• Tidak ada hasil yang ditemukan

Translate TA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Translate TA"

Copied!
81
0
0

Teks penuh

(1)

TUJUAN PEMBELAJARAN TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah membaca bab ini, kalian harus memahami hal-hal berik Setelah membaca bab ini, kalian harus memahami hal-hal berik ut:ut: 1.

1. Apa makna dari ‘teori akuntansi’ dan tujuan teori tersebut digunakan dari waktuApa makna dari ‘teori akuntansi’ dan tujuan teori tersebut digunakan dari waktu ke waktu

ke waktu 2.

2. Struktur dari buku ini dan bagaimana hal-hal logis mendiskusikan teoriStruktur dari buku ini dan bagaimana hal-hal logis mendiskusikan teori akuntansi

akuntansi

Bab ini menelusuri perkembangan historis teori akuntansi dan menggambarkan Bab ini menelusuri perkembangan historis teori akuntansi dan menggambarkan  bagaimana

 bagaimana pandangan pandangan terhadap terhadap akuntansi akuntansi telah telah berubah berubah dari dari waktu waktu ke wke waktu. aktu. Hal iniHal ini dibahas dengan memberikan gambaran umum tentang bab-bab dibuku ini.

dibahas dengan memberikan gambaran umum tentang bab-bab dibuku ini.

10.1

10.1 GAMBARAN UMUM GAMBARAN UMUM TEORI TEORI AKUNTANSIAKUNTANSI

Mengapa roket membutuhkan banyak tenaga untuk bisa terbang? Mengapa roket membutuhkan banyak tenaga untuk bisa terbang? Mengapa manusia berjalan dengan dua kaki? Untuk menjawab pertanyaan ini, Mengapa manusia berjalan dengan dua kaki? Untuk menjawab pertanyaan ini, kita dapat menggunakan teori gravitasi dan teori evolusi. Teori-teori ini kita dapat menggunakan teori gravitasi dan teori evolusi. Teori-teori ini umumnya berpegang teguh pada kekuatan penjelasan dan ramalan, tetapi apa umumnya berpegang teguh pada kekuatan penjelasan dan ramalan, tetapi apa yang memberikan teori tersebut otoritas? Faktanya, apa itu teori? Selain itu, apa yang memberikan teori tersebut otoritas? Faktanya, apa itu teori? Selain itu, apa relevansi dari teori akuntansi terhadap akuntansi?

relevansi dari teori akuntansi terhadap akuntansi?

Dalam dunia keuangan, tidak ada permintaan untuk menerbitkan Dalam dunia keuangan, tidak ada permintaan untuk menerbitkan laporan akuntansi dan teori akuntansi. Kita bisa melihat dari harga-harga yang laporan akuntansi dan teori akuntansi. Kita bisa melihat dari harga-harga yang tersedia untuk nilai aset, pendapatan, atau biaya dari semua input (termasuk tersedia untuk nilai aset, pendapatan, atau biaya dari semua input (termasuk  biaya

 biaya manejerial). manejerial). Dalam Dalam ekonomi ekonomi Arrow-Debreu Arrow-Debreu semua semua informasi informasi ini ini sudahsudah tersedia untuk sekarang dan untuk waktu yang akan datang. Tapi, kita tidak tersedia untuk sekarang dan untuk waktu yang akan datang. Tapi, kita tidak hidup dalam ekonomi yang seperti itu.

hidup dalam ekonomi yang seperti itu.

Sebagai gantinya ada permintaan informasi keuangan untuk mengisi Sebagai gantinya ada permintaan informasi keuangan untuk mengisi kesenjangan dalam pengetahuan kita dan untuk mengurangi ketidakpastian kesenjangan dalam pengetahuan kita dan untuk mengurangi ketidakpastian

BAB BAB

PENGENALAN PENGENALAN

(2)

tentang nilai sekarang dan masa depan. Permintaan ini berasal dari berbagai tentang nilai sekarang dan masa depan. Permintaan ini berasal dari berbagai  pemangku kepentingan

 pemangku kepentingan - baik internal maupun ek- baik internal maupun eksternal.sternal.

Dalam teori akuntansi, masalah utama berkaitan dengan pertanyaan Dalam teori akuntansi, masalah utama berkaitan dengan pertanyaan seputar pengukuran. Secara umum, bagaimana seharusnya aset dan kewajiban seputar pengukuran. Secara umum, bagaimana seharusnya aset dan kewajiban diukur? Dengan biaya historis, harga jual, diperbarui dengan biaya saat ini diukur? Dengan biaya historis, harga jual, diperbarui dengan biaya saat ini untuk membeli, atau dengan nilai sekarang dari arus kas masa yang akan untuk membeli, atau dengan nilai sekarang dari arus kas masa yang akan datang? Haruskah kita mengenali semua benda tak berwujud internal atau hanya datang? Haruskah kita mengenali semua benda tak berwujud internal atau hanya mengenali mereka saat dibuktikan dengan transaksi eksternal, seperti harga mengenali mereka saat dibuktikan dengan transaksi eksternal, seperti harga  pengambilalihan?

 pengambilalihan? Lalu, apa dampak penerapan sisLalu, apa dampak penerapan sistem pengukuran yang bertem pengukuran yang berbedabeda terhadap ekonomi atau pasar atau pada masing-masing pemangku kepentingan? terhadap ekonomi atau pasar atau pada masing-masing pemangku kepentingan? Istilah 'teori' dapat digunakan dengan cara yang berbeda. Dengan Istilah 'teori' dapat digunakan dengan cara yang berbeda. Dengan demikian, bisa memiliki beberapa makna. Salah satu definisi adalah bahwa teori demikian, bisa memiliki beberapa makna. Salah satu definisi adalah bahwa teori adalah sistem deduktif dari pernyataan penurunan generalitas yang timbul dari adalah sistem deduktif dari pernyataan penurunan generalitas yang timbul dari  premis

 premis yang yang disepakati disepakati atau atau dipalsukan. dipalsukan. Selain Selain itu, itu, teori teori juga juga diartikan diartikan sebagaisebagai seperangkat gagasan yang digunakan untuk menjelaskan pengamatan di dunia seperangkat gagasan yang digunakan untuk menjelaskan pengamatan di dunia nyata. Dalam teks klasiknya tentang teori akuntansi, Hendriksen menawarkan nyata. Dalam teks klasiknya tentang teori akuntansi, Hendriksen menawarkan definisi 'teori' dan 'teori akuntansi' yang sesuai dengan teks ini. Hal ini definisi 'teori' dan 'teori akuntansi' yang sesuai dengan teks ini. Hal ini didefinisikan dalam poin 1 dan 2 di bawah :

didefinisikan dalam poin 1 dan 2 di bawah :

1. . . . seperangkat prinsip hipotetis, konseptual dan pragmatis yang membentuk 1. . . . seperangkat prinsip hipotetis, konseptual dan pragmatis yang membentuk

kerangka acuan umum untuk bidang penyelidikan. kerangka acuan umum untuk bidang penyelidikan.

2. . . . penalaran logis dalam bentuk seperangkat prinsip yang luas dimana 2. . . . penalaran logis dalam bentuk seperangkat prinsip yang luas dimana (1)menyediakan kerangka referensi umum dimana praktik akuntansi dapat (1)menyediakan kerangka referensi umum dimana praktik akuntansi dapat dievaluasi dan (2) membimbing pengembangan praktik dan prosedur baru. dievaluasi dan (2) membimbing pengembangan praktik dan prosedur baru.

Teori dapat digambarkan hanya sebagai penalaran logis yang Teori dapat digambarkan hanya sebagai penalaran logis yang mendasari pernyataan sebuah keyakinan. Teori yang diterima bergantung pada: mendasari pernyataan sebuah keyakinan. Teori yang diterima bergantung pada: 

 seberapa baik teori tersebut menjelaskan dan memprediksi kenyataanseberapa baik teori tersebut menjelaskan dan memprediksi kenyataan 

 seberapa baik teoti tersebut dibangun, baik secara teoritis maupun empirisseberapa baik teoti tersebut dibangun, baik secara teoritis maupun empiris 

  bagaimana teori tersebut dapat dit bagaimana teori tersebut dapat diterima implikasi teorinerima implikasi teorinya terhadap ilmuwan,ya terhadap ilmuwan,  profesional dan mas

(3)

tentang nilai sekarang dan masa depan. Permintaan ini berasal dari berbagai tentang nilai sekarang dan masa depan. Permintaan ini berasal dari berbagai  pemangku kepentingan

 pemangku kepentingan - baik internal maupun ek- baik internal maupun eksternal.sternal.

Dalam teori akuntansi, masalah utama berkaitan dengan pertanyaan Dalam teori akuntansi, masalah utama berkaitan dengan pertanyaan seputar pengukuran. Secara umum, bagaimana seharusnya aset dan kewajiban seputar pengukuran. Secara umum, bagaimana seharusnya aset dan kewajiban diukur? Dengan biaya historis, harga jual, diperbarui dengan biaya saat ini diukur? Dengan biaya historis, harga jual, diperbarui dengan biaya saat ini untuk membeli, atau dengan nilai sekarang dari arus kas masa yang akan untuk membeli, atau dengan nilai sekarang dari arus kas masa yang akan datang? Haruskah kita mengenali semua benda tak berwujud internal atau hanya datang? Haruskah kita mengenali semua benda tak berwujud internal atau hanya mengenali mereka saat dibuktikan dengan transaksi eksternal, seperti harga mengenali mereka saat dibuktikan dengan transaksi eksternal, seperti harga  pengambilalihan?

 pengambilalihan? Lalu, apa dampak penerapan sisLalu, apa dampak penerapan sistem pengukuran yang bertem pengukuran yang berbedabeda terhadap ekonomi atau pasar atau pada masing-masing pemangku kepentingan? terhadap ekonomi atau pasar atau pada masing-masing pemangku kepentingan? Istilah 'teori' dapat digunakan dengan cara yang berbeda. Dengan Istilah 'teori' dapat digunakan dengan cara yang berbeda. Dengan demikian, bisa memiliki beberapa makna. Salah satu definisi adalah bahwa teori demikian, bisa memiliki beberapa makna. Salah satu definisi adalah bahwa teori adalah sistem deduktif dari pernyataan penurunan generalitas yang timbul dari adalah sistem deduktif dari pernyataan penurunan generalitas yang timbul dari  premis

 premis yang yang disepakati disepakati atau atau dipalsukan. dipalsukan. Selain Selain itu, itu, teori teori juga juga diartikan diartikan sebagaisebagai seperangkat gagasan yang digunakan untuk menjelaskan pengamatan di dunia seperangkat gagasan yang digunakan untuk menjelaskan pengamatan di dunia nyata. Dalam teks klasiknya tentang teori akuntansi, Hendriksen menawarkan nyata. Dalam teks klasiknya tentang teori akuntansi, Hendriksen menawarkan definisi 'teori' dan 'teori akuntansi' yang sesuai dengan teks ini. Hal ini definisi 'teori' dan 'teori akuntansi' yang sesuai dengan teks ini. Hal ini didefinisikan dalam poin 1 dan 2 di bawah :

didefinisikan dalam poin 1 dan 2 di bawah :

1. . . . seperangkat prinsip hipotetis, konseptual dan pragmatis yang membentuk 1. . . . seperangkat prinsip hipotetis, konseptual dan pragmatis yang membentuk

kerangka acuan umum untuk bidang penyelidikan. kerangka acuan umum untuk bidang penyelidikan.

