DAFTA
KATA PENGANTAR
KATA PENGANTAR
NEGARA HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
NEGARA HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
a.
a. NegNegara huara hukum mekum meruprupakaakan terjn terjemaemahan dahan dari konri konsepsep Rechtsstaat Rechtsstaat atau atau R
Ruulle e oof f LLaaw w yyanang g bebersrsumumbeber r dadari ri pepengngalalamaman an dedemomokrkrasasii konstitusional di Eropa abad ke-19 dan ke-20.
konstitusional di Eropa abad ke-19 dan ke-20. b.
b. OlOleh eh kakarerena na ituitu, , NeNegagara ra dedemomokrkrasasi i papada da dadasasarnrnya ya adadalalah ah nenegagarara hukum.
hukum. c.
c. iriri nei negargara ha hukuukum anm antartara laa lain !in ! 1.
1. "da"danynya a supsupremremasi asi huhukumkum 2.
2. #am#aminainan hn hak ak asaasasi si manmanusiusiaa $.
$. %e%egagalilitatas hus hukukumm d.
d. &i &i negnegara hukumara hukum, , perperatuaturan perunran perundandang-ug-undandangngan an yanyang g berberpunpuncakcak pad
pada a unundandang-ug-undandang ng dasdasar ar 'ko'konstnstituitusi( si( mermerupupakaakan n sasatu tu keskesatuatuanan si
siststem em huhukukum m sesebabagagai i lalandndasasan an babagi gi sesetitiap ap pepenynyelelenenggggararaaaann kekuasaan.
kekuasaan. e.
e. NegaNegara ra )ndon)ndonesia esia adaladalah ah neganegara ra hukuhukum.m. *.
*. +a+al l inini i tetertrtuuanang g ssececarara a jejellas as ddaalalam m aassal al 1 1 ayayat at '$'$( ( & & 1919// erub
erubahan ahan etigetiga a yang berbunyi yang berbunyi negnegara ara )ndo)ndonesia adalah nesia adalah neganegarara hukum.
hukum. g.
g. "r"rtintinyya, a, NeNegagara ra eesasatutuan an 3e3epupublblik ik )n)ndodonenesisia a adadalalah ah nenegagara ra yayangng be
berdrdasasar ar atatas as huhukukumm (rechtsstaat)(rechtsstaat), , tidtidak ak beberdardasar sar ataatas s kekkekuauasaasaann (machtstaat)
(machtstaat), dan pemerintahan berdasarkan sistem konstitusi 'hukum, dan pemerintahan berdasarkan sistem konstitusi 'hukum dasar(, bukan absolutisme 'kekuasaan yang tidak
dasar(, bukan absolutisme 'kekuasaan yang tidak terbatas(.terbatas(. h.
h. 4e4ebabagagai i kokonsnsekekueuensnsi i dadari ri aasasal l 1 1 ayayat at '$'$( ( ""mamandndememen en keketitigaga ndang-ndang &asar 19/, '$( 'tiga( prinsip dasar 5ajib dijunjung ndang-ndang &asar 19/, '$( 'tiga( prinsip dasar 5ajib dijunjung oleh setiap 5arga negara yaitu !
oleh setiap 5arga negara yaitu ! 1.
1. 4u4uprprememasasi huki hukumum66 2.
2. esesetaetaraaraan di n di hadhadapaapan hun hukumkum66 $.
$. eenenegagakakan n huhukukum m dedengngan an cacarara-c-carara a yayang ng titidadak k bebertrtenentatangnganan dengan hukum '3#7 200 8 2009(.
i.
i. eer5r5ujujududaan n huhukukum m tetersrseebbut ut ddaalalam m & & 1199/ / sesertrta a peperratatuurarann perundang-undang
perundang-undangan di an di ba5ahnya.ba5ahnya. j.
j. Negara Negara bertujuan bertujuan melindungi melindungi segenap segenap bangsa bangsa dan dan seluruh seluruh tumpahtumpah dar
darah ah )nd)ndoneonesia sia serserta ta turturut ut memmemajuajukan kan keskesejaejahtehteraaraan n umuumum m dandan kecerdasan rakyat.
kecerdasan rakyat. k.
k. NegaNegara hukura hukum )ndonm )ndonesia meesia mengannganut konsut konsep negep negara hukara hukum mateum materiil.riil. l.
l. NegNegara hara hukuukum berm berkaikaitan dtan dengengan han hak asak asasi masi manuanusiasia.. m.
m. 4eba4ebab, salah satu ciri dari negab, salah satu ciri dari negara hukum adalra hukum adalah adanyah adanya jaminan atasa jaminan atas hak asasi manusia.
hak asasi manusia. n.
n. Oleh karOleh karena ituena itu, negara h, negara hukum beukum bertangrtanggung jagung ja5ab ata5ab atas perlins perlindungdunganan dan penegakan hak asasi para
dan penegakan hak asasi para 5arganya5arganya o.
o. ahahasaasan mengen mengenai negnai negara hukara hukum dan hak asasum dan hak asasi i manmanusiusia pada baba pada bab ini, meliputi !
ini, meliputi ! 1
1.. oonnsseep p ddaan n iirri i NNeeggaarra a ++uukkuumm66 2
2.. NNeeggaarra +a +uukkuum )m )nnddoonneessiiaa66 $
$.. ++aakkiikkaat +t +aak k ""ssaassi 7i 7aannuussiiaa66 .
. 44ejejaararah h eerkrkeembmbaangngaan +n +ak ak ""ssasasi 7i 7ananuussiaia66 /
/.. ++aak k ""ssaassi i 77aannuussiia a ddi i ))nnddoonneessiiaa..
A.
A. KONSEKONSEP DAP DAN CIRN CIRI NEGAI NEGARA RA HUKUHUKUMM 1.
1. PenPengergertiatian n NegNegara ara HukHukumum 1
1..11.. NNeeggaarra a hhuukkuum m mmeerruuppaakkaan n tteerrjjeemmaahhaan n ddaarri i iissttiillaahh Rechsstaat
Rechsstaat atauatau Rule of Law Rule of Law .. 1.2.
1.2. RecRechsshsstaataatt aattaauu Rule of Law Rule of Law itu sendiri dapat itu sendiri dapat dikadikatakantakan s
seebbaaggaai i bbeennttuuk k peperruumumussaan n yuyurrididis is ddaarri i ggaaggaassaann konstitusionalisme.
konstitusionalisme. 1.
1.$.$. OlOleh kaeh karerena ituna itu, kon, konststituitusi dasi dan negn negarara 'hua 'hukukum( merm( merupupakakanan dua lembaga yang tidak terpisahkan.
dua lembaga yang tidak terpisahkan. 1
1.... 44eeccaarra a sseeddeerrhhaannaa, , yyaanng g ddiimmaakkssuud d ddeennggaan n nneeggaarraa huku
hukum m adalaadalah h neganegara ra yang yang penypenyelengelenggaraagaraan n kekukekuasaaasaann pemerintahanny
1./. &i dalamnya pemerintah dan lembaga-lembaga lain dalam melaksanakan tindakan apa pun harus dilandasi oleh hukum dan dapat dipertanggungja5abkan secara hukum.
1.:. &alam negara hukum, kekuasaan menjalankan pemerintahan berdasarkan kedaulatan hukum 'supremasi hukum( dan bertujuan untuk menyelenggarakan ketertiban hukum '7usta*a amal asha, 200$(.
1.;. engertian di atas belum lengkap, oleh karena dapat saja negara berdasar atas suatu hukum tetapi justru landasan hukum yang dibuat tersebut digunakan untuk menyalahgunakan kekuasaan serta tidak menjamin kepentingan rakyat.
1.<. &i dalam negara hukum, hukun sebagai dasar di5ujudkan dalam peraturan perundang-undangan yang berpuncak pada konstitusi atau hukum dasar negara.
1.9. onstitusi negara juga harus berisi gagasan atau ide tentang konstitusionalisme.
1.10. &engan demikian di dalam negara hukum, kekuasaan negara berdasar atas hukum bukan kekuasaan belaka serta pemerintahan negara berdasar pada konstitusi yang berpaham konstitusionalisme.
1.11. Negara berdasar atas hukum menempatkan hukum sebagai hal yang tertinggi (supreme) sehingga ada istilah supremasi hukum.
1.12. 4upremasi hukum harus tidak boleh mengabaikan tiga ide dasar hukum, yaitu keadilan, keman*aatan dan kepastian '"chmad "li ! 2002(.
1.1$. Oleh karenanya, negara dalam melaksanakan hukum harus memperhatikan tiga hal tersebut.
1.1. &i negara hukum, hukum tidak hanya sekedar sebagai *ormalitas atau prosedur belaka dari kekuasaan.
1.1/. ila sekedar *ormalitas, hukum dapat menjadi sarana pembenaran untuk dapat melakukan tindakan yang salah atau menyimpang.
1.1:. ontoh, pada masa lalu presiden sering membuat eppres sebagai tempat berlindung dengan dalih telah berdasarkan hukum, padahal dengan eppres tersebut presiden dapat menyalahgunakan kekuasaannya.
1.1;. Oleh karena itu di negara hukum, hukum harus tidak boleh mengabaikan rasa keadilan masyarakat.
1.1<. "pabila negara berdasar atas hukum, pemerintahan negara itu juga harus berdasar atas suatu konstitusi atau undang-undang dasar sebagai landasan penyelenggaraan pemerintahan.
