• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAILY RESEARCH. Market Preview. Senin, 21 April 2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAILY RESEARCH. Market Preview. Senin, 21 April 2014"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)



DAILY RESEARCH

Statistics

Highlight

Opening Today Nikkei AORD

 Change  

 

 

Market Preview



BI: CAD kuartal I 2014 akan melebar.



Defisit neraca perdagangan Jepang kian membengkak!.



Laba Adi Sarana Naik 211,9% di 2013.



Astra Agro Serap Belanja Modal Rp700 M.

Pekan

lalu

perdagangan

saham berlangsung relatif

lebih sepi dibandingkan pekan

sebelumnya. Nilai transaksi

rata-rata

harian

selama

sepekan kemarin di Pasar

Reguler hanya Rp4,12 triliun

dibandingkan rata-rata harian

pekan

sebelumnya

yang

mencapai Rp7,88 triliun. IHSG

cenderung bergerak dalam

rentang konsolidasi namun

dengan tren menguat. IHSG

akhir pekan lalu ditutup di

4897,052 menguat tipis 0,5%

dari posisi penutupan hari

sebelumnya dan menguat

1,67% selama sepekan.

Penguatan indeks sepekan terakhir terutama didorong

masuknya dana asing mencapai Rp1,60 triliun. Saham sektor

properti, CPO, perbankan dan tambang logam menjadi motor

penguatan IHSG pekan kemarin. Sejumlah sentimen domestik

seperti isu kandidat presiden menjelang pilpres Juli mendatang, aksi

korporasi pembagian dividen dan antisipasi rilis laba 1Q14 sejumlah

emiten menjelang akhir bulan ini meenjadi katalis pergerakan IHSG

pekan lalu. Sementara bursa global terutama Wall Street pekan

kemarin berhasil melanjutkan tren bullishnya. Indeks DJIA dan S&P

di Wall Street sepekan terakhir masing-masing menguat 2,4% dan

2,7%. Penguatan tersebut terutama dipicu data ekonomi AS yang

keluar di atas ekspektasi pasar dan respon atas rilis laba 1Q14

sejumlah emiten disana yang positif.

Memasuki perdagangan awal pekan ini, IHSG berpeluang

melanjutkan penguatan, menguji kembali resisten 4930 sedangkan

support 4870. Katalis penguatan IHSG adalah antisipasi rilis laba

1Q14 dan pembagian dividen sejumlah emiten yang memasuki

masa cum akhir bulan ini.

IHSG : S1 4870 S2 4850 R1 4910 R2 4930

Index Last Chg % DJIA  16408.54  (16.31)  (0.10)  S&P 500  1864.85  2.54   0.14   FTSE 100  6625.25  41.08   0.62   CAC 40  4431.81  26.15   0.59   DAX  9409.71  91.89   0.99   NIKKEI 225  14516.27  34.83   0.24   HANGSENG  22760.24  64.23   0.28   STI  3253.80  (3.75)  (0.12)  SHENZHEN  1089.36  4.30   0.40   SHANGHAI  2091.48  (13.64)  (0.65)  Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel)  104.30  0.35   0.34   CPO (RM/M.T)  2635.00  (50.00)  (1.86)  Gold (USD/T.oz)  1294.00  (9.90)  (0.76)  Nikel (USD/M.T  17980.00  710.00   4.11   Timah (USD/M.T)  23310.00  (140.00)  (0.60)  Coal (USD/M.T)  74.30  (0.15)  (0.20)  Exchange Rates Chg % IDR/USD  11420.00  (17.00)  (0.15)  USD/EUR  1.381  (0.00)  (0.18)  JPY/USD  102.58  0.47   0.46   IDR/SGD  9116.17  (32.52)  (0.36)  IDR/AUD  10654.35  (69.78)  (0.65) 

Dual Listed USD IDR Chg %

TLK.NYSE  41.02  11711  0.07   0.17  

Top Gainers IDR % Chg

LAPD  67  22   12  APLI  68  13   8  OKAS  175  13   20  PRAS  290  12   32  INRU  1,000  11   100 

Top Losers IDR % Chg

CPGT  151  (24.90)  (50) 

ERTX  211  (18.80)  (49) 

TFCO  500  (16.00)  (95) 

PICO  180  (15.10)  (32) 

NRCA‐W  160  (13.00)  (24)  Top Value IDR % (miliar)

BMRI  9,975  2.30   533 B  TRAM  1,800  0.80   485 B  ASII  7,750  0.30   421 B  SILO  10,500  0.20   409 B  BBCA  11,050  (0.50)  404 B 

Top Volume IDR % (juta)

BUMI  215  5.40   1,180.193  DOID  121  11.00   474.583  PWON  378  5.60   302.162  ENRG  95  2.20   286.618  BBTN  1,405  10.60   279.358  IHSG 4,897.05 Change 24.04 Change (%) 0.49 Change (%/ytd) 13.44

Total Value (IDR triliun) 5.200 Total Volume (miliar saham) 3.577 Net Foreign Buy (IDR miliar) 672.832

(2)

