• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

4.1. Kategorisasi Film

4.1.1.Gambaran Umum Bad Teacher

Judul Film : Bad Teacher Jenis Film : Drama Komedi Sutradara : Jake Kasdan Produser : Jake Kasdan Durasi : 1 jam 38 menit 4.1.2 Profil Bad Teacher

Bad Teacher adalah salah satu dari film produksi Colombian Picture yang dibintangi oleh Cameron Diaz yang membintangi film yang terkenal yakni Charlie Angels. Cameron Diaz memuali karirnya tahun 1992 yang sudah dikenal salah satu filmnya yakni The Mask. Cameron

(2)

Diaz kali ini berperan sebagai karakter utama sebagai antargonis yang berprofesi sebagi seorang guru yang tidak peduli terhadap murinya.

Bad Teacher juga dibintangi oleh Justin Timberlake yakni dikenal sebagi pemusik dalam dunia Hollywood. Kali ini Justin memerankan sebagai guru pengganti yakni Scoot Delecore sebagai tirtagonis sebagai penegah konflik kencan antara Cameron Diaz dan juga Lucy Punch dalam film Bad Teacher. Guru pendamping Cameron Diaz yakni Phyllis Smith juga salah satu pencipta karakter dalam film Inside Out yang merupakan karakter psikologi manusia yang digambarkan dalam animasi 3 dimensi produksi Disney.

4.1.3 Konsep Film

Dalam Film Bad Teacher tanda-tanda yang diteliti adalah menggenai penggambaran karakter guru yang melakukan kekerasan terhadap murid dalam sekolah yang ada. Tanda yang ada dalam bentuk kekerasan secara verbal secara fisik dan juga non verbal secara bahasa. Dimana karakter utama Elizabeth dalam mengajar mengutamakan mencari jodoh dan mengabaikan pekerjaanya sebagai seorang guru yang ada.

Konfliknya dengan Amy akan cara mengajar dan juga merebut kekasih. Maka Elizabeth beniat membesarkan buah dada yang ada demi menarik Scoot. Namun usaha yang dilakukan tidak emmbawa hasil dimana Scoot hanya menganggap Elizabeth sebagai teman. Elizabeth juga mengabaikan ujian yang ada terhadap murid-murid yang ada.

(3)

Pada suatu ketika dalam acara guru Elizabeth sadar karena salah satu rekannya memberikan nasihat jika ia menang dalam ujian negara maka ia mendapat bonus besar. Elizabeth melakukan cara kekerasan secara verbal dan nonverbal. Pada akhir cerita Elizabeth berhasil menyingkirkan Amy dan juga mendapatkan posisi baru sebagi pembimbing murid.

4.1.4 Sinopsis Film Bad Teacher

Elizabeth Halsey (Cameron Diaz) adalah seorang guru Chicago yang mengutuk pada murid-muridnya, minuman berat, dan mengambil jumlah berlebihan obat. Elizabeth berencana untuk menikah tunangan kaya, tapi ketika diputuskan maka ia mengalami kesedihan, dan mencoba untuk menang atas guru pengganti Scott Delacorte (Justin Timberlake), juga kaya. Rekan mereka, Amy Squirrel (Lucy punch) juga mengejar Scott, sementara guru Phys ed Russell Gettis (Jason Segel) adalah membuat kemajuan pada Elizabeth.

Halsey telah merencanakan untuk mendapatkan payudara impian untuk mengesankan Delacorte, tetapi tidak mampu akan biaya operasi. Untuk membuat keadaan menjadi lebih kurang medukung untuk Halsey, Delacorte mulai memiliki perasaan untuk Squirrel dan hanya memandang Halsey sebagai teman. Elizabeth mencoba untuk mengumpulkan uang untuk operasi dengan berpartisipasi dalam dirinya 7-kelas cuci mobil kelas dan dengan menarik orang tua untuk memberikan uang untuk perlengkapan sekolah lagi. Usahanya, bagaimanapun, adalah sia-sia.