2. . . . penalaran logis dalam bentuk seperangkat prinsip yang luas dimana 2. . . . penalaran logis dalam bentuk seperangkat prinsip yang luas dimana (1)menyediakan kerangka referensi umum dimana praktik akuntansi dapat (1)menyediakan kerangka referensi umum dimana praktik akuntansi dapat dievaluasi dan (2) membimbing pengembangan praktik dan prosedur baru. dievaluasi dan (2) membimbing pengembangan praktik dan prosedur baru.

Teori dapat digambarkan hanya sebagai penalaran logis yang Teori dapat digambarkan hanya sebagai penalaran logis yang mendasari pernyataan sebuah keyakinan. Teori yang diterima bergantung pada: mendasari pernyataan sebuah keyakinan. Teori yang diterima bergantung pada: 

 seberapa baik teori tersebut menjelaskan dan memprediksi kenyataanseberapa baik teori tersebut menjelaskan dan memprediksi kenyataan 

 seberapa baik teoti tersebut dibangun, baik secara teoritis maupun empirisseberapa baik teoti tersebut dibangun, baik secara teoritis maupun empiris 

  bagaimana teori tersebut dapat dit bagaimana teori tersebut dapat diterima implikasi teorinerima implikasi teorinya terhadap ilmuwan,ya terhadap ilmuwan,  profesional dan mas

(4)

Penting untuk dipahami bahwa teori akuntansi bukan sekadar proses Penting untuk dipahami bahwa teori akuntansi bukan sekadar proses abstrak. Sehingga, teori tidak bisa dipisahkan dari kenyataan. Sebenarnya, abstrak. Sehingga, teori tidak bisa dipisahkan dari kenyataan. Sebenarnya, tujuan utamanya adalah untuk menjelaskan mengapa dan bagaimana praktik tujuan utamanya adalah untuk menjelaskan mengapa dan bagaimana praktik akuntansi saat ini berevolusi, untuk menyarankan perbaikan, dan untuk akuntansi saat ini berevolusi, untuk menyarankan perbaikan, dan untuk memberikan dasar bagi perkembangan dalam praktik semacam itu.

memberikan dasar bagi perkembangan dalam praktik semacam itu.

Teori akuntansi adalah konsep modern bila dibandingkan dengan, Teori akuntansi adalah konsep modern bila dibandingkan dengan, katakanlah, teori berasal dari matematika atau fisika. Akuntansi pertama katakanlah, teori berasal dari matematika atau fisika. Akuntansi pertama dikembangkan sebagai seperangkat alat untuk mencatat aktivitas atau transaksi. dikembangkan sebagai seperangkat alat untuk mencatat aktivitas atau transaksi. Bahkan risalah Pacioli (lihat halaman berikut) akuntansi masuk difokuskan pada Bahkan risalah Pacioli (lihat halaman berikut) akuntansi masuk difokuskan pada  pendokumentasian

 pendokumentasian proses proses yang yang terlibat terlibat dan dan bukan bukan tentang tentang menjelaskan menjelaskan dasardasar untuk metode perekaman ini. Kamar diringkas sebuah pandangan bahwa untuk metode perekaman ini. Kamar diringkas sebuah pandangan bahwa akuntansi terutama dikembangkan secara improvisasi dan bukan secara akuntansi terutama dikembangkan secara improvisasi dan bukan secara sistematis dari teori terstruktur:

sistematis dari teori terstruktur:

Akuntansi sering digambarkan sebagai badan praktik yang telah ada Akuntansi sering digambarkan sebagai badan praktik yang telah ada dikembangkan sebagai respon terhadap kebutuhan praktis ketimbang dikembangkan sebagai respon terhadap kebutuhan praktis ketimbang dengan sengaja dan sistematis berpikir.

dengan sengaja dan sistematis berpikir.

Artinya, banyak resep akuntansi tentang bagaimana membuat akun Artinya, banyak resep akuntansi tentang bagaimana membuat akun dikembangkan untuk diselesaikan masalah saat mereka muncul. Oleh karena itu, dikembangkan untuk diselesaikan masalah saat mereka muncul. Oleh karena itu, teori yang mendasari resep tersebut juga dikembangkan dalam cara yang teori yang mendasari resep tersebut juga dikembangkan dalam cara yang sebagian besar tidak terstruktur. Hal ini menyebabkan inkonsistensi dalam sebagian besar tidak terstruktur. Hal ini menyebabkan inkonsistensi dalam  praktik. Con

 praktik. Contoh dari toh dari Ketidakkonsistenan Ketidakkonsistenan tersebut tersebut mencakup metomencakup metode pende penyusutanyusutan dan pengeluaran persediaan yang berbeda bahkan dalam industri yang sama; dan pengeluaran persediaan yang berbeda bahkan dalam industri yang sama; dan mengukur beberapa aset dengan nilai wajar sedangkan yang lainnya diukur dan mengukur beberapa aset dengan nilai wajar sedangkan yang lainnya diukur dengan biaya perolehan. Dalam kasus lain, beberapa transaksi tidak dilakukan dengan biaya perolehan. Dalam kasus lain, beberapa transaksi tidak dilakukan secara finansial pernyataan sepenuhnya Misalnya, langkah mengatur secara finansial pernyataan sepenuhnya Misalnya, langkah mengatur  pengungkapan

 pengungkapan yang yang bersangkutan bersangkutan Dengan Dengan kapitalisasi kapitalisasi komitmen komitmen sewa sewa tertentutertentu merupakan respon langsung terhadap praktik diadopsi yang gagal mengenali merupakan respon langsung terhadap praktik diadopsi yang gagal mengenali kewajiban sewa dalam rekening perusahaan. Baru-baru ini, Sebagai tanggapan kewajiban sewa dalam rekening perusahaan. Baru-baru ini, Sebagai tanggapan atas meningkatnya permintaan, standar akuntansi diperkenalkan perusahaan atas meningkatnya permintaan, standar akuntansi diperkenalkan perusahaan

(5)

melaporkan biaya pemberian remunerasi eksekutif dalam bentuk saham pilihan. melaporkan biaya pemberian remunerasi eksekutif dalam bentuk saham pilihan. Contoh-contoh ini konsisten dengan dan menggambarkan perkembangan Contoh-contoh ini konsisten dengan dan menggambarkan perkembangan historis metode akuntansi (masalah inkonsistensi). Perlu ditunjukkan hal ini historis metode akuntansi (masalah inkonsistensi). Perlu ditunjukkan hal ini Persimpangan bahwa beberapa akuntan teoritis berpendapat bahwa, karena Persimpangan bahwa beberapa akuntan teoritis berpendapat bahwa, karena situasi bisnis bervariasi Di seluruh industri (dan negara), kita memerlukan situasi bisnis bervariasi Di seluruh industri (dan negara), kita memerlukan  berbagai

 berbagai metode metode akuntansi akuntansi yang yang bisa bisa jadi jadi disesuaikan disesuaikan agar agar sesuai sesuai dengandengan  perubahan, kebutuhan

 perubahan, kebutuhan bisnis.bisnis.

Praktik akuntansi juga memiliki banyak tuntutan dari orang dalam, Praktik akuntansi juga memiliki banyak tuntutan dari orang dalam, seperti manajer dan karyawan, dan pihak luar seperti investor, kreditur, seperti manajer dan karyawan, dan pihak luar seperti investor, kreditur,  perpajakan,

 perpajakan, otoritas otoritas legislatif legislatif dan dan masyarakat masyarakat pada pada umumnya. umumnya. Ini Ini berarti berarti teoriteori akuntansi itu rumit dan salah satunya Masalah dalam perdebatan sengit adalah akuntansi itu rumit dan salah satunya Masalah dalam perdebatan sengit adalah laporan keuangan akuntansi mana yang harus dilayani? Bahwa Siapakah laporan keuangan akuntansi mana yang harus dilayani? Bahwa Siapakah  pengguna

 pengguna utama utama informasi informasi akuntansi? akuntansi? Kami Kami menyebutnya menyebutnya 'objektif 'objektif masalah masalah '- '-masalah penentuan tujuan informasi keuangan.

masalah penentuan tujuan informasi keuangan.

