• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sanditama Kawedhar. Agus Efendi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Sanditama Kawedhar. Agus Efendi"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Sanditama Kawedhar

Agus Efendi

Progdi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah FKIP Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo Jl. Letjen S. Humardani No.1 Kampus Jombor Sukoharjo 57521

Telp. (0271) 593 156 , Fax. (0271) 591 065

Abstrak

Serat Tripoma adalah salah satu serat yang berisi ajaran bela Negara. Yaitu, kecintaan terhadap Negara melebihi kecintaannya terhadap saudara. Bahkan, panggilan untuk membela Negara itu tidak lagi dilandasi pemikiran benar dan salah. Inti ajaran yang ingin disampaikan penulisnya, KGPAA Mangkunagara IV adalah melu handarbeni, melu hangrungkebi, dan mulat sarira hangrasa wani ‘ikut memiliki, ikut membela, dan berani mengakui kesalahan’. Konflik batin yang dialami tiga tokohnya, yaitu Basukarno, Suwondo, dan Kumbokarno mempertegas nilai yang disampaikan penulisnya lewat tembang yang di dalam pertunjukkan wayang diwujudkan dalam catur ‘dialog’ lewat dalang.

Kata kunci: handarbeni, hangrukebi, mulat sarira hangrasa wani, guna, kaya, puru.

Pendahuluan

Seni pedalangan atau pewayangan merupakan salah satu jenis seni pertunjukkan yang sudah tua umurnya dan masih hidup dan berkembang sampai masa sekarang. Istilah pedalangan mempunyai pengertian segala sesuatu yang berhubungan dengan dalang atau seorang dalang sebagai sentralnya, sedangkan pewayangan berartikan segala sesuatu yang berhubungan dengan wayang. Pada dasarnya pewayangan sangat dikenal luas diseantero dunia bahkan dianggap sebagai wahana pembelajaran budi pekerti yang bisa menjadi tolak ukur ciri khas suatu bangsa. Di Jawa jenis wayang purwa dianggap wayang tertua dibandingkan dengan jenis wayang lainnya. Wayang kulit sebagai bagian dari seni pertunjukkan mengandung nilai-nilai estetik dan etik yang dikemas dengan mempertimbangkan kaidah kaidah keindahan agar dapat memukau penghayatnya (Suratno dkk,1995:23). Nilai-nilai estetik mengandung peringatan dan cita-cita kreativitas dan tanggapan seniman yang diwujudkan dengan simbol-simbol dalam pewayangan (Koentjaraningrat, 1994: 429). Nilai-nilai estetik merupakan unsur-unsur penting yang dapat mempengaruhi krteativitas seniman yang kreativitas itu akan timbul karena adanya rasa tidak puas dengan bentuk yang sudah ada. Garapan –garapan baru akan timbul yang secara langsung menambah kekayaan kreativitas dan menambah nuansa baru dalam garapan (Feinsten Alan, 1986:1 XXX:iii).

Kreativitas seorang dalang yang biasanya bertumpu pada kisah hidup pribadi atau orang lain untuk menggarap lakon/cerita wayang bahkan memperjelas karakter tokoh. Pengalaman-pengalaman pribadi sangat mempengaruhi kreativitas seniman didalam memperoleh ide-ide yang mempunyai sifat kebaruan dan keterkejutan yang berimbas pada penghayat menjadi mengetahui dan memahami karya-karya baru, bahkan ada beberapa yang mengkultuskan karakter tokoh yang ada di dalam pewayangan (Umar Kayam, 1981:29-34, RM Ismunandar,1985:124)

(2)

Pada pakeliran gaya Surakata banyak sekali perkembangan yang sangat signifikan, perkembangan ini berwujud pada penggarapan pertunjukannya dan perkembangan yang menunjuk pada persentase pertunjukan. Garapan-garapan baru yang ada di dalam pertunjukkan wayang meliputi berbagai aspek. Pada dasarnya perabot wayang dibagi menjadi tiga yaitu sabet, iringan, dan catur. Pada perabot sabet telah banyak mengalami perubahan yang mengarah ke perkembagan yang secara otomatis menambah khasanah perbendaharaan ragam sabet. Ada berbagai pendapat yang baik dan buruk mengenai perkembangan sabet, yang kesemua itu mendukung perkembangan pertunjukkan wayang dewasa ini. Perabot iringan juga mengalami perkembangan yang luar biasa yang di dalammya ada unsur pendukung suasana yang mengalami perkembangan yang sangat pesat. Perabot catur juga demikian, banyak mengalami perkembangan yang luar bisa bisa pesat. Pada perubahan dari bentuk bentuk perabot lama atau yang suda ada (Pakem) kami tidak menulis perubahan tetapi cenderung ke bentuk perkembangan karena dilihat dari fenomena pertunjukkan wayang dewasa ini yang terus lestari dan masih hidup sampai dewasa ini. Kreativitas seniman juga banyak jasanya di dalam mempengaruhi perkembagan pertunjukan wayang dewasa ini. Penggarapannya juga sering berkutat pada karakter tokoh. Seringkali kreativitas seorang dalang bisa memperjelas karakter tokoh yang sedang menjadi sentral (Bambang Murtiyoso dkk,1998:23)

Serat Tripoma yang mempunyai maksud tri tiga poma suri tauladan juga bagian dari kreativitas seorang seniman atau sebuah karya yang ingin memperjelas karakter tokoh yang dikisahkan di sana. Serat Tripoma karya Gusti Mangkunegara IV memeperjelas karakter ketiga tokoh yang diceritakan di dalamnya yaitu Kumbokarno, Suwondo, dan Basukarno

Kumbokarno di dalam serat Tripoma diceritakan sedang dalam posisi sulit karena harus berperang melawan orang yang sedang menegakan kebenaran tetapi di sisi lain Kumbokarno dituntut setia kepada negara. Akhirnya Kumbokarno dalam cerita itu gugur karena membela negara. Inti dari keteladanan Kumbokarno ada tiga yaitu 1.

Andarbeni 2. Angrungkebi 3. Mulat salira angrasa wani. Andarbeni karena merasa

memiliki negara dan merasa dilahirkan di negara Alengka dan mengenyam kenikmatan di Alengka. Angrungkebi artinya merasa harus ikut berpartisifpasi apabila negaranya membutuhkan dirinya entah berupa pemikiran, harta atau bahkan nyawanya. Mulat

salira angrasa wani Kumbokarno merasa sedikit sekali pengorbanan yang diberikan

kepada negaranya dan banyak sekali yang sudah didapatnya.

Sumantri/Suwondo di dalam serat Tripoma menjadi bagian dari ke tiga tokoh yang dijadikan suri tauladan karena ketika mengabdi kepada raja dan negara memakai pedoman Guna, kaya, dan purun/puru. Guna berarti kapinteran/kepandaian. Dengan kepandaiannya itulah ia bisa menempatkan posisi dan pandai membaca situasi tertentu demi kepentingan negara. Kaya artinya mempunyai jiwa solidaritas yang tinggi terhadap sesama atau bangsa lain. Dengan landasan solidaritas inilah sikap dan perilakunya tercurah untuk kepentingan negara. Purun/puru artinya sumpah setia terhadap raja dan Negara. Kesetiaan seorang prajurit dalam mempertahankan Negara merupakan hal yang mutlak. Hal itu sudah dibuktikan dengan gugurnya Suwondo ketika berperang melawan raja Alengka sang Dasamuka.

Basukarno di dalam serat Tripoma juga masuk menjadi salah satu tokoh yang dijadikan suri tauladan bagi prajurit yang mengabdi kepada raja dan negara. Tokoh ini sangat menjadi fenomenal bagi penghayat pedalangan karena Basukarnoberjuang dan gugur membela Kurawa sebagai pihak antagonis. Apa yang melatar belakangi

(3)

Basukarno membela Kurawa dan kenapa Gusti Mangkunegara IV yang membuat Tripoma menempatkan tokoh ini, jawabannya ada pada Sanditama Kawedhar.

Sanditama Kawedhar

Dhandhanggula

Pada I

Yo-gya ma-lih ki-nar-ya pa-lu-pi, Sur-ya-pu-tra nar-pa-ti A-wang-ga, Lan Pan-da-wa tur ka-dang-e, Lyan ya-yah tung-gil i-bu, Su-wi-ta mring Sri Ku-ru-pa-ti, A-neng na-gri As-ti-na,

Ki-nar-ya gul a-gul,

Mang-go-long go-lo-nga-ning prang, Bra-ta-yu-da ing a-deg-ken se-no-pa-ti, A-la-ga ing Ku-ra-wa.

Pada II

Mi-nung-suh-ken ka-dang-e pri-ba-di, A-prang tan-dhing lan sang Da-nan-ja-ya, Sang Kar-na su-ka ma-nah-e,

Cip-ta-ni-ra pi-kan-tuk, De-ni-ra ar-sa a-ma-les sih, I-ra sang Dur-yu-da-na, Mar-man-ta ka-lang-kung, Den-nya nge-tog ka-su-di-ran,

A-prang ra-me Kar-na ma-ti ji-nem-pa-ring, Sum-bo-ga wi-ro-ta-ma.

Sanditama Kawedhar berasal dari kata sandi yang artinya belum jelas atau tersembunyi, tama adalah utama atau kebaikan sedangkan kawedhar terbuka. Artinya secara menyeluruh adalah rahasia yang baik dan terkuak. Kenapa Basukarno berpihak kepada Kurawa, alasanya hanya prabu Kresna raja negara Dwarawati yang tahu karena hanya kepada beliaulah Basukarno mengutarakan segala apa yang menjadi rahasia hidupnya. Pertemuan mereka pada saat prabu Kresna selesai bertemu prabu Duryudana dan ketika akan pulang di tengah perjalanan bertemu dengan Basukarno (dalam lakon

Kresna Dhuta). Didalam pertemuan itu prabu Kresna mengabarkan bahwa hasil

pertemuannya dengan prabu Duryudana untuk berunding atas nama Pandawa tidak mendapatkan hasil sehingga prabu Kresna bisa menyimpulkan bahwa perang besar antara Pandawa dan Kurawa akan segera terjadi (Baratayuda Jayabinangun).

