BUPATI ROKAN HULU
PROVINSI RIAU
PERATURAN BUPATI ROKAN HULU NOMOR 4 TAHUN 2020
TENTANG
PENETAPAN DAN PENEGASAN BATAS DESA PEMATANG TEBIH DAN DESA SUKADAMAI KECAMATAN UJUNGBATU
KABUPATEN ROKAN HULU
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, BUPATI ROKAN HULU,
Menimbang : a. bahwa dalam rangka tertib administrasi dan kepastian hukum terhadap batas Desa, Pemerintah Kabupaten
Rokan Hulu telah menyelenggarakan kegiatan
penetapan batas desa di wilayah Kecamatan Ujungbatu Kabupaten Rokan Hulu;
b. bahwa berdasarkan ketentuan dalam Pasal 9 ayat (3) Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2016 tentang Pedoman Penetapan dan Penegasan Batas Desa, batas desa hasil penetapan dan penegasan ditetapkan oleh Bupati dengan Peraturan Bupati;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana
dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Bupati tentang Penetapan dan Penegasan Batas Desa Pematang Tebih dan Desa Sukadamai Kecamatan Ujungbatu Kabupaten Rokan Hulu;
Mengingat : 1. Pasal 18 ayat (6) Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945;
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Siak, Kabupaten Karimun, Kabupaten Natuna, Kabupaten Kuantan Sengingi dan Kota Batam (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 181, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3902) sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2008, tentang Perubahan Ketiga Atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 1999 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 107, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4880);
3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234);
4. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5495);
5. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587), sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan kedua atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679); 6. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun
2014 tentang Administrasi Pemerintahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 292, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
7. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2013 tentang Ketelitian Peta Rencana Tata Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 8);
8. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 123, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5539) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2015 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5717); 9. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun
2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Kelayakan Satu Peta (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 28);
10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2006 tentang Pedoman Administrasi Desa;
11. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 80 Tahun 2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 120 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 80 Tahun 2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 157);
12. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2016 tentang Pedoman Penetapan dan Penegasan Batas Desa (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 1038);
13. Peraturan Kepala BIG Nomor 12 Tahun 2013 tentang Standar Prosedur Penyimpanan dan Mekanisme Penyimpanan untuk Pengarsipan Data Geospasial dan Informasi Geospasial;
14. Peraturan Kepala BIG Nomor 15 Tahun 2014 tentang Pedoman Tekhnis Ketelitian Peta Dasar;
MEMUTUSKAN :
Menetapkan : PERATURAN BUPATI TENTANG PENETAPAN DAN PENEGASAN BATAS DESA PEMATANG TEBIH DAN
DESA SUKADAMAI KECAMATAN UJUNGBATU
KABUPATEN ROKAN HULU.
BAB I
KETENTUAN UMUM Pasal 1
Dalam Peraturan Bupati ini, yang dimaksud dengan:
1. Pemerintah Provinsi adalah Pemerintah Provinsi Riau. 2. Daerah adalah Kabupaten Rokan Hulu.
3. Pemerintah Daerah adalah Kepala Daerah sebagai unsur penyelenggara
Pemerintahan Daerah yang memimpin pelaksanaan Urusan
Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah Otonom.
4. Bupati adalah Bupati Rokan Hulu
5. Kecamatan adalah wilayah kerja Camat sebagai Perangkat Daerah
Kabupaten Rokan Hulu.
6. Camat adalah pemimpin dan koordinator penyelenggaraan
pemerintahan di wilayah kerja Kecamatan yang dalam pelaksanaan tugasnya memperoleh pelimpahan kewenangan pemerintahan dari Bupati untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah dan menyelenggarakan tugas umum pemerintahan.
7. Desa adalah Desa dan Desa adat atau yang disebut dengan nama lain,
selanjutnya disebut Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat, berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan/atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia, adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan terletak di Kabupaten Rokan Hulu.
8. Pemerintahan Desa adalah Penyelenggaraan urusan pemerintahan oleh Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa dalam mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
9. Pemerintah Desa adalah Kepala Desa dan Perangkat Desa sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Desa.
10. Batas adalah tanda pemisah antara Desa yang bersebelahan baik berupa batas alam, maupun batas buatan.
11. Batas Alam adalah unsur–unsur alami seperti gunung, sungai, pantai, danau dan sebagainya yang dinyatakan atau ditetapkan sebagai Batas Desa.