(4)

Elizabeth kemudian belajar dari bonus bagi guru yang mendapatkan skor tertinggi negara kelas. Halsey memutuskan untuk mengubah gayanya mengajar, pergi dari seorang guru yang hanya menunjukkan film ke orang yang membuat murid-muridnya belajar keras untuk ujian mendekat. Sayangnya, perubahan gaya mengajar dan usahanya untuk mempersiapkan murid-muridnya tidak cukup, karena mereka mencetak rendah pada kuis Elizabeth memberi. Sementara itu dia mulai persahabatan dengan Gettis, guru olahraga, dan Squirrel dan Delacorte mulai berkencan.

Halsey kemudian memutuskan untuk mencuri ujian negara dengan menyamar sebagai wartawan melaporkan bias rasial ujian ini. Ketika rektor di wawancara, menjelaskan dia tidak bisa memberinya ujian karena protokol, ia resort untuk merayu dan membius rektor di kantornya dan mencuri itu. Elizabeth juga mengambil gambar telanjang dia sebagai asuransi dalam kasus saat tertangkap. Sebulan kemudian Halsey menang bonus dan membayar janji untuk mendapatkan payudaranya membesar.

Ketika Elizabeth mendengar tentang perjalanan lapangan kelasnya adalah mengambil, yang Delacorte dan Squirrel akan chaperone, Elizabeth menempatkan poison ivy pada apel dan daun di meja Squirrel untuknya untuk makan, menyebabkan dia tidak bisa pergi pada perjalanan lapangan, dan Halsey menggantikan dia. Pada field trip dia menggoda Delacorte dan mereka berhubungan seks, yang Squirrel tahu melalui Halsey meninggalkan 'mengungkapkan' pesan suara di telepon selulernya. Dia juga menyarankan salah satu dari murid-muridnya pada melepaskan naksir

(5)

yang tidak suka kepada murid karena murid terlalu dangkal, menyebabkan gadisnya untuk mencerminkan sejenak tentang bagaimana murid telah dangkal juga dengan kepentingan cintanya.

Setelah mendengar pesan Halsey, Amy menukar mejanya dengan Halsey dalam rangka untuk mendapatkan seseorang untuk membuka mejanya baginya untuk menemukan bukti bahwa Halsey memenangkan bonus tidak adil.Amy menginformasikan kepala sekolah dan pertemuan diatur untuk Halsey membahas masalah ini dengan kepala sekolah dan pengawas. Elizabeth berhasil lolos dengan kenakalan dia melalui pemerasan dan memberitahu mereka bahwa beberapa guru di sekolah yang melakukan narkoba. Ketika polisi mencari sekolah, mereka menemukan obat di meja Halsey (yang sekarang di kelas Squirrel), sehingga melemparkan kecurigaan ke Squirrel, yang pindah ke sekolah lain oleh inspektur.

Dengan Squirrel pergi, Delacorte mencoba untuk mendapatkan percikan api akan dengan Halsey. Dia, bagaimanapun, ternyata Elizabeth turun karena menyadari bahwa sang guru memiliki hal yang lebih baik pergi dengan Gettis. Tahun ajaran berikutnya terlihat bahwa Halsey tidak mendapatkan pembesaran payudara karena sang guru merasa tidak membutuhkannya, dan terlihat baik-baik saja. Elizabeth juga tampaknya ramah terhadap rekan kerja, dan telah memulai hubungan dengan Gettis. Juga, bukannya kembali ke kelas bahasa Inggris-nya, Halsey sekarang baru Bimbingan Penasihat sekolah.

(6)

4.1.5 Karakter Pemeran Bad Teacher No Artis Pemeran 1 Cameron Diaz Elizabeth Halsey 2 Lucy Punch Amy Squirrel 3 Justin Timberlake Scott Delecore

(7)

4 Jason Segel Russel 5 Phyllis Smith Lynn 6

John Michael Higgins

Kepala Sekolah Snur

4.2 Hasil Penelitian

Adegan-adegan yang ada dalam film akan dibedah dan analisis untuk mengetahui sisi mana yang tidak sesuai dengan perilaku guru yang benar. Adegan

(8)

tersebut etika yang kurang baik dilakukan di depan para murid yang ada. Makna denotasi dan konotasi dari Roland Barthes akan mengetahui dari sisi mana adegan tersebut berserta analisis dari alasan kenapa itu menjadi salah yang kemudian dibenarkan dalam etika yang ada. Berikut adalah analisis :