1.19. onstitusi dalam negara hukum adalah konstitusi yang bercirikan gagasan konstitusionalisme yaitu adanya pembatasan atas kekuasaan dan jaminan hak dasar 5arga negara.
1.20. =anpa adanya konstitusi yang demikian, sulit untuk disebut negara hukum.
1.21. Negara-negara komunis atau negara otoriter memiliki konstitusi tetapi menolak gagasan tentang konstitusionalisme sehingga tidak dapat disebut negara hukum dalam arti yang sesungguhnya.
1.22. Negara hukum adalah unik, sebab negara hendak dipahami sebagai suatu konsep hukum '#imly "sshiddi>ie, 200(.
1.2$. &ikatakan sebagai suatu konsep yang unik sebab tidak ada konsep misalnya negara politik, negara ekonomi dan sebagainya.
1.2. &alam negara hukum nantinya akan terdapat satu kesatuan sistem hukum yang berpuncak pada konstitusi atau undang-undang dasar.
1.2/. &engan adanya sistem hukum, penyelenggaraan negara dan rakyat dapat bersatu di ba5ah dan tunduk pada sistem yang berlaku.
1.2:. &engan demikian, dalam negara yang berdasar atas hukum, konstitusi negara merupakan sarana pemersatu bangsa. 1.2;. +ubungan antara 5arga negara dengan negara, hubungan
antara lembaga negara dan kinerja masing-masing elemen kekuasaan berada pada satu sistem aturan yang disepakati dan dijunjung tinggi.
2. Negara Hukum Frmi! "an Negara Hukum Materii!
2.1. 4alah satu ciri penting dalam negara yang menganut konstitusionalisme yang hidup pada abad ke-19 adalah si*at pemerintahannya yang pasi*, artinya pemerintah hanya sebagai 5asit atau pelaksana dari berbagai keinginan rakyat yang dirumuskan para 5akilnya di parlemen.
2.2. &i sini peranan negara lebih kecil daripada peranan rakyat karena pemerintah hanya menjadi pelaksana 'tunduk pada( keinginan-keinginan rakyat yang diperjuangkan secara liberal untuk menjadi keputusan parlemen.
2.$. #ika dikaitkan dengan =rias olitika dalam konsep 7ontes>uieu, tugas pemerintah terbatas pada tugas eksekuti*, yaitu melaksanakan undang-undang yang dibuat oleh parlemen.
2.. ada 5aktu itu 'abad ke-19( masih dikuasai gagasan bah5a pemerintah hendaknya tidak turut campur dalam urusan 5arga negaranya kecuali dalam hal menyangkut kepentingan umum seperti bencana alam, hubungan luar negeri dan pertahanan negara '7irriam udiardjo, 19;;(, aliran ini disebut liberalisme yang dirumuskan dalam dalil The least government is the best government 'pemerintahan
yang paling sedikit mengatur adalah pemerintahan yang baik(.
2./. Negara dalam pandangan ini adalah negara yang memiliki ruang gerak sempit.
2.:. Negara mengurusi hal-hal sedikit sedangkan yang banyak terutama dalam kepentingan ekonomi diserahkan pada 5arga secara liberal.
2.;. Negara hanya mempunyai tugas pasi*, yaitu baru bertindak apabila hak-hak 5arga negara dilanggar atau ketertiban keamanan umum terancam.
2.<. onsepsi negara demikian adalah negara hukum dalam arti sempit atau disebut negara hukum *ormil, negara hukum klasik.
2.9. Negara dalam pandangan ini hanya dianggap sebagai Negara enjaga 7alam (Nachtwachterstaat).
2.10. #adi, negara hukum *ormil adalah negara hukum dalam arti sempit yaitu negara yang membatasi ruang geraknya dan bersi*at pasi* terhadap kepentingan rakyat negara.
2.11. Negara tidak campur tangan secara banyak terhadap urusan dan kepentingan 5arga negara.
2.12. rusan ekonomi diserahkan pada 5arga dengan dalil laissez faire, laissez aller yang berarti bila 5arga dibiarkan mengurus kepentingan ekonominya sendiri maka dengan sendirinya perekonomian negara akan sehat.
2.1$. Negara hukum *ormil dikecam banyak pihak karena mengakibatkan kesenjangan ekonomi yang amat mencolok terutama setelah erang &unia edua.
2.1. ?agasan bah5a pemerintah dilarang campur tangan dalam urusan 5arga baik dalam bidang ekonomi dan sosial lambat laun berubah menjadi gagasan bah5a pemerintah bertanggung ja5ab atas kesejahteraan rakyat dan
karenanya harus akti* mengatur kehidupan ekonomi dan sosial '7irriam udiardjo, 19;;(.
2.1/. ntuk itu pemerintah tidak boleh pasi* atau berlaku seperti penjaga malam melainkan harus akti* melakukan upaya-upaya membangun kesejahteraan rakyat.
2.1:. ?agasan baru ini disebut dengan Welfare State atau Negara esejahteraan.
2.1;. 4ebagai konsep hukum, negara yang muncul adalah Negara +ukum 7ateriil atau negara hukum dalam arti luas.
2.1<. &alam negara hukum materiil atau dapat disebut negara hukum modern, pemerintah diberi tugas membangun kesejahteraan umum di berbagai lapangan kehidupan.
2.19. ntuk itu pemerintah diberi ke5enangan atau kemerdekaan untuk turut campur dalam urusan 5arga negara.
2.20. emerintah diberi Freies rmessen, yaitu kemerdekaan yang dimiliki pemerintah untuk turut serta dalam kehidupan ekonomi sosial dan keleluasaan untuk tidak terikat pada produk legislasi parlemen.
2.21. onsep negara hukum materiil 'modern( dengan demikian berbeda dengan konsep negara hukum *ormil 'klasik( yang muncul pada abad ke-19.
2.22. emerintah dalam negara hukum materiil bisa bertindak lebih luas dalam urusan dan kepentingan publik jauh melebihi batas-batas yang pernah diatur dalam urusan dan kepentingan publik jauh melebihi batas-batas yang pernah diatur dalam konsep negara hukum *ormil.
2.2$. emerintah 'eksekuti*( bahkan bisa memiliki ke5enangan legislati*.
2.2. e5enangan ini meliputi tiga hal !
a. "danya hak inisiati* yaitu hak mengajukan rancangan undang-undang bahkan membuat peraturan perundang-undangan yang sederajat dengan undang-undang tanpa
terlebih dahulu persetujuan parlemen, meskipun dibatasi kurun 5aktu tertentu.
b. +ak delegasi, yaitu membuat peraturan perundang-undangan di ba5ah undang-undang
c. !roit ermessen 'mena*sirkan sendiri aturan-aturan yang masih enunsiati*( '7ah*ud 7&, 199$(
2.2/. #adi, negara hukum materiil 'negara hukum modern( atau dapat disebut Welfare State adalah negara yang pemerintahnya memiliki keleluasaan untuk turut campur tangan dalam urusan 5arga dengan dasar bah5a pemerintah ikut bertanggung ja5ab terhadap kesejahteraan rakyat.
2.2:. Negara bersi*at akti* dan mandiri dalam upaya membangun kesejahteraan rakyat.
#. Ciri$%iri Negara Hukum
$.1. Negara hukum yang muncul pada abad ke-19 adalah negara hukum *ormil atau negara hukum dalam arti sempit.
$.2. ada uraian sebelumnya telah dikemukakan bah5a negara hukum merupakan terjemahan dari istilah Rechtsstaat atau Rule of Law"
$.$. )stilah Rechtsstaat diberikan oleh para ahli hukum Eropa ontinental sedang istilah Rule of Law diberikan oleh para ahli hukum "nglo 4a@on.
$.. Ariedrich #ulius 4tahl dari kalangan ahli hukum Eropa ontinental memberikan ciri-ciri Rechtsstaat sebagai berikut !
a. +ak asasi manusia
b. emisahan atau pembagian kekuasaan untuk menjamin hak asasi manusia yang biasa dikenal sebagai =rias olitika
c. emerintahan berdasarkan peraturan-peraturan d. eradilan administrasi dalam perselisihan
$./. "dapun "B &icey dari kalangan ahli hukum "nglo 4a@on memberi ciri-ciri Rule of Law sebagai berikut !
a. 4upremasi hukum, dalam arti tidak boleh ada kese5enang-5enangan, sehingga seseorang hanya boleh dihukum jika melanggar hukum
b. edudukan yang sama di depan hukum, baik bagi rakyat biasa maupun bagi pejabat
c. =erjaminnya hak-hak manusia dalam undang-undang atau keputusan pengadilan
$.:. iri-ciri Rechtsstaat atau Rule of Law di atas masih dipengaruhi oleh konsep negara hukum *ormil atau negara hukum dalam arti sempit.
$.;. &ari pencirian di atas terlihat bah5a peranan pemerintah hanya sedikit, karena ada dalil bah5a pemerintah yang sedikit adalah pemerintah yang baik.
$.<. &engan munculnya konsep negara hukum materiil pada abad ke-20 maka perumusan ciri-ciri negara hukum sebagaimana dikemukakan oleh 4tahl dan &icey di atas kemudian ditinjau lagi sehingga dapat menggambarkan perluasan tugas pemerintah yang tidak boleh lagi bersi*at pasi*.
