• Tidak ada hasil yang ditemukan

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 47 TAHUN 2017

TENTANG

BATAS DAERAH KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA PROVINSI SUMATERA SELATAN DENGAN KABUPATEN LEBONG PROVINSI BENGKULU

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang : a. bahwa untuk tertib administrasi pemerintahan di Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu, perlu ditetapkan batas daerah secara pasti antara Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan dengan Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu;

b. bahwa penetapan batas daerah antara Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan dengan Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu sebagaimana dimaksud dalam huruf a telah disepakati oleh Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu dan disetujui oleh Tim Penegasan Batas Daerah Pusat;

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Batas Daerah Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan dengan Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu;

(2)

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1959 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah Tingkat I Sumatera Selatan dan Undang-Undang Darurat Nomor 16 Tahun 1955 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1950 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1955 Nomor 52), sebagai Undang-Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1959 Nomor 70, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1814);

2. Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1967 tentang Pembentukan Propinsi Bengkulu (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1967 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2828);

3. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Lebong dan Kabupaten Kepahiang di Propinsi Bengkulu (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 154, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4349);

4. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 166, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4916);

5. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2013 tentang Pembentukan Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5429);

6. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244), sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);

(3)

7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 76 Tahun 2012 tentang Pedoman Penegasan Batas Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 1252)

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI TENTANG BATAS DAERAH KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA PROVINSI

SUMATERA SELATAN DENGAN KABUPATEN LEBONG

PROVINSI BENGKULU.

Pasal 1

Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:

1. Provinsi Sumatera Selatan adalah daerah otonom sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1959 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah Tingkat I Sumatera Selatan dan Undang-Undang Darurat Nomor 16 Tahun 1955 tentang perubahan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1950 (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 1955 Nomor 52) sebagai Undang-Undang. 2. Provinsi Bengkulu adalah daerah otonom sebagaimana

dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1967 tentang Pembentukan Daerah Tingkat I Propinsi Bengkulu. 3. Kabupaten Musi Rawas Utara adalah daerah otonom

sebagaimana dimaksud dalam Undang–Undang Nomor 16 Tahun 2013 tentang Pembentukan Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan.

4. Kabupaten Lebong adalah Daerah Otonom sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Lebong dan Kabupaten Kepahiang di Propinsi Bengkulu

5. Titik Kartometris yang selanjutnya disingkat TK adalah titik-titik koordinat batas yang ditentukan berdasarkan pengukuran/perhitungan posisi titik dengan menggunakan peta dasar dan peta-peta lain sebagai pelengkap.

(4)

Pasal 2

Batas daerah Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan dengan Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu dimulai dari Doppler N.1003 dengan koordinat 2° 46' 06.670" LS dan 102° 03' 50.000" BT yang merupakan titik simpul batas antara Kecamatan Pinang Belapis Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu dengan Kabupaten Merangin Provinsi Jambi dan Kecamatan Ulu Rawas Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan, selanjutnya ke arah Tenggara sampai pada

TK 1 dengan koordinat 2˚ 48' 14.641" LS dan 102˚ 05' 09.214"

BT, selanjutnya ke arah Tenggara sampai pada TK 2 dengan

koordinat 2˚ 49' 37.231" LS dan 102˚ 07' 07.625" BT,

selanjutnya ke arah Tenggara sampai pada TK 3 dengan

koordinat 2˚ 51' 56.004" LS dan 102˚ 07' 56.166" BT, selanjutnya ke arah Tenggara sampai pada TK 4 dengan koordinat 2˚ 53' 37.735" LS dan 102˚ 09' 42.326" BT, selanjutnya ke arah Tenggara sampai pada TK 5 dengan

koordinat 2˚ 55' 04.782" LS dan 102˚ 11' 51.631" BT, selanjutnya ke arah Tenggara sampai pada TK 6 dengan

koordinat 2˚ 56' 26.427" LS dan 102˚ 13' 28.608" BT, selanjutnya ke arah Tenggara sampai pada TK 7 dengan