Tabel 4.1

Guru Tidak Peduli Tehadap Anak Menangis

Penanda Petanda

Elizabeth berbalik badan di depan anak

menangis Elizabeth tidak peduli terhadap anak yang menangis karena Elizabeth malas menanggapinya dan mementingkan dirinya sendiri

Analisis :

Guru seperti ini sangatlah buruk karena tidak memiliki rasa simpati terhadap anak. Seharusnya guru yang baik adalah peduli terhadap masalah anak yang ada. Hasil wawancara adalah dimana guru seharusnya membantu siswa yang sedang dalam kesusahan. Dunia sekolah merupakan rumah kedua bagi anak dan harusnya membuat nyaman dana man. Guru adalah orang kedua setelah dari orang tua patut memberikan contoh yang baik dan beretika

(9)

Tabel 4.2

Amy Menyerang Elizabeth Di Kelas

Penanda Petanda

Amy duduk di meja serta Elizabeth

berdiri dengan muka cemberut Amy mengucapkan selamat kembali terhadap Elizabeth dengan tidak disukai oleh Elizabeth karena tidak kenal satu sama lain namun sok dalam pemberian simpati yang ada Analisis :

Amy memiliki sisi tidak baik dimana sikap dan kata yang dikatakan secara nonverbal mengejek Elizabeth ketika kembali mengajar di sekolah. Amy tidak menyukai Elizabeth kembali mengajar. Narasumber menyebutkan masalah disini adalah Elizabeth tidak mengenal Amy secara baik begitupun juga Elizabeth. Namun dari gaya bahasa Amy menunjukan tidak suka dengan kembalinya Elizabeth di dalam sekolah. Sifat seperti ini sangatlah buruk dimana penilaian Amy kepada Elizabeth cenderung negatif sehingga menyebabkan konflik yang berakibat buruk dalam bekerja.

(10)

Tabel 4.3

Elizabeth Berencana Membesarkan Dada

Penanda Petanda

Majalah selebriti yang di beri tanda

bintang oleh Elizabeth Elizabeth menandai artis yang memiliki dada yang besar Analisis :

Elizabeth menginginkan dada yang besar untuk menarik pria. Namun ia tidak memikirkan kalau Elizabeth berada di lingkungan sekolah. Narasumber mengatakan bahwa bagian dada wanita yang besar menggambarkan sesualitas dan aura sex yang tinggi. Sebenarnya boleh saja membesarkan namun akan menjadi masalah jika berada di lingkungan sekolah dimana kondisi yang ada berada dalam lingkungan remaja dimana pada saat itu mereka lagi menjalankan masa puber. Maka itu mereka akan tergoda dan menyebabkan membuat gairan, sebab itu guru haruslah berkorban demi pekerjaan dan mampu memberikan bimibingan yang baik bagi semua siswa yang ada. Makna yang ada guru seharusnya tidak menonjolkan bagian intim lewat buah dada dalam mendidik anak karena menyebabkan sang anak tersebut akan berpersepsi ganda mulai tergoda, bahkan bernafsu .

(11)

Tabel 4.4

Elizabeth Tidak Bersemangat Dalam Mengajar

Penanda Petanda

Elizabeth matikan lampu dengan

muka cemberut Elizabeth kesal karena masih Mengantuk dan tidak ingin mengajar dalam kelas sehingga ketika melepaskan kacamata terlalu terang dalam suasana yang ada hingga Elizabeth mematikan lampu

Analisis :

Guru seperti ini karena sudah merasa malas untuk mengajar maka ia tidak memperhatikan serta tidak mau kenal dengan murid. Narasumber mengatakan bahwa Elizabeth tidak mengatur antara jadwal kerja dan juga liburan yang dimana waktu yang ia pakai sebelum masuk adalah dimana masuk ke bar mencari jodoh hingga larut malam. Elizabeth mencampurkan waktu-waktu tersebut sehinga kurang perhatian terhadap anak didiknya.

