• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAILY RESEARCH. Market Preview. Senin, 03 Juli 2017

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAILY RESEARCH. Market Preview. Senin, 03 Juli 2017"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)



Inflasi Juni 2017 diyakini bakal lebih rendah.



PTPP bidik investasi bandara dan kilang minyak.



BTPN dapat pinjaman US$ 100 juta dari IFC.



SMAR memenuhi aturan free float.

DAILY RESEARCH

Statistics

Highlight

Opening Today Nikkei AORD

 Change  

 

 

Market Preview

HSG  pada  perdagangan  akhir  pekan 

lalu  sekaligus  menandai  akhir  Juni, 

sebelum  libur  Idul  Fitri,  berhasil  ditu‐

tup  di  teritori  positif  setelah  bergerak 

konsolidasi  dalam  rentang  terbatas 

sekitar  26  poin  atau  ditutup  di 

5829,708  menguat  tipis  11,156  poin 

(0,19%).  Sepanjang  Juni  lalu  IHSG  ber‐

hasil melanjutkan tren bullish menguat 

1,6%  menandai  penguatan  selama 

empat  bulan  berturut‐turut  sejak  Feb‐

ruari  lalu.  Penguatan  terutama  dito‐

pang saham‐saham yang sensitif inter‐

est  rate  seperti  perbankan,  aneka  in‐

dustri,  telekomunikasi,  dan  sektor 

konsumsi.  Sedangkan  saham  sektoral 

yang  bearish  yang  terkait  dengan  ko‐

moditas  seiring  pergerakan  harga  ko‐

moditasnya  yang  masih  melemah, 

terutama  harga  minyak  mentah  yang 

sudah  berada  di  bawah  USD43/barel 

(22/6), merupakan level terendah sejak 11 Agustus 2016 lalu.  

 

Namun harga minyak sepekan terakhir berhasil rebound ketika pasar saham 

Indonesia libur panjang. Selama sepekan terakhir di Juni lalu harga minyak mentah di 

AS berhasil rebound 7,72% setelah selama lima pekan berturut‐turut dilanda tekanan 

jual. Sementara  bursa saham global sepekan terakhir, ketika bursa saham  Indonesia 

libur, bergerak bervariasi. Indeks saham utama di Wall Street sepekan terakhir umum‐

nya ditutup koreksi terutama dipicu tekanan jual atas saham‐saham sektor teknologi. 

Indeks  DJIA  dan  S&P  sepekan  terakhir  masing‐masing  melemah  0,21%  dan  0,61%. 

Sedangkan indeks Nasdaq terkoreksi hampir 2% setelah pekan sebelumnya menguat 

1,84%. Sedangkan indeks saham utama di kawasan Asia seperti Nikkei sepekan tera‐

khir  koreksi  0,5%,  indeks  HangSeng  menguat  0,4%  dan  Indeks  ST  Singapura  naik 

0,53%. Saham sektor energi, perbankan, dan industri berhasil menguat di Wall Street 

akhir  pekan  lalu  terutama  ditopang  rebound  harga  minyak  mentah  dan  sejumlah 

harga komoditas tambang logam lainnya. Harga minyak mentah akhir pekan lalu di AS 

ditutup  di  USD46,33/barel  atau  menguat  7,7%  sepekan  terakhir.  Harga  nikel  di  LME 

sepekan terakhir menguat 3% di USD9372,5/barel.  

 

Rebound  harga  minyak  mentah  dan  sejumlah  harga  komoditas  tambang 

lainnya sepekan terakhir diperkirakan berimbas positif pada perdagangan saham ber‐

basiskan  komoditas  pada  perdagangan  awal  pekan  Juli  ini  setelah  harga  sahamnya 

umumnya berada di area oversold. Selain faktor rebound harga minyak mentah, senti‐

men  positif  pasar  pada  perdagangan  awal  Juli  ini  akan  digerakkan  data  inflasi  Juni 

2017  yang  diperkirakan  relatif  terkendali  dan  dari  kawasan  Asia  naiknya  aktivitas 

manufaktur China Juni lalu yang tercermin dari kenaikan indeks Manufacturing PMI ke 

51,7 di atas perkiraan 51,0 dan bulan sebelumnya 51,2. IHSG pada perdagangan awal 

pekan  ini  diperkirakan  akan  berpeluang  melanjutkan  tren  bullish  dengan  support  di 

5810 dan target resisten di 5865.       

S1 5810  S2 5760  R1 5850  R2 5865   

Index Last Chg % DJIA  21349.63  (60.40)  (0.28)  S&P 500  2423.41  (12.20)  (0.50)  FTSE 100  7312.72  (135.07)  (1.81)  CAC 40  5120.68  (153.58)  (2.91)  DAX  12325.12  (449.14)  (3.52)  NIKKEI 225  20033.43  (97.18)  (0.48)  HANGSENG  25764.58  70.00   0.27   STI  3226.48  19.92   0.62   SHENZHEN  1897.69  10.49   0.56   SHANGHAI  3192.43  36.22   1.15   Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel)  46.34  3.68   8.63   CPO (RM/M.T)  2469.00  3.00   0.12   Gold (USD/T.oz)  1241.10  (12.20)  (0.97)  Nikel (USD/M.T  9330.00  300.00   3.32   Timah (USD/M.T)  19900.00  250.00   1.27   Coal (USD/M.T)  75.80  (3.80)  (4.77)  Exchange Rates Chg % IDR/USD  13325.00  15.00   0.11   USD/EUR  1.142  0.03   2.31   JPY/USD  112.34  1.20   1.08   IDR/SGD  9682.58  95.29   0.99   IDR/AUD  10253.40  202.50   2.01   TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE  33.67  4487  (0.13)  (0.38) 

