PERBANDINGAN PERBANDINGAN
1.
1. RuRuaang ng LLiningkgkupup N
Noo PPSSAAKK SSAAKKETETAAPP SSAAKK EEMMKKMM 1
1 WWaajjiib b ddiitteerraappkkaan n uunnttuuk k eennttiittaas s ddeennggaann aakkuunntatabbiilliittas as ppuubblliik k sseeppeerrttii: : eemmiitteenn,, perusahaan
perusahaan publik,publik, perbankan,
perbankan, asuransi asuransi dandan B!N" Dapat diterapkan B!N" Dapat diterapkan #l
#leh eh E$E$AAP P atatau au enentittitasas llaaiinnnn%%aa" " BBeerrbbaassiiss tr
tranansasaksksi, i, bubukakan n babasisiss industr%"
industr%"
!
!eennggaattuur r aakkuunnttaannssii ek
ekuuiittaas s uunnttuukk: : eenntitittaass per#rangan,
per#rangan, persekutuanpersekutuan perdata,
perdata, &irma,&irma, '#mmanditaire
'#mmanditaire (
(eennnn####ttss))hhaap p **''((++,, perser#an
perser#an terbatas, terbatas, dandan k#perasi"
k#perasi"
AA- - EE!!--!! d
diimmaakkssuuddkkaan n uunnttuuk k di
digugunanakakan n #l#leh eh enentititastas m
miikkrr##, , kkee))iil l ddaann menengah"
menengah" En
Entitatitas s mikmikr#, r#, ke)ke)il il dandan menengah adalah entitas menengah adalah entitas ttaannppa a aakkuunnttaabbiilliittaass publik
publik %ang %ang signi&ikan,signi&ikan, sseebbaaggaai i mmaannaa dide&inisikan dalam A- dide&inisikan dalam A- E$
E$AAPP, , %an%ang g memmemenuenuhihi d
dee&&iininissi i ddaan n kkrrititeerriiaa us
usahaha a mimikrkr#, #, keke)il )il dadann men
menengengah ah sebsebagaiagaimanmanaa diatu
diatur r dalam dalam perunperundangdang.. un
undandangan gan %an%ang g berberlaklakuu d
di i InInd#d#nenesisia a sesetitidadakk.. ttiiddaakknn%%a a sseellamama a dduuaa tahun berturut.turut" tahun berturut.turut" 2 2.. BBaaddaan Un Ussaahhaa N Noo PPSSAAKK SSAAK K ETETAAPP SSAAK K EEMMKKMM 1
1 11 PPeerruussaahhaaaann Perse#rangan Perse#rangan /
/ PPeerruussaahhaaaann Persekutuan Persekutuan
1
1 EnEntititatas s PePer#r#raranngagann /
/ PePersrsekekuututuan an PPererddatataa 0 0 iirrmmaa 2 2 ''##mmmmaannddiittaaiirree (enn##ts)hap *'(+ (enn##ts)hap *'(+ 1 1 ssaahha a !!iikkrr## / / ssaahha a --ee))iill 0
0 Perusahaan Perser#an $erbatas
3 Perser#an $erbatas 6 -#perasi
0"-#mp#nen Ekuitas
No PSAK SAK ETAP SAKEMKM
1 1 !#dal aham . aham Biasa *Ordinary Share+ . aham Pre&eren * Preferred Share+ / ald# 4aba 0 Di5iden 2 aham $reasuri 3 Penghasilan -#mprehensi& 4ain 1 !#dal Diset#r / $ambahan !#dal Diset#r 0 Agi# aham 2 ald# 4aba
5 Pendapatan dan Beban %ang diakui langsung ke ekuitas
1" !#dal diset#r
/" $ambahan m#dal diset#r
0" ald# laba rugi
4. Pangakuan dan Pengukuan Moda! "ise#o
No PSAK SAK ETAP SAKEMKM
1 Moda! Saha$%PSAK 5& e'isi 2(1( )
Entitas harus mengakui barang atau jasa %ang
diterima atau diper#leh dalam transaksi
pemba%aran berbasis saham pada saat
memper#leh barang atau pada saat jasa diterima"
Entitas juga harus
mengakui kenaikan nilai ekuitas terkait jika barang atau jasa diterima dalam
Moda! "ise#o %SAK ETAP BAB 1* Re'isi 2((*)
6ika pemegang instrumen keuangan tak mempun%ai hak keuangan masa depan pada penerbit instrumen, namun berhak se)ara pr#p#rsi#nal atas di5iden atau distribusi berlandaskan ekuitas, maka instrumen tersebut dig#l#ngkan sebagai ekuitas" Instrumen keuangan %ang tidak
