.821,- atau (99,98%) dan belanja langsung dengan pagu Rp. 771.970.850,- dengan realisasi sebesar Rp. 670.653.044,- (86,88%).

Dalam belanja langsung terdapat 6 program dan 29 kegiatan yakni dengan rincian program sebagaiberikut :

1. Program pelayanan administrasi perkantoran, dengan jumlah dana Rp. 278.963.050,- dengan realisasi Rp. 269.383.844,- atau 96,57%

2. Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur, yang terdiridari 2 kegiatan yakni pemeliharaan berkala gedung kantor dan pemeliharaan berkala kendaraan bermotor. Jumlah dana pada program tersebut yakni Rp. 69.920.000,- dengan realisasi Rp. 67.656.000,- atau 97%

3. Realisasi Program Pengembangan Wawasan Kebangsaan dengan indikator kinerja kegiatan yakni :

a. Forum Pemantapan Wawasan Kebangsaan

1. Dana yang tersedian yakni Rp. 34.152.000,- dengan realisasi anggaran 33.297.800.

2. Kegiatan ini yakni dalam bentuk sosialisasi terhadap guru PPKn SMP dan SMA se-Kab. Dharmasraya dengan target peserta 80 orang dan terealisasi 80 orang (100%)

(13)

4. Kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar karena dukungan dana dan sumber daya aparatur.

b. Cerdas Cermat Empat Pilar Kebangsaan

1. Dana yang tersedian yakni Rp. 48.328.800,- dengan realisasi anggaran 41.883.000,-.

2. Kegiatan ini yakni dalam bentuk lomba cerdas cermat dengan peserta perwakilan SD, SMP dan SMA masing-masing 3 orang persekolah se-Kab Dharmasraya yang terealisasi hanya peserta SMP dan SMA.

3. Pada tahun 2013 tidak ada kegiatan tersebut

4. Kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar akan tetapi hanya diikuti oleh perwakilan SMP dan SMA karena keterbatasan dukungan dana dan sumber daya aparatur maka perlombaan cerdas cermat untuk tingkat SD tidak dilaksanakan.

4. Realisasi Program/ Kegiatan Pendidikan Politik Masyarakat dengan indikator kinerjayakni :

a. Rapat Koordinasi Partai Politik

1. Dana yang tersedian yakni Rp. 26.428.000,- dengan realisasi anggaran 26.316.000.

2. Kegiatan ini yakni dalam membahas berbagai isu berkaitan dengan partai politik dan perkembangannya diikuti oleh 12 perwakilan pengurus partai politik tingkat Kabupaten Dharmasraya dengan target peserta sebanyak 12 partai politik dengan masing-masing perwakilan partai 5 orang.

3. Pada tahun 2013 kegiatan tersebut dengan realisasi sama dengan tahun lalu yakni 12 partai politik dengan masing-masing perwakilan partai 5 orang.

4. Kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar karena dukungan dana dan sumber daya aparatur.

(14)

b. Pembinaan Administrasi Partai Politik

1. Dana yang tersedian yakni Rp. 28.488.800,- dengan realisasi anggaran 27.572.000,-.

2. Kegiatan ini yakni dalam rangka memfasilitasi bantuan keuangan partai politik terhadap bantuan dana hibah pemerintah daeerah terhadap partai politik sebanyak 12 partai politik.

3. Pada tahun 2013 kegiatan tersebut dengan realisasi sama dengan tahun lalu yakni 12 partai politik.

4. Kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar karena dukungan dana dan sumber daya aparatur.

5. Realisasi Program Peningkatan Pemberantasan Penyakit Masyarakat dengan Kegiatan dengan indikator kinerja sebagai berikut :

a. Penyuluhan Pencegahan Peredaran/ Penggunaan Minuman Keras dan Narkoba

1. Dana yang tersedia yakni Rp. 71.424.000,- dengan realisasi anggaran Rp. 56.231.000.-

2. Kegiatan ini yakni dalam memberikan penyuluhan kepada generasi muda dengan target 300 orang. Dengan realisasi 300 orang yang mana peserta perwakilan siswa Tingkat SMA se Kecamatan Pulau Punjung dan Kecamatan IX Koto.

3. Pada tahun sebelumnya kegiatan tersebut dilaksanakan terus yang mana tahun 2013 dilaksanakan di Kecamatan Koto Baru sebanyak 300 orang.

4. Kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar karena dukungan dana dan sumber daya aparatur.

b. Operasional Tim Terpadu Penanganan Gangguan Keamanan Dalam Negeri

1. Dana yang tersedian yakni Rp. 54.230.000,- dengan realisasi anggaran Rp. 30.235.000,-.

(15)

2. Kegiatan ini yakni dalam rangka penanganan gangguan keamanan dalam negeri sebanyak 6 kasus dengan realisasi sebanyak 1 kali.

3. Pada tahun 2013 kegiatan tersebut dengan realisasi sama dengan tahun lalu yakni 12 partai politik.

4. Kegiatan ini dapat tidak dapat berjalan dengan lancar karena tidak adanya kasus yang harus diselesaikan oleh tim terpadu tersebut. Dalam perencanan tersebut dalam rangka antisipasi berbagai konflik pada tahun 2013 yang mana merupakan tahun politik.

c. Koordinasi dan Operasional Kominda

1. Dana yang tersedia yakni Rp. 140.487.000,- dengan realisasi anggaran Rp. 124.398.400,-.

2. Kegiatan ini yakni dalam rangka deteksi dini berbagai gangguan ancaman gangguan stabilitas daerah sebanyak 6 kasus yang terealisasi sebanyak 5 kali.

3. Pada tahun 2013 kegiatan tersebut dengan target sebanyak 3 kasus dan terealisasi 3 kasus.

4. Kegiatan ini dapat tidak dapat berjalan dengan lancar karena keterlambatan pengurusan Surat Keputusan Kominda tahun 2014.

2.2 ANALISA KINERJA PELAYANAN SKPD

Secara umum kinerja pelayanan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Dharmasraya dalam melaksanakan tugas pemerintah daerah di bidang kesatuan bangsa dan politik berjalan dengan lancar. Yakni dengan telah dilaksanakannya tugas pokok Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik yang terbagi secara umum terbagi dari 3 program yakni :

a. Program seminar,talk show, diskusi peningkatan wawasan kebangsaan

(16)

Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan wawasan kebangsaan masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk Seminar, yang diikuti oleh 445 orang peserta yang terdiri dari Muspida, Pimpinan Parpol, Pimpinan SKPD, Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan, pelajarSLTP, SMA dan SMK , camat dan Wali Nagari.

Dalam kegiatan ini ditampilkan pembicara David Yama Ditjen Kesbangpol Kemendagri, Seminar ini dilaksanakan satu kali sesuai dengan rencana yang berarti terlaksanan kegiatan ini 100 %.

b. Program peningkatan pemberantasan penyakit masyarakat terdiri dari kegiatan sbb:

Kegiatan penyuluhan pencegahan perredaran dan penggunaan Narkotika Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap bahaya Narkoba tersebut direncanakan satu kali bertempat SMK Sungai rumbai, diikuti oleh 300 orang siswa, yang dibuka secara resmi oleh Bupati Dharmasraya, dengan menampilkan penceramah dari Badan Narkotika Nasioal Provinsi Sumbar dan Polres Dharmasraya. Kegiatan ini telah terlaksana sesuai dengan rencana 1 kali, yang bearti mencapai nilai kinerja 100 %.

SelainPenyuluhantersebut, terdapat duakegiatan lainnya yakni Operasional Tim Kominda dan Penanganan gangguan keamanan dalam negeri. Dalam penanganan gangguan keamanan dalam negeri tersebut, sesuai dengan rencana aksi telah dilaksanakan kegiatan yakni sikap pemerintah perangi paham ISIS.

c. Program Pendidikan politik masyarakat terdiri dari kegiatan sbb: Koordinasi forum forum diskusi Politik Kegiatan ini direncanakan sekali kegiatan, dan telah dilaksanakan dengan baik, yang bearti mencapai nilai kenerja 100 %.

Rapat koordinasi Parpol Kegiatan ini telah dilaksanakan satu kali, yang telah sesuai dengan rencana, sehingga mencapai nilai kinerja 100 %

(17)

Bantuan operasional Parpol Kegiatan ini yang merupakan kegiatan memfasilitasi Parpol yang memiliki kursi DPRD untuk menyelesaikan administrasi Bantuan Parpol dari dana APBD, melayani 10 parpol. Kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan baik sehingga mencapai nilai kinerja 100%.