Prabu Kresna mengajak dan membujuk prabu Basukarno untuk bergabung dengan Pandawa karena Karna adalah saudara Pandawa satu ibu lain ayah. Seperti yang tercantum dalam tembang Dhandhanggula Pada I.

Yogya malih kinaryo palupi, Suryaputra narpati awangga, Lan Pandawa tur kadange,

(4)

Lyan yayah tunggil ibu, ………

(ada satu lagi anak manusia yang bisa dijadikan contoh /suri tauladhan, Adalah Suryaputra/Karna raja Awangga,

Dan Pandawa adalah saudaranya, Lain ayah satu ibu,

……….)

Basukarno menolak ajakan tersebut dan bercerita ketika masa muda punya hutang budi dengan prabu Duryudana sampai ia bersumpah untuk selalu membela Kurawa dalam keadaan apapun. Sumpah itu terucap ketika Basukarno dihina oleh Bima yang memarahinya karena begitu berani ikut campur urusan murid-murid padepokan Sokalima padahal ia bukan murid di sana bahkan ia bukan dari golongan ksatria jadi tidak mungkin ikut menjadi bagian murid-murid padepokan Sokalima. Pada waktu itu Basukarno berusaha memperlihatkan kepada khalayak yang menyaksikan jalannya ujian dengan mematahkan busur Arjuna. Karena kejadian itu ia menjadi malu karena dihina di depan orang banyak dan akhirnya prabu Duryudana datang dan berbicara dengan lantang bahwa Basukarno diangkat menjadi raja kecil di negara Awangga dan menjadi saudara Kurawa yang otomatis juga menjadi golongan satriya,

………..

Suwita mring Sri Kurupati, Aneng nagri Astina, kinarya gul-agul,

manggolong-golonganing prang, bratayuda ing adegen senopati, alaga ing Kurawa.

(………

mengabdi kepada Sri Kurupati, Di Negara astina,

Menjadi andalan,

Menata dan memimpin prajurit yang akan berperang, Ketika perang Baratayuda juga diangkat sebagai senopati, Memimpin prajurit pihak Kurawa).

Karena kejadian itulah Basukarno bersumpah untuk selalu membela Kurawa dan akan berusaha menepati janji sampai titik darah penghabisan.

Prabu Kresna tidak bisa membujuk lagi tetapi menerangkan bahwa Baratayuda Jayabinangun bukanlah perang biasa tetapi perang suci yang di dalamnya syarat dengan berbagai masalah dan yang pasti sebagai salah satu sarana menumpas angkara murka. Basukarno mengakui dan membenarkan itu semua dan berkata sangat yakin kalau Pandawa akan memenangkan peperangan ini karena ia tahu Pandawa berada di pihak kebenaran. Prabu Kresna membantah kata-kata Basukarno karena ia tahu kalau pihak Kurawa mempunyai jago pilih tandhing yaitu Basukarno.

Prabu Kresna berkata, selain Basukarno mempunyai panah yang sakti juga mempunyai pusaka yang ada didalam diri Basukarno yaitu Anting Sotya dan Kere Waja tempatnya di dalam kulit diluar daging, daya kesaktian kedua puaka itu adalah tidak akan ada pusaka yang bisa menembus badan Basukarno, prabu Kresna menyimpulkan

(5)

bahwa Kurawa yang akan menang. Basukarno kemudian bercerita bahwa kedua pusaka itu sudah tidak ada lagi dalam dirinya karena sudah dikembalikan kepada Dewa.

Basukarno bahkan berkata kalau dirinya sebenarnya bukan siapa-siapa lagi, ia hanyalah prajurit biasa. Tetapi jauh di dalam lubuk hatinya mengetahui kalau pusaka itu sudah diberikan kepada Dewa dan ia ikhlas memberikannya, maka ia merasa hidupnya juga tidak akan lama. Untuk itu di akhir hidupnya ia ingin menegakkan kebenaran dan keadilan biarpun masih dibingkai sumpah dan ia berada di posisi seperti sekarang yakni berada di kubu Kurawa.

Basukarno mengakui kalau ia yang membujuk prabu Duryudana supaya tetap mempertahankan negara Astina agar jangan sampai jatuh ke tangan Pandawa. Pandawa jika ingin mendapatkan haknya harus menebusnya dengan jalan peperangan. Apabila nanti terjadi peperangan besar ia sangat yakin Kurawa akan kalah termasuk dirinya rela gugur demi tegaknya kebenaran dan keadilan. Ia sudah tidak memiliki kesaktian lagi tetapi Kurawa tidak tahu, keadaaan itu dimanfaatkan oleh Basukarno untuk terus mendukung Kurawa dan berusaha perang besar tetap terjadi. Dengan adanya

Baratayuda Jayabinangun berarti kebenaran akan menang kurawa kalah dan musnah,

angkara murka akan berkurang termasuk dirinya rela menjadi tumbal tegaknya keadilan. Basukarno menyembah kepada prabu Kresna dan berucap pertemuan ini sebenarnya pertemuan yang terakhir, untuk itu ia titip salam bakti dan hormat kepada dewi Kunti dan kepada adik-adiknya Pandawa. Ia juga meminta bahwa nanti apabila ia berperang ia ingin berhadapan dengan adik yang sangat dikasihinya yaitu raden Arjuna. Basukarno ingin sekali apabila ia harus mati demi kebenaran ia ingin matinya dihantarkan oleh adiknya.

Pada II

Minungsuhken kadange pribadi, Aprang tandhing lan sang Dananjaya, Sri Karno suka manahe,

Ciptanira pikantuk, Denira arsa amalesih, Ira sang Duryudana, Marmanta kalangkung, Denya ngetog kasudiran,

Aprang rame Karno mati jinemparing, Sumboga wirotama.

(ketika berperang melawan saudaranya sendiri, Berperang dengan Dananjaya/Arjuna,

Sang Karna suka sekali hatinya,

Karma niatnya melawan adiknya kesampain, Ini juga jalan untuk membalas budi-,

Nya prabu Duryudana,

Untuk itu sangat bersemangat, Segala kekuatan dikerahkan, Kesaktiannya dikeluarkan semua,

Berperang sangat dahsyat Karna terbunuh dengan anak panah, Harum namanya karena gugur di medan laga).

(6)

Balas budi untuk Kurawa juga mendapatkan jalan. Di sisi lain ia juga bisa menegakkan kebenaran sesuai atau menurut jalannya sendiri. Prabu Kresna dalam hati membenarkan niat Basukarno dan sangat menghormati niat Basukarno yang sangat mulia tersebut. memang ada seribu cara untuk menegakkan kebenaran dan keadilan tetapi langkah yang ditempuh Basukarno sangatlah sulit karena posisi Basukarno yang dibingkai oleh sumpah.

Daftar Rujukan

Alan, Feinstein dkk. 1986. Lakon Carangan Gaya Surakarta : Proyek Dokumen Akademi STSI.

Khayam, umar. 1981. Seni Tradisi Masyarakat. Jakarta : Sinar Harapan Koentjaraningrat. 1994. Kebudayaan Jawa. Jakarta: Balai Pustaka

Murtiyoso, Bambang. 1998. Pertumbuhan dan Perkembangan Seni Pertunjuukan Wayang. Surakarta: STSI dan Senawangi.

Sudarko, sudarsono, sunarto, suratno. 1993. Pakeliran Padat Pembentukan dan Perkembangannya. Surakarta: STSI

