Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam
STMIK PPKIA PRADNYA PARAMITA
MALANG
Pengertian Iman
dari sisi Bahasa :
Iman berarti pembenaran “At-tashdiq”
dari sisi Istilah :
- Keyakinan bulat yang dibenarkan oleh hati, diikrarkan oleh lidah
dan dimanifestasikan dalam amalan.
Wujud Iman
Pembahasan tentang segala sesuatu
yang berhubungan dengan
Ilah
(Tuhan),
seperti wujud Allah, nama-nama Allah,
sifat-sifat Allah, perbuatan
(
af’al
)
Allah
Wujud Iman
Pembahasan tentang segala sesuatu
yang berhubungan dengan nabi dan
rasul, termasuk kitab suci dan
mu’jizat
Wujud Iman
Pembahasan tentang segala sesuatu
yang berhubungan dengan alam
metafisik, seperti malaikat, jin, iblis,
Wujud Iman
Pembahasan tentang segala sesuatu
yang berhubungan dengan segala
sesuatu yang hanya bisa diketahui
melalui
sam’i
, yaitu dalin naqli berupa
Dalam TAUHID dikenal ada 7 sikap:
1) Tauhid Dzat
mengitikadkan bahwa Dzat Allah itu ESA, tidak berbilang. Dzat Allah hanya dimiliki oleh Allah. Manuasia dengan
keterbatasannya tidak dapat mengetahui wujud Dzat Allah
2) Tauhid Sifat
mengitikadkan bahwa tidak ada sesuatu yang menyamai sifat Allah dan hanya Allah yang mempunyai sifat
Dalam TAUHID dikenal ada 7 sikap:
3) Tauhid Wujud
mengitikadkan bahwa Allah yang WAJIB ADA. Adanya Allah tidak memerlukan sesuatu yang mengadakan. Allah bersifat ABADI, Dialah yang pertama dan terakhir.
4) Tauhid Af ’al
Dalam TAUHID dikenal ada 7 sikap:
5) Tauhid Ibadah
mengitikadkan bahwa hanya Allah yang berhak dipuja. hanya Allah yang berhak mendapatkan ibadah dari
hambaNya
6) Tauhid Qashdi
Dalam TAUHID dikenal ada 7 sikap:
7) Tauhid
Tasyri
’
Pengaruh Keimanan dalam Kehidupan
1) Iman menimbulkan rasa AMAN, tidak khawatir terhadap ajal atau kematian
2) Iman menimbulkan PENGHARAPAN, yang merupakan suatu kekuatan yang mendorong dan membukakan hati manusia untuk bekerja dan menunaikan aktifitas hidup 3) Memperoleh ketenangan JIWA
Pengaruh Keimanan dalam Kehidupan
5) Orang beriman mengetahui kejadian alam semesta. Fitrah dan akal manusia mengatakan sesungguhnya kejadian manusia bukan terjadi dengan sendirinya.
6) Orang beriman bebas dari keragu-raguan
7) Cahaya keimanan dan keyakinan menyebabkan perasaan orang beriman menjadi terbuka dan lapang.