Top Gainers IDR % Chg MAPB  2,520  50.00   840  ARMY  450  50.00   150  MYTX  145  34.30   37  POWR  1,415  24.70   280 

CANI  456  24.60   90  Top Losers IDR % Chg

TRIS‐W  11  (47.60)  (10) 

ICON  130  (25.30)  (44) 

MGNA‐W  3  (25.00)  (1) 

KMTR  655  (23.40)  (200) 

TKIM‐W  126  (21.30)  (34) 

Top Value IDR % (miliar) BMRI  12,700  1.40   1,226 B  TLKM  4,520  0.70   1,051 B  ASII  8,900  (0.60)  824 B  BBRI  15,300  2.20   687 B  BBCA  18,200  0.60   500 B  Top Volume IDR % (juta)

RIMO  165  (1.80)  1,077.994  MYRX  131  0.80   1,033.737  WOOD  280  7.70   599.581  HRTA  332  10.70   503.535  BUMI  352  (1.10)  381.639  IHSG 5,829.71 Change 11.16 Change (%) 0.19 Change (%/ytd) 10.06

Total Value (IDR triliun) 12.302 Total Volume (miliar saham) 17.076 Net Foreign Buy (IDR miliar) (1,981.000) Up: 170 Down: 297 Unchange: 136

(2)

News Update

2



Inflasi Juni 2017 diyakini bakal lebih rendah. Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan inflasi Juni 2017, Senin (3/7) besok. Sebagian besar dari 10 ekonom memproyeksi inflasi bulan lalu sebesar 0,55%-0,6%, lebih rendah dibandingkan Juni 2016. Padahal puasa dan lebaran tahun ini bertepatan di bulan yang sama, yakni di bulan Juni. Ekonom SKHA Institute for Global Competitiveness Eric Sugandi mengatakan, faktor pendorong utama inflasi bulan lalu yaitu kenaikan harga pangan dan transportasi selama ramadan. Selain itu, masih ada efek lanjutan dari kenaikan tarif listrik 900 volt ampere tahap ketiga (Mei 2017), khususnya untuk pelanggan pascabayar. Meski demikian, Eric juga melihat kenaikan harga bahan pangan saat puasa dan lebaran tahun ini tidak setinggi tahun lalu lantaran adanya beberapa harga pangan yang cenderung turun yang terbantu operasi pasar pemerintah. Di sisi lain, daya beli masyarakat juga sedikit tergerus akibat kenaikan harga yang diatur pemerintah (administered prices) yang terjadi selama semester pertama tahun ini. Eric memperkirakan, inflasi bulan lalu sebesar 0,55%, lebih rendah dibanding bulan sebelumnya dan dibanding Juni 2016. Sementara inflasi tahunan Juni 2017 diperkirakan 4,2%, yang juga lebih rendah dibanding bulan sebelumnya, meski lebih tinggi dari Juni 2016. Ekonom Bank Permata Josua Pardede juga memperkirakan, inflasi Juni 2016 sebesar 0,55% dan 4,22% year on year (YoY). Khusus inflasi yang bersumber dari harga pangan, pihaknya mencatat adanya kenaikan dan penurunan harga pada beberapa komoditas pangan. Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro juga melihat kenaikan harga pangan puasa lebaran tahun ini lebih terkendali karena pengaruh operasi pasar pemerintah, termasuk membuka keran impor. Bahkan pihaknya memperkirakan bahan pangan Juni hanya menyumbang inflasi bulanan 0,03%, lebih rendah dari Mei yang mencapai 0,17%. Berbeda dengan Ekonom Development Bank of Singapore Gundy Cahyadi yang memperkirakan inflasi Juni akan mencapai 4,4%, tertinggi sejak awal tahun ini. Menurutnya, tekanan musiman ramadan secara jelas mempengaruhi harga pangan yang bergejolak. Ekonom Maybank Indonesia Juniman memperkirakan inflasi bulan lalu lebih tinggi lagi, yaitu sebesar 0,84% dan 4,53% YoY. Selain kenaikan bahan pangan, dampak kenaikan tarif listrik, dan tarif transportasi, inflasi Juni juga dipicu oleh peningkatan inflasi inti. Juniman melihat, harga emas perhiasan meningkat karena permintaan lebaran. Begitu juga dengan tarif hotel dan harga sewa rumah juga naik. Ia memperkirakan inflasi inti Juni mencapai 0,52% dan 3,39% YoY, jauh lebih tinggi dari bulan sebelumnya. (Kontan)



