• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN LCD TERHADAP

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN LCD TERHADAP"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN LCD TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI

DI KELAS XI SMA NEGERI 4 GORONTALO

Oleh

Liyan Ladjulu

Pembimbing I : Zuchri Abdussamad Pembimbing II: Radia Hafid

Program Studi Pendidikan Ekonomi

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh media pembelajaran LCD terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi di kelas XI SMA Negeri 4 Gorontalo. Metode yang digunakan pada pelaksanaan penelitian adalah metode kuantitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data mengunakan analisis regresi sederhada. Dengan jumlah sampel 30 orang.Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh antara media pembelajaran LCD dengan prestasi belajar siswa di kelas XI SMA Negeri 4 Gorontalo, yang di tunjukan oleh persamaan regresi linear Y = 70.91 + 0.19. hal itu berarti bahwa setiap kenaikan skor media pembelajaran LCD (X) dapat menyebabkan kenaikan skor prestasi belajar siswa (Y) sebesar 0.19, sedangkan hasil pengujian hipotesis dapat dilihat bahwa hipotesis penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu uji signigfikan di peroleh harga Fhitung = 5.13 sedangkan Ftabel (0.95)(1.28) = 4.20 dengan demikian Ho ditolak dan Ha dapat menerima sehingga dari hasil analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa hipotesis penulis di duga penggunaan media pembelajaran LCD berpengaruh positif terhadap pretasi belajar siswa pada mata pelajaran ekonmi kelas XI SMA Negeri 4 Gorontalo.

(2)

PENDAHULUAN

Perkembangan zaman yang semakin moderen terutama pada era globalisasi seperti sekarang ini menuntut adanya sumber daya manusia yang berkualitas tinggi, salah satu peningkatan sumber daya manusia yang merupakan prasyarat mutlak untuk mencapai tujuan pembangunan yakni pendidikan.

Pendidikan adalah usaha sadar untuk menumbuh kembangkan potensi sumber daya manusia melalui kegiatan pengajaran. UU Sistem Pendidikan Nasional No 20 tahun 2003, menyatakan bahwa tujuan pendidikan nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia indonesia seutuhnya yaitu manusia yang bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani serta tanggung jawab, kemasyarakatan dan kebangsaan.

Sekolah menengah atas dan sederajat mempunyai tujuan pendidikan yaitu menciptakan atau menyiapkan peserta didik agar mempunyai kemampuan untuk

melanjutkan atau menyiapkan peserta didik yang lebih tinggi yaitu perguruan tinggi. Salah satu usaha untuk digunakan mewujudkan tujuan tersebut adalah

meningkatkan prestasi belajar siswa.

Prestasi belajar siswa merupakan tolak ukur yang utama untuk mengetahui keberhasilan belajar seseorang. Seseorang yang prestasinya tingg dapat dikatakan bahwa ia telah berhasil dalam belajar. Prestasi belajar siswa adalah hasil belajar siswa yang dicapai siswa ketika mengikuti dan mengerjakan tugas atau kegiatan pembelajaran disekolah.

Proses pendidikan yang dilaksanakan disekolah memerlukan tenaga pendidik yang berkualitas yang berperan sebagai fasilitator dan motifator dalam proses belajar mengajar yang melibatkan guru dan siswa atas dasar hubungan timbal balik yang belangsung selama situasi edukatif untuk mencapai tujuan dalam pendidikan. Pendidikan juga merupakan sarana mutlak yang dgunakan untuk mewujudkan masyarakat madani yang mampu menguasai, mengembangkan, mengendalikan dan memanfaatkan teknologi.

(3)

muda menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa apalagi lewat media pembelajaran.

Media berasal dari bahasa inggris yakni medium yang artinya adalah kata perantara untuk menyampaikan pesan dan dapat merangsang pikiran, perasaan dan kemajuan siswa sehingga dapat mendorong terjadinya proses mengajar.

Media pembelajaran LCD merupakan salah satu metode tampilan yang di pakai sebagai layar computer maupun note book sehingga dapat di jadikan media pembelajaran yang cukup menarik, media pembelajaran LCD juga cocok di gunakan untuk kelompok besar atau kelas yang siswanya banyak agar guru dapat menyajikan materi pembelajaran sesuai dengan rancangan desain yang telah disiapkan .

Dengan demikian media pembelajaran ini dapat membantu guru dalam menyampaikan materi pelajaran dan menyajikan pelajaran yang dapat mendukung aktivitas belajar siswa terhadap materi secara optimal dan memberikan gairah

dalam belajar agar dapat merangsang proses belajar mengajar yang berlangsung scara efektif dan efisien, sebab dalam proses belajar mengajar kriteria yang

berhasil di tandai dengan terjadinya perubahan tingkah laku pada diri individu yang belajar. Seorang guru dikatakan berhasil, bila seorang guru dapat memilih media pembelajaran yang cocok untuk digunakan pada mata pelajaran ekonomi.