News Update

2



BI: CAD kuartal I 2014 akan melebar. Bank Indonesia (BI) masih mewaspadai defisit neraca transaksi berjalan alias cur-rent account deficits (CAD). Gubernur BI Agus Martowardojo memperkirakan CAD kuartal pertama akan lebih tinggi dari kuartal sebelumnya, atau kuartal IV tahun 2013. Jika pada kuartal IV tahun 2013 CAD berada di level 1,98%. Namun, pada kuartal I 2014 diperkirakan akan berada di atas 2%. Meski CAD melebar Agus optimistis dari sisi neraca perdagangan atau trade balance masih akan surplus. Sehingga, pelebaran CAD ini menurutnya bukan sesuatu hal yang buruk. Menteri Keuangan Chatib Basri mengamini pernyataan Agus. Menurutnya, melebarnya CAD di kuartal I sesuatu hal yang wajar, karena bersifat siklikal. Selama nilainya masih di bawah 3% terhadap Produk Domestk Bruto (PDB). Chatib menjelaskan, jika pada kuartal pertama biasanya waktu bagi perusahaan untuk memulai usahanya. Sehingga aktivitas investasi men-ingkat, yang berpengaruh terhadap neraca perdagangan. Kondisi ini beda jika dibanding kuartal IV. Pada periode ini, biasanya aktifitas investasi sudah mulai berkurang. Sehingga aktifitas perdagangan juga berkurang. Jadi pelebaran CAD dianggap wajar, dan normal. Menurutnya, kalau CAD tahun ini 2% masih lebih baik, dibanding CAD tahun lalu yang men-capai 4,4% pada kuartal III. Sehingga, jika dibandingkan kuartal to kuartal masih akan lebih baik. (Kontan Online)



Defisit neraca perdagangan Jepang kian membengkak!. Masalah defisit neraca perdagangan rupanya tak hanya

diha-dapi oleh Indonesia. Jepang pun mengalami masalah serupa. Bahkan, pada Maret lalu, defisit neraca perdagangan Jepang membengkak melampaui prediksi analis. Berdasarkan data yang dirilis Kementrian Keuangan Jepang, defisit neraca perdagangan Jepang pada bulan lalu mencapai 1,45 triliun yen atau setara dengan US$ 14,1 miliar. Sementara, nilai tengah 28 analis yang disurvei Bloomberg memprediksi defisit mencapai 1,08 triliun yen. Sementara, tingkat perda-gangan ke luar negeri naik sebesar 1,8% dan tingkat impor melompat 18,1% dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan pajak penjualan mulai 1 April lalu yang ditetapkan oleh pemerintahan Perdana Menteri Shinzo Abe, mendongkrak ting-kat permintaan barang-barang asing. Selain itu, melonjaknya harga energi seiring pelemahan yen ditambah dengan pe-nutupan pembangkit nuklir kian membuat nilai defisit Jepang membengkak. Turunnya tingkat kepercayaan konsumen juga mengindikasikan bahwa permintaan domestik akan menurun. Sedangkan perlambatan ekspor mengindikasikan permintaan dari eksternal akan gagal untuk menyokong perekonomian yang mulai terkontraksi pada kuartal ini. (Kontan Online)



Laba Adi Sarana Naik 211,9% di 2013. PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) mencatat laba bersih 2013 sebesar Rp92,01 miliar atau naik 211,9% dari tahun sebelumnya Rp29,5 miliar. Presiden Direktur PT Adi Sarana Armada Tbk, Prodjo Sunar-janto mengatakan, lonjakan laba bersih tersebut dengan meningkatnya pendapatan usaha yang menembus angka Rp1,01 triliun. Pencapaian ini naik 28,3% dari tahun sebelumnya Rp794 miliar. Sepanjang 2013, lini bisnis penyewaan mobil berkontribusi mayoritas hingga 66,4% atau mencapai Rp675,94 miliar. Kontribusi ini meningkat 23,26% dibanding-kan 2012. Menurut dia, kinerja bisnis penjualan mobil bekas juga mengalami penguatan. Tercatat, perseroan telah men-jual sekitar 1951 unit mobil bekas, sehingga bisnis ini menyumbang sekitar 19,71% atau senilai Rp200,68 miliar. Lebih lanjut, Prodjo mengatakan pada 2013 jumlah armada perseroan mencapai 12937 unit dan untuk sepanjang tahun ini ASSA menargetkan penambahan fleet sampai dengan 15100 unit. (Inilah.com)



Astra Agro Serap Belanja Modal Rp700 M. PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) hingga kuartal pertama 2014 telah men-yerap dana belanja modal sebesar Rp700 miliar. Direktur Keuangan PT Astra Agro Lestari Tbk, Rudy Chen mengatakan, sepanjang tahun ini perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp3 triliun sampai Rp4 triliun. Hingga kuartal per-tama, baru terserap sekitar 20%. Sudah terserap sekitar Rp700 miliar dari total capex tahun ini. Penyerapan tersebut un-tuk pengembangan perkebunan perseroan dan unun-tuk pembangunan pengolahan pabrik pengolahan kelapa sawit (refinery). Adapun sisanya dialokasikan untuk pembangunan infrastrukturnya. Adapun sumber pendanaan belanja modal tahun ini, Rudy menyampaikan, akan berasal dari kombinasi antara kas internal perusahaan ditambah oleh pinjaman perbanka yang telah diperoleh manajemen AALI dari beberapa Bank. (Inilah.com)