PTPP bidik investasi bandara dan kilang minyak. PT PP Tbk (PTPP) kian gencar berinvestasi untuk memperbesar bisnisnya. Namun, perusahaan pelat merah itu tidak hanya terfokus pada satu sektor dalam melakukan investasi tetapi terus melakukan diversifikasi sesuai peluang bisnis yang ada. Tahun ini, PTPP telah menyiapkan belanja modal sebesar Rp 21 triliun untuk ekspansi. Selain terus melakukan investasi di proyek-proyek tol, pembangkit listrik, pracetak dan properti, perusahaan konstruksi ini juga mulai menyasar investasi baru yakni di Bandara dan oil refinery (kilang minyak). PTPP berencana ikut berinvestasi di bandara Kulon Progo Yogyakarta. Agus Purbiano, Direktur Keuangan PTPP mengatakan pihaknya tengah mengikuti bidding contest yang diadakan PT Angkasa Pura I sebagai pengelola bandara tersebut bersaing dengan tiga BUMN karya lain. PTPP mengkaji untuk membangun refinery dengan kapasitas 30.000 barel per day. Nantinya kilang tersebut direcanakan untuk mengolah minyak mentah yang diimpor PT Indonesia Timur dari Nigeria. "Kajiannya masih terus kita lakukan karena kalaumasuk ke sini harus ada kepastian supplainya dan membangun refinery juga harus disesuaikan dengan sumber minyaknya. Kami sudah kirim tim ke Nigeria untuk memastikan supplai dan ke Rusia untuk melihat mesinnya," jelasNugroho. Saat ini aset PP Energi masih belum besar. Independen Popwer Producer (IPP) yang telah dimilliki perusahan saat baru sekiar 100 MW dan bau-baru ini memenangkan investasi Pembangkit listrik Muara Labo 2 x200 MW dengan nilai sekitar Rp 7 triliun invertasi bersama konsorsium Cina dan PT Sewatama. Porsi PTPP 24%. Sementara tahun ini, perusaaan menargetkan investasi di IPP mencapai 600 MW. Hingga saat ini, PTPP baru menyerap belanja modal sebesar Rp 1,02 triliun atau 5% dari target. Sementara kontrak baru yang telah diperoleh hingga akhir Juni telah mencapai Rp 20,1 trilun atau separuh dari target tahun ini yakni Rp 40,6 triliun. Ini juga meningkat tajam dari periode yang sama tahun lalu yakni sebesar Rp 14 triliunan. (Kontan)



BTPN dapat pinjaman US$ 100 juta dari IFC. PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) mendapatkan bantuan dana dari International Finance Corporation (IFC). Anggota Bank Dunia ini telah sepakat untuk menyediakan dana senilai US$ 100 juta dalam mata uang rupiah kepada BTPN untuk meningkatkan pinjaman bagi pengusaha kecil, perempuan, UKM dan masyarakat kurang mampu. Direktur BTPN Arief Harris Tandjung mengatakan, pihaknya dapat menyediakan akses keuangan yang lebih terjangkau untuk masyarakat dan memperluas kegiatan yang dapat memberikan fasilitas yang lebih baik. "Kerjasama BTPN dan IFC untuk mendukung komunitas prasejahtera produktif," katanya, belum lama ini. Selanjutnya, pembiayaan ini akan membantu BTPN meningkatkan kualitas produk dan layanan perbankan serta memperluas akses keuangan bagi segmen masyarakat kurang mampu termasuk di dalamnya pengusaha UMKM dan pengusaha perempuan. Tidak hanya itu, pembiayaan ini juga bertujuan meningkatkan kapasitas dan membuka wacana mereka melalui pelatihan, serta memberi kesempatan untuk memperluas jaringan. (Kontan)



SMAR memenuhi aturan free float. Meski telah melewati tenggat waktu, beberapa emiten masih berupaya memenuhi aturan free float alias jumlah minimal saham beredar di pasar. Paling baru adalah emiten kelapa sawit Grup Sinarmas, PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR). Pemegang saham pengendali SMAR, yakni PT Purimas Sasmita menjual 138 juta saham SMAR pada Selasa, 20 Juni 2017. Dengan harga jual Rp 4.100 per saham, Purimas Sasmita mengantongi dana Rp 565,80 miliar. Setelah penjualan saham, kepemilikan Purimas turun dari 97,20% menjadi 92,40% dan saham publik naik menjadi 7,60%. "Tujuan transaksi ini untuk divestasi sekaligus memenuhi peraturan Bursa Efek Indonesia mengenai kepemilikan saham publik minimum 7,5% bagi PT SMART Tbk," ungkap Edy Saputra Suradja, Direktur Purimas dalam keterbukaan informasi di BEI. Sekadar informasi, bisnis SMAR merupakan bisnis kelapa sawit terintegrasi mulai dari pembibitan, perkebunan, pengolahan, dan pemrosesan kelapa sawit. Penjualan bersih SMAR pada kuartal pertama 2017 mencapai Rp 9,21 triliun, naik 16% ketimbang periode yang sama tahun lalu. Kenaikan beban pokok penjualan yang lebih dari penjualan menyebabkan laba SMAR turun 26% menjadi Rp 340 miliar dari sebelumnya Rp 462,3 miliar. (Kontan)

(3)

Stock Picks

3

MAIN 1050‐1170. Harga emiten pakan ternak, Malindo Feedmill Tbk (MAIN), sepekan terakhir bergerak konsolidasi di 

area downtrend. Akhir pekan lalu (22/6) sebelum libur panjang Idul Fitri, harga sahamnya tutup di Rp1105. Saat ini 

level support di kisaran Rp1025 hingga Rp1050 dan peluang resisten akan menguji resisten sederhana di Rp1115, dan 

apabila  berhasil  break  akan  kuat  peluang  menuju  resisten  di  Rp1170.  Dalam  waktu  dekat  sentimen  positif  akan 

digerakkan  dengan  rencana  pembagian  dividen  tunai  tahun  buku  2016  sebesar  Rp38/saham  dimana  tanggal  Cum 

dividen pekan ini (5/7). Jumlah dividen tersebut setara dengan 29% laba bersih tahun 2016 yang mencapai Rp290,23 

miliar meningkat dibandingkan tahun 2015 lalu yang menderita rugi Rp62,10 miliar. Tahun 2016 lalu penjualan bersih 