(12)

Tabel 4.5

Guru Yang Tidak Berterima Kasih Pemberian Di Depan Murid

Penanda Petanda

Elizabeth menujuk murid yang

membawa kue dengan muka cemberut Elizabeth menyuruh muridnya meletakan kue di atas meja karena sedang sibuk dengan membereskan isi tas dan tidak ingin diganggu

Analisis :

Elizabeth mendapatkan perhatian dari muridnya dengan pemberian kue dari Ibu sang murid tersebut namun tidak di respon oleh Elizabeth. Guru seperti ini sangatlah tidak cukup hanya dengan pemberian kue untuk mendapat perhatiannya. Etika guru yang baik adalah berterima kasih ketika di beri oleh murid yang ada dan juga menurut narasumber adalah kita mengajarkan kesopanan terhadap siswa lewat dari ucapan yang sangat sederhana. Ucapan itu terima kasih, tolong dan syukur.

(13)

Tabel 4.6

Elizabeth Memutarkan Film Kepada Murid

Penanda Petanda

Elizabeth menunjuk murid Elizabeth menyuruh anak untuk mengambil DVD player yang betema dewasa dan

televise. Setelah itu Elizabeth tidur ketika murid menonton.

Analisis :

Elizabeth masih mengantuk saat pertama kali mengajar. Maka itu ia hanya menyuruh anak untuk menonton. Guru ini selain malas dan tidak lauyak memutarkan video yang bertema kekerasan. Pertama kali masuk yang ada yang benar adalah pengenalan dan memberikan aturan yang ada. Analisis yang ada dunia anak adalah dimana mereka masih belajar dan menirukan apa yang mereka lihat dari oarng disekitarnya terutama di sekolah pada saat pelajaran. Maka itu dalam contoh yang ada sangatalah fatal memperlihatkan film yang bertemakan dewasa apalagi dengan tema yang sama pendidikan dengan anak yang bermasalah.

(14)

Tabel 4.7

Guru Tidak Menyukai Kue Di Depan Murid-Murid

Penanda Petanda

Elizabeth memuntahkan kue pemberian

muridnya Elizabeth tidak menyukai kue dari murid tersebut dan memuntahkan kue di depan para murid dalam etika guru yang seharusnya tidak boleh

diperlihatkan secara langsung Analisis :

Guru seperti ini melanggar dua etika yakni makan di dalam kelas dan juga tidak suka dengan cara memuntahkan. Analisis penulis selaku perbuatan tersebut adalah dimana etika buruk secara nonverbal adalah memuntahkan di depan murid-murid yang ada. Tradisi yang ada menurut narasumber dimana pemberian orang lain sekecil apapun disukai oleh sang pemeberi hanya saja jika tidak suka ia tidak secara kasar didepan oarng tersebut apalai di depan massa. Guru yang satu ini memuntahkan di depan murid sehingga menyebabkan rasa tidak suka terhadap siswa yang memberi kue terhadap Elizabeth.

(15)

Tabel 4.8

Murid Menonton Film Bertema Dewasa

Penanda Petanda

Murid Menonton “Stand and Deliver” Murid menonton film bertemakan kenakalan, kekerasan, dan percabulan. Elizabeth pun tertidur ketika murid melihat film yang ada.

Analisis :

Guru seperti ini sangat fatal mengajar anak-anaknya menonton film. Film yang diputarkan bertema kekerasan nakal dalam kelas dan juga percabulan yakni hamil di luar nikah. Guru yang sudah mentaati peraturan dalam dunia pendidikan karena sudah keluar dari jalur etika pendidikan. Narasumber berpikir seharusnya film dewasa ditujukan kepada orang yang mengerti akan kendala yang ada dalam film. Apabila dilihat leh anak-anak akan menjadi salah dan dapat ditiru kemungkinan besar menjadi daya imajenasi yang akan dibuat oleh anak-anak itu. Maka anak-anak haruslah didik dengan benar layaknya kita terdahulu didik dengan orang tua kita secara wajar.

