• Tidak ada hasil yang ditemukan

Studio Perancangan Arsitektur IV

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Studio Perancangan Arsitektur IV"

Copied!
58
0
0

Teks penuh

(1)

RUMAH SAKIT MATA

RUMAH SAKIT MATA

KENDARI

KENDARI

STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR IV STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR IV

Oleh Oleh::

DIAN IRMA PRATIW

DIAN IRMA PRATIWII

E1B1 11077 E1B1 11077

(2)

TINJAUAN RUMAH SAKIT MATA KENDARI

TINJAUAN RUMAH SAKIT MATA KENDARI

• Menurut PERATURAN MENTRI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIAMenurut PERATURAN MENTRI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

NO. 340/MENKES/PER/III/2010, pengertian

NO. 340/MENKES/PER/III/2010, pengertian Rumah SakitRumah Sakit adalahadalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan

kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan dan gawat darurat.

pelayanan rawat inap, rawat jalan dan gawat darurat.

• Menurut Wikipedia,Menurut Wikipedia, MataMata adalah o adalah organ penglihargan penglihatan yangtan yang

mendeteksi cahaya. Yang dilakukan mata yang paling sederhana tak mendeteksi cahaya. Yang dilakukan mata yang paling sederhana tak lain hanya mengetahui apakah

lain hanya mengetahui apakah lingkungan sekitarnlingkungan sekitarnya adalah ya adalah terangterang atau gelap. Mata yang lebih

atau gelap. Mata yang lebih komplkompleks dipergunakan untukeks dipergunakan untuk memberik

memberikan an pengertian visual.pengertian visual.

• Menurut Wikipedia,Menurut Wikipedia, KendariKendari adalah  adalah ibu kota Provinsi Sulawesiibu kota Provinsi Sulawesi

Tenggara, Indonesia. Kendari diresmikan sebagai kotamadya (kini Tenggara, Indonesia. Kendari diresmikan sebagai kotamadya (kini kota) dengan UU RI No. 6 Tahun 1995 tanggal 27 September 1995. kota) dengan UU RI No. 6 Tahun 1995 tanggal 27 September 1995.

• Dapat disimpulkan bahwaDapat disimpulkan bahwa Rumah Sakit Mata KendariRumah Sakit Mata Kendari adalahadalah

institusi pelayanan khusus yang memberikan pelayanan utama pada institusi pelayanan khusus yang memberikan pelayanan utama pada penyakit di bidang indra penglihatan yang berada di

penyakit di bidang indra penglihatan yang berada di ibukotibukotaa Sulawesi Tenggara.

(3)

PEMILIHAN LOKASI

PEMILIHAN LOKASI

 Kota Kendari

(4)

Kawasan citra land, Kecamatan Poasia

Kawasan citra land, Kecamatan Poasia ALTERNATIF 1

ALTERNATIF 1

PEMILIHAN TAPAK & SITE

PEMILIHAN TAPAK & SITE

ALTERNATIF 2

ALTERNATIF 2

Pertigaan Kampus Baru, Kecamatan Kambu

Pertigaan Kampus Baru, Kecamatan Kambu

Dalam Buku Pedoman Teknis Fasilitas

Dalam Buku Pedoman Teknis Fasilitas

Rumah Sakit, Persyaratan umum Bangunan

Rumah Sakit, Persyaratan umum Bangunan

Rumah Sakit dalam pemilihan lokasi dijelaskan

Rumah Sakit dalam pemilihan lokasi dijelaskan

pada aksesbilitas untuk jalur transportasi dan

pada aksesbilitas untuk jalur transportasi dan

komunikasi, bahwa lokasi harus mudah

komunikasi, bahwa lokasi harus mudah

dijangkau oleh masyarakat atau dekat ke jalan

dijangkau oleh masyarakat atau dekat ke jalan

raya dan tersedia infrastuktur dan fasilitas

raya dan tersedia infrastuktur dan fasilitas

dengan mudah.

(5)

Kawasan citra land, Kecamatan Poasia

Kawasan citra land, Kecamatan Poasia ALTERNATIF 1

ALTERNATIF 1

PEMILIHAN TAPAK & SITE

PEMILIHAN TAPAK & SITE

Site ini terletak di samping kawasan Citra Land, dengan

Site ini terletak di samping kawasan Citra Land, dengan

panjang 200 m dan lebar 150 m. Lokasi strategis berada dekat

panjang 200 m dan lebar 150 m. Lokasi strategis berada dekat

dengan pemukiman, Pertamina Andounohu, dan RSU Abunawas.

dengan pemukiman, Pertamina Andounohu, dan RSU Abunawas.