2.3 ISU-ISU PENTING PENYELENGGARAAN TUGAS DAN FUNGSI SKPD

Dalam menghadapi tahun 2016, perlu diperhatikan isu-isu dalam menjaga kesatuan bangsa dan kehidupan bernegara demi terciptanya ketentraman di masyarakat. Isu penting tersebut yakni salah satunya dalam mencapai prioritas presiden yang baru yang tertuang dalam 9 agenda prioritas (nawacita). Dalam agenda prioritas nawacita tersebut Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik terdapat 4 prioritas yang harus dipenuhi yakni:

a. Prioritas 1, Menghadirkan kembali Negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberi rasa aman pada seluruh WN.

b. Prioritas 2 Membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokrastis dan terpercaya

c. Prioritas 8, Melakukan revolusi karakter bangsa

d. Prioritas 9, Memperteguh kebhinekaan dan memperkuat restorasisosial

Dalam menghadi isu tersebut, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Dharmasraya memperhatikan :

1. Dalam meningkatkan wawasan kebangsaan, perlu ditingkatkan pemahaman masyarakat tentang kehidupan bernegara serta dapat mendukung rasa cinta tanah air. Masyarakat yang sadar akan wawasan kebangsaaan akan peduli terhadap negara sehingga dapat turut andil dalam menghadapi pemilihan Kepala Daerah.

(18)

2. Dalam melaksanakan tahun 2016 yakni masyarakat harus dibekali tentang arti dan makna dari kegiatan politik sehingga berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan perlu dilakukan tindakan untuk mencegah agar tidak terjadi gejolak di masyarakat. Kegiatan pencegahan dapat dilakukan yakni dengan melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat maupun partai politik.

3. Dalam pemantauan dan penanganan penyakit masyarakat dan konflik dilakukan dengan cermat. Berbagai konflik dan penyakit masyarakat dan konflik dapat menjadi bahan permainan politik seperti mengambil keuntungan dari isu tersebut.Konflik – konflik tanah ulayat dan batas daerah yang dapat memicu konflik social masih rawan terjadi

2.4 REVIEW TERHADAP RANCANGAN AWAL RKPD

Dalam pemecahan masalah isu – isu strategis tersebut, rancangan awal terhadap kegiatan di Kesbangpol pada tahun 2016 terdiri dari 6 program dan 30 kegiatan yakni :

1. Program administrasi perkantoran, tujuan dari program tersebut yakni pemenuhan penunjang administrasi perkantoran yang terdiri dari 13 kegiatan.

2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur yang terdiri 3 kegiatan.

3. Program peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur yang terdapat 1 kegiatan yakni pendidikan pelatihan dan pendidikan formal.

4. Program Pengembangan Wawasan Kebangsaan yang terdiri dari 4 kegiatan.

5. Program Kemitraan Pengembangan Wawasan Kebangsaan yang terdiri dari 1 Kegiatan.

6. Program pendidikan politik masyarakat yang terdiri dari 4 kegiatan.

(19)

7. Program peningkatanpemberantasanpenyakitmasyarakat yang terdiridari 6 kegiatan.

2.5 PENELAAHAN USULAN PROGRAM DAN KEGIATAN MASYARAKAT

Usulan program dan kegiatan hasil MUSRENBANG tahun 2016 secara spesifik dalam penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi pada Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Dharmasraya pada rencana kerja Tahun 2016 tidak ada yang diusulkan dalam bentuk program/kegiatan.Usulan yang langsung di dapat dari masyarakat yakni kesbangpol diharuskan untuk dapat mewujudkan rasaa aman dan harmonis di masyarakat, dapat memberikan pendidikan politik pada masyarakat serta memperteguh kebhinekaan dan rasa cinta tanah air.

(20)

BAB III

TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN 3.1 Telaah terhadap kebijakan Nasional

Kebijakan Nasional yang terkait dengan sasaran makro pembangunan dan prioritas pembangunan pada pemerintah daerah bertujuan semakin meningkatnya kualitas pelayanan pemerintah. Dengan Sasarannya semakin kuatnya kelembagaan SKPD dalam penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi pelayanan kepada masyarakat dengan indikator meningkatnya kepuasan masyarakat dan menurunnya kasus pengaduan masyarakat terhadap pelayanan.

