Seminar
Pemberdayaan
Masyarakat
Berwawasan
Lingkungan
Gunawan SumodiningratContents
Penjelasan
Pertanian dan Pembangunan Lingkungan
OVOP Desa Integrasi 4 1 2 3
Penjelasan
• Pemberdayaan masyarakat bertujuan untuk membuat masyarakat mandiri, karena esensi pembangunan adalah berasal dari diri sendiri yaitu membangun jiwa dan badannya.
• Masyarakat harus disadarkan mengenai semangat gotong royong, kebersamaan dan cinta kasih sesuai dengan konsep Bhinneka Tunggal Ika, tan hana dharmma mangrwa.
Penjelasan
• Tuhan menciptakan manusia dengan
kemampuan yang berbeda-beda supaya dapat saling membantu satu dengan yang lain
(cooperatif) sehingga semangat gotong royong harus dibangkitkan untuk menjadi lebih berdaya. • Semangat harus diberdayakan pula supaya bisa
menjadi penghasilan yang bukan hanya berguna bagi diri sendiri tetapi bersama-sama. Sehingga diperlukan element mencari keuntungan (profit seeking) yang merupakan elemen dari
Penjelasan
• Semua elemen ini masuk dalam konsep koperasi, yang menerapkan konsep
gotong royong dan mencari
keuntungan untuk kepentingan bersama
dengan tidak menghilangkan semangat
Pemberdayaan Berwawasan Lingkungan
• Pemberdayaan Berwawasan lingkungan berarti adalah pembangunan masyarakat yang tidak menghilangkan aspek
lingkungan dalam pembangunan
• Dengan memperhatikan aspek ini maka pembangunan berwawasan lingkungan haruslah tidak mengeluarkan limbah
(eksternalitas negatif) baik kepada alam ataupun manusia
Pemberdayaan Berwawasan Lingkungan
Konsep ini memang sedang dibangun di Indonesia, salah satunya dengan
menerapkan desa pelopor di Tegaldowo, bantul yang menerapkan konsep
pemberdayaan yang cinta lingkungan dengan berusaha tidak menghasilkan limbah pertanian dengan konsep siklus
Mitos Mengenai Green Economy
a. Terdapat Trade Off yang harus dilakukan antara progress ekonomi dan
sustainibilitas lingkungan.
b. Green economy adalah hal yang mewah
sehingga hanya dilakukan oleh negara-negara yang kaya.
Ekonomi Hijau dan Penghapusan Kemiskinan
Negara-negara yang sedang berkembang mempunyai kecenderungan “merusak alam” nya untuk motif ekonomi. Hal ini terjadi
karena sedikitnya alternatif yang dimiliki oleh negara sedang berkembang untuk
dimanfaatkan (kurangnya sektor jasa dan lainnya) sehingga mengolah alam adalah alternatif yang paling memungkinkan.
Kondisi Sekarang
Proyeksi Jumlah Manusia Beberapa Tahun kedepan
Jumlah manusia diproyeksikan
mencapai delapan milyar pada tahun 2050
Areal Pertanian Sekarang
Areal Pertanian yang terus Menurun Sumber: Worldbank, diakses Februari 2013
Pertanian di Dunia
Asia menyumbang proporsi yang besar terhadap pertanian sekitar 87% tetapi hampir semuanya adalah pertanian kecil dibawah dua hektar
Pertanian dan Peranya dalam Kemiskinan
Sumber: OECD berdasarkan data Povcalnet (2009); WDI (2009)
Pertanian mempunyai peran yang sangat penting dalam mengurangi kemiskinan karena secara efektif dapat mengurangi kemiskinan hingga sebesar 52%
Pertanian Hijau
Melalui Green Agriculture maka diharapkan terjadi peningkatan pada praktek pertanian dan teknologi yang secara simultan akan meningkatkan produktivitas pertanian dan profitabilitas yang menjamin bagian
makanan dengan ekosistem yang sustainable.