Berada di tepi jalan raya namun tidak dilalui angkutan umum.

(6)

PEMILIHAN TAPAK & SITE

PEMILIHAN TAPAK & SITE

ALTERNATIF 2

ALTERNATIF 2

Pertigaan Kampus Baru, Kecamatan Kambu

Pertigaan Kampus Baru, Kecamatan Kambu

Site terletak di

Site terletak di

pertigaan Kampus Baru, Kec.

pertigaan Kampus Baru, Kec.

Kambu,

Kambu, dengan dengan panjang 3panjang 300 m00 m

dan lebar 200 m. Lokasi sangat

dan lebar 200 m. Lokasi sangat

strategis berada dekat

strategis berada dekat

pemukiman, kampus dan area

pemukiman, kampus dan area

pertokoan. Berada di tepi jalan

pertokoan. Berada di tepi jalan

raya yang di lalui angkutan

raya yang di lalui angkutan

umum arah andounohu, kota

umum arah andounohu, kota

dan kampus baru.

(7)

Kawasan citra land, Kecamatan Poasia

Kawasan citra land, Kecamatan Poasia ALTERNATIF 1

ALTERNATIF 1

NO KRITERIA BOBOT

NO KRITERIA BOBOT

ALTERNATIF

ALTERNATIF 1 1 ALTERNATIF ALTERNATIF 22 N

N BN BN N N BNBN 1

1 Memiliki luas site yang dapatMemiliki luas site yang dapat mewadahi

mewadahi segala segala aktivitassaktivitass bangunan dan areal open space. bangunan dan areal open space.

25

25 1,5 1,5 37,5 37,5 2 2 5050 2

2 Aksesbilitas Aksesbilitas menuju menuju sitesite 25 25 1 1 25 25 2 2 5050 3

3 Lingkungan Lingkungan sekitar sekitar site site harusharus mendukung keberadaan mendukung keberadaan bangunan bangunan 15 15 2 2 30 30 2 2 3030 4

4 Memiliki Memiliki view view yang yang menarikmenarik 15 15 1 1 15 15 1 1 1515 5

5 Memiliki Memiliki jaringan jaringan utilitas utilitas kotakota 20 20 2 2 15 15 2 2 1515

PEMILIHAN TAPAK & SITE

PEMILIHAN TAPAK & SITE

ALTERNATIF 2

ALTERNATIF 2

Pertigaan Kampus Baru, Kecamatan Kambu

(8)

PEMILIHAN TAPAK & SITE

PEMILIHAN TAPAK & SITE

SITE TERPILIH

SITE TERPILIH

Pertigaan Kampus Baru, Kecamatan Kambu

Pertigaan Kampus Baru, Kecamatan Kambu

JEJERAN JEJERAN RUKO RUKO PERTIGAAN PERTIGAAN JEJERAN JEJERAN RUKO RUKO PEMUKIMAN PEMUKIMAN JEJERAN JEJERAN RUKO RUKO

(9)

Konsep PENGOLAHAN TAPAK 

Konsep PENGOLAHAN TAPAK 

EXISTING CONDITION

EXISTING CONDITION

Panjang tapak 300 m dan lebar 200 m. Panjang tapak 300 m dan lebar 200 m. Peruntukkan tapak sesuai dengan Peruntukkan tapak sesuai dengan sasaran fungsi bangunan, yakni lokasi sasaran fungsi bangunan, yakni lokasi  yang strategis, dekat dengan  yang strategis, dekat dengan pemukiman, kampus, dan area bisinis. pemukiman, kampus, dan area bisinis. Sebelah Utara tapak berbatasan Sebelah Utara tapak berbatasan dengan Jl. MT Haryono, arah dengan Jl. MT Haryono, arah timur berbatasan dengan Jl. HE timur berbatasan dengan Jl. HE Mokodompit, arah selatan Mokodompit, arah selatan berbatasan denan kantor berbatasan denan kantor pertanahan, dan arah barat pertanahan, dan arah barat berbatasan dengan jejeran ruko. berbatasan dengan jejeran ruko.

