RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN 2014 45
BAB IV.
PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH
4.1. Tujuan dan Sasaran Pembangunan
Tujuan dan Sasaran Pembangunan RKPD Kota Ambon Tahun 2014, merupakan Tujuan dan Sasaran Pembangunan yang akan dicapai dalam RPJMD Kota Ambon Tahun 2011-2016 yang lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 4.1.
Tabel 4.1
Hubungan Visi/Misi dan Tujuan/Sasaran Pembangunan
No. Visi/Misi Tujuan Sasaran
Visi Pembangunan Kota Ambon Tahun 2011 – 2016:
“Ambon Yang Maju, Mandiri, Religius, Lestari Dan Harmonis Berbasis Masyarakat” 1. Misi ke-1: Menata dan meningkatkan profesionalisme birokrasi dalam pelayanan masyarakat
1. Terwujudnya birokrat yang profesional
a. Meningkatnya tata kelola pemerintahan ditandai antara
lain dengan peningkatan
kinerja secara terpadu, penuh
integritas, akuntabel,
berwibawa, taat kepada
hukum dan transparan.
b. Terjadinya perubahan dalam pelayanan publik ditandai antara lain dengan melalui peningkatan profesionalisme dan etos kerja serta integritas aparatur birokrasi.
c. Pemberdayaan dan
peningkatan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan
pembangunan ditandai antara lain dengan
d. Terciptanya tertib administrasi pemerintahan
2. Terwujudnya standar
pelayanan minimal
a. Tercapainya pelaksanaan
standar pelayanan minimal (SPM) dalam sistem birokrasi kota Ambon ditandai antara
lain dengan meningkatnya
kepuasan masyarakat,
meningkatnya kecepatan
pelayanan dan meningkatnya
kecepatan dalam proses
pelayanan perizinan;
b. Meningkatnya pengawasan
dan akuntanbilitas kinerja pemerintah dan legislatif ditandai antara lain dengan meningkatnya status laporan
keuangan, meningkatnya
jumlah SKPD dan
desa/kelurahan dengan
laporan keuangan baik sesuai
perundang-RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN 2014 46 undangan, dan meningkatnya laporan realisasi anggaran per tahun;
c. Terlaksananya penegakan
pelaksanaan peraturan
Pemerintah dan peraturan
Daerah 2. Misi ke-2: Meningkatkan kesejahteraan penduduk dibidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur dasar 3. Meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat a. Meningkatnya jangkauan
layanan pendidikan dasar dan menengah antara lain ditandai dengan meningkatnya angka partisipasi kasar (APK) dan angka partisipasi murni (APM) SD, SMP, dan SMA serta angka melek huruf
b. Meningkatnya mutu pendidikan dasar dan menengah ditandai
antara lain dengan
meningkatnya angka kelulusan SD, angka kelulusan SMP, angka kelulusan SMA, dan
jumlah siswa-siswa yang
menjuarai olimpiade sains nasional dan internasional serta meratanya jumlah guru bidang studi pada semua jenjang pendidikan
c. Meningkatnya jumlah dan mutu
lulusan perguruan tinggi
ditandai antara lain dengan
meningkatnya persentase
penduduk lulus diploma, dan
meningkatnya persentase
penduduk lulus perguruan
tinggi.
