129 DAFTAR PUSTAKA
Abidin, H.Z., Andreas, H., Gumilar, I., Sidiq, T.P., Fukuda, Y., 2012, ON The Roles of Geospatial Information for Risk Assessment of Land Subsidence in Urban Area of Indonesia, Prosiding International Conference on Geo-information for Disaster Management, tertanggal 13 – 14 Desember, Belanda: Enschede.
Adisukma, Dana., Daulay, R.W., Rif’an, A.A., Dantie, A.N., Handayani, W, 2012, Penilaian Multirisiko Bencana Rob dan Erosi Pantai Wilayah Kepesisiran Kabupaten Demak Propinsi Jawa Tengah, Laporan Hasil Akhir Kegiatan Kuliah Kerja Lapangan, Magister Perencanaan dan Pengelolaan Pesisir dan Daerah Aliran Sungai, Program Pascasarjana, Fakultas Geografi, Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.
Adi, V.A.P., 2011, Analisis Usaha Perikanan Budidaya, Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Payau Jepara, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Jakarta: Kementerian Perikanan dan Kelautan.
Adrianto, L., Mujio, Wahyudin, Y, 2006, Modul Pengenalan Konsep dan Metodologi Valuasi Ekonomi Sumberdaya Pesisir dan Laut, Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Laut, Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Aldrian, E., Karmini, M., Budiman, 2011, Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim di Indonesia, Jakarta: Pusat Perubahan Iklim dan Kualitas Udara, Kedeputian Bidang Kimatologi, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Anonim, 2008, Laporan Kegiatan Inventarisasi Lahan Kritis Akibat Abrasi di Wilayah Pesisir Kabupaten Karawang, Kabupaten Karawang: Dinas Lingkungan Hidup Pertambangan dan Energi.
Anonim, 2007a, Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana Republik Indonesia.
Anonim, 2007b, Undang-undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Republik Indonesia.
Anonim, 2012, Demak 30 Tahun Lagi Tenggelam Karena Abrasi, Artikel diunggah di www.demakblogger.web.id, (diunduh 14 Mei 2012).
Anwar, C. dan Gunawan, H., 2006, Peranan Ekologis dan Sosial Ekonomis Hutan Mangrove dalam Mendukung Pembangunan Wilayah Pesisir. Makalah Utama dipresentasikan pada Ekspose Hasil-hasil Penelitian: Konservasi dan Rehabilitasi Sumberdaya Hutan 20 September, Padang: Pusat Litbang Hutan dan Konservasi Alam Bogor.
130 Apriani, S., 2007, Analisis Sosial Ekonomi Pemanfaatan Kawasan Hutan Lindung Mangrove dengan Sistem Tumpangsari yang Berkelanjutan (Kasus: RPH Cibuaya, BKPH Cikiong, KPH Purwakarta), Skripsi: Institut Pertanian Bogor.
Arief, M., Winarso, G., Prayogo, T., 2011, Kajian Perubahan Garis Pantai Menggunakan Data Satelit Landsat Di Kabupaten Kendal, Penginderaan Jauh, Vol. 8: hal. 71-80.
Bengen, Dietriech G., 2001, Ekosistem dan Sumberdaya Pesisir dan Laut serta Pengelolaan Secara Terpadu dan Berkelanjutan, Prosiding Pelatihan Pengelolaan Wilayah Pesisir Terpadu, tertanggal 29 Oktober – 3 November, Bogor: Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan, Institut Pertanian Bogor.
Dinas Kelautan dan Perikanan, 2007, Rencana Strategis Pengelolaan Pesisir dan Laut Terpadu di Kabupaten Demak.
Dinas Kelautan dan Perikanan, 2009 – 2012, Data Kondisi Daerah Pesisir / Pantai, Pemerintah Kabupaten Demak.
Diposaptono, S., 2001, Erosi Pantai (Coastal Erosion), Prosiding Pelatihan Pengelolaan Wilayah Pesisir Terpadu, tertanggal 29 Oktober – 3 November, Bogor: Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan, Institut Pertanian Bogor.
Handayani, W. dan Hati, K.B., 2012, Shoreline Change Monitoring Using Multitemporal Remote Sensing Imagery (Case Study In Sayung Coastal Area, Demak Regency, Central Java), Prosiding International Conference of Planocosmo, Institut Teknologi Bandung, tertanggal 8-9 Oktober, Bandung: Institut Teknologi Bandung.
Hanifa, 2008, Peran Hutan Mangrove – Menanggulangi Perubahan Iklim Global, Warta Konservasi Lahan Basah, Edisi Juli, hal. 4 – 5.
Harahab, N., 2010, Penilaian Ekonomi Ekosistem hutan Mangrove dan Aplikasinya dalam Perencanaan Wilayah Pesisir, Yogyakarta: Graha Ilmu.
Hartono, 2008, SPSS 16.0: Analisis Data Statistika dan Penelitian, Yogyakarta: Pustaka Pelajar dan Zavana: Riau.