Mata pelajaran ekonomi merupakan salah satu pembelajaran yang sulit membutuhkan minat belajar siswa sehingga tidak heran prestasi belajar siswa tergolong rendah hal ini di sebabkan cenderungnya siswa lebih menghafal dari pada memahami.

Mengingat pentingnya penggunaan media pembelajaran pada setiap proses belajar mngajar, maka menarik untuk diteliti dan untuk mengetahui dampak penggunaan media LCD di atas terhadap prestasi belajar siswa khususnya pada mata pelajaran ekonomi.

(4)

belajar siswa yang perolehan nilai rata-rata di bawah kriteria (KKM) 75, adapun fasilitas pembelajaran khususnya media pembelajaran LCD masih kurang sehingga siswa tidak termotifasi untuk mengikuti pembelajaran di kelas.

Prestasi adalah hasil yang telah dicapai dari apa yang telah dilakukan, dikerjakan, diusahakan dan sebagainya. (Badudu dan Zain, 2001: 1088). Hasil ini dapat dinyatakan dengan kuantitatif dan kualitatif. Hasil kuantitatif adalah hasil yang dinyatakan dengan angka. Sedangkan hasil kualitatif adalah hasil yang dinyatakan dengan kata-kata, seperti baik, cukup, sedang, kurang, dan lain-lain.

Media berasal dari bahasa inggris yakni medium yang artinya adalah kata perantara untuk menyampaikan pesan dan dapat merangsang pikiran, perasaan dan kemajuan siswa sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar mengajar.

Menurut Yusufhadi miraso (2005:458), juga menyatakan bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang digunakan unuk menyalurkan pesan

serta dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian si belajar sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar mengajar yang di sengaja, bertujuan dan

terkendali.

Menurut Arsyad (2007:29). Mengelompokan media pembelajaran menjadi empat kelompok yaitu hasil cetak, media hasil teknologi, audio visual, media hasil komputer dan hasil gabungan dari cetak dan computer

Pegunaan media dalam kegiatan belajar mengajar sebagai alat bantu guru dalam menyampaikan materi pembelajaran agar siswa dapat memahami dengan baik tentang materi yang di sampaikan. Kegunaan media pembelajaran sebagai berikut (dalam Nana, Sudjana 2007:2).

a) Memperjelas penyajian materipenguat agar tidak dapat bersifat abstrak (tidak dapat dilhat).

(5)

c) Mengunakan media pembelajaran yang tepat (dengan animasi) dan bervariasi sehinnga dengan media siswa dapat berperan aktif dalam proses belajar.

d) Pengajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehinnga dapat menumbuhkan motivasi belajar.

e) Metode mengajar akan lebih menarik tidak semata-mata komunikasi verbal melalui penuturan kata-kata oleh guru, sehinnga siswa tidak bosan.

Menurut Hermanto LCD (Liquid Crystal Display) adalah salah satu metode tampilan yang menggunakan panel-panel kristal cair sebagai pembentuk gambar. Pada LCD Projector, gambar yang di layar dibentuk dari 3 buah LCD Panel (Red, Green, Blue) yang masing-masing membentuk element gambar Merah, Hijau dan Biru. Dari ketiga element gambar tersebut lalu disatukan lewat prisma dan kemudian difokuskan ke lensa dan diteruskan ke layar. Dalam hal ini LCD Panel seperti deretan jendela-jendela yang bisa membuka-tutup, dengan

sudut bukaan dari tertutup rapat hingga membuka lebar, lalu disorot oleh lampu dari belakang. Dari kombinasi susunan jendela-jendela yang terbuka dan tertutup

tersebut, terbentuklah sebuah gambar.

Menurut Haryono LCD saat ini banyak dipakai sebagai layar komputer maupun Note Book atau Laptop. Laptop yang dipadukan dengan proyektor dapat dijadikan media pembelajaran yang cukup menarik. Tampilan yang dihasilkan pada layar yang cukup lebar antara 2 x 2 meter, sangat cocok digunakan untuk kelompok besar atau kelas yang siswanya banyak. Perpaduan antara Laptop dengan LCD Proyektor dapat menyajikan pesan atau materi pembelajaran sesuai desain/ rancangan yang telah disiapkan.