$.9. 4ebuah komisi para juris yang tergabung dalam #nternational $ommission of %urits pada kon*erensinya di angkok tahun 19:/ merumuskan ciri-ciri pemerintahan yang demokratis di ba5ah Rule of Law yang dinamis.
$.10. iri-ciri tersebut adalah !
a. erlindungan konstitusional, dalam arti bah5a konstitusi selain menjamin hak-hak indiCidu harus menentukan pula cara prosedural untuk memperoleh perlindungan atas hak-hak yang dijamin6
b. adan ehakiman yang bebas dan tidak memihak6 c. ebebasan untuk menyatakan pendapat6
d. emilihan umum yang bebas6
e. ebebasan untuk berorganisasi dan beroposisi6 *. endidikan civics 'ke5arganegaraan(
$.11. &ari pencirian seperti itu terlihat bah5a adanya pengakuan terhadap perluasan tugas pemerintah 'eksekuti*( agar menjadi lebih akti* tidak hanya selaku penjaga malam.
$.12. emerintahan diberi tugas dan tanggung ja5ab membangun kesejahteraan dan pemerataan yang adil bagi rakyatnya. $.1$. iri-ciri negara hukum di atas sudah dipengaruhi oleh
konsepsi negara hukum materiil 'modern(.
$.1. &i samping perumusan ciri-ciri negara hukum seperti di atas, ada pula berbagai pendapat mengenai ciri-ciri negara hukum yang dikemukakan oleh para ahli.
$.1/. 7enurut 7ontes>uieu, negara yang paling baik ialah negara hukum, sebab di dalam konstitusi di banyak negara terkandung tiga inti pokok, yaitu !
a. erlindungan #"76
b. &itetapkannya ketatanegaraan suatu negara6
c. 7embatasi kekuasaan dan 5e5enang organ-organ negara
$.1:. ro*. 4udargo ?autama mengemukakan ada $ 'tiga( ciri atau unsur dari negara hukum, yakni sebagai berikut !
a. =erdapat pembatasan kekuasaan negara terhadap perorangan, maksudnya negara tidak dapat bertindak se5enang-5enang.
1( =indakan negara dibatasi oleh hukum, indiCidual mempunyai hak terhadap negara atau rakyat mempunyai hak terhadap penguasa.
b. "sas legalitas
1( 4etiap tindakan negara harus berdasarkan hukum yang telah diadakan terlebih dahulu yang harus ditaati juga oleh pemerintah atau aparaturnya.
c. emisahan kekuasaan
1( "gar hak-hak asasi itu betul-betul terlindungi, diadakan pemisahan kekuasaan yaitu badan yang membuat peraturan perundang-undangan, melaksanakan, dan badan yang mengadili harus terpisah satu sama lain tidak berada dalam satu tangan.
$.1;. AranD 7agnis 4useno '199;( mengemukakan adanya / 'lima( ciri negara hukum sebagai salah satu ciri hakiki negara demokrasi.
$.1<. elima ciri negara hukum tersebut adalah sebagai berikut ! a. Aungsi kenegaraan dijalankan oleh lembaga yang
bersangkutan sesuai dengan ketetapan sebuah undang-undang dasar.
b. ndang-undang dasar menjamin hak asasi manusia yang paling penting !
1( arena tanpa jaminan tersebut, hukum akan menjadi sarana penindasan.
2( #aminan hak asasi manusia memastikan bah5a pemerintah tidak dapat menyalahgunakan hukum untuk tindakan yang tidak adil atau tercela.
c. adan-badan negara menjalankan kekuasaan masing-masing selalu dan hanya taat pada dasar hukum yang berlaku.
d. =erhadap tindakan badan negara, masyarakat dapat mengadu ke pengadilan dan putusan pengadilan dilaksanakan oleh badan negara.
$.19. 7usta*a amal asha '200$( menyatakan adanya tiga ciri khas negara hukum, yaitu !
a. engakuan dan perlindungan terhadap hak asasi manusia
1( &i dalam ciri ini terkandung ketentuan bah5a di dalam suatu negara hukum dijamin adanya perlindungan hak asasi manusia berdasarkan ketentuan hukum. 2( #aminan itu umumnya dituangkan dalam konstitusi
negara bukan pada peraturan perundang-undangan di ba5ah konstitusi negara.
$( ndang-undang dasar negara berisi ketentuan-ketentuan tentang hak asasi manusia.
( )nilah salah satu gagasan konstitusionalisme.
b. eradilan yang bebas dari pengaruh kekuasaan lain dan tidak memihak
1( &alam ciri ini terkandung ketentuan bah5a pengadilan sebagai lembaga peradilan dan badan kehakiman harus benar-benar independen dalam membuat putusan hukum, tidak dipengaruhi oleh kekuasaan lain terutama kekuasaan eksekuti*.
2( &engan 5e5enang sebagai lembaga yang mandiri terbebas dari kekuasaan lain, diharapkan negara dapat menegakkan kebenaran dan keadilan.
c. %egalitas dalam arti hukum dalam segala bentuknya
1( ah5a segala tindakan penyelenggara negara maupun 5arga negara dibenarkan oleh kaidah hukum yang berlaku serta dapat dipertanggung ja5abkan secara hukum.
&. NEGARA HUKUM INDONESIA
1. 'an"a(an )uri"i( Negara Hukum In"ne(ia
'a( &asar pijakan bah5a nehara )ndonesia adalah negara hukum sekarang ini tertuang dengan jelas pada asal 1 ayat '$( & 19/ erubahan etiga, yang berbunyi Negara )ndonesia adalah negara hukum.
'b( &imasukannya ketentuan ini ke dalam bagian pasal & 19/ menunjukkan semakin kuatnya dasar hukum serta menjadi amanat negara, bah5a negara )ndonesia adalah dan harus merupakan negara hukum.
'c( 4ebelumnya, landasan negara hukum )ndonesia kita temukan dalam bagian enjelasan mum & 19/ tentang 4istem emerintahan Negara, yaitu sebagai berikut !
1. )ndonesia ialah negara yang berdasar atas hukum (Rechtsstaat). Negara )ndonesia berdasar atas +ukum (Rechtsstaat), tidak berdasar atas kekuasaan belaka (&achtsstaat).
2. 4istem onstitusional. emerintah berdasar atas sistem konstitusi 'hukum dasar(, tidak bersi*at absolutime 'kekuasaan yang tidak terbatas(.
'd( erdasarkan perumusan di atas, negara )ndonesia memakai istilah Rechtsstaat yang kemungkinan dipengaruhi oleh konsep hukum elanda yang termasuk dalam 5ilayah Eropa ontinental.
'e( erumusan negara hukum )ndonesia adalah !
a. Negara berdasar atas hukum, bukan berdasar atas kekuasaan belaka6
b. emerintah negara berdasar atas suatu konstitusi dengan kekuasaan pemerintahan terbatas, tidak absolut.
'*( onsepsi negara hukum )ndonesia dapat kita masukkan dalam konsep negara hukum materiil atau negara hukum dalam arti luas.
'g( +al ini dapat kita ketahui dari perumusan mengenai tujuan bernegara sebagaimana tertuang dalam embukaan & 19/ "linea )B.
'h( &alam hal tujuan bernegara, negara bertugas dan bertanggung ja5ab tidak hanya melindungi segenap bangsa )ndonesia dan seluruh tumpah darah )ndonesia tetapi juga memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
'i( Negara juga memiliki dasar dan sekaligus tujuan yaitu me5ujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat )ndonesia.
'j( &asar lain yang dapat dijadikan landasan bah5a )ndonesia adalah negara hukum dalam arti materiil terdapat dalam bagian pasal-pasal & 19/, sebagai berikut !
a. ada bab )B tentang erekonomian Negara dan esejahteraan 4osial asal $$ dan $ & 19/, yang menegaskan bah5a negara turut akti* dan bertanggung ja5ab atas perekonomian negara dan kesejahteraan rakyat. "dapun rumusan-rumusan tersebut sebagai berikut !
asal $$
'1( erekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.
'2( abang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak yang dikuasai oleh negara.
'$( umi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
'( erekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, e*isiensi berkeadilan, berkelanjutan, ber5a5asan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.
'/( etentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini diatur dalam undang-undang.
asal $
'1( Aakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara.
'2( Negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan.
'$( Negara bertanggung ja5ab atas penyediaan *asilitas pelayanan kesehatan dan *asilitas pelayanan umum yang layak.
'( etentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini diatur dalam undang-undang.
b. ada bagian enjelasan mum tentang okok-pokok ikiran dalam embukaan juga dinyatakan perlunya turut serta dalam kesejahteraan rakyat. 3umusan tersebut sebagai berikut !
1. Negara 8 begitu bunyinya 8 melindungi segenap bangsa )ndonesia dan seluruh tumpah darah )ndonesia dengan berdasar atas persatuan dengan me5ujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat )ndonesia. &alam pembukaan ini diterima aliran pengertian negara persatuan, negara yang melindungi dan meliputi segenap bangsa seluruhnya. #adi, negara mengatasi segala paham golongan, mengatasi segala paham perseorangan. Negara, menurut pengertian
segenap bangsa )ndonesia seluruhnya. )nilah suatu dasar negara yang tidak boleh dilupakan.
2. Negara hendak me5ujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.
'k( &engan demikian jelas bah5a secara konstitusional, negara )ndonesia adalah negara hukum yang dinamis 'negara hukum materiil( atau negara kesejahteraan (welfare state).
