KEPUTUSAN KEPALA DINAS KESEHATAN
NOMOR : 003 /KPTS/KES/2019
TENTANG
PENETAPAN PERUBAHAN INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU)
DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANYUASIN
KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANYUASIN,
Menimbang
: a.
bahwa untuk melaksanakan ketentuan pasal 3 dan pasal 4
Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara
Nomor PER/09/M.PAN/5/2007 tentang Pedoman Umum
Penetapan Indikator Kinerja Utama (IKU) Instansi Pemerintah
;
b.
bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud
dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan
Kepala Dinas tentang Penetapan Indikator Kinerja Utama
Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin Tahun 2018-2023.
Mengingat
1.
Undang-undang
Nomor
28
Tahun
1999
tentang
Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi,
Kolusi dan Nepotisme (Lembaran Negara RI Tahun 1999
Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 3851 ;
2.
Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor
144, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
5063);
3.
Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan
Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014
Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 5587)
sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan
Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan
Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015
Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 5679) ;
4.
Undang – undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem
Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421) ;
5. Undang . . .
PEMERINTAH KABUPATEN BANYUASIN
DINAS KESEHATAN
Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Banyuasin No. 12 Pangkalan Balai Telp. (0711) 7690032
Website :
www.dinkes.banyuasinkab.go.id
e-mail :
[email protected]
5.
Undang – undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang
Pembentukan Peraturan Perundang – Undangan (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234) ;
6.
Undang-undang
Nomor
23
Tahun
2014
Tentang
Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah
dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang – undang
Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang –
undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor
246, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
5589) ;
7.
Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang
Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi
Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817);
8.
Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 Tentang Sistem
Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah ;
9.
Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas
Kinerja Instansi Pemerintah ;
10.
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor
PER/09/M.PAN/5/2007 tentang Pedoman Umum Penetapan
Indikator Kinerja Utama (IKU) Instansi Pemerintah ;
11.
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor
20/M.PAN/11/2008 tentang Petunjuk Penyusunan Indikator
Kinerja Utama ;
12.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010
tentang Pelaksanaan Perarturan Pemerintah Nomor 8 Tahun
2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian
dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah ;
13.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2014
Tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah ;
14.
Peraturan Daerah Kabupaten Banyuasin Nomor Tahun 2016
tentang Susunan Organisasi Dinas Daerah ;
15.
Peraturan Bupati Kabupaten Banyuasin Nomor 171 Tahun
2016 tentang Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi
Dinas Kesehatan ;
3
16.
Peraturan Daerah Kabupaten Banyuasin Nomor Tahun
2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah
Daerah Tahun 2018-2023 ;
17.
Keputusan
Bupati
Kabupaten
Banyuasin
Nomor
/KPTS/Kes/2019 tentang Rencana Strategis Dinas Kesehatan
Kota Balikpapan Tahun 2018 - 2023
MEMUTUSKAN :
Menetapkan
:
KESATU
:
Penetapan Indikator Kinerja Utama (IKU) Dinas Kesehatan
Kabupaten Banyuasin Tahun 2018-2023 sebagaimana tercantum
dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari
Keputusan ini
KEDUA
:
Indikator Kinerja Utama Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin
sebagaimana dimaksud pada Diktum KESATU, merupakan acuan
yang digunakan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin untuk
menetapkan Rencana Kerja dan Anggaran, menyusun dokumen
penilaian kinerja, menyusun laporan akuntabilitas kinerja serta
melakukan evaluasi pencapaian kinerja sesuai dengan dokumen
KETIGA
:
Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan
ketentuan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan akan
diperbaiki sebagaimana mestinya
Ditetapkan di Pangkalan Balai
Pada tanggal 10 Januari 2019
KEPALA DINAS KESEHATAN
KABUPATEN BANYUASIN,
dr. MASAGUS M. HAKIM, M.Kes
NIP. 197208282002121005
Tembusan Yth :
1.
Bupati Kabupaten Banyuasin;
2.
Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin;
3.
Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Banyuasin;
KABUPATEN BANYUASIN
NOMOR : 003 /KPTS/KES/2019
TENTANG
PENETAPAN
INDIKATOR
KINERJA
UTAMA
(IKU)
DINAS
KESEHATAN KABUPATEN BANYUASIN
No Tujuan OPD Sasaran Indikator Kinerja Tujuan dan Sasaran
Target Capaian
Kondisi Akhir RUMUS PERHITUNGAN PENJELASAN
2018 2019 2020 2021 2022 2023 1 2 3 4 5 6 7 8 1 Meningkatnya Derajat Kesehatan Masyarakat Masyarakat Kabupaten Banyuasin
1 Usia Harapan Hidup
(UHH)
68,4 68,5 68,6 68,7 68,8 69 69
Angka perkiraan lama hidup rata-rata penduduk dengan asumsi tidak ada perubahan pola mortalitas menurut umur
Rata-rata kesempatan atau waktu hidup yang tersisa. Usia harapan hidup bisa diartikan pula dengan banyaknya tahun yang ditempuh penduduk yang masih hidup sampai umur tertentu.