Selama bertahun-tahun, standar setter standar telah mencoba untuk Selama bertahun-tahun, standar setter standar telah mencoba untuk menyelesaikan tujuannya dan masalah inkonsistensi dengan mengembangkan menyelesaikan tujuannya dan masalah inkonsistensi dengan mengembangkan kerangka konseptual (teoritis) itu akan mengarah pada perawatan yang lebih kerangka konseptual (teoritis) itu akan mengarah pada perawatan yang lebih konsisten seperti item. Namun, kerangka konseptual proyek belum konsisten seperti item. Namun, kerangka konseptual proyek belum menyelesaikan inkonsistensi dalam praktik, dan sering digunakan untuk menyelesaikan inkonsistensi dalam praktik, dan sering digunakan untuk membenarkan atau mendukung inkonsistensi semacam itu daripada membenarkan atau mendukung inkonsistensi semacam itu daripada mengatasinya. Karena begitu kerangka kerja berusaha untuk memberikan mengatasinya. Karena begitu kerangka kerja berusaha untuk memberikan  panduan

 panduan universal, universal, mereka mereka telah telah terbukti terbukti terlalu terlalu umum umum untuk untuk diberikandiberikan seperangkat aturan keputusan yang jelas yang menghasilkan jawaban praktis seperangkat aturan keputusan yang jelas yang menghasilkan jawaban praktis yang jelas untuk jangkauan penuh dari pilihan yang dibutuhkan dalam yang jelas untuk jangkauan penuh dari pilihan yang dibutuhkan dalam  penyusunan laporan

 penyusunan laporan akuntansi.akuntansi.

SEBELUM TEORI SEBELUM TEORI

Sebelum sistem double-entry diformalkan pada 1400-an, sangat sedikit yang Sebelum sistem double-entry diformalkan pada 1400-an, sangat sedikit yang ditulis tentang teori yang mendasari praktik akuntansi. Selama masa ditulis tentang teori yang mendasari praktik akuntansi. Selama masa  perkembangan

(6)

latihan. Tidak sampai 1494 bahwa seorang biarawan Fransiskan, Fra Pacioli, menulis buku pertama untuk mendokumentasikannya sistem akuntansi double entry seperti yang kita ketahui. Judul karyanya adalah Summa de Arithmetica Geometria Proportioni et Proportionalita (Review Aritmatika, Geometri dan Proporsi). Selama 300 tahun mengikuti risalah Rossiioli tahun 1494,  perkembangan di Indonesia

akuntansi terkonsentrasi pada praktik pemurnian. Ini disebut sebagai 'periode  pra-teori'. Goldberg menegaskan:

Tidak ada teori akuntansi yang dibuat sejak zaman Pacioli sampai pada  pembukaan abad kesembilan belas. Saran teori muncul di sana-sini, namun

sejauh tidak perlu menempatkan akuntansi secara sistematis.

Sampai tahun 1930an, perkembangan teori akuntansi agak acak dan tidak jelas,  berkembang karena diperlukan untuk membenarkan praktik tertentu. Namun,  perkembangan di tahun 1800an menyebabkan formalisasi praktik yang ada dalam buku teks dan metode pengajaran. Ekspansi teknologi yang pesat, disertai dengan pemisahan kepemilikan secara besar-besaran dari kontrol alat-alat  produksi, meningkatkan permintaan akan informasi akuntansi manajemen dan keuangan. Secara khusus, pertumbuhan sektor bisnis dan pembangunan jaringan kereta api di Amerika Serikat dan Inggris meningkatkan permintaan akan informasi akuntansi terperinci, untuk teknik yang lebih baik, dan untuk praktik akuntansi seperti depresiasi yang ditujukan pada sifat jangka panjang aset . Pengenalan undang-undang perpajakan dan masalah 'tumbuh gigi' yang terkait dengan kelahiran perusahaan menyebabkan undang-undang pemerintah yang meningkat mengenai persyaratan pelaporan. Selanjutnya, beberapa keputusan kebijakan pemerintah dan korporat mulai dibuat berdasarkan angka akuntansi. Juga selama periode ini, teori ekonomi berkembang pesat dan mulai dikaitkan dengan tuntutan informasi akuntansi. Perkembangan ini terjadi terutama di Inggris. Mereka memberi dorongan bagi pertumbuhan teori yang menjelaskan  praktik akuntansi agar akuntan dapat menangani masalah baru saat mereka

(7)

muncul dan menjelaskan kepada siswa mengapa prosedur tertentu diadopsi. Setelah ini, perkembangan teori akuntansi bergeser dari Inggris ke Amerika Serikat.

PARAGMATIK AKUNTANSI

Periode 1800-1955 sering disebut sebagai 'periode ilmiah umum'. Penekanannya adalah pada memberikan kerangka keseluruhan untuk menjelaskan mengapa akuntan memperhitungkan apa adanya; yaitu berdasarkan pengamatan praktek. Analisis empiris bergantung pada pengamatan dunia nyata daripada mendasarkan praktik pada logika deduktif yang sangat penting dalam praktik saat ini. Fokus utama akuntansi adalah pada penggunaan transaksi biaya historis dan penerapan prinsip konservatisme. Metode ilmiah ditafsirkan sebagai  berbasis pada empiris.

 Namun, meskipun telah diberi label periode empiris dalam  pengembangan akuntansi, ada beberapa tingkat perdebatan logis mengenai manfaat prosedur pengukuran. Hal ini terutama terjadi setelah Great Wall Street Crash pada tahun 1929. Hal ini menyebabkan terbentuknya Securities and Exchange Commission (SEC) di Amerika Serikat pada awal 1930an. SEC memiliki kekuatan singkat dan legislatif untuk memperbaiki peraturan dan  pelaporan keuangan, dengan banyak orang melihat kegagalan itu disebabkan oleh metode akuntansi yang patut dipertanyakan. Stephen Zeff melaporkan  bahwa Healy dan Kripke, dua praktisi terkemuka, sangat kritis terhadap praktik akuntansi menulis di Amerika Serikat pada tahun 1920an. Komentar seperti '. . . menulislah itu digunakan untuk menghasilkan pendapatan atau untuk meringankan akun pendapatan dari biaya penting 'dan'. . . Anda dapat memanfaatkan di beberapa negara hampir segalanya kecuali abu perapian di ruang bawah tanah 'dan'. . . mengilustrasikan apa yang mereka lihat sebagai catatan aset yang mencolok di tahun 1920an.

(8)

Periode 1930-an juga memunculkan beberapa publikasi akuntansi dan inisiatif yang penting dan melihat lahirnya teori konseptual berbasis profesional. Pada tahun 1936 American Accounting Association (AAA) mengeluarkan Pernyataan sementara tentang Prinsip Akuntansi yang Mempengaruhi Laporan Perusahaan; Pada tahun 1938 American Institute of Certified Practicing Accountants (AICPA) membuat tinjauan independen atas prinsip akuntansi dan dirilis

Pernyataan prinsip akuntansi (ditulis oleh Sanders, Hatfield dan Moore). Pada tahun yang sama, AICPA membentuk Komite Prosedur Akuntansi, yang menerbitkan sebuah serangkaian buletin penelitian akuntansi. Sifat dari buletin ini (dan akuntansi lainnya publikasi teori pada saat itu) dirangkum dalam kata pengantar Buletin No. 43:

Empat puluh dua buletin dikeluarkan selama periode 1939 sampai 1953, Delapan dari jumlah laporan tentang terminologi 34 lainnya adalah hasil  penelitian oleh komite pada prosedur akuntansi diarahkan pada segmen praktik

akuntansi di mana masalah yang paling menuntut dan dengan mana bisnis dan  profesi akuntansi itu paling prihatin pada saat itu.

Sebagai hasil dari pendekatan sporadis terhadap pengembangan prinsip akuntansi, AICPA mendirikan Dewan Prinsip Akuntansi dan menunjuk seorang direktur pada penelitian akuntansi pada tahun 1959. Secara keseluruhan, periode ini difokuskan pada praktik yang ada 'sudut pandang' akuntansi dan, karena  penelitian mendapatkan momentum selama periode tersebut, teori yang

diundangkan untuk menjelaskan praktik menjadi lebih rinci dan kompleks.

AKUNTANSI NORMATIF

Periode 1956-70 diberi label 'periode normatif', karena ini adalah periode kapan ahli teori akuntansi berusaha menetapkan 'norma' untuk 'praktik akuntansi terbaik'. Selama periset periode ini, seperti Edwards dan Bell di tahun 1961 dan Chambers pada tahun 1966, kurang prihatin dengan apa yang sebenarnya terjadi

(9)

dalam praktik dan lebih memperhatikan perkembangannya teori yang diresepkan apa yang harus terjadi. Pada tahun-tahun sebelum 1956, beberapa  penulis menghasilkan karya normatif awal yang terkait terutama dengan isu seputar dasar yang tepat untuk penilaian aset dan klaim pemilik. Teori ini dibuat  penyesuaian dampak inflasi dan kenaikan harga aset yang spesifik.

Periode normatif merupakan salah satu perdebatan yang signifikan. Ini merosot menjadi pertempuran antara sudut pandang yang bersaing dengan  pendekatan ideal untuk pengukuran dan pelaporan informasi akuntan. Selama  periode ini, debat terutama didominasi pengukuran daripada praktik aktual  pencatatan dan pelaporan informasi. Namun, hasil akhirnya bukanlah pilihan yang jelas untuk mengubah praktik menjadi satu sistem ideal akuntansi (inflasi atau harga disesuaikan), yang menyebabkan penggunaan terus menerus metode  biaya historis Profesi akuntansi di Australia enggan menyalakan kembali  perdebatan tentang merekomendasikan sistem pengukuran spesifik dan ideal dan telah gagal untuk mengeluarkan panduan pengukuran komprehensif. Sebaliknya, di tahun 2005 Profesi tersebut mengadopsi pedoman pengukuran yang terkandung dalam International Kerangka konseptual Dewan Standar Akuntansi (IASB). IASB lebih memilih pendekatan tidak terstruktur, dengan standar akuntansi yang memungkinkan penerapan arus konsep pengukuran nilai harus dicampur dengan biaya historis.

Teori normatif dibedakan karena mereka mengadopsi sikap objektif (ideal) dan

kemudian tentukan cara untuk mencapai tujuan yang dinyatakan. Mereka menyediakan resep untuk apa yang harus terjadi untuk mencapai tujuan mereka. Seperti disebutkan, fokus utama dari Teori akuntansi normatif selama  periode 1956-70 adalah dampak perubahan harga pada nilai aset dan  perhitungan keuntungan (teori semacam itu sering dilihat sebagai konsekuensi

dari tingkat rekor inflasi yang dialami selama periode ini) .

Dua kelompok mendominasi periode normatif - pengkritik akuntansi  biaya historis dan pendukung kerangka konseptual. Ada beberapa tumpang

(10)

tindih antara keduanya kelompok, terutama ketika kritik biaya historis mencoba mengembangkan teori akuntansi dimana pengukuran aset dan penentuan keuntungan tergantung pada inflasi dan / atau pergerakan harga tertentu.