(10)

Konsep PENGOLAHAN TAPAK 

Konsep PENGOLAHAN TAPAK 

LINTASAN MATAHARI & ANGIN

LINTASAN MATAHARI & ANGIN

Pintu masuk menghadap utara dan Pintu masuk menghadap utara dan bukaan diperbanyak pada arah utara bukaan diperbanyak pada arah utara

dan selatan dan selatan

Cahaya matahari dapat membuat Cahaya matahari dapat membuat

silau dan panas, serta angin silau dan panas, serta angin mempengaruhi kekuatan bangunan mempengaruhi kekuatan bangunan

(11)

Konsep PENGOLAHAN TAPAK 

Konsep PENGOLAHAN TAPAK 

POLUSI UDARA &

POLUSI UDARA & KEBISINGANKEBISINGAN

Polusi udara & Polusi udara & kebisingan diredam kebisingan diredam dengan menanam dengan menanam  vegetasi di sekitar  vegetasi di sekitar tapak serta tapak serta pembuatan pembatas pembuatan pembatas  yang tinggi.  yang tinggi. Kebisingan tinggi berada di utara Kebisingan tinggi berada di utara dan timur tapak sedang kebisingan dan timur tapak sedang kebisingan rendah di barat dan selatan tapak. rendah di barat dan selatan tapak.

 Arah angin timur-bar  Arah angin timur-baratat

mempengaruhi bawaan polusi udara mempengaruhi bawaan polusi udara

(12)

Konsep PENGOLAHAN TAPAK 

Konsep PENGOLAHAN TAPAK 

 VIEW BANGUNAN

 VIEW BANGUNAN

 Arah orientasi bangunan me

 Arah orientasi bangunan menghadapnghadap utara dengan pertimbangan view dan utara dengan pertimbangan view dan

akses yang baik, serta

akses yang baik, serta menghindarimenghindari orientasi matahari dan angin orientasi matahari dan angin

langsung langsung

 View baik berada di  View baik berada di araharah

utara dan timur tapak utara dan timur tapak karena dapat langsung karena dapat langsung diakses dan dilihat dari diakses dan dilihat dari

 jalan besar.  jalan besar.

(13)

Konsep PENGOLAHAN TAPAK 

Konsep PENGOLAHAN TAPAK 

PENCAPAIAN & SIRKULASI

PENCAPAIAN & SIRKULASI

Sirkulasi Tapak : Sirkulasi Tapak :

Main entrance ambulans Main entrance ambulans Main entrance umum Main entrance umum Side entrance

Side entrance

Tapak berada di pertigaan Tapak berada di pertigaan  jalan menuju kampus baru  jalan menuju kampus baru

(selatan), anduonohu (selatan), anduonohu (timur) dan wua-wua (timur) dan wua-wua (barat) yang dilalui oleh (barat) yang dilalui oleh angkutan umum. Sangat angkutan umum. Sangat

mudah di akses. mudah di akses.

(14)

Konsep UTILITAS 

Konsep UTILITAS 

 Jaringan utilitas m  Jaringan utilitas masukasuk

kedalam bangunan kedalam bangunan melalui bawah tanah melalui bawah tanah  JARINGAN UTILIT  JARINGAN UTILITAS :AS : PLN PLN PAM PAM TELKOM TELKOM

(15)

PAM PAM

Konsep UTILITAS 

Konsep UTILITAS 

 AIR BERSIH  AIR BERSIH  AIR KOTOR  AIR KOTOR

meteran

meteran

Tangki penampungan air

Tangki penampungan air

Pompa

(16)

Konsep UTILITAS 

Konsep UTILITAS 

PERSAMPAHAN

PERSAMPAHAN

SISTEM PENANGKALAN PETIR

SISTEM PENANGKALAN PETIR

Terminal Tanah Terminal Tanah Sistem Faraday

Sistem Faraday ElektrodaElektrodapenahanpenahan

Final

Final

(17)

Menggunakan cahaya

Menggunakan cahaya

sinar matahari secara

sinar matahari secara

 tidak langsung dengan

 tidak langsung dengan

penggunaan sunscreen

penggunaan sunscreen

Menggunakan

Menggunakan

cahaya lampu secara

cahaya lampu secara

langsung sesuai

langsung sesuai

peruntukan nya

peruntukan nya

masing-masing

masing-masing

Konsep UTILITAS 

Konsep UTILITAS 

PENCAHAYAAN PENCAHAYAAN Pencahayaan alami

Pencahayaan alami Pencahayaan buatanPencahayaan buatan

Genset

Genset

PLN

PLN

Panel Panel Induk

Induk PembagiPembagipanelpanel istribusiistribusi

 JARINGAN LISTRI

(18)

Konsep UTILITAS 

Konsep UTILITAS 

PENANGGULANG

PENANGGULANGAN AN KEBAKARANKEBAKARAN

 JARINGAN TELEP

(19)