(6)

Dapat meningkatkan prestasi belajar siswa di SMA Negeri 4 Gorontalo, (3) Hasil peneliti ini di harapkan dapat membantu guru dalam menetapkan strategi yang dapat memperbaiki dan meningkatkan prestasi belajar siswa, (4) Hasil penelitian ini di harapkan dapat memberikan sumbang pikiran yang baik dalam meningkatkan mutu pendidikan.

METODE PENULISAN

Lokasi penelitian ini berdasarkan objek yang di teliti, maka yang menjadi

sasaran peneliti adalah SMA Negeri 4 Gorontalo. Waktu penelitian yang digunakan selama 2 bulan yaitu april samapi bulan mei 2013. Desain penelitian

yang digunakan adalah kuantitatif. Pada penelitian ini metode penarikan sampel yang digunakan adalah Proposi random sampling agar memenuhi syarat sebagai sampel dari populasi tertentu.

Tehnik pengumpulan data yang di gunakan yaitu: observasi, angket/kuisioner dan dokumentasi sedangkan tehnik analisi data yang digunakan adalah uji normalitas data,regresi,dan uji keberartian.

HASIL DAN PEMBAHASAN HASIL

Data dalam penelitian ini dianalisis secara kuantitatif dengan melakukan pengukuran pengaruh media pembelajaran LCD terhadap prestasi belajar siswa atau hasil yang di peroleh dari mata pelajaran ekonomi dengan variabel ini jumlah siswa yang menjadi sampel adalah 30 orang yang di mana dari populasi 119 orang diambil mengunakan cara penarikan sampel proposional random

sampling. Media pembelajaran LCD sebagai variabel X memperoleh skor sebagai

berikut: untuk modus (Mo) = 52.14, median (Me) =51.42, rata-rat(X) = 50,7, dan simpangan baku (S) = 5.0 dan pengujian normalitas data di peroleh harga X² hitung = 4.2 untuk dk = 6-1 =5 dan taraf kesalahan 0.05 diperoleh X² tabel = 11.070. dalam pengujian Chi-kuadrat berasumsi bahwa jika X² hitung ≤ X² tabel ,

artinya data distribusi normal. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variabel X(Media pembelajaran LCD) berdistribusi normal yaitu X² hitung ≤ X² tabel atau (4.2 ≤ 11.070). Sedangkan Prestasi belajar siswa sebagai variabel Y

(7)

80.9, rata-rata (Y) = 80,7 dan simpangan baku (S) = 2.5 dan pengujian normalitas juga di peroleh harga X² hitung = 1.34 untuk dk = 6-1 = 5 dan taraf kesalahan 0.05 di peroleh X² tabel = 11.070. Dalam pengujian Chi-kuadrat berasumsi bahwa jika X² hitung ≤ X² tabel, artinya data berdistribusi normal. Untuk mencari persamaan regresi digunakan rumus Ý = a + bX, sehingga dari hasil penelitian di peroleh persamaan regresi Ý = 70.91+0.19. Hal ini berarti setiap terjadi perubahan sebesar satu unit variabel X(Media pembelajaran LCD), maka akan di ikuti oleh perubahan rata-rata variabel Y (Prestasi belajar siswa) sebesar 0.19.

Dalam perhitungan uji signifikan di peroleh harga Fhitung = 5.13 sedangkan Ftabel (0.95)(1.28) = 4.20 Jika Fhitung ≥Ftabel , maka tolak H0 artinya signifikan dan Jika Fhitung ≤ Ftabel, terima H0 artinya tidak signifikan tapi karena Fhitung ≥ Ftabel

(5.13≤4.20), sehingga di simpulkan H0 tolak dan Ha di terima dengan demikian terdapat pengaruh media pembelajaran LCD terhadap prestasi belajar siswa.Sedangkan untuk pengujian liniearitas di peroleh harga Fhitung sebesar 1.17

dan harga Ftabel (0.95)(15.13) di peroleh 2.51. Jika Fhitung ≤ Ftabel , artinya data berpola linear. Jika Fhitung ≥ Ftabel , artinya data berpola tidak liniear karena harga

Fhitung lebih kecil dari Ftabel (1.17 ≤ 2.51), maka dapat disimpulkan bahwa data berpola linear.

PEMBAHASAN

Penelitian ini termasuk dalam studi pengaruh antara variabel bebas dengan terikat. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara empirik terbukti variabel bebas yang di teliti ikut menunjukan variabel terikat. Adapun variabel bebas pada penelitian ini adalah Media pembelajaran LCD (X) dan variabel terikat adalah prestasi belajar siswa yang di peroleh dari hasil belajar (Y). Dengan menetapkan kelas XI IPS di SMA Negeri 4 Gorontalo yang terdiri dari 5 kelas yang berjumlah 119 yang menggunakan penarikan sampel proposional random

sampling yang dimana 30 0rang sebagai subjek penelitian. Dengan tujuan untuk

(8)

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa prestasi belajar siswa (Y) kelas XI IPS pada mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 4 Gorontalo termasuk dalam kriteria tuntas dengan nilai terendah 75 dan tertinggi 86

Dalam pengujian hipotesi, hasilnya menunjukan bahwa hipotesis (Ho) yang di uji tolak, yang artinya signifikan, dan hipotesis penelitian (Ha) yang di ajukan di terima. Hal ini terlihat dari thitung ≥ ttabel pada taraf signifikan 0.05.