koordinat 2˚ 58' 52.966" LS dan 102˚ 14' 15.487" BT,

selanjutnya ke arah Tenggara sampai pada TK 8 dengan

koordinat 3˚ 01' 24.486" LS dan 102˚ 14' 42.004" BT,

selanjutnya ke arah Tenggara sampai pada TK 9 dengan

koordinat 3˚ 02' 15.831" LS dan 102˚ 16' 48.653" BT,

selanjutnya ke arah Tenggara sampai pada TK 10 dengan

koordinat 3˚ 03' 57.012" LS dan 102˚ 18' 50.397" BT,

selanjutnya ke arah Timur Laut sampai pada TK 11 dengan

koordinat 3˚ 03' 34.994" LS dan 102˚ 21' 30.415" BT,

selanjutnya ke arah Timur Laut sampai pada TK 12 dengan

koordinat 3˚ 02' 53.060" LS dan 102˚ 23' 57.568" BT, selanjutnya ke arah Tenggara sampai pada TK 13 dengan

koordinat 3˚ 03' 28.022" LS dan 102˚ 26' 24.944" BT,

selanjutnya ke arah Tenggara sampai pada TK 14 dengan

koordinat 3˚ 05' 22.453" LS dan 102˚ 28' 20.797" BT,

(5)

koordinat 3˚ 06' 35.676" LS dan 102˚ 29' 11.503" BT yang

merupakan titik simpul batas Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan dengan Kecamatan Topos Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu dan Kecamatan Suku Tengah Lakitan Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan.

Pasal 3

Posisi TK sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 bersifat tetap dan tidak berubah akibat perubahan nama desa/kelurahan, dan/atau nama kecamatan.

Pasal 4

Batas daerah dan koordinat batas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 tercantum di peta dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

Pasal 5

Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

(6)

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 6 Juli 2017

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA, ttd

TJAHJO KUMOLO

Diundangkan di Jakarta pada tanggal 14 Juli 2017.

DIREKTUR JENDERAL

PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,

ttd

WIDODO EKATJAHJANA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2017 NOMOR 956. Salinan sesuai dengan aslinya

KEPALA BIRO HUKUM, ttd

WIDODO SIGIT PUDJIANTO Pembina Utama Madya (IV/d)

NIP. 19590203 198903 1 001.

(7)

! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !! !!!! !! !! !! ! ! !! !! !! ! ! !! ! ! ! ! !! ! ! ! ! !! !! ! ! !! !! ! ! !! !! !! !! !! !! !! !! ! ! ! ! !! ! ! !! !! !!!! !! !! !! !! ! ! !! ! !!! !! !! !! ! ! !! !! !! !! ! ! !! !! ! ! !! ! ! !! ! ! !! ! ! !! !! !! !! !! !! !! !! ! ! ! ! !

!

(

!

(

!

(

!

(

!

(

!

(

!

(

!

(

!

(

!

(

!

(

!

(

!

(

!

(

!

(

!