Wahyono. 1991. Peran Kesusastraan Jawa Abad 19 dalam Pengembangan

Referensi

Dokumen terkait

perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user86.Sawi Monumen Sawi monumen tubuhnya amat tegak dan berdaun kompak. Penampilan sawi jenis ini sekilas mirip dengan petsai. Tangkai daun berwarna putih berukuran agak lebar dengan tulang daun yang juga berwarna putih. Daunnya sendiri berwarna hijau segar. Jenis sawi ini tegolong terbesar dan terberat di antara jenis sawi lainnya. D.Syarat Tumbuh Tanaman Sawi Syarat tumbuh tanaman sawi dalam budidaya tanaman sawi adalah sebagai berikut : 1.Iklim Tanaman sawi tidak cocok dengan hawa panas, yang dikehendaki ialah hawa yang dingin dengan suhu antara 150 C - 200 C. Pada suhu di bawah 150 C cepat berbunga, sedangkan pada suhu di atas 200 C tidak akan berbunga. 2.Ketinggian Tempat Di daerah pegunungan yang tingginya lebih dari 1000 m dpl tanaman sawi bisa bertelur, tetapi di daerah rendah tak bisa bertelur. 3.Tanah Tanaman sawi tumbuh dengan baik pada tanah lempung yang subur dan cukup menahan air. (AAK, 1992). Syarat-syarat penting untuk bertanam sawi ialah tanahnya gembur, banyak mengandung humus (subur), dan keadaan pembuangan airnya (drainase) baik. Derajat keasaman tanah (pH) antara 6–7 (Sunaryono dan Rismunandar, 1984). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user9E.Teknik Budidaya Tanaman Sawi 1.Pengadaan benih Benih merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan usaha tani. Kebutuhan benih sawi untuk setiap hektar lahan tanam sebesar 750 gram. Benih sawi berbentuk bulat, kecil-kecil. Permukaannya licin mengkilap dan agak keras. Warna kulit benih coklat kehitaman. Benih yang akan kita gunakan harus mempunyai kualitas yang baik, seandainya beli harus kita perhatikan lama penyimpanan, varietas, kadar air, suhu dan tempat menyimpannya. Selain itu juga harus memperhatikan kemasan benih harus utuh. kemasan yang baik adalah dengan alumunium foil. Apabila benih yang kita gunakan dari hasil pananaman kita harus memperhatikan kualitas benih itu, misalnya tanaman yang akan diambil sebagai benih harus berumur lebih dari 70 hari. Penanaman sawi memperhatikan proses yang akan dilakukan misalnya dengan dianginkan, disimpan di tempat penyimpanan dan diharapkan lama penyimpanan benih tidak lebih dari 3 tahun.( Eko Margiyanto, 2007) Pengadaan benih dapat dilakukan dengan cara membuat sendiri atau membeli benih yang telah siap tanam. Pengadaan benih dengan cara membeli akan lebih praktis, petani tinggal menggunakan tanpa jerih payah. Sedangkan pengadaan benih dengan cara membuat sendiri cukup rumit. Di samping itu, mutunya belum tentu terjamin baik (Cahyono, 2003). Sawi diperbanyak dengan benih. Benih yang akan diusahakan harus dipilih yang berdaya tumbuh baik. Benih sawi sudah banyak dijual di toko-toko pertanian. Sebelum ditanam di lapang, sebaiknya benih sawi disemaikan terlebih dahulu. Persemaian dapat dilakukan di bedengan atau di kotak persemaian (Anonim, 2007). 2.Pengolahan tanah Sebelum menanam sawi hendaknya tanah digarap lebih dahulu, supaya tanah-tanah yang padat bisa menjadi longgar, sehingga pertukaran perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user10udara di dalam tanah menjadi baik, gas-gas oksigen dapat masuk ke dalam tanah, gas-gas yang meracuni akar tanaman dapat teroksidasi, dan asam-asam dapat keluar dari tanah. Selain itu, dengan longgarnya tanah maka akar tanaman dapat bergerak dengan bebas meyerap zat-zat makanan di dalamnya (AAK, 1992). Untuk tanaman sayuran dibutuhkan tanah yang mempunyai syarat-syarat di bawah ini : a.Tanah harus gembur sampai cukup dalam. b.Di dalam tanah tidak boleh banyak batu. c.Air dalam tanah mudah meresap ke bawah. Ini berarti tanah tersebut tidak boleh mudah menjadi padat. d.Dalam musim hujan, air harus mudah meresap ke dalam tanah. Ini berarti pembuangan air harus cukup baik. Tujuan pembuatan bedengan dalam budidaya tanaman sayuran adalah : a.Memudahkan pembuangan air hujan, melalui selokan. b.Memudahkan meresapnya air hujan maupun air penyiraman ke dalam tanah. c.Memudahkan pemeliharaan, karena kita dapat berjalan antar bedengan dengan bedengan. d.Menghindarkan terinjak-injaknya tanah antara tanaman hingga menjadi padat. ( Rismunandar, 1983 ). 3.Penanaman Pada penanaman yang benihnya langsung disebarkan di tempat penanaman, yang perlu dijalankan adalah : a.Supaya keadaan tanah tetap lembab dan untuk mempercepat berkecambahnya benih, sehari sebelum tanam, tanah harus diairi terlebih dahulu. perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user11b.Tanah diaduk (dihaluskan), rumput-rumput dihilangkan, kemudian benih disebarkan menurut deretan secara merata. c.Setelah disebarkan, benih tersebut ditutup dengan tanah, pasir, atau pupuk kandang yang halus. d.Kemudian disiram sampai merata, dan waktu yang baik dalam meyebarkan benih adalah pagi atau sore hari. (AAK, 1992). Penanaman dapat dilakukan setelah tanaman sawi berumur 3 - 4 Minggu sejak benih disemaikan. Jarak tanam yang digunakan umumnya 20 x 20 cm. Kegiatan penanaman ini sebaiknya dilakukan pada sore hari agar air siraman tidak menguap dan tanah menjadi lembab (Anonim, 2007). Waktu bertanam yang baik adalah pada akhir musim hujan (Maret). Walaupun demikian dapat pula ditanam pada musim kemarau, asalkan diberi air secukupnya (Sunaryono dan Rismunandar, 1984). 4.Pemeliharaan tanaman Pemeliharaan dalam budidaya tanaman sawi meliputi tahapan penjarangan tanaman, penyiangan dan pembumbunan, serta pemupukan susulan. a.Penjarangan tanaman Penanaman sawi tanpa melalui tahap pembibitan biasanya tumbuh kurang teratur. Di sana-sini sering terlihat tanaman-tanaman yang terlalu pendek/dekat. Jika hal ini dibiarkan akan menyebabkan pertumbuhan tanaman tersebut kurang begitu baik. Jarak yang terlalu rapat menyebabkan adanya persaingan dalam menyerap unsur-unsur hara di dalam tanah. Dalam hal ini penjarangan dilakukan untuk mendapatkan kualitas hasil yang baik. Penjarangan umumnya dilakukan 2 minggu setelah penanaman. Caranya dengan mencabut tanaman yang tumbuh terlalu rapat. Sisakan tanaman yang tumbuh baik dengan jarak antar tanaman yang teratur (Haryanto et al., 1995). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user12b.Penyiangan dan pembumbunan Biasanya setelah turun hujan, tanah di sekitar tanaman menjadi padat sehingga perlu digemburkan. Sambil menggemburkan tanah, kita juga dapat melakukan pencabutan rumput-rumput liar yang tumbuh. Penggemburan tanah ini jangan sampai merusak perakaran tanaman. Kegiatan ini biasanya dilakukan 2 minggu sekali (Anonim, 2007). Untuk membersihkan tanaman liar berupa rerumputan seperti alang-alang hampir sama dengan tanaman perdu, mula-mula rumput dicabut kemudian tanah dikorek dengan gancu. Akar-akar yang terangkat diambil, dikumpulkan, lalu dikeringkan di bawah sinar matahari, setelah kering, rumput kemudian dibakar (Duljapar dan Khoirudin, 2000). Ketika tanaman berumur satu bulan perlu dilakukan penyiangan dan pembumbunan. Tujuannya agar tanaman tidak terganggu oleh gulma dan menjaga agar akar tanaman tidak terkena sinar matahari secara langsung (Tim Penulis PS, 1995 ). c.Pemupukan Setelah tanaman tumbuh baik, kira-kira 10 hari setelah tanam, pemupukan perlu dilakukan. Oleh karena yang akan dikonsumsi adalah daunnya yang tentunya diinginkan penampilan daun yang baik, maka pupuk yang diberikan sebaiknya mengandung Nitrogen (Anonim, 2007). Pemberian Urea sebagai pupuk tambahan bisa dilakukan dengan cara penaburan dalam larikan yang lantas ditutupi tanah kembali. Dapat juga dengan melarutkan dalam air, lalu disiramkan pada bedeng penanaman. Satu sendok urea, sekitar 25 g, dilarutkan dalam 25 l air dapat disiramkan untuk 5 m bedengan. Pada saat penyiraman, tanah dalam bedengan sebaiknya tidak dalam keadaan kering. Waktu penyiraman pupuk tambahan dapat dilakukan pagi atau sore hari (Haryanto et al., 1995). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user13Jenis-jenis unsur yag diperlukan tanaman sudah kita ketahui bersama. Kini kita beralih membicarakan pupuk atau rabuk, yang merupakan kunci dari kesuburan tanah kita. Karena pupuk tak lain dari zat yang berisisi satu unsur atau lebih yang dimaksudkan untuk menggantikan unsur yang habis diserap tanaman dari tanah. Jadi kalau kita memupuk berarti menambah unsur hara bagi tanah (pupuk akar) dan tanaman (pupuk daun). Sama dengan unsur hara tanah yang mengenal unsur hara makro dan mikro, pupuk juga demikian. Jadi meskipun jumlah pupuk belakangan cenderung makin beragam dengan merek yang bermacam-macam, kita tidak akan terkecoh. Sebab pupuk apapun namanya, entah itu buatan manca negara, dari segi unsur yang dikandungnya ia tak lain dari pupuk makro atau pupuk mikro. Jadi patokan kita dalam membeli pupuk adalah unsur yang dikandungnya (Lingga, 1997). Pemupukan membantu tanaman memperoleh hara yang dibutuhkanya. Unsur hara yang pokok dibutuhkan tanaman adalah unsur Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K). Itulah sebabnya ketiga unsur ini (NPK) merupakan pupuk utama yang dibutuhkan oleh tanaman. Pupuk organik juga dibutuhkan oleh tanaman, memang kandungan haranya jauh dibawah pupuk kimia, tetapi pupuk organik memiliki kelebihan membantu menggemburkan tanah dan menyatu secara alami menambah unsur hara dan memperbaiki struktur tanah (Nazarudin, 1998). 5.Pengendalian hama dan penyakit Hama yang sering menyerang tanaman sawi adalah ulat daun. Apabila tanaman telah diserangnya, maka tanaman perlu disemprot dengan insektisida. Yang perlu diperhatikan adalah waktu penyemprotannya. Untuk tanaman sayur-sayuran, penyemprotan dilakukan minimal 20 hari sebelum dipanen agar keracunan pada konsumen dapat terhindar (Anonim, 2007). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user14OPT yang menyerang pada tanaman sawi yaitu kumbang daun (Phyllotreta vitata), ulat daun (Plutella xylostella), ulat titik tumbuh (Crocidolomia binotalis), dan lalat pengerek daun (Lyriomiza sp.). Berdasarkan tingkat populasi dan kerusakan tanaman yang ditimbulkan, maka peringkat OPT yang menyerang tanaman sawi berturut-turut adalah P. vitata, Lyriomiza sp., P. xylostella, dan C. binotalis. Hama P. vitatamerupakan hama utama, dan hama P. xylostella serta Lyriomiza sp. merupakan hama potensial pada tanaman sawi, sedangkan hamaC. binotalis perlu diwaspadai keberadaanya (Mukasan et al., 2005). Beberapa jenis penyakit yang diketahui menyerang tanaman sawi antara lain: penyakit akar pekuk/akar gada, bercak daun altermaria, busuk basah, embun tepung, rebah semai, busuk daun, busuk Rhizoctonia, bercak daun, dan virus mosaik (Haryanto et al., 1995). 6.Pemanenan Tanaman sawi dapat dipetik hasilnya setelah berumur 2 bulan. Banyak cara yang dilakukan untuk memanen sawi, yaitu: ada yang mencabut seluruh tanaman, ada yang memotong bagian batangnya tepat di atas permukaan tanah, dan ada juga yang memetik daunnya satu per satu. Cara yang terakhir ini dimaksudkan agar tanaman bisa tahan lama (Edy margiyanto,

perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user86.Sawi Monumen Sawi monumen tubuhnya amat tegak dan berdaun kompak. Penampilan sawi jenis ini sekilas mirip dengan petsai. Tangkai daun berwarna putih berukuran agak lebar dengan tulang daun yang juga berwarna putih. Daunnya sendiri berwarna hijau segar. Jenis sawi ini tegolong terbesar dan terberat di antara jenis sawi lainnya. D.Syarat Tumbuh Tanaman Sawi Syarat tumbuh tanaman sawi dalam budidaya tanaman sawi adalah sebagai berikut : 1.Iklim Tanaman sawi tidak cocok dengan hawa panas, yang dikehendaki ialah hawa yang dingin dengan suhu antara 150 C - 200 C. Pada suhu di bawah 150 C cepat berbunga, sedangkan pada suhu di atas 200 C tidak akan berbunga. 2.Ketinggian Tempat Di daerah pegunungan yang tingginya lebih dari 1000 m dpl tanaman sawi bisa bertelur, tetapi di daerah rendah tak bisa bertelur. 3.Tanah Tanaman sawi tumbuh dengan baik pada tanah lempung yang subur dan cukup menahan air. (AAK, 1992). Syarat-syarat penting untuk bertanam sawi ialah tanahnya gembur, banyak mengandung humus (subur), dan keadaan pembuangan airnya (drainase) baik. Derajat keasaman tanah (pH) antara 6–7 (Sunaryono dan Rismunandar, 1984). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user9E.Teknik Budidaya Tanaman Sawi 1.Pengadaan benih Benih merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan usaha tani. Kebutuhan benih sawi untuk setiap hektar lahan tanam sebesar 750 gram. Benih sawi berbentuk bulat, kecil-kecil. Permukaannya licin mengkilap dan agak keras. Warna kulit benih coklat kehitaman. Benih yang akan kita gunakan harus mempunyai kualitas yang baik, seandainya beli harus kita perhatikan lama penyimpanan, varietas, kadar air, suhu dan tempat menyimpannya. Selain itu juga harus memperhatikan kemasan benih harus utuh. kemasan yang baik adalah dengan alumunium foil. Apabila benih yang kita gunakan dari hasil pananaman kita harus memperhatikan kualitas benih itu, misalnya tanaman yang akan diambil sebagai benih harus berumur lebih dari 70 hari. Penanaman sawi memperhatikan proses yang akan dilakukan misalnya dengan dianginkan, disimpan di tempat penyimpanan dan diharapkan lama penyimpanan benih tidak lebih dari 3 tahun.( Eko Margiyanto, 2007) Pengadaan benih dapat dilakukan dengan cara membuat sendiri atau membeli benih yang telah siap tanam. Pengadaan benih dengan cara membeli akan lebih praktis, petani tinggal menggunakan tanpa jerih payah. Sedangkan pengadaan benih dengan cara membuat sendiri cukup rumit. Di samping itu, mutunya belum tentu terjamin baik (Cahyono, 2003). Sawi diperbanyak dengan benih. Benih yang akan diusahakan harus dipilih yang berdaya tumbuh baik. Benih sawi sudah banyak dijual di toko-toko pertanian. Sebelum ditanam di lapang, sebaiknya benih sawi disemaikan terlebih dahulu. Persemaian dapat dilakukan di bedengan atau di kotak persemaian (Anonim, 2007). 2.Pengolahan tanah Sebelum menanam sawi hendaknya tanah digarap lebih dahulu, supaya tanah-tanah yang padat bisa menjadi longgar, sehingga pertukaran perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user10udara di dalam tanah menjadi baik, gas-gas oksigen dapat masuk ke dalam tanah, gas-gas yang meracuni akar tanaman dapat teroksidasi, dan asam-asam dapat keluar dari tanah. Selain itu, dengan longgarnya tanah maka akar tanaman dapat bergerak dengan bebas meyerap zat-zat makanan di dalamnya (AAK, 1992). Untuk tanaman sayuran dibutuhkan tanah yang mempunyai syarat-syarat di bawah ini : a.Tanah harus gembur sampai cukup dalam. b.Di dalam tanah tidak boleh banyak batu. c.Air dalam tanah mudah meresap ke bawah. Ini berarti tanah tersebut tidak boleh mudah menjadi padat. d.Dalam musim hujan, air harus mudah meresap ke dalam tanah. Ini berarti pembuangan air harus cukup baik. Tujuan pembuatan bedengan dalam budidaya tanaman sayuran adalah : a.Memudahkan pembuangan air hujan, melalui selokan. b.Memudahkan meresapnya air hujan maupun air penyiraman ke dalam tanah. c.Memudahkan pemeliharaan, karena kita dapat berjalan antar bedengan dengan bedengan. d.Menghindarkan terinjak-injaknya tanah antara tanaman hingga menjadi padat. ( Rismunandar, 1983 ). 3.Penanaman Pada penanaman yang benihnya langsung disebarkan di tempat penanaman, yang perlu dijalankan adalah : a.Supaya keadaan tanah tetap lembab dan untuk mempercepat berkecambahnya benih, sehari sebelum tanam, tanah harus diairi terlebih dahulu. perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user11b.Tanah diaduk (dihaluskan), rumput-rumput dihilangkan, kemudian benih disebarkan menurut deretan secara merata. c.Setelah disebarkan, benih tersebut ditutup dengan tanah, pasir, atau pupuk kandang yang halus. d.Kemudian disiram sampai merata, dan waktu yang baik dalam meyebarkan benih adalah pagi atau sore hari. (AAK, 1992). Penanaman dapat dilakukan setelah tanaman sawi berumur 3 - 4 Minggu sejak benih disemaikan. Jarak tanam yang digunakan umumnya 20 x 20 cm. Kegiatan penanaman ini sebaiknya dilakukan pada sore hari agar air siraman tidak menguap dan tanah menjadi lembab (Anonim, 2007). Waktu bertanam yang baik adalah pada akhir musim hujan (Maret). Walaupun demikian dapat pula ditanam pada musim kemarau, asalkan diberi air secukupnya (Sunaryono dan Rismunandar, 1984). 4.Pemeliharaan tanaman Pemeliharaan dalam budidaya tanaman sawi meliputi tahapan penjarangan tanaman, penyiangan dan pembumbunan, serta pemupukan susulan. a.Penjarangan tanaman Penanaman sawi tanpa melalui tahap pembibitan biasanya tumbuh kurang teratur. Di sana-sini sering terlihat tanaman-tanaman yang terlalu pendek/dekat. Jika hal ini dibiarkan akan menyebabkan pertumbuhan tanaman tersebut kurang begitu baik. Jarak yang terlalu rapat menyebabkan adanya persaingan dalam menyerap unsur-unsur hara di dalam tanah. Dalam hal ini penjarangan dilakukan untuk mendapatkan kualitas hasil yang baik. Penjarangan umumnya dilakukan 2 minggu setelah penanaman. Caranya dengan mencabut tanaman yang tumbuh terlalu rapat. Sisakan tanaman yang tumbuh baik dengan jarak antar tanaman yang teratur (Haryanto et al., 1995). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user12b.Penyiangan dan pembumbunan Biasanya setelah turun hujan, tanah di sekitar tanaman menjadi padat sehingga perlu digemburkan. Sambil menggemburkan tanah, kita juga dapat melakukan pencabutan rumput-rumput liar yang tumbuh. Penggemburan tanah ini jangan sampai merusak perakaran tanaman. Kegiatan ini biasanya dilakukan 2 minggu sekali (Anonim, 2007). Untuk membersihkan tanaman liar berupa rerumputan seperti alang-alang hampir sama dengan tanaman perdu, mula-mula rumput dicabut kemudian tanah dikorek dengan gancu. Akar-akar yang terangkat diambil, dikumpulkan, lalu dikeringkan di bawah sinar matahari, setelah kering, rumput kemudian dibakar (Duljapar dan Khoirudin, 2000). Ketika tanaman berumur satu bulan perlu dilakukan penyiangan dan pembumbunan. Tujuannya agar tanaman tidak terganggu oleh gulma dan menjaga agar akar tanaman tidak terkena sinar matahari secara langsung (Tim Penulis PS, 1995 ). c.Pemupukan Setelah tanaman tumbuh baik, kira-kira 10 hari setelah tanam, pemupukan perlu dilakukan. Oleh karena yang akan dikonsumsi adalah daunnya yang tentunya diinginkan penampilan daun yang baik, maka pupuk yang diberikan sebaiknya mengandung Nitrogen (Anonim, 2007). Pemberian Urea sebagai pupuk tambahan bisa dilakukan dengan cara penaburan dalam larikan yang lantas ditutupi tanah kembali. Dapat juga dengan melarutkan dalam air, lalu disiramkan pada bedeng penanaman. Satu sendok urea, sekitar 25 g, dilarutkan dalam 25 l air dapat disiramkan untuk 5 m bedengan. Pada saat penyiraman, tanah dalam bedengan sebaiknya tidak dalam keadaan kering. Waktu penyiraman pupuk tambahan dapat dilakukan pagi atau sore hari (Haryanto et al., 1995). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user13Jenis-jenis unsur yag diperlukan tanaman sudah kita ketahui bersama. Kini kita beralih membicarakan pupuk atau rabuk, yang merupakan kunci dari kesuburan tanah kita. Karena pupuk tak lain dari zat yang berisisi satu unsur atau lebih yang dimaksudkan untuk menggantikan unsur yang habis diserap tanaman dari tanah. Jadi kalau kita memupuk berarti menambah unsur hara bagi tanah (pupuk akar) dan tanaman (pupuk daun). Sama dengan unsur hara tanah yang mengenal unsur hara makro dan mikro, pupuk juga demikian. Jadi meskipun jumlah pupuk belakangan cenderung makin beragam dengan merek yang bermacam-macam, kita tidak akan terkecoh. Sebab pupuk apapun namanya, entah itu buatan manca negara, dari segi unsur yang dikandungnya ia tak lain dari pupuk makro atau pupuk mikro. Jadi patokan kita dalam membeli pupuk adalah unsur yang dikandungnya (Lingga, 1997). Pemupukan membantu tanaman memperoleh hara yang dibutuhkanya. Unsur hara yang pokok dibutuhkan tanaman adalah unsur Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K). Itulah sebabnya ketiga unsur ini (NPK) merupakan pupuk utama yang dibutuhkan oleh tanaman. Pupuk organik juga dibutuhkan oleh tanaman, memang kandungan haranya jauh dibawah pupuk kimia, tetapi pupuk organik memiliki kelebihan membantu menggemburkan tanah dan menyatu secara alami menambah unsur hara dan memperbaiki struktur tanah (Nazarudin, 1998). 5.Pengendalian hama dan penyakit Hama yang sering menyerang tanaman sawi adalah ulat daun. Apabila tanaman telah diserangnya, maka tanaman perlu disemprot dengan insektisida. Yang perlu diperhatikan adalah waktu penyemprotannya. Untuk tanaman sayur-sayuran, penyemprotan dilakukan minimal 20 hari sebelum dipanen agar keracunan pada konsumen dapat terhindar (Anonim, 2007). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user14OPT yang menyerang pada tanaman sawi yaitu kumbang daun (Phyllotreta vitata), ulat daun (Plutella xylostella), ulat titik tumbuh (Crocidolomia binotalis), dan lalat pengerek daun (Lyriomiza sp.). Berdasarkan tingkat populasi dan kerusakan tanaman yang ditimbulkan, maka peringkat OPT yang menyerang tanaman sawi berturut-turut adalah P. vitata, Lyriomiza sp., P. xylostella, dan C. binotalis. Hama P. vitatamerupakan hama utama, dan hama P. xylostella serta Lyriomiza sp. merupakan hama potensial pada tanaman sawi, sedangkan hamaC. binotalis perlu diwaspadai keberadaanya (Mukasan et al., 2005). Beberapa jenis penyakit yang diketahui menyerang tanaman sawi antara lain: penyakit akar pekuk/akar gada, bercak daun altermaria, busuk basah, embun tepung, rebah semai, busuk daun, busuk Rhizoctonia, bercak daun, dan virus mosaik (Haryanto et al., 1995). 6.Pemanenan Tanaman sawi dapat dipetik hasilnya setelah berumur 2 bulan. Banyak cara yang dilakukan untuk memanen sawi, yaitu: ada yang mencabut seluruh tanaman, ada yang memotong bagian batangnya tepat di atas permukaan tanah, dan ada juga yang memetik daunnya satu per satu. Cara yang terakhir ini dimaksudkan agar tanaman bisa tahan lama (Edy margiyanto,

perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user86.Sawi Monumen Sawi monumen tubuhnya amat tegak dan berdaun kompak. Penampilan sawi jenis ini sekilas mirip dengan petsai. Tangkai daun berwarna putih berukuran agak lebar dengan tulang daun yang juga berwarna putih. Daunnya sendiri berwarna hijau segar. Jenis sawi ini tegolong terbesar dan terberat di antara jenis sawi lainnya. D.Syarat Tumbuh Tanaman Sawi Syarat tumbuh tanaman sawi dalam budidaya tanaman sawi adalah sebagai berikut : 1.Iklim Tanaman sawi tidak cocok dengan hawa panas, yang dikehendaki ialah hawa yang dingin dengan suhu antara 150 C - 200 C. Pada suhu di bawah 150 C cepat berbunga, sedangkan pada suhu di atas 200 C tidak akan berbunga. 2.Ketinggian Tempat Di daerah pegunungan yang tingginya lebih dari 1000 m dpl tanaman sawi bisa bertelur, tetapi di daerah rendah tak bisa bertelur. 3.Tanah Tanaman sawi tumbuh dengan baik pada tanah lempung yang subur dan cukup menahan air. (AAK, 1992). Syarat-syarat penting untuk bertanam sawi ialah tanahnya gembur, banyak mengandung humus (subur), dan keadaan pembuangan airnya (drainase) baik. Derajat keasaman tanah (pH) antara 6–7 (Sunaryono dan Rismunandar, 1984). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user9E.Teknik Budidaya Tanaman Sawi 1.Pengadaan benih Benih merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan usaha tani. Kebutuhan benih sawi untuk setiap hektar lahan tanam sebesar 750 gram. Benih sawi berbentuk bulat, kecil-kecil. Permukaannya licin mengkilap dan agak keras. Warna kulit benih coklat kehitaman. Benih yang akan kita gunakan harus mempunyai kualitas yang baik, seandainya beli harus kita perhatikan lama penyimpanan, varietas, kadar air, suhu dan tempat menyimpannya. Selain itu juga harus memperhatikan kemasan benih harus utuh. kemasan yang baik adalah dengan alumunium foil. Apabila benih yang kita gunakan dari hasil pananaman kita harus memperhatikan kualitas benih itu, misalnya tanaman yang akan diambil sebagai benih harus berumur lebih dari 70 hari. Penanaman sawi memperhatikan proses yang akan dilakukan misalnya dengan dianginkan, disimpan di tempat penyimpanan dan diharapkan lama penyimpanan benih tidak lebih dari 3 tahun.( Eko Margiyanto, 2007) Pengadaan benih dapat dilakukan dengan cara membuat sendiri atau membeli benih yang telah siap tanam. Pengadaan benih dengan cara membeli akan lebih praktis, petani tinggal menggunakan tanpa jerih payah. Sedangkan pengadaan benih dengan cara membuat sendiri cukup rumit. Di samping itu, mutunya belum tentu terjamin baik (Cahyono, 2003). Sawi diperbanyak dengan benih. Benih yang akan diusahakan harus dipilih yang berdaya tumbuh baik. Benih sawi sudah banyak dijual di toko-toko pertanian. Sebelum ditanam di lapang, sebaiknya benih sawi disemaikan terlebih dahulu. Persemaian dapat dilakukan di bedengan atau di kotak persemaian (Anonim, 2007). 2.Pengolahan tanah Sebelum menanam sawi hendaknya tanah digarap lebih dahulu, supaya tanah-tanah yang padat bisa menjadi longgar, sehingga pertukaran perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user10udara di dalam tanah menjadi baik, gas-gas oksigen dapat masuk ke dalam tanah, gas-gas yang meracuni akar tanaman dapat teroksidasi, dan asam-asam dapat keluar dari tanah. Selain itu, dengan longgarnya tanah maka akar tanaman dapat bergerak dengan bebas meyerap zat-zat makanan di dalamnya (AAK, 1992). Untuk tanaman sayuran dibutuhkan tanah yang mempunyai syarat-syarat di bawah ini : a.Tanah harus gembur sampai cukup dalam. b.Di dalam tanah tidak boleh banyak batu. c.Air dalam tanah mudah meresap ke bawah. Ini berarti tanah tersebut tidak boleh mudah menjadi padat. d.Dalam musim hujan, air harus mudah meresap ke dalam tanah. Ini berarti pembuangan air harus cukup baik. Tujuan pembuatan bedengan dalam budidaya tanaman sayuran adalah : a.Memudahkan pembuangan air hujan, melalui selokan. b.Memudahkan meresapnya air hujan maupun air penyiraman ke dalam tanah. c.Memudahkan pemeliharaan, karena kita dapat berjalan antar bedengan dengan bedengan. d.Menghindarkan terinjak-injaknya tanah antara tanaman hingga menjadi padat. ( Rismunandar, 1983 ). 3.Penanaman Pada penanaman yang benihnya langsung disebarkan di tempat penanaman, yang perlu dijalankan adalah : a.Supaya keadaan tanah tetap lembab dan untuk mempercepat berkecambahnya benih, sehari sebelum tanam, tanah harus diairi terlebih dahulu. perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user11b.Tanah diaduk (dihaluskan), rumput-rumput dihilangkan, kemudian benih disebarkan menurut deretan secara merata. c.Setelah disebarkan, benih tersebut ditutup dengan tanah, pasir, atau pupuk kandang yang halus. d.Kemudian disiram sampai merata, dan waktu yang baik dalam meyebarkan benih adalah pagi atau sore hari. (AAK, 1992). Penanaman dapat dilakukan setelah tanaman sawi berumur 3 - 4 Minggu sejak benih disemaikan. Jarak tanam yang digunakan umumnya 20 x 20 cm. Kegiatan penanaman ini sebaiknya dilakukan pada sore hari agar air siraman tidak menguap dan tanah menjadi lembab (Anonim, 2007). Waktu bertanam yang baik adalah pada akhir musim hujan (Maret). Walaupun demikian dapat pula ditanam pada musim kemarau, asalkan diberi air secukupnya (Sunaryono dan Rismunandar, 1984). 4.Pemeliharaan tanaman Pemeliharaan dalam budidaya tanaman sawi meliputi tahapan penjarangan tanaman, penyiangan dan pembumbunan, serta pemupukan susulan. a.Penjarangan tanaman Penanaman sawi tanpa melalui tahap pembibitan biasanya tumbuh kurang teratur. Di sana-sini sering terlihat tanaman-tanaman yang terlalu pendek/dekat. Jika hal ini dibiarkan akan menyebabkan pertumbuhan tanaman tersebut kurang begitu baik. Jarak yang terlalu rapat menyebabkan adanya persaingan dalam menyerap unsur-unsur hara di dalam tanah. Dalam hal ini penjarangan dilakukan untuk mendapatkan kualitas hasil yang baik. Penjarangan umumnya dilakukan 2 minggu setelah penanaman. Caranya dengan mencabut tanaman yang tumbuh terlalu rapat. Sisakan tanaman yang tumbuh baik dengan jarak antar tanaman yang teratur (Haryanto et al., 1995). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user12b.Penyiangan dan pembumbunan Biasanya setelah turun hujan, tanah di sekitar tanaman menjadi padat sehingga perlu digemburkan. Sambil menggemburkan tanah, kita juga dapat melakukan pencabutan rumput-rumput liar yang tumbuh. Penggemburan tanah ini jangan sampai merusak perakaran tanaman. Kegiatan ini biasanya dilakukan 2 minggu sekali (Anonim, 2007). Untuk membersihkan tanaman liar berupa rerumputan seperti alang-alang hampir sama dengan tanaman perdu, mula-mula rumput dicabut kemudian tanah dikorek dengan gancu. Akar-akar yang terangkat diambil, dikumpulkan, lalu dikeringkan di bawah sinar matahari, setelah kering, rumput kemudian dibakar (Duljapar dan Khoirudin, 2000). Ketika tanaman berumur satu bulan perlu dilakukan penyiangan dan pembumbunan. Tujuannya agar tanaman tidak terganggu oleh gulma dan menjaga agar akar tanaman tidak terkena sinar matahari secara langsung (Tim Penulis PS, 1995 ). c.Pemupukan Setelah tanaman tumbuh baik, kira-kira 10 hari setelah tanam, pemupukan perlu dilakukan. Oleh karena yang akan dikonsumsi adalah daunnya yang tentunya diinginkan penampilan daun yang baik, maka pupuk yang diberikan sebaiknya mengandung Nitrogen (Anonim, 2007). Pemberian Urea sebagai pupuk tambahan bisa dilakukan dengan cara penaburan dalam larikan yang lantas ditutupi tanah kembali. Dapat juga dengan melarutkan dalam air, lalu disiramkan pada bedeng penanaman. Satu sendok urea, sekitar 25 g, dilarutkan dalam 25 l air dapat disiramkan untuk 5 m bedengan. Pada saat penyiraman, tanah dalam bedengan sebaiknya tidak dalam keadaan kering. Waktu penyiraman pupuk tambahan dapat dilakukan pagi atau sore hari (Haryanto et al., 1995). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user13Jenis-jenis unsur yag diperlukan tanaman sudah kita ketahui bersama. Kini kita beralih membicarakan pupuk atau rabuk, yang merupakan kunci dari kesuburan tanah kita. Karena pupuk tak lain dari zat yang berisisi satu unsur atau lebih yang dimaksudkan untuk menggantikan unsur yang habis diserap tanaman dari tanah. Jadi kalau kita memupuk berarti menambah unsur hara bagi tanah (pupuk akar) dan tanaman (pupuk daun). Sama dengan unsur hara tanah yang mengenal unsur hara makro dan mikro, pupuk juga demikian. Jadi meskipun jumlah pupuk belakangan cenderung makin beragam dengan merek yang bermacam-macam, kita tidak akan terkecoh. Sebab pupuk apapun namanya, entah itu buatan manca negara, dari segi unsur yang dikandungnya ia tak lain dari pupuk makro atau pupuk mikro. Jadi patokan kita dalam membeli pupuk adalah unsur yang dikandungnya (Lingga, 1997). Pemupukan membantu tanaman memperoleh hara yang dibutuhkanya. Unsur hara yang pokok dibutuhkan tanaman adalah unsur Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K). Itulah sebabnya ketiga unsur ini (NPK) merupakan pupuk utama yang dibutuhkan oleh tanaman. Pupuk organik juga dibutuhkan oleh tanaman, memang kandungan haranya jauh dibawah pupuk kimia, tetapi pupuk organik memiliki kelebihan membantu menggemburkan tanah dan menyatu secara alami menambah unsur hara dan memperbaiki struktur tanah (Nazarudin, 1998). 5.Pengendalian hama dan penyakit Hama yang sering menyerang tanaman sawi adalah ulat daun. Apabila tanaman telah diserangnya, maka tanaman perlu disemprot dengan insektisida. Yang perlu diperhatikan adalah waktu penyemprotannya. Untuk tanaman sayur-sayuran, penyemprotan dilakukan minimal 20 hari sebelum dipanen agar keracunan pada konsumen dapat terhindar (Anonim, 2007). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user14OPT yang menyerang pada tanaman sawi yaitu kumbang daun (Phyllotreta vitata), ulat daun (Plutella xylostella), ulat titik tumbuh (Crocidolomia binotalis), dan lalat pengerek daun (Lyriomiza sp.). Berdasarkan tingkat populasi dan kerusakan tanaman yang ditimbulkan, maka peringkat OPT yang menyerang tanaman sawi berturut-turut adalah P. vitata, Lyriomiza sp., P. xylostella, dan C. binotalis. Hama P. vitatamerupakan hama utama, dan hama P. xylostella serta Lyriomiza sp. merupakan hama potensial pada tanaman sawi, sedangkan hamaC. binotalis perlu diwaspadai keberadaanya (Mukasan et al., 2005). Beberapa jenis penyakit yang diketahui menyerang tanaman sawi antara lain: penyakit akar pekuk/akar gada, bercak daun altermaria, busuk basah, embun tepung, rebah semai, busuk daun, busuk Rhizoctonia, bercak daun, dan virus mosaik (Haryanto et al., 1995). 6.Pemanenan Tanaman sawi dapat dipetik hasilnya setelah berumur 2 bulan. Banyak cara yang dilakukan untuk memanen sawi, yaitu: ada yang mencabut seluruh tanaman, ada yang memotong bagian batangnya tepat di atas permukaan tanah, dan ada juga yang memetik daunnya satu per satu. Cara yang terakhir ini dimaksudkan agar tanaman bisa tahan lama (Edy margiyanto,