Haryono dan Narni, S., 2004, Pengaruh Kenaikan Muka Air Laut dan Penurunan Permukaan Tanah terhadap Fenomena Banjir di Sepanjang Kawasan Pesisir Jakarta, Media Teknik, 4(4): hal. 28-35.
Hasist, M., 2013, Desa di Demak Hilang, www.merdeka.com, (diunduh 16 April 2013)
131 IUCNNR, 2007, Kebijakan Untuk Mangrove: Mengkaji Kasus dan Merumuskan
Kebijakan, Indonesia: IUCN and Mangrove Action Project.
Juliani, 2004, Optimasi Upaya Penangkapan Udang Di Perairan Delta Mahakam dan Sekitarnya, Tesis: Institut Pertanian Bogor
Kastolani, W., 2012, Strategi Konservasi Wilayah Pesisir yang Berkelanjutan, Naskah Pidato Pengukuhan Guru Besar / Professor dalam Bidang Ilmu Geografi Lingkungan, 17 Juli, Fakultas Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Sosial, Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.
Kay, R. dan Alder, J., 2005, Coastal Planning and Management (2nd Edition), London and New York: Taylor and Francis Group.
Kordi, M.G.H., 2012, Ekosistem Mangrove: Potensi, Fungsi, dan Pengelolaan, Jakarta: Rineka Cipta.
Kusmana, C., 2009, Pengelolaan Sistem Mangrove Secara Terpadu. Makalah disampaikan dalam Workshop Pengelolaan Ekosistem Mangrove 18 Agustus, Jatinangor: Institut Pertanian Bogor.
Kustanti, A., 2011, Manajemen Hutan Mangrove, Bogor: IPB Press.
Kusuma, D.H., 2012, Kerusakan Pantai Demak Kian Parah, www.indonesianmaritimenews.com, (diunduh 14 Mei 2012).
Mardiatno, D., Marfai, M.A., Rahmawati, K., Tanjung, R., Sianturi, R.S., Mutiarni, Y.S., 2012, Penilaian Multirisiko Banjir dan Rob di Kecamatan Pekalongan Utara, Yogyakarta: Pohon Karya
Marfai, M.A., 2011, The Hazard of Coastal Erosion in Central Java, Indonesia: An Overview, Geografia, 7(3): hal. 1 – 9.
Marfai, M.A. dan King, L, 2008a, Coastal Flood Management in Semarang, Indonesia, Environmental Geology. 10.1007/s00254-007-1101-3, hal. 1507 – 1518.
Marfai, M.A. dan King, L, 2008b, Tidal Innudation Mapping Under Enhanced Land Subsidence in Semarang, Central Java, Indonesia, Natural Hazards, DOI 10.1007/s11069-007-9144-z, hal. 93 – 109.
Manumono, D., 2008, Perubahan Perilaku Masyarakat Kawasan Pesisir Akibat Penurunan Pendapatan sebagai Dampak Abrasi dan Rob di Kabupaten Demak, Makalah dalam Seminar Nasional “Dinamika Pembangunan Pertanian dan Pedesaan: Tantangan dan Peluang bagi Peningkatan Kesejahteraan Petani”. Bogor: Pusat Analisis Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, Departemen Pertanian.
132 Maulia, N., 2010, Shoreline Change Analysis an Prediction: An Application of
Remote Sensing and GIS. Tesis: Universitas Gadjah Mada.
Maulina, Ine., Handaka, A.A., Riyantini, I., 2012, Analisis Prospek Budidaya Tambak Udang Di Kabupaten Garut, Akuatika, 3(1): hal. 49-62.
Nurjanah, 2009, Analisis Prospek Budidaya Tambak Di Kabupaten Brebes, Tesis: Universitas Diponegoro.
Pariyono, 2006, Kajian Potensi Kawasan Mangrove dalam Kaitannya dengan Pengelolaan Wilayah Pantai Di Desa Panggung, Bulakbaru, Tanggultlare, Kabupaten Jepara, Tesis: Universitas Diponegoro.
Parman, S., 2010, Deteksi Perubahan Garis Pantai Melalui Citra Penginderaan Jauh di Pantau Utara Semarang-Demak, Geografi, 7(1): hal. 30-38. Pemerintah Kabupaten Demak, 2011, Kecamatan Sayung Dalam Angka. Pemerintah Kabupaten Demak, 2011, Kecamatan Karangtengah Dalam Angka. Pemerintah Kabupaten Demak, 2011, Kecamatan Bonang Dalam Angka. Pemerintah Kabupaten Demak, 2011, Kabupaten Demak Dalam Angka. Pemerintah Kabupaten Demak, 2011, RTRW Kabupaten Demak 2011 – 2031. Pemerintah Kabupaten Demak, 2011, Rencana Pembangunan Jangka Menengah
Tahun 2011 – 2016.
Pemerintah Kabupaten Demak, 2010, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Priest, G.R. dan Allan, J.C., 2004, Evaluation of Coastal Erosion Hazard Zones
Along Dune and Bluff Backed Shorelines in Lincoln County, Oregon: Cascade Head to Seal Rock, Oregon: Departement of Geology and Mineral Industries.
