• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pemerintah Langgar Konstitusi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pemerintah Langgar Konstitusi"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

05.09 12.31 15.41 18.34 19.43

Ayat Hari Ini

Ayat Hari Ini

Ayat Hari Ini

Ayat Hari Ini

Ayat Hari Ini

RABU, 10 MARET 2021 || RABU, 26 RAJAB 1442 H EDISI 535 TAHUN || Rp. 4500

BACA HAL-7

Ratusan

Wartawan

Sumbar

Divaksin Anti

Covid Hari Ini

Mimbar

Mimbar

Mimbar

Mimbar

Mimbar

Bahaya Minuman Keras

Oleh: Nur Rohmad

BACA HAL-7

“Dan musibah apa pun yang

menimpa kalian adalah disebabkan

oleh perbuatan dosa kalian sendiri,

dan Allah memaafkan banyak (dari

kesalahan-kesalahan kalian)”

(QS asy-syura: 30).

BACA HAL-7

JIKA AGAMA HILANG DARI PJPN 2020-2035

Pemerintah Langgar Konstitusi

Jika frasa agama tersebut nantinya benar-benar dihilangkan dari PJPN, maka ini bisa diartikan bahwa Pemerintah dalam hal ini Kemendikbud RI telah melanggar konstitusi kita, yakni UUD Negara Republik Indonesia (NRI) Tahun 1945 Bab XIII pasal 31 tentang Pendidikan dan Kebudayaan

Pesantren Ramadhan di Padang menujukkan sejalannya pendidikan nasional dengan pendidikan agama.

Meskipun

negara ini kita

sepakati

bukan negara

agama, tetapi

juga bukan

negara

sekuler yang

dasarnya

memisahkan

agama dengan

negara,”

Jakarta, Khazanah Jakarta, Khazanah Jakarta, Khazanah Jakarta, Khazanah

Jakarta, Khazanah — Komite III Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menyoroti mengenai kabar hilangnya frasa ‘agama’ dalam rancangan Peta Jalan Pendidikan Nasional (PJPN) 2020-2035.

Menurut Anggota Komite III DPD RI, HM Fadhil Rahmi Lc, penghilangan frasa ‘agama’ pada rancangan PJPN itu menuai

kontroversi dan telah mendapatkan sorotan dari berbagai ormas Islam, antara lain Muhammadiyah, NU dan MUI.

Karenanya, menurut senator asal Aceh itu, pihaknya mengkritisi rancangan PJPN 2020-2035 itu. Ia-pun meminta agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengkaji ulang ran-cangan PJPN 202-2035 tersebut.

“Jika frasa agama tersebut nantinya benar-benar dihilangkan dari PJPN, maka ini bisa diartikan bahwa Pemerintah dalam hal ini Kemendikbud RI telah melanggar konstitusi kita, yakni UUD Negara Republik Indonesia (NRI) Tahun 1945 Bab XIII pasal 31 tentang Pendidikan dan Kebudayaan,” ujar Fadil Rahmi dalam keterangannya, Selasa (9/3/2021).

“Oleh sebab itu, Mendikbud perlu mengkaji ulang. Karena setiap aturan turunan tidak boleh melanggar peraturan diatasnya. Apalagi, penghilangan frasa ‘agama’ menunjukkan sekularasi pendidikan nasional yang memiliki nilai dasar moral yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama,” tambahnya.

UKW ANGKATAN 15 PWI

BERAKHIR

Devi Diany

Devi Diany

Devi Diany

Devi Diany

Devi Diany

W

W

W

W

Wartawati

artawati

artawati

artawati

artawati

Khazanah

Khazanah

Khazanah

Khazanah

Khazanah

Jadi W

Jadi W

Jadi W

Jadi W

Jadi Wartawan

artawan

artawan

artawan

artawan

Utama T

Utama T

Utama T

Utama T

Utama Terbaik

erbaik

erbaik

erbaik

erbaik

Padang, Khazanah Padang, Khazanah Padang, Khazanah Padang, Khazanah Padang, Khazanah — Ratusan wartawan Sumatera Barat, antusias untuk menda-patkan vaksin antiCovid-19. Antusiasme itu terlihat saat mereka beramai-ramai men-daftarkan diri agar divaksin. Vaksinasi bagi para wartawan Sumatera Barat, akan dilaksanakan hari ini, Rabu (10/3/2021) di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat, mulai pukul 07.30 WIB.

Prakarsa datang dari Ketua Ikatan Jurnalis Telev-isi Indonesia (IJTI) Sumatera Barat, John Nedy Kambang. Ia menghimpun sekitar 150 orang wartawan untuk mau divaksin.

Syiar Islam

Syiar Islam

Syiar Islam

Syiar Islam

Syiar Islam

Padang, Khazanah Padang, Khazanah Padang, Khazanah Padang, Khazanah

Padang, Khazanah – Wartawati Khazanah, Devi Diany, berhasil menjadi peserta terbaik dengan meraih nilai tertinggi pada Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-15 yang digelar PWI bekerjasama dengan Dewan Pers di hotel Grand Inna Muara Padang sejak Senin hingga Selasa kemarin. Devy dinyatakan oleh para pengujinya sebagai wartawan yang sudah berhak menyandang status Wartawan Utama, sebuah kualifikasi tertinggi wartawan ditandai dengan sertifikat Wartawan Utama dari Dewan Pers.

Sedangkan untuk kualifikasi Wartawan Madya peserta terbaiknya adalah Bambang Sulistyo dari Harian Singgalang dan untuk kualifikasi Wartawan Muda, peserta terbaiknya adalah Fredy dari portal fajarharapan.id

TANTANGAN AUDY KE GENIUS UMAR

Pejetski Dunia, Aero Aswar akan ke Pariaman

Padang, Khazanah Padang, KhazanahPadang, Khazanah

Padang, KhazanahPadang, Khazanah – Walikota Pariaman, Genius Umar ditantang oleh Wakil Gubernur Audy Joinaldy jika bisa memfasilitasi wistawan dengan baik, maka Audy berjanji akan mendatangkan juara jetski dunia, Aero Aswar ke perairan Pariaman. Pernyataan Audy itu dilontarkan ketika berlangsung Rapat Koordinasi antara Pemprov Sumbar dengan para Kepada Daerah Kabupaten/ Kota di Auditorium Gubernuran, Padang kemarin. Audy memang menyatakan akan mengundang Aero Aswar jika Walikota Pariaman bisa memfa-silitasi kunjungan wistawan ke Pariaman dengan baik. Aero Aswar adalah cucu Sutan Aswar, seorang pejuang TNI AU dan mantan Anggota MPR RI. Sutan Aswar adalah putra Minang yang mengha-rumkan nama TNI AU di masa perjuangan kemerdekaan.

“Kalau Pak Wali Kota bisa menfasilitasi, kita bisa mendatangi turis asing dan domestik untuk berpariwisata ke pulau-pulau kecil yang ada di

Aero Aswar, juara jetski dunia akan ke Pariaman

Devi Diany bersama dua pengujinya, Dr. Iskandar Zulkarnain dan Mahmud Marhaba BACA HAL-7

Rumah Zakat,

Kecil tapi Hebat

Jakarfta, Khazanah Jakarfta, Khazanah Jakarfta, Khazanah Jakarfta, Khazanah Jakarfta, Khazanah — Pandemi Covid-19 membuat tingkat kepedulian masyarakat ikut terangkat. Hal ini dibuk-tikan juga oleh Rumah Zakat yang banyak membantu mas-yarakat, khususnya UMKM. Upaya tersebut mendapat apresiasi dari Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mat-talitti.

Rumah Zakat adalah Wor-ld Digital Charity Oganization yang mengelola zakat, infak, sedekah, serta dana sosial lainnya melalui program-program pemberdayaan masya-rakat. Rumah Zakat juga merupakan lembaga filantropi yang peduli terhadap kema-nusiaan.

Di masa pandemi Covid-19, Rumah Zakat telah me-nyalurkan sejumlah bantuan untuk pemulihan UMKM. Memang tidak besar. Bantuan yang disalurkan di kisaran 2

BACA HAL-7

BACA HAL-7

“Itulah hukum-hukum Allah, dan barang siapa yang melanggar hukum-hukum Allah, maka sesungguhnya dia telah berbuat zalim terhadap dirinya sendiri”

(QS ath-Thalaq: 1)

BACA HAL-7

Diriwayatkan dari sahabat Abu Tsa’labah al-Khusyani, Jurtsum bin Nasyir radhiyallahu ‘anhu dari Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya Allah mewajibkan kewajiban-kewajiban, maka jangan dilalaikan, Allah membuat batas-batas maka jangan dilanggar dan Allah mengharamkan beberapa perkara maka jangan diterjang” (HR ad-Daraquthni)

Siapa pun yang ingin selamat dan meraih derajat tinggi di akhirat, maka ia wajib bertakwa kepada Allah ta’ala. Karena takwa adalah jalan keberuntungan dan kebahagiaan. Orang yang cerdas adalah orang yang mampu menundukkan nafsunya dan memaksanya untuk bertakwa. Lebih-lebih di masa kita sekarang ini. Dari hari ke hari, kemungkaran semakin menyebar luas dan keburukan serta kemaksiatan di tengah-tengah masyarakat terus meningkat. Setan menyesatkan banyak hamba Allah sehingga ia mengalihkan mereka dari jalan takwa. Sebagian disesatkan oleh setan sampai pada batas kekufuran. Dan sebagian yang lain

(2)

2

RABU, 10 MARET 2021 RABU, 26 RAJAB 1442 H

PEMPROV DIMINTA SIAPKAN PENERJEMAH BAHASA ISYARAT

Penyandang Disabilitas

Kesulitan Mendapatkan Informasi

Padang, Khazanah— Padang, Khazanah— Padang, Khazanah— Padang, Khazanah— Padang, Khazanah— Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) Sumatra Barat (Sumbar) dan sejumlah organisasi penyandang disabilitas mengunjungi Pemprov Sumbar, Selasa (9/3/2021), dan melakukan pertemuan dengan Asisten I Devi Kurnia dengan difasilitasi oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang.