Selama periode normatif, gagasan tentang 'kerangka konseptual' meningkat kepopuleran. 'Kerangka konseptual' adalah teori akuntansi terstruktur. Seperti itu kerangka kerja dimaksudkan untuk mencakup semua komponen pelaporan keuangan dan dimaksudkan untuk memandu praktik. Misalnya pada tahun 1965 Goldberg ditugaskan oleh AAA untuk menyelidiki sifat akuntansi. Hasilnya adalah publikasi sebuah penyelidikan yang ada dalam Sifat Akuntansi, yang bertujuan mengembangkan kerangka teori akuntansi dengan memberikan pembahasan tentang sifat dan makna akuntansi. Satu tahun kemudian, AAA merilis sebuah Pernyataan Teori Akuntansi Dasar, dengan tujuan untuk menyediakan pernyataan teori akuntansi dasar yang terintegrasi yang akan menjadi panduan bagi pendidik, praktisi dan pihak lain yang tertarik dengan akuntansi. Kerangka kerja ini memiliki pendekatan logis yang sama. Mereka pertama kali menyatakan tujuan (tujuan) akuntansi dan kemudian  bekerja turun untuk mendapatkan prinsip dan peraturan akuntansi yang

memenuhi tujuannya.

Periode normatif mulai berakhir pada awal tahun 1970an, dan digantikan oleh 'teori ilmiah khusus', atau era positif (1970-). Dua faktor utama yang menyebabkan berakhirnya periode normatif adalah:

• Ketidakmungkinan penerimaan satu teori normatif tertentu

• Penerapan prinsip ekonomi keuangan, peningkatan pasokan data dan metode  pengujian

Karena teori akuntansi normatif menentukan bagaimana akuntansi harus dipraktekkan, berdasarkan pada pendapat dari apa yang seharusnya laporan, dan cara terbaik untuk melakukannya. Pendapat mengenai tujuan dan metode akuntansi yang sesuai berbeda-beda di antara individu, dan sebagian  besar ketidakpuasan dengan pendekatan normatif adalah bahwa tidak ada cara untuk menyelesaikan perbedaan pendapat ini. Henderson, Peirson dan Brown

(11)

menguraikan dua kritik utama teori normatif di awal tahun 1970an: • Teori normatif tidak harus melibatkan uji hipotesis empiris.

• Teori normatif didasarkan pada penilaian nilai

Selanjutnya, asumsi mendasar dari beberapa teori normatif belum teruji, dan tidak jelas apakah teori tersebut memiliki fondasi atau asumsi yang kuat mengenai tujuan akuntansi. Secara pragmatis, juga sulit didapat secara umum; penerimaan teori akuntansi normatif tertentu.

Implementasi teori dan politik

Seorang sarjana depresi tahu apa yang dibutuhkannya Oleh Robert Samuelson

Ini akan menjadi gila bagi presiden AS Barack Obama untuk tidak mencalonkan Ben Bernanke ke masa jabatan kedua sebagai ketua Federal Reserve. Ekonomi mendiktekannya, seperti halnya politik,

Kita tidak akan pernah tahu apakah dunia mungkin mengalami depresi jika Fed Bernanke tidak menanggapi dengan sangat agresif.

Awal tahun ini, ekonom pemenang Hadiah Nobel dan kolumnis New York Times Paul Krugman mengeluarkan peringatan depresi.

Bernanke mengakui ketakutan serupa dalam wawancara dengan David Wessel, editor ekonomi The Wall Street Journal dan penulis In Fed We Trust. Fakta bahwa ekonomi global tidak lagi tidak terkendali melonjak ke bawah (untuk tahun 2010, Economist Intelligence Unit memprediksi pertumbuhan 2,7 persen untuk dunia dan 1,8 persen untuk Amerika Serikat) tidak ada kepastian sebelumnya. Juga ditakdirkan  bahwa panik yang mencengkeram pasar keuangan enam bulan yang lalu akan mereda. Dari posisi terendah baru-baru ini di bulan Maret, pasar saham AS sekarang naik sekitar 50 persen bukannya performa Bernanke tidak sempurna. Jauh dari itu. Dia membuat dua kesalahan. Pertama, dia tidak melihat krisis datang. Bahkan setelah  jatuhnya bank investasi Bear Stearns pada bulan Maret 2008, dia tidak meramalkan

kepanikan keuangan yang meluas atau resesi liar.

(12)

Bernanke dan sebagian besar ekonom - menderita overheating inflasi. Harga konsumen naik di a 5 persen tingkat tahunan, minyak memuncak pada $ 147 / barel.

Kedua, bersama dengan sekretaris saat itu Treasury Henry Paulson, Bernanke mengizinkan Lehman dkk bangkrut di bulan September. Keduanya mengatakan  bahwa mereka tidak memiliki kekuatan hukum untuk menyelamatkannya Lehman dan

tak ada yang mau beli.

Jika Bernanke dan Paulson benar-benar mengantisipasi konsekuensi kegagalan Lehman, mereka hampir pasti akan menemukan cara untuk menyimpannya. Begitu Lehman ambruk, krisis terjadi jauh lebih buruk. Bank mundur dari pinjaman satu sama lain, investor tidak akan membeli obligasi baru, bank, konsumen dan bisnis menimbun uang tunai. Perekonomian berkontraksi pada tingkat tahunan dari 5 % sampai 6 %.

Di sinilah Bernanke membedakan dirinya. Seorang siswa Depresi Hebat, dan terutama akibat bencana kegagalan bank, dia melampaui standar Tanggapan  penurunan suku bunga (tingkat suku bunga Fed semalam turun secara efektif menjadi nol pada bulan Desember). The Fed menciptakan serangkaian fasilitas likuiditas yang memusingkan untuk menggantikan lebih dari itu $ 1 triliun kredit Fed untuk  pengembalian kredit pribadi. Ini mendukung pasar untuk hipotek, dana pasar uang, surat berharga, kredit mobil dan pinjaman mahasiswa. Strategi itu, seperti Wessel mengatakan, untuk melakukan apapun yang diperlukan untuk menghindari hilangnya total kepercayaan dan kepercayaan –  kerugian menyebabkan penurunan terus menerus dalam pengeluaran dan asset prlces (untuk saham, obligasi, rumah) dan akhiran dalam depresi.

Meski ada aktor lain, intervensi The Fed sangat menentukan dalam menghentikan kepanikan. Ini adalah pertanyaan terbuka apakah ada ketua Fed lainnya - seseorang tanpa milik Bernanke pengetahuan terperinci tentang Depresi - Akan sangat berani mendukung kredit pasar. Apalagi, pendekatan Bernanke mengilhami  pergerakan serupa ke luar negeri. Tapi ini juga Beban Bernanke. Jika Fed tidak menarik semua kredit ekstra itu dengan cukup cepat, mungkin saja menelurkan inflasi. Jika menariknya terlalu cepat, mungkin akan menumbangkan pemulihan.

(13)

Pertanyaan

1. Artikel tersebut menjelaskan bagaimana pendekatan teoretis tertentu telah digantikan oleh yang lain. Jelaskan mengapa satu teori menggantikan yang lain, dan siapa, atau apa, menentukan apakah a teori yang ada bertahan

2. Apakah reintroduksi sebuah teori berarti bahwa seharusnya tidak diganti terlebih dahulu tempat?

3. Haruskah teori dibuang jika tidak menentukan cara untuk mencapai tujuan yang dinyatakan?

Jelaskan jawabanmu. Akuntansi Positif

Ketidakpuasan dengan teori normatif, dikombinasikan dengan peningkatan akses terhadap empiris kumpulan data dan pengakuan yang meningkat atas argumen ekonomi di dalam akuntansi sastra, menyebabkan pergeseran ke bentuk empirisme 'baru' yang beroperasi di bawah jangkauan luas label 'positif teori'.13 Akibatnya, teori  positif hampir tidak 'baru', seperti yang didasari pada pendekatan empiris, yang

membentuk dasar periode ilmiah umum.

Teori positif berusaha menyediakan kerangka kerja untuk menjelaskan praktik-praktik yang ada sedang diamati; Artinya, apakah aparatur yang dilakukan aparatur itu punya? keputusan- tujuan kegunaan, apakah itu memenuhi peran lain, dan apakah itu inferior atau superior untuk alternatif yang diusulkan.

Tujuan teori akuntansi positif adalah untuk menjelaskan dan memprediksi akuntansi praktek. Contoh teori akuntansi positif adalah teori yang mengarah pada apa dikenal sebagai 'bonus plan hypothesis'. Teori ini bergantung pada manajer kekayaan-maximisers yang lebih memilih memiliki kekayaan lebih dari sedikit, bahkan dengan mengorbankan pemegang saham.

 pemegang saham. Jika manajer digaji sebagian dengan bonus berdasarkan laporan Keuntungan akuntansi, para manajer memiliki insentif untuk menggunakan kebijakan akuntansi itu maksimalkan keuntungan yang dilaporkan pada saat mereka cenderung menerima bonus. Ini Teori mengarah pada prediksi (hipotesis) bahwa manajer yang