d. Meningkatnya minat baca
masyarakat ditandai antara
lain dengan meningkatnya
jumlah perpustakaan, jumlah pengunjung perpustakaan, dan jumlah buku bacaan
e. Meningkatnya mutu dan
kapasitas guru antara lain ditandai dengan meningkatnya
persentase guru yang
disertifikasi dan persentase guru yang berpendidikan sarjana
serta persentase guru
bersertifikat pendidik bertaraf internasional
f. Meningkatnya jumlah sarana
dan prasarana pendidikan
antara lain ditandai dengan
tersedianya ruang
perpustakaan, laboratorium
dan peralatan, perangkat
teknologi informasi, sarana dan
peralatan olahraga yang
RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN 2014 47 sekolah dan ruang kelas baru
g. Berkembangnya pendidikan
multikulturalisme dan pluralisme disekolah-sekolah antara lain ditandai dengan terlaksananya
kurikulum pendidikan
pluralisme agama dan
multikulturalisme disemua
jenjang sekolah, dan
terlaksananya kurikulum
pendidikan pendidikan orang
basudara (POB) yang
berperspektif multikulturalisme disemua jenjang sekolah
4.Meningkatkan derajat
kesehatan dan akses
pelayanan kesehatan
masyarakat
a. Meningkatnya jangkauan
layanan kesehatan masyarakat antara lain ditandai dengan menurunnya angka kematian bayi (AKB) per 1000 kelahiran
hidup, dan meningkatnya
persentase anak usia 1 tahun yang diimunisasi;
b. Meningkatnya mutu layanan
kesehatan masyarakat antara
lain ditandai dengan
menurunnya prevalensi gizi buruk dan prevalensi balita dengan berat badan lahir rendah (BBLR); meningkatnya persentase jaminan kesehatan
masyarakat miskin
(Jamkesmaskin)
c. Meningkatnya jangkauan dan
mutu pelayanan kesehatan
reproduksi antara lain ditandai dengan menurunnya angka kematian ibu per 100.000
kelahiran hidup, dan
meningkatnya persentase
kelahiran yang ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih;
d. Meningkatnya mutu layanan
kesehatan antara lain ditandai dengan meningkatnya angka harapan hidup; meningkatnya jumlah dokter spesialis dan tenaga medis lainnya.
e. Berkurangnya kasus penyakit menular, penyakit endemik dan penyakit degeneratif antara
lain ditandai dengan
menurunnya angka kasus
penyakit menular, endemik dan
degeneratif; meningkatnya
pengawasan obat dan
makanan, dan meningkatnya ketersediaan obat bermutu, aman dan efektif.
f. Meningkatnya jumlah sarana
RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN 2014 48 kesehatan antara lain ditandai dengan dibangunnya rumah sakit yang memiliki fasilatas dan
standar pelayanan prima,
bertambahnya jumlah
Puskesmas rawat inap dan
Pustu pada desa dan
kelurahan, meningkatnya
angka rehabilitasi para
pengguna narkoba dan
pengidap HIV/AIDS
5.Meningkatkan layanan
dan mutu infrastruktur dasar
a. Tersedianya sarana dan
prasarana air bersih antara lain ditandai dengan perluasan
jaringan dan peningkatan
jumlah penerangan jalan
umum (PJU), dan
meningkatnya persentase
jaringan air bersih pada desa-desa dan kelurahan,
b. Tersedianya sarana dan
prasarana listrik antara lain
ditandai dengan tersedia
jaringan lampu penerangan jalan, jaringan listrik yang menjangkau keluarga pada semua desa dan keluruhan.
c. Tersedianya sarana dan
prasarana telekomunikasi
antara lain ditandai dengan
jaringan telepon yang
terjangkaunya pada semua
desa dan kelurahan dan pada keluarga-keluarga.
d. Meningkatnya sarana dan
prasarana jalan desa antara
lain ditandai dengan
meningkatnya panjang jalan, mutu jalan desa yang dapat membuka akses masyarakat ke jalan utama
6.Meningkatkan peran
generasi muda dalam
pembangunan
a. Meningkatnya peran pemuda
dalam pembangunan
olahraga antara lain
ditandainya dengan
meningkatnya presentase
cabang olahraga dan seni yang diikutkan pada berbagai perlombaan tingkat nasional
dan internasional,
meningkatnya jumlah generasi
muda yang menjuarai
berbagai cabang olahraga
dan seni pada tingkat lokal, nasional dan internasional b. Meningkatnya mutu fasilitas
dan sarana olahraga dan seni yang tersedia bagi masyarakat antara lain ditandai dengan
RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN 2014 49 meningkatnya jumlah sarana dan fasilitas berbagai cabang
olahraga prestasi,
meningkatnya frekuensi
penggunaan berbagai sarana dan fasilitas olahraga yang telah tersedia
c. Meningkatnya partisipasi
generasi muda dalam
berbagai kegiatan
pembangunan kota antara lain ditandai dengan meningkatnya jumlah kegiatan dan program KNPI dalam pengembangan
kepemudaan, meningkatkan
persentase partisipasi pemuda
dalam program kebersihan
lingkungan dan penghijauan 3. Misi ke-3:
Menata dan membenahi kota sesuai fungsi dan peruntukan
7. Meningkatkan mutu
lingkungan perkotaan
a. Meningkatnya prasarana dan
sarana perkotaan sesuai
dengan standar minimal
b. Tertatanya pemukiman
perkotaan
c. Meningkatnya kesesuaian
kesesuaian pemanfaatan
kawasan perkotaan sesuai
dengan rencana tata ruang wilayah
d. Terbangunnya sarana dan
prasarana drainase dan
persampahan kota dan
desa/kelurahan 8. Membuka keterisolasian
antar daerah
a. Terbangunnya sarana dan
prasarana ekonomi sebagai
landasan percepatan
pembangunan
b. Berkembangnya pusat-pusat
kegiatan lokal disetiap
kecamatan sebagai pusat
produksi, layanan jasa dan pariwisata
c. Meningkatnya arus
perdagangan barang dan jasa, dan investasi
d. Meningkatnya jumlah sarana dan prasarana terminal dan pelabuhan laut dan pelabuhan tambat
e. Tertatanya sistem transportasi kota dan desa
9. Meningkatkan
Pengelolaan Kebersihan Kota
a. Meningkatnya kualitas
pengelolaan sampah di sumber sampah, TPS, dan TPA.