Asmak Sunge Rajeh WA + 62 819 3171 8989 Asmak Tingkat tinggi yang dicari para pendekar di seluruh dunia. Karena kehebatan dari Asmak Sunge Rajeh sangat dahsyat. Siap ditajrib, dicoba, ditest Asmak yang Mampu, bisa, boleh ditransfer jarak jauh dimanapun berada, kapanpun waktunya, dan mampu dimiliki oleh siapapun yang berkeinginan untuk memilikinya. Asmak Sunge Rajeh biasa disebut juga dengan Asmak Sunge Rajeh , Asmak' Sunge Raja, Asmak Sunge Rajeh, Asmak Sunge Rajeh, Asmak Raja. Yang kesemuanya itu bermuara pada satu keilmuan atau satu Asmak dengan banyak sebutan. Asmak Sunge Rajeh merupakan Asmak yang sangat ampuh Jalan Pintas menjadi spiritualis sejati Asmak yang sangat diburu oleh spiritualis di muka bumi ini Keampuhannya telah dibuktikan dan dirasakan oleh pemakainya diberbagai negara dimuka bumi ini Asmak Sunge Rajeh adalah merupakan raja dan mustikanya ilmu kesaktian. Kekuatan gaibnya sangat luar biasa, dan termasuk ilmu langka yangg multi fungsi. Artinya, dapat dipergunakan untuk segala macam keperluan. Tak heran jika ada yg berpendapat, bahwa memiliki ilmu satu ini bagaikan mewarisi 10 macam ilmu kesaktian yang sangat ampuh. Hebatnya lagi, Asmak Sunge Rajeh bersifat siap pakai, bisa langsung difungsikan tanpa perlu ditirakati atau dipuasai terlebih dahulu, serta bukan berbentuk isim, gembolan, benda pusaka, jimat dan semacamnya. Setiap kali diperlukan, cukup dengan mengucapkan beberapa kata khusus yang sangat pendek, singkat dan mudah diingat. Sifatnya pun permanen, bisa untuk seumur hidup. bisa diamalkan oleh siapa saja baik muslim maupun non muslim. Didalam Asmak ini, terkumpul bermacam macam khasiat ilmu kesaktian kelas tinggi, diantaranya: Ilmu Pawang Hujan (untuk mengusir mendung dan menghentikan hujan lebat, Ilmu Khulhu Sungsang (agar kebal dari berbagai macam serangan ilmu hitam), Aji Panglimunan (dalam keadaan terjepit dapat menghilang), Aji Pukulan Maut (musuh bisa muntah darah atau pingsan), Aji Tameng Baja (Kebal senjata tajam dan senjata api), Aji Tiwikrama (Saat dikeroyok oleh musuh bisa tampak seperti raksasa yang sangat menakutkan), Aji Macan Putih (Membuat lawan menjadi takut dan gemetar), Aji Gembolo Geni (Membakar tubuh mahluk halus), Aji Bandung Bondowoso (dapat mengangkat benda berat dan menangkis serangan musuh), Aji Pupu Bayu (Membuat lumpuh tenaga lawan),kebal,sakti,ampuh, dll. Asmak luar biasa ini merupakan salah satu ilmu gaib yang dimiliki oleh Nabi Khidir AS. (Balya bin Malkan), seorang nabi yang dipercaya telah ada sejak jaman Nabi Musa dan hingga sekarang masih hidup serta diantara tugasnya adalah sebagai penjaga lautan. ilmu ini telah beliau turunkan kepada beberapa orang, yang dianggap pantas untuk mewarisinya. Anda dapat memiliki semua Asmak Sunge Rajeh. Asmak Sunge Rajeh CIREBON Asmak Sunge Rajeh BLORA Asmak Sunge Rajeh MADURA SELATAN Asmak Sunge Rajeh MADURA UTARA Asmak Sunge Rajeh SOLO Asmak Sunge Rajeh ACEH Asmak Sunge Rajeh SUNAN KALIJOGO Asmak SINGA RAJA Asmak KAYU RAJA Asmak GAJAH RAJA Asmak GENI RAJA Asmak TANAH RAJA Asmak LAUT RAJA Asmak BLEDUG AWU RAJA Asmak NUR RAJA Asmak LANGIT RAJA Asmak RAJA PETIR Asmak RAJA KUBRO Asmak SHAHADAT RAJA Asmak SINGKIR RAJA Asmak RAJA IBLIS Asmak TASIK MIRING Asmak Rajeh PAMUNGKAS PERMOHONAN PENGIJAZAHAN HUBUNGI : Ust. Habib Kontak Resmi WA : +62 819 3171 8989 Alamat : Yogyakarta, 55000