(14)

digaji melalui rencana bonus menggunakan metode akuntansi yang meningkatkan laba lebih banyak daripada manajer yang ada tidak digaji melalui rencana bonus. Teori semacam itu penting karena menjelaskan ekonomi, atau kekayaan, efek akuntansi dan mengapa akuntansi penting bagi berbagai pihak seperti pemegang saham, pemberi pinjaman dan manajer - semua kekayaan pribadinya dipengaruhi oleh keputusan akuntansi.14 Hal ini juga penting dalam membantu disain kontrak berdasarkan angka akuntansi yang mengendalikan perilaku tersebut. Dengan menjelaskan dan memprediksi praktik akuntansi, Watts dan Zimmeiman mempertimbangkannya teori positif itu telah memberi tahu kebingungan yang ada hubungannya dengan pilihan teknik akuntansi Mereka berpendapat bahwa teori akuntansi positif membantu memprediksi reaksi investor di pasar (seperti pemegang saham saat ini) terhadap tindakan manajemen dan informasi akuntansi yang dilaporkan.15Salah satu keuntungan dari hal tersebut Penelitian ini memungkinkan regulator untuk menilai konsekuensi ekonomi dari beragamnya praktik akuntansi yang mereka pertimbangkan. Masalah dengan pendekatan ini adalah kekayaan itu Maksimalisasi menjadi jawaban atas setiap pertanyaan. Pada dasarnya, apapun yang diobservasi Praktik, bisa ditafsirkan sebagai sarana untuk mendiskripsikan kekayaan (biasanya untuk perusahaan, tapi terkadang untuk manajemen). Untuk memberikan simetri argumen, argumen sebaliknya Bisa juga diterapkan - yaitu, bahwa praktik yang diamati adalah meminimalkan dampaknya biaya atau beberapa kejadian eksternal terhadap nilai perusahaan. Literatur positif melibatkan mengembangkan hipotesis tentang realitas yang kemudian diuji dengan pengamatan dampaknya,  biasanya berdasarkan asumsi maksimalisasi kekayaan. Pendekatan telah menarik kritik yang sebagian besar didasarkan pada pendekatan yang tampaknya sempit itu  berkonsentrasi pada teori agensi dan asumsi tentang efisiensi pasar. Peran potensial teori akuntansi positif dalam menjelaskan dan memprediksi Perilaku diilustrasikan dalam teori dalam tindakan 1.2. Lepas kendali Pergerakan segar ke perbankan sebagai  biaya pedagang nakal Societe Generale US $ 7,1 miliar oleh Sudip Kar-Cupta Sebuah "kecurangan besar-besaran" oleh pedagang nakal junior telah menekan lubang keuangan senilai US $ 7 miliar Bank Prancis Societe Generale,

(15)

membiarkan kredibilitasnya compang-camping dan memaksanya untuk mendapatkan keadaan darurat kas. Bank sentral Prancis dan pemerintah bergegas untuk meningkatkan kepercayaan pada perbankan sistem setelah Societe Generale, bank terbesar kedua Prancis, mengatakan telah menjadi korban penipuan besar dan "luar  biasa" mengakibatkan kerugian 4,9 miliar euro. SocGen, salah satu bank tertua di Prancis dan pemimpin dunia dalam keuangan modern yang bebas biaya Anak  perempuan, menyalahkan pedagang ruang belakang muda yang dikatakan telah mencoba untuk menutupi taruhan buruk di pasar saham. "Itu adalah penipuan canggih yang ekstrem seperti disembunyikan", kata ketua umum Societe Generale Daniel Bouton, yang menawarkan untuk mengundurkan diri namun telah diminta untuk melakukannya tetap di. Saham di bank turun lebih dari 6% menjadi 74 euro. Bank of France mengumumkan sebuah penyelidikan oleh Komisi Perbankan. Gubernur Chr ~ stian Noyer mengatakan bahwa SocGen telah mampu mengatasi krisis karena "sangat solid"

Jika kecurangan terbukti, kerugian akan menjadi yang terbesar yang disebabkan oleh pedagang tunggal, yang mengecilkan kerugian US $ 1,4 miliar oleh  pedagang Nick Leeson yang menurunkan bank Inggris Barings pada 1990 -an. SocGen menolak menyebutkan nama trader tersebut, namun dia mengatakan bahwa dia telah ditangguhkan saat menunggu pemberhentian setelah mengakui tindakannya. Ini menggambarkan dia sebagai seorang pria berusia tiga puluhan yang telah bekerja untuk SocGen sejak tahun 2002 dan memperoleh kurang dari I00 000 (US $ I 46 500) euro setahun. Dia sekarang menghadapi tindakan hukum dari Societe Generale, yang  pada gilirannya telah dituntut oleh sekelompok 100 pemegang saham yang marah. Bank tersebut menuduh pedagang mengambil posisi "penipuan besar-besaran" pada tahun 2007 dan 2008 di indeks pasar ekuitas Eropa, yang berarti dia berjudi dalam  pergerakan harga saham yang luas. Ketika bank menemukan perdagangan tersembunyi, ia memutuskan untuk menutup posisi di pasar secepat mungkin, namun ini bertepatan dengan aksi jual pasar yang tajam, dan kerugian bank pada transaksi tersebut meningkat menjadi 4,9 miliar euro. Seperti Leeson sebelumnya, trader

(16)

tersebut ternyata mendapat keuntungan dari pengetahuan tentang sistem kontrol bank setelah bekerja di back office dari ruang perdagangannya, menurut SocGen. Dikatakan bahwa dia telah menggunakan "skema transaksi fiktif yang rumit" untuk mencoba menutupi kesalahannya, namun dia tidak menuduhnya menguntungkan  pribadi dari tindakannya. Pengumuman tersebut menggetarkan industri perbankan dunia, yang mengalami krisis kredit sebagai peminjam msktgage A.S. berisiko tinggi terhadap pinjaman mereka. Kepala eksekutif Lehman Brothers dan ketua Richard Fuld menyebutnya "mimpi buruk terburuk setiap orang" dalam sebuah komentar dari World Economic Forum di Davos, Swiss. "Kami mendapatkan perasaan bahwa pasar keuangan telah menjadi kasino besar yang telah kehilangan kontrol. Rasanya luar  biasa bahwa Societe Generale bisa kehilangan 5 miliar melalui satu operator," kata Alain Crouzat, seorang manajer portofolio di Montsegur Finance. Lain mengatakan, krisis di SocGen, salah satu dari 10 bank teratas di zona euro dengan nilai pasar, bisa mengeja masalah di tempat lain. "Hal yang paling serius adalah meragukan sistem manajemen risiko di beberapa bank," kata analis Fortis Carlos Garcia. "Anda tidak  bisa dengan tiba-tiba mengumumkan hal ini dari satu hari ke hari berikutnya yang mencapai $ 7 miliar. Dengan mengingat hal ini, yang telah kita lakukan adalah menurunkan bank yang sangat terkait dengan pendapatan perdagangan atau yang  basis modalnya lemah." Analis mengatakan episode tersebut akan memiliki dampak  besar pada reputasi SocGen, yang didirikan pada tahun 1864 dan merupakan salah satu perusahaan blue-chip paling bergengsi di Prancis. Beberapa bank mengatakan, yang selama bertahun-tahun didambakan oleh pesaing BNP Paribas yang lebih besar,  bisa menghadapi pertempuran agar tetap independen. Saham BNP naik 7%. SocGen mengatakan bahwa mereka memperkirakan laba bersih tahun 2007 antara 600 dan 800 juta euro, jauh di bawah angka laba 2006. Sumber: Kutipan dari Reuters, 24 Januari 2008; diterbitkan secara online, Financial Post, www.financialpost.com. Pertanyaan 1. 'Rogue' didefinisikan dalam kamus Oxford sebagai 'yang tidak memiliki kontrol yang tepat; sesuatu yang tidak bertanggung jawab atau tidak disiplin '. Dengan definisi ini, siapa yang bertanggung jawab atas perdagangan nakal yang digariskan dalam skandal Societe Generale - pedagang terlibat langsung; manajemen, siapa yang

(17)

 bertanggung jawab atas kerangka risiko tinggi dimana pedagang beroperasi; atau kombinasi keduanya? 2. Diskusikan peran yang dimainkan dalam kasus SocGen oleh masing-masing dari tiga elemen berikut: kepribadian, kerangka kelembagaan, dan kesempatan. 3. Bagaimana Societe Generale tidak menyadari aktivitas pedagang dan lingkungan yang diciptakannya bagi pedagang untuk beroperasi? 4. Menurut Anda apakah tindakan pedagang 'nakal' sangat mungkin terjadi di bawah teori tertentu (seperti teori agensi)? Explaln jawaban Anda Bab I PENDAHULUAN

Pendekatan yang tampaknya sempit dari teori-teori ini menghasilkan kebangkitan, Terutama pada tahun 1980an, dalam penelitian perilaku. Penelitian  perilaku berkaitan dengan implikasi sosiologis yang lebih luas dari angka akuntansi dan tindakan terkait peserta kunci seperti manajer, pemegang saham, kreditor dan  pemerintah sebagai mereka bereaksi terhadap informasi akuntansi. Contohnya adalah teori yang memprediksi pinjaman itu manajer tidak dapat memproses semua informasi keuangan yang mereka terima, sehingga mereka menilai 'risiko kredit menggunakan informasi yang paling relevan dengan latar belakang pinjaman manajer. Jika manajer  pinjaman telah terlibat dengan pinjaman ke perusahaan yang gagal bayar pada kesepakatan hutang mereka karena arus kas yang buruk, meski ada aktivitas yang menguntungkan diprediksi bahwa manajer akan lebih mengandalkan informasi arus kas daripada Informasi lainnya.

Di sisi lain, jika manajer pinjaman telah terlibat dengan pinjaman ke  perusahaan yang gagal bayar karena operasi yang tidak menguntungkan, diperkirakan hal itu manajer akan lebih mengandalkan laba atau rugi dan laba yang dilaporkan  prospek calon peminjam. Teori akuntansi perilaku cenderung fokus pengaruh  psikologis sariawan pada individu dalam penggunaannya dan / atau persiapannya akuntansi. Perhatikan bahwa, meski baru bangkit pada tahun 1980an dan berlanjut Penting, penelitian perilaku dalam akuntansi muncul di awal tahun 1950an dan  pertama muncul dalam literatur akuntansi pada tahun 1967.16 Baru-baru ini, telah terjadi serentetan perusahaan yang sangat signifikan dan dramatis runtuh atau  pengakuan kesalahan perusahaan. Banyak pemangku kepentingan (pemegang saham,

(18)

 pemerintah, dan kreditor) prihatin dengan kegagalan informasi akuntansi untuk menandakan bencana keuangan semacam itu dan manipulasi akuntansi yang nyata informasi dan yang dimaksudkan untuk melaporkan informasi keuangan secara independen (auditor). Sebenarnya, dalam beberapa kasus ini (seperti Enron pada tahun 2001 dan ambruknya di sektor keuangan di tahun 2008) nampaknya auditor  berkolusi dengan manajemen menyesatkan pemangku kepentingan eksternal. Dalam satu hal, ini mendukung pandangan positif bahwa di Setidaknya satu pihak bertindak untuk memaksimalkan kekayaannya hingga merugikan orang lain.