Dalam Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999, Visi didefenisikan sebagai pandangan jauh kedepan, kemana Instansi Pemerintah harus dibawa dan bekerja agar tetap konsisten dan dapat eksis, antisipatif dan inovatif serta produktif, lebih lanjut dinyatakan bahwa Visi yang diinginkan oleh Institusi Pemerintah, maka dirumuskan Visi Kantor Kesatuan Bangsa, dan Politik Kabupaten Dharmasraya yaitu : “Terwujudnya Masyarakat

Dharmasraya yang Demokratis, Harmonis dan Berkarakter pada Tahun 2020”.

Untuk mencapai visi tersebut ditetapkan Misi Kantor Kesatuan Bangsa, dan Politik Kabupaten Dharmasraya sebagai berikut : 1. Meningkatkan kesadaran dan partisipasiaktif masyarakat

menuju kehidupan yang demokratis

2. Meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam rangka deteksi dini Ancaman, Gangguan, Hambatan dan Tantangan (AGHT)

3. Terjalinnya rasa kesatuan dan persatuan dengan semangat wawasan kebangsaan semangat cinta tanah air.

(21)

3.2 Tujuan dan Sasaran Renja SKPD

Untuk mendukung prioritas pembangunan daerah sesuai tujuan dan sasaran yang diharapkan dilaksanakan melalui penyusunan rencana kerja program dan kegiatan pada SKPD Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik. Tujuan dan Sasaran Rencana Kerja Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik adalah :

a. Pendidikan Politik Masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dengan memberikan pendidikan politik masyarakat; b. Peningkatan Pemberantasan Penyakit Masyarakat yakni untuk

memberikan rasa kenyamanan di lingkungan masyarakat terhadap permasalahan penyakit masyarakat yang meresahkan masarakat.

c. Peningkatan wawasan kebangsaan yakni untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang wawasan kebangsaan;

3.3 Program dan Kegiatan

Program adalah bentuk instrumen kebijakan yang berisi satu atau lebih kegiatan yang dilaksanakan oleh SKPD atau masyarakat, yang dikoordinasikan oleh pemerintah daerah untuk mencapai sasaran dan tujuan pembangunan daerah. Kegiatan adalah bagian dari program yang dilaksanakan oleh satu atau beberapa SKPD sebagai bagian dari pencapaian sasaran terukur pada suatu program, dan terdiri dari sekumpulan tindakan pengerahan sumber daya baik yang berupa personil (sumber daya manusia), barang modal termasuk peralatan dan teknologi,dana, atau kombinasi dari beberapa atau kesemua jenis sumber daya tersebut,sebagai masukan (input) untuk menghasilkan keluaran (output) dalam bentuk barang/jasa. Rumusan Program dan Kegiatan Tahun 2016 Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Dharmasraya tersusun sebagaimana tabel berikut :

(22)

BAB IV PENUTUP

Rencana kerja tahunan merupakan terjemahan dan operasional yang tercantum dalam program dan kegiatan SKPD yang berkontribusi untuk pencapaian tujuan strategis jangka menengah yang tercantum dalam Rencana Strategis SKPD. Rencana kerja dibuat terkait dengan visi dan misi organisasi untuk memenuhi target kinerja dari program dan kegiatan SKPD.

Penyusunan Rencana Kerja (RENJA) Tahun 2016 ini juga merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban atas program kerja Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Dharmasraya selama Tahun Anggaran 2015, dan sebagai pengukur rencana capaian kinerja organisasi yang akan dilaksanakan baik secara tim, individu maupun institusi organisasi dalam 1 (satu) tahun ke depan. Disamping itu, untuk lebih meningkatkan aktivitas dan kreatifitas aparatur dalam pelaksanaan disiplin dan loyalitas yang tinggi demi mengemban Visi dan Misi Terwujudnya Masyarakat Dharmasraya yang Demokratis, Harmonis dan Berkarakter pada Tahun 2020.