(16)

Tabel 4.9

Sesama Guru Memprotes Cara Kerja Di Depan Murid

Penanda Petanda

Amy menujuk Elizabeth dengan muka

cemberut Amy menyuruh Elizabeth dengan tidak suka akan gaya mengajar dan juga ketika mengawasi para murid yang sedang makan siang

Analisis :

Amy menunjukan lagi secara non verbal dengan mengatur cara mengajar Elizabeth. Meski perduli secara benar tetapi menganggu hak asasi karena semaunya pengajar dia mau mendidik secara benar atau tidak benar. Tetapi cara seperti ini tidak dibenarkan karena Amy melontarkan secara non verbal. Etika yang baik seharusnya Emy berbicara langsung dalam inti dalam pembelajaran atau tidak ikut campur dalam urusan Elizabeth. Analisis yang didapat para guru pastinya mempunyai metode cara mereka masing-masing dalam mendidik anak. Meski tujuan Amy baik namun tidak layak menegur depan para murid yang ada hal ini akan menurunkan kreadibilitas dari guru yang ada di depan murid mereka.

(17)

Tabel 4.10

Guru Yang Tidak Beretika Di Depan Murid

Petanda Penanda

Elizabeth memegang handphone, menaikkan kaki di atas meja, dan memegang remote

Elizabeth bermain hanphone membalas pesan yang ada,

dan mematikan DVD dari film yang bertema kekerasan karena bel berbunyi yang menandakan jam pulang

dihadapan murid Analisis :

Pengajar seperti ini sunggu memberikan contoh tidak baik secara etika guru. Elizabeth mengajar dengan tidak sopan dalam duduk, mementingkan diri sendiri serta tidak peduli terhadap anak didik yang ada. Pendidik yang baik seharusnya duduk secara sopan dan tidak bermain hanphone dengan khusus juga memberikan perhatian kepada murid-murid yang ada. Analisis yang ada adalah guru seharusnya memberi contoh dalam etika karena dimana etika buruk maka buruk pula murid yang meniru. Semua itu murid meniru apa yang guru lakukan merupakan implementasi dalam kehidupan yang ada.

(18)

Tabel 4.11

Guru Terseksi Saat Mencuci Mobil Di Sekolah

Penanda Petanda

Elizabeth berpakaian seksi serta membawa peralatan pembersih mobil dan di lihat oleh murid di sekolah

Elizabeth siap mencuci mobil menarik pelanggan dengan bergaya seksi di lihat dari belakang oleh murid yang melihat dibelakang Analisis :

Guru seperti ini sangat tidak mempunyai moral dimana kita menganut etika aliran timur sehingga harus menghormati serta menjaga norma yang ada mengingat berada di lingkungan sekolah. Etika kerja sebetulnya tidak mempermasalahkan namun yang menjadi tidak benar adalah tempat dan komunitas yang ada. Elizabeth menarik pelanggan dengan bergaya seksi namun di hadapan murid. . Hal semacam ini dapat menimbulkan persepsi bahwa tampilan seksi membuat penggila seks atau yang disebut hiper sexual.

(19)

Tabel 4.12

Amy Mengeluh Di Toliet Pria Siswa Hadapan Banyak Murid

Penanda Petanda

Amy memasuki toilet pria dengan

banyak murid Amy memasuki toilet pria dengan tidak sabar secara paksa karena ingin mengadukan perbuatan Elizabeth akan adegan cuci mobil kepergok menghitung hasil uang dalam pencucian yang ia ambil

Analisis :

Guru Amy adalah wanita yang berani melanggar etika dan seperti ini sangatlah buruk dimana toilet pria dimasuki. Guru yang baik adalah menunggu saat waktu tepat bukan dimana saat mengeluh salah satu pemimpin lagi masuk ke toilet. Jenis kelamin punya tempat pembuangan sendiri, tapi sang guru tetap masuk ke dalam toilet tersebut hanya untuk melampiaskan kekesalan terhadap kepala sekolah yang berada di toilet maka itu sebaiknya sabar dan melampiaskan kekeksalan di tempat lain

(20)

Tabel 4.13

Guru Tidak Membaca Catatan Sekolah Di Hadapan Murid

Penanda Petanda

Sekertaris menujuk surat memo

kepada Elizabeth Sekertaris mengingat kan Elizabeth ada ujian buat para murid dalam memo yang diberi namun tidak baca oleh Elizabeth sehinngga ia tidak memepersiapkan ujian yang ada Analisis :

Elizabeth tidak mengetahui ada ujian besar karena tidak pernah membaca memo yang ada. Guru seperti ini sudah tidak layak untuk mengajar karena selain tidak peduli terhadap kabar juga tidak menginformasi kepada murid yang ada. Guru seharusnya mencari informasi dan membaca memo yang ada serta menginformasikan kepada para murid.