Gajah Tunggal targetkan pendapatannya naik 5%-10%. Kondisi pasar ekspor yang belum membaik membuat patan PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) di 2013 melorot 2,89% dibanding 2012. Tahun ini diharapkan ada kenaikan penda-patan sekitar 5-10%. Berdasarkan laporan keuangan GJTL pada Desember 2013 lalu, penjualan bersih perusahaan ini hanya Rp 9,11 triliun. Jika dibandingkan dengan tahun 2012 yang mencapai Rp 9,38 triliun, pendapatan tahun 2013 menurun hampir 3%. Laba perusahaan ban ini juga mengalami penurunan. Di 2012, laba mencapai Rp 680,34 miliar. Namun, pada 2013 turun 44,89% menjadi Rp 374,94. Seperti yang telah disampaikan pada 2013 lalu, pasar ekspor men-galami penurunan akibat krisis ekonomi global yang melanda pasar tradision Gajah Tunggal. Hal tersebut menyebabkan konsumsi ban di negara tujuan ekspor melambat. Namun, pada kuartal III-2013 tercatat ekspor perlahan pulih. Secara total, pada 2013 lalu, ekspor GJTL mengalami penurunan sekitar 15,01% menjadi Rp 2,93 triliun. Padahal pada 2012 men-capai Rp 3,45 triliun. Catharina menyampaikan dengan perbaikan ekspor tahun ini diharapkan pendapatan GJTL bisa tumbuh. "Tahun ini kami mengharapkan akan ada kenaikan pendapatan sekitar 5-10% dibanding tahun lalu," ujar Ca-tharina. Dengan asumsi target pertumbuhan tahun ini minimal 5%, maka pada 2014 ini diharapkan GJTL bisa mencatat-kan pendapatan Rp 9,57 triliun. (Kontan Online)

(3)

Stock Picks

3

AALI 27700-28700.

Harga saham Astra Agro Lestari Tbk (AALI) akhir pekan lalu ditutup di Rp28350 menguat 4,6% dari

penutupan hari sebelumnya di Rp27100. Harga sahamnya tersebut berhasil menembus resisten di Rp27900 dan bila

dilihat sejak awal tahun telah menguat 12,9%. Volume transaksi sahamnya meningkat mencapai 1,75 juta saham di atas

rata-rata hariannya dalam sebulan terakhir sebesar 1,71 juta saham. Penguatan harga sahamnya akhir pekan lalu

terutama merespon kinerja keuangan 1Q14 yang mencatatkan laba 120% di atas perkiraan kami sebelumnya. Hal ini

terutama ditopang kenaikan pendapatan bersih 37% dan dibukukannya keuntungan kurs hingga hampir Rp166 miliar

dibandingkan periode yang sama tahun 2013 yang mencatatkan rugi kurs Rp3,29 miliar. Sektor CPO hingga kuartal

pertama tahun ini mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang tinggi terutama ditopang kenaikan harga jual CPO.

Penguatan rupiah atas dolar AS sepanjang 1Q14 hingga 6,4% juga telah memberikan dampak positif bagi perseroan

yang memiliki kewajiban bersih dalam valas hingga USD208,62 juta per akhir Maret 2014 dimana diantaranya memiliki

utang bank jangka pendek USD150 juta dan pinjaman jangka panjang USD46,87 juta. Pencapaian pendapatan bersih

Rp3,72 triliun sepanjang 1Q14 mencerminkan 26,6% dari proyeksi pendapatan kami tahun ini sebesar Rp13,99 triliun.

Namun di bottom line akibat untung kurs hingga Rp165,7 miliar laba bersih 1Q14 di atas ekspektasi sehingga proyeksi

laba bersih tahun ini akan direvisi ke atas. Merujuk pada pencapaian 1Q14 kami merevisi proyeksi laba tahun ini menjadi

Rp2,59 triliun dengan EPS Rp1645,78 dari sebelumnya Rp1,96 triliun dengan EPS Rp1244. Pada harga saat ini di Rp28350

saham AALI ditransaksikan dengan PE 24,8x (2013) dan PE 17,2x (E/14). Harga saham AALI secara historis tahun 2011 lalu

ditransaksikan dengan PE tertinggi 17,6x, 2012 dengan PE tertinggi 15,6x dan 2013 dengan PE tertinggi 24,5x. Kami

memperkirakan harga sahamnya berpeluang ditransaksikan dengan PE 19x, merujuk pada rata-rata PE tertinggi dalam

tiga tahun terakhir, maka harga saham AALI akan berpeluang ke Rp31270, punya ruang penguatan 10% dari harga saat

ini. Selain pertumbuhan kinerja, sentimen positif atas saham ini adalah rencana pembagian dividen final tahun buku

2013 yang mencapai Rp355 atau dividen yield sebesar 1,2% dari harga saat ini. Secara technical peluang penguatan

jangka pendek akan menuju ke Rp28700 dengan support di Rp27700. Trading Buy, SL 27600

(4)

Stock Picks

4

UNVR 30000-31400.