tumbuh 9,9% mencapai Rp5,25 triliun. Laba kotor dan usaha naik masing‐masing 71% dan 391% di Rp923,92 miliar 

dan Rp463,63 miliar. Pertumbuhan laba tahun lalu turut ditopang penguatan kurs rupiah terhadap dolar AS. Tahun ini 

harga sahamnya sempat mencapai Rp1410 (6/4) dan terendah di Rp1020 (5/6). Akhir 2016 lalu harga sahamnya tutup 

di Rp1300. Dua bulan terakhir harga sahamnya bergerak bearish seiring pencapaian kinerjanya di 1Q17 yang di bawah 

ekspektasi akibat kebijakan pemerintah yang mewajibkan perusahaan pakan menggunakan bahan baku jagung lokal 

dimana harganya relatif mahal dibandingkan impor. Sedangkan harga jual pakan ternak cenderung turun. Hal ini telah 

menekan  marjin  perusahaan  pakan  ternak  termasuk  perseroan.  Sepanjang  1Q17,  penjualan  neto  turun  2,43% 

mencapai  Rp1,27  triliun  dibandingkan  1Q16  sebesar  Rp1,3  triliun.  Laba  kotor  turun  30%  mencapai  Rp165  miliar 

dibandingkan 1Q16 sebesar Rp237 miliar. Marjin kotor tertekan hingga menjadi 13% dari 18% di 1Q16. Laba usaha 

turun  45%  mencapai  Rp62  miliar  dibandingkan  1Q16  sebesar  Rp112,5  miliar.  Marjin  usaha  turun  menjadi  5%  dari 

8,6%. Laba bersih 1Q17 turun 52,77% menjadi Rp24,6 miliar dibandingkan 1Q16 sebesar Rp52 miliar. Marjin bersih 

turun menjadi 1,9% dari 4% di 1Q16. Dengan mempertimbangkan pencapaian di 1Q17, tahun ini proyeksi penjualan 

neto  diperkirakan  hanya  mencapai  Rp5,11  triliun  atau  turun  2,5%  dari  tahun  2016  lalu  sebesar  Rp5,24  triliun. 

Sedangkan laba bersih tahun ini diperkirakan hanya mencapai Rp153,48 miliar atau turun 47% dari tahun 2016 yang 

mencapai Rp290,23 miliar. Marjin bersih turun menjadi 3% dari 5,5% tahun 2016. EPS tahun ini diperkirakan hanya 

Rp68,5. Harga sahamnya tahun lalu ditransaksikan dengan PE tertinggi di 16x dalam kondisi pasar bullish. Dengan PE 

16x  maka  target  harga  sahamnya  tahun  ini  diperkirakan  Rp1100.  Harga  sahamnya  saat  ini  di  Rp1105  sudah 

merepresentasikan harga wajarnya di tengah kondisi bisnis pakan ternak saat ini yang tengah menghadapi tantangan 

kenaikan  bahan  baku  jagung  lokal  akibat  kebijakan  pemerintah  dan  pembatasan  harga  jual  produk  DOC  dan  ayam 

pedaging.  Dari  sisi  likuiditas,  perdagangan  sahamnya  masuk  dalam  kategori  minim  likuiditas.  Namun  dalam  jangka 

pendek  pergerakan  harga  sahamnya  berpeluang  menguat  terbatas  karena  sentimen  pembagian  dividen  yang 

memberikan  potensi  yield  bagi  pemodalnya  relatif  besar  di  harga  saat  ini  yakni  mencapai  3,4%.  Secara  technical 

support saat ini di kisaran Rp1020 hingga Rp1050. Sepanjang support terjaga, peluang rebound akan terbuka dengan 

resisten di Rp1170. Buy on Weakness, SL 990      

  

(4)

4

Stock Picks

INDF  8400‐8750. 

Harga  saham  Indofood  Sukses  Makmur  Tbk  (INDF)  akhir  Juni  lalu  (22/6),  sebelum  libur 

panjang Idul Fitri berhasil melanjutkan penguatannya dan tutup di Rp8600 resisten sederhana sejak 8 Juni 

lalu. Selama sepekan terakhir sebelum libur panjang, harga sahamnya berhasil rebound 3,3% setelah sem‐

pat koreksi hingga mendekati support di Rp8300. Dalam waktu dekat katalis pergerakan harganya adalah 

rilis laba 2Q17 di akhir Juli nanti. Sepanjang Juni lalu pergerakan harganya cenderung fluktuatif terkoreksi 

1,7%. Sepanjang tahun ini pergerakan harganya bullish. Akhir 2016 lalu harga sahamnya tutup di Rp7925. 

Pergerakan  positif  harga  sahamnya  sepanjang  paruh  pertama  tahun  ini  ditopang  pertumbuhan  labanya 

sepanjang 1Q17. Sepanjang 1Q17, penjualan neto perseroan tumbuh 8% mencapai Rp17,83 triliun diband‐

ingkan 1Q16 sebesar Rp16,52 triliun. Pertumbuhan penjualan di 1Q17 ini lebih tinggi ketimbang pertumbu‐

han penjualan 2016 lalu yang hanya 4%. Pencapaian penjualan bersih hingga 1Q17 tersebut mencerminkan 

24,5% dari proyeksi penjualan neto tahun ini yang diperkirakan sebesar Rp72,65 triliun atau tumbuh 8,8%. 

