• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Human Error Pada Proses Produksi Produk Pintu Dengan Metode Sherpa dan Heart di PT. Sumatera Timberindo Industry

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Human Error Pada Proses Produksi Produk Pintu Dengan Metode Sherpa dan Heart di PT. Sumatera Timberindo Industry"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

PT. Sumatera Timberindo Industry merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur yang memproduksi daun pintu. Perusahaan ini merupakan sebuah pabrik yang pekerjaannya dilakukan secara semi otomatis yaitu manusia memiliki peranan dalam keberlangsungan proses produksinya. PT. Sumatera Timberindo Industry memiliki masalah dalam proses produksi pintu dimana terdapat kecacatan yang faktor penyebab utamanya adalah manusia (human error). Permasalahan ini dapat diselesaikan dengan melakukan analisis human error dengan metode SHERPA dan HEART. Systematic Human Error Reduction and Prediction Approach (SHERPA) menganalisa terjadinya human error dengan menggunakan input hirarki task level dasar sedangkan Human Error Assessment and Reduction Technique (HEART) bagian dari perhitungan keandalan yang diartikan sebagai seberapa besar operator melakukan kesalahan dalam task yang seharusnya dilakukan. Dari penelitian dengan metode SHERPA diperoleh item pekerjaan yang memiliki tingkat kritis yaitu 2.2 (pengepressan terlalu lama), 8.2 (pengepressan terlalu lama), dan 11.2 (adanya bagian pintu yang belum rata). Berdasarkan penelitian dengan metode HEART diperoleh total nilai HEP (Human Error Probability) yaitu 0,4986 dimana nilai tersebut dipengaruhi oleh faktor EPCs (Error Producing Conditions). Berdasarkan data yang diperoleh maka pemecahan masalah yang mungkin dilakukan untuk masalah item 2.2, 8.2, dan 11.2 adalah dengan meningkatkan skill operator dengan memberikan pelatihan peningkatan karya prestatif dan kerjasama kelompok.

Kata Kunci : Human error, Human Error Probability (HEP), Hierarki Task Analysis (HTA), HEART, SHERPA.

Referensi

Dokumen terkait

Sedangkan hasil perhitungan aktivitas operator dengan metode Human Error Assessment And Reduction Technique (HEART) menunjukan nilai terbesar 0,1091 pada aktivitas

Laporan tugas akhir dengan judul “ HUMAN ERROR ANALYSIS DENGAN METODE HEART DAN SHERPA PADA DEPARTEMEN ROUGH MILL (Studi Kasus CV Qirana) ” ini telah dipertahankan didepan

Hasil dari pengolahan data menunjukkan bahwa terdapat 26 deskripsi potensi human error dari keseluruhan aktivitas produksi batik cap di 6 stasiun kerja yang

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi human error yang mengakibatkan terjadinya kecelakaan kerja pada operator proses produksi cassava chips dengan

Dari penelitian ini, diketahui prediksi human error yang dapat terjadi pada bagian wet area yaitu kelalaian operator dalam menggunakan APD dengan probabilitas sebesar

Identifikasi human error menggunakan metode SHERPA ini dilakukan untuk mengetahui human error yang mungkin terjadi pada saat menggunakan mesin-mesin sehingga

"Analisis Human Error pada Proses Produksi Keramik dengan Menggunakan Metode HEART dan SHERPA", Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya, 2020 Publication Susanti

Gambar 2 HTA Operator Stasiun Penggilingan Tabel 1 Implementasi Metode SHERPA No Task Error Description Consequence Remidial Strategy 1 Mengaitkan ke tali crane Pekerja