(

TK 9

TK 8

TK 7

TK 6

TK 5

TK 4

TK 3

TK 2

TK 1

TK 14

TK 13

TK 12

TK 11

TK 10

N.1003

TK 15

KECAMATAN KARANG JAYA

KECAMATAN

SUKU TENGAH LAKITAN ULU TERAWAS

KECAMATAN TOPOS

KABUPATEN LEBONG

PROVINSI BENGKULU

KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA

PROVINSI SUMATERA SELATAN

KABUPATEN MUSI RAWAS

PROVINSI SUMATERA SELATAN

KABUPATEN MERANGIN

PROVINSI JAMBI

KECAMATAN ULU RAWAS

KECAMATAN

PINANG BELAPIS

B a tan g S eb iat Air B ise i A e k K u tu Sei Rupit Aek Bata ngpu Air Put ih Aek M erah Ba tan g E mp u Batang Ketahun Air Mia ur Ba tan g K ulu s Air Tikb ua Air Ura m Air Ud ik Ae k K ulus S im pan g K anan Batan g Plika i Air Se lika t A ir S eb e lan g a Bat ang Tapi k Air M ungup Aek Kulus S impang Kiri Bat ang Put ih B esar Aek K eruh S impang Kiri Ae k K u lus K an a n Sei R awas Aek Tikm anau A ir K e ta u n A ir P ia ta m Aek K ulus K iri Air Batuasa h Air Sip ua Air K ilia Ae k E mp u K an an Aek Lek o Kiri Ba tan g Kum is Air Tikkasei Ba tang Tan gku i Ba ta ng K ete no ng Air Tikbue B a tan g A sai A ir A m en Ae k K era di Ae k B eta lise rut Batang Kulam Ba tan g K etahu n Bata ng Ke tah un A ir P u tih Ba tang K etahu n 2 °4 5 '0 " 2 °5 0 '0 " 2 °5 5 '0 " 3 °0 '0 " 3 °5 '0 " 170000 175000 180000 185000 190000 195000 200000 205000 210000 215000 220000 225000 96 5 5 0 0 0 9 6 6 0 0 0 0 9 6 6 5 0 0 0 9 6 7 0 0 0 0 9 6 7 5 0 0 0 9 6 8 0 0 0 0 9 6 8 5 0 0 0 9 6 9 0 0 0 0 9 6 9 5 0 0 0 ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !! !! ! ! ! ! ! ! ! !! ! ! ! ! ! ! !! ! !!! ! ! !! !! ! ! ! ! ! ! !! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !! !! ! ! ! ! ! ! !! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !! ! !! ! !! ! ! !! !! !! !! ! ! !! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !! ! ! ! ! ! !! ! ! !! !! !! !! ! ! !! !! ! ! ! ! ! ! !! ! !! ! ! ! !! ! ! !! ! ! !! !! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !! ! ! ! ! !! !! ! ! !! !! ! ! ! ! !! !! !! !! ! ! !! !! !! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !! ! ! ! ! !! !! !! !! !! ! ! ! ! ! ! !! ! ! !! ! ! ! !!! ! ! !! ! ! !! ! ! !! ! ! ! ! !! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !! ! ! ! ! ! ! !! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !! !!! ! ! ! ! ! !! ! !! ! !! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !! ! ! ! ! ! ! !! !! !! ! ! ! ! !! !! ! ! !! !! ! ! ! ! ! ! ! ! !! !! ! ! !! ! ! ! ! ! ! !! !! ! ! !! !! ! ! ! ! ! ! !! !! !! ! ! !! ! ! ! ! ! ! ! ! !! !! !! ! ! !! ! ! !! !! ! ! !! !! ! ! !! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !! !! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !! !! !! ! ! ! ! !! ! ! !! !! !! !! !! !! ! ! !! ! ! ! ! !! ! ! !! !! !! !! !! !! ! ! !! !! ! ! ! ! ! ! ! ! !! ! ! ! ! ! ! !! ! ! ! ! ! !! ! ! ! ! !! ! ! ! ! ! ! !! !! ! ! !! ! ! !! !! ! ! ! ! ! ! ! ! !! ! ! ! ! !! !! !! ! ! !! ! ! ! ! !! ! ! !! !! !! ! ! ! ! !! !! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !! ! !! ! ! !! !! ! ! !! !! ! ! ! ! ! ! ! ! !! ! ! !! ! ! ! ! !! ! ! ! ! ! !!! !! ! ! ! ! ! ! ! ! !! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !! ! ! ! ! ! !!! ! ! ! ! ! ! !! ! ! ! ! !! ! ! ! ! ! ! !! ! ! !! ! ! !! !! ! ! ! !! ! ! !! !! ! ! ! ! !! !! ! ! ! ! !! ! ! !! ! ! ! ! ! ! !! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !!! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !!!! ! ! ! ! !! !! !! ! ! !! !! ! ! ! ! !! ! ! ! ! !! !! !! ! ! !! ! ! !! !! !! ! ! !! ! !!! !! ! ! ! ! !! !! !! !! ! ! !! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !!! ! ! ! ! ! !! ! ! !! !! ! ! ! ! !! !! !! !! ! ! !! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !! ! ! !! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !! !! ! !! ! ! ! ! ! ! ! ! !! ! ! !! !! !! ! ! ! ! !! ! ! !! ! ! ! ! !! !! !! ! ! ! ! ! ! !! !! !! ! ! !! !! ! ! !! ! ! ! ! !!! ! !! ! ! ! ! ! ! ! ! !! !! !! ! ! ! ! !! !! ! ! !! !! ! ! !! !! !! !! ! ! ! ! ! ! ! !! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !! ! ! ! !! ! ! ! ! ! ! ! !! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !! ! ! !! ! ! ! ! !! !! ! ! ! ! ! ! ! !! !!!! !! !! ! ! ! ! !! !! ! ! ! ! !! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !! ! ! !! !! ! ! !! ! ! !! ! ! !! !! ! ! ! ! ! ! !! ! ! !! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! ! !