Kontribusi utama penjualan neto perseroan masih berasal dari produk bermerek (CBP) sebesar 50% diikuti 

Bogasari 21%, Agribisnis 22%, dan Distribusi 7%. Di bottom line, laba bersih perseroan 1Q17 tumbuh 11% 

mencapai  Rp1,20  triliun  dari  Rp1,09  triliun  di  1Q16.  Marjin  bersih  naik  menjadi  6,8%  dari  6,6%  di  1Q16 

maupun 6,21% di full year 2016 lalu. Dengan tidak memperhitungkan akun non‐recurring dan selisih kurs, 

laba inti perseroan di 1Q17 tumbuh 17,1% mencapai Rp1,19 triliun dari Rp1,01 triliun. Pencapaian laba ber‐

sih 1Q17 mencerminkan 23,6% dari proyeksi laba bersih tahun ini yang sebelumnya diperkirakan mencapai 

Rp5,08  triliun  atau  tumbuh  22,7%.  EPS  proyeksi  tahun  ini  sebelumnya  diperkirakan  Rp579,15.  Harga  sa‐

hamnya berpeluang mencapai Rp10400 dengan PE 18x (E/17). Dari harga saat ini di Rp8600 ada ruang pen‐

guatan 21%. Secara technical, untuk jangka pendek, peluang penguatan lanjutan akan menguji resisten se‐

derhana di Rp8750 dengan resisten kuat berikut di Rp8850 hingga Rp9000. Trading Buy, SL 8200     

 

 

(5)

5

Stock Picks

WTON  620‐660. 

Harga  saham  emiten  jasa  konstruksi  Wijaya  Karya  Beton  Tbk  (WTON)  sepanjang  Juni 

kemarin kemarin bergerak bearish. Harga sahamnya akhir Juni lalu (22/6), sebelum libur panjang Idul Fitri 

tutup  di  level  terendahnya  sejak  listing  perdana  April  2014  lalu,  di  Rp620.  Minimnya  insentif  baik  secara 

individual  maupun  sektoral  membuat  pasar  enggan  mengakumulasi  sahamnya.  Secara  fundamental 

harganya saat ini relatif murah mengingat prospek industrinya yang menjanjikan pertumbuhan laba yang 

kuat  dengan  dukungan  maraknya  proyek  infrastruktur  dalam  beberapa  tahun  ke  depan.  Dibandingkan 

akhir tahun lalu di Rp825, harga sahamnya telah terkoreksi hampir 25%. Secara technical posisi harganya 

juga  sudah  berada  di  area  oversold  sehingga  terbuka  terjadinya  technical  rebound.  Sepanjang  1Q17, 

pendapatan  usaha  perseroan  masih  mengalami  penurunan  0,44%  di  Rp729,32  miliar  dibandingkan  1Q16 

sebesar  Rp732,53  miliar.  Pencapaian  pendapatan  usaha  hingga  1Q17  baru  mencerminkan  14,6%  dari 

proyeksi pendapatan tahun ini sebesar Rp5 triliun. Sedangkan laba bersih 1Q17 naik tipis 1,54% mencapai 

Rp51,02  miliar  dibandingkan  1Q16  sebesar  Rp50,24  miliar.  Pencapaian  laba  bersih  hingga  1Q17  baru 

mencerminkan  15,5%  dari  proyeksi  laba  bersih  yang  ditargetkan  perseroan  sebesar  Rp330  miliar.  EPS 

tahun  ini  diperkirakan  Rp37,86/saham  naik  dari  2016  Rp31,26/saham.  Sebelumnya  diperkirakan  harga 

sahamnya  berpeluang  ditransaksikan  dengan  PE  30x  (E/17)  atau  mencapai  Rp1136.  Perseroan  sepanjang 

lima bulan pertama tahun ini membukukan kontrak baru Rp2,3 triliun atau sekitar 32,5% dari target Rp7 

triliun  tahun  ini.  Target  kontrak  baru  sebesar  Rp7  triliun  tersebut  telah  direvisi  dari  sebelumnya  hanya 

Rp6,2  triliun.  Perseroan  merevisi  target  pendapatan  tahun  ini  menjadi  Rp6  triliun  naik  dari  target 

sebelumnya  Rp5  triliun.  Sedangkan  target  laba  bersih  tahun  ini  direvisi  naik  menjadi  Rp400  miliar  dari 

sebelumnya Rp350 miliar. Tingkat produksi perseroan tahun ini mencapai 3,5 juta ton yang berasal dari 10 

pabrik.

  

Secara technical,support saat ini di Rp620 dengan peluang rebound akan menguji resisten di Rp660. 

Maintain Buy, SL 605 

Senin, 03 Juli 2017

Saham Pilihan

BMRI 12400-12850 TB, SL12000

ADHI 2150-2250 Buy, SL 2100

ADRO 1560-1640 Buy, SL 1540

PGAS 2250-2400 Buy, SL 2200

TINS 725-790 Buy, SL 700

MEDC 2250-2550 Buy, SL 2200

ELSA 272-312 Buy, SL 268

(6)

Stock View

6

Senin, 03 Juli 2017

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE

IHSG 

5829.71  5839.17  5848.62  5812.43  5795.15 

               PERKEBUNAN AALI  14700  14,733.33  14,766.67  14,633.33  14,566.67  13,059,216.00  ‐19.91  393.15  ‐75.27  45.02  BWPT  244  248.00  252.00  242.00  240.00                LSIP  1370  1,380.00  1,390.00  1,365.00  1,360.00  4,189,615.00  ‐11.36  91.36  ‐32.01  18.72  SGRO  2010  2,015.00  2,020.00  2,000.00  1,990.00                SIMP  550  563.33  576.67  538.33  526.67  13,835,444.00  ‐7.53  16.72  ‐68.60  25.18  UNSP  216  224.67  233.33  210.67  205.33               