Perwakilan Gerkatin meminta kepada Asisten I Pemprov Sum-bar Devi Kurnia agar Gubernur Sumbar memiliki penerjemah bahasa isyarat. Hal ini diharapkan bisa memperlancar komunikasi pemerintah dengan penyandang tuna rungu.

Ketua Gerkatin Sumbar Feri-naldi sebagai penyandang tuna rungu berharap kepada Gubernur Mahyeldi dan Wakil Gubernur Audy Joinaldy yang baru dilantik, agar programnya, visi dan misi dilakukan sejumlah perubahan terutama terkait pemenuhan hak-hak disabilitas.

“Programnya belum inklusif bagi disabilitas, harapan saya program unggulan ini diubah agar hak disabilitas bisa dipenuhi,” katanya. Dia dan penyandang tuna rungu lainnya mengaku kesulitan mendapat informasi karena selama ini belum terpenuhi. Hal ini disebabkan karena tidak ada penerjemah bahasa isyarat bagi orang sepertinya dari pemerintah tentang pembangunan di Sumbar maupun informasi seputar pena-nganan covid-19.

“Belum ada penerjemah bahasa

isyarat, saya harap gubernur baru agar bisa memenuhi hak disa-bilitas khususnya akses informasi untuk kami, penerjemah bahasa isyarat,” harapnya.

Asisten I Pemprov Sumbar Devi Kurnia, mengatakan gube-rnur saat ini ada agenda yang tidak bisa diwakilkan, sehingga dirinya ditugaskan untuk bertemu dengan teman-teman penyandang disabilitas. Pemprov Sumbar saat ini sedang memproses peraturan daerah (perda) untuk perlindungan dan pemenuhan hak disabilitas. Terkait, adanya permintaan tersebut, dirinya akan menyam-paikan aspirasi itu kepada guber-nur. Pemprov akan menindaklan-jutnya, sehingga kelompok tuna rungu bisa mendapatkan akses informasi.

“Itu bagian dari harapan mereka, agar setiap kegiatan pemerintah daerah yang melib-atkan orang banyak atau publik supaya didampingi dengan pene-rjemah bahasa isyarat,” akhirnya.

 Inoval Inoval Inoval Inoval Inoval AgeslyAgeslyAgeslyAgeslyAgesly FOTO BERSAMA - Gerkatin Sumbar foto bersama dengan Asisten I Pemprov Sumbar Devi Kurnia usai melakukan pertemuan

KOMITE III DPD RI PRIHATIN

Kekerasan Perempuan Masih Marak

Jakarta, Khazanah— Jakarta, Khazanah— Jakarta, Khazanah— Jakarta, Khazanah— Jakarta, Khazanah—Komisi Nasional (Komnas) Perempuan mencatat ada 299.911 kasus kekerasan terhadap perempuan sepanjang 2020. Angka tersebut menurun signifikan dibandingkan laporan tahun sebelumnya, dimana terdapat 431.471 kasus.

Dari 299.911 kasus kekerasan terhadap perempuan, kasus yang ditangani pengadilan sejumlah 291.677 kasus, lembaga layanan mitra Komnas Perempuan sejumlah 8.234 kasus, dan Unit Pelayanan dan Rujukan (UPR) Komnas Perempuan sebanyak 2.389 kasus. Dari 8.234 kasus yang dita-ngani oleh lembaga layanan mitra Komnas Perempuan, jenis keke-rasan terhadap perempuan tercatat kekerasan terhadap istri (KTI) menempati peringkat pertama dengan 3.221 kasus, kekerasan dalam pacaran 1.309 kasus,

kekerasan terhadap anak perem-puan sebanyak 954 kasus, dan sisanya kekerasan oleh mantan pacar, mantan suami, serta keker-asan terhadap pekerja rumah tangga.

Mendengar catatan tahunan Komnas Perempuan itu, Komite III Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) mengaku prihatin masih maraknya kasus kekerasan terhadap perem-puan. Hal itu diungkapkan, Anggota Komite III DPD RI, Erlinawati, S.H., M.AP.

“Kontadiktif dengan pering-atan kemarin, dimana dilang-sungkan hari perempuan sedunia yang menunjukan keberhasilan perjuangan hak-hak perempuan di berbagai bidang. Namun, disisi lain kita masih mendengar kasus-kasus tentang tindak kekerasan kepada perempuan dan anak

selama periode tahun,” ujar Erlinawati dalam keterangannya, Selasa (9/3/2021).

Senator Kalimantan Barat itu menambahkan, kasus kekerasan terhadap perempuan seperti fenomen gunung es lantaran masih banyak korban yang eng-gan untuk melaporkan.

“Yang lebih miris terkadang orangtuanya masih menganggap permasalahan biasa. Perlindungan perempuan dan anak belum menjadi isu yang menggelitik kaumnya sendiri,” sambung Erlinawati.

Oleh sebab itu, Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kalbar itu mengatakan bahwa Komite III DPD RI yang memiliki salah satu lingkup tugas yakni pada bidang Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak meminta aparat

penegak hukum untuk segera melakukan tindakkan jika menemukan laporan terhadap kasus tersebut.

“Komite III meminta kepada penegak hukum untuk menindak segala laporan terkait dengan kekerasan terhadap perempuan dan memberikan perlindungan secara hukum,” tuturnya.

Lebih lanjut, Erlinawati juga mengaku bahwa pihaknya tak henti-hentinya menggaungkan wacana kesetaraan gender bagi kaum perempuan. Menurutnya, pentingnya peranan perempuan dalam lini kehidupan sehingga peran dan fungsi perempuan harus selalu diperhatikan.

“Komite III mengajak seluruh masyarakat untuk menggaungkan masalah ini agar kesetaraan gender terwujud secara konkrit dan nyata,” tuntasnya.  jer/*jer/*jer/*jer/*jer/*

Walikota Solok Pidato Pertama Kalinya di DPRD

Solok, Khazanah Solok, Khazanah Solok, Khazanah Solok, Khazanah Solok, Khazanah - DPRD Kota Solok menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Pidato Sambutan Walikota Solok masa jabatan 2021-2024 yang pertama di Sekretariat DPRD Kota Solok, Selasa (9/3).

Acara yang diawali dengan coffee morning tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Hj. Nurnisma, SH beserta anggota DPRD Kota Solok. Turut hadir, Forkopimda, Asisten, Staf Ahli, para Kepala OPD, Ketua LKAAM, Bundo Kanduang, BUMD dan

undangan lainnya. Hj Nurnisma,SH, saat membu-ka rapat paripurna menyampaimembu-kan ucapan selamat atas dilantiknya Zul Elfian, SH, M.Si sebagai Walikota Solok dan Dr. Rama-dhani Kirana Putra, SE, MM sebagai Wakil Walikota Solok. “Semoga keduanya amanah dan sukses dalam memimpin Kota Solok. Kami berpesan saudara Walikota dan Wakil Walikota Solok yang baru dapat bekerj-asama dan bersinergi dan amanah dalam membangun Kota Solok,”

kata politisi Partai Golkar tersebut. Walikota Solok Zul Elfian dalam pidatonya menyampaikan, dengan telah ditetapkan hasil Pilkada Kota Solok tahun 2020 ini, sekaligus juga menjadi tanda bahwa kontestasi Politik lima tahunan di Kota Solok sudah mencapai fase akhir.

“Kita boleh saja berbeda pilihan, kita boleh saja berbeda suku, kita boleh saja berbeda etnis, kita boleh saja berbeda partai, tetapi darah kita sama, kita adalah warga Kota Solok. Ini yang akan

kita bawa terus. Kita akan mene-ruskan ikhtiar untuk mengha-dirkan persatuan di Kota Solok. dengan demikian, kami mengajak agar fase kampanye, fase perbe-daan pandangan dan pilihan politik yang sudah mencapai titik final ini, disudahi dan diakhiri. Karena mulai hari ini dan ke depan, fase kerja bersama untuk mewujudkan Kota Solok yang diberkahi, melalui pengembangan sektor perdagangan dan jasa yang modern, sudah menanti untuk kita tunaikan bersama-sama. masih banyak program pembangunan prioritas yang masih perlu dilan-jutkan. Tidak saja soal infrastru-ktur, namun tentang bagaimana menggerakkan roda pereko-nomian di tengah pandemi Covid-19 yang masih belum juga bera-khir,” kata Zul Elfian.

Zul Elfian juga menyampaikan tugas tidak berhenti hari ini. Justru tugas dan tantangan yang lebih besar menanti di masa depan. Bukan hanya untuk dirinya dan Ramadhani Kirana Putra, Zul Elfian menyebut bahwa ini adalah kerja bersama seluruh warga Kota Solok untuk menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh warga Kota Solok.

“Tidak ada yang bisa mencegah takdir Allah SWT. Apa yang hari ini terjadi semata-mata

karena pertolongan dan takdir Allah. Kita semua berikhtiar, kita semua berdoa, dan hari ini Yang Maha membolak-balikkan hati, telah menetapkan warga Kota Solok untuk memilih jalan baru bagi perubahan di Kota Solok dan tanggung jawab kita adalah menunaikan amanah ini. Kami sadar, bahwa kami adalah makh-luk yang lemah dengan berbagai kekurangan. amanah yang dititi-pkan di pundak kami berdua bukanlah amanah yang kecil. Insyaallah amanah itu akan datang bersama pertolongan Allah. Karena itu, kami mohon doanya. Doa untuk bisa menunaikan amanah ini,” ujarnya.