12. Batas Buatan adalah unsur–unsur buatan manusia seperti pilar batas, jalan, rel kereta api, saluran irigasi dan sebagainya yang dinyatakan atau ditetapkan sebagai Batas Desa.
13. Batas Desa adalah pembatas wilayah administrasi pemerintahan antar Desa yang merupakan rangkaian titik-titik koorninat yang terletak pada permukaan bumi dapat berupa tanda-tanda alam seperti igir/punggung gunung/pegunungan (watershed), median sungai dan/atau unsur buatan dilapangan yang dituangkan dalam bentuk peta.
14. Penetapan Batas Desa adalah Proses Penetapan Batas Desa secara kartometrik di atas suatu peta dasar yang disepakati.
15. Penegasan Batas Desa adalah kegiatan penentuan titik-titik koordinat batas Desa yang dapat dilakukan dengan metode kartometrik dan/atau survey dilapangan, yang dituangkan dalam bentuk peta batas dengan daftar titik-titik koordinat batas Desa.
16. Penataan adalah suatu kegiatan perbaikan, penyesuaian dan penyempurnaan batas-Batas Desa.
17. Peta Dasar adalah peta yang menyajikan unsur-unsur alam dan/atau buatan manusia, yang terletak di permukaan bumi di gambarkan pada suatu bidang datar dengan skala, penomoran, proyeksi dan georeferensi tertentu.
18. Skala adalah perbandingan ukuran jarak suatu unsur di atas peta dengan jarak unsur di muka bumi dan dinyatakan dengan besaran perbandingan.
19. Peta Desa adalah peta yang menyajikan semua unsur Batas Desa yang telah ditegaskan dan unsur lainnya, seperti pilar batas, garis batas, toponimi perairan dan transportasi.
20. Peta Batas Desa adalah peta yang menyajikan semua unsur batas dan unsur lainnya, seperti pilar batas, garis batas, toponimi perairan dan transportasi.
21. Prinsip-prinsip Geodesi adalah hal-hal yang meliputi pengukuran (pengambilan data) penghitungan (proses dari hasil pengukuran), penggambaran (penyajian informasi hasil ukuran dan penghitungan), untuk kegiatan pengukuran Global Positioning System (GPS), polygon, situasi detail, waterpas dan penampang melintang dan memanjang pada penyelenggaraan batas Desa.
Pasal 2
Maksud dan Tujuan ditetapkan Peraturan Bupati ini adalah sebagai berikut: a. memberikan kepastian hukum tentang batas kelurahan/desa di dalam
wilayah Kecamatan Ujungbatu;
b. menciptakan tertib administrasi pemerintahan kelurahan/desa dalam wilayah Kecamatan Ujungbatu;dan
c. menetapkan batas kelurahan/desa dalam wilayah Kecamatan Ujungbatu. BAB II
BATAS DESA Bagian Kesatu DESA PEMATANG TEBIH
Pasal 3
Penetapan dan Penegasan Batas Desa Pematang Tebih Kecamatan Ujungbatu Kabupaten Rokan Hulu adalah sebagai berikut :
a. sebelah utara : Desa Sungai Kuning Kecamatan Rambah Samo b. sebelah timur : Desa Ngaso
c. sebelah selatan : Kelurahan Ujungbatu dan Desa Sukadamai
d. sebelah barat : Desa Lubuk Betung Kecamatan Rokan IV Koto dan Desa Lubuk Bendahara Timur Kecamatan Rokan IV Koto
Pasal 4
