• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II QISHAS DAN TAKZIR DALAM HUKUM ISLAM. tiga bagian, yaitu jarimah hudud, jarimah qisas dan diyat serta jarimah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II QISHAS DAN TAKZIR DALAM HUKUM ISLAM. tiga bagian, yaitu jarimah hudud, jarimah qisas dan diyat serta jarimah"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Agar tindakan pembangkangan dianggap sebagai pemberontakan, disyaratkan harus disertai dengan penggunaan dan pengerahan kekuatan. Menurut Imam Abu Hanifah, Asy-Syafi’i, dan

Artinya, yang termasuk golongan jarimah ini adalah perbuatan-perbuatan yang diancam dengan satu atau beberapa hukuman ta‟zir. Pengertian ta‟zir menurut bahasa ialah

Dalam hubungannya dengan hukuman had maka pengertian hak Allah di sini adalah bahwa hukuman tersebut tidak bisa dihapuskan oleh perseorangan (orang yang menjadi korban

hukum rajam(jenis hukuman dalam bentuk dilempar dengan batu sampai mati) baik dilakukan oleh muhshan maupun ghairu muhshan ).Hal ini sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh

Konsep tentang tindak pidana perzinaan menurut hukum Islam jauh berbeda dengan sistem hukum Barat, karena dalam hukum Islam, setiap hukuman seksual yang diharamkan itulah zina,

mengharuskan lenyapnya harta karena berhubungan dengan hak Allah. Misalnya, pelanggaran sewaktu ihram dengan membunuh binatang buruan. Pelakunya didenda dengan

Perbuatan zina dapat dibuktikan baik dengan pengakuan maupun dengan persaksian. Apabila terdapat pengakuan dari pelaku, menurut Imam Syafi’i dan Imam Maliki,

Menurut Abu Yusuf (salah satu Sahabat Abu Hanifah) yang dianggap sekufu yaitu kesanggupan membayar maskawin atau mahar sebab ukuran yang mudah dilakukan dan kemampuan