'l( &alam negara hukum )ndonesia yang dinamis dan luas ini para penyelenggara negara dituntut untuk berperan luas demi kepentingan dan kesejahteraan rakyat.
2. Per*u+u"an Negara Hukum "i In"ne(ia
a. Operasionalisasi dari konsep negara hukum )ndonesia dituangkan dalam konstitusi negara, yaitu & 19/.
b. & 19/ merupakan hukum dasar negara yang menempati posisi sebagai hukum negara tertinggi dalam tertib hukum (legal or'er) )ndonesia.
c. &i ba5ah & 19/ terdapat berbagai aturan hukum F peraturan perundang-undangan yang bersumber dan berdasarkan pada & 19/.
d. Legal or'er yang merupakan satu kesatuan sistem hukum yang tersusun secara tertib di )ndonesia dituangkan dalam etetapan 73 No. )))F73F2000 tentang 4umber +ukum dan =ata rutan eraturan erundang-undangan.
e. &alam ketetapan tersebut dinyatakan bah5a yang dimaksud sumber hukum adalah sumber yang dijadikan bahan untuk penyusunan peraturan perundang-undangan.
*. 4umber hukum terdiri atas sumber hukum tertulis dan tidak tertulis.
g. 4umber hukum dasar nasional adalah ancasila sebagaimana yang tertulis dalam embukaan ndang-ndang &asar 19/, yaitu !
1. etuhanan Gang 7aha Esa
$. ersatuan )ndonesia
. erakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusya5aratanFper5akilan
/. 4erta dengan me5ujudkan suatu eadilan sosial bagi seluruh 3akyat )ndonesia
:. atang tubuh ndang-ndang &asar 19/.
h. "dapun tata urutan perundangan adalah sebagai berikut ! 1. ndang-ndang &asar 19/
2. etetapan 7ajelis ermusya5aratan 3akyat 3epublik )ndonesia
$. ndang-ndang
. eraturan emerintah engganti ndang-ndang 'erpu(
/. eraturan emerintah ! 1. eputusan residen 2. eraturan &aerah
i. enjelasan dari masing-masing aturan perundangan tersebut adalah sebagai berikut !
'1( ndang-ndang &asar 19/ merupakan hukum dasar tertulis Negara 3epublik )ndonesia, memuat dasar dan garis besar hukum dalam penyelenggaraan negara.
'2( etetapan 7ajelis ermusya5aratan 3akyat 3epublik )ndonesia merupakan putusan 7ajelis ermusya5aratan 3akyat sebagai pengemban kedaulatan rakyat yang ditetapkan dalam sidang-sidang 7ajelis ermusya5aratan 3akyat.
'$( ndang-undang dibuat oleh &e5an er5akilan 3akyat bersama residen untuk melaksanakan ndang-ndang &asar 19/ serta etetapan 7ajelis ermusya5aratan 3akyat 3epublik )ndonesia.
'( eraturan pemerintah pengganti undang-undang dibuat oleh residen dalam hal ih5al kegentingan yang
pemerintah pengganti undang-undang harus diajukan ke &e5an er5akilan 3akyat dalam persidangan yang berikut. &e5an er5akilan 3akyat dapat menerima atau menolak peraturan pemerintah pengganti undang-undang dengan tidak mengadakan perubahan. #ika ditolak &e5an er5akilan 3akyat, peraturan pemerintah pengganti undang-undang tersebut harus dicabut.
'/( eraturan pemerintah dibuat oleh emerintah untuk melaksanakan perintah undang-undang.
':( eputusan presiden yang bersi*at mengatur dibuat oleh residen untuk menjalankan *ungsi dan tugasnya berupa pengaturan pelaksanaan administrasi negara dan administrasi pemerintahan.
';( eraturan daerah merupakan peraturan untuk melaksanakan aturan hukum di atasnya dan menampung kondisi khusus dari daerah yang bersangkutan.
j. eraturan daerah proCinsi dibuat oleh de5an per5akilan rakyat daerah proCinsi bersama dengan gubernur.
k. eraturan daerah kabupatenFkota dibuat oleh de5an per5akilan rakyat daerah kabupatenFkota bersama bupatiF5alikota.
l. eraturan desa atau yang setingkat, dibuat oleh badan per5akilan desa atau yang setingkat, sedangkan tata pembuatan peraturan desa atau yang setingkat diatur oleh peraturan daerah kabupatenFkota yang bersangkutan.
m. etetapan 73 tersebut menunjukkan bah5a di negara hukum )ndonesia, hukum merupakan satu kesatuan sistem hukum yang bertingkat dan hierarkis.
n. Norma hukum di atas merupakan sumber dan dasar bagi pembuatan norma hukum di ba5ahnya.
o. 4elanjutnya, jenis dan hierarki peraturan perundang-undangan dinyatakan dalam ndang-ndang No. 10 =ahun 200 tentang embentukan eraturan erundang-undangan.
p. #enis dan hierarki peraturan perundang-undangan di )ndonesia menurut ndang-ndang No. 10 =ahun 200 tersebut adalah sebagai berikut !
1. ndang-ndang &asar 19/
2. ndang-ndang '( atau eraturan emerintah engganti ndang-ndang 'erpu(
$. eraturan emerintah '( . eraturan residen 'erpres( /. eraturan &aerah 'erda(
>. enjelasan dari masing-masing peraturan perundang-undangan sebagaimana yang terdapat dalam ndang-ndang No. 10 =ahun 200 tersebut sebagai berikut !
1. ndang-ndang &asar Negara 3epublik )ndonesia =ahun 19/ merupakan hukum dasar dalam eraturan erundang-undangan. 4ebagai hukum dasar, & 19/ merupakan sumber hukum bagi pembentukan peraturan perundang-undangan di ba5ahnya.
2. ndang-ndang adalah eraturan erundang-undangan yang dibentuk oleh &e5an er5akilan 3akyat dengan persetujuan bersama residen.
$. eraturan emerintah engganti ndang-ndang adalah eraturan erundang-undangan yang ditetapkan oleh residen dalam hal ih5al kegentingan yang memaksa. . eraturan emerintah adalah eraturan
erundang-undangan yang ditetapkan oleh residen untuk menjalankan ndang-ndang sebagaimana mestinya. /. eraturan residen adalah eraturan
erundang-undangan yang dibuat oleh residen.
:. eraturan &aerah adalah eraturan erundang-undangan yang dibentuk oleh de5an per5akilan rakyat daerah dengan persetujuan bersama kepala daerah.
r. &engan keluarnya ndang-ndang No. 10 =ahun 200 tentang embentukan eraturan erundang-undangan maka
status hukum dari etetapan 73 No. )))F73F2000 dapat dikatakan tidak berlaku lagi.
s. +al ini dikarenakan berdasar etetapan 73 No. )F73F200$ tentang eninjauan terhadap 7ateri dan 4tatus +ukum etetapan 7ajelis ermusya5aratan 3akyat 4ementara dan etetapan ermusya5aratan 3akyat 3epublik )ndonesia =ahun 19:0 sampai dengan =ahun 2002, etetapan 73 No. )))F73F2000 termasuk dalam kategori etetapan 7ajelis ermusya5aratan 3akyat 4ementara dan etetapan 7ajelis ermusya5aratan 3akyat 3epublik )ndonesia yang tetap berlaku sampai dengan terbentuknya undang-undang.
t. arena sudah terbentuk ndang-ndang No. 10 =ahun 200 yang isinya juga mengatur perihal peraturan perundang-undangan di )ndonesia maka =etapan 73 tersebut sudah tidak berlaku lagi.
u. Negara +ukum )ndonesia menurut & 19/ mengandung prinsip-prinsip sebagai berikut !
1. Norma hukumnya bersumber pada ancasila sebagai hukum dasar nasional dan adanya hierarki jenjang norma hukum (stufenbouwtheorienya +ans elsen(.
2. 4istemnya, yaitu sistem konstitusi.
& 19/ sebagai naskah keseluruhan terdiri dari embukaan, atang tubuh dan enjelasan sebagai hukum dasar negara. & 19/ hanya memuat aturan-aturan pokoknya saja, sedangkan peraturan-aturan lebih lanjut dibuat oleh organ negara, sesuai dengan dinamika pembangunan dan perkembangan serta kebutuhan masyarakat. & 19/ dan peraturan perundang-undangan di ba5ahnya membentuk kesatuan sistem hukum.
$. edaulatan rakyat atau prinsip demokrasi
&apat dilihat dari embukaan & 19/ yaitu dasar erakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan
dalam permusya5aratanFper5akilan dan asal 2 ayat '2( yaitu edaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut ketentuan ndang-ndang &asar.
. rinsip persamaan kedudukan dalam hukum dan pemerintahan 'asal 2; ayat '1( & 19/(.
/. "danya organ pembentuk undang-undang 'residen dan &3(
:. 4istem pemerintahannya adalah presidensiil.
;. ekuasaan kehakiman yang bebas dari kekuasaan lain 'eksekuti*(
<. +ukum bertujuan untuk melindungi segenap bangsa )ndonesia dan seluruh tumpah darah )ndonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
9. "danya jaminan akan hak asasi dan ke5ajiban dasar manusia 'asal 2< "-# & 19/(.
