• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGOLAHAN AWAL DATA GRAVITASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGOLAHAN AWAL DATA GRAVITASI"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 4.1. Tinggi alat (h) pada pengukuran dengan gravitymeter.
Gambar 4.2. Proses looping untuk koreksi drift.

Referensi

Dokumen terkait

Kemudian dihitung medan gravitasi teoritis yang diakibatkan oleh sumber ekivalen tersebut pada suatu bidang datar dengan ketinggian tertentu (Gambar 1) Data anomali

Data anomali gravitasi yang terletak pada titik-titik yang tidak teratur dengan ketinggian yang bervariasi dapat dibuat suatu sumber ekivalen titik-titik massa diskrit

Kemudian dihitung medan gravitasi teoritis yang diakibatkan oleh sumber ekivalen tersebut pada suatu bidang datar dengan ketinggian tertentu (Gambar 1) Data anomali

Data anomali gravitasi yang terletak pada titik-titik yang tidak teratur dengan ketinggian yang bervariasi dapat dibuat suatu sumber ekivalen titik-titik massa diskrit

Seperti yang telah ditulis dalam bab 2 (Teori Dasar), pengolahan data gravitasi dilakukan dengan mengolah data gravitasi daerah penelitian yang didapat dari hasil pengukuran

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ketinggian lereng sampai dengan 6 m, angka keamanan atau stabilitas pada type kantilever lebih tinggi dari type gravitasi, baik

 Proses tersebut meliputi tahap-tahap sebagai berikut: konversi  pembacaan gravitymeter ke nilai miligal, koreksi apungan (drift correction), koreksi pasang surut

Data pengolahan yang sudah didapat dari Topex, diolah menggunakan Surfer untuk mendapatkan peta kontur topografi dan gravitasi Gunung Lawu.. Gambar 1.4 Olah Data