b. Meningkatnya pengelolaan
sampah mandiri menuju zerro
waste
RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN 2014 50
dengan kualitas yang
memadai dan sesuai dengan kebutuhan
10.Memantapkan
pemanfaatan dan
penataan ruang wilayah
a. Terwujudnya keterpaduan
pemanfaatan ruang wilayah antara lain ditandai dengan meningkatnya ketaatan dalam
pelaksanaan rencana tata
ruang secara konsisten
b. Meningkatkan kepatuhan
masyarakat dalam melakukan kegiaan pembangunan sesuai
dengan RTRW antara lain
ditandai dengan ketaatan
masyarakat dalam menepati peraturan tata ruang dan tata bangunan di wilayahnya. c. Terjaminnya kepastian hukum
dalam kepemilikan tanah
antara lain ditandai dengan
meningkatnya persentase
tanah bersertifikat,
berkurangnya kasus sengketa tanah, dan meningkatnya surat tanah di SKPD, kecamatan dan desa. 4. Misi ke-4: Menata penduduk dan kependudukan 11.Meningkatkan pengelolaan administrasi kependudukan
a. Meningkatnya mutu layanan
administrasi antara lain ditandai dengan persentase penduduk
dengan dokumen
kependudukan, meningkatnya
kepuasan masyarakat,
meningkatkan kecepatan
pelayanan
b. Meningkatnya mutu layanan
sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK) antara
lain ditandai dengan
pemutahiran data
kependudukan dan profil
penduduk miskin, dan
terkendalinya laju urbanisasi penduduk
c. Penyempurnaan peraturan
daerah antara lain mengatur tentang perkembangan dan
dinamika kependudukan
mencakup kuantitas, kualitas dan mobilitas penduduk.
12. Meningkatkan akses dan
kualitas program
keluarga berencana
a. Tercapainya Total Fertility Rate (TFR) dibawah dua antara lain ditandai dengan pencapaian peserta KB aktif minimal 75% dari total pasangan usia subur (PUS)
RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN 2014 51 menurut umur istri dibawah 20 tahun tidak lebih dari 1 % dari total PUS antara lain ditandai
melalui peningkatan
pengetahuan, kesadaran dan
perilaku remaja terhadap
kesehatan reproduksi
c. Terbinanya bina keluarga balita (BKB), bina keluarga remaja (BKR), dan kelompok usaha
peningkatan pendapatan
keluarga sejahtera (UPPKS)
dalam upaya peningkatan
pemberdayaan dan ketahan keluarga antara lain ditandai dengan BKB aktif ≥ 80 %, BKR aktif ≥ 85%, dan UPPKS aktif ≥ 18%.