Pertanian Hijau
• Kedua mengurangi eksternalitas negatif yang secara berkelanjutan membawa kepada hal yang positif. Ketiga adalah
membangun kembali sumber daya ekologi kepada tanah, air, udara dan biodervisitas dengan menurunkan polusi dan
mengugunakan sumber daya secara lebih efisien.
Konsep Pembangunan Desa
Ekonomi Hijau
Green Economy dapat diartikan sebagai
hasi dari peningkatan keadaan manusia dan sosial, dengan secara signifikan mengurangi risiko lingkungan dan kelangkaan ekologi.
(UNEP, 2010). Secara umum green
ekonomi berarti rendah karbon, efisiensi sumber daya dan inklusif secara sosial.
Dalam ekonomi hijau, pertumbuhan dalam pendapatan dan pekerjaan dibawa oleh
OVOP
Pemberdayaan
Masyarakat
• Kata One Village One Product (OVOP) adalah gerakan yang dibentuk untuk
model pembangunan regional di Jepang dan digagas olej gubernur Morihiku
Kriteria OVOP
Produk unggulan daerah dan/atau produk kompetensi inti daerah
Unik khas budaya dan keaslian local
Berpotensi pasar domestik dan ekspor
Bermutu dan berpenampilan baik 4
1 2 3
Diproduksi secara kontinyu dan konsisten 5
Syarat OVOP
Lokalitas produk mampu memenuhi pasar global
Masyarakatnya mampu bekerja secara mandiri
SDM memiliki mental siap dididik dan dibina. 1
2 3
Morihiko Hiramatsu Penggagas OVOP yang pertama di Oita Penyampaian syarat OVOP saat seminar di Bali Tahun 2009
OVOP dan Triple Track Strategy
Program OVOP dapat mendukung visi “Triple Track Strategy” nya, yaitu: pro growth, pro-employment dan pro-poor. Keberhasilan OVOP, selain dapat menjadi pilihan untuk membantu pencapaian swasembada dan ketahanan pangan (meninggalkan perilaku impor) dapat meningkatkan image “daya saing dan keunggulan” dari produk Indonesia. Pro-Growth Pertumbuhan ekonomi ditargetkan mencapai 7,7% di tahun 2014 Pro-Poor
Mengurangi angka kemiskinan dengan target angka 8%-10% Pro-Job
Berorientasi pada penciptaan lapangan kerja dengan target angka pengangguran sebesar 5%-6%
1
2
Kader Bangsa
Wirausaha
Latar Belakang
Menjaga Integrasi
Perlunya Kaderisasi
Regenerasi Pemimpin Masa Depan amanah dan professional serta berjiwa Leadership-Nationalism-Entrepreneurship
Program KBW
Spiritual
Seperti rukun Islam
Konstitutional Mengikuti ekonomi Rakyat Undang-Undang Pancasila Profesional Seperti yang Diterapkan oleh Stephen Covey
Melaksanakan Spirit Pancasila
Visi dan Misi
a. Visi: Kesejahteraan Masyarakat dan Daerah
b. Misi: Profesionalisme usaha yang beretika dan berskala internasional
Strategi
•Spirit Entrepreneurship Berkualitas
Internasional (World Class Quality Entrepreneur Spirit)
•Sitem Jaringan Bisnis Internal dan
Eksternal (Business Network System)
•Keunggulan Nasional yang kompetitif
(Competitive Advantage Option)
Menempa
Menjalin
Konsep Dasar 165
1 Visi
6 Prinsip
5 Langkah
Mewujudkan kesejahteraan Masyarakat (Kesejahteraan Umum)
1. Local Leader
2. Potensi SDM-SDA
3. Usaha Produktif, Koperasi
4. LKM, Lembaga Pengelola Keuangan 5. Komunikasi, Mentoring, Silahturahmi 6. Mengatur silahturahmi pasca program