KONTAK RESMI WA: +62 819.3171.8989 HAEKAL SABUK AMPEL KAROMAH MELALUI OLAH SPIRITUAL TINGKAT TINGGI PRAKTIS TINGGAL PAKAI. SEBUAH MAHAKARYA SPEKTAKULER, PERTAMA DAN SATU-SATUNYA DI INDONESIA DALAM DUNIA SPIRITUAL/PARANORMAL, SEBUAH KEILMUAN PILIH TANDING YANG KAMI KEMAS SECARA UNIK, SEHINGGA TERLIHAT SANGAT ANGGUN DAN BERWIBAWA, SERTA TIDAK TERKESAN MISTIK / KLENIK. HAEKAL SABUK AMPEL KAROMAH SATU-SATUNYA SARANA PALING AMPUH DALAM DUNIA SPIRITUAL/SUPRANATURAL, ILMU BATHIN, ILMU HIKMAH, ILMU LADUNI, ILMU GAIB, KEPARANORMALAN, METAFISIKA. SARANA MULTI FUNGSI KEILMUAN DALAM HAEKAL SABUK AMPEL KAROMAH INI BISA ANDA BANDINGKAN DENGAN ILMU-ILMU LAINNYA. TERCIPTA UNTUK SEMUA GOLONGAN, AGAMA DAN SUKU BANGSA. HAEKAL SABUK AMPEL KAROMAH DIDALAMNYA TERKANDUNG INTISARI ILMU HIKMAH TINGGKAT TINGGI, SEHINGGA DENGAN MEDIA INI ANDA BISA MERASAKAN RATUSAN MANFAAT MULTI FUNGSI, YANG BISA MEMBANTU CITA-CITA/ HAJAT/ KEINGINAN/KEPERLUAN DAN KEPENTINGAN ANDA. DIMANA HAEKAL SABUK AMPEL KAROMAH DIPAKAI / DIBAWA / DIPEGANG, DISANA PULA AURA POWER KEKUATANNYA AKAN LANGSUNG MENYATU DENGAN TUBUH ANDA. RATUSAN MANFAAT GHOIBNYA ANTARA LAIN: * KEWIBAWAAN * Ditakuti setiap musuh * Berkharisma * Mudah dalam mengalahkan lawan bicara * Membuka aura gelap jadi terang benderang * Jadi sabar dengan sendirinya * Jarang emosi * Mudah mengambil sikap bijak * Menjadikan sifat kita tidak sombong * Mudah dipercaya oleh siapapun juga * Dipermudah dalam penjualan * Dimanapun kita berada, orang lain akan selalu menghormati * Jadi panutan masyarakat * Jadi tokoh yang disegani * Menjadikan kita mudah terkenal * Menjadikan bersahaja dimata orang lain * Menjadikan tampan/ cantik bagi yang melihatnya * Mengembalikan kepercayaan yang pernah hilang * Membuang sengkolo badan * Apapun kuatnya Pusaka/ Mustika akan tawar disaat kita pegang * Mengurung ilmu orang lain hingga tidak aktif * Kebal dari ilmu santet * Mengusir khodam dari salah satu kerangka pusaka * Membalikkan ilmu santet * Menghilangkan isi khodam jahat * Mengusir jin * Menetralisir rumah angker * Bisa mendeteksi benda gaib saat kita memegangnya * Mementalkan musuh tanpa tersentuh * Pukulan kita menjadi berlipat ganda kekuatannya * Membikin muntah darah lawan * Lampah lumpuh * Energi supranatural badan kita jadi aktif * Menghilangkan ENERGI susuk * Pengobatan SEGALA PENYAKIT MEDIS DAN NON MEDIS * Pengobatan segala masalah * Menetralisir anak bayi dari gangguan sejenis makhluk HALUS * Memudahkan dalam persalinan * Selamat dalam bepergian * Selamat dalam badai topan angin puting beliung atau bencana alam lainnya * Menghipnotis orang yang mau berbuat jahat agar sadar dari perbuatannya * Selamat dari RaZia, Pemalak, Penodongan * SELAMAT DARI SERANGAN SENJATA TAJAM * Pagar gaib yang berguna membentengi diri dari bahaya yang mungkin mengancam keselamatan baik fisik maupun nyawa. * Menjaga diri dari berbagai kejahatan dalam perjalanan hidup, dimusuhi banyak orang, dibuat celaka ataupun lainnya. * Tubuh kuat, kulit besi, tidak terluka oleh hantaman yang keras * Anti racun * Menjadikan kita raja gaib * Menguasai ilmu bathin dengan sendirinya * Dekat dengan bangsa gaib sekitar rumah * Banyak mengenal dunia gaib setelah MEMILIKI haekal SABUK AMPEL KAROMAH * Sering dapat petunjuk * Menguasai ilmu kegaiban * Bisa merasakan kehadiran bangsa gaib yang datang * Bisa mengetahui tempat yang dihuni bangsa jin dan lainnya * Merusak sel ilmu hitam sehingga menjadi tidak bertuah * Me non aktifkan isi Pusaka, Jimat RAJAHAN * Banyak yang akan membimbing kita seputar dunia bathin * Jadi peka dalam hal kegaiban * Sering mimpi didatangi para KHODAM MALAIKAT * Sering ditengok LELUHUR * Bisa meramal dengan keakuratan 90% * Memindahkan hujan * Memindahkan badai ketempat yang di inginkan * Menurunkan hujan/ memberhentikannya * Pawang hujan * MANCING * DIMUDAHKAN DALAM TRANSAKSI JUAL BELI RPROPERTY, JUAL BELI RUMAH, JUAL BELI MOBIL, JUAL BELI BARANG MEWAH * Memindahkan penyakit ke telor ayam * Mudah dikasihani oleh lawan jenis, majikan atau atasan * Pengasihan * Mengirim mimpi kepada orang yang dituju * Menjadikan kita banyak disenangi kawan * Membantu perdagangan orang lain agar sukses dan lancar * Mudah menang dalam PEMILUKADA DAN JADI BENTENG DALAM PERSAINGAN PEMILIHAN * SERING BERUNTUNG * PENGLARISAN * SERING DIBERI uang oleh atasan atau orang lain * Mudah dipercaya dalam hal pekerjaan * Mudah menang dalam kupon berhadiah * SERING MENANG dalam lomba mancing * Mudah dalam menagih hutang * Mudah dalam transaksi perdagangan * Mudah Jual Rumah * Selalu dicari orang banyak karena banyak membawa rejeki * Jadi senang beramal * Suka membantu sesama teman * Menaklukkan binatang buas * Menghentikan kecepatan mobil/ motor, dengan telunjuk jari * Menghipnotis binatang buas lewat tatapan mata * Pelet jarak dekat * Pelet jarak jauh * MENYATUKAN DUA HATI * Ilmu bungkem * Tidak bisa terlihat saat kondisi mengancam kita * Membangkitkan sedulur papat * Membangkitkan indra ke enam * aura yang pernah hilang * Membangkitkan tenaga prana * Membangkitkan daya ingat * Membangkitkan ketajaman pendengaran * Bisa membaca pikiran orang lain * Bisa menembus alam astral lewat mimpi * DIJAUHKAN DARI SEGALA NIAT JAHAT ORANG LAIN * Doa kita banyak di ijabah. * Dll Semua tata cara penggunaan dipaparkan secara JELAS DAN TERPERINCI dalam lembar penjelasan yang akan di sertakan pada pengiriman. Hubungi Ust. Habib ALAMAT: Yogyakarta 55000 Indonesia. Kontak Resmi WA. +62 819.3171.8989