Adapun hipotesis yang diajukan terhadp prestasi belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 4 Gorontalo.

Hasil pengujian hipotesis pada persamaan regresi yaitu Ý = 70.91 +0.19X yang berarti setiap terjadi kenaikan sebesar satu skor media pembelajaran LCD, maka akan di ikuti dengan meningkatnya hsil belajar siswa sebesar 0.19

SIMPULAN

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah di uraikan, maka dapat di simpulkan sebagai berikut:

(a)Di peroleh persamaan regresi Ý = 70.91 + 0.19X. Hal ini berarti setiap terjadi perubahan sebesar satu unit variabel X(Media pembelajaran LCD), maka akan di ikuti oleh perubahan rata-rata variabel Y (Prestasi belajar siswa) sebesar 0.19 dan hal ini berarti setiap terjadi perubahan pada indikator Media pembelajaran LCD, maka akan di ikuti oleh perubahan rata-rata indikator dari prestasi belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi di kelas XI SMA Negeri 4 Gorontalo.

(b) Berdasarkan perhitungan yang di peroleh pada pengujian hipotesis, di peroleh harga Fhitung = 5.13 sedangkan Ftabel (0.95)(1.28) = 4.20 karena harga Fhitung lebih besar dari Ftabel (5.13 ≥4.20), maka Ho di tolak dan Ha diterima

(9)

SARAN

Berdaarkan hasil penelitian yang telah di kemukakan pada kesimpulan di atas maka. Penulis memberikan beberapa saran sebagai berikut:

(a)Media pembelajaran LCD yang baik dapat meningkatkan hasil belajar siswa oleh karena itu, guru di harapkan dapat mampu mengunakan media pembelajaran dengan sebagaimana mestinya.

(10)

DAFTAR RUJUAKAN

Arsyad. 2007. Media Pembelajaran. Jakarta: PT. Raja Grafindo.

Badudu dan Zain Sutan Mohammad. 2001. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Haryono. 2009. (http:// haryonostkip.blogspot.com/2009/01/liquit-crystal-display- lcd.html).

Hermanto. 2009. (http:// fxhermanto.blogspot.com/2009/11/media-visual-2.html,)

Nana Sudjana .2007. Media Pengajaran . Bandung: Remaja Rosdakarya.. Yusufhadi Miarso. (2005). Menyemai benih teknologi pendidikan. Jakarta:

Referensi

Dokumen terkait

Sedangkan total pengaruh kredibilitas komunikator terhadap efektivitas pemeriksaan sebesar 0,851 yang berarti setiap kenaikan 1 satuan kredibilitas komunikator akan

Nilai 0,991 menyatakan jika media pembelajaran meningkat satu poin maka skor prestasi belajar akan meningkat sebesar 0,991 (dengan asumsi variabel motivasi belajar

Hasil pengujian hipotesis pada persamaan regresi yaitu Ỳ = 47,02 + 0,34X yang berarti setiap terjadi perubahan sebesar satu unit variabel X ( Media Pembelajaran LCD ),

matematika dimana setiap kenaikan 1 skor variabel pusat kendali akan menyebabkan kenaikan hasil belajar matematika sebesar Hasil penelitian ini sebanding dengan

1) Hasil pengujian hipotesis pertama, terdapat pengaruh metode pembelajaran terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial. Ini berarti dalam pengujian hipotesis pertama menolak Ho

Sedangkan nilai probabilitas pada pengujian pengaruh PDRB terhadap APBD menunjuk- kan nilai probabilitas sebesar 0,00032, yang berarti pada tingkat kepercayaan 99 persen,

Berdasarkan hal tersebut, hipotesis penelitian ini adalah: a Pengujian pengaruh X1 terhadap Y H0:β ≤ 0 = Shopping Lifestyle X1 tidak berpengaruh terhadap impulse buying Y Ha :

Setiap kenaikan satu unit persepsi atas model pembelajaran akan diikuti dengan kenaikan prestasi belajar IPS sebesar 0,226 unit Pengaruh Konsep Diri X2 Terhadap Prestasi Belajar IPS Y