Penetapan dan Penegasan Batas Desa Pematang Tebih Kecamatan Ujungbatu dengan Desa Sungai Kuning Kecamatan Rambah Samo sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 huruf a adalah dimulai dari TK34 yang terletak di Bukit Urung dengan titik koordinat 100º 27’ 26,87”BT dan 0º 45’ 13,24”LU; selanjutnya menuju ke arah timur mengikuti jalan sampai pada TK35 yang terletak di persimpangan Jl.Perkebunan PT.SAI dengan titik koordinat 100º 28’ 34,82”BT dan 0º 45’ 15,59”LU; selanjutnya menuju ke arah selatan mengikuti jalan sampai pada TK36 yang terletak di Jl.Perkebunan PT.SAI dengan titik koordinat 100º 28’ 35,27”BT dan 0º 44’ 35,07”LU; selanjutnya menuju ke arah timur mengikuti jalan sampai pada TK37 yang terletak di Jl.Perkebunan PT.SAI dengan titik koordinat 100º 29’ 6,44”BT dan 0º 44’ 35,31”LU; selanjutnya menuju ke arah utara mengikuti jalan sampai pada TK38 yang terletak di Jl.Perkebunan PT.SAI dengan titik koordinat 100º 29’ 6,65”BT dan 0º 45’ 16,1”LU; selanjutnya menuju ke arah timur mengikuti jalan sampai pada TK39 yang terletak di Persimpangan Jalan Poros PT.SAI dengan titik koordinat 100º 29’ 22,77”BT dan 0º 45’ 16,17”LU; selanjutnya menuju ke arah timur mengikuti jalan poros PT. SAI sampai pada TK40 yang terletak di simpang Juliet dengan titik koordinat 100º 30’ 43,36”BT dan 0º 45’ 17,14”LU; selanjutnya lurus menuju ke arah timur laut sampai pada TK41 yang terletak di jalan perkebunan dengan titik koordinat 100º 31’ 02,51”BT dan 0º 45’ 41,40”LU; selanjutnya menuju ke arah timur laut mengikuti jalan perkebunan sampai pada TK42 yang terletak di Bambu Tigo Serumpun dengan titik koordinat 100º 31’ 09,19”BT dan 0º 45’ 52,77”LU; selanjutnya lurus menuju ke arah timur sampai pada TK43 yang terletak di Jalan persimpangan dekat bambu tigo serumpun dengan titik koordinat 100º 31’ 15,65” BT dan 0º 45’ 54,74”LU yang merupakan titik simpul dari 3(tiga) Kecamatan (Kecamatan Kunto Darussalam, Kecamatan Ujungbatu dan Kecamatan Rambah Samo).
Pasal 5
Penetapan dan Penegasan Batas Desa Pematang Tebih dengan Ngaso sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 huruf b adalah dimulai dari TK43 yang terletak di Jalan persimpangan dekat bambu tigo serumpun dengan titik koordinat 100º 31’ 15,65” BT dan 0º 45’ 54,74” LU; selanjutnya menuju ke arah selatan mengikuti jalan sampai pada TK44 dengan titik koordinat 100º 31’ 15,488” BT dan 0º 45’ 17,635” LU; selanjutnya menuju ke arah timur sampai pada TK45 yang terletak di Jalan PT. SAI ( Eks. Gudang Pupuk PT.SAI) dengan titik koordinat 100º 31’ 26,894” BT dan 0º 45’ 17,916” LU; selanjutnya menuju ke arah tenggara sampai pada TK46 yang terletak di tepian sungai Lintam/Bagan dengan titik koordinat 100º 31’ 37,89” BT dan 0º 44’ 26,85” LU; selanjutnya menuju ke arah selatan sampai pada TK47 yang terletak di lokasi durian kembar dua(pemakaman) dengan titik koordinat 100º 31’ 38,07” BT dan 0º 44’ 26,13” LU; selanjutnya menuju ke arah tenggara sampai pada TK48 yang terletak di Jalan Raya Tranpol Sakir (Gorong-Gorong rumah Tole) dengan titik koordinat 100º 31’ 49,458” BT dan 0º 44’ 16,25” LU; selanjutnya menuju ke arah selatan sampai pada TK49 yang terletak di lokasi Rimbo Keluang dengan titik koordinat 100º 31’ 49,488” BT dan 0º 44’ 04,37” LU; selanjutnya menuju ke arah selatan sampai pada TK50 yang terletak di lokasi Boncah Keluang dengan titik koordinat 100º 31’ 54,78” BT dan 0º 43’ 54,46” LU; selanjutnya menuju ke arah tenggara sampai pada TK51 yang terletak ditepian sungai rokan dengan titik koordinat 100º 32’ 28,12” BT dan 0º 43’ 46,93” LU;
Pasal 6
(1) Penetapan dan Penegasan Batas Desa Pematang Tebih dengan Kelurahan Ujungbatu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 huruf c adalah dimulai