PERTAMBANGAN BATU BARA

ADRO  1580  1,615.00  1,650.00  1,560.00  1,540.00  37,032,346.42  ‐10.48  65.74  ‐5.12  10.50  BORN  50  50.00  50.00  50.00  50.00                BRAU  82  82.00  82.00  82.00  82.00                BUMI  340  352.00  364.00  332.00  324.00                DEWA  50  50.67  51.33  49.67  49.33  3,312,510.21  13.47  0.30  48.03  166.35  HRUM  1995  2,025.00  2,055.00  1,980.00  1,965.00                ITMG  17300  17,900.00  18,500.00  16,700.00  16,100.00  21,925,897.16  ‐9.27  770.46  ‐65.05  8.53  PTBA  11950  12,050.00  12,150.00  11,775.00  11,600.00  13,733,627.00  5.01  883.59  0.98  7.64  PTRO  1030  1,038.33  1,046.67  1,023.33  1,016.67               

PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI

BIPI  81  83.67  86.33  79.67  78.33               

ELSA  274  277.33  280.67  271.33  268.67  3,775,323.00  ‐10.56  51.43  ‐8.99  7.17 

ENRG  50  50.00  50.00  50.00  50.00               

ESSA  2500  2,566.67  2,633.33  2,366.67  2,233.33                MEDC  2290  2,383.33  2,476.67  2,223.33  2,156.67               

PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA

ANTM  695  701.67  708.33  691.67  688.33  10,531,504.80  11.79  ‐151.06  85.85  ‐3.10  INCO  1850  1,873.33  1,896.67  1,833.33  1,816.67  10,894,532.28  ‐15.64  70.11  ‐67.49  26.24  TINS  730  758.33  786.67  713.33  696.67  6,874,192.00  ‐6.74  13.64  ‐84.08  56.09  SEMEN INTP  18450  18,666.67  18,883.33  18,266.67  18,083.33  17,798,055.00  ‐10.99  1,183.48  ‐17.34  17.00  SMCB  750  753.33  756.67  748.33  746.67  9,239,022.00  ‐12.25  22.85  ‐73.80  47.91  SMGR  10000  10,116.67  10,233.33  9,916.67  9,833.33  26,948,004.47  ‐0.14  762.28  ‐18.76  14.07 

LOGAM DAN SEJENISNYA

GDST  104  105.67  107.33  102.67  101.33                JPRS  140  141.33  142.67  138.33  136.67                KRAS  615  628.33  641.67  608.33  601.67                PAKAN TERNAK CPIN  3180  3,206.67  3,233.33  3,126.67  3,073.33                JPFA  1360  1,370.00  1,380.00  1,350.00  1,340.00  25,022,913.00  2.31  43.92  40.87  18.44  OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA

ASII  8925  9,016.67  9,108.33  8,791.67  8,658.33  184,196,000.00  ‐8.68  357.28  ‐24.59  20.71  GJTL  1130  1,160.00  1,190.00  1,070.00  1,010.00               

INDUSTRI BARANG KONSUMSI

ICBP  8800  8,900.00  9,000.00  8,675.00  8,550.00                INDF  8600  8,666.67  8,733.33  8,491.67  8,383.33                MYOR  2210  2,233.33  2,256.67  2,193.33  2,176.67                ROTI  1230  1,258.33  1,286.67  1,213.33  1,196.67                GGRM  78300  79,300.00  80,300.00  77,450.00  76,600.00                INAF  2920  2,953.33  2,986.67  2,903.33  2,886.67  1,621,898.67  17.41  2.12  463.17  184.06  KAEF  2890  2,950.00  3,010.00  2,840.00  2,790.00  4,860,371.48  7.51  44.81  6.06  28.68  KLBF  1625  1,635.00  1,645.00  1,610.00  1,595.00               

KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA

(7)

7

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE

PROPERTI DAN REAL ESTAT

APLN  187  188.67  190.33  185.67  184.33                ASRI  318  321.33  324.67  315.33  312.67                BKSL  74  75.00  76.00  73.00  72.00                BSDE  1830  1,843.33  1,856.67  1,803.33  1,776.67  6,209,574.07  11.45  1,164.55  460.00  1.60  COWL  1225  1,231.67  1,238.33  1,221.67  1,218.33                CTRA  1170  1,183.33  1,196.67  1,153.33  1,136.67                CTRP  690  690.00  690.00  690.00  690.00                CTRS  2710  2,710.00  2,710.00  2,710.00  2,710.00                ELTY  50  50.00  50.00  50.00  50.00                KIJA  326  329.33  332.67  319.33  312.67                MDLN  270  275.33  280.67  263.33  256.67  2,962,460.90  4.32  69.69  22.80  5.94  KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI  2150  2,170.00  2,190.00  2,130.00  2,110.00  9,389,570.10  8.51  130.22  43.08  20.93  DGIK  116  119.33  122.67  114.33  112.67                PTPP  3140  3,193.33  3,246.67  3,093.33  3,046.67  14,217,372.87  14.40  152.88  39.17  25.74  SSIA  645  651.67  658.33  631.67  618.33                TOTL  740  748.33  756.67  733.33  726.67                WIKA  2210  2,246.67  2,283.33  2,186.67  2,163.33  13,908,504.01  11.60  101.65  1.60  26.02  INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI

PGAS  2250  2,293.33  2,336.67  2,223.33  2,196.67  42,333,969.71  ‐0.16  228.31  ‐38.44  11.61  JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA

CMNP  1370  1,371.67  1,373.33  1,366.67  1,363.33                JSMR  5350  5,441.67  5,533.33  5,266.67  5,183.33  9,848,242.05  7.33  213.14  3.23  26.27  TELEKOMUNIKASI BTEL  50  50.00  50.00  50.00  50.00                EXCL  3410  3,436.67  3,463.33  3,356.67  3,303.33  22,876,182.00  ‐2.49  ‐2.97  ‐97.16  ‐1,348.39  ISAT  6500  6,541.67  6,583.33  6,416.67  6,333.33                TLKM  4520  4,540.00  4,560.00  4,500.00  4,480.00  102,470,000.00  14.24  153.66  5.81  21.51  TRANSPORTASI GIAA  348  349.33  350.67  345.33  342.67  52,627,783.53  7.55  40.78  ‐122.73  10.94  MBSS  364  368.67  373.33  360.67  357.33                WINS  282  285.33  288.67  279.33  276.67  1,378,353.91  ‐37.37  ‐19.45  ‐129.08  ‐10.95  KONSTRUKSI NON BANGUNAN

INDY  785  795.00  805.00  780.00  775.00                BANK BBCA  18150  18,325.00  18,500.00  17,975.00  17,800.00  47,081,728.00  7.56  730.83  9.30  18.47  BBKP  630  635.00  640.00  625.00  620.00  8,303,973.00  17.07  105.70  32.57  5.58  BBNI  6600  6,675.00  6,750.00  6,525.00  6,450.00  36,895,081.00  10.58  486.18  ‐15.91  10.90  BBRI  15250  15,316.67  15,383.33  15,116.67  14,983.33  85,434,037.00  13.73  1,029.53  4.77  10.95  BBTN  2600  2,660.00  2,720.00  2,570.00  2,540.00  14,966,209.00  16.86  174.91  65.91  10.43  BDMN  5125  5,170.00  5,215.00  5,035.00  4,945.00  22,420,658.00  ‐2.48  249.70  ‐8.09  16.40  BJBR  2210  2,236.67  2,263.33  2,176.67  2,143.33  10,084,451.00  14.70  142.02  23.39  6.79  BMRI  12750  12,816.67  12,883.33  12,616.67  12,483.33  71,570,127.00  14.26  871.50  2.33  11.76  BNGA  1170  1,181.67  1,193.33  1,161.67  1,153.33  22,318,759.00  7.24  17.02  ‐81.74  34.36 

PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI

AKRA  6525  6,625.00  6,725.00  6,400.00  6,275.00  19,764,821.14  ‐12.03  261.74  27.59  27.03  INTA  270  275.33  280.67  265.33  260.67                UNTR  27450  27,566.67  27,683.33  27,316.67  27,183.33  49,347,479.00  ‐7.14  1,033.07  ‐28.24  14.86  PERDAGANGAN ECERAN MAPI  6800  6,908.33  7,016.67  6,583.33  6,366.67                RALS  1225  1,245.00  1,265.00  1,210.00  1,195.00               

ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA

MNCN  1840  1,888.33  1,936.67  1,803.33  1,766.67                PERUSAHAAN INVESTASI

BRMS  71  74.67  78.33  68.67  66.33               

(8)

Corporate Action

8

Code

Name

Type

Date

Time

Venue

ARTI   Ratu Prabu Energi Tbk   AGM   03/08/2016   00:10:00   GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20,  Jakarta Selatan   

ARTI   Ratu Prabu Energi Tbk   EGM   03/08/2016   00:10:00   GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20,  Jakarta Selatan   

SCPI   Merck Sharp Dohme 

Pharma Tbk.   AGM   03/08/2016   00:10:00     

MYRX   Hanson International Tbk.   AGM   28/07/2016   00:14:00   Merchantile Athletic Club , World Trade Center    MYRX   Hanson International Tbk.   EGM   28/07/2016   00:14:00   Merchantile Athletic Club , World Trade Center    GMCW   Grahamas Citrawisata Tbk.   AGM   27/07/2016   00:09:00   Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman 

Kav 58 Jakarta    PTIS   Indo Straits Tbk   AGM   22/07/2016   00:09:00  

Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo  Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara 

14350, Indonesia   

BSSR   Baramulti Suksessarana Tbk   EGM   22/07/2016   00:10:00   Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56,  Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 ‐ Jakarta Pusat    ISSP   Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk   AGM   21/07/2016   00:10:00   Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no  55 , Jakarta    ISSP   Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk   EGM   21/07/2016   00:10:00   Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no  55 , Jakarta   

SKYB   Skybee Tbk   AGM   21/07/2016   00:09:00     

WTON   Wijaya Karya Beton Tbk   EGM   20/07/2016   00:14:00   Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai‐ tan Kav. 9, Jakarta Timur   

CTBN   Citra Tubindo Tbk.   AGM   20/07/2016   00:10:30   Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2,  Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam    TRIO   Trikomsel Oke Tbk   EGM   15/07/2016   00:10:00     

LMAS   Limas Indonesia Makmur 

Tbk   AGM   14/07/2016   00:09:30  

Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center  Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta 

12190   

BEKS   Bank Pundi Indonesia Tbk.   EGM   11/07/2016   00:15:00   Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12,  Jakarta Selatan   