Kontak Resmi WA : +62 819 3171 8989 Ijazah Asmak Sunge Rajeh. Keberadaan Ijazah Asmak Sunge Rajeh Sangat diburu para pencari ilmu dan pendekar di seluruh dunia. Setelah menemukan Ijazah Asmak Sunge Rajeh (ASR) dan mendapatkan keilmuan dari Ijazah Asmak Sunge Rajeh boleh dirasakan Keilmuan Tingkat tinggi. Karena kehebatan sangat dahsyat. Siap ditajrib, dicoba, ditest Keilmuan yang Mampu ditransfer jarak jauh dimanapun berada, kapanpun waktunya, dan mampu dimiliki oleh siapapun yang berkeinginan untuk memilikinya. Guru Ilmu Hikmah, pengamal ilmu hikmah, pemilik ilmu hikmah, Spiritualis, guru spiritual, Guru Supranatural, Pemilik Perguruan, Pemilik Padepokan, Pengasuh Perguruan, Pengasuh Padepokan, Pengasuh pondok, Guru Ilmu gaib,santri perguruan, pelajar perguruan, murid perguruan, siswa perguruan wajib menemukan Ijazah Asmak Sunge Rajeh. Dapatkan Ijazah Asmak Sunge Rajeh ( ASR ) secara sempurna dengan sanad yang shahih. Ijazah Asmak Sunge Rajeh ( ASR ) merupakan keilmuan Asma yang sangat ampuh Jalan Pintas menjadi spiritualis sejati Asma yang sangat diburu oleh spiritualis di muka bumi Keampuhannya telah dibuktikan dan dirasakan oleh pemakainya diberbagai negara dimuka bumi ini merupakan raja dan mustikanya ilmu kesaktian. Kekuatan gaibnya sangat luar biasa, dan termasuk ilmu langka yang multi fungsi. Artinya, dapat dipergunakan untuk segala macam keperluan. Tak heran jika ada yang berpendapat, bahwa Ijazah Asmak Sunge Rajeh (ASR) bagaikan mewarisi 10 macam ilmu kesaktian yang sangat ampuh. Hebatnya lagi, bersifat siap pakai, bisa langsung difungsikan tanpa perlu ditirakati atau dipuasai terlebih dahulu, serta bukan berbentuk isim, gembolan, benda pusaka, jimat dan semacamnya. Setiap kali diperlukan, cukup dengan mengucapkan beberapa kata khusus yang sangat pendek, singkat dan mudah diingat. Sifatnya pun permanen dan untuk seumur hidup. bisa diamalkan oleh siapa saja baik muslim maupun non muslim. di dalam Ijazah Asmak Sunge Rajeh terkumpul bermacam macam khasiat ilmu kesaktian kelas tinggi, diantaranya: Ilmu Pawang Hujan (untuk mengusir mendung dan menghentikan hujan lebat, Ilmu Khulhu Sungsang (agar kebal dari berbagai macam serangan ilmu hitam), Aji Panglimunan (dalam keadaan terjepit dapat menghilang), Aji Pukulan Maut (musuh bisa muntah darah atau pingsan), Aji Tameng Baja (Kebal senjata tajam dan senjata api), Aji Tiwikrama (Saat dikeroyok oleh musuh bisa tampak seperti raksasa yang sangat menakutkan), Aji Macan Putih (Membuat lawan menjadi takut dan gemetar), Aji Gembolo Geni (Membakar tubuh mahluk halus), Aji Bandung Bondowoso (dapat mengangkat benda berat dan menangkis serangan musuh), Aji Pupu Bayu (Membuat lumpuh tenaga lawan),kebal,sakti,ampuh, dll. Ijazah Asmak Sunge Rajeh ( ASR ) luar biasa ini merupakan salah satu ilmu gaib yang dimiliki oleh Nabi Khidir AS. (Balya bin Malkan), seorang nabi yang dipercaya telah ada sejak jaman Nabi Musa dan hingga sekarang masih dipercaya hidup serta diantara tugasnya adalah sebagai penjaga lautan. Ijazah Asmak Sunge Rajeh ( ASR ) telah beliau turunkan kepada beberapa orang, yang dianggap pantas untuk mewarisinya. Insya Allah bisa dicoba setiap saat. Di antara Manfaat Asma Sunge Rajeh ASR dalam Asmak Sunge Rajeh ialah : * Mempengaruhi pikiran orang lain untuk berbagai tujuan positif. * Mengaktifkan daya pengasihan dan menerapkan puter giling. * Mendamaikan setiap persoalan rumit yang sedang dialami. * Keselamatan dalam pengeroyokan massal ataupun pengepungan. * Dapat menghentikan keluarnya darah akibat luka. * Penyembuhan diri sendiri dan orang lain. * Dapat menetralisir rumah dan tanah angker atau ada jin penunggu jahat. * Membuat pelarisan untuk toko, kedai dan sejenisnya. * Mempercepat jenjang karir dan menciptakan keberuntungan. * Bisa digunakan untuk mempengaruhi atasan ataupun majikan. * Membuang aura negatif dalam tubuh. * Dapat mengatasi berbagai masalah alam di lautan dan daratan seperti serangan ombak besar, terjangan badai, tiupan angin puting beliung, menjinakkan hewan buas di hutan, dan lain sebagainya. * Bisa dipakai untuk nagih hutang, dll * Terlindung dari ledakan bom atau serangan sedahsyat apapun. * Memiliki kekuatan pukulan tangan * Pengasihan umum dan khusus * Keberanian Luar Biasa * Kewibawaan Tingkat Tinggi * Merendam Amarah orang lain * Kekuatan Tangan Luar Biasa * Anti Pukulan Tangan dan Benda Tumpul * Kekuatan Fizik – Tidak Mudah Lelah * Meningkatkan Kekuatkan Ilmu Yang Ada * Melumpukan Kesaktian Ilmu Lawan * Selamat Dari Senjata Tajam, Senjata Api dan Lendakkan Bom * Selamat dari Kecelakaan Darat,Laut dan Udara * Menundukkan Musuh * Menagih Hutang agar lancer * Meluluhkan hati seseorang * Pulihkan Tanah yang “keras” * Pulihkan Tanah yang di tanam sihir/barang * Menangkal Sihir,Teluh,Tenung,Santet,Hipnotis dan Ilmu Gendam * Ditakuti/disegani segala macam mahkluk halus,jin,setan,hantu dan lain-lain * Mengobati orang kesurupan,terkena guna-guna, penyakit medis dan non-medis * Pagar Rumah, Kedai dan lain-lain * Menghentikan badai/rebut atau angina putting beliung * Menghentikan ombak yang ganas * Menjinakkan Haiwan yang ganas * Usir Tamu yang tak di undang atau rusuhan * Pawang Hujan – Usir Hujan/Mendung * Mendatangkan Hujan * Agar Di sayangi oleh majikan * Memudah proses kelahiran * Penglimunan * Mengisi Asma dan sejenisnya agar ampuh * Menghantam Musuh Jarak Jauh * Mengisi Kekuatan pada orang lain * Menetrulakan racun dan sejenisnya, baik di dalam makanan dan minuman * Mendapat kepercayaan dari orang besar * Memaksa pencuri agar mengembalikan barang telah di curinya * Menpertajamkan indera ke-enam * Menpengaruhi fikiran orang lain * Menutup Sesuatu Tempat Agar Sepi/Tutup * Sebagai ilmu keselamatan dan kekuatan kekebalan * Selamat dari senjata tajam dan tumpul serta senjata api di mana saja. * Kewibawaan dan menggentarkan musuh. * Membuat pemagaran gaib untuk tempat dan lain sebagainya. * Menangkal sihir, teluh, santet, hipnotis, gendam dan sejenisnya dan bisa membalikkan lagi kepada pengirimnya. * Dan Masih Banyak Lagi Khasiat lainnya Mengijazahkan juga Asma BERIKUT INI : ASMA SUNGE RAJEH (ASR) CIREBON (SEMUA TINGKAT ASMA SUNGE RAJEH (ASR) MADURA SELATAN (SEMUA TINGKAT) ASMA SUNGE RAJEH (ASR) BLORA, ASMA SUNGE RAJEH (ASR) MADURA UTARA, ASMA SUNGE RAJEH (ASR) SOLO ASMA SINGA RAJEH ASMA KAYU RAJEH / ASMA KAJUH RAJEH / ASMA KAJUK RAJEH ASMA GAJAH RAJEH ASMA GENI RAJEH ASMA TANAH RAJEH ASMA LAUT RAJEH ASMA BLEDUG AWU RAJEH ASMA NUR RAJEH ASMA LANGIT RAJEH ASMA RAJEH PETIR ASMA RAJEH KUBRO ASMA SHAHADAT RAJEH ASMA SINGKIR RAJEH ASMA RAJA IBLIS ASMA TASIK MIRING ASMA SUNGE RAJEH SUNAN KALIJOGO ASMA SUNGE RAJEH ACEH ASMA SUNGE RAJEH BAGHDAD ASMA RAJEH PAMUNGKAS DLL HUBUNGI USTADZ HABIB ALAMAT: Yogyakarta, 55000 Indonesia. Kontak Resmi WA : +62 819.3171.8989 [Tidak buka cabang] PERHATIAN : Hati-hati mempelajari keilmuan tanpa adanya Pengijazahan karena terbukti berakibat buruk terhadap kejiwaan anda. HATI-HATI!!! Terhadap oknum yang mengatasnamakan guru Asmak Sunge Rajeh. Kontak resmi hanya yang tertera di laman