#. Hu,ungan Negara Hukum "engan Demkra(i
a. +ubungan antara negara hukum dengan demokrasi dapat dinyatakan bah5a negara demokrasi pada dasarnya adalah negara hukum.
b. Namun, negara hukum belum tentu negara demokrasi. c. Negara hukum hanyalah satu ciri dari negara demokrasi.
d. AranD 7agnis 4useno '199;( menyatakan adanya / 'lima( gugus ciri hakiki dari negara demokrasi.
e. elima ciri negara demokrasi tersebut adalah ! 1. Negara hukum
$. emilihan umum yang bebas . rinsip mayoritas
/. "danya jaminan terhadap hak-hak demokratis
*. erdasarkan sejarah perkembangannya, tumbuhnya negara hukum, baik *ormal maupun materiil bermula dari gagasan demokrasi konstitusional, yaitu negara demokrasi yang berdasar atas konstitusi.
g. ?agasan demokrasi konstitusional abad ke-19 menghasilkan negara hukum klasik '*ormil(, sedang demokrasi konstitusional dalam abad ke-20 menghasilkan Rule of Law yang dinamis 'negara hukum materiil(.
h. &emokrasi baik sebagai bentuk pemerintahan maupun suatu sistem politik berjalan di atas dan tunduk pada koridor hukum yang disepakati bersama sebagai aturan main demokrasi. i. "dapun demokrasi sebagai sikap hidup ditunjukkan dengan
adanya perilaku yang taat pada aturan main yang telah disepakati bersama pula.
j. "turan main itu umumnya dituangkan dalam bentuk norma hukum.
k. &engan demikian di negara demokrasi, hukum menjadi sangat dibutuhkan sebagai aturan dan prosedur demokrasi.
l. =anpa aturan hukum, kebebasan dan kompetisi sebagai ciri demokrasi akan liar tidak terkendalikan.
m. #adi, negara demokrasi sangat membutuhkan hukum.
n. 7enjadi negara hukum belum tentu telah menjadi negara demokrasi.
o. 7asih dibutuhkan syarat-syarat di luar negara hukum agar dapat dinyatakan sebagai negara demokrasi, seperti adanya pemilihan umum, kebebasan berpendapat, dan sebagainya. p. Namun demikian menurut hemat penulis, negara hukum
>. 4ebagaimana yang dikemukakan oleh 7irriam udiarjo dalam AranD 7agnis 4useno '199;( yang menyatakan bah5a demokrasi konstitusional pertama-tama merupakan Rechtsstaat .
r. erumusan yuridis dari prinsip-prinsip dalam demokrasi konstitusional dikenal dengan istilah Rechtsstaat atau Rule of Law 'negara hukum(.
C. HAKIKAT HAK ASASI MANUSIA 1. Pengertian Hak A(a(i Manu(ia
1.1. +ak asasi manusia merupakan hak dasar yang melekat dan dimiliki setiap manusia sebagai anugerah =uhan Gang 7aha Esa.
1.2. 7ustha*a emal asha '2002( menyatakan bah5a yang dimaksud dengan hak asasi manusia ialah hak-hak dasar yang diba5a manusia sejak lahir yang melekat pada esensinya sebagai anugerah "llah 4H=.
1.$. endapat lain yang senada menyatakan bah5a hak asasi manusia adalah hak-hak yang diba5a sejak lahir dan melekat dengan potensinya sebagai makhluk dan 5akil =uhan '?aDalli, 200(.
1.. 3umusan sejak lahir sekarang ini dipertanyakan, sebab bayi yang ada dalam kandungan sudah memiliki hak untuk hidup.
1./. Oleh karena itu, rumusan yang lebih sesuai adalah hak dasar yang melekat pada manusia sejak ia hidup.
1.:. esadaran akan hak asasi manusia didasarkan pada pengakuan bah5a semua manusia sebagai makhluk =uhan memiliki derajat dan martabat yang sama.
1.;. &engan pengakuan akan prinsip dasar tersebut, setiap manusia memiliki hak dasar yang disebut hak asasi manusia.
1.<. #adi, kesadaran akan adanya hak asasi manusia tumbuh dari pengakuan manusia sendiri bah5a mereka adalah sama dan sederajat.
1.9. engakuan terhadap +"7 memiliki dua landasan, sebagai berikut !
1( %andasan yang langsung dan pertama, yakni kodrat manusia. odrat manusia adalah sama derajat dan martabatnya. 4emua manusia adalah sederajat tanpa membedakan ras, agama, suku, bahasa dan sebagainya.
2( %andasan yang kedua dan yang lebih dalam ! =uhan menciptakan manusia. 4emua manusia adalah makhluk dari pencipta yang sama yaitu =uhan Gang 7aha Esa. arena itu di hadapan =uhan manusia adalah sama kecuali nanti pada amalnya.
1.10. &engan demikian, kesadaran manusia akan hak asasi manusia itu ada, karena pengakuan atas harkat dan martabat yang sama sebagai manusia.
1.11. 4elama manusia belum mengakui adanya persamaan harkat dan martabat manusia maka hak asasi manusia belum bisa ditegakkan.
1.12. +ak dasar seseorang atau kelompok tidak diakui dan dihargai selama mereka dianggap tidak memiliki harkat dan derajat yang sama sebagai manusia.
1.1$. ila hak asasi manusia belum dapat ditegakkan maka akan terus terjadi pelanggaran dan penindasan atas hak asasi manusia, baik oleh masyarakat, bangsa, dan pemerintah suatu negara.
1.1. ada masa lalu, manusia banyak yang belum mengakui derajat manusia lain.
1.1/. "kibatnya banyak terjadi penindasan manusia oleh manusia lain.
1.1;. angsa )ndonesia dahulu pernah mengalami penjajahan bangsa lain.
1.1<. Oleh karena itu, perjuangan menegakkan hak asasi manusia harus terus-menerus dilakukan.
1.19. ada masa sekarang pun masih banyak manusia atau bangsa, yang menindas manusia dan bangsa lain.
1.20. +ak asasi manusia 5ajib dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia.
1.21. 4ecara de*initi*, hak artinya kekuasaan atau 5e5enang yang dimiliki seseorang atas sesuatu di luar dirinya '4uria usuma, 19<:(.
1.22. ebalikan dari hak adalah ke5ajiban yang berarti tugas yang harus dijalankan manusia untuk mengakui kekuasaan itu.
1.2$. 4etiap orang memiliki hak dasar memeluk agama, yang berarti kebebasan dan ke5enangan dia untuk menganut suatu agama sedangkan orang lain memiliki ke5ajiban untuk mengakui ke5enangan orang tersebut.
1.2. +ubungan ini akan terjadi bilamana ada pengakuan yang sama antar manusia itu sendiri.
1.2/. )stilah hak asasi manusia bermula dari arat yang dikenal dengan right of man untuk menggantikan natural right .
1.2:. arena istilah right of man tidak mencakup right of women maka oleh leanor Roosevelt diganti dengan istilah human right yang lebih uniCersal dan netral '?aDalli, 200(.
1.2;. )stilah natural right berasal dari konsep #ohn %ocke '1:$2-1;0( mengenai hak-hak alamiah manusia.
1.2<. #ohn %ocke menggambarkan bah5a kehidupan manusia yang asli sebelum bernegara (state of nature) memiliki hak-hak dasar perorangan yang alami.
1.29. +ak-hak alamiah itu meliputi hak untuk hidup, hak kemerdekaan, dan hak milik.
1.$0. 4etelah bernegara, hak-hak dasar itu tidak lenyap tetapi justru harus dijamin dalam kehidupan bernegara.
2. Ma%am Hak A(a(i Manu(ia
c.2.1. erdasarkan pada ndang-ndang Nomor $9 =ahun 1999 tentang +ak "sasi 7anusia, dinyatakan bah5a hak asasi manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk =uhan Gang 7aha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang 5ajib dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh negara hukum, pemerintahan, dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia.
c.2.2. erdasarkan pengertian hak asasi manusia, ciri pokok dari hakikat hak asasi manusia adalah '=im )E )N, 200$( ! 1. +ak asasi manusia tidak perlu diberikan, dibeli ataupun
di5arisi. +ak asasi manusia adalah bagian dari manusia secara otomatis.
2. +ak asasi manusia berlaku untuk semua orang tanpa memandang jenis kelamin, asal usul, ras, agama, etnik, dan pandangan politik.