Moda! "ise#o %SAK EMKM BAB 1&)
!#dal %ang diset#r #leh pemilik dana dapat berupa kas atau setara kas atau aset n#n kas %ang di)atat sesuai dengan peraturan perundangan %ang berlaku"
ntuk entitas %ang berbentuk Perser#an $erbatas *P$+, akun tambahan m#dal diset#r
transaksi pemba%aran berbasis saham %ang
diselesaikan dengan instrumen ekuitas, atau kenaikan nilai liabilitas jika barang atau jasa
diper#eh dalam transaksi pemba%aran berbasis
saham %ang diselesaikan dengan kas"
-etika barang atau jasa %ang diterima atau
diper#leh dalam transaksi pemba%aran berbasis
saham tidak memenuhi kuali&ikasi pengakuan sebagai aset, maka barang atau jasa tersebut harus diakui sebagai beban
mengandung pemaksaan pelaksanaan ke7ajiban keuangan pada saat entitas dalam k#ndisi kurang menggembirakan,
dig#l#ngkan sebagai ekuitas"
disajikan untuk setiap kelebihan set#ran m#dal atas nilai n#mnal saham"
ntuk badan usaha %ang tidak berbentuk Perser#an $erbatas *P$+, ekuitas diakui dan diukur sesuai dengan peraturan perundangan %ang berlaku untuk badan usaha tersebut"
2 Ta$+ahan Moda!
"ise#o
nsur penambah m#dal diset#r P$ terdiri atas: 1" Agi# saham
/" $ambahan m#dal dari per#lehan kembali saham dengan harga %ang lebih rendah daripada jumlah %ang diterima pada saat pengeluaran
0" $ambahan m#dal dari
Unsu Pena$+ahan Moda! "ise#o PT
Akun $ambahan !#dal Diset#r terdiri dari berbagai ma)am unsur penambah m#dal, seperti:
1" Agi# aham
/" $ambahan m#dal dari per#lehan kembali saham dengan harga %ang lebih rendah dari jumlah %ang diterima pada saat pengeluaran
penjualan saham %ang diper#leh kembali dengan harga di atas
jumlah %ang
diba%arkan pada saat per#lehann%a
2" $ambahan m#dal dari perbedaan kurs m#dal
diset#r
0" $ambahan m#dal dari penjualan saham %ang diper#leh kembali dengan harga di atas jumlah %ang diba%arkan pada saat per#lehann%a 2" $ambahan m#dal dari
perbedaan kurs m#dal diset#r dan lain sebagain%a" Akun $ambahan !#dal Diset#r tidak b#leh didebit atau dikredit dengan p#s laba atau rugi"
& Sa!do La+a
ald# laba merupakan akumulasi laba
perusahaan %ang tidak didistribusikan sebagai di5iden dan ditahan #leh perusahaan untuk
direin5estasikan dalam bisnis perusahaaan atau
dapat pula digunakan untuk pemba%aran utang"
#rmula dalam
menghitung sald# laba
adalah dengan
menambahkan sald# laba a7al dengan laba bersih
Sa!do La+a
ald# laba men%ajikan perubahan sald# laba untuk
suatu peri#de pelap#ran" !engijinkan entitas untuk men%ajikan sald# laba menggantikan lap#ran perubahan ekuitas jika perubahan pada ekuitas han%a berasal dari laba atau rugi, pemba%aran di5iden, k#reksi kesalahan peri#de lalu, dan perubahan kebijakan akuntansi"
Sa!do La+a
ald# laba timbul ketika akumulasi penghasilan melebihan beban dan distribusi kepada pemilik pada satu peri#de" -etika akumulasi penghasilan kurang dari beban dan distribusi kepada pemilik pada suatu peri#de, maka entitas men%ajikan sald# laba negati&"
*mengurangkan sald# laba a7al dengan kerugian bersih+ dan dikurangi dengan di5iden %ang diba%arkan perusahaan" 4 "i'iden a Di5iden -as b Di5iden aham ) Di5iden Pr#perti d Di5iden )rip e Di5iden 4ikuidasi "i'iden