dari TK51 ditepian sungai rokan dengan titik koordinat 100º 32’ 28,12”
BT dan 0º 43’ 46,93” LU; selanjutnya menuju ke arah barat daya mengikuti aliran sungai rokan sampai batas dengan Desa Sukadamai pada TK52 yang terletak di tepian sungai rokan dengan titik koordinat 100º 31’ 35,72” BT dan 0º 43’ 25,33” LU;
(2) Penetapan dan Penegasan Batas Desa Pematang Tebih dengan Desa Sukadamai sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 huruf c adalah dimulai dari TK52 ditepian sungai rokan dengan titik koordinat 100º 31’ 35,72” BT dan 0º 43’ 25,33” LU; selanjutnya menuju ke arah barat daya mengikuti aliran sungai rokan sampai batas dengan Desa Lubuk Betung pada TK1 yang terletak di tepian sungai rokan dengan titik koordinat 100º 30’ 09,63” BT dan 0º 41’ 55,76” LU;
Pasal 7
(1) Penetapan dan Penegasan Batas Desa Pematang Tebih dengan Desa Lubuk Betung sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 huruf d adalah dimulai dari TK1 ditepian sungai rokan menuju ke arah barat laut dengan titik koordinat 100º 30’ 09,63” BT dan 0º 41’ 55,76” LU sampai pada TK2 yang terletak di lokasi pemakaman dengan titik koordinat 100º 30’ 08,18” BT dan 0º 41’ 56,69” LU; selanjutnya menuju ke arah barat laut sampai pada TK3 dengan titik koordinat 100º 30’ 07,78” BT dan 0º 41’ 56,84” LU; selanjutnya menuju ke arah barat laut sampai pada TK4 dengan titik koordinat 100º 30’ 07,22” BT dan 0º 41’ 57,21” LU; selanjutnya menuju ke arah barat daya sampai pada TK5 dengan titik koordinat 100º 30’ 07,08” BT dan 0º 41’ 57,05” LU; selanjutnya menuju ke arah barat laut sampai pada TK6 yang terletak di Jalan Lubuk Bendahara Timur dengan titik koordinat 100º 30’ 06,68” BT dan 0º 41’ 57,3” LU; selanjutnya menuju ke arah utara mengikuti jalan sampai pada TK7 dengan titik koordinat 100º 30’ 06,97” BT dan 0º 41’ 57,94” LU; selanjutnya menuju ke arah barat laut mengikuti jalan sampai pada TK8 yang terletak di SDN 008 Ujungbatu dengan titik koordinat 100º 30’ 01,84” BT dan 0º 42’ 01,67” LU; selanjutnya menuju ke arah barat daya sampai pada TK9 dengan titik koordinat 100º 30’ 01,12” BT dan 0º 42’ 0,66” LU; selanjutnya menuju ke arah barat laut sampai pada TK10 dengan titik koordinat 100º 29’ 58,63” BT dan 0º 42’ 02,61” LU; selanjutnya menuju ke arah timur laut sampai pada TK11 dengan titik koordinat 100º 30’ 0,14” BT dan 0º 42’ 04,62” LU; selanjutnya menuju ke arah barat laut mengikuti jalan sampai pada TK12 dengan titik koordinat 100º 29’ 49,34” BT dan 0º 42’ 14,25” LU; selanjutnya menuju ke arah barat laut mengikuti jalan perkebunan sawit sampai pada TK13 dengan titik koordinat 100º 29’ 44,33” BT dan 0º 42’ 24,91” LU; selanjutnya menuju ke arah barat laut mengikuti jalan sampai pada TK14 yang terletak di sungai sawan dengan titik koordinat 100º 29’ 39,76” BT dan 0º 42’ 29,2” LU; selanjutnya menuju ke arah barat laut sampai pada TK15 dengan titik koordinat 100º 29’ 31,48” BT dan 0º 42’ 41,31” LU; selanjutnya menuju ke arah barat mengikuti jalan sampai pada TK16 yang terletak di simpang Quari Puren dengan titik koordinat 100º 29’ 21,85” BT dan 0º 42’ 39,95” LU;