(21)

Tabel 4.14

Elizabeth Tidak Mementingkan Ujian Kelas

Penanda Petanda

Elizabeth membawa ujian ke depan dengan muka cemberut salah satu muridnya

Elizabeth menaruh ujian dengan tidak peduli terhadap murid yang berada di depan. Elizabeth menggangap tes tersebut tidaklah terlalu penting bagi dirinya namun bagi muridnya itu sangat berarti

Analisis :

Guru seharusnya membagikan dengan senang kalau tidak tidak dengan muka cemberut secara non verbal. Tapi yang terjadi dalam gambar adalah sang guru malas membagikan ujian dan tidak menginstruksikannya secara baik. Analisis dari naarasumber mengatakan bahwa ujian adalah moment terpenting dalam pelajaran yag ada bagi murid merupakan tes untuk menguji sejauh mana mereka belajar. Seorang guru pastinya akan mempersiapkan untuk hal itu menjelang ujian berada tetapi dalam gambar malah sebaliknya ujian sebai ujian yang tidak penting maka itu sangatlah tidak efisien dalam penilaian sebagi guru yang benar.

(22)

Tabel 4.15

Guru Menerima Suap Dari Orang Tua Murid

Penanda Petanda

Elizabeth berjabat tangan dengan orang

tua murid dengan memberikan uang Elizabeth menerima uang dari orang tua murid yang menyuruh memperhatikan anak yang ada dalam kelas

Analisis :

Sebenarnya kita tidak bisa menolak pemberian uang namun pemberian yang ada dalam gambar tersebut adalah salah. Dimana kesalahan tersebut uang digunakan untuk mencapai tujuan sang guru yakni operasi dan tidak akan mau tahu akan urusan orang tua yang diserahkan kepada Elizabeth. Guru yang baik dia akan menjelaskan anak didiknya dan sebisa mungkin menghindar yang berhubungan dengan suap kalau tidak reputasi guru tersebut akan menjadi buruk dan juga kejatuhan dari dunia pendidikan hanya dengan suap sang guru bisa menjadikannya benar dari hal yang salah dan itu digunkan untuk kebutuhan pribadi.

(23)

Tabel 4.16

Guru Merokok Di Depan Murid

Penanda Petanda

Elizabeth merokok di depan murid Elizabeth memakai narkoba di dalam mobil dengan kondisi depan

Murid yang ingin memberikan kue terhadap Elizabeth

Analisis :

Kesalahan yang paling tidak di tolerir dan beresiko kehilangan pekerjaan adalah memakai narkoba. Sebenarnya budaya barat mengajarkan merokok untuk menghangatkan diri dari musim dingin. Kebiasaan itu hanya di gunakan pada saat sudah dewasa. Namun Elizabeth mengajarkan lebih dini terhadap anak didiknya untuk memakai obat maka irtu sangatlah fatal berakibat buruk secara etika dan norma.

(24)

Tabel 4.17

Guru Tidak Suka Dengan Muridnya

Penanda Petanda

Elizabeth makan bersama keluarga

muridnya dengan cepat Elizabeth makan di rumah murid dengan tidak senang karena murid tersebut tertutup dan sensitive. Hal salah satu tidak disukai Elizabeth dalam suasana yang ada dalam keluarga namun terpaksa Analisis :

Guru yang baik seharusnya menerima ajakan dari orang tua jika di undang ke dalam acara makan dengan rasa syukur dan senang. Sebaliknya Elizabeth tidak senang karena murid tersebut terlalu tertutup dan lugu. Maka itu Elizabeth hendak ingin cepat pulang. Guru yang baik meski tidak suka terhadap murid hendaklah memberikan perhatian yang cukup agar si anak belajar pintar dan displin dalam etik dan diluar itu Elizabeth juga tidak sopan terhadap keluarga.