Zul Elfian juga mengung-kapkan, agenda pertama dan terutama adalah memastikan warga Kota Solok tetap bersatu. Petahana tersebut mengeaskan pigaknya bukan hanya mengabdi kepada sekelompok orang, bukan hanya mengabdi kepada para pemil-ihnya, tetapi mengabdi kepada seluruh warga Kota Solok. Pesan ini menururnya sudah berulang-ulang disampaikan. Meski ikhtiar ini tentu tidak kecil dan tidak sederhana, Zul Elfian tetap percaya dengan dukungan dan doa bersama, hal itu bisa ditunaikan sebaik-baiknya.

“Kami juga sadar sekali,

bahwa Bapak Reiner beserta Bapak Andri Marant, Bapak Yutris Can beserta Bapak Irman Yefri Adang serta Bapak Ismael Koto dan Bapak Edi Candra adalah putra-putra terbaik Kota Solok yang telah mendarmabaktikan karya terbaiknya untuk Solok yang kita cintai ini. Oleh karena itu, atas nama pemerintah dan masyarakat, kami mengucapkan penghargaan dan terimakasih kepada beliau semua.

“Tugas kita adalah bekerja bersama. Tugas kita adalah meneruskan ikhtiar untuk merawat kebersamaan, kami juga sadar sekali bahwa semua pasangan calon yang berkompetisi dalam Pilkada Kota Solok tahun 2020 yang lalu, kesemuanya adalah para kontestan yang hebat, yang menjunjung tinggi sportivitas dalam berkompetisi, berjiwa besar yang sangat mencintai Kota Solok. Untuk itu, tugas kita ke depan adalah bekerja bersama. Tugas kita adalah meneruskan ikhtiar untuk merawat kebersamaan dan persatuan di Kota Solok ini. Sudah barang tentu kami juga sangat terbuka untuk terus menjalin komunikasi bahkan bertukar fikiran untuk sama-sama membangun Kota Solok yang kita cintai bersama,” tutup Zul Elfian.  rijal islamyrijal islamyrijal islamyrijal islamyrijal islamy

Wira: Tak Ada

Kelangkaan

BBM di Sumbar

Padang, Khazanah— Padang, Khazanah— Padang, Khazanah— Padang, Khazanah—

Padang, Khazanah— Terjadinya antrian di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di Padang, dipastikan Sales Area Manager Pertamina Sumatera Barat I Made Wira Pramarta bukanlah disebabkan adanya kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk wilayah Sumbar, tetapi disebabkan adanya penambahan proses pendataan dengan sistem digital.

Pasalnya, kata I Made Wira kepada media, Selasa (9/3), setiap harinya Pertamina mengirimkan sebanyak 1.435 KL Pertalite, 1.110 KL Bio Solar, Solar 1.600 KL, 501 KL Pertamax, 63 KL Pertamax Turbo, 26 KL Dexlite, dan 4 KL Pertamina Dex untuk Sumbar.

“Tidak langka, kita bebaskan pertalite, pertamax sebanyak-banyaknya. Data solar yang kita kirimkan ke Kota Padang tetap,” ungkapnya.

Bukti tidak adanya kelangkaan BBM disebutkan Made salah satunya yakni dengan adanya 69 Pertamina Shop yang tersebar di 10 kabupaten yang ada di Sumbar.

Menurutnya antrian kendaraan di SPBU terjadi disebabkan oleh bertambahnya proses pendataan dengan sistem digital yang dilakukan oleh Pertamina untuk penyaluran bahan bakar minyak jenis tertentu (JBT).

Dengan selesainya program digitalisasi SPBU Pertamina, maka BPH Migas bersama Pertamina dapat melakukan customer profiling, mulai dari siapa yang membeli, volume pembelian, berapa kali transaksi dilakukan, dan di mana lokasi transaksi.

“Dicatat dulu nopolnya, mungkin prosesnya bertambah.Ada tambahan waktu jadi antrian agak panjang, kadang-kadang jaringan telkom ada masalah, itu yang bikin antri” ujarnya.

Made mengakui bahwa BBM jenis solar yang di distribusikan ke SPBU memang sering habis karena banyaknya kendaraan besar diatas 100 Liter yang menggunakan BBM bersubsidi. Dijelaskan Made tetap dilakukan pencatatan terhadap truk-truk yang tidak seharusnya menggunakan BBM bersubsidi.Sehingga pada saat terdapat pemeriksaan bisa ditelusuri oleh pihak pertamina. “Diatas 100 L harusnya itu tidak menggunakan solar subsidi.Tapi tetap kita catat, suatu saat ketika ada pemeriksaan nopol-nopol mana saja yang menggunakan solar subsidi, nanti akan bisa dicari,” tegas Made.

Made berharap, jika terjadi antrian kendaraan dan kelangkaan BBM di SPBU, masyarakat dapat melaporkan kepada pihak Pertamina dengan melampirkan gambar dan lokasi SPBU.”Dimana lokasinya, nanti kita cek” tutup Made.  rel/jerrel/jerrel/jerrel/jerrel/jer

Pariaman Kembali Gelar Festival

Layang-Layang Danguang

Padang, Khazanah—

Padang, Khazanah— Padang, Khazanah— Padang, Khazanah— Padang, Khazanah— Kota Pariaman kembali menggelar Festival Lomba Layang-Layang Danguang pada tanggal 10 Maret 2021, dan akan menghadiahkan satu ekor sapi, tabanas serta trophy untuk pemenang lomba tersebut.

“Insyaallah pada opening Festival Lomba Layang-Layang Danguang tanggal 10 Maret 2021 ini nanti akan dibuka langsung oleh Walikota Pariaman,” kata Kadis Pariwisata dan

Pariaman Dwi Marhen Yono. Marhen juga mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama antara pemerintah desa dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan Pariaman sebagai kota wisata, perdagangan, jasa yang religius dan berbudaya.

Peserta lomba akan diwajibkan mem-bayar uang pendaftaran sebesar Rp5000. Lomba ini terbuka untuk umum.

“Peserta lomba cukup membayar insert

Rp5.000 saja. Lomba terbuka untuk umum, baik individu maupun komunitas. Kita jadikan festival ini sebagai kegiatan tahunan pariwisata Pariaman,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Desa Koto Marapak, Yuhaldi mengimbau kepada para peserta dan penonton festivak agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Patuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” tuturnya. n Inoval Inoval Inoval Inoval Inoval AgeslyAgeslyAgeslyAgeslyAgesly

(3)

RABU, 10 MARET 2021 RABU, 26 RAJAB 1442 H

3

KLB Partai Demokrat disebut karma politik. Lain indak Mara Karma doh kan bro ? Bobby Nasution akan bedah rumah Ramli. Jan lupo suntik bius Bob !

Arab incar pulau di Aceh buat dibangun. Sudah tu ka Sumbar yo kawan !

RUNDO

Penguatan Peran

Keluarga dan Masyarakat

Dapat Mencegah Anak

Melakukan Tindak Pidana

JJJJJ

AAAAA

NNNNN

OOOOO

PPPPP

AAAAA

TTTTT

IIIII

Berharap Pers

Menjadi “Pagar

Demokrasi”

Kemarin para pekerja pers (wartawan) di Sumatera Barat (Sumbar) disibukan dengan kegiatan ujian kompetensi wartawan (UKW). Fakta ini membuktikan para insan pers Sumbar terus berupaya mengasah kemampuannya agar menjadi penyeimbang dan pengawal demokrasi di negeri ini.

Harapan ini tentu bisa terwujud jika pers bisa mempertahankan sikap independen dan tidak berkonspirasi dengan penguasa.

Akan tetapi, meski telah berupaya menjadi “pagar demokrasi” di sisi lain dalam benak masyarakat sejumlah media dianggap tidak mampu bersikap kritis terhadap penguasa, artinya tidak bisa dipandang bisa menjadi penyeimbang dan pengawal demokrasi.

Jika pers tidak lagi menjadi penyeimbang dan pengawal demokrasi dikhawatirkan akan kebablasan karena tidak ada lagi yang mengawalnya.

Kesempatan agar pers bisa menjadi pagar “besi demokrasi” tentu masih tetap ada asalkan pers bisa mempertahankan sikap independen dan tidak berkonspirasi dengan penguasa.

Padahal pascareformasi 1998 kebebasan pers di Indonesia sempat mendapat pujian dan menjadi contoh bagi negara-negara lain di dunia.

UNESCO pun telah bekerja sama dengan Indonesia ketika mulai membangun Dewan Pers pada 1997, dan sejak itu kebebasan pers terus berkembang dan link menjadi salah satu panutan dunia.

Kebebasan pers menimbulkan konsekuensi bahwa tanggung jawab bukan lagi pada censorship, tapi pada kredibilitas internal media dan masyarakat. Keberadaan pers sangat penting sebagai pilar keempat demokrasi yang dapat memberikan kritik dan bersikap kritis kepada pemerintah. Negara tanpa pandangan kritis tidak dapat menjalankan misi untuk menyejahterakan rakyat dan menjalankan negara yang baik dan adil.

Namun belakangan pers dinilai kurang kritis. Mantan presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat mengeluhkannya. SBY mempertanyakan sikap pers. Ia menilai pers tak kritis terhadap pemerintah saat ini dan pers tak seganas seperti saat ia menjadi presiden. Hal itu berbeda dengan yang ia alami saat menjadi presiden. Ia terus dikritik oleh pers.

Saat itu, tak lama setelah menjadi presiden, sebuah koran membuat tulisan dengan judul “Ketika Aktor Kehilangan Panggung”. Tulisan itu mengkritik sikap SBY yang terus melakukan pencitraan. Padahal pemilu sudah selesai dan ia menjadi pemenangnya. Semestinya, SBY bekerja melakukan tugasnya sebagai presiden, yakni memimpin pemerintahan dan negara. Tulisan itu ternyata menyengat SBY.

Namun kini, sebuah media yang lain membuat tulisan yang berjudul: Jokowi’s Hidden Side As ‘Little Soeharto’. Walau tulisan ini bernada positif, tapi menyamakan Jokowi dengan Soeharto tentu membuat aroma yang berbeda.