Harga saham Unilever Indonesia Tbk (UNVR) akhir pekan kemarin ditutup di Rp30800

menguat 2,3% dari penutupan hari sebelumnya di Rp30100. Peluang penguatan akan kembali menguji

kisaran resiten di Rp31000 hingga Rp31400. Sedangkan level support di Rp30000. Selama sepekan

pergerakan UNVR cenderung menguat dalam rentang terbatas. Pasar yang tengah bergerak dalam tren

bullish dan antisipasi atas pembagian dividen dan kinerja rilis 1Q14 diperkirakan bisa mengangkat kembali

harga sahamnya. Perseroan tahun lalu telah membagikan dividen interim tahun buku 2013 sebesar Rp330.

Dengan asumsi dividen tunai berpeluang dibagikan sebesar 100% laba maka dividen final mencapai Rp371.

Tahun 2013 lalu penjualan bersih UNVR tumbuh 12,65% mencapai Rp30,76 triliun. Sedangkan di bottom line,

laba bersih perseroan tumbuh 10,60% mencapai Rp5,35 triliun. EPS 2013 sebesar Rp701. Untuk tahun ini

dengan asumsi membaiknya nilai tukar rupiah di kisaran Rp11000, pertumbuhan penjualan bersih

diperkirakan 16,9% mencapai Rp35,97 triliun. Sedangkan laba bersih dengan asumsi marjin dipertahankan

18% mencapai Rp6,47 triliun atau tumbuh 20,9%. EPS proyeksi 2014 sebesar Rp848. Saham UNVR saat ini di

Rp30800 ditransaksikan dengan PE 43,9x (E/13) dan PE 36,3x (E/14). Saat ini PE industri sebesar 44,6x.

Dengan asumsi sahamnya berpeluang ditransaksikan dengan PE industri 44,6x maka peluang harga

sahamnya akan mencapai Rp37820 atau punya ruang penguatan 22,8% dari harga saat ini. Maintain Buy, SL

29800

(5)

5

PGAS 5275-5450.

Harga saham Perusahaan Gas Negara Tbk PGAS) akhir pekan lalu berhasil rebound

terbatas ditutup di Rp5350 setelah sehari sebelumnya terkoreksi ke Rp5250 dari Rp5450 yang sempat

dicapainya. Saat ini peluang penguatan akan kembali menguji resisten di Rp5450 dengan support jangka

pendek di Rp5250. Sentimen positif yang bisa mengangkat harga sahamnya dalam waktu dekat adalah

rencana pembagian dividen tunai tahun buku 2013 sebesar Rp210,4/saham atau berpeluang memberikan

yield sebesar hampir 4% dari harga saat ini. Tahun ini pendapatan bersih perseroan diproyeksikan mencapai

USD3,66 miliar. Sedangkan di bottom line dengan asumsi marjin mencapai 30% maka laba bersih

diproyeksikan mencapai USD1,10 miliar. Proyeksi laba tersebut turun dari proyeksi sebelumnya USD1,21

miliar. EPS 2014 diproyeksikan turun menjadi USD0,0453 dari sebelumnya USD0,05. Dengan asumsi

1USD=Rp11500 maka EPS 2014 sekitar Rp521. Saat ini di Rp5350 saham PGAS ditransaksikan dengan PE

10,3x (E/14). Kami targetkan harga sahamnya tahun ini berpeluang ditransaksikan dengan PE 11x di harga

Rp5730. Ini memberikan ruang penguatan sekitar 7% dari harga saat ini. Untuk jangka pendek peluang

penguatan lanjutan akan ditentukan dengan kemampuan harganya menembus resisten di Rp5450. Namun

menjelang cum pembagian dividen akhir bulan ini harga sahamnya diperkirakan akan bergerak di atas

Rp5100. Peluang koreksi sepanjang masih bertahan di atas Rp5100 diperkirakan bisa dimanfaatkan

melakukan pembelian. Buy on Weakness, SL 5000

Stock Picks

Senin, 21 April 2014

Saham Pilihan

BMRI 9750-10050 BoW, SL 9600

BBTN 1350-1520 TB, SL 1290

TLKM 2300-2400 TB, SL 2270

SGRO 2100-2300 TB, SL 2000

GGRM 50200-51400 TB, SL 49700

ITMG 25175-25800 TB, SL 24800

INCO 3375-3650 BoW, SL 3300

(6)

Stock View

6

Senin, 21 April 2014

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV Q2 2013 G (%) EPS Q2 13 G (%) PE

IHSG 

4897.05  4907.80  4918.56  4884.78  4872.52 

               PERKEBUNAN AALI  28350  28,708.33  29,066.67  27,683.33  27,016.67  5,495,534.00  ‐2.68  455.30  ‐25.21  31.13  BWPT  1345  1,356.67  1,368.33  1,336.67  1,328.33  546,351.26  5.01  21.16  ‐44.27  31.78  LSIP  2380  2,411.67  2,443.33  2,356.67  2,333.33  1,927,529.00  ‐13.57  26.26  ‐71.97  45.32  SGRO  2190  2,240.00  2,290.00  2,095.00  2,000.00                 SIMP  940  951.67  963.33  931.67  923.33  6,454,605.00  ‐7.52  6.82  ‐84.28  68.94  UNSP  50  50.00  50.00  50.00  50.00                