2 Angka Kematian Bayi
(AKB)
5/1.000 KH 5/1.000 KH 5/1.000 KH 4/1.000 KH 4/1.000 KH 4/1.000 KH 4/1.000 KH
Jumlah bayi yang dilahirkan di satu wilayah tertentu selama 1 tahun / Jumlah kelahiran hidup diwilayah dan pada kurun waktu yang sama x 1000
Angka Kematian Bayi (AKB) adalah banyaknya kematian bayi berusia dibawah satu tahun, per 1000 kelahiran hidup pada satu tahun tertentu
3 Angka Kematian Ibu (AKI)
105/100.000 KH 105/100.000 KH 105/100.000 KH 100/100.000 KH 100/100.000 KH 100/100.000 KH 100/100.000 KH
Jumlah ibu hamil yang meninggal karena hamil, bersalin dan nifas di satu wilayah tertentu selama 1 tahun / Jumlah kelahiran hidup diwilayah dan pada kurun waktu yang sama x 100.000
Kematian Ibu adalah Kematian yang terjadi pada ibu karena peristiwa kehamilan, persalinan, dan masa nifas.
1 Meningkatnya Kualitas Kesehatan Masyarakat
1 Persentase Persalinan di fasilitas kesehatan oleh tenaga kesehatan yang
kompoten 92% 92% 93% 94% 95% 96% 96%
Jumlah ibu bersalin yang ditolong oleh tenaga kesehatan di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu / Jumlah seluruh sasaran ibu bersalin di satu wilayah kerja dalam kurun waktu yang sama x 100 %
persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan terampil sesuai standar (bidan, dokter, dan tenaga paramedis lainnya di fasilitas kesehatan)
2 Persentase stunting pada
Balita
31% 30% 28% 26% 24% 22% 22%
Jumlah Balita Stanting / Jumlah Balita x 100 %
stunting didefinisikan sebagai persentase anak-anak usia 0 sampai 59 bulan, dengan tinggi di bawah minus (stunting sedang dan berat) dan minus tiga (stunting kronis) diukur dari standar pertumbuhan anak
3 Persentase Rumah
Tangga ber PHBS
75% 75% 75% 75% 75% 75% 75%
jumlah rumah tangga sehat /jumlah rumah tangga total x 100 %
PHBS di rumah tangga adalah upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar tahu mau dan mampu mempraktikan PHBS serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan dimasyarakat
5
No Tujuan OPD Sasaran Indikator Kinerja Tujuan dan Sasaran
Target Capaian
Kondisi Akhir RUMUS PERHITUNGAN PENJELASAN
2018 2019 2020 2021 2022 2023
1 2 3 4 5 6 7 8
2 Meningkatnya akses dan mutu pelayanan kesehatan yang berkualitas
1 Indeks keluarga sehat
15% 25% 35% 40% 65% 80% 80%
Jumlah Keluarga Sehat/ Jumlah Keluarga (Rumah Tangga) x 100%
Pelayanan Kesehatan diluar gedung untuk meningkatkan derajat kesehatan yang mencakup 12 indikator kesehatan masyarakat
2 Akreditasi
Puskesmas/Rumah Sakit 69% 87% 100% 100% 100% 100% 100%
Jumlah Puskesmas/Rumah sakit yang terakreditasi /Jumlah Puskesmas dan Rumah Sakit x 100%
-
3 Universal coverage
jaminan kesehatan 52% 60% 75% 85% 90% 100% 100%
Jumlah peserta JKN / Jumlah Seluruh penduduk x 100% - 3 Meningkatnya pencegahan dan pengendalian penyakit menular
dan tidak menular 1 Case detection rate TBC
/CDR TBC
40% 40% 50% 55% 60% 65% 65%
Jumlah Kasus TB yang ditemukan / Jumlah estimasi penderita TB x 100%
banyaknya jumlah yang dinyatakan sebagai penderita yang telah ditemukan
dibandingkan dengan jumlah penderita yang masih diperkirakan pada wilayah tertentu 2 Imunisasi Dasar Lengkap
(IDL)
80% 80% 82% 85% 87% 90% 92%
Jumlah Bayi yang mendapakan imunisasi dasar lengkap dalam kurun waktu 1 tahun / Jumlah seluruh bayi selama kurun waktu 1 tahun x 100%
Imunisasi dasar Lengkap jika seoarang bayi mendapat 1 kali imunisasi Hepatitis B, 1 kali Imunisasi BCG. 3 kali imunisasi DPT-Hb dan Hib, 4 kali Imunisasi Polio dan 1 kali Imunisasi Campak
3 Persentase Posbindu PTM Aktif
15% 20% 25% 30% 35% 40% 40%
Jumlah Posbindu yang melaksanakan pelayanan kesehatan sesuai standar/Jumlah seluruh Posbindu yang ada di wilayah kabupaten dalam kurun waktu tertentu x 100%
Posbindu PTM adalah kegiatan monitoring dan deteksi din faktor resiko PTM terintegrasi penyakit jantung dan pembuliuh darah, DM, penyakit paru obstruktif akut dan kanker yang dikelola masyarakat melalui pembinaan terpadu.
4 Meningkatnya ketersediaan obat, alat kesehatan dan sumber daya kesehatan
1 Persentase ketersediaan obat dan vaksin di
Puskesmas 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
Jumlah obat dan vaksin yang tersedia / Kebutuhan x 100 %
Tingkat Ketersediaan Obat dan Perbekalan kesehatan di fayankes TK I
2 Persentase Puskesmas
yang minimal memiliki 5
jenis tenaga kesehatan 51,50% 80% 85% 90% 95% 100% 100%
Jumlah Puskesmas yang minimal memiliki 5 jenis tenaga kesehatan / jumlah Seluruh Puksemas x 100%
Setiap Puskesmas minimal memliki nakes Dokter Umum , Dokter Gigi, Perawat, Bidan dan Apoteker berdasarkan Permenkes 75 Tahun 2014