(2) Penetapan dan Penegasan Batas Desa Pematang Tebih dengan Desa Lubuk Bendahara Timur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 huruf d adalah dimulai dari TK16 yang terletak disimpang Quari Puren dengan titik koordinat 100º 29’ 21,85” BT dan 0º 42’ 39,95” LU; selanjutnya menuju ke arah utara sampai pada TK17 dengan titik koordinat 100º 29’ 17,99” BT dan 0º 43’ 03,11” LU; selanjutnya menuju ke arah utara sampai pada TK18 yang terletak di jalan dekat sungai Lampam dengan titik koordinat 100º 29’ 12,45” BT dan 0º 43’ 24,16” LU; selanjutnya menuju ke arah timur laut mengikuti jalan sampai pada TK19 yang terletak di jalan simpang tiga dengan titik koordinat 100º 29’ 18,92” BT dan 0º 43’ 34,67” LU; selanjutnya menuju ke arah barat mengikuti jalan sampai pada TK20 yang terletak di sudut Lahan Pemda dengan titik koordinat 100º 29’ 07,83” BT dan 0º 43’ 35,61” LU; selanjutnya menuju ke arah barat daya sampai pada TK21 yang terletak di sudut lahan pemda dengan titik koordinat 100º 28’ 58,18” BT dan 0º 43’ 28,98” LU; selanjutnya menuju ke arah barat laut sampai pada TK22 yang terletak di sudut lahan pemda dengan titik koordinat 100º 28’ 54,12” BT dan 0º 43’ 31,81” LU; selanjutnya menuju ke arah timur laut sampai pada TK23 yang terletak di sudut lahan pemda dengan titik koordinat 100º 28’ 57,47” BT dan 0º 43’ 34,74” LU; selanjutnya menuju ke arah barat laut sampai pada TK24 yang terletak di sudut lahan pemda dengan titik koordinat 100º 28’ 55,38” BT dan 0º 43’ 35,85” LU; selanjutnya menuju ke arah timur laut sampai pada TK25 yang terletak di sudut lahan pemda dengan titik koordinat 100º 28’ 58,37” BT dan 0º 43’ 38,95” LU; selanjutnya menuju ke arah timur laut mengikuti jalan sampai pada TK26 dengan titik koordinat 100º 29’ 01,75” BT dan 0º 43’ 43,62” LU; selanjutnya menuju ke arah barat daya sampai pada TK27 yang terletak di Jalan Perkebunan dengan titik koordinat 100º 28’ 41,16” BT dan 0º 44’ 10,04” LU; selanjutnya menuju ke arah barat mengikuti jalan sampai pada TK28 dengan titik koordinat 100º 28’ 3,25” BT dan 0º 44’ 9,32” LU; selanjutnya menuju ke arah utara mengikuti jalan sampai pada TK29 dengan titik koordinat 100º 28’ 02,94” BT dan 0º 44’ 26,49” LU; selanjutnya menuju ke arah utara mengikuti jalan sampai pada TK30 dengan titik koordinat 100º 28’ 02,08” BT dan 0º 44’ 42,40” LU; selanjutnya menuju ke arah barat mengikuti jalan sampai pada TK31 dengan titik koordinat 100º 27’ 29,84” BT dan 0º 44’ 42,33” LU; selanjutnya menuju ke arah utara mengikuti jalan sampai pada TK32 dengan titik koordinat 100º 27’ 29,85” BT dan 0º 44’ 48,63” LU; selanjutnya menuju ke arah barat mengikuti jalan sampai pada TK33 dengan titik koordinat 100º 27’ 14,19” BT dan 0º 44’ 48,24” LU; selanjutnya menuju ke arah timur laut mengikuti jalan sampai pada TK34 yang terletak di Bukit Urung dengan titik koordinat 100º 27’ 26,87” BT dan 0º 45’ 13,24” LU;
Bagian Kedua DESA SUKADAMAI
Pasal 8
Penetapan dan Penegasan Batas Desa Sukadamai Kecamatan Ujungbatu Kabupaten Rokan Hulu adalah sebagai berikut :
a. batas utara : Desa Pematang Tebih
b. batas timur : Kelurahan Ujungbatu dan Ujungbatu Timur
c. batas selatan : Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto
Pasal 9
Penetapan dan Penegasan Batas Desa Sukadamai dengan Desa Pematang Tebih sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 huruf a adalah dimulai dari TK1 yang terletak di Tepian Sungai Rokan dengan titik koordinat 100º 30’ 09,63” BT dan 0º 41’ 55,76” LU; selanjutnya menuju ke arah timur laut sampai pada TK34 yang terletak ditepian Sungai Rokan dengan titik koordinat 100º 31’ 35,72” BT dan 0º 43’ 25,33” LU;