Puslitbang Sosial, Ekonomi dan Lingkungan, 2011, Kajian Metode Analisis Biaya Manfaat Hasil Litbang, Badan Penelitian dan Pengembangan, Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum.
Ramli, 2006, Analisis Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Masyarakat Pantai terhadap Penebangan Kayu Bakau Di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Wawasan, 12(2): hal. 137 – 143.
Rahmawaty, 2004, Pengelolaan Kawasan Pesisir dan Kelautan Secara Terpadu dan Berkelanjutan, USU Repository, hal. 1-8.
133 Rizal, I., 2002, Dampak Perubahan Penggunaan Lahan Sepanjang Pantai Ujong Blang Lhokseumawe Terhadap Pemunduran Garus Pantai, Ekoton, 2(1): 25-30.
Rossanty, E., 2008, Dampak Reklamasi Pantai Marina Kota Semarang, Skripsi: Universitas Diponegoro.
Rusdianti, K. dan Sunito, S., 2012, Konversi Lahan Hutan Mangrove Serta Upaya Penduduk Lokal dalam Merehabilitasi Ekosistem Mangrove, Sosiologi Pedesaan, 6(1): hal. 1-17.
Saru, A., 2007, Kebijakan Pemanfaatan Ekosistem Mangrove Terpadu Berkelanjutan di Kabupaten Barru Sulawesi Selatan. Disertasi: Institut Pertanain Bogor.
Sekaranom, A.B., Nucifera, F., Hati, K.B., Ayunda, T.P., Widiyanto, K., 2012, Pemodelan Kenaikan Muka Air Laut akibat Climate Change dan Land Subsidence di Kecamatan Sayung Kabupaten Demak, Laporan Hasil Akhir Kegiatan Kuliah Kerja Lapangan, Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.
Setyawan, A.D., Winarno, K., 2006, Pemanfaatan Langsung Ekosistem Mangrove di Jawa Tengah dan Penggunaan Lahan di Sekitarnya: Kerusakan dan Upaya Restorasinya, Biodiversitas, 7(3): 282-291.
Spanninks, F. dan Beukering, P.v., 1997. Economic Valuation of Mangrove Ecosystems: Potential and Limitations, Amsterdam: Institut of Environmental Studies, Vrije Universiteit.
Stasiun Pengamatan Pasangsurut Maritim Semarang, 2012, Data Pengamatan Pasangsurut Tiap Jam Tahun 2012, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.
Bank Indonesia, 2012, Statistik Ekonomi Keuangan Indonesia (Suku Bungan Pinjaman Rupiah yang Diberikan Menurut Kelompok Bank).
Sudibyakto, 2011, Pengembangan Analisis Risiko Multi-bencana Dalam Mengantisipasi Perubahan Iklim di Indonesia, Naskah Pidato Pengukuhan Guru Besar pada Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada, 22 Februari. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.
Sugiyono, 2007, Metode Penelitian Kuantitatid Kualitatif dan R&D, Bandung: Alfabeta.
Suparmoko, 1989, Ekonomi Sumberdaya Alam dan Lingkungan, Yogyakarta: Pusat Antar Universitas – Studi Ekonomi, Universitas Gadjah Mada.
134 Supriharyono, 2009, Konservasi Ekosistem Sumberdaya Hayati di Wilayah
Pesisir dan Laut Tropis, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Susanto, K.E., 2011, Proyeksi Kenaikan Permukaan Laut dan Dampaknya Terhadap Banjir Genangan Kawasan Pesisir (Studi Kasus Wilayah Pesisir Kabupaten Demak Propinsi Jawa Tengah. Tesis: Universitas Gadjah Mada.
Tarigan, M.S., 2007, Perubahan Garis Pantai di Wilayah Pesisir Perairan Cisadane, Provinsi Banten, Makara, Sains, 11(1): hal. 49 – 55.
Tim Pusat Survey Sumberdaya Alam Laut (PPSAL), 2005, Pedoman Penyusunan Neraca dan Valuasi Sumberdaya Alam Pesisir dan Laut, Cibinong: Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional.
Tuwo, A., 2011, Pengelolaan Ekowisata Pesisir dan Laut: Pendekatan Ekologi, Sosial-Ekonomi, Kelembagaan dan Sarana Wilayah, Surabaya: Brilian Internasional.
Wahyudi, S.I., 2007, Tingkat Pengaruh Elevasi Pasang Laut terhadap Banjir dan Rob Di Kawasan Kaligawe Semarang, Riptek, 1(1): hal. 27 – 34.
Wiryawan, B.H., Puspitasari, A.K., Mahi, Ahmad, M., Susanto, H.A., 2001, Profil Sumberdaya Wilayah Pesisir Desa Pematang Pasir, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Rhode Island: Proyek Pesisir, Coastal Resources Centre, University of Rhode Island. Narraganset. Zulganef, 2008, Metode Penelitian Sosial dan Bisnis, Yogyakarta: Graha Ilmu.