Dua tulisan dari dua media itu tentu hanya contoh ekstrem. Karena sejumlah media lain juga melakukan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pers yang independen.

Sampai hari ini pers masih tetap kritis jika harus ada yang dikritisi dan dukung jika ada yang harus didukung. Bahkan jika kita bisa menyebutkan, saat ini setidaknya ada dua grup media yang seolah menempatkan dirinya sebagai koran oposisi. Hal itu justru tak ditemukan di periode SBY yang melakukan itu secara konsisten.

Perintah Menutup Aurat

Bukti Islam Muliakan Wanita

OLEH : RAHMIATI AULIA, S.PSI

mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Mahapengampun lagi Mahapenyayang.” (QS Al-Ahzab: 59).

Ayat senada juga terdapat dalam surat An-Nur ayat 31 bahkan lebih ditekankan lagi agar para Muslimah senantiasa menahan pandangan, memelihara kemaluan, dan membatasi auratnya kecuali kepada mahramnya. Dari segi bahasa, aura’ artinya ‘keji’.

Jadi, menutup aurat berarti menutup yang ‘keji’ untuk menampakkan yang mulia. Oleh karena itu, jika seorang perempuan Muslim telah memasuki akil balig yang ditandai dengan datangnya haid, maka baginya wajib menutup seluruh tubuhnya kecuali muka dan telapak tangan (hadits). Karena, sesungguhnya yang ditutupi itu adalah sesuatu yang keji bila ditampakkan di depan orang asing, sehingga bisa menimbulkan fitnah.

Di dalam kitab Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah yang diterbitkan oleh Kementerian Wakaf Negara Kuwait, aurat didefinisikan sebagai bagian tubuh laki-laki atau perempuan yang haram terbuka atau terlihat.

Sesungguhnya pakaian menunjukkan kepribadian seseorang. Oleh karena itu, Allah SWT menegaskan sebaik-baik pakaian adalah takwa. Takwa akan melindungi pemakainya dari azab neraka. Sedangkan salah satu bentuk pelaksanaan takwa kepada-Nya bagi seorang Muslimah adalah menutup auratnya dengan jilbab, seperti disebutkan dalam surat Al-Ahzab.

“Hai Nabi, katakanlah kepada istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, ‘hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka’. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu Islam merupakan agama yang sangat

memuliakan dan menghargai wanita. Bukti Islam sangat menjaga wanita adalah turunnya perintah agar Muslimah menutup auratnya. Isnawati dalam bukunya Aurat Muslimah menuliskan, di antara tujuan utama wanita menutup auratnya adalah agar mereka mudah dikenali dan terhindar dari hal-hal yang tidak baik atau mencelakai dirinya sendiri. Hal ini sebagaimana telah Allah jelaskan di dalam Alquran Surah Al-Ahzab ayat 59, “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin. Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” Maka kata Isnawati, setelah mengetahui sudah menjadi keharusan sebagai manusia, baik laki-laki atau wanita mengenakan pakaian sebagaimana seharusnya sesuai dengan ketentuan Allah. Tujuan pakaian diciptakan yaitu menutup aurat.

Aurat secara bahasa punya banyak makna. Salah satu di antaranya adalah cacat pada mulut, bagian yang harus ditutupi atau sesuatu yang buruk. Di dalam Alquran, kata Isnawati, Allah SWT menyebutkan kata aurat dengan makna sesuatu yang terbuka dan tidak terjaga. Sedangkan definisi aurat menurut para ulama fiqih, di antaranya yang disebutkan oleh Al-Khatib As-Syirbini adalah bagian tubuh yang harus ditutupi dan tidak boleh terlihat dari pandangan-pandangan yang tidak boleh melihatnya dan bagian yang harus ditutupi ketika shalat.

“Beliau menyimpulkan makna aurat adalah mencakup untuk apa-apa yang haram dilihat,” katanya.

Serba Serbi

Serba Serbi

Serba Serbi

Serba Serbi

Serba Serbi

Balai Pemasyarakatan (Bapas) adalah salah satu unit pelaksana teknis pada Kementerian Hukum dan HAM yang bertugas untuk melakukan pembimbingan dan pendampingan terhadap anak yang berkonflik dengan hukum (ABH). Apabila seorang anak melakukan tindak pidana, maka Bapas akan mengutus Pembimbing Kemasyarakatan (PK Bapas) untuk melakukan penggalian data terhadap ABH, melakukan pendampingan dalam proses penyidikan sampai ke pengadilan, dan memberikan rekomendasi dalam penyelesaian perkara anak tersebut.

Sepanjang tahun 2020 silam, Bapas Padang sudah menangani 213 kasus tindak pidana yang dilakukan oleh anak-anak di bawah umur. Di Kota Padang sendiri tercatat sebanyak 75 kasus anak-anak sebagai pelaku tindak pidana. Tindak pidana paling banyak adalah pencurian (109 kasus), perlindungan anak/asusila (35 kasus), penganiayaan (24 kasus), narkotika (13 kasus), kecelakaan lalu lintas (9 kasus), pembunuhan (2 kasus), sisanya satu atau dua kasus terkait penggelapan, penadahan, senjata tajam, pemerasan, pengrusakan dan pertambangan liar.

Kenyataan ini membuat kita bertanya-tanya bagaimana bisa seorang anak melakukan pelanggaran hukum? Mulai dari perkara yang masih dianggap lumrah seperti pencurian hingga kejahatan berat seperti tindakan asusila bahkan pembunuhan. Berdasarkan data register anak di Bapas Kelas I Padang, disimpulkan bahwa sebagian besar pelaku Anak memiliki profil usia antara 14-18 tahun, dengan pendidikan rata-rata tidak tamat SMP, sebagian masih bersekolah dan sebagian lainnya sudah berhenti bersekolah. Secara teoritis faktor penyebab tindak pidana oleh anak dapat dibagi menjadi 2, yaitu faktor internal dari dalam diri anak sendiri dan faktor eksternal yaitu dari faktor keluarga dan lingkungan sekitar anak tersebut. Hal ini perlu dikaji dalam rangka melakukan pencegahan terhadap resiko-resiko yang memungkinkan seorang anak untuk melakukan tindak pidana. Pencegahan faktor-faktor internal perlu dilakukan oleh orang-orang terdekat dari si anak (significant others), karena pada dasarnya anak merupakan individu yang masih belum matang secara kognitif (masih labil) dan membutuhkan bimbingan serta arahan dari orang dewasa yang ada di sekitarnya. Sedangkan pencegahan terhadap faktor eksternal akan melibatkan lingkup yang lebih luas, yakni masyarakat dan pihak-pihak tertentu yang memiliki wewenang di dalam masyarakat itu sendiri. Faktor internal yang dapat memungkinkan anak melakukan tindak pidana adalah:

a. Memuaskan keinginan pribadi/ keserakahan

b. Dorongan Agresifitas dan dorongan seksual dari dalam diri anak

c. Pola psikologis anak yang beranjak dewasa memiliki kecenderungan untuk

senang berkumpul dan membaur dengan lingkungan sebayanya

d. Konflik batin yang mengakibatkan mekanisme pelarian diri / perilaku tampak yang tidak dibenarkan oleh norma sosial. Sedangkan Faktor Eksternalnya: a. Peran keluarga sebagai pendidik, pembina dan pengawas perilaku anak yang tidak terlaksana dengan baik

b. Peran lingkungan sekolah yang tidak kondusif membuat anak melakukan perilaku penyimpangan dan kekerasan, melarikan diri dan terlibat pergaulan yang tidak baik.

c. Peran Pergaulan yang tidak baik tapi dianggap gaul dan menyenangkan, dapat mendorong anak menjadi terperosok pada hal-hal yang negatif.

d. Peran media dan internet yang seringkali memuat konten yang tidak mendidik, mengandung unsur-unsur pornografi dan kekerasan. Secra kognitif hal ini bisa mempengaruhi pola pikir dan perilaku anak.

Berdasarkan analisa pembimbing kemasyarakatan terhadap tindak pidana yang dilakukan oleh anak, ada beberapa sebab kenapa mereka melakukan tindak pidana yaitu sebagai berikut:

Pertama, anak melakukan tindak pidana pada dasarnya belum benar-benar memahami akibat dari perbuatannya. Anak-anak umumnya tidak banyak benar-benar memahami tentang perbuatan-perbuatan yang dapat melanggar hukum, dan sanksi yang dapat ia terima.

Kedua, anak-anak yang melakukan tindak pidana sebagian besar sudah berhenti sekolah. Hal ini kembali menguatkan pentingnya pendidikan bagi seorang anak. Beberapa orangtua beralasan bahwa anak tidak mampu mengikuti pembelajaran, senang membolos, hingga akhirnya orangtua pasrah membiarkan anaknya tidak bersekolah. Pendidikan pada dasarnya bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai moral, pola disiplin dan mengontrol agar anak berperilaku sesuai fitrah usianya. Berangkat dan pulang di waktu yang

ditentukan, mengerjakan tugas pada akhirnya akan menjaga anak tetap di sekolah/di rumah pada waktunya, dan tidak berkeliaran tanpa tujuan.

Ketiga, pemanfaatan waktu luang dan pergaulan. Sebagian besar tindak pidana dilakukan pada malam hari atau didorong oleh aktifitas anak yang tidak dikontrol oleh orangtua, yang akhirnya mengarah pada tindakan agresif, asusila, pemerasan, pencurian dan penyalahgunaan narkotika. Pergaulan malam bagi anak sudah pasti memberikan dampak yang buruk. Di malam hari rawan bagi seorang anak untuk terlibat pergaulan dengan lingkungan orang dewasa yang tidak memiliki tujuan yang baik. Anak menjadi ikut-ikutan, dan akhirnya mempengaruhi pola pikir dan pola perilaku si anak. Minimal dari orang dewasa anak tidak terbiasa berpikir sesuai dengan tugas perkembangan anak seusianya, anak belajar merokok, mencuri, berkelahi, dan sebagainya.