KAB. MUSIRAWAS UTARA KAB. LEBONG

PROVINSI SUMATERA SELATAN PROVINSI JAMBI PROVINSI BENGKULU PROVINSI LAMPUNG 104°0'0" 103°0'0" 102°0'0" 101°0'0" 3 °0 '0 " 4 °0 '0 " DIAGRAM LOKASI KETERANGAN RIWAYAT

1. Peta Rupabumi Indonesia Skala 1 : 50.000 Produksi Badan Informasi Geospasial Tahun 2016

PETA BATAS DAERAH

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA PROVINSI SUMATERA SELATAN DENGAN KABUPATEN LEBONG PROVINSI BENGKULU

U PROYEKSI Sistem Grid Datum Horizontal Zona Satuan Tinggi Selang Kontur

: Grid Geografis dan Grid Universal Transverse Mercator : Datum - WGS - 84

: 48 M : meter : 25 meter

DAFTAR KOORDINAT PILAR BATAS

MENTERI DALAM NEGERI

REPUBLIK INDONESIA,

ttd

TJAHJO KUMOLO

TENTANG : BATAS DAERAH KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA PROVINSI SUMATERA SELATAN

DENGAN KABUPATEN LEBONG PROVINSI BENGKULU

BT L S L S mT m U SKALA 1 : 50.000 mT m U

Lintang

Bujur

X

Y

Koordinat Geografis

Koordinat UTM

No

Nama

km 10 cm 0 2 6 8 0 1 2 3 4 5 LEGENDA Jalan Sungai Garis Kontur

#

! Pilar Batas

!

Titik Kartometrik

Batas Kabupaten Indikatif

! ! !

Batas Provinsi

! !

Batas Provinsi Indikatif

! !

Salinan sesuai dengan aslinya

KEPALA BIRO HUKUM

W. SIGIT PUDJIANTO

Pembina Utama Madya (IV/d)

Referensi

Dokumen terkait

Jika tidak ada sanggahan atau sanggahan ditolak maka peserta yang masuk dalam daftar pendek dapat mengunduh (download) Dokumen Pemilihan untuk memasukkan

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan diatas mengenai pengaruh kualitas pelayanan, penanganan komplain dan citra rumah sakit terhadap kepuasan pengguna kartu

Karena secara keseluruhan kreativitas fisika kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol maka dapat dikatakan bahwa penerapan model pembelajaran langsung berbantuan

Dari hasil penelitian dan proses pembuatan web yang telah penulis lakukan, maka penulis menyimpulkan bahwa Sistem Informasi Absensi Pekerja Lapangan berbasis web

Bahwa materi aduan Pengadu yang menyatakan bahwa KPU Kabupaten Nabire tidak memberi respon sama sekali terhadap apa yang direkomendasikan PanwasluKabupaten Nabire justru

Suatu sistem yang baik harus mempunyai tujuan dan sasaran yang tepat karena hal tersebut sangat menentukan dalam mendefinisikan masukan yang dibutuhkan sistem dan

Standar prosedur operasional P4GN dan psikotropika di sektor transportasi meliputi segala bentuk kegiatan dan/atau perbuatan yang dimulai dari tahap perencanaan,

Hasil pada Tabel 1 menunjukkan bobot potong FH mampu mencapai 439.75 kg, hal ini membuktikan bahwa kondisi sedang pada sapi FH lebih tinggi dibandingkan dengan bobot