d. Melembaganya institusi
masyarakat perkotaan (IMP) dan jejaring KB sampai tingkat basis antara lain ditandai
dengan terbentuknya pos
pembantu KB Desa (PPKBD) mandiri ≥ 90%, Sub PPKBD mandiri ≥ 45% dan kelompok KB mandiri ≥ 40%. 5. Misi ke-5: Menata dan meningkatkan lingkungan lestari berbasis partisipatif dan kolaboratif 13.Meningkatkan kualitas lingkungan hidup, mengembangkan sikap
dan perilaku konservasi
yang mengutamakan
kebersihan, keindahan
dan kelestarian
sumberdaya alam dan lingkungan hidup
a. Meningkatnya kegiatan
masyarakat untuk menjaga
kebersihan, keindahan dan kelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup antara
lain ditandai dengan
berkembangnya kegiatan
pengelolaan sumberdaya alam
dan lingkungan hidup,
meningkatkan persentase
masyarakat yang terlibat
dalam pemeliharaan dan
pelestarian lingkungan hidup;
b. Meningkatkan kemampuan
aparat dalam merumuskan
kebijakan yang
mengutamakan kebersihan,
keindahan dan kelestarian lingkungan antara lain ditandai dengan tersedianya peraturan daerah dan pedoman yang
mengatur pelestarian
lingkungan hidup
c. Terwujudnya kerjasama dan
kemitraan pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat dalam pemeliharaan dan pelestarian
sumberdaya alam dan
lingkungan hidup yang antara
lain ditandai dengan
meningkatnya kegiatan
RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN 2014 52
dalam mengelola
sumeberdaya alam dan
lingkungan hidup,
berkurangnya kasus-kasus
sengketa pengelolaan
lingkungan hidup, dan
berkurangnya jumlah emisi karbon dari jasa lingkungan dalam mengatasi perubahan lingkungan. 14.Meningkatkan pengendalian dan pelestarian lingkungan a. Terlaksananya kegiatan pengendalian pencemaran di lokasi kegiatan yang menjadi sumber penghasil limbah di wilayah perkotaan, pantai dan
pesisir teluk Ambon dan
Baguala antara lain ditandai
dengan terlaksananya
kegiatan program
pengendalian pencemaran
lingkungan, persentase sampah
pada pantai dan pesisir
berkurang 20 % setiap tahun
b. Mengembangkan etika dan
norma berusaha yang
berwawasan lingkungan hidup, dengan indikator kinerjanya
adalah terpulihkannya
ekosistem pesisir dan laut teluk Ambon dan Baguala dengan
meningkatnya kepedulian
masyarakat terhadap laut dan pesisir
c. Terlaksananya pendidikan dan penyuluhan pada masyarakat
tentang lingkungan hidup
antara lain ditandai dengan
adanya keikutsertaan
masyarakat dalam
pengendalian dan
pengelolaan lingkungan hidup
d. Meningkatnya kualitas
lingkungan daerah aliran
sungai, lereng dan perbukitan serta daerah peisisir dan pantai.
e. Terlaksananya rehabilitasi hutan antara lain ditandai dengan reboisasi dan penghijauan pada daerah aliran sungai (DAS)
15.Memantapkan pengelolaan
sumberdaya alam dan lingkungan hidup yang efektif, efisien dan ramah lingkungan
a. Tersedianya peraturan daerah
yang mengatur tentang
pengelolaan sumberdaya alam dan lingkunganhidup
b. Menjaga dan
mempertahankan ekosistem
perairan Teluk Ambon Dalam c. Bertambahnya luas RTH (Ruang
RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN 2014 53 Terbuka Hijau) sehingga luas RTH proposional dengan luas wilayah Kota Ambon
d. Meningkatnya kualitas udara antara lain ditandai dengan
neburunnya tingkat
pencemaran udara di
perkotaan
e. Tersedianya peraturan daerah tentang standar lingkungan hidup Kota Ambon
f. Meningkatnya kesadaran
masyarakat terhadap
konservasi hutan di wilayah DAS g. Meningkatnya partisipasi dan
peran aktif masyarakat dalam penyediaan dan pengelolaan RTH
h. Meningkatnya kepatuhan
stakeholder pemabangunan
terhadap keharusan Analisis
Dampak Lingkungan dalam
setiap proyek pembangunan 6. Misi ke-6: Meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan industri kerakyatan berbasis potensi wilayah/daerah 16.Mengembangkan lembaga ekonomi kerakyatan a. Meningkatnya produktivitas
usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) dan koperasi antara
lain ditandai dengan
meningkatnya pertumbuhan
UMKM binaan, UMKM mandiri, UMKM tangguh dan koperasi dengan kualifikasi skor baik
b. Meningkatnya kesempatan