$. +ak asasi manusia tidak boleh dilanggar. =idak seorangpun mempunyai hak untuk membatasi atau melanggar hak orang lain. Orang tetap memiliki hak asasi manusia meskipun sebuah negara membuat
hukum yang tidak melindungi bahkan melanggar hak asasi manusia.
c.2.$. +ak asasi manusia merupakan hak dasar dari manusia. c.2.. "pa saja yang termasuk hak dasar manusia itu senantiasa
berubah menurut ukuran Daman dan perumusannya. c.2./. eberapa contoh hak dasar tersebut sebagai berikut !
a. +ak asasi manusia menurut iagam tentang &eklarasi niversal of *uman Rights 19<, meliputi ! a. +ak berpikir dan mengeluarkan pendapat,
b. +ak memiliki sesuatu,
c. +ak mendapatkan pendidikan dan pengajaran, d. +ak menganut aliran kepercayaan atau agama, e. +ak untuk hidup,
*. +ak untuk kemerdekaan hidup, g. +ak untuk memperoleh nama baik, h. +ak untuk memperoleh pekerjaan, dan
i. +ak untuk mendapatkan perlindungan hukum.
b. +ak asasi manusia menurut ndang-ndang Nomor $9 =ahun 1999 tentang +ak "sasi 7anusia, meliputi !
a. +ak untuk hidup, b. +ak berkeluarga,
c. +ak mengembangkan diri, d. +ak keadilan,
e. +ak kemerdekaan, *. +ak berkomunikasi, g. +ak keamanan,
h. +ak kesejahteraan, dan i. +ak perlindungan
c.2.:. +ak asasi manusia meliputi berbagai bidang, sebagai berikut !
a. +ak asasi pribadi (+ersonal Rights), misal, hak kemerdekaan, hak menyatakan pendapat, hak memeluk agama.
b. +ak asasi politik (+olitical Rights), yaitu hak untuk diakui sebagai 5arga negara. 7isalnya, memilih dan dipilih, hak berserikat, hak berkumpul.
c. +ak asasi ekonomi (+ropert Rights), misal, hak memiliki sesuatu, hak mengadakan perjanjian, hak bekerja, hak mendapat hidup layak.
d. +ak asasi sosial dan kebudayaan (Social an' $ultural Rights), misal, mendapatkan pendidikan, hak mendapat santunan, hak pension, hak mengembangkan kebudayaan, hak berekspresi.
e. +ak untuk mendapat perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan (Rights of Legal -ualit). *. +ak untuk mendapat perlakuan yang sama dalam tata
cara peradilan dan perlindungan (+roce'ural Rights).
D. SE-ARAH PERKEM&ANGAN HAK ASASI MANUSIA 1. Se+ara Pengakuan Hak A(a(i Manu(ia
1.1. %atar belakang sejarah hak asasi manusia, pada hakikatnya, muncul karena inisiati* manusia terhadap harga diri dan martabatnya, sebagai akibat tindakan se5enang-5enang dari penguasa, penjajahan, perbudakan, ketidakadilan, dan keDaliman 'tirani(.
1.2. erkembangan pengakuan hak asasi manusia ini berjalan secara perlahan dan beraneka ragam.
a. Perkem,angan Hak A(a(i Manu(ia /a"a Ma(a Se+ara
1( erjuangan Nabi 7usa dalam membebaskan umat Gahudi dari perbudakan 'tahun :000 sebelum 7asehi( 2( +ukum +ammurabi di abylonia yang memberi jaminan keadilan bagi 5arga negara 'tahun 2000
sebelum 7asehi(
$( 4ocrates ':9-$99 47(, lato '29-$; 47(, dan "ristotoles '$<-$22 47( sebagai *ilsu* Gunani peletak dasar diakuinya hak asasi manusia. 7ereka mengajarkan untuk mengkritik pemerintah yang tidak berdasarkan keadilan, cita-cita, dan kebijaksanaan. ( erjuangan Nabi 7uhammad sa5. untuk
membebaskan para bayi 5anita dan 5anita dari penindasan bangsa Iuraisy 'tahun :00 7asehi(.
,. Perkem,angan Hak A(a(i Manu(ia "i Inggri(
b.1. )nggris merupakan negara pertama di dunia yang memperjuangkan hak asasi manusia.
b.2. erjuangan tersebut tampak dari beberapa dokumen sebagai berikut !
1( =ahun 121/, munculnya piagam 7agna harta atau iagam "gung. =erjadi pada pemerintahan 3aja #ohn, yang bertindak se5enang-5enang terhadap rakyat dan terhadap kelompok bangsa5an. =indakan 3aja #ohn tersebut mengakibatkan rasa tidak puas kaum bangsa5an yang kemudian berhasil membuat suatu perjanjian yang disebut 7agna harta.
7agna harta membatasi kekuasaan 3aja #ohn di )nggris.
2( =ahun 1:2<, keluarnya piagam etition o* 3ights. &okumen ini berisi pertanyaan mengenai hak-hak rakyat beserta jaminannya. +ak-hak tersebut adalah !
a(ajak dan pungutan istime5a harus disertai persetujuan6
b(Harga negara tidak boleh dipaksanakan menerima tentara di rumahnya6
c( =entara tidak boleh menggunakan hukum perang dalam keadaan damai.
$( =ahun 1:;9, munculnya +abeas orpus "ct. &okumen ini merupakan undang-undang yang mengatur tentang penahanan seseorang. )sinya adalah sebagai berikut !
1( 4eseorang yang ditahan segera diperiksa dalam 5aktu dua hari setelah penahanan 2( "lasan penahanan seseorang harus disertai
bukti yang sah menurut hukum.
( =ahun 1:<9, keluar ./ill of Rights0" 7erupakan undang-undang yang diterima parlemen )nggris sebagai bentuk perla5anan terhadap 3aja #ames )). /ill of Rights ini merupakan undang-undang yang diterima parlemen )nggris, yaitu tentang !
a( ebebasan dalam pemilihan anggota parlemen
b( ebebasan berbicara dan mengeluarkan pendapat
c( ajak, undang-undang, dan pembentukan tentara tetap harus seiDing parlemen
d( +ak 5arga negara untuk memeluk agama menurut kepercayaannya masing-masing e( arlemen berhak untuk mengubah keputusan
raja.
%. Perkem,angan Hak A(a(i Manu(ia "i Amerika Serikat 1( erjuangan penegakkan hak asasi manusia di "merika didasari pemikiran #ohn %ocke, yaitu tentang hak-hak alam seperti, hak hidup (life), hak kebebasan (libert), dan hak milik (propert)"
2( &asar inilah yang kemudian dijadikan landasan bagi pengakuan hak-hak asasi manusia yang terlihat dalam !eclaration of #n'epen'ence of The nite' States"
$( &i "merika 4erikat perjuangan hak-hak asasi manusia itu adalah karena rakyat "merika 4erikat yang berasal dari Eropa sebagai emigrant merasa tertindas oleh pemerintahan )nggris, yang pada 5aktu itu merupakan jajahan )nggris.
( "merika 4erikat berhasil mencapai kemerdekaannya pada tanggal #uli 1;;:.
/( &eklarasi kemerdekaan "merika 4erikat dimasukkan dalam konstitusi negara tersebut.
:( &alam sejarah perjuangan hak asasi manusia, negara "merika 4erikat dapat dikatakan sebagai negara pertama yang menetapkan dan melindungi hak asasi manusia dalam konstitusinya.
". Perkem,angan Hak A(a(i Manu(ia "i Pran%i(
1( erjuangan hak asasi manusia di rancis dirumuskan dalam suatu naskah pada a5al 3eColusi rancis pada tahun 1;<9, sebagai pernyataan tidak puas dari kaum borjuis dan rakyat terhadap kese5enang-5enangan 3aja %ouis B).
2( Naskah tersebut dikenal dengan !eclaration 'es !roits 'e L1 home et !u $itoen 'pernyataan mengenai hak-hak asasi manusia dan 5arga negara(. $( &eklarasi ini menyatakan bah5a hak asasi manusia
ialah hak-hak alamiah yang dimiliki manusia menurut kodratnya, yang tidak dapat dipisahkan daripada hakikatnya dan karena itu bersi*at suci.
( 3eColusi rancis ini terkenal sebagai perjuangan penegakkan +"7 di Eropa.
/( &alam reColusi ini, muncul semboyan Libert, galit , dan Fraternit 'ebebasan, ersamaan, dan ersaudaraan(.
:( ada tahun 1;91, deklarasi ini dimasukkan dalam konstitusi rancis.
e. At!anti% Carter Taun 101
e.1. "tlantic harter, muncul pada saat terjadinya erang &unia )) yang dipelopori oleh A.&. 3ooseCelt, yang menyebutkan =he Aour Areedom 'empat macam kebebasan( !
1. ebebasan untuk beragama (free'om of religion)6
2. ebebasan untuk berbicara dan berpendapat (free'om of speech an' throught)6
$. ebebasan dari rasa takut (free'om of fear)6 . ebebasan dari kemelaratan (free'om of want).
e.2. Empat kebebasan tersebut dianggap sebagai tiang penjaga hak-hak asasi manusia yang mendasar.
. Pengakuan Hak A(a(i Manu(ia !e Per(erikatan &ang(a$,ang(a
1( ada tanggal 10 &esember 19<, telah berhasil merumuskan naskah yang dikenal dengan niversal !eclaration of *uman Rights, yaitu pernyataan sedunia tentang hak-hak asasi manusia, sehingga tanggal 10 &esember sering diperingati sebagai hari hak asasi manusia.
2( )si pokok deklarasi itu tertuang dalam asal 1 yang menyatakan !
.Se2alian orang 'ilahir2an mer'e2a 'an mempunai martabat 'an ha2ha2 ang sama" &ere2a 'i2aruniai a2al 'an bu'i, 'an hen'a2na bergaul satu sama lain 'alam persau'araan0"
$( &eklarasi tersebut melambangkan komitmen moral dunia internasional pada hak asasi manusia.
( &eklarasi uniCersal ini menjadi pedoman sekaligus standar minimum yang dicita-citakan umat manusia untuk menciptakan dunia yang lebih baik dan damai. /( era5al dari &eklarasi uniCersal tersebut,
negara-negara yang tergabung dalam berbagai organisasi dan kelompok regional mulai merumuskan bersama hak asasi manusia sebagai komitmen mereka dalam menegakkan hak asasi manusia.