JPFA   Japfa Comfeed Indonesia 

Tbk.   EGM   01/07/2016   00:10:00  

HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191,  Jakarta 12960   

INCO   Vale Indonesia Tbk   EGM   01/07/2016   00:09:00   Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl.  Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta    MITI   Mitra Investindo Tbk.   EGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo‐ nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52‐53 Jakarta Selatan ‐ 

12950    NIRO   Nirvana Development Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai  1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan 

12190    NIRO   Nirvana Development Tbk   EGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai  1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan 

12190   

PKPK   Perdana Karya Perkasa Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00   Hotel Nite & Day Jakarta ‐ Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta  Pusat 10150   

GREN   Evergreen Invesco Tbk   AGM   30/06/2016   00:09:00   Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan,  Jakarta   

ECII   Electronic City Indonesia 

Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00     

(9)

Corporate Action

9

EMITEN

JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN

TIFA 

24‐Jun‐16 

27‐Jun‐16 

21‐Jul‐16 

SQBB 

16000 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

SQBI 

16000 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

DPNS 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

GEMA 

16 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

MREI 

50 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

JTPE 

14 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

PEGE 

10 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

CPIN 

29 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

TALF 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

12‐Jul‐16 

KBLI 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

SRTG 

32 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

KKGI 

20 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

CTRP 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

13‐Jul‐16 

CTRS 

22 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

13‐Jul‐16 

CTRA 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

IDPR 

21‐Jun‐16 

22‐Jun‐16 

30‐Jun‐16 

UNVR 

424 

21‐Jun‐16 

22‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

(10)

Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.

KANTOR CABANG

Taman Palem Lestari :

Taman Palem Lestari Blok B 17/8

Jakarta Barat 11730

Phone : +62 21 7799 888

Yogyakarta :

Ruko Gajah Mada Square Kav. E

Jl. Juminahan No. 26

Yogyakarta 55212

Phone : +62 274 557559

Makassar :

Jl. Gunung Bawakareng No. 71

Makassar 90157

Phone : +62 411 361 3122

Jambi :

Kantor Perwakilan BEI Jambi

Jl. Kolonel Abunjani No. 11A dan

11B

Jambi 36129

Phone : +62 741 591 1819

GALERI INVESTASI

Universitas Sarjanawiyata

Tamansiswa Yogyakarta :

Fakultas Ekonomi Universitas

Sarjanawiyata Tamansiswa

Yogyakarta

Jl. Kusumanegara 157

Yogyakarta 55165

Phone : +62 274 562265

Panin Bank Centre

4

th

Floor Jl. Jend. Sudirman No. 1

Jakarta 10270, Indonesia

Phone

: +62 21 727 99888

Fax

: +62 21 571 0895

Web

: www.firstasiacapital.com

E-mail :

[email protected]

Universitas Muhammadiyah

Yogayakarta :

Universitas Muhammadiyah

Yogayakarta

Jl. Lingkar Selatan

Tamantirto, Bantul

Yogyakarta 55183

Phone : +62 274 387656

Universitas Muhammadiyah

Surakarta :

Universitas Muhammadiyah

Surakarta

Jl. A. Yani Tromol Pos 1

Pabelan Kartasura, Surakarta

Jawa Tengah 57161

Phone : +62 271 717417

Sampit :

Universitas Darwan Ali

Jl. Batu Berlian No. 10

Kalimantan Tengah 74322

Phone : +62 531 31992

Banjarmasin :

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi

Indonesia

Jl. Brigjend Hasran Basri Kayu

Tangi

Banjarmasin 70124

Phone : +62 511 3265783

Bireun :

Institut Agama Islam

Almuslim Aceh

Jl. Banda Aceh – Medan,

Simpang Paya Lipah

Matang Glumpangdua, Bireuen

Aceh 24261

Phone : +62 644 441989

Padang :

Universitas Putra Indonesia

“YPTK” Padang

Jl. Raya Lubuk Begalung

Lubuk Begalung, Kota Padang

Sumatera Barat 25145

Phone : +62 751 776666

Bengkulu :

IAIN Bengkulu

Jl. Raden Patah

Bengkulu 38211

Phone : +62 736 51276

Jambi

IAIN Jambi :

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Islam IAIN Sultan Thaha

Syaifuddin

Jl. Arif Rahman Hakim No. 01

Telanaipura

Jambi 36363

Phone : +62 741 582573

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan pendapat-pendapat di atas maka dapat disimpulkan bahwa keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak merupakan berbagai bentuk aktifitas yang dilakukan oleh orang

Parental involvement in children education: A review sudy about the effect of parental involvement on children’s education with a focus on the position of

Berdasarkan penelitian Namru-2 selama tahun 2001-2003 di Kabupaten Purworejo (Kawasan Bukit Menoreh), An.vagus positif mengandung protein circum sporozoite

Menyadari tingginya kasus dan potensi perkembangan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia melalui Badan

Adapun hak pasien dalam praktik kedokteran yaitu mendapatkan penjelasan lengkap tentang tindakan medis (hak informasi), meminta pendapat dokter dan dokter gigi lain (hak atas

Perhatian tersebut ditujukan kepada keberadaan kondisi perumahan yang telah ditempati oleh penderita, bahwa berdasarkan study pada program Cakupan Hygiene

Sehubungan dengan latar belakang yang telah penulis uraikan di atas, maka penulis merumuskan permasalahan sebagai berikut Bagaimana mekanisme penerapan

Semua spesimen nyamuk yang dapat tertangkap dengan perangkap cahaya pada setiap lokasi dikumpulkan menjadi satu, demikian pula spesimen yang tertangkap dengan