PERTAMBANGAN BATU BARA

ADRO  980  988.33  996.67  973.33  966.67  15,681,584.59  ‐14.35  35.76  ‐53.60  13.70  BORN  115  118.00  121.00  109.00  103.00                 BRAU  129  134.33  139.67  124.33  119.67  7,169,850.05  ‐1.84  ‐12.09  ‐12.91  ‐5.33  BUMI  210  218.33  226.67  205.33  200.67                 DEWA  50  50.00  50.00  50.00  50.00  1,187,271.77  ‐23.79  ‐3.08  33.46  ‐8.10  HRUM  2140  2,163.33  2,186.67  2,128.33  2,116.67  4,617,446.50  ‐16.48  80.53  ‐74.37  13.29  ITMG  25325  25,475.00  25,625.00  25,175.00  25,025.00  10,818,499.39  ‐5.24  ‐1,024.92  ‐149.51  ‐12.35  PTBA  9700  9,741.67  9,783.33  9,641.67  9,583.33  5,433,619.00  ‐6.15  377.64  ‐44.06  12.84  PTRO  1315  1,330.00  1,345.00  1,300.00  1,285.00  1,807,445.37  9.27  105.99  ‐45.90  6.20 

PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI

BIPI  123  127.67  132.33  120.67  118.33  456,704.00  143.71  5.71  857.78  10.77  ELSA  495  499.00  503.00  492.00  489.00  1,974,037.00  ‐13.75  11.41  72.34  21.69 

ENRG  94  95.33  96.67  93.33  92.67                

ESSA  1740  1,753.33  1,766.67  1,733.33  1,726.67  197,928.35  ‐24.51  69.88  ‐16.18  12.45  MEDC  2640  2,681.67  2,723.33  2,566.67  2,493.33  4,254,873.80  ‐19.03  15.20  56.26  86.83 

PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA

ANTM  1125  1,133.33  1,141.67  1,118.33  1,111.67                 INCO  3555  3,610.00  3,665.00  3,465.00  3,375.00  5,021,085.37  24.51  44.03  736.26  40.37  TINS  1390  1,423.33  1,456.67  1,353.33  1,316.67  2,793,577.00  ‐32.35  27.25  ‐59.17  25.51  SEMEN INTP  23450  23,516.67  23,583.33  23,366.67  23,283.33  8,917,704.00  8.85  657.71  11.83  17.83  SMCB  2800  2,835.00  2,870.00  2,780.00  2,760.00  4,481,736.00  6.95  60.95  ‐7.40  22.97  SMGR  15825  16,016.67  16,208.33  15,666.67  15,508.33  11,422,242.66  31.93  435.73  22.87  18.16 

LOGAM DAN SEJENISNYA

GDST  93  94.33  95.67  91.33  89.67                 JPRS  261  262.00  263.00  260.00  259.00                 KRAS  496  498.00  500.00  493.00  490.00                 PAKAN TERNAK CPIN  4210  4,248.33  4,286.67  4,168.33  4,126.67  11,984,498.00  17.03  93.35  ‐9.50  22.55  JPFA  1385  1,428.33  1,471.67  1,348.33  1,311.67                

OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA

ASII  7825  7,883.33  7,941.67  7,758.33  7,691.67  94,279,000.00  ‐1.71  217.84  ‐8.88  17.96  GJTL  1920  1,966.67  2,013.33  1,881.67  1,843.33  6,129,102.00  ‐3.72  131.86  ‐12.67  7.28 

INDUSTRI BARANG KONSUMSI

ICBP  9975  10,016.67  10,058.33  9,941.67  9,908.33                 INDF  7200  7,250.00  7,300.00  7,100.00  7,000.00                 MYOR  29600  29,766.67  29,933.33  29,316.67  29,033.33  5,796,156.81  6.50  589.00  34.29  25.13  ROTI  1130  1,143.33  1,156.67  1,113.33  1,096.67  706,876.77  23.93  74.80  4.74  7.55  GGRM  50600  51,000.00  51,400.00  49,800.00  49,000.00  26,637,719.00  13.07  1,144.54  4.82  22.10  INAF  194  197.00  200.00  191.00  188.00  346,228.92  ‐14.45  ‐3.00  ‐251.48  ‐32.33  KAEF  895  911.67  928.33  886.67  878.33  1,740,950.51  9.95  7.70  ‐48.98  58.11  KLBF  1545  1,553.33  1,561.67  1,533.33  1,521.67  7,421,128.22  18.85  18.16  11.62  42.55 

KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA

(7)