Keempat, perkembangan teknologi yang sangat pesat mempengaruhi perkembangan anak, seperti kecanduan main game di warnet, ataupun menggunakan smartphone tanpa pengawasan. Anak sering lupa waktu ketika bermain di warnet, sehingga uang jajan dari orangtua menjadi tidak cukup. Untuk memenuhi kebutuhannya yang lain, sekedar biaya warnet atau membeli rokok menjadikan anak mencari uang jajan tambahan. Disisi lain konten yang dilihat oleh anak di internet dan di dalam smartphone mereka tidak bisa dikendalikan. Segala faktor-faktor di atas pada dasarnya dapat dicegah oleh keluarga agar anak tidak sampai pada perbuatan pidana. Keluarga menjadi faktor penentu perkembangan anak. Orangtua harus tegas dalam mendidik dan mengontrol anaknya. Maka menempatkan anak pada pendidikan yang layak adalah sebuah keharusan yang tidak bisa ditoleransi. Anak-anak yang belum dewasa perlu dibatasi dalam segala hal; durasi penggunaan smartphone, dengan siapa ia bergaul, pukul berapa ia harus berada di rumah, dan mengarahkannya pada kesibukan yang bermanfaat.

Jangan biarkan anak-anak berkeliaran di malam hari, sebab anak belum mampu untuk memilah dan memilih pola hidup yang baik untuk dirinya. Orangtua juga harus meluangkan waktu yang lebih untuk memperhatikan kualitas hubungan dengan anak. Program pemerintah seperti kembali ke meja makan merupakan hal yang baik untuk diikuti. Kepedulian masyarakat pun menjadi sangat penting. Apabila melihat anak-anak yang melakukan penyimpangan dari norma-norma sosial dan kepantasan, maka masyarakat perlu untuk mengingatkan dan memberi teguran kepada mereka. Koordinasi yang baik antar masyarakat akan sangat membantu dalam mengendalikan dan mengontrol perilaku anak-anak yang ada di lingkungan sekitarnya. *Pembimbing*Pembimbing*Pembimbing*Pembimbing*Pembimbing Kemasyarakatan

Kemasyarakatan Kemasyarakatan Kemasyarakatan

Kemasyarakatan Ahli Pertama, padaAhli Pertama, padaAhli Pertama, padaAhli Pertama, padaAhli Pertama, pada Balai Pemasyarakatan Kelas I Padang Balai Pemasyarakatan Kelas I Padang Balai Pemasyarakatan Kelas I Padang Balai Pemasyarakatan Kelas I Padang Balai Pemasyarakatan Kelas I Padang

(4)

4

PROGRAM PEMBANGUNAN RTLH

Hanya 20 P

Hanya 20 P

Hanya 20 P

Hanya 20 P

Hanya 20 Persen yang

ersen yang

ersen yang

ersen yang

ersen yang

Bisa Dihuni

Bisa Dihuni

Bisa Dihuni

Bisa Dihuni

Bisa Dihuni

RABU, 10 MARET 2021 RABU, 26 RAJAB 1442 H

Personel Polres

Solok Divaksinasi

Solok, Khazanah Solok, Khazanah Solok, Khazanah Solok, Khazanah

Solok, Khazanah—Sebanyak 60 personel Polres Solok mengikuti penyuntikan vaksin Covid-19 Tahap II jenis Sinovac, di Pendopo Endra Dharmalaksana, Selasa (9/3/2021). Vaksinasi ini sebagai wujud Polri yang Presisi guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 semakin meluas.

Kapolres Solok AKBP Azhar Nugroho,S.H,S.I.K, M.Si berharap vaksinasi yang digelar hari ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh seluruh anggota.

Proses vaksinasi Covid-19 tersebut dimulai dengan pendaftaran terlebih dahulu. Setelah itu, para peserta vaksin ditanyai ihwal riwayat penyakit yang pernah diderita selama 14 hari ke belakang. Jika dinyatakan sehat, maka peserta lalu mengikuti suntik vaksin Covid-19. Kemudian mereka diminta menunggu 30 menit guna diobservasi.

Sedangkan Tim Vaksinator yang telah ditugaskan untuk melaksanakan vaksinasi terhadap personel Polres Solok Nurhaida, STr. Keb,Ns. Dona Afriliana, S.Kep.

“Kita dukung penuh program pemerintah ini. Vaksinasi ini sangat penting bagi personel polisi karena setiap saat berhadapan dengan masyarakat,” kata Kapolres.  rijal islamyrijal islamyrijal islamyrijal islamyrijal islamy

Solsel Punya SMK

Khusus Peternakan

Padang Padang Padang Padang

Padang Aro, KhazanahAro, KhazanahAro, KhazanahAro, KhazanahAro, Khazanah—Tak lama lagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) khusus peternakan akan berdiri di Kabupaten Solok Selatan. Bahkan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mendukung dan menyetujui rencana pendirian SMK tersebut. Kata Pj. Sekretaris Daerah Solok Selatan Doni Rahmat Samulo di Padang, Selasa (9/3), program ini sejalan dengan prioritas provinsi untuk lebih mengembangkan sektor pertanian, khususnya peternakan dan sektor pendidikan kejuruan di Sumatera Barat.

“Ya, setelah tadi kita paparkan ekspose pembangunan kita di sektor peternakan, Bapak Gubernur Sumbar Mahyeldi langsung memberikan dukungannya, salah satu rencana pendirian SMK Peternakan ataupun pengembangan SMK Pertanian yang telah ada di Solok Selatan,” katanya.

Sementara itu, menyikapi dukungan Gubernur tersebut, OPD terkait di Solok Selatan akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan provinsi, sehingga bisa bisa direalisasikan segera sebagai bagian dari perencanaan tahun mendatang.

“Barusan langsung saya instruksikan Kadis Pendidikan Solok Selatan untuk berkoordinasi dengan Pemprov, karena saat ini kebijakan untuk SMA/SMK merupakan urusan provinsi,” kata Doni Rahmat Samulo.

Dikatakannya, keberadaan SMK peternakan ini nantinya tentu akan menghasilkan sumber daya manusia yang mumpuni dan mempunyai keterampilan di bidang peternakan, sehingga disamping bisa mendorong mereka untuk berwiraswasta, menjadi peternak yang handal dan menguasai di bidangnya juga bisa dimanfaatkan sebagai tenaga pendamping program satu sapi satu kepala keluarga (KK) di Solok Selatan.  faisal budiman

faisal budiman faisal budiman faisal budiman faisal budiman

Wako Erman Safar dan Sandiago Uno

Bahas Penguatan Konsep Pariwisata Bukittinggi

Bukittinggi, Khazanah Bukittinggi, Khazanah Bukittinggi, Khazanah Bukittinggi, Khazanah Bukittinggi, Khazanah— Pesona Kota Bukittinggi dihiasi alam terbentang yang asri dan udara sejuk, objek wisata alam mengundang untuk melihat keindahannya. Begitupun dengan objek wisata sejarah, wisata budaya dan wisata lainnya termasuk juga wisata kuliner. Wisatawan yang berkunjung ke Provinsi Sumatera Barat jika tidak singgah di Kota Bukittinggi belumlah lengkap merasakan berwisata.

Kota Bukittinggi dikenal sebagai Kota Pariwisata, karena wisatawan yang datang ke Kota Bukittinggi dapat melihat lang-sung objek wisata peninggalan sejarah, seperti Jam Gadang,

Lubang Jepang dan lainnya. Jam Gadang merupakan ikon Kota Bukittinggi yang dikenal di seluruh NKRI dan di dunia, karena jam gadang ini mempunyai nilai historis.

Dalam rangka memperkuat konsep pariwisata Kota Bukit-tinggi, Wali Kota Bukittinggi Erman Safar akan segera bertemu dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. Jadwalnya sedang diproses, mudah-mudahan dalam waktu dekat, ucap Wako Erman, Senin (8/3).

Menurut Erman, Pemerintah Kota Bukittinggi diminta me-nyiapkan proposal kegiatan kepariwisataan dengan baik dan cepat. “Proposal ini harus kita

siapkan segera, ini kesempatan, kita berpacu dengan waktu, kesempatan itu kan tidak menung-gu” kata Erman Safar.

Disaat apel gabungan bersama ASN, Senin kemarin (1/3), Erman Safar mengatakan fokus terhadap program kegiatan dari dinas-dinas terkait di Pemerintah Kota Bukit-tinggi yang bersentuhan langsung dengan kepariwisataan. “Apapun kegiatannya atau acara di luar kantor, kita inginkan ada irisannya dengan pariwisata. Ada manfaatnya untuk kepariwisataan di Bukit-tinggi,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakannya pandemi COVID-19 sudah memu-kul sektor pariwisata hingga ke titik nadir. Imbasnya pertumbuhan

perekonomian masyarakat Kota Bukittinggi menjadi stagnan bahkan trennya menurun.

Ini menjadi tantangan bagi dirinya serta jajaran Pemerintah Kota Bukittinggi, meningkatkan perekonomian masyarakat dengan mengemas pariwisata melalui program kegiatan atau acara di tengah pandemi COVID-19.

“Oleh karenanya kita perlu memperkuat konsep pariwisata Kota Bukittinggi saat ini dan kedepannya. Leading sektor Kota Bukittinggi itu kan tetap di bidang pariwisata, jadi meski pandemi COVID-19, kita harus upayakan pemasukan di bidang pariwisata ini jauh meningkat”, pungkas Erman Safar.  iwin sbiwin sbiwin sbiwin sbiwin sb menandatangani pernyataan telah

menerima material bangunan pesanannya,” sebut Syukri melalui telepon.

Ia melanjutkan, uang dari pemerintah pusat dikirimkan langsung ke rekening masing-masing penerima tanpa perantara. Uang itu cair setelah material bangunan telah sampai ke rumah mereka.