(25)

Tabel 4.18

Guru Menyimpan Narkoba dan Minuman Keras

Penanda Petanda

Elizabeth membuka meja rahasia yang berisi narkoba dan minuman alkhohol di kelas

Elizabeth hendak membuka meja rahasia dan hendak minum saat pelajaran

berlangsung dengan murid yang focus melihat film didepan kelas

Analisis :

Elizabeth tipikal guru yang cerdik menyembunyikan barang berbahaya. Elizabeth menggunakan pada saat murid sedang melihat DVD. Elizabeth minum alcohol saat jam pelajaran berlangsung. Maka itu etika dalam dunia yang ada di Amerika guru yang banyak melanggar peraturan di pindahkan ke sekolah yang bermasalah dengan murid-murid yang ada. Selain itu ada juga penyalahgunaan meja yang ada dalam kelas sebagai tempat menyimpan minuman keras dan juga narkoba yang seharusnya tidak pada lingkungan sekolah.

(26)

Tabel 4.19

Guru Mengajar Dengan Kekerasan

Penanda Petanda

Elizabeth melempar bola basket ke

salah satu muridnya Elizabeth melempar bola basket ke salah satu murid yang tidak bisa menjawab pertanyaan yang diberikan karena sudah terlalu banyak murid yang tidak bisa menjawab

Analisis :

Elizabeth mengubah cara belajar yang ada dalam kelas dari 0 langsung ke 180 derajat. Murid yang sudah terlampay malas jadi dipaksa keras oleh sang guru untuk belajar. Maka itu ia pun memakai cara kekerasan agar muridnya bisa menjadi belajar. Guru yang seperti ini tidak di bolehkan memakai cara kekerasan dan juga kalau mengubah cara mengajar hendaklah lakukan dengan proses yang perlahan-lahan namun memenuaikan hasil yang ada. Kasus semacam ini banyak terjadi di Indonesia keterkaitannya dalam mendidik anak sampai-sampai tidak hanya guru namun orang tua juga akan melakukan jika susah mengajar anak yang ada

(27)

Tabel 4.20

Guru Memberikan Umpatan Di Lembaran Ujian

Penanda Petanda

Elizabeth menilai hasil ujian yang dia

berikan kepada murid Elizabeth menilai dengan menghina secara kasar terhadap murid yang tidak bisa menjawab dengan benar dan tidak sempurna

Analisis :

Elizabeth memberikan test kemudian menilai hasil ujian tersebut. Banyak sekali muridnya yang tidak bisa menjawab secara benar dari pertanyaan yang dia berikan. Elizabeth menilai dengan cara kasar dengan melontarkan kalimat umpatan. Guru seharusnya menilai memberikan point secara benar dan tepat tidak menggunakan umpatan yang ada. Keterkaitannya dalam penilaian seharusnya guru hanya memberikan point yang tidak mengumpat karena menyebabkan sang murid dapat malas menjawab bahkan dapat mengarang dengan tidak benar dan tidak sesuai dengan yang kita harapkan.

4.3 Pembahasan

Penulis melakukan penelitian dengan karakter yang ada dalam adegan-adegan yang ada dalam perscene. Adegan yang akan dibahas merupakan

(28)

karakter-karakter guru dan juga murid yang ada mengenai etika baik atau buruknya dalam film. Penelitian dilakukan terkait dengan pemeran utama serta pemeran pembantu yang terlibat dalam adegan tersebut.

Karakter guru yang ada akan memberika cara dalam mendidik anak dalam film tersebut serta dapat di nilai secara etika yang ada dalam film tersebut. Tujuan inilah yang akan peneliti lakukan untu dapat memberikan pembelajaran kepada mahasiswa maupun dosen di universitas Mercubuana. Pembelajaran juga sebagai contoh yang dapat dipelajari mengenai etika yang ada dalam karakter film “Bad Teacher”.