7 EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV Q2 2013 G (%) EPS Q2 13 G (%) PE

PROPERTI DAN REAL ESTAT

APLN  278  282.33  286.67  274.33  270.67  2,427,175.34  4.76  21.82  2.31  6.37  ASRI  555  565.00  575.00  545.00  535.00  1,822,995.20  63.46  38.04  42.10  7.29  BKSL  180  183.00  186.00  178.00  176.00                BSDE  1615  1,628.33  1,641.67  1,603.33  1,591.67  2,899,355.45  80.85  87.65  160.65  9.21  COWL  545  553.33  561.67  538.33  531.67  178,797.61  20.66  5.60  ‐18.50  48.65  CTRA  1045  1,076.67  1,108.33  1,026.67  1,008.33  2,476,041.16  87.74  28.25  145.37  18.50  CTRP  810  815.00  820.00  800.00  790.00  844,546.15  173.53  40.85  149.82  9.92  CTRS  2350  2,386.67  2,423.33  2,316.67  2,283.33  544,397.99  8.82  103.60  61.38  11.34  ELTY  50  50.00  50.00  50.00  50.00                KIJA  268  270.67  273.33  264.67  261.33                MDLN  451  455.33  459.67  446.33  441.67                KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI  3055  3,101.67  3,148.33  3,021.67  2,988.33                DGIK  158  160.67  163.33  155.67  153.33  663,052.06  18.56  6.75  106.81  11.70  PTPP  1800  1,820.00  1,840.00  1,785.00  1,770.00                SSIA  895  908.33  921.67  888.33  881.67  2,349,408.81  32.98  81.19  2.70  5.51  TOTL  905  921.67  938.33  876.67  848.33  1,189,067.60  38.83  29.20  18.45  15.49  WIKA  2230  2,261.67  2,293.33  2,206.67  2,183.33  5,282,412.94  31.28  45.66  55.68  24.42 

INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI

PGAS  5350  5,375.00  5,400.00  5,300.00  5,250.00                JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA

CMNP  3450  3,478.33  3,506.67  3,413.33  3,376.67  472,349.52  6.57  92.94  ‐4.49  18.56  JSMR  6025  6,050.00  6,075.00  5,975.00  5,925.00  4,752,555.94  45.17  111.96  ‐17.71  26.91  TELEKOMUNIKASI BTEL  50  50.00  50.00  50.00  50.00  1,304,870.67  ‐5.12  ‐9.57  60.96  ‐2.61  EXCL  4850  4,900.00  4,950.00  4,800.00  4,750.00  10,290,761.00  0.02  78.56  ‐54.11  30.87  ISAT  3855  3,876.67  3,898.33  3,816.67  3,778.33  11,708,059.00  12.83  ‐42.54  ‐75.37  ‐45.31  TLKM  2325  2,331.67  2,338.33  2,316.67  2,308.33  40,160,000.00  8.25  353.42  10.84  3.29  TRANSPORTASI GIAA  461  463.00  465.00  460.00  459.00                MBSS  980  990.00  1,000.00  975.00  970.00  743,824.85  15.24  110.92  11.99  4.42  WINS  875  880.00  885.00  870.00  865.00  813,321.40  50.87  31.08  14.95  14.08 

KONSTRUKSI NON BANGUNAN

INDY  590  598.33  606.67  583.33  576.67  4,103,172.90  29.58  ‐15.13  ‐110.44  ‐19.50  BANK BBCA  11200  11,233.33  11,266.67  11,133.33  11,066.67  15,731,522.00  19.21  256.38  19.30  21.84  BBKP  645  655.00  665.00  640.00  635.00                BBNI  5050  5,100.00  5,150.00  5,000.00  4,950.00  12,232,132.00  10.56  229.42  30.20  11.01  BBRI  10000  10,058.33  10,116.67  9,908.33  9,816.67  27,023,251.00  10.52  411.52  16.69  12.15  BBTN  1365  1,408.33  1,451.67  1,333.33  1,301.67  5,008,661.00  18.75  63.75  2.20  10.71  BDMN  4470  4,558.33  4,646.67  4,413.33  4,356.67  9,670,837.00  4.86  207.10  ‐0.92  10.79  BJBR  1055  1,086.67  1,118.33  1,026.67  998.33  3,931,110.00  16.84  76.87  24.23  6.86  BMRI  9850  10,041.67  10,233.33  9,716.67  9,583.33  23,114,382.00  14.30  355.46  16.05  13.86  BNGA  1030  1,040.00  1,050.00  1,020.00  1,010.00  8,491,044.00  8.25  84.90  7.56  6.07 

PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI

AKRA  4775  4,800.00  4,825.00  4,755.00  4,735.00  10,616,563.52  ‐0.92  90.43  17.90  26.40  INTA  315  321.33  327.67  308.33  301.67  1,443,586.00  ‐12.67  12.59  ‐37.06  12.51  UNTR  21600  21,691.67  21,783.33  21,466.67  21,333.33  24,901,298.00  ‐18.65  619.20  ‐25.03  17.44  PERDAGANGAN ECERAN MAPI  6200  6,316.67  6,433.33  6,116.67  6,033.33  4,380,445.00  26.56  87.79  ‐12.24  35.31  RALS  1350  1,360.00  1,370.00  1,335.00  1,320.00  2,486,440.00  3.68  15.14  4.70  44.58 

ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA

MNCN  2865  2,880.00  2,895.00  2,845.00  2,825.00  3,134,243.00  2.90  67.76  27.11  21.14  PERUSAHAAN INVESTASI

BRMS  228  232.67  237.33  221.67  215.33               

(8)

Corporate Action

8

RUPS

EMITEN

JENIS

TANGGAL

TEMPAT

BBNI  

Bank Negara Indonesia 

(Persero) Tbk.  