Pulau Punjung, Maret 2015 KANTOR KESATUAN BANGSA DAN

POLITIK

KABUPATEN DHARMASRAYA KEPALA

Drs. SYAFRIZAL YASIN, MH NIP. 19580120 198003 1 005

(23)

Lokasi Target Capaian Kinerja dana/ Pagu Indikatif Dana Capaian Kinerja Dana/Pagu Indikatif 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1 19 01 01 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

1 19 01 01 01 Penyediaan jasa surat menyurat Meningkatnya Jumlah Kebutuhan surat

menyurat Pulau Punjung 12 Bulan 5,664,000 APBD 5,947,200

1 19 01 01 02 Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan Listrik Jumlah jasa Pulau Punjung 12 Bulan 52,422,846 APBD 55,043,988 1 19 01 01 06Penyediaan jasa pemeliharaan dan perizinan kendaraan dinas/operasional Jumlah Kendaraan Dinas Pulau Punjung 12 bulan 1,573,000 APBD 1,651,650 1 19 01 01 07 Penyediaan jasa administrasi keuangan Jumlah Pejabat Pengelola Keuangan Pulau Punjung 12 bulan 77,013,000 APBD 80,863,650 1 19 01 01 08 Penyediaan jasa kebersihan kantor Jumlah Jasa kebersihan kantor Pulau Punjung 12 Bulan 91,248,500 APBD 95,810,925 1 19 01 01 09 Penyediaan jasa perbaikan peralatan kerja Jumlah sarana dan prasarana kantor yang

baik Pulau Punjung 12 Bulan 9,025,000 APBD 9,476,250

1 19 01 01 10 Penyediaan Alat Tulis Kantor Jumlah alat tulis kantor Pulau Punjung 12 Bulan 38,684,200 APBD 40,618,410 1 19 01 01 11 Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Jumlah barang cetak dan pengadaan Pulau Punjung 12 Bulan 47,723,950 APBD 50,110,148 1 19 01 01 12 Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor Jumlah komponen instalasi listrik/penerangan Pulau Punjung 12 Bulan 5,087,000 APBD 5,341,350 1 19 01 01 14 Penyediaan peralatan rumah tangga jumlah peralatan rumah tangga yang tersedia Pulau Punjung 12 Bulan 9,962,300 APBD 10,460,415 1 19 01 01 17 Penyediaan bahan bacaan dan perundang-undangan Jumlah bahan bacaan dan aturan

perundang-undangan Pulau Punjung 12 Bulan 19,750,000 APBD 20,737,500

1 19 01 01 18 Penyediaan makanan dan minuman Jumlah rapat-rapat kantor Pulau Punjung 12 Bulan 56,442,000 APBD 59,264,100 1 19 01 01 19 Rapat-rapat kordinasi dan konsultasi ke luar daerah Jumlah koordinasi dan konsultasi Pulau Punjung 12 Bulan 437,948,239 APBD 459,845,651 1 19 01 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

1 19 01 02 09 Pengadaan Peralatan Gedung Kantor Jumlah Pengadaan peralatan Gedung Kantor Pulau Punjung 12 Bulan

1 19 01 02 22 Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor Gedung kantor yang disewa Pulau Punjung 12 Bulan 67,002,000 APBD 70,352,100 1 19 01 02 24 Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional Jumlah kendaraan Dinas yang diservice/pelihara Pulau Punjung 12 Bulan 58,778,000 APBD 61,716,900 1 19 01 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

1 19 01 05 01 Pendidikan dan Pelatihan Formal Jumlah PNS yang mengikuti Diklat/Bintek Pulau Punjung 12 Bln 31,877,000 APBD 33,470,850 1 19 01 17 Program Pengembangan Wawasan Kebangsaan

1 19 01 17 03 Peningkatan kesadaran masyarakat akan nilai-nilai luhur bangsa Jumlah Orang Paham wawasan Kebangsaan Pulau Punjung 250 orang 126,000,000 APBD 105 Orang 132,300,000 1 19 01 17 04 Sosialisasi Pemantapan Ketahanan Bangsa Jumlah orang paham pemantapan Ketahanan Bangsa Pulau Punjung 200 Orang 80,000,000 APBD 105 Oramg 84,000,000 1 19 01 17 05 Penguatan wawasan Bela Negara Jumlah orang paham Penguatan Wawasan Bela Negara Pulau Punjung 150 Orang 80,000,000 APBD 105 Orang 84,000,000 1 19 01 17 06 Forum Pemantapan Wawasan Kebangsaan Jumlah orang paham Nilai - nilai luhur bangsa Pulau Punjung 100 Orang 70,000,000 APBD 105 Orang 73,500,000

