• Tidak ada hasil yang ditemukan

PRONOMINA INDEFINIT BAHASA JERMAN ETWAS DAN NICHTS DAN PADANANNYA DALAM BAHASA INDONESIA.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PRONOMINA INDEFINIT BAHASA JERMAN ETWAS DAN NICHTS DAN PADANANNYA DALAM BAHASA INDONESIA."

Copied!
135
0
0

Teks penuh

Loading

Gambar

Tabel 1. Pronomina Indefinit BJ etwas dan nichts dan Frekuensi Kemunculan dalam Sumber Data
Tabel 3. Kaidah yang Ditemukan dalam Penelitian
GAMBAR

Referensi

Dokumen terkait

Dalam buku Tata Bahasa Indonesia (Keraf;1987) tidak ada klausul khusus tentang klausa relatif (KR) hanya diutarakan bahwa salah satu cara untuk membentuk KR

Mengenai ciri-ciri umum BI tidak akan dipaparkan dalam makalah ini karena pada dasarnya BI dengan BM memiliki kemiripan dari segi tipologi , yaitu termasuk pada kelompok

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan penggunaan pengacuan pronomina persona dalam Cerpen pada TRG, (2) mendeskripsikan pergeseran pronomina persona

Abtönungspartikel denn dipadankan dengan partikel fatis sih berfungsi sebagai (1) penguatan kalimat tanya agar pendengar siap memberikan informasi yang ditujukan kepadanya

Pada contoh kalimat tersebut memperlihatkan bahwa KRRL tidak dapat direduksi menjadi KRRT karena apabila pronomina relatif dilesapkan dan verba finit diubah

penelitian menunjukkan bahwa pronomina persona bahasa Dayak Benuaq terdiri atas tiga yaitu pronomina persona yang mengacu pada diri sendiri (1) pronomina pertama tunggal dan

Hal ini berbeda dengan Mees yang memberikan pernyataan bahwa BI memiliki KR, terjadi interferensi bahasa Belanda ke dalam BI pada masa silam maka, antara lain pembentukkan KR

Dalam hal ini, tokoh La Hila berbicara dengan dua orang yang lebih tua darinya sehingga ia memakai pronomina kedua jamak serta ditandai dengan penggunaan pronomina pertama tunggal,