• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISA FATIGUE KAPAL BULK CARRIER DWT MENGGUNAKAN PROSEDUR COMMON STRUCTURAL RULES FOR BULK CARRIER (CSR)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ANALISA FATIGUE KAPAL BULK CARRIER DWT MENGGUNAKAN PROSEDUR COMMON STRUCTURAL RULES FOR BULK CARRIER (CSR)"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2 Hidrodinamik pressure P1 dan P2  Load
Gambar 3 very fine mesh
Tabel 3 koefisien
Gambar 7 Variasipembebanan model  Variasi  pembebanan  diambil 3 variasi  Pembebanan  sesuai  dengan  jenis  kapal  bulk  carrier jenis B
+3

Referensi

Dokumen terkait

Secara garis besar, Analisa teknis yang dilakukan yaitu kapal hasil konversi harus dapat memenuhi beberapa kriteria seperti: karakteristik ruang muat kapal bulk carrier,

Dengan melakukan pencarian menggunakan proses optimasi genetika atau metode genetic algorithm dengan pengujian tool star protection ETAP 12 pada relay kapal

Besar tegangan maksimun yang terjadi pada pembebanan Kondisi Flooding pada ruang muat no.1 sebesar 295.99 Mpa (N/mm 2 ) dengan nilai faktor keamanan konstruksi sebesar

Untuk analisa tegangan geser akibat beban momen torsi dengan perhitungan manual, terdapat bagian konstruksi yang mengalami tegangan geser terbesar yang melebihi criteria regulasi

Hasil analisa dengan software berbasis metode elemen hingga berupa tegangan von mises dan konstruksi double bottom yang paling kritis pada beberapa kondisi

Dari semua hasil kondisi pembebanan pada struktur midship kapal Crude Oil Tanker 6500 DWT, hasil analisa tegangan geser maksimum dengan metode elemen hingga

mengetahui umur kelelahan struktur konstruksi Metode : menggunakan motode elemen hingga Hasil: , tegangan terbesar untuk sambungan pembujur sisi terjadi ketika kondisi muatan