AGM  

06/03/2014  

The Ballroom ‐ Four Season Hotel Jakarta   

MTFN  

Capitalinc Investment Tbk.  

EGM  

10/03/2014  

  

SRIL  

Sri Rejeki Isman Tbk  

EGM  

10/03/2014  

Gd. Serbaguna ‐ Diamond Hotel, Jl. Slamet Riyadi No. 392 

Solo   

BNII  

Bank Internasional Indonesia 

Tbk.  

EGM  

12/03/2014  

Function Room ‐ Sentral Senayan III Lt. 28, Jl. Asia Afrika No. 

8 Senayan Gelora Bung Karno Jakarta 10270   

ADHI  

Adhi Karya (Persero) Tbk.  

AGM  

14/03/2014  

Ruang Rapat PT. Adhi Karya Tbk, Jl. Raya Pasar Minggu Km. 

18, Jakarta selatan   

ARNA  

Arwana Citramulia Tbk.  

AGM  

14/03/2014  

Plant 2 ‐ PT Arwana Citramulia Tbk., Jl. Raya Gorda RT 004 

RW 003 Kibin ‐ Cikande, Serang 42186   

WSKT  

Waskita Karya (Persero) Tbk  

AGM  

18/03/2014  

Ruang Serbaguna Gd. Waskita Lt. 11, Jl. MT Haryono Kav. 10 

Jakarta   

CNKO  

Exploitasi Energi Indonesia 

Tbk  

EGM  

19/03/2014  

Hotel Redtop ‐ Pecenongan   

BLTA  

Berlian Laju Tanker Tbk  

AGM  

19/03/2014  

Ruang Seminar I‐II, Gedung BEI Tower II Lantai I, Jl. Jend. 

Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta   

BTPN  

Bank Tabungan Pensiunan 

Nasional Tbk.  

AGM  

20/03/2014  

  

GIAA  

Garuda Indonesia (Persero) 

Tbk  

EGM  

24/03/2014  

  

MITI  

Mitra Investindo Tbk.  

EGM  

24/03/2014  

Ruang Serbaguna BEI   

BBRM  

Pelayarang Nasional Bina 

Buana Raya Tbk  

AGM  

25/03/2014  

  

BBRM  

Pelayarang Nasional Bina 

Buana Raya Tbk  

EGM  

25/03/2014  

  

BJBR  

Bank Pembangunan Daerah 

Jawa Barat dan B  

AGM  

26/03/2014  

Ballroom Hotel Hilton, Jl. HOS Tjokroaminoto No. 41‐43 

Bandung   

BJBR  

Bank Pembangunan Daerah 

Jawa Barat dan B  

EGM  

26/03/2014  

Ballroom Hotel Hilton, Jl. HOS Tjokroaminoto No. 41‐43 

Bandung   

BJTM  

Bank Pembangunan Daerah 

Jawa Timur Tbk  

AGM  

26/03/2014  

Isyana Ballroom Hotel Bumi Surabaya   

BBRI  

Bank Rakyat Indonesia 

(Persero) Tbk.  

AGM  

26/03/2014  

  

INAF  

Indofarma Tbk.  

AGM  

26/03/2014  

  

ITMA  

Sumber Energi Andalan Tbk  

EGM  

27/03/2014  

  

WIKA  

Wijaya Karya (Persero) Tbk.  

AGM  

27/03/2014  

Gd. WIKA ‐ Ruang Serbaguna Lt. 11, Jl. DI Panjaitan Kav. 9 

Jakarta Timur   

BNGA  

Bank CIMB Niaga Tbk  

AGM  

27/03/2014  

Soehanna Hall ‐ The Energy Building Lt. 2, Jl. Jend Sudirman 

Kav. 52‐53 SCBD Lot 11 A, Jakarta   

AGRO  

Bank Rakyat Indonesia 

Agroniaga Tbk  

AGM  

27/03/2014  

  

DEWA  

Darma Henwa Tbk  

AGM  

28/03/2014  

Ballroom 2 Lt. 1 ‐ JS Luwansa Hotel, Jl. HR Rasuna Said Kav. C

‐22 Jakarta 12940   

DEWA  

Darma Henwa Tbk  

EGM  

28/03/2014  

Ballroom 2 Lt. 1 ‐ JS Luwansa Hotel, Jl. HR Rasuna Said Kav. C

‐22 Jakarta 12940   

IGAR  

Champion Pacific Indonesia 

Tbk  

AGM  

28/03/2014  

Gd. Pasadenia, Jl. Pacuan Kuda Raya No. 27 Jakarta   

Senin, 21 April 2014

(9)

Corporate Action

9

SAHAM BONUS

RASIO

JADWAL

KETERANGAN

TINS 

544:261 

16‐Apr‐14 

Cum Saham Bonus 

  

  

22‐Apr‐14 

Recording Date 

  

  

7‐May‐14 

Pembagian Saham Bonus 

  

  

  

  

