• Tidak ada hasil yang ditemukan

STABILITAS EKSTRAK ANTOSIANIN BERAS KETAN (Oryza sativa var. glutinosa) HITAM SELAMA PROSES PEMANASAN DAN PENYIMPANAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "STABILITAS EKSTRAK ANTOSIANIN BERAS KETAN (Oryza sativa var. glutinosa) HITAM SELAMA PROSES PEMANASAN DAN PENYIMPANAN"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1.  Kadar antosianin beras ketan hitam pada beberapa suhu dan lama pemanasan (kadar antosianin awal 25 mg sianidin-3- sianidin-3-glukosida/100 mL)
Tabel 2. DPPH scavenging activity beras ketan hitam pada suhu dan lama pemanasan yang berbeda
Gambar  1.  Ekstrak  antosianin  pada  beberapa  pH  setelah  disimpan  selama  5  hari  dalam  kondisi  siang  malam (terkena sinar matahari)

Referensi

Dokumen terkait

Pada suhu dingin, tape ketan dapat diterima sampai 4 minggu penyimpanan dengan rata-rata kadar alkohol sebesar 2.5%, kadar gula total 35.67%, TPT 39.2 0 Brix, total asam 95.79

Manfaat penelitian ini adalah untuk memperkenalkan beras hitam lokal kultivar Cempo Ireng dari daerah Yogyakarta yang memiliki potensi sebagai sumber

Hasil menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan minuman isotonik antosianin beras ketan hitam dengan penambahan senyawa kopigmentasi ekstrak bunga maya cenderung

“ PENGEMBANGAN PRODUK ES KRIM MENGGUNAKAN TEPUNG EKSTRUDAT BERAS HITAM ( Oryza sativa var.Indica cv Melik) : EVALUASI FISIKOKIMIA, SENSORI DAN STABILITAS ANTOSIANIN

Perbedaan persebaran antosianin dalam serbuk simplisia tersebut menyebabkan hasil maserasi 100 gram serbuk beras hitam dengan ukuran mesh 40/60 menghasilkan

3.4 Tahapan Penelitian Pada penelitian ini dilakukan melalui tahapan - tahapan berikut: 1 Preparasi sampel; 2 Ekstraksi minyak bekatul menggunakan metode maserasi; 3 Uji

Penambahan scrub beras ketan hitam sebanyak 20% diharapkan dapat menjadi formulasi yang baik dan dapat memenuhi uji mutu fisik Lestari, 2017 Dari penjelasan diatas, hasil uji

Mikroskopis pseudohifa pada germ tube test media air cucian beras ketan hitam Pembahasan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa koloni Candida albicans