• Tidak ada hasil yang ditemukan

EKSISTENSI PERKARA PEMBATALAN MEREK DI DIRJEN HAKI (Studi Pada Putusan Nomor: 699 K/Pdt.Sus/2009 tentang Pembatalan Merek Natasha)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "EKSISTENSI PERKARA PEMBATALAN MEREK DI DIRJEN HAKI (Studi Pada Putusan Nomor: 699 K/Pdt.Sus/2009 tentang Pembatalan Merek Natasha)"

Copied!
179
0
0

Teks penuh

Loading

Referensi

Dokumen terkait

Pasal 6 ayat (2) menyebutkan bahwa permohonan harus ditolak oleh Direktorat Jenderal Merek apabila sebuah merek memiliki persamaan pada pokoknya atau

Pasal 6 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 Tentang Merek memuat juga ketentuan mengenai penolakan pendaftaran merek yaitu permohonan harus ditolak oleh Direktorat Jenderal

Pasal 6 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 Tentang Merek memuat juga ketentuan mengenai penolakan pendaftaran merek yaitu permohonan harus ditolak oleh Direktorat Jenderal

Pasal 6 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 Tentang Merek memuat juga ketentuan mengenai penolakan pendaftaran merek yaitu permohonan harus ditolak oleh Direktorat Jenderal

Penghapusan pendaftaran merek atas prakarsa Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual atau berdasarkan gugagatan pihak ketiga menurut Pasal 61 ayat (2) UU Merek

5) nama negara dan tanggal permintaan merek yang pertama kali dalam hal permohonan diajukan dengan hak prioritas. Permohonana ini ditandatangani oleh pemohon atau

dengan merek Natasha (kelas jasa nomor 44) yang telah lama terdaftar di. Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual di Indonesia dan sudah

antara lain: Tergugat PT AYAM GEPREK BENNY SUJONO dinyatakan adalah pemilik dan pemakai pertama yang sah atas: Merek “I AM GEPREK BENSU SEDEP BENEERRR + LUKISAN”, nomor