EMITEN

JUMLAH

DIVIDEN

CUM

DIVI-DEN

RECORDING

DATE

PEMBAYARAN

DIVI-DEN

KETERANGAN

ANTM  10  29/04/2014  30/04/2014  20/05/2014     AGRO  1  28/04/2014  29/04/2014  19/05/2014     WIKA  28  28/04/2014  29/04/2014  13/05/2014     PGAS  210  28/04/2014  29/04/2014  19/05/2014     WSKT  11  28/04/2014  29/04/2014  19/05/2014     BBRI  257  28/04/2014  29/04/2014  14/05/2014     SMGR  407  28/04/2014  29/04/2014  19/05/2014     BJTM  41  28/04/2014  29/04/2014  14/05/2014     PTBA  462  28/04/2014  29/04/2014  16/05/2014     PTPP  26  21/04/2014  22/04/2014  08/05/2014     KAEF  10  17/04/2014  21/04/2014  08/05/2014     BJBR  78  16/04/2014  17/04/2014  07/05/2014     TINS  56  16/04/2014  17/04/2014  07/05/2014     SMBR  8  15/04/2014  16/04/2014  05/05/2014     ADHI  68  07/04/2014  08/04/2014  02/04/2014     JSMR  79  04/04/2014  07/04/2014  23/04/2014     BMRI  234  18/03/2014  19/03/2014  15/04/2014     BBTN  44  18/03/2014  19/03/2014  07/04/2014     DKFT  50  04/03/2014  05/03/2014  21/03/2014     TOTO  100  16/12/2013  17/12/2013  30/12/2013     MSKY  4  16/12/2013  17/12/2013  30/12/2013     SAHID  7  16/12/2013  17/12/2013  30/12/2013     BWPT  12  11/12/2013  12/12/2013  30/12/2013     PANS  50  09/12/2013  10/12/2013  20/12/2013     BATA  15  09/12/2013  10/12/2013  20/12/2013     DEFI  2  03/12/2013  04/12/2013  20/12/2013     UNVR  330  02/12/2013  03/12/2013  18/12/2013     HMSP  969  02/12/2013  03/12/2013  18/12/2013    

(10)

Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.

Branch Office

Jakarta:

Thamrin

Gedung Jaya Lt. 2 Suite L02-05

Jl. M. H. Thamrin No. 12

Jakarta 10340

Phone : +62 21 3193 1811

Taman Palem

Ruko Mall Taman Palem No.32

Jl. Kamal Raya, Outer Ring Road Cengkareng

Jakarta 11730

Phone : +62 21 5437 6266

Latumenten

Jl.Terusan Bandengan Utara No.89F

Jakarta 14450

Phone : +62 21 662 9496

Pantai Indah Kapuk

The Centro Metro Broadway

Blok A No. 28 Lt. 2

Jl. Pantai Indah Utara 2

Jakarta 14460

Phone : +62 21 3001 0315

Serpong:

Ruko Golden 8

Blok F No.6

Jl. Ki Hadjar Dewantara

Gading Serpong - Tangerang

Banten 15810

Phone : +62 21 2923 8930

Yogyakarta:

Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata

Tamansiswa Yogyakarta

Jl. Kusumanegara 121 - Yogyakarta 55165

Phone : 0274-543944

Solo:

Jl. Dr. Radjiman No. 314 Q

Surakarta 57141

Phone : +62 271 743 498

Makasar :

Jl. Gunung Bawakareng No. 71

Makassar 90157

Phone : +62 411 361 3122

Sampit :

Universitas Darwan Ali

Jl. Batu Berlian No. 10

Kalimantan Tengah 74322

Phone : +62 531 31992

Panin Bank Centre

3rd Floor Jl. Jend. Sudirman No. 1

Jakarta 10270, Indonesia

Phone

: +62 21 726 3969

Fax

: +62 21 571 0895

CS

: +62 21 726 2757

Web

: www.firstasiacapital.com

E-mail :

[email protected]

First Asia Research Team :

Ivan Kurniawan ([email protected])

David Nathanael ([email protected])

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan asli daerah dan belanja modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kelengkapan pengungkapan informasi keuangan

Penelitian terkait dengan ukuran pemerintahan daerahyang didasarkan pada total pendapatan dimana pemerintah daerah dengan total pendapatan yang lebih besar dapat memberikan

Dengan kata lain gerak cahaya pada narasi scene 7a, 7b hingga 7c, mengetengahkan semacam analogi penceritaan akan gerak dan berakhirnya (matinya) suatu

Survei cepat ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tikus inang definitif schistosomiasis, menentukan infection rate schistosomiasis pada tikus dan

Semua kasus, fokus dan tikus positif yang tertangkap dipetakan dengan menggunakan GPS seri GPSMap 76 CSx, dengan menentukan posisi (waypoint) dan selanjutnya

Menentukan penggunaan lain dari produk sarana angkut barang saat melalui tangga untuk tempat tinggal, membantu mengetahui bagian atau komponen mana yang perlu

SiputLymnaea Rubiginosadikumpulkandari sawah yang berdekatan dengan kandang sapi dengan menggunakan kantong plastik, kemudian di ternpatkan pada kaca berukuran 20 x 40 cm untuk

Protein yang bersifat antigenik dengan bobot molekul >198 kDa terlihat lebih tebal pada NEJ, dibandingkan dengan pada cacing dewasa dan cacing umur 6 dan 9 minggu, diduga