kerja antara lain ditandai dengan meningkatnya tenaga kerja yang memiliki ketrampilan dalam UMKM dan koperasi
c. Meningkatnya kesejahteraan
UMKM dan koperasi antara lain ditandai dengan meningkatnya
nilai penjualan dan
pendapatan UMKM dan
koperasi
17.Mengembangkan iklim
investasi dan usaha
a. Meningkatnya penanaman
modal antara lain ditandai dengan meningkatnya jumlah
perusahaan swasta dan
meningkatnya akses dan nilai investasi kumulatif rata-rata sebesar 5 persen
b. Terbukanya kesempatan kerja antara lain ditandai dengan
meningkatnya jumlah
penyerapan tenaga kerja
18.Mengembangkan
komoditas unggulan
industri pengolahan yang berdaya saing terutama
a. Meningkatnya produktivitas
industri pengolahan berbasis perikanan, kelautan, pertanian, perkebunan dan peternakan
RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN 2014 54 industri pengolahan hasil
perikanan, kelautan dan pertanian
b. Meningkatkan kesempatan
kerja di sektor industri
pengolahan berbasis
perikanan, kelautan, pertanian, perkebunan dan peternakan
c. Meningkatkan pendapatan
masyarakat khususnya pelaku usaha di sektor industri
pengolahan berbasis
perikanan, pertanian,
perkebunan dan peternakan
d. Meningkatnya pendapatan
daerah 19.Mengembangkan industri
kerajinan dan produk unggulan daerah
a. Meningkatnya industri kerajinan dan produk unggulan daerah
yang ditandai dengan
meningkatnya jumlah dan nilai produksi industri-industri kerajinan
b. Meningkatnya ketrampilan
pengrajin yang antara lain ditandai dengan meningkatnya jumlah dan kualitas pasokan hasil industri kerajinan dalam memenuhi permintaaan pasar
lokal, nasional dan
internasional. 20.Meningkatkan produktivitas perikanan, pertanian, perkebunan dan peternakan a. Meningkatkan produktivitas
perikan, pertanian tanaman
pangan, perkebunan dan
peternakan antara lain
ditandai dengan meningkatnya
produksi perikanan,
meningkatnya jumlah produksi
pangan, meningkatnya
produksi perkebunan, dan
meningkatnya produksi
peternakan b. Meningkatnya
kesempatankerja di sektor perikanan, pertanian tanaman
pangan, perkebunan dan
peternakan 21.Meningkatnya nilai tambah perikanan, pertanian tanaman pangan, perkebunan dan peternakan a. Meningkatkan pendapatan
masyarakat khususnya petani dan nelayan serta para pelaku usaha di bidang perikanan, pertanian, perkebunan dan peternakan
b. Meningkatnya pendapatan
daerah dari perikanan,
pertanian, perkebunan dan peternakan
22.Mewujudkan kerjasama ekonomi antar daerah
yang saling
menguntungkan
a. Meningkatnya transaksi
ekonomi antar daerah antara
lain ditandai dengan
RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN 2014 55
bersama, dan nilai
perdagangan antar daerah 23.Melakukan revitalisasi
perusahaan daerah
a. Meningkatkan produktivitas
perusahaan daerah antara lain
ditandai dengan
meningkatnya nilai produksi perusahaan daerah
b. Meningkatkan efesiensi
perusahaan daerah antara lain
ditandai dengan
meningkatnya nilai jual dan nilai keuntungan perusahaan daerah 7. Misi ke-7: Meningkatkan kehidupan orang basudara berbasis kearifan lokal 24.Mewujudkan kehidupan orang basudara berbasis kearifan lokal
a. Meningkatnya partisipasi
masyarakat bersama
pemerintah dalam menjaga Kota Ambon yang aman,damai dan toleran
b. Terwujudnya penguatan
hubungan pela dan gandong antar negeri adat
c. Meningkatnya semangat hidup orang basudara berdasarkan prinsip hidup Salam dan Sarane d. Terlestarinya simbol-simbol adat
Maluku pada berbagai sarana umum, instansi pemerintah, sekolah dan perguruan tinggi
e. Meningkatnya dialog antar
umat beragama secara rutin
f. Meningkatnya ketahanan
masyarakat terhadap isu-isu
yang memecah belah
kesatuan warga Kota 25.Mewujudkan kehidupan
beragama yang
harmonis, rukun dan
damai antar pemeluk
agama
a. Meningkatnya ketaatan
masyarakat dalam
menjalankan kewajiban
agama antara lain ditandai
dengan meningkatnya
persentase masyarakat yang terlibat aktif dalam kegiatan keagamaan,
b. Berkembangnya toleransi dan solidaritas antar pemeluk agama antara lain ditandai
dengan meningkatnya
kerjasama antar pemeluk
agama dan berkurangnya