Hal ini mengarah pada pandangan alternatif - jika teori berfokus pada dampak akuntansi perilaku daripada or1 penjelasan setelah kejadian perilaku teramati, arus kegagalan perusahaan dan pelaporan bisa diprediksi. Sebaliknya, seperti yang terjadi di setelah tahun 1930an mengikuti 'Great Crash' dari bursa Wall Street, the  persyaratan pelaporan legislatif telah meningkat secara signifikan (misalnya

Sarbanes-Oxley Act (2002) di Amerika Serikat), menyusul runtuhnya WorldCom dan Enron Satu pandangan adalah bahwa tidak mungkin untuk mengembangkan teori akuntansi tunggal, sebagai manusia keserakahan, oportunisme, ketidakpastian masa depan, dan tingkat naif pada sebagian dari beberapa pemangku kepentingan tidak dapat ditangkap dalam teori akuntansi per se. Standar Akuntansi dan langkah-langkah pelaporan yang disahkan adalah hasil dari serangkaian kepentingan bersaing Ini mungkin merupakan tempat untuk mulai mengembangkan teori perilaku akuntansi yang baru.

Either way, lingkungan saat ini adalah salah satu peningkatan pengungkapan dan pelaporan persyaratan dengan sanksi yang disahkan. Tapi pertanyaan utamanya adalah apakah ini akan memajukan pengembangan teori yang berkaitan dengan  pengukuran dan pengungkapan akuntansi?

Perkembangan terakhir Kepentingan akademis dan profesional dalam perkembangan teori cenderung demikian sejajar di masa lalu. Belakangan ini, bagaimanapun,  perkembangan akademis dan profesional

Dalam teori akuntansi telah mengambil pendekatan yang agak berbeda. Sedangkan penekanan penelitian akademik tetap berada di wilayah pasar modal, teori keagenan, dan dampak perilaku, profesi tersebut telah menempuh pendekatan yang

(19)

lebih normatif. Secara khusus, profesi tersebut telah mencari teori normatif untuk menyatukan praktik akuntansi dan membuatnya lebih homogen, sedangkan peneliti akademis telah berusaha untuk lebih memahami peran dan dampak dari berbagai  bentuk informasi akuntansi. Pendekatan positif dan normatif ini tidak bertentangan, karena pemahaman tentang dampak akuntansi adalah faktor yang dipertimbangkan oleh pembuat standar akuntansi dalam mengembangkan resep praktik.

Pada pertengahan hingga akhir profesi akuntansi Australia banyak terlibat dalam debat kerangka konseptual dalam upaya untuk memberikan pernyataan pasti mengenai sifat dan tujuan pelaporan keuangan dan untuk menyediakan kriteria yang sesuai untuk menentukan antara praktik akuntansi alternatif. Pada bulan Desember 1987, Australian Accounting Research Foundation (AARF) menerbitkan Pernyataan Penerapan Konsep Akuntansi ED 42A-D, yang menggariskan karakteristik, tujuan dan karakteristik kualitatif dan aturan untuk definisi dan pengukuran aset dan kewajiban. Ini juga mencakup garis besar rinci tentang 'blok bangunan sementara dari kerangka konseptual untuk peraturan pelaporan keuangan'.

Hal ini diikuti oleh ED di 1988, yang menguraikan konsep entitas pelaporan dan memberikan definisi pengukuran dan pengakuan biaya. Pada tahun 1990, secara formal menerapkan dasar kerangka konseptual dalam Pernyataan Konsep Akuntansi (SAC) 1, 2 dan 3, diikuti pada tahun 1392 oleh SAC 4. SAC 5, pernyataan  pengukuran kontroversial, belum diluncurkan sebelum diadopsikan standar pelaporan

keuangan internasional (IFRS) tahun 2005

Transisi ke IFRS melihat penggantian SAC 3 dan SAC 4 dengan kerangka konseptual, yang bersama-sama dengan SAC 1 dan SAC 2 membentuk kerangka konseptual di Australia. Kerangka IASB juga menjadi dasar kerangka kerja negara-negara penetapan standar lainnya seperti Inggris Raya, Kanada dan Baru.

Kerangka konseptual dari berbagai negara digunakan dalam mengembangkan standar akuntansi dan dalam upaya mengurangi inkonsistensi yang berasal dari  perkembangan teori dan praktik terdahulu. Kebutuhan akan kerangka kerja tunggal dan konsisten telah mendapat penerimaan luas dalam beberapa tahun terakhir. IASB, dalam sebuah proyek bersama dengan Dewan Standar Akuntansi Keuangan AS,

(20)

memulai sebuah proyek kerangka konseptual baru pada tahun 2005 untuk memperbarui dan memperbaiki kerangka konseptual untuk setter standar dan pembuat laporan keuangan yang akan digunakan.

Kebutuhan akan seperangkat standar akuntansi internasional diakui oleh  profesi akuntan di Australia dengan penerapan IFRS pada bulan Januari2005. Standar internasional berusaha untuk menyelaraskan praktik lintas batas pelaporan internasional dan untuk mengurangi perbedaan informasi yang dilaporkan yang merupakan konsekuensi langsung dari pilihan akuntansi yang berbeda. Pendekatan ini  bertujuan untuk menghilangkan sertifikasi dan teknik akuntansi yang spesifik untuk satu atau sekelompok kecil negara yang kemudian mempengaruhi perbandingan atau integrasi informasi, terutama untuk perusahaan multinasional dan terdaftar. Asumsinya adalah bahwa masalah teoritis yang sama berlaku apakah standar tersebut spesifik untuk satu negara atau dirancang untuk penerapan global.

Gambar 1.1, overleaf, merangkum periode utama pengembangan teori sampai sekarang.

Praktek pengembangan

450 sampai 1750: Pretheoryperiod ontinued pengembangan praktek)

ke tahun 1920an:  praktik tahun

800 sampai tahun 1955: Ilmu pengetahuan umum

lanations of practice dan development of explanatory framework)

1970an: Periode normatif - 1970an sampai 2000: Perhitungan positif praktik dan teori ideal - sebuah kerangka kerja untuk dijelaskan

(21)

000 sampai sekarang: Teori peraturan ositif dan normatif campuran

1.1 Teori akuntansi

KONTEN GARIS BESAR

Buku ini menyediakan hubungan antara isu-isu dalam teori akuntansi,  penelitian dan praktik. Untuk mencerminkan hal ini, buku terbagi menjadi tiga  bagian:

Bagian 1: Teori akuntansi (bab 1-3)

Bagian 2: Teori yang berkontribusi terhadap praktik melalui standar akuntansi (bab 4-10) Bagian 3: Akuntansi dan penelitian (bab 11-14)

Bab 2 dan 3 merinci banyak kerangka kerja konstruksi teori yang berbeda dan kemudian menerapkannya untuk menganalisis contoh dari literatur akuntansi. Bagian 'dari sebuah teori rinci, alat untuk menguji teori dipertimbangkan dan  perkembangan kronologis teori akuntansi dilacak. Memahami komponen  pengembangan teori sangat penting bagi akuntan, tidak hanya mereka yang akan menjadi akademisi, tapi juga mereka yang perlu memahami pilihan metode akuntansi alternatif dan menjelaskan hal ini kepada klien dan pemangku kepentingan. Hal ini  juga penting untuk membedakan antara pengembangan teori yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan alam versus manusia. Proses dan informasi akuntansi merupakan hasil serangkaian interaksi dan keputusan manusia yang kompleks yang mungkin tidak sesuai dengan proses empiris (atau ilmiah) tradisional. Ketika sampai pada menafsirkan perilaku manusia, pendekatan yang benar-benar rasional dan sistematis mungkin tidak berlaku. Untuk menjadi akuntan profesional yang lengkap, seseorang  perlu memahami pendekatan arus utama untuk pengembangan teori, untuk secara khusus mempertimbangkan teori akuntansi, perilaku yang menunjang informasi akuntansi, dan saran yang dibutuhkan oleh klien. Dengan demikian, bab-bab ini menetapkan dasar-dasar mengambil perspektif ilmiah.

(22)

Bab ini menjelaskan bagaimana, seiring waktu, perspektif yang berbeda dari  pengguna laporan keuangan yang berbeda telah mempengaruhi fokus akuntansi. Ini mencakup isu-isu seperti apakah fokus akuntansi adalah pada pelaporan kepemilikan saham di perusahaan atau urusan keuangan perusahaan sebagai entitas operasi yang terpisah. Selain itu, ini bab ini secara umum mendefinisakan bahwa akuntan benar- benar menciptakan 'realitas' mereka sendiri, Artinya, tindakan akuntansi dan - port

adalah hasil dari batasan yang ditarik oleh akuntan untuk membangun entitas pelapor. Pada dasarnya, sejumlah besar pilihan dan keputusan dibuat untuk memastikan bahwa metode akuntansi sesuai dengan entitas pelaporan. Hal itu digunakan untuk menghargai bahwa keputusan, preferensi dan tujuan manusia akan mempengaruhi sudut pandang akuntansi diadopsi, yang pada gilirannya mendorong pilihan akuntansi yang dibuat dalam pencatatan, pengukuran dan pelaporan informasi akuntansi. Bab ini  penting dalam konteks bahwa IFRS telah mengadopsi perspektif pemegang saham dan bukan perspektif entitas saat menentukan fokus akuntansi. Karena pengukuran sangat penting untuk akuntansi, bab 5 memberikan pendahuluan untuk beberapa masalah teknis penting dalam kaitannya dengan pengukuran dan bagaimana  penerapannya teori dan praktik akuntansi. Kita belajar bahwa dalam ukuran  pengukuran mendasar dapat ditugaskan dengan mengacu pada hukum alam, namun dalam akuntansi ada cukup banyak perdebatan mengenai sifat nilai fundamental Kita  juga belajar bahwa akuntansi diturunkan Pengukuran itu tergantung dari pengukuran sebelumnya dua atau lebih lainnya jumlah. Misalnya, kita menghitung pendapatan dan  biaya sebelum keuntungan ditentukan. Pengukuran Fiat adalah yang menghubungkan  bilangan dengan objek atau kejadian dasar definisi sewenang-wenang. Bab 6 memberikan gambaran umum tentang sistem pengukuran akuntansi dari mana prinsip akuntansi nilai wajar dapat dikatakan diturunkan. Bagian pertama menggambarkan akuntansi biaya historis konvensional dan dasar teoritis, kritik dan pertahanan sistem. Selama periode normatif, sistem biaya historis datang diserang, dan teori dikembangkan untuk mengatasi dampak perubahan harga pada penilaian aset dan  penentuan keuntungan. Teori-teori ini terfokus pada pembelian harga (biaya saat ini) atau harga jual (exit prices). Bagian dari bab ini menguraikan pengembangan teori

(23)

dan teknik akuntansi biaya dan harga terkini, ulasan penerapan teknik semacam itu, dan menganalisis dampak pelaporan yang dirasakan biaya saat ini dan inflasi harga keluar. Dengan demikian, bab ini memungkinkan siswa untuk menempatkan menjadi argumen perspektif tentang pengukuran akuntansi dan perdebatan saat ini tentang  pengukuran di IFRS Definisi dan pengukuran aset dan kewajiban merupakan hal yang fundamental menentukan nilai bersih perusahaan dan, dalam banyak kasus,  pendapatan dan ekuitas.