“Dalam pelaksanaannya pun, warga membuat kelompok dan menentukan toko bangunan mana material tersebut dipesan,” jelas Kadis.

Pihaknya telah melihat kondisi rumah warga yang mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat tersebut namun tidak selesai karena tidak datangnya material bangunan seluruhnya.

Terkait itu, Syukri mengatakan, pihaknya belum dapat berbuat banyak karena warga tersebut tercatat telah mendapatkan bantuan sedangkan dalam aturannya orang yang telah dapat menerima bantuan tidak lagi mendapatkan bantuan.

“Heran saya, kenapa warga mau menandatangani berkas yang mana material belum sampai. Padahalkan mereka telah mengetahui teknisnya,” kata Syukri.  syafrial sugersyafrial sugersyafrial sugersyafrial sugersyafrial suger

Gerakan Literasi Menembus Balik Jeruji

Pariaman, Khazanah Pariaman, Khazanah Pariaman, Khazanah Pariaman, Khazanah Pariaman, Khazanah—Siang itu, cuaca di Desa Naras 1 Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman cukup cerah. Senyum semringah di raut wajah Kartika salah satu warga di desa itu menyapa dengan ramah.

Kartika yang mempunyai 5 anak itu begitu terharu karena rumahnya dikunjungi oleh anggota DPRD Kota Pariaman dari Komisi 1 dari Fraksi Nasdem Jonasri, senin (8/3) kemaren. Pasalnya, dari 114 rumah warga di desa itu mendapat program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Undang-undang 1945 pasal 28H ayat 1 menyebutkan setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, berempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak mendapatkan pelayanan kesehatan. Untuk mewujudkan semuanya itu, pihak pemerintah setempat berupaya mengulirkan program dari pemerintah pusat guna mensejahterakan masyarakatnya melalui program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2017.

Namun, sebanyak 114 rumah tersebut hanya sekitar 20-an rumah yang telah bisa dihuni oleh warga Desa Naras. Sementara warga yang lainya tinggal di gubuk dan menumpang di rumah tetangga. Dari pantauan media ini, rumah Kartika tampak terbengkalai. Sementara ia terpaksa tidur di gubuk sempit bersama suami dan 5 orang anaknya.

“Lihat rumah yang dijanjikan ini, hanya sampai dinding saja, lantai belum ada. Lihat juga konsen pintu dan jendela, telah lapuk juga,” jelas Kartika. Kartika mengatakan, saat dia meminta kejelasan pihak terkait hanya dijanjikan saja.

“Iya, tunggu saja. Begitu kata mereka kalau saya tanya,” kata Kartika, menirukan.

Selain Kartika, Darman warga Naras 1 juga mengeluhkan hal yang sama.

“Iya, dari tahun 2019 pembangunan rumah saya. Sekarang tidak lagi dikerjakan

padahal rumah sebelumnya telah dirubuhkan,” ungkap Darman. Saat ini, kata Darman, ia terpaksa menumpang di rumah kerabat lainnya.

“Sudah hampir satu tahun tidak ada pengerjaan. Saya menyesal seperti ini. Saya kehilangan tempat tinggal akibat janji RTLH,” sebutnya.

Pada kesempatan itu, Jonasri Anggota Komisi I DPRD Pariaman dari Fraksi Nasdem cukup terharu dengan keluhan warga yang masuk dalam program RTLH itu. “Saya juga kaget melihat ini (pembangunan) secara langsung. Lihat bangunan RTLH ini setengah jadi dan banyak bangunan tidak layak dilanjutkan pembangunannya karena sudah lapuk,” ungkap Jonasri.

Ia mengatakan, pemilik rumah sekarang mengontrak serta menumpang di rumah keluarga karena tidak mampu melanjutkan pembangunan secara mandiri. Rumah mereka yang lama telah dirubuhkan.

Menurut Jon, kendatipun ada kepala keluarga yang dapat menyelesaikan rumah yang menjadi sasaran bantuan dari pemerintah pusat tersebut namun hal itu karena yang bersangkutan menggunakan dana pribadi serta meminjam kepada koleganya dan

pihak lainnya. Ia menyampaikan organisasi perangkat daerah yang bertanggungjawab pada permasalahan ini yaitu Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Kota Pariaman (Perkim-LH) yang pada tahun sebelumnya merupakan mitra kerja komisi I namun sekarang menjadi mitra kerja komisi II.

“Namun kami tetap merespons, karena ini menyangkut masyarakat miskin yang haknya harus diberikan,” ujarnya.

Menurutnya permasalahan tersebut harus diusut tuntas apalagi berdasarkan penelusurannya uang bantuan dari pemerintah pusat untuk RTLH itu di bank telah habis.

Terpisah, Kepala Dinas Perkim-LH Kota Pariaman Muhammad Syukri ketika menjawab pertanyaan dari Khazanah mengatakan, dirinya hanya bisa menyampaikan teknis pelaksanaan penyaluran bantuan tersebut karena pada saat itu dirinya belum memimpin OPD tersebut.

“Secara administrasi pembangunan tersebut tidak ditemukan permasalahan karena seluruh warga yang menerima

diberi waktu lima hari. Setelah itu, akan ada buku baru-sesuai request mereka-untuk dibaca lagi. “Antusias yang luar biasa ditunjukkan para tahanan di luar dugaan kami. Ternyata minat baca mereka sungguh luar biasa. Bahkan ada beberapa judul buku yang diminta, seperti buku tentang agama dan buku yang membahas permasalahan adat Minangkabau yang belum bisa kami sajikan kepada kawan-kawan tahanan karena alasan keterbatasan,” katanya.

Tidak hanya itu, kata Budi lagi, buku seperti budi daya lele, beternak kambing dan budi daya hidroponik juga menjadi rebutan sebagai bahan bacaan bagi para tahanan.

“Hal ini tentu sangat positif sekali menambah wawasan bagi para tahanan. Sehingga nanti tiba masanya untuk kembali bergabung dengan masyarakat, kawan-kawan tahanan sudah punya bekal untuk melakukan hal-hal yang positif, dan tidak tertutup kemungkinan

mencipta-kan lapangan kerja sendiri bahmencipta-kan mungkin menciptakan lapangan kerja bagi orang lain,” tuturnya. Budi menyebutkan, pihaknya aakan terus berupaya memenuhi kebutuhan bacaan yang diingin-kan para tahanan. Bagi masyara-kat yang ingin mendonasikan buku-buku yang dimilikinya, silahkan datang langsang ke Mapolres. “Kami dengan senang hati menerima donasi buku dari bapak-ibu,” ucapnya.

Atas inovasi ini, Kapolres, AKBP. Apri Wibowo, SIK meng-apresiasi sekali dan meminta personil memberikan pelayanan sepenuh hati.

“Ini adalah bukti bahwa polisi melayani dan mengayomi. Bagian dari program Presisi yang dicanangkan Kapolri. Prediktif, responsibilitas, transparansi berkeadilan. Ke depan akan diupayakan pengembangan gerakan literasi ini menjadi program yang benar-benar ber-manfaat bagi orang banyak, khususnya tahanan,” tuturnya bangga.  paulhendripaulhendripaulhendripaulhendripaulhendri Padang Panjang, Khazanah

Padang Panjang, Khazanah Padang Panjang, Khazanah Padang Panjang, Khazanah Padang Panjang, Khazanah— Apa jadinya Sat Intelkam (Intelijen dan Keamanan) dan Sat Tahti (Tahanan dan Barang Bukti) di Polres Padang Panjang berkolaborasi di dunia literasi? Hasilnya; gerakan literasi menem-bus balik jeruji. Luar biasa sekali. Berawal dari pojok baca dan setumpuk buku di atas meja. Dari sekadar wacana menjadi aksi nyata. Begitulah kisah ini bermula.

“Awalnya, di sini hanya ada sebuah meja dan di atasnya ditaruh buku. Karena ada mahasiswa Hukum dari Universitas Andalas dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat yang membuat skripsi di sini, jadi ada kebutuhan bahan bacaan. Akhirnya kami coba kerja sama dan kolaborasikan dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Padang Panjang. Hasilnya, DPK memberikan bantuan rak dan 50 buku bacaan,” cerita pengelola pojok baca Sat Intelkam, Bripka Herry Budiharto saat ditemui Kominfo, kemarin.

DPK setiap bulannya. Tidak hanya buku dari DPK. Ada juga buku dari sumbangan anggota dan personil Polres.

“Pojok baca sebenarnya meru-pakan program nasional Polri. Sesuai program itu, setiap ruang layanan publik diharuskan me-nyediakan ruang untuk mem-baca,” sebut Budi.

Pojok baca sudah ada, inspi-rasi baru pun tiba. Budi mencoba memasukkan geliat literasi ke dalam jeruji. Para tahanan dapat memanfaatkan pojok baca ini, dengan cara pinjam pakai buku bagi para tahanan yang ada di Mapolres.

“Hal ini sejalan inovasi yang diminta satuan atas ke tingkat bawah. Sat Intelkam berpikir bagaimana cara mereduksi keja-hatan. Karena dari analisis Sat Intelkam, ada yang melakukan kejahatan itu berulang-ulang. Setelah diinterogasi, ternyata ada faktor ekonomi, tidak punya keahlian, ilmu pengetahuan yang kurang. Dari sinilah inovasi

literasi menembus jeruji ini lahir,” jelasnya.

Maka berkolaborasilah Sat Intelkam dan Sat Tahti. Program peminjaman buku yang langsung diantarkan ke ruang tahanan, pun dimulai. Jumat, 5 Maret 2021 gerakan literasi ini dieksekusi. Antusiasme para tahanan pun tinggi. Untuk menuntaskan buku pilihannya selesai dibaca, mereka Berbeda dengan tampilan

Mapolres biasanya, tak hanya memiliki kursi dan meja sebagai tempat tamu menunggu, di sini juga dilengkapi dengan buku yang tersusun rapi di dalam rak penyimpanan yang dapat dibaca siapapun saat berkunjung ke Mapolres Padang Panjang.

