• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Yuridis Terhadap Perkara Penggelapan Dalam Jabatan (Studi Kasus Perkara No : 127/Pid.B/2019/Pn Tte)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisis Yuridis Terhadap Perkara Penggelapan Dalam Jabatan (Studi Kasus Perkara No : 127/Pid.B/2019/Pn Tte)"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Sehubungan dengan itu, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik memberikan perluasan-perluasan arti alat bukti yang sah menurut

TK bersalah telah melakukan tindak pidana penggelapan dan menghukum terdakwa penjara 1 (satu) Tahun 3 (Tiga) bulan. pertanggungjawaban pidana adalah seseorang itu dapat

AULIA MUHAMMAD FAHRIZA, E0011046, 2015, TINJAUAN TENTANG PEMBUKTIAN DAKWAAN PENUNTUT UMUM DENGAN ALAT BUKTI KETERANGAN SAKSI VERBALISAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP

Dari uraian alat bukti tersebut tadi penuntut umum selanjutnya menyusun strategi dengan menentukan pasal perundang-undangan yang digunakan dalam surat dakwaan tadi

Berdasarkan proses pemeriksaan di pengadilan dalam perkara Nomor 07/Pid.Sus-Anak/2017/PN.Pdg dengan memperhatikan ketentuan pasal 184 KUHAP didapat alat bukti yang

Keterangan ahli sebagai alat bukti yang sah menurut undang-undang hanya diatur dalam satu pasal saja pada Bagian keempat, Bab XVI sebagaimana yang dirumuskan dalam

1) Unsur subjektif atau unsur pribadi, yaitu mengenai diri orang yang melakukan perbuatan, misalnya yaitu unsur pegawai negeri yang diperlukan pada delik jabatan

Marwan Mas, 2014:37 Khusus perkara korupsi alat bukti sah yang berbentuk “petunjuk” yang selama ini hanya diperoleh dari “keterangan saksi, surat, dan keterangan terdakwa” sebagaimana