-e7ajiban entitas untuk membagi di5iden timbul pada saat deklarasi di5iden, dan dengan demikian pada saat tersebut sald# laba akan dibebani dengan jumlah di5iden termaksud"
• Bila di5iden dibagikan
dalam bentuk aset bukan kas, maka sald# laba akan didebit sebesar nilai 7ajar aset %ang diserahkan" Dasar pen)atatan untuk pembagian di5iden
dalam bentuk aset bukan kas dan saham harus diungkapkan dalam )atatan atas lap#ran keuangan"
• Pembagian di5iden
saham adalah
pembagian sald# laba kepada pemegang
saham, %ang diin5estasikan kembali #leh mereka dalam bentuk m#dal diset#r" Pembagian di5iden saham di)atat berdasarkan nilai 7ajar
saham"
5 Saha$ Teasui $erdapat dua met#de pengakuan transaksi
saham treasuri, %aitu met#de bia%a dan met#de n#minal"
a Me#ode Bia-a Pada saat akuisisi saham treasuri maka akun saham treasuri didebit sebesar bia%a per#lehan dan
melap#rkan akun saham treasuri sebagai
pengurang dari ekuitas pada lap#ran p#sisi
keuangan" Pada saat penjualan kembali saham
treasuri dijual kembali, maka jumlah %ang sama *%aitu sebesar nilai
Pene+usan Penaikan Ke$+a!i Moda! Saha$ PT Peo!ehan Ke$+a!i Saha$ Beeda dengan Menggunakan Me#ode Bia-a
6ika entitas memper#leh kembali saham %aang telah dikeluarkan, selisih antara jumlah %ang diba%arkan pada saat pengeluaran saham tidak
diakui sebagai laba atau rugi entitas" Per#lehan kembali saham %ang telah dikeluarkan dapat di)atat dengan menggunakan met#de bia%a atau met#de nilai pari" Dengan met#de bia%a, saham %ang diper#leh
pembelian+ akan dikreditkan" Apabila saham treasuri diper#leh dari 7aktu %ang berbeda. beda, maka perusahaan
dapat memilih harga per#lehan %ang
digunakan ketika menjual kembali saham treasuri tersebut berdasarkan alternati& met#de persediaan"
6ika saham treasuri dijual kembali dengan harga diatas harga per#lehan , maka kelebihan tersebut dikreditkan pada akun agi# saham . saham treasuri" elisih tersebut tidak diakui sebagai keuntungan karena keuntungan dari
penjualan terjadi ketika perusahaan melakukan penjualan aset, dan saham
treasuri bukan merupakan aset dan pengakuan
keuntungan tidak dapat dilakukan dari transaksi saham dengan pemegang sahamn%a sendiri"
kembali di)atat sebesar harga per#lehan kembali dan disajikan sebagai pengurang atas jumlah
m#dal"
aham %ang dibeli kembali di)atat sesuai harga per#lehan kembali, disajikan sebagai pengurang akun !#dal aham, untuk saham sejenis, disajikan dalam jumlah lembar dan nilai n#minal" -emudian, selisih harga per#lehan kembali dengan nilai disajikan sebagai pengurang atau penambah akun Agi# aham, disajikan per jenis saham dan Rupiah, dengan
judul $ambahan
*Pengurang+ Agi# !#dal dari Per#lehan -embali aham" 6ika agi# saham menjadi de&isit *disagi#+ karena transaksi per#lehan kembali, de&isit tersebut dibebankan pada sald# laba"
Peo!ehan Ke$+a!i Saha$ Beeda dengan Pa /a!ue Me#hod
6ika saham treasuri dijual kembali dengan harga diba7ah harga per#lehan, maka selisih tersebut didebitkan pada akun agi# saham . saham treasuri" Apabila selisih harga diba7ah harga per#lehan melebihi sald#
kredit pada akun agi# saham 8 saham treasuri, maka sald# laba didebit untuk kekurangan
tersebut"
+ Me#ode Ni!ai No$ina!