Berbagai jenis buku bacaan yang disalurkan secara bergulir oleh

PUSTAKA - Pustaka Polres Padang Panjang. (Foto : Paulhendri) MENTERI PARIWISATA - Walikota Bukittinggi, Erman Safar dan

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiago Uno.

BELUM SELESAI – Salah satu pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang belum selesai. (Foto : Syafrial Suger)

(5)

RABU, 10 MARET 2021 RABU, 26 RAJAB 1442 H

5

RAPAT KORDINASI BERSAMA BUPATI WALIKOTA SE SUMATERA BARAT

P

P

P

P

Pemk

emk

emk

emk

emkab Mentawai Dapat Pujian

ab Mentawai Dapat Pujian

ab Mentawai Dapat Pujian

ab Mentawai Dapat Pujian

ab Mentawai Dapat Pujian

Padang, Khazanah— Percepatan pembangunan di

Mentawai menjadi pembahasan utama dalam Rapat

Koordinasi bersama Gubernur Sumatera Barat drngan Bupati

Walikota se Sumatera Barat (Sumbar) pada hari kedua yang

dilaksankan di auditorium gubernuran setempat, Selasa (9/3).

KONSULTASI PUBLIK RANCANGAN AWAL

RPJMD Bukittinggi 2021-2026 Dibuka

Gubernur Sumbar Audy Joinaldy mengatakan berbicara mengenai wisata mengingatkan kekayaan sumber daya yang dimiliki Mentawai sangat dikenal di dunia. Salah satu yang sekarang kerap dibicarakan ialah keciamikan Kepulauan Mentawai karena anugerah alamnya super cantik. Kepulauan ini mempunyai pilihan pantai dengan ombak besar yang sering kali dijajal oleh pecinta surfing dari manca negara. Ini bisa menunjang kemajuan di bidang pariwisata di Mentawai

“Manfaatkan tahun 2021 ini, dikarenakan pandemi Covid-19 Mentawai akan diserbu oleh wisata dosmetik, bukan wasata asing. Turis Australia sudah pasti susah untuk masuk ke Sumbar dikarenakan protokol kesehatan,” terang Audy.

P2TP2A KOTA PAYAKUMBUH

Di SMPN 4 Bahas Eksploitasi Anak

Payakumbuh, Khazanah— Payakumbuh, Khazanah— Payakumbuh, Khazanah— Payakumbuh, Khazanah— Payakumbuh, Khazanah— Tingginya kekerasan dan eksploitasi terhadap anak dapat mengancam generasi masa depan bangsa indonesia.

Untuk menanggulangi hal tersebut, Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Payakumbuh berkerjasama dengan DP3AP2KB Kota Payakumbuh mengunjungi SMP N 4 Kota Payakumbuh sebagai awal kunjungan guna berkoordinasi dengan pihak sekolah dan membantu anak-anak yang memiliki permasalahan dan berdampak pada kehidupan dan psikis si anak.

Ketua P2TP2A Kota Payakumbuh Ny. Machdalena Erwin Yunaz didampingi Kabid Perlindungan Anak Atrimon saat kunjungan di SMPN 4 Payakumbuh, Senin (8/3) mengatakan dalam mendidik anak budaya Minang menggambarkan dengan istilah Anak dipangku, keponakan dibimbing.

Artinya tidak ada anak di wilayah Minangkabau yang terlantar dari sejak kecil. Karena anak sudah dididik dengan nilai-nilai agama (adat bersandi sarak, sarak bersandi kitabullah). Namun saat ini nilai adat tersebut mulai tergerus dengan perkembangan zaman. Banyak saat ini anak-anak kurang mendapat pemahaman dari

keluarga terdekat mereka. “Untuk itu pelaksanaan teknis kegiatan P2TP2A ini kami mengunjungi seluruh sekolah SMP dan SMA yang ada di Kota Payakumbuh fokus mengupayakan keberpihakan kita dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di kota Payakumbuh, Penting bagi kita yang mempunyai kompetensi untuk menyebarluaskan kembali untuk pemahaman ini ke tengah masyarakat,” ujar dia.

Dikatakannya, melalui wadah ini, hak-hak ibu dan hak anak-anak akan diperjelas dan tidak sembarangan berbuat hal-hal yang dapat merugikan orang lain, misalnya kesewenangan suami memukul istri, oang tua memukul anak kandung, dapat diberi pemahaman dan pencegahan.

Ditambahkan Machdalena, hal ini harus dilakukan dalam mencegah kekerasan terhadap anak karena kekerasan terjadi seperti gunung es, artinya kekerasan fisik, psikis, seksual, penelantaran banyak terjadi namun tidak diketahui oleh masyarakat luas.

Untuk itu dibutuhkan kesadaran antar keluarga, masyarakat, dan pemerintah dalam melindungi anak.

“Meski kasus kekerasan masih terjadi, Pemko Payakumbuh telah

mampu menyelesaikan setiap kasusnya. Pemko juga mendukung penuh langkah yang dilakukan P2TP2A dalam mengatasi masalah kekerasan terlebih terhadap anak. Terbukti, hasil komitmen pemerintah dalam hal ini dibuktikan dengan Kota Payakumbuh telah mendapatkan penghargaan Kota Layak Anak(KLA) tingkat Pratama selama 4 tahun berturut-turut, pungkasnya.

Dikatakannya, instansi dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Ketenaga Kerjaan dan Dinas yang membidangi Agama, diharapkan nantinya dapat mendukung

kegiatan ini demi terbentuknya generasi masa depan yang unggul di Kota Payakumbuh.

Senada dengan Machdalena, Kepala SMP N 4 Kota Payakumbuh Mardiyus mengatakan sangat mendukung kegiatan yang telah dilakukan oleh Pemko Payakumbuh karena dengan adanya kunjungan dari Dinas terkait.

“ Dengan adanya kegiatan ini kami berharap anak-anak di sekolah dapat menimba ilmu dengan baik, tanpa adanya pemikiran lain atau masalah keluarga yang turut dipikirkan oleh anak-anak,” pungkas Mardiyus  Lili Yuniati. Lili Yuniati. Lili Yuniati. Lili Yuniati. Lili Yuniati.

NAGARI KUMANIS

Penilaian Kompetensi dan Transparansi Dana Desa 2020. Hal itu dibuktikan dengan pemberian Trophy dan Piagam Penghargaan serta hadiah uang senilai Rp10 Juta, yang diserahkan akhir tahun lalu di Hotel Pangeran Beach, Padang.

Penyerahan dilakukan Gubernur Sumbar diwakili Asisten Pemerintahan Devi Kurnia, SH.,MM., yang didampingi Kadis PMD Sumbar Drs. H. Syafrizal, MM., Ketua PWI Sumbar H. Heranof Firdaus, S.Sos., Kepala Kanwil Dirjen Anggaran Sumbar, Kabid Pemerintahan Nagari Dinas PMD Sumbar Azwar, SE., M.Si., dan seluruh Tim Penilai Kompetensi dan Transparansi Dana Desa 2020

Dalam Penilaian Kompetensi dan Transparansi Dana Desa 2020 Nagari Kumanis, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung tampil sebagai Terbaik I, disusul Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat sebagai

Terbaik II dan sebagai Terbaik III adalah Nagari Koto Bangun, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota.

Gubernur Sumbar yang diwakili Asisten Pemerintahan Devi Kurnia mengatakan, saat ini tidak ada yang bisa dirahasiakan lagi dalam administrasi pemerintahan.

Penilaian Lomba Kompetensi dan transparansi Dana desa yang dilakukan pada tanggal 25 November 2020 oleh Tim Penilai dari Provinsi Sumatera Barat. Dalam kesempatan tersebut Tim penilai kompetensi dan transparansi Dana desa memberikan apresiasi positif terhadap Nagari Kumanis yang menggunakan dana desa tidak hanya untuk fisik, tapi juga untuk peningkatan pemberdayaan masyarakat dan terutama untuk peningkatan pendapatan asli Nagari (PAN) melalui badan usaha Nagari (Bumnag),”papar Kadis PMN Sijunjung, Khamsiardi,S.STP, M. Si.  */Novrizal Sadewa. */Novrizal Sadewa. */Novrizal Sadewa. */Novrizal Sadewa. */Novrizal Sadewa.

Juara I Nagari Tertransparan di Sumbar

Kaba Nagari

Kaba Nagari

Kaba Nagari

Kaba Nagari

Kaba Nagari

Kumanis, Khazanah— Kumanis, Khazanah— Kumanis, Khazanah— Kumanis, Khazanah— Kumanis, Khazanah— Luar biasa. Setelah berhasil meraih penghargaan Top 45 dari Kemen-PANRB dan IGA dari Kemendagri, kini Kabupaten Sijunjung kembali meraih penghargaan yang luar biasa.

Penghargaan itu diterima

Nagari Kumanis Kecamatan Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung. Nagari yang dipimpin Sumiki Kamel itu berhasil menjadi juara satu nagari tertransparansi di Sumbar tahun 2020.

Nagari Kumanis menjadi nagari terbaik dalam pemuncak

Begitu juga Heriman Kepala Badan Keuangan Bukittinggi, menjelaskan, APBD Kota Bukittinggi sejak tahun 2016 hingga 2019 cenderung meningkat. Namun pada tahun 2020, kembali menurun karena pandemi Covid-19, bahkan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2020 hanya 9,5 persen dari total APBD.

“Proyeksi APBD 2021-2026 dengan pertumbuhan 2,18 persen, merupakan skenario konservatif. Perlu terobosan inovasi daerah dalam meningkatkan penerimaan daerah tanpa bergantung pada dana transfer,” jelasnya  Iwin SB. Iwin SB. Iwin SB. Iwin SB. Iwin SB.