konflik antar pemeluk agama
c. Terwujudnya perilaku
masyarakat yang didasari
norma,etika, dan nilai-nilai keluhuran agama antara lain ditandi dengan berkurangnya
kasus kejahatan
danmenurunnya kasus
RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN 2014 56
26.Mengembangkan seni
dan budaya lokal
a. Meningkatkan apresiasi
masyarakat terhadap seni dan budaya antara lain ditandai
dengan berkembangnya
kegiatan seni dan budaya,
meningkatnya
sanggar-sanggar seni dan budaya, dan
meningkatnya partisipasi
masyarakat dalam seni dan budaya
b. Meningkatnya perlindungan
dan penghargaan terhadap pelaku dan hasilkarya seni dan budaya lokal antara lain ditandai dengan tersedianya data dan informasi mengenai warisan budaya daerah
c. Meningkatnya modal sosial dan budaya lokal antara lain ditandai dengan meningkatnya
kegiatan kerjasama
pengembangan seni dan
budaya
27.Mengembangkan
pariwisata
a. Meningkatnya pengelolaan
potensi dan obyek wisata secara profesional antara lain ditandai dengan meningkatnya
obyek-obyek wisata yang
terkelola, tersedianya
sumberdaya manusia bidang pariwisata
b. Terwujudnya Ambon sebagai
Kota pilihan transit wisata dari berbagai tujuan perjalanan wisata antara lain ditandai dengan berkembangnya jasa
wisata dan meningkatnya
jumlah wisatawan, serta
tersedianya peta perjalanan wisata dengan event-event wisata pilihan yang menarik c. Meningkatnya fasilitas sarana
dan prasarana serta
infrastruktur yang dibangun pemerintah dan swasta
d. Meningkatnya kesempatan
kerja di sektor pariwisata
e. Meningkatnya pendapatan
masyarakat khususnya para pelaku usaha sektor pariwisata
f. Meningkatnya pendapatan
daerah dari pariwisata 8. Misi ke-8:
Meningkatkan sistem penegakan hukum dan peran institusi sosial budaya
28.Memantapkan tata
kehidupan masyarakat
yang damai, aman,
tertib, taat hukum, dan harmonis
a. Terwujudnya penegakan dan
pengembangan hukum secara adil dan bertanggung jawab antara lain ditandai dengan berkurangnya jumlah kasus
RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN 2014 57 kriminalitas, angka kekerasan dan pelanggaran hukum serta
meningkatnya penyelesaian
kasus-kasus hukum
b. Terwujudnya kemampuan dan
profesionalisme aparat dan masyarakat dalam menjaga
ketertiban dan keamanan
dengan tetap menghargai
HAM dan nilai-nilai budaya antara lain ditandai dengan
meningkatnya pemahaman
aparat tentang HAM, dan
berkurangnya kasus-kasus
pelanggaran HAM,
c. Terciptanya sistem hukum yang mampu memberikan jaminan rasa keadilan dan perlindungan hukum bagi masyarakat antara
lain ditandai dengan
meningkatnya penyelesaian
kasus-kasus pemilikan tanah dan rumah yang ditinggalkan pasca konflik
29.Mengembangkan
tatanan politik dan
pemerintahan yang
bertumpu pada
profesionalisme,
penghormatan terhadap hak azasi manusia dan keraifan lokal
a. Terwujudnya lembaga legislatif, partai politik, dan organisasi masyarakat yang profesional, maju dan modern antara lain ditandai dengan meningkatnya kemampuan danperan DPRD, partai politik dan organisasi masyarakat dalam perumusan kebijakan publik
b. Terwujudnya transparansi dan akuntabilitas proses politik dan
pemerintahan dalam
penyusunan dan penetapan peraturan daerah, anggaran daerah dan pengelolaan aset daerah antara lain ditandai
dengan jumlah konsultasi
publik, dan meningkatnya
persentase penduduk yang
terlibat dalam konsultasi publik. c. Terwujudnya iklim politik yang
kondusif bagi pemenuhan hak-hak sipil dan politik rakyat antara lain ditandai dengan berkurangnya kasus konflik kepengurusan partai politik, dan organisasi masyarakat d. Terlaksananya pemilu kepala
daerah dan wakil kepala
daerah Provinsi Maluku tahun 2013, pemilu legislatif dan pilpres tahun 2014 serta pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Ambon tahun 2016 yang langsung umum, bebas, rahasia, adil dan jujur antara
RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN 2014 58
lain ditandai dengan
meningkatnya penduduk yang ikut dalam pemilihan umum, berkurangnya kasus sengketa pilkada, dan meningkatnya penyelesaian kasus Pemilu dan Pemilukada.