Pada saat akuisisi saham treasuri maka pen)atatan semua transaksi dalam saham treasuri pada n#minaln%a dan melap#rkan saham treasuri han%a sebagai pengurang dari m#dal
saham" Pada saat
pembelian saham treasuri, maka saham treasuri
didebit sebesar nilai n#minal saham dan didebit agi# saham biasa sebesar selisih antara nilai
!et#de nilai n#minal la9imn%a digunakan dalam hal saham %ang diper#leh kembali tersebut akan di keluarkan lagi dikemudian hari" Dengan met#de nilai n#minal, saham %ang diper#leh kembali di)atat sebesar nilai n#minal saham %ang bersangkutan dan disajikan sebagai pengurang akun !#dal aham" Apabila saham %ang diper#leh kembali tersebut semula dikeluarkan dengan harga di atas nilai n#minal, akun Agi# aham akan didebit dengan agi# saham %ang bersangkutan" Dalam hal jumlah %ang diba%arkan lebih besar daripada jumlah %ang diterima pada saat pengeluarann%a, selisih tersebut dibukukan dengan mendebit akun ald# 4aba" ebalikn%a bila jumlah %ang diba%arkan lebih ke)il, selisihn%a dianggap sebagai unsur penambah m#dal dan dibukukan dengan
n#minal dengan harga pengeluaran saham biasa"
Apabila harga pembelian saham treasuri lebih tinggi dari harga
per#lehan saham biasa, maka sald# laba akan didebit dan sebalikn%a apabila harga pembelian saham treasuri lebih rendah dari harga
pengeluaran saham biasa maka dikredit agi# saham 8 saham treasuri"
6ika saham treasuri dijual dengan harga diatas nilai n#minal dan harga saham pada saat pengeluaran,
maka saham treasuri dikredit sebesar nilai n#minal, dan selisih antara harga per#lehan dengan harga penjualan kembali diakui dengan mendebit akun agi# saham biasa" jika saham treasuri dijual dengan harga diba7ah nilai n#minal maka saham treasuri dikredit sebesar nilai n#minal saham dan
mengkreditk akun $ambahan !#dal dari Per#lehan -embali aham" !et#de ini la9imn%a digunakan bila per#lehan kembali dilakukan dalam rangka penarikan saham"
Peo!ehan Ke$+a!i Saha$ Su$+angan
aham %ang
diper#leh kembali dari sumbangan la9imn%a di)atat sebesar jumlah %ang diterima pada saat pengeluarann%a dengan mendebit akun !#dal aham %ang Diper#leh -embali dan mengkredit akun !#dal %ang Berasal dari umbangan" Pada saat saham tersebut dijual kembali, selisih antara jumlah %ang ter)atat dengan harga jualn%a ditambahkan pada akun !#dal %ang
agi# saham . saham treasuri didebit sebesar selisih antara nilai n#minal dan harga penjualan"
6 Penghasi!an
Ko$pehensi0 Lain -#mp#nen ekuitas %ang direpresentasikan dalam lap#ran penghasilan k#mprehensi& %ang men)erminkan t#tal penghasilan dikurang beban *termasuk pen%esuaian reklasi&ikasi+ %ang tidak diakui dalam laba rugi sebagaimana %ang diis%aratkan dalam A- lainn%a"