dengan updating data base (simpul OMP) 1. Pengembangan dan pemantauan konsep 2. Sosialisasi Konsep
3. TOT Kader
4. Monitoring kader dan KSM binaan
5. Reporting success story, pemantapan data base (ruh dari OMP)
Fokus
Percontohan Kecamatan Klaster Community
Development Micro Finance dan Community Driven Development (CDD)
1. Nasional (33 Provinsi)
2. Provinsi (500 kabupaten) 5-10 Kabupaten
3. Kabupaten (6000 kecamatan) 3-5 kecamatan 4. Kecamatan (65000 desa) 5-10 desa
5. 5 Desa (10 kelompok) tetap 10 kelompok 6. Kelompok (10 KK) tetap 10 KK/kelompok
7. Populasi (5x3x5x10 KK)=7500 KK per provinsi, contoh khusus DIY, Jateng, Jawa
Struktur Jabatan Sekretariat Aliansi Strategis Sekretariat Aliansi Strategis Kluster Contoh Community Development Department (CDD) -Mikro Finance Leadership-Spiritual- Nasionalisme-Entrepreneur Promotor 1. UGM (perwakilan akademisi 2. Lemhamnas (Lembaga Tinggi Pemerinntah) 3. Pemda (Birokrasi) 4. Bisnis Usaha (CSR) 5. CDD alumni, PT, LSM, dll 1 Visi 6 Misi 5 Langkah
Pembina ABG-CB
Akademisi Bisnis Goverment Community LKBB Sebagai penasehatSupporter dana melalui CSR dan menjalin Network Birokrasi, kebijakan, program APBN, payung hukum, pemberdayaan, perlindungan
Local Leader, NGO, supporter
Model Pembina Keuangan
Langsung Kerjasama Kemitraan
1. Bank-LKBB ke individu 2. Pokmas Bank-LPSM sebagai LKM-KSM 1. Bank-KSM 2. LPSM-LKM, Referensi
PHBK: Program Hubungan Bank dengan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM)
KKMB: Konsultasi Keuangan Mitra Bank
Langsung Kerjasama Kemitraan
1. Bank-KSM 2. Individu Binaan 1. Bank-BDS-KSM 2. Individu Binaan 1. Bank-KSM 2. Individu Binaan
Spirit 165 Pancasila
1. Mission statement, Syahadat, Ketuhanan yang maha esa
2. Capacity building, sholat, kemanusiaan
3. Strategic collaboration, Zakat, Persatuan
4. Self Controlling, Puasa dan Kerakyatan
5. Total Action, Haji, Keadilan sosial
Pembelajaran 3 tahap, 3 klaster Pemihakan Hibah Murni Pemberdayaan – Hibah Bersyarat Perlindungan-Hibah Penjaminan 1. PKH 2. BOSS 3. Kartu Sehat 4. Raskin 1. PNPM 1. KUR 2. Penjaminan Askrindo 3. Trust-Fund Mekanisme Pasar
Trust Funds Sekretariat Board
Trustee: Penasihat dan Pembina
Director, Executive
Agenda Kegiatan
Konsep Advokasi, Sosialisasi TOT, Edukasi Monitoring, Supervisi 4 1 2 3 Sustainabiliti, Moneva 5Target Utama
Future Leader
Pendidikan Program Magister “Pembangunan Daerah dan Pemberdayaan Masyarakat”
Success Story
Klaster MIDD, PNPM, KUBE, OVOP, ComDev, Micro Finance dan Bank Indonesia
Mekanisme Pemberdayaan
Pemberdayaam Masyarakat Penyaluran Dana Pengajuan Kredit Perubahan Struktur 4 1 2 3 KSP PNPM, BLPS, CSR KUR 3 Klaster CDDPenerapan di Masyarakat
• Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mencari pemimpin yang mengetahui
Implementasi
• Dengan Mengidentifikasi para pemimpin potensial yang ada di lingkungan maka kita dapat mengetahui tokoh-tokoh sentral yang akan menjadi panutan di desa.
• Tokoh yang akan menjadi kader di daerah ini akan membangun desa atau wilayahnya dengan menggunakan konsep yang sudah disepakati bersama