4.2. Prioritas dan Pembangunan
Prioritas pembangunan Kota Ambon Tahun 2014, disusun untuk mewujudkan pencapaian visi dan misi Pemerintah Kota Ambon sebagai mana tertuang dalam RPJMD Kota Ambon Tahun 2011-2016 yang ditetapkan dengan Peraturan Walikota Nomor 30 Tahun 2011 dengan tetap memperhatikan sasaran utama pembangunan nasional yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun Tahun 2010 tentang RPJMN 2010-2014 yang menetapkan 11 (sebelas) Prioritas Nasional, yaitu:
1. reformasi birokrasi dan tata kelola; 2. pendidikan;
3. kesehatan;
4. penanggulangan kemiskinan; 5. ketahanan pangan;
6. Infrastruktur;
7. iklim investasi dan usaha; 8. energi;
9. lingkungan hidup dan bencana;
10. daerah tertinggal, terdepan, terluas, dan pasca konflik; 11. kebudayaan, kreativitas, dan inovasi teknologi;
Adapun prioritas pembangunan Kota Ambon berdasarkan RPJMD Kota Ambon Tahun 2011 – 2016 dapat dilihat pada tabel 4.2.
Tabel 4.2.
Prioritas Pembangunan Daerah
No. Program Prioritas
(RPJMD) Prioritas Pembangunan Daerah (RKPD)
1. Prioritas 1:
Penataan birokrasi dan peningkatan profesionalisme dalam pelayanan publik
Prioritas 1:
Penataan birokrasi dan peningkatan
profesionalisme dalam pelayanan
publik 2. Prioritas 2:
Peningkatan kualitas sumber daya
manusia melalui pembangunan
pendidikan dan kesehatan
Prioritas 2:
Peningkatan kualitas sumber daya
manusia melalui pembangunan
pendidikan dan kesehatan 3. Prioritas 3:
Peningkatan kualitas dan kuantitas pembangunan infrastruktur dalam upaya menata dan membenahi kota sesuai fungsi dan peruntukan
Prioritas 3:
Peningkatan kualitas dan kuantitas
pembangunan infrastruktur dalam
upaya menata dan membenahi kota sesuai fungsi dan peruntukan
4. Prioritas 4:
Penataan dan peningkatan
Prioritas 4:
RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN 2014 59 lingkungan lestari berbasis partisipatif
dan kolaboratif
lestari berbasis partisipatif dan kolaboratif
5. Prioritas 5:
Peningkatan perekonomian daerah
yang berbasis pada ekonomi
kerakyatan dan potensi daerah
Prioritas 5:
Peningkatan perekonomian daerah
yang berbasis pada ekonomi
kerakyatan dan potensi daerah 6. Prioritas 6:
Peningkatan kehidupan orang
basudara berbasis kearifan lokal
Prioritas 6:
Peningkatan kehidupan orang
basudara berbasis kearifan lokal 7. Prioritas 7:
Peningkatan sistem penegakan
hukum dan peran institusi sosial budaya masyarakat
Prioritas 7:
Peningkatan sistem penegakan hukum dan peran institusi sosial budaya masyarakat