Karakter dalam film ”Bad Teacher” adalah dimana terjadinya interaksi secara verbal dan nonverbal terhadap murid dan rekan kerja yang ada di lingkungan sekolah. Pesan yang disampaikan dalam film adalah dimana tingkah laku yang diperankan oleh kedua karakter yakni Elizabeth dan juga Lucy Punch. Perilaku Elizabeth dilakukan secara verbal oleh muridnya dengan perlakukan buruk sedangkan perilaku non verbal dilakukan oleh Amy selaku rekan kerja Elizabeth. Amy memiliki jendela ganda yakni jendela depan dan jendela belakang yang berbeda. Sedangkan Elizabeth hanya memiliki jendela depan dalam peran film tersebut. Amy menyerang Elizabeth secra nonverbal dari perilaku-perilaku yang tidak suka dengan Elizabeth mengajar kembali, cara Elizabeth mengajar, dan juga lainnya dalam hasil penemuan yang ada.

Dalam film ini juga mengingatkan kita bagaimana karakter pendidikan di Indonesia saat ini. Komunikasi massa yang dilakukan oleh guru kebanyakan terkadang membuat siswa kurang konsentrasi dan juga perhatian yang ada

(29)

sehingga menjadi tidak efektif. Hambatan dari komunikasi yang ada mulai dari alat indera yang terbatas yang dilakukan guru terhadap masing-masing murid yang harus benar-benar mengerti akan penjelasan sang guru dan juga terkadang dengan berisiknya para murid. Pada film Bad Teacher hambatan yang ada sangatlah buruk dimana guru yang ada tidak peduli dengan anak didiknya serta memberikan tontonan yang bersifat dewasa. Maka yang ada dalam stimuli anak yang ada adalah banyak persepsi mulai dari kenapa mereka tidak meniru, ada yang dapat belajar dari film bertema kekerasan tersebut, ada yang bosan, dan juga lainnya. Pada pengajaran yang benar juga terdapat halangan dimana perubahan yang dilakukan sangatlah menjadi kejutan bagi siswa dan siswa sendiri mendapat kekerasan yang fatal.

Film Bad Teacher adalah film komedi dari bidang pendidikan yang ada. Pemeran yang terkenal yakni Cameron Diaz dan juga Justin Timberlake merupakan penyanyi era 80 hingga 90an. Media massa dari film tersebut yang diproduksi dari salah satu production house yang terkenal yakni Colombian Picture. Beberapa gambar dari hasil penemuan yang ada merupakan hasil beberapa scene yang diambil dalam film tersebut. Analisis yang digunakan adalah semiotika milik Roland Barthes yang membahasa akan makna asli (denotasi) dan juga makna ganda (konotasi). Selain itu hasil penemuan tersebut diberikan juga akan penjelasan akan etika yang seharusnya benar dalam perbuatan yang salah dari adegan perscene tersebut. Itulah yang menjadi pembahasan dalam analisis Bad Teacher.

Referensi

Dokumen terkait

Pengertian kalibrasi menurut ISO/IEC Guide 17025:2005 dan Vocabulary of International Metrology (VIM) adalah serangkaian kegiatan yang membentuk hubungan antara

Dalam artikel ilmiah ini akan dibahas mengenai analisis konstruksi dan electrical test yang terdiri dari insulation resistance, winding resistance test, dan ratio test pada

Kuadran 2 merupakan gaya terpadu yang menunjukkan orientasi yang tinggi pada tugas atau pekerjaan dan juga pada hubungan atau orang, sehingga responden yang

Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2008 tentang

Pada motif g² dan g³ merupakan pengulangan dari birama ke dua pada motif g¹ yang tidak beraturan akan tetapi terstruktur dan dalam suasana yang sama, yang mengalamin

Perbedaan dari ketiga video profile tersebut dengan Perancangan Video Profil sebagai Media Informasi Pada Lorin Solo Hotel adalah dilihat dari konsep video dengan

Gangguan jiwa seringkali menyebabkan ODHA tidak patuh terhadap pengobatan ARV dan tidak adanya penurunan perilaku berisiko. Gangguan jiwa dapat.. mempengaruhi ketaatan dalam minum

Sumber data terdiri dari data primer dan data sekunder, data primer adalah hasil pengukuran usap alat medis di ruang perawatan, data sekunder meliputi data umum dan