:( 4etiap negara pun juga mulai menunjukkan jaminan hak asasi manusia dalam konstitusi atau undang-undang dasarnya.
g.1. =ahun 19::, dalam siding 7ajelis mum , telah diakui coCenants on +uman 3ights dalam hukum )nternasional dan dirati*ikasi oleh negara-negara anggota . oCenants tersebut antara lain !
a. The #nternational on $ivil an' +olitical Rights, yaitu tentang hak sipil dan hak politik 'konCensi tentang hak sipil dan politik, 19::(6
b. The #nternational $ovenant of conomic, Social, an' $ultural Rights, yaitu berisi syarat-syarat dan nilai-nilai bagi sistem demokrasi ekonomi, sosial, dan budaya 'konCensi tentang hak ekonomi, sosial, dan budaya, 19::(6
c. 3ptional +rotocol , adanya kemungkinan seorang 5arga negara yang mengadukan pelanggaran hak asasi manusia kepada The *uman Rights $ommittee setelah melalui upaya pengadilan di negaranya.
g.2. 4elanjutnya, berkembang beberapa deklarasi mengenai hak asasi manusia di dunia, antara lain ! 1. !eclaration on the Rights of +eople to +eace
'&eklarasi +ak angsa atas erdamaian( pada tahun 19< oleh negara dunia ketiga.
2. !eclaration on the Rights to !evelopment '&eklarasi +ak atas embangunan( pada tahun 19<: oleh negara dunia ketiga.
$. 4frican $harter on *uman an' +eople1s Rights 'anjul harter( oleh negara "*rika yang tergabung dalam ersatuan "*rika 'O"( pada tahun 19<1.
. $airo !eclaration on *uman Rights in #slam oleh negara yang tergabung dalam O) 'Organisasi on*erensi )slam( tahun 1990.
/. /ang2o2 !eclaration diterima oleh negara-negara "sia pada tahun 199$.
:. !e2larasi Wina tahun 199$ yang merupakan deklarasi uniCersal dari negara-negara yang tergabung dalam .
g.$. erdasarkan sejarah perkembangannya, ada $ 'tiga( generasi hak asasi manusia, sebagai berikut ! a. ?enerasi pertama adalah +ak 4ipil dan olitik
yang bermula di dunia arat 'Eropa(, contohnya ! hak atas hidup, hak atas kebebasan dan keamanan, hak atas kesamaan di muka peradilan, hak kebebasan berpikir dan berpendapat, hak beragama, hak berkumpul dan hak untuk berserikat.
b. ?enerasi kedua adalah +ak Ekonomi, 4osial dan udaya yang diperjuangkan oleh negara 4osialis di Eropa =imur, misalnya ! hak atas pekerjaan, hak atas penghasilan yang layak, hak membentuk serikat pekerja, hak atas pangan, kesehatan, hak atas perumahan, pendidikan, dan hak atas jaminan sosial.
c. ?enerasi ketiga adalah +ak erdamaian dan embangunan yang diperjuangkan oleh negara-negara berkembang '"sia-"*rika(, misalnya ! hak bebas dari ancaman musuh, hak setiap bangsa untuk merdeka, hak sederajat dengan bangsa lain, dan hak mendapatkan kedamaian.
g.. erkembangan berikutnya, yaitu munculnya generasi 2eempat hak asasi manusia '=im )E )N, 200$(.
g./. +ak asasi manusia generasi keempat ini mengkritik peranan negara yang sangat dominan dalam proses pembangunan yang ber*okus pembangunan ekonomi sehingga menimbulkan dampak negatiCe bagi keadilan rakyat.
g.:. rogram pembangunan dijalankan tidak memenuhi kebutuhan rakyat banyak tetapi untuk sekelompok atau elite penguasa saja.
g.;. emikiran hak asasi manusia generasi keempat dipelopori oleh negara-negara "sia pada tahun 19<$ yang melahirkan deklarasi hak asasi manusia yang disebut !eclaration of The /asic !uties of 4sian +eople an' 5overnment"
g.<. emikiran generasi keempat ini lebih maju dari generasi ketiga, karena tidak saja mencakup struktural, tetapi juga berpijak pada terciptanya tatanan sosial yang berkeadilan.
g.9. &eklarasi +ak "sasi 7anusia "sia selain berbicara tentang hak asasi juga berbicara tentang ke5ajiban asasi.
E. HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIA
1. Pengakuan &ang(a In"ne(ia Akan Hak A(a(i Manu(ia
1.1. engakuan akan hak asasi manusia di )ndonesia telah tercantum dalam & 19/ yang sebenarnya lebih dahulu
ada dibanding dengan &eklarasi niCersal yang lahir pada 10 &esember 19/.
1.2. engakuan akan hak asasi manusia dalam ndang-ndang &asar 19/ dan peraturan perundang-undangan lainnya adalah sebagai berikut.
a. Pem,ukaan Un"ang$Un"ang Da(ar 104 A!inea Pertama
'1( +ak "sasi 7anusia sebenarnya sudah tercantum dalam embukaan & 19/.
'2( Oleh karena itu, bisa dikatakan bah5a negara )ndonesia sendiri sejak masa berdirinya, tidak bisa lepas dari +ak "sasi 7anusia itu sendiri.
'$( +al ini dapat dilihat pada alinea pertama yang berbunyi J ah5a sesungguhnya kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa J berdasarkan hal ini, bangsa )ndonesia mengakui adanya hak untuk merdeka atau bebas.
,. Pem,ukaan Un"ang$Un"ang Da(ar 104 A!inea Keem/at
'1( embukaan ndang-ndang &asar 19/ "linea empat berbunyi, emudian daripada itu, untuk membentuk suatu emerintahan Negara )ndonesia yang melindungi segenap bangsa )ndonesia dan seluruh tumpah darah )ndonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan itu dalam susunan Negara 3epublik
)ndonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada etuhanan Gang 7aha Esa, emanusiaan yang adil dan beradab, ersatuan )ndonesia, dan erakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusya5aratanFper5akilan, serta dengan me5ujudkan suatu keadilan social bagi seluruh rakyat )ndonesia.
'2( 4ila kedua ancasila, kemanusiaan yang adil dan beradab merupakan landasan idiil akan pengakuan dan jaminan hak asasi manusia di )ndonesia.
%. &atang Tu,u Un"ang$Un"ang Da(ar 104
'1( 3umusan hak tersebut mencakup hak dalam bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya yang tersebar dari asal 2; sampai dengan asal $ & 19/. '2( Namun, rumusan-rumusan dalam konstitusi itu amat
terbatas jumlahnya dan dirumuskan secara singkat dan dalam garis besarnya saja.
'$( 4ampai pada berakhitnya era Orde aru tahun 199<, pengakuan akan hak asasi manusia di )ndonesia tidak banyak mengalami perkembangan dan tetap berlandaskan pada rumusan yang ada dalam & 19/, yaitu tertuang pada hak dan ke5ajiban a5rga negara.
'( 3umusan baru tentang hak asasi manusia tertuang dalam asal 2< "-# & 19/ hasil amandemen pertama tahun 1999.
'1( etetapan 73 mengenai hak asasi manusia )ndonesia tertuang dalam ketatapan 73 No. B))F73F199< tentang +ak "sasi 7anusia.
'2( erdasarkan hal itu, kemudian keluarlah ndang-ndang Nomor $0 =ahun 1999 tentang +ak "sasi 7anusia sebagai undang-undang yang sangat penting kaitannya dalam proses jalannya +ak "sasi 7anusia di )ndonesia.
'$( 4elain itu juga ndang-ndang Nomor 2: =ahun 2000 tentang engadilan +ak "sasi 7anusia.
'( 7acam-macam hak asasi manusia yang tercantum dalam ketetapan tersebut adalah !
1. +ak untuk hidup,
2. +ak berkeluarga dan melanjutkan keturunan, $. +ak keadilan,
. +ak kemerdekaan,
/. +ak atas kebebasan in*ormasi, :. +ak keamanan,
;. +ak kesejahteraan, <. e5ajiban,
9. erlindungan dan pemajuan
e. Peraturan Perun"ang$un"angan
'1( ndang-undang tentang +"7 di )ndonesia adalah ndang-ndang Nomor $9 =ahun 1999.
'2( "dapun hak-hak yang ada dalam ndang-ndang Nomor $9 =ahun 1999 tersebut antara lain adalah sebagai berikut !
1. +ak untuk hidup 'asal (
2. +ak untuk berkeluarga 'asal 10(
$. +ak untuk mengembangkan diri 'asal 11, 12, 1$, 1, 1/, 1:(
. +ak untuk memperoleh keadilan 'asal 1;, 1<, 19( /. +ak untuk kebebasan pribadi 'asal 20-2;(
:. +ak atas rasa aman 'asal 2<-$/( ;. +ak atas kesejahteraan 'asal $:-2(
<. +ak turut serta dalam pemerintahan 'asal $-( 9. +ak 5anita 'asal /-/1(
10.+ak anak 'asal /2-::(
'$( &alam & 19/ " 20" asal 2<" sampai #, tercantum rumusan hak asasi manusia.
'( 3umusan tersebut pada dasarnya sama dengan rumusan yang ada dalam ketetapan 73 No. B))F73F199<.