Pasal 10
(1) Penetapan dan Penegasan Batas Desa Sukadamai dengan Kelurahan Ujungbatu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 huruf b adalah dimulai dari TK34 yang terletak ditepian Sungai Rokan dengan titik koordinat 100º 31’ 35,72” BT dan 0º 43’ 25,33” LU; selanjutnya menuju ke arah barat daya sampai pada TK33 dengan koordinat 100° 31' 32,460" BT dan 0° 43' 16,860" LU; selanjutnya menuju ke arah timur sampai pada TK32 dengan koordinat 100° 31' 34,470" BT dan 0° 43' 16,900" LU; selanjutnya menuju ke arah selatan sampai pada TK31 dengan koordinat 100° 31' 34,070" BT dan 0° 43' 14,350" LU; selanjutnya menuju ke arah tenggara sampai pada TK30 dengan koordinat 100° 31' 36,690" BT dan 0° 43' 12,860" LU; selanjutnya menuju ke arah barat daya sampai pada TK29 dengan koordinat 100° 31' 34,880" BT dan 0° 43' 9,850" LU; selanjutnya menuju ke arah barat sampai pada TK28 dengan koordinat 100° 31' 34,090" BT dan 0° 43' 10,250" LU; selanjutnya menuju ke arah barat daya sampai pada TK27 dengan koordinat 100° 31' 31,890" BT dan 0° 43' 7,600" LU; selanjutnya menuju ke arah tenggara sampai pada TK26 dengan koordinat 100° 31' 33,440" BT dan 0° 43' 4,310" LU; selanjutnya menuju ke arah barat daya sampai pada TK25 dengan koordinat 100° 31' 32,960" BT dan 0° 43' 4,030" LU; selanjutnya menuju ke arah selatan sampai pada TK24 dengan koordinat 100° 31' 33,100" BT dan 0° 43' 2,780" LU; selanjutnya menuju ke arah barat daya sampai pada TK23 dengan koordinat 100° 31' 30,100" BT dan 0° 43' 1,720" LU; selanjutnya menuju ke arah tenggara sampai pada TK22 dengan koordinat 100° 31' 30,880" BT dan 0° 43' 0,530" LU; selanjutnya menuju ke arah barat daya sampai pada TK21 dengan koordinat 100° 31' 27,480" BT dan 0° 42' 57,780" LU; selanjutnya menuju ke arah tenggara sampai pada TK20 dengan koordinat 100° 31' 30,880" BT dan 0° 42' 55,220" LU; selanjutnya menuju ke arah barat daya sampai pada TK19 dengan koordinat 100° 31' 29,790" BT dan 0° 42' 53,760" LU; selanjutnya menuju ke arah barat laut sampai pada TK18 dengan koordinat 100° 31' 28,620" BT dan 0° 42' 54,330" LU; selanjutnya menuju ke arah selatan sampai pada TK17 dengan koordinat 100° 31' 28,440" BT dan 0° 42' 53,910" LU; selanjutnya menuju ke arah barat laut sampai pada TK16 dengan koordinat 100° 31' 26,730" BT dan 0° 42' 54,630" LU; selanjutnya menuju ke arah selatan pada dengan TK15 dengan koordinat 100° 31' 25,850" BT dan 0° 42' 50,750" LU; selanjutnya menuju ke arah barat sampai pada TK14 dengan koordinat 100° 31' 25,310" BT dan 0° 42' 50,740" LU; selanjutnya menuju ke arah selatan sampai pada TK13 dengan koordinat 100° 31' 25,470" BT dan 0° 42' 48,500" LU; selanjutnya menuju ke arah barat sampai pada TK12 dengan koordinat 100° 31' 21,740" BT dan 0° 42' 48,160" LU; selanjutnya menuju ke arah selatan sampai pada TK11 dengan koordinat 100° 31' 21,730" BT dan 0° 42' 45,160" LU; selanjutnya menuju ke arah barat daya sampai pada