TERBAIK- Nagari Kumanis Kecamatan Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung berhasil menjadi juara satu nagari tertransparansi di Sumbar tahun 2020 dengan menjadi nagari terbaik dalam pemuncak Penilaian Kompetensi dan Transparansi Dana Desa 2020 (foto: Ist/net).

Menyatu

Bersama Petani

Payakumbuh, Khazanah— Payakumbuh, Khazanah— Payakumbuh, Khazanah— Payakumbuh, Khazanah— Payakumbuh, Khazanah— Wakil Wali Kota Erwin Yunaz melakukan aksi turun ke lapangan menyatu bersama para petani sekaligus meninjau lokasi rencana penanaman bawang di Lingkungan Payolinyam, Kelurahan Tigo Koto Dibaruah, Selasa (9/3).

Menurut orang nomor dua di Kota Payakumbuh itu, dirinya ingin membagi energi positif dengan memberikan semangat kepada petani yang terus bekerja demi terpenuhinya kebutuhan pangan masyarakat. “Allah titipkan alam untuk dijaga dan dimanfaatkan, mari kita olah dengan sebaik-baiknya,” kata Erwin didampingi penyuluh pertanian.

Menurut Erwin yang merupakan Magister Manajemen, sektor pertanian adalah bagian paling fundamental dalam kehidupan. Apabila tersendat saja produksi, maka akan terjadi kelangkaan kebutuhan pokok, kalau itu terjadi, maka harga akan naik tajam. Aksi Wawako tersebut diposting di media sosial instagram dan facebooknya, berbagai komentar positif muncul dari netizen  (Lili Yuniati)

(Lili Yuniati) (Lili Yuniati) (Lili Yuniati) (Lili Yuniati)

sangat sinkron dengan visi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, terwujudnya Sumatera Barat madani yang unggul dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Erman Safar menegaskan, visi menjadi harapan yang harus di laksanakan bukan hanya dilafazkan. “Kami siap mewujudkan harapan menjadi kenyataan karena visi adalah janji dihadapan Allah SWT.

“Insya Allah bersama kita wujudkan Bukittinggi hebat berlandaskan Adat Basandi Syara’ Syara’ Basandi Kitabullah,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua DPRD Bukittinggi, Herman Sofyan, Bukittinggi, Khazanah

Bukittinggi, Khazanah Bukittinggi, Khazanah Bukittinggi, Khazanah Bukittinggi, Khazanah- Wali Kota Bukittinggi Erman Safar secara resmi membuka konsultasi publik rancangan awal RPJMD Bukittinggi Tahun 2021-2026 yang digelar Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Badan Perencanaan Penelitian dan Penggembangan (Bapelitbang) di Auditorium Pustaka Bung Hatta, Selasa (9/3).

Dalam kesempatan itu, tim ahli dari Unand, Dr. Ardinis Arbain memaparkan materi Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), ada beberapa isu prioritas KLHS RPJMD Kota Bukittinggi. Pertama, rendahnya kapasitas pengelolaan sampah,

rendahnya ketersediaan air bersih, meningkatnya alih fungsi lahan pertanian ke penggunaan lain, rendahnya kualitas air bersih dan rendahnya kualitas dan kapasitas drainase.

Dalam sambutannya Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menyampaikan, Kota Bukittinggi dibawah kepemimpinan Wako Erman Safar dan Wawako Marfendi, mengusung misi menciptakan Bukittinggi hebat, berlandaskan ABS-SBK. Untuk mewujudkan visi itu, terdapat tujuh misi.

“Visi misi Kota Bukittinggi, sudah

menyampaikan, hasil Kajian Lingkungan Hidup Strategis dan rancangan awal RPJMD melalui hasil FKP ini, diharapkan dapat disampaikan segera ke lembaga legislatif. Sehingga anggota dewan akan langsung membahas RPJMD secara lebih mendalam.

Kepala Bapelitbang Bukittinggi, Rismal Hadi, menjelaskan, forum konsultasi publik rancangan awal RPJMD Bukittinggi 2021-2026 ini di laksanakan dalam rangka memperoleh masukan dan saran dari stakeholder untuk penyempurnaan rancangan awal penyusunan RPMJD tahun 2021-2026.

Dari 6 (enam) kabupaten dan kota ikut hadir dalam Rapat Koordinasi ini, yakni Kota Pariaman, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Pesisir Selatan, Sijunjung, Solok dan Kota Solok, Kabupaten Kepulauan Mentawai menjadi target utama dalam percepatan pembangunan tersebut. Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet dalam Rapat Kordinasi (Rakor) tersebut melaporkan, bahwa substansi rencana pembangunan ekonomi masyarakat dalam rangka meningkatkan taraf ekonomi di kabupaten tersebut perlu peningkatan.

Hal ini menyangkut pengolahan hasil-hasil pertanian dan perikanan agar terwujud perubahan struktur ekonomi Mentawai dari struktur ekonomi primer (pertanian, perikanan) ke arah industri pengolahan.

Dalam mewujudkan transformasi ekonomi ada beberapa prasyarat yang dibutuhkan seperti, ketersediaan infrastruktur jalan, jembatan, pelabuhan, sarana transportasi, ketersediaan air bersih, dan energi. “Inilah yang menjadi hambatan utama. Oleh sebab itu penyediaan infrastruktur dasar maupun infrastruktur pendukung ekonomi, masih menjadi program utama Kabupaten Kepulauan Mentawai saat ini,” tutur Yudas. Untuk itu, Bupati Mentawai berharap ada dukungan dari Pemprov Sumbar, melalui infrastruktur lainnya, termasuk Sumber Daya Manusia melalui pendekatan-pendekatan ekonomi kerakyatan.

Yuda juga berharap pembangunan Bandar Udara Rokot, Kecamatan Sipora Selatan bisa selesai dalam waktu 2-3 tahun mendatang karena pihak Pemkab Mentawai saat ini tengah mempersiapkan lahan, sedangkan masalah biaya, semuanya dari pemerintah pusat.

“Kita bersyukur Pemprov Sumbar selalu memberikan dukungan dalam hal pembangunan Mentawai,” ujarnya. Tahap pembukaan yang masih dalam pembangunan Trans Mentawai yang panjangnya mencapai 360 km. Untuk pulau

Sipora hampir semua desa sudah bisa dilalui melalui darat. Sementara itu di pulau Siberut masih ada kendala.

“Pulaunya besar dan banyak penduduk yang tinggal disana, jadi harapan kami bisa terselesaikan secepatnya,” tutur Yudas.

Disektor pertenakan, pertanian dan perikanan Yudas juga berharap ada dorongan dan dukungan dari pemprov Sumbar, sehingga dengan kondisi begini pembangunan tahun 2022 bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Mentawai.

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menyampaikan memyangkut SDM Mentawai, pemprov akan manfaatkan SMK atau pun lulusan perguruan tinggi yang ada di Sumbar untuk bisa membangun Mentawai, termasuk tanaga kerja yang dikirim ke Jepang.

“Agar bisa mengembangan Mentawai meningkatkan ekonominya di segala sektor,” katanya.

Mahyeldi juga menyetujui pembangunan menara jaringan telekomunikasi maupun jaringan internet bisa maksimal. Pembangunan menara atau tower telekomunikasi sudah menjadi prioritas bagi Mentawai, khususnya di wilayah yang memiliki jaringan telekomunikasi kurang maksimal.

“Kita harus dukung itu, supaya Mentawai tidak lagi tertinggal informasi,” tambahnya.

Kemudian untuk ketersedian listrik di Mentawai sangat penting dalam pergerakan ekonomi masyarakat. Kalau adanya sumber daya alam mendukung untuk pembangkitan listrik perlu disegerakan.

Sebelumnya Mentawai sudah memiliki penerangan listrik dari PLTBm bambu, untuk penerangan yang hanya untuk menghidupkan lampu dan tidak mampu menghidupkan barang elektronik seperti TV.

“Kita segerakan fasilitasi dengan mendatangkan investor-investor untuk membangun pembangkit listrik di Mentawai,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil

KUNJUNGI- Untuk menanggulangi kekerasan dan eksploitasi anak Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Payakumbuh berkerjasama dengan DP3AP2KB setempat mengunjungi sejumlah sekolah (foto: Lili Yuniati). PEMBAHASAN- Percepatan pembangunan di Mentawai menjadi pembahasan utama dalam Rapat

Koordinasi bersama Gubernur Sumatera Barat drngan Bupati Walikota se Sumatera Barat (Sumbar) pada hari kedua yang dilaksankan di auditorium gubernuran setempat kemarin (foto: ist/net).

Referensi

Dokumen terkait

Dalam rangka pencapaian sasaran peningkatan kesejahteraan petani melalui pembangunan, pengelolaan dan perbaikan irigasi, salah satu upaya yang harus dilakukan oleh

Upaya-upaya pengembangan yang dilakukan internal pesantren selalu dilakukan dalam rangka peningkatan mutu pendidikan, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan kurikulum

Ketentuan lebih lanjut mengenai Upaya peningkatan kesejahteraan sosial lansia melalui Pelayanan untuk mendapatkan kemudahan dalam penggunaan fasilitas umum sebagaimana

Pemerintah Republik Indonesia, 2004, Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2004 tentang Pelaksanaan Upaya Peningkatan Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia, Jakarta: Sekretariat

Implementasi manajemen sekolah berbasis pondok pesantren merupakan upaya lembaga dalam rangka peningkatan mutu/kualitas pembelajaran, tata kelola yang berlangsung di

Oleh karena itu seharusnya pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara dalam rangka menindak lanjuti Putusan MK Nomor 35/ PUU-X/ 2012 dapat mengambil

Sedangkan upaya peningkatan kesejahteraan sosial lanjut usia tidak potensi meliputi: Pelayanan keagamaan dan spritiual, Pelayanan kesehatan, Pelayanan untuk mendapatkan kemudahan

Laporan kinerja merupakan bentuk akuntabilitas penggunaan anggaran oleh instansi pemerintah sebagai upaya peningkatan