'/( erlu diketahui bah5a =ap 73 No. B))F73F199< sekarang ini telah dicabut berdasarkan ketatapan 73 No. )F73F200$.
':( +al ini disebabkan isi dalam ketetapan tersebut sudah termuat dalam & 19/.
';( &engan masuknya rumusan hak asasi manusia dalam & 19/ tersebut, semakin kuat jaminan hak asasi manusia di )ndonesia.
'<( =ugas negara selanjutnya adalah mengadakan penegakan hak asasi manusia dan memberi perlindungan 5arga dari tindakan pelanggaran hak asasi manusia.
2.1. &alam rangka memberikan jaminan perlindungan terhadap hak asasi manusia, di samping dibentuk aturan-aturan hukum, juga dibentuk kelembagaan yang menangani masalah yang berkaitan dengan penegakan hak asasi manusia, antara lain ! a. omisi Nasional +ak "sasi 7anusia 'omnas +"7(
dibentuk berdasarkan eppres Nomor / =ahun 199$ pada tanggal ; #uni 199$ yang kemudian dikukuhkan lagi melalui ndang-ndang Nomor $9 tahun 1999 tentang +ak "sasi 7anusia.
a.1. omnas +"7 adalah lembaga yang mandiri yang kedudukannya setingkat dengan lembaga negara lainnya yang ber*ungsi melaksanakan pengkajian, penelitian, penyuluhan, pemantauan, dan mediasi hak asasi manusia.
a.2. omnas +"7 bertujuan !
1. 7engembangkan kondisi yang kondusi* bagi pelaksanaan hak asasi manusia sesuai dengan ancasila, ndang-ndang &asar 19/, dan iagam erserikatan angsa-angsa, serta &eklarasi niCersal +ak "sasi 7anusia6
2. 7eningkatkan perlindungan dan penegakan hak asasi manusia guna perkembangan pribadi manusia )ndonesia seutuhnya dan kemampuannya berpartisipasi dalam berbagai bidang kehidupan.
b. engadilan +ak "sasi 7anusia dibentuk berdasarkan ndang-ndang Nomor 2: =ahun 2000 tentang engadilan hak asasi manusia.
b.1. engadilan +ak "sasi 7anusia merupakan pengadilan khusus yang berada di lingkungan engadilan mum dan berkedudukan di daerah abupaten atau ota.
b.2. engadilan +"7 adalah pengadilan khusus terhadap pelanggaran hak asasi manusia yang berat.
b.$. engadilan +"7 bertugas dan ber5enang memeriksa dan memutus perkara pelanggaran +ak "sasi 7anusia yang berat.
b.. engadilan +"7 juga ber5enang memeriksa dan memutus perkara pelanggaran hak asasi manusia yang berat yang dilakukan di luar batas territorial 5ilayah negara 3epublik )ndonesia oleh 5arga negara )ndonesia.
c. engadilan +ak "sasi 7anusia 4' *oc dibentuk atas usul dari &3 berdasarkan peristi5a tertentu dengan eputusan residen untuk memeriksa dan memutuskan perkara pelanggaran hak asasi manusia yang berat yang terjadi sebelum diundangkannya ndang-ndang Nomor 2: =ahun 2000 tentang engadilan +ak "sasi 7anusia. d. omisi ebenaran dan 3ekonsiliasi.
d.1. ndang-ndang Nomor 2: =ahun 2000 memberikan alternati* bah5a penyelesaian pelanggaran +ak "sasi 7anusia yang berat dapat dilakukan di luar engadilan +ak "sasi 7anusia, yaitu melalui omisi ebenaran dan 3ekonsiliasi yang dibentuk berdasarkan undang-undang.
2.2. enegakan dan perlindungan tidak hanya dilakukan oleh lembaga-lembaga yang dibentuk negara.
2.$. 7asyarakat dapat pula berpartisipasi dalam rangka penegakan dan perlindungan hak asasi manusia.
2.. 7asyarakat dapat membentuk %embaga 45adaya 7asyarakat '%47(.
2./. %embaga s5adaya yang dimaksud adalah organisasi atau lembaga yang secara khusus dibentuk oleh masyarakat
dengan tugas perlindungan dan penegakan hak asasi manusia di )ndonesia.
2.:. %embaga-lembaga ini mengonsentrasikan kegiatannya pada upaya penegakan dan perlindungan +"7, misalnya dengan menuntut pihak-pihak yang telah melanggar +"7, melindungi korban +"7, menuntut keadilan, dan sebagainya.
2.;. eberapa contoh %embaga 45adaya 7asyarakat '%47( !
a. ON=3"4 'omisi untuk orang hilang dan tindak kekerasan(6
b. G%+) 'Gayasan lembaga bantuan hukum )ndonesia(6 c. %embaga 4tudi dan "dCokasi 7asyarakat 'E%4"7(, d. *uman Rights Watch '+3H(.
#. Kn5en(i Interna(ina! tentang Hak A(a(i Manu(ia
a. onCensi internasional mengenai hak asasi manusia adalah 5ujud nyata, kepedulian masyarakat internasional akan pengakuan, perlindungan, penegakan, dan pemajuan hak asasi manusia.
b. eberapa konCensi yang berhasil diciptakan adalah sebagai berikut !
1. niversal !eclaration of *uman Rights 'ernyataan hak asasi manusia sedunia( dihasilkan dalam sidang umum 10 &esember 19/.
2. #nternational $ovenant of $ivil an' +olitical Rights 'erjanjian )nternasional tentang +ak 4ipil dan olitik( dan #nternational $ovenant of conomic, Social an' $ultural Rights 'erjanjian )nternasional tentang +ak Ekonomi, 4osial dan udaya( pada tahun 19::.
$. !eclaration on the Rights of +eoples to +eace '&eklarasi +ak angsa atas erdamaian( pada tahun 19< dan
!eclaration on the Rights to !evelopment '&eklarasi +ak atas embangunan( pada tahun 19<:.
. 4frican $harter on *uman an' +eoples1 Rights 'anjul harter( oleh negara "*rika yang tergabung dalam ersatuan "*rika 'O"( pada tahun 19<1.
/. $airo !eclaration on *uman Rights in #slam oleh negara yang tergabung dalam O) 'Organisasi on*erensi )slam( tahun 1990.
:. /ang2o2 !eclaration '&eklarasi angkok( diterima oleh negara-negara "sia pada bulan "pril tahun 199$. &eklarasi ini mencerminkan keinginan dan kepentingan negara di ka5asan itu. &alam deklarasi ini dipertegas beberapa prinsip tentang hak asasi manusia, antara lain ! niversalit, #n'ivisibilit, #nter'epen'ence, Nonselectivit, 3b6ectivit , dan Right to !evelopment .
;. Bienna &eclaration '&eklarasi Hina( 199$
c. 4elain deklarasi, perjanjian dan piagam sebagaimana di atas, masih banyak lagi instrumen hak asasi manusia yang dihasilkan oleh masyarakat )nternasional, baik yang terhimpun dalam organisasi , organisasi regional, atau kelompok negara.
. Keikut(ertaan In"ne(ia "a!am Kn5en(i Interna(ina!
.1. =anggung ja5ab dan menghormati atas berbagai konCensi internasional tentang hak asasi manusia tersebut di5ujudkan dengan keikutsertaan )ndonesia untuk merati*ikasi berbagai instrument internasional.
.2. 7erati*ikasi suatu perjanjian berarti bah5a suatu negara mengikatkan diri untuk melaksanakan ketentuan-ketentuan yang ada dalam perjanjian dan bah5a ketentuan-ketentuan itu menjadi bagian dari hukum nasionalnya.
.$. &engan merati*ikasi berbagai instrumen internasional mengenai hak asasi manusia berarti )ndonesia secara langsung sudah mengikatkan diri pada isi dokumen tersebut dan menjadikannya sebagai bagian dari hukum nasional )ndonesia.
.. 4elain itu se5aktu-5aktu )ndonesia harus siap mendapat penga5asan dari dunia internasional mengenai praktik-praktik pelaksanaan ataupun pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di )ndonesia.
./. eberapa macam konCensi internasional tentang hak asasi manusia yang sudah dirati*ikasi )ndonesia adalah sebagai berikut !
a. onCensi #ene5a 12 "gustus 199, 'dirati*ikasi dengan ndang-ndang Nomor /9 =ahun 19/<(.
b. onCensi tentang +ak olitik aum erempuan 8 $onvention on the +olitical Rights of Women 'dirati*ikasi dengan ndang-ndang Nomor :< =ahun 19/<(.
c. onCensi tentang enghapusan 4egala entuk &iskriminasi terhadap erempuan 8 $onvention on the limination of !iscrimination 4gaints Women 'dirati*ikasi dengan ndang-ndang Nomor ; =ahun 19<(.
d. onCensi +ak "nak 8 $onvention on the Rights of the $hil' 'dirati*ikasi dengan eppres No. $: =ahun 1990(. e. onCensi elarangan, engembangan, roduksi, dan
enyimpanan 4enjata iologis dan eracun serta emusnahannya 8 $onvention on the +rohibition of the !evelopment, +ro'uction an' Stoc2piling of /acteriological (/iological) an' To7ic Weapons an' on their !estruction 'dirati*ikasi dengan eppres No. /< =ahun 1991(.
*. onCensi )nternasional terhadap "ntiapartheid dalam Olahraga - #nternational $onvention 4gaints 4parthei' in