TK10 dengan koordinat 100° 31' 21,390" BT dan 0° 42' 44,950" LU; selanjutnya menuju ke arah barat laut sampai pada TK9 dengan koordinat 100° 31' 20,780" BT dan 0° 42' 45,180" LU; selanjutnya menuju ke arah barat daya sampai pada TK8 yang terletak di Jl.Raya Ujungbatu dengan koordinat 100° 31' 20,270" BT dan 0° 42' 44,080" LU; selanjutnya menuju ke arah barat daya mengikuti jalan sampai pada TK7 yang terletak di Jl.Raya Ujungbatu-Rokan dengan koordinat 100° 31' 16,400" BT dan 0° 42' 40,300" LU; selanjutnya menuju ke arah tenggara sampai pada TK6 dengan koordinat 100° 31' 25,900" BT dan 0° 42' 13,000" LU; selanjutnya menuju ke arah barat daya sampai pada TK5 dengan koordinat 100° 31' 24,700" BT dan 0° 42' 11,900" LU; selanjutnya menuju ke arah tenggara sampai pada PBU1 dengan koordinat 100° 31' 44,01" BT dan 0° 41' 46,14” LU;
(2) Penetapan dan Penegasan Batas Desa Sukadamai dengan Ujungbatu Timur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 huruf b adalah dimulai dari PBU1 dengan koordinat 100° 31' 44,01" BT dan 0° 41' 46,14" LU; selanjutnya menuju ke arah selatan mengikuti jalan sampai pada TK4 yang terletak di Jl.Pelita 11 dengan koordinat 100° 31' 42,494" BT dan 0° 40' 22,740” LU;
Pasal 11
Penetapan dan Penegasan Batas Desa Sukadamai Kecamatan Ujungbatu dengan Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 huruf c adalah mengikuti batas Kecamatan Peta RBI dimulai dari TK2 yang terletak di sungai Rokan dengan titik koordinat 100º 29’ 56,3”BT dan 0º 40’ 52,54”LU; selanjutnya menuju ke arah tenggara sampai pada TK3 yang terletak di persimpangan tiga Jalan Raya Ujungbatu-Rokan/Jl.Suluk (Sukadamai-Lubuk) dengan titik koordinat 100º 30’ 00,33”BT dan 0º 40’ 51,02”LU; selanjutnya lurus menuju ke arah tenggara sampai batas Kecamatan Tandun pada TK4 yang terletak di Jalan Pelita (P.11) dengan titik koordinat 100º 31’ 42,494”BT dan 0º 40’ 22,74”LU;
Pasal 12
Penetapan dan Penegasan Batas Desa Sukadamai dengan Desa Lubuk Betung sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 huruf d adalah TK1 yang terletak di Tepian Sungai Rokan dengan titik koordinat 100º 30’ 09,63” BT dan 0º 41’ 55,76” LU; Selanjutnya menuju ke arah selatan mengikuti Sungai Rokan sampai batas dengan Lubuk Bendahara pada TK2 yang terletak di Sungai Rokan dengan titik koordinat 100º 29’ 56,3”BT dan 0º 40’ 52,54”LU;
Pasal 13
Penetapan dan Penegasan Batas Desa Pematang Tebih sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, Pasal 4, Pasal 5, Pasal 6 dan Pasal 7, dituang dalam Peta sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Bupati ini.
Pasal 14
Penetapan dan Penegasan Batas Desa Sukadamai sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8, Pasal 9, Pasal 10, Pasal 11, dan Pasal 12, dituang dalam Peta sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Bupati ini.
Pasal 15
Peta Penetapan Batas Desa menentukan batas-batas kartometrik wilayah desa yang bersifat administratif sehingga tidak mengubah, mengurangi, menambah atau menghapuskan luasan atau batas-batas Kawasan Tertentu, Hak Atas Tanah, Hak Ulayat dan Hak Adat serta hak-hak lainnya yang ada pada masyarakat.
BAB III
KETENTUAN PENUTUP Pasal 16
Peraturan Bupati ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Bupati ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Kabupaten Rokan Hulu.
Ditetapkan di Pasir Pengaraian Pada tanggal 5 Februari 2020
BUPATI ROKAN HULU, ttd
S U K I M A N Diundangkan di Pasir Pengaraian
pada tanggal 5 Februari 2020 Salinan sesuai aslinya,
SEKRETARIS DAERAH
KABUPATEN ROKAN HULU, ttd
ABDUL HARIS