Fungsi sebagai pengarah, Unsur

Fungsi sebagai pengarah, Unsur

estetika.. Warna daun hijau muda dan

estetika.. Warna daun hijau muda dan

batang hijau tua. Diletakkan sepanjang

batang hijau tua. Diletakkan sepanjang

 jalan

 jalan utama utama dan dan jalan jalan penghubungpenghubung

bangunan. bangunan. Fungsi sebagai Fungsi sebagai pelindung, penahan pelindung, penahan

angin dan filter matahari

angin dan filter matahari

Diletakkan pada open

Diletakkan pada open

space yang memerlukan

space yang memerlukan

perlindungan

perlindungan

Fungsi sebagai unsur estetika

Fungsi sebagai unsur estetika

dan ground cover. Warna

dan ground cover. Warna

hijau. Diletakkan diatas

hijau. Diletakkan diatas

permukaan tanah pada tapak.

permukaan tanah pada tapak.

 Jalan sebagai

 Jalan sebagai

sirkulasi kendaaraan

sirkulasi kendaaraan

Trotoar sebagai sirkulasi pejalan kaki

Trotoar sebagai sirkulasi pejalan kaki

Plasa yang terletak

Plasa yang terletak

didepan bangunan didepan bangunan utama utama Sclupture terletak Sclupture terletak

pada bagian tengah

pada bagian tengah

tapak tapak Tempat sampah Tempat sampah diletakkan di diletakkan di sekitar tapak sekitar tapak

Lampu jalan yang

Lampu jalan yang

diletakkan sepanjang

diletakkan sepanjang

 jalan pada tap

 jalan pada tapakak

Konsep TATA RUANG LUAR 

Konsep TATA RUANG LUAR 

Soft Material

Soft Material

Palem Raja

Palem Raja Kiara PayungKiara Payung Rumput Gajah MiniRumput Gajah Mini

Hard Material

Hard Material

Street urniture

(20)

Parkir kendaraan roda empat menggunakan parkir sudut 45

Parkir kendaraan roda empat menggunakan parkir sudut 45oo dan tegak dan tegak

lurus. Sedangkan Parkir kendaraan roda dua baik pengunjung dan

lurus. Sedangkan Parkir kendaraan roda dua baik pengunjung dan

pengelola menggunakan parkir tegak lurus.

pengelola menggunakan parkir tegak lurus.

Sistem parkir

Sistem parkir

Konsep TATA RUANG LUAR 

(21)

Konsep KEBUTUHAN RUANG 

Konsep KEBUTUHAN RUANG 

Sebagaimana telah di Sebagaimana telah di tetapkan tetapkan  PERMENKES RI No.  PERMENKES RI No. 340 tentang sarana 340 tentang sarana dan prasarana Rumah dan prasarana Rumah  sakit khusus mata.  sakit khusus mata.  Perencanaa

 Perencanaan Rumahn Rumah Sakit Mata Kendari Sakit Mata Kendari merupakan Kelas A. merupakan Kelas A.

(22)

Konsep BESARAN RUANG 

Konsep BESARAN RUANG 

INSTALASI RAWAT JALAN

(23)

Konsep BESARAN RUANG 

Konsep BESARAN RUANG 

INSTALASI RAWAT JALAN

(24)

Konsep BESARAN RUANG 

Konsep BESARAN RUANG 

INSTALASI GAWAT DARURAT

(25)

Konsep BESARAN RUANG 

Konsep BESARAN RUANG 

INSTALASI GAWAT DARURAT

(26)

Konsep BESARAN RUANG 

Konsep BESARAN RUANG 

INSTALASI GAWAT DARURAT

(27)

Konsep BESARAN RUANG 

Konsep BESARAN RUANG 

INSTALASI RAWAT INAP

(28)

Konsep BESARAN RUANG 

Konsep BESARAN RUANG 

INSTALASI RAWAT INAP

(29)

Konsep BESARAN RUANG 

Konsep BESARAN RUANG 

INSTALASI BEDAH

(30)

Konsep BESARAN RUANG 

Konsep BESARAN RUANG 

INSTALASI BEDAH

(31)

Konsep BESARAN RUANG 

Konsep BESARAN RUANG 

INSTALASI BEDAH

(32)

Konsep BESARAN RUANG 

Konsep BESARAN RUANG 

INSTALASI FARMASI

(33)

Konsep BESARAN RUANG 

Konsep BESARAN RUANG 

INSTALASI FARMASI

(34)

Konsep BESARAN RUANG 

Konsep BESARAN RUANG 

INSTALASI LABORATORIUM

(35)

Konsep BESARAN RUANG 

Konsep BESARAN RUANG 

INSTALASI LABORATORIUM

(36)