Bab 7 memberikan definisi aset dan masalah pengukuran alamat yang terkait aset berwujud, tidak berwujud dan keuangan. Model atribut pengukuran campuran yang diterapkan oleh IFRS diuraikan serta konsep dan metode di balik perbedaan metode pengukuran Bab 8 berkaitan dengan sisi kredit dari keseimbangan lembar -kewajiban dan ekuitas. Kewajiban didefinisikan dan aplikasi yang terkait dengan menerapkan pengakuan dan kriteria pengukuran campuran terhadap tunjangan karyawan, kewajiban pensiun, ketentuan dan kontinjensi dibahas. Isu saat ini dalam  perdebatan sengit karena IASB dan FASB berupaya memperbaiki standar akuntansi di daerah ini. Bab ini selesai dengan definisi ekuitas sebagai kepentingan residual dalam aset, membahas konsep modal, dan menguraikan perbedaan antara hutang dan keadilan. Perhitungan laba telah menjadi komponen kunci dalam pengukuran akuntansi bertahun-tahun dan membentuk komponen fundamental dalam banyak model penilaian, modal riset pasar, kontrak agensi, masalah perpajakan, isu sosial dan  perilaku dari individu. Bab 9 dan 10 memberikan gambaran umum tentang isu-isu yang dihadapi pada keduanya komponen utama yang digunakan untuk memperoleh  pendapatan - pendapatan dan beban. Diskusi adalah diberikan tentang kriteria  pengakuan –  mulai dari transaksi tunai hingga yang ebih baru konsep seperti akuisisi  pelanggan dinilai dengan harga keluar. Kami menunjukkan bahwa ada kami

menunjukkan bahwa sekarang tidak ada penekanan pada gagasan tradisional tentang realisasi dan ealned. Kami juga membahas konsep pendapatan komprehensif. Biaya didefinisikan dan konsep seperti manfaat ekonomi, biaya kadaluarsa dan biaya  pencocokan dan pendapatan dibahas di Bab 10. Salah satu hasil dari kedua bab ini adalah pertimbangan utama dari sifat keuntungan dan peraturan pengukuran alternatif

(24)

yang dapat menghasilkan perbedaan yang sangat berbeda. tingkat keuntungan yang dilaporkan teori akuntansi empiris positif telah berada di garis depan agenda  penelitian akuntansi akademis selama beberapa dekade. Bab 11 dan 12 berfokus pada filosofi, ruang lingkup dan dampak teori positif tentang pengembangan teori akuntansi. Bab 1 1 merinci perkembangan teori pilihan kebijakan akuntansi dan manajemen pendapatan. Ini berfokus pada teori kontrak, agen dan sinyal, sebagai hasil dari perbedaan antara manajer dan pemegang saham (dan debitur), yang memberi manajer insentif untuk mengelola nomor akuntansi untuk memaksimalkan kekayaan dari diri mereka atau perusahaan. Bab 12 menjelaskan dan menjelaskan  perkembangan teori tentang peran informasi akuntansi di pasar saham. Ini berfokus  pada bukti bagaimana harga saham merespons informasi akuntansi, dan mengapa informasi tersebut harus mempengaruhi harga atau jumlah saham yang diperdagangkan. Peran dan perkembangan teori akuntansi perilaku dijelaskan di Bab 13. Bab ini menjelaskan bagaimana merelaksasi beberapa asumsi yang mendasari teori akuntansi positif dan berfokus pada perilaku individu dan bukan pada perilaku  pasar agregat yang mempengaruhi pemahaman tentang peran laporan akuntansi dan signifikansinya. , dalam berbagai konteks, ke berbagai pihak. Bab terakhir, bab 14, membahas beberapa isu kontroversial baru-baru ini dalam teori akuntansi dan  peraturan. Masalah yang tercakup adalah penggunaan XBRL - sebuah sistem yang memungkinkan pengguna mengekstrak data akuntansi pada tingkat mikro (kurang agregat), dampak Sarbanes-Oxley pada profesi akuntansi dan auditing, peran nilai wajar dalam krisis keuangan global 2008-2009, program konvergensi IASB dan FASB, dan dampak IFRS terhadap auditor. Akhirnya, bab ini diakhiri dengan merangkum sejumlah isu dalam akuntansi keberlanjutan. Bidang penelitian ini semakin berkembang dengan fokus tradisional teori akuntansi tentang masalah keuangan. Ini mengkaji masalah sosial dan lingkungan dalam konteks akuntansi. Topik yang diliputi meliputi Global Reporting Initiatives, isu perubahan iklim dan  penghitungan hak emisi karbon, masalah jaminan, dan perhitungan air. Secara keseluruhan, buku ini bertujuan untuk membantu siswa mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk menafsirkan, mendiskusikan, mengevaluasi dan

(25)

mengkritik teori dan konsep yang bersaing, dan menerapkan elemen teori dan konsep ini ke dalam masalah akuntansi saat ini. Lebih khusus lagi, ini bertujuan untuk membantu siswa mengevaluasi isu-isu terkini seputar pengenalan IFRS secara ilmiah, dengan menggunakan perspektif logika dan empiris.

2 Teori Akuntansi Konstruksi

Setelah membaca bab ini, Anda harus mendapat apresiasi dari hal berikut :

1.  bagaimana pendekatan pragmatis terhadap pengembangan teori berlaku untuk akuntansi.

2. Kritik yang telah diratakan pada akuntansi biaya historis sebagai model teoritis.

3.  Normative true income teori dan pendekatan desicion-usefulness terhadap teori akuntansi.

4. Bagaimana teori-teori positif dibangun.

5. Alternatif pendekatan naturalistik dan pentingnya ontologi.

6. Kesalahpahaman yang terkait dengan pendekatan ilmiah terhadap penelitian akuntansi, dan mengapa mereka salah pengertian.

7. Masalah kontruksi teori auditing

Cara yang berguna untuk mempelajari dan menilai teori akunting adalah mengklasifikasikannya sesuai dengan asumsi yang mereka andalkan, bagaimana rumusannya, dan pendekatan mereka untuk menjelaskan dan memprediksi kejadian aktual. Beberapa klasifikasi yang terbukti paling bermanfaat adalah pendekatan  pragmatik, sintaksis, semantik, normatif, positif dan naturalistik. Pendekatan  pragmatik didasarkan pada pengamatan perilaku akuntan atau mereka yang menggunakan informasi yang dihasilkan oleh akuntan. Pendekatan sintaksis  bergantung pada argumen logis, berdasarkan seperangkat premis, dan pendekatan

(26)

semantik memperhatikan bagaimana teori sesuai dengan peristiwa dunia nyata. Teori normatif bergantung pada pendekatan semantik dan sintaksis. Pendekatan positif menguji hipotesis terhadap kejadian aktual, dan pendekatan naturalistik mempertimbangkan kasus individual dan tidak mencoba untuk menggeneralisasi. Bab ini memberikan beberapa wawasan tentang bagaimana teori akuntabilitas dalam masing-masing klasifikasi ini dirumuskan. Kami juga mencatat beberapa kelemahan dan kritik dari berbagai teori. Bab selanjutnya mempertimbangkan berbagai jenis teori secara rinci sehubungan dengan isu-isu akuntansi tertentu.

TEORI PRAGMATIK

Pendekatan pragmatik deskriptif 

Pendekatan pragmatik deskriptif terhadap konstruksi teori akuntansi adalah  pendekatan induktif - didasarkan pada pengamatan terus-menerus terhadap perilaku akuntan agar dapat menyalin prosedur dan prinsip akuntansi mereka. Oleh karena itu, sebuah teori dapat dikembangkan dari pengamatan bagaimana akuntan bertindak dalam situasi tertentu. Teori ini dapat diuji dengan mengamati apakah akuntan melakukan, pada kenyataannya,bertindak sesuai dengan teori yang diajukan. Sterling menyebut metode ini sebagai ‘pendekatan antropologis’ :

.... Jika antropolog akuntansi telah mengamati bahwa pria akuntansi biasanya mencatat angka 'konservatif' dan generalisasi ini sebagai 'prinsip konservatisme', maka kita dapat menguji prinsip ini dengan mengamati apakah pria akuntansi benar- benar merekam tokoh konservatif atau tidak. Jika antropolog akuntansi mengemukakan 'prinsip keragaman', maka kita dapat menguji prinsip ini dengan mengamati apakah orang akuntansi benar-benar mencatat kejadian serupa dengan cara yang berbeda. Dan seterusnya.

Pendekatan pragmatik deskriptif mungkin adalah metode konstruksi teori akuntansi tertua dan paling umum digunakan. Sampai baru-baru, ini adalah cara yang populer untuk mempelajari keterampilan akuntansi-akuntan masa depan dilatih dengan menjadi magang atau diartikulasikan ke seorang akuntan yang berpraktik.