1

Penting Program/Kegiatan

(24)

1 19 01 18 03Pentas seni dan budaya, festifal, lomba cipta dalam upaya peningkatan wawasan kebangsaan Jumlah Perwakilan Sekolah yang meningkat wawasan kebangsaannya Pulau Punjung 48 Sekolah 150,000,000 APBD 48 Sekolah 157,500,000 1 19 01 21 Program Pendidikan Politik Masyarakat

1 19 01 21 01 Penyuluhan kepada masyarakat Jumlah orang mengikuti dialog politik Pulau

Punjung,Sitiung,S 800 orang 110,000,000 APBD 805 orang 115,500,000 1 19 01 21 06 Pembinaan Administrasi Partai Politik Jumlah partai politik yang terbina administasi Pulau Punjung 11 partai 150,000,000 APBD 12 partai 157,500,000 1 19 01 21 07 Pembinaan dan Pendataan Ormas/LSM Jumlah ormas/LSM terbinda dan terdata Dharmasraya 50 ormas 100,000,000 APBD 105 Orang 105,000,000 1 19 01 21 08 Pendidikan Politik Bagi Pemilih pemula Jumlah orang generasi muda terdidik politik Pulau Punjung 300 orang 100,000,000 APBD 305 Orang 105,000,000 1 19 01 20 Program Peningkatan Pemberantasan Penyakit Masyarakat

1 19 01 20 01 Penyuluhan pencegahan peredaran/ penggunaan minuman keras dan narkoba jumlah orang paham tentang penyalahgunaan narkoba Pulau Punjung 300 orang 100,000,000 APBD 305 Orang 105,000,000 1 19 01 20 09 Deteksi dini Ancaman Gangguan Hambatan Tantangan (AGHT) di daerah jumlah laporan kasus deteksi dini konflik sosial di daerah dharmasraya 6 laporan 250,000,000 APBD 7 laporan 262,500,000 1 19 01 20 10 Penanganan Konflik Sosial jumlah kasus penanganan konflik sosial di daerah dharmasraya 3 kasus 130,000,000 APBD 4 kasus 136,500,000 1 19 01 20 11 Mediasi dan fasilitasi penanganan masalah aspek konflik sosial jumlah kasus yang di mediasi dan fasilitasi aspek konflik sosial dharmasraya 3 kasus 100,000,000 APBD 4 kasus 105,000,000 1 19 01 20 12 Fasilitasi penyelesaian peredaran dan penyalahgunaan narkoba jumlah kasus narkoba yang terfasilitasi dharmasraya 3 kasus 130,000,000 APBD 4 kasus 136,500,000 1 19 01 20 13 Pengadaan Baliho bahaya penyakit masyrakat jumlah baliho bahaya penyakit masyrakat dharmasraya 10 buah 80,000,000 APBD 10 buah 84,000,000

Referensi

Dokumen terkait

Informan 2 : Kalo dalam tahap perencanaan sih saya ga ikut dalam rapat redaksi yah, paling Produser sama Reporter aja, jadi kalo udah dirapatin buat liputan kemana baru diaksih

Setelah bagian administrasi menerima Rekap Biodata Pegawai (RBP) dan Rekap Absen (RA) akan mengolah kedua data tersebut untuk dibuatkan menjadi Daftar Data

asil penaksiran titik proporsi pada satu populasi' diperoleh ah,a har!a asil penaksiran titik proporsi pada satu populasi' diperoleh ah,a har!a hasil perhitun. hasil

Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa pada umumnya prestasi belajar siswa di SMA se- Kota Tasikmalaya masih kurang optimal hal ini diduga disebabkan oleh kepemimpinan

Semua enzim restriksi endonuklease menempel pada DNA tidak selalu secara spesifik, tetapi ada juga dengan afinitas yang lebih lemah, dan non spesifik, sama dengan protein

Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrument untuk mengukur hasil belajar siswa pada aspek kognitif, yaitu tes hasil belajar siswa

Dalam kajian lebih lanjut dapat disampaikan bahwa pengaruh langsung ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan lebih besar (0,467) dibandingkan pengaruh tidak langsung

Kilroy (1999, p.369) menjelaskan ada tiga indikator yang dapat dipakai untuk mengukur kreativitas yaitu pencarian informasi, diskusi program, dan kesesuaian