Konsep BESARAN RUANG 

Konsep BESARAN RUANG 

INSTALASI DIAGNOSTIC TERPADU

(37)

Konsep BESARAN RUANG 

Konsep BESARAN RUANG 

INSTALASI PEMULASARAN JENAZAH

(38)

Konsep BESARAN RUANG 

Konsep BESARAN RUANG 

INSTALASI DAPUR & GIZI

(39)

Konsep BESARAN RUANG 

Konsep BESARAN RUANG 

INSTALASI DAPUR & GIZI

(40)

Konsep BESARAN RUANG 

Konsep BESARAN RUANG 

INSTALASI LAUNDRY

(41)

Konsep BESARAN RUANG 

Konsep BESARAN RUANG 

INSTALASI BENGKEL

(42)

Konsep ORGANISASI RUANG 

Konsep ORGANISASI RUANG 

INSTALASI RAWAT JALAN

INSTALASI RAWAT JALAN

R. Periksa

R. Periksa

Mata

(43)

Konsep ORGANISASI RUANG 

Konsep ORGANISASI RUANG 

INSTALASI GAWAT DARURAT

(44)

Konsep ORGANISASI RUANG 

Konsep ORGANISASI RUANG 

INSTALASI RAWAT INAP

(45)

Konsep ORGANISASI RUANG 

Konsep ORGANISASI RUANG 

INSTALASI BEDAH

(46)

Konsep ORGANISASI RUANG 

Konsep ORGANISASI RUANG 

FARMASI

(47)

Konsep ORGANISASI RUANG 

Konsep ORGANISASI RUANG 

LABORATORIUM

(48)

Konsep ORGANISASI RUANG 

Konsep ORGANISASI RUANG 

DIAGNOSTIK TERPADU

(49)

Konsep ORGANISASI RUANG 

Konsep ORGANISASI RUANG 

INSTALASI PEMULASARAAN JENAZAH

(50)

Konsep ORGANISASI RUANG 

Konsep ORGANISASI RUANG 

DAPUR & GIZI

(51)

Konsep ORGANISASI RUANG 

Konsep ORGANISASI RUANG 

LAUNDRY

(52)

Konsep ORGANISASI RUANG 

Konsep ORGANISASI RUANG 

BENGKEL

(53)

Konsep BENTUK DASAR

Konsep BENTUK DASAR

Menganalogikan Menganalogikan bentuk tubuh manusia bentuk tubuh manusia sebagai bentuk dasar sebagai bentuk dasar

bangunan bangunan BENTUK DENAH BENTUK DENAH Kepala Kepala Badan Badan Lengan Lengan

(54)

Konsep TAMPILAN BANGUNAN  

Konsep TAMPILAN BANGUNAN  

Pemikiran

Pemikiran form follow functionform follow function yakni bentuk mengikuti fungsi bangunanyakni bentuk mengikuti fungsi bangunan

sehingga bercirikan sebagai Rumah Sakit Mata Kendari. sehingga bercirikan sebagai Rumah Sakit Mata Kendari.

T

(55)

Konsep STRUKTUR 

Konsep STRUKTUR 

SUB STRUKTUR SUB STRUKTUR

(56)

SUPER STRUKTUR SUPER STRUKTUR

Konsep STRUKTUR 

Konsep STRUKTUR 

Menggunakan sistem rangka kaku. Terdiri

Menggunakan sistem rangka kaku. Terdiri

dari balok dan kolom.

(57)

UPPER STRUKTUR UPPER STRUKTUR

Konsep STRUKTUR 

(58)

OUT PUT 

Referensi

Dokumen terkait

Dari 6 padi hibrida F 1 yang unggul terhadap rata-rata 4 varietas cek seperti tersebut di atas, hanya IR58025A/Batanghari yang memberikan sifat agak rentan terhadap keracunan Al,

Context-based berkaitan dengan kondisi yang relatif tetap atau merupakan sebuah karakteristik kepribadian seseorang yang mengalami kecemasan

Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer, yaitu data hasil wawancara berupa tanya jawab langsung dengan Kepala Kantor Bank Indonesia Sulawesi

[r]

Pendidikan Demokrasi dalam Konteks Pembangunan Masyarakat Madani; Tinjauan Sosial Kultural, Bandung: National Seminar Civic Education.. Al Mukhtar, Suwarma, (1991),

REDAKTUR HELMI APAKABAR

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh faktor internal auditor (komitmen organisasi, locus of control eksternal dan keinginan untuk

Saya yakin kamu mampu memikat perkutut tersebut,” kata Juragan Pensiun sambil menatap anak muda itu.. Suaranya terdengar sangat berwibawa dan terkesan