(27)

 Pendekatan pragmatistik deskriptif tidak mencakup penilaian analitis terhadap kualitas tindakan akuntan; tidak ada penilaian apakah laporan akuntan sesuai dengan keinginannya.

 Pendekatan ini tidak menyediakan teknik akuntansi untuk ditantang, karena itu tidak memungkinkan adanya perubahan. Sebagai contoh, kami mengamati metode dan teknik akuntan dan mengajarkan metode dan teknik itu kepada siswa. Para siswa tersebut akan menjadi praktisi akuntan yang akan kita amati di masa depan untuk belajar apa yang harus diajarkan, dan seterusnya.

 Pendekatan pragmatik deskriptif memusatkan perhatian pada perilaku akuntan,  bukan pada pengukuran atribut perusahaan, seperti aset, kewajiban dan keuntungan. Dalam mengambil pendekatan pragmatik deskriptif, kita tidak  berkepentingan dengan semantik fenomena akuntansi.

Komentar Sterling:

. . . itu adalah penilaian nilai saya bahwa teori akuntansi harus diperhatikan fenomena akuntansi, bukan praktik akuntan, dengan cara yang sama seperti teori Fisika memperhatikan fenomena fisik, bukan mempraktikkan fisikawan.2 Sterling menyimpulkan bahwa pendekatan pragmatis semacam itu tidak tepat untuk akuntansi teori konstruksi Kesimpulannya,tentu saja, berkaitan dengan teori normatif bagaimana akuntansi harus dilakukan daripadateori pragmatis yang menggambarkan real-praktik dunia Pendekatan pragmatik psikologisBerbeda dengan pendekatan pragmatik deskriptif dimana para teoretikus mengamati akuntan 'perilaku, pendekatan pragmatik  psikologis mengharuskan para teoretikus untuk mengamati pengguna' tanggapan terhadap keluaran akuntan (seperti laporan keuangan). Sebuah reaksi oleh pengguna dianggap sebagai bukti bahwa laporan keuangan berguna dan mengandung relevansinya informasi. Masalah dengan pendekatan pragmatis psikologis adalah  beberapa pengguna mungkin bereaksi dengan cara yang tidak masuk akal, beberapa mungkin memiliki respons prekondisi,dan lain-lain mungkin tidak bereaksi kapan seharusnya.Kekurangan ini diatasi dengan berkonsentrasiteori keputusan dan

(28)

mengujinya pada sampel manusia yang besar, bukan berkonsentrasi pada tanggapan individu.

TEORI SYNTACTIC DAN SEMANTIK

Salah satu interpretasi teoritis akuntansi biaya historis tradisional adalah bahwa sebagian besar teori sintaksis Interpretasi ini dapat digambarkan sebagai berikut: input semantik dari sistem adalah transaksi dan pertukaran yang tercatat dalam voucher,  jurnal dan buku besar dari bisnis. Ini kemudian dimanipulasi (dipartisi dan dijumlahkan) berdasarkan premis dan asumsi akuntansi biaya historis. Misalnya, kita asumsikan bahwa inflasi tidak dicatat dan nilai pasar aset dan kewajiban diabaikan. Kami kemudian menggunakan akuntansidouble-entry dan prinsip akuntansi biaya historis hitunglah untung dan rugi dan posisi keuangan. Proposisi individu diverifikasi setiap kali laporan diaudit dengan memeriksa perhitungan dan manipulasi. Namun, akun tersebut jarang diaudit secara spesifik dalam hal apakah dan bagaimana orang akan menggunakannya (tes pragmatik) atau dalam hal apa yang mereka maksud (tes semantik). Di dalam cara, teori biaya historis telah dikonfirmasiberkali-kali. Jika kita anggap seorang Lakatosian Program penelitian, prinsip akuntansi biaya historis  berupa heuristik negatif dan, dalam sudut pandang Kuhnian, paradigma yangdominan. Beberapa teoretikus akuntansi sangat kritis terhadap pendekatan ini. Mereka  berpendapat bahwa teori itu memiliki konten semantik hanya berdasarkan masukannya. Tidak ada empiris yang independen operasi untuk memverifikasi hasil  perhitungan, misalnya 'keuntungan' atau 'total aset'. Ini angka tidak diamati; Mereka merupakan penjumlahan sederhana dari saldo akun, dan Proses audit pada intinya hanyalah perhitungan ulang. Proses audit memverifikasi masukan dengan memeriksa dokumen yang mendasari dan memeriksa perhitungan matematis. Namun, tidak memverifikasi hasil akhir. Ini berarti bahwa bahkan jika laporan akuntansi siap menggunakan sintaks yang sempurna, mereka mungkin memiliki sedikit, jika ada, nilai dalam latihan.

(29)

Ketidakmampuan prosedur ini untuk mengkonfirmasi sebuah teori segera terlihat. Jika Kita harus mencoba untuk mengkonfirmasi teori astronomi, seperti yang dicontohkan oleh yang khusus planetarium, maka orang mungkin mulai dengan memeriksa keakuratan observasional masukan dan satu juga mungkin memeriksa kesalahan dalam perhitungan. Namun, pada titik tertentu Sistem ini akan diverifikasi. Orang akan melihat ke langit untuk melihat apakah bintang-bintang ternyata berada  pada posisi yang ditunjukkan oleh planetarium. Dengan tidak adanya langkah terakhir ini,beberapa kemustahilan bisa terjadi. Pertama, himpunan persamaan bisa menggambarkan situasi apapun, misalnya. sebuah orbit persegi panjang. Jika seseorang membatasi prosedur 'verifikasi' untuk periksa ketepatan input dan kalkulasi ulang, maka orang akan menyatakannya planetarium ini menyajikan cukup posisi  bintang. Satu-satunya cara untuk menemukan itu orbit yang seharusnya atau tidak  boleh berbentuk empat persegi panjang adalah melakukan operasi terpisah dan  bandingkan hasil operasi itu dengan keluaran sistem. Jika cukup dari ini Keluaran dikenai verifikasi independen, teori orbit persegi panjang akan dikonfirmasi atau disconfirmed. Kedua, jika ada dua planetarium prihatin dengan fenomena yang sama namun dengan rangkaian persamaan yang berbeda output yang kontradiktif, maka  prosedur auditing akan mengharuskan keduanya bersertifikat sebagai benar ketika setidaknya salah satu dari mereka tentu salah. Akhirnya, nomornya dari rangkaian  persamaan yang berbeda dengan keluaran yang berbeda adalah tak terbatas.

Artikel berikut menunjukkan pentingnya memastikan bahwa sintaks dan Semantik tidak hanya benar, tapi juga lengkap.

Apakah harga saham naik saat keuntungan membaik?

Bonus Melunakkan Pembekuan Upah By Sue Mitchell

Metcash telah membekukan gaji karyawan dan biaya direktur non-eksekutif namun telah melunakkan serangan bagi eksekutif senior dengan menawarkan

(30)

 pembayaran retensi jangka panjang sebesar $ 1 juta.

Penawaran retensi bersyarat pada Metcash mencapai senyawa 8 persen kenaikan laba bersih per saham selama lima tahun ke depan sementara penawaran sebelumnya, masuk ke dalam pada tahun 2006 dan 2007, bersyarat pada pencapaian- pencapaian pendapatan per saham gabungan masing masing 12,5 persen dan 10  persen.

Tingkat rintangan yang menurun untuk bonus retensi mencerminkan prospek  pertumbuhan yang melambat. Metcash setelah akuisisi $ 900 juta untuk operasi Foodland di Australia pada tahun 2005. "Memosting akuisisi cukup banyak akses terhadap sinergi potensial ... sampai batas tertentu sebagian besar telah mengalir, "kata analis Deutsche Bank Kristan Walker.

Metcash meningkatkan pendapatan per saham sebesar 13,3 persen pada tahun 2009 dan meramalkan pertumbuhan yang lebih tinggi tahun ini, mendorong penjualan dan pendapatan melalui kombinasi pertumbuhan organik dan akuisisi.

Saham metcash naik 7c menjadi ditutup pada $ 4,29 kemarin.

Sumber : The Australian Financial Review, 31 July 2009, p.45, www.afr.com

Pertanyaan

1. Artikel tersebut menggambarkan reaksi pasar terhadap berita akuntansi. Deskripsi ini menyediakan contoh pendekatan mana terhadap teori?

(a) pragmatis (b) sintaksis (c) semantik

Jelaskan jawabanmu.

2. Pertimbangkan silogisme berikut ini:

Ketika sebuah perusahaan melaporkan prospek yang lebih baik dari sebelumnya, investor memaksa perusahaan tersebut agar harga saham meningkat.

 Metcash adalah perusahaan yang telah melaporkan earning per share lebih  baik dari sebelumnya.

Gambar

TABEL 2.1 Six basic ontological assumption sets

Referensi

Dokumen terkait

Perguruan tinggi sebagai unit yang menghasilkan lulusan akuntansi sebagai sumber daya manusia dari profesi akuntan harus mempersiapkan diri untuk menghadapi konvergensi IFRS

Dalam melaksanakan tugasnya tanggung jawab seorang akuntan tidak hanya memenuhi kebutuhan klien, namun akuntan harus mengikuti standar profesi yang belandaskan pada

Penelitian yang dilakukan Nuraini (2014) menunjukkan bahwa penerapan standar akuntansi keuangan internasional (IFRS) di Indonesia dapat meningkatkan kualitas informasi akuntansi,

Dalam melaksanakan tugasnya tanggung jawab seorang akuntan tidak hanya memenuhi kebutuhan klien, namun akuntan harus mengikuti standar profesi yang belandaskan pada

Standar Akuntansi Keuangan Internasional dalam proses konvergensi secara penuh dengan International Financial Reporting Standard (IFRS) yang dikeluarkan oleh IASB, suatu

Perguruan tinggi sebagai unit yang menghasilkan lulusan akuntansi sebagai sumber daya manusia dari profesi akuntan harus mempersiapkan diri untuk menghadapi konvergensi IFRS

Konvergensi bertahap menuju IFRS telah dilakukan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dengan revisi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang telah disesuaikan

Perguruan tinggi sebagai unit yang menghasilkan lulusan akuntansi sebagai sumber daya manusia dari profesi akuntan harus mempersiapkan diri untuk menghadapi konvergensi IFRS