• Tidak ada hasil yang ditemukan

e-Book Parenting: Membantu Bahasa Inggris Anak Anda Melesat Tinggi | EF Blog

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "e-Book Parenting: Membantu Bahasa Inggris Anak Anda Melesat Tinggi | EF Blog"

Copied!
54
0
0

Teks penuh

(1)

www.ef.co.id

Cara Membantu Bahasa

Inggris Buah Hati Anda

(2)

CONTENTS

01.THE SEVEN HIDDEN VALUES OF HOMEWORK

Homework Affects Achievement in School / The Seven Hidden Values of Homework

Pekerjaan Rumah Mempengaruhi Kesuksesan di Sekolah / Tujuh Nilai Terselubung dari Pekerjaan Rumah

02.BUILDING GOOD STUDY HABITS

Getting Started / Give Your Child Choices / Create a Study Space Conducive for Learning

Memulai / Berikan Anak Anda Pilihan / Ciptakan Area dan Lingkungan Belajar yang Kondusif

03.MANAGING HOMEWORK

Help Your Child Organize Time / Prioritize / Use a Calendar / Make a Weekly Study Plan / Break Down Projects into Smaller Tasks

Bantu Anak Anda Mengatur Waktu / Tentukan Prioritas / Gunakan Kalender /

Buat Rencana Belajar Mingguan / Bagi Tugas yang Besar Menjadi Bagian-bagian Lebih Kecil

04.HOW TO MOTIVATE YOUR CHILD TO STUDY

Praise / Incentives / Communicating Your Expectationsr

Berikan Pujian / Insentif / Komunikasikan Harapan Anda

05.LANGUAGE LEARNING STRATEGIES

For Parents / Reading Strategies / Speaking Strategies / Listening Strategies / Writing Strategies

Untuk Orang Tua / Strategi Membaca / Strategi Berbicara / Strategi Mendengarkan

(3)

CONTENTS

06.From EF English First Teachers

To the Student / Things to Remember / To the Parent

Untuk Para Siswa / Hal yang Perlu Diingat / To the Parent

(4)

01

THE SEVEN HIDDEN VALUES OF HOMEWORK

Homework Affects Achievement in School / The Seven Hidden Values of Homework

(5)

THE SEVEN HIDDEN VALUES OF HOMEWORK

HOMEWORK AFFECTS ACHIEVEMENT IN SCHOOL

Research tells us that time spent doing homework directly affects a child’s achievement. Students who consistently do homework perform better

academically than those who do not do homework. By doing homework, students can improve academic achievement in all subjects.

Parents can maximize the benefit of homework for your child when you understand the purpose of it and the values it engenders.

Pekerjaan Rumah Mempengaruhi Kesuksesan di Sekolah

Penelitian menunjukkan bahwa waktu yang digunakan untuk mengerjakan pekerjaan rumah secara langsung mempengaruhi kesuksesan anak. Siswa yang secara rutin menyelesaikan pekerjaan rumah mereka secara akademik memiliki kesuksesan lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak mengerjakan pekerjaan rumah. Dengan mengerjakan pekerjaan rumah, siswa dapat

meningkatkan pencapaian akademik mereka di semua bidang.

(6)

THE SEVEN HIDDEN VALUES OF HOMEWORK

THE SEVEN HIDDEN VALUES OF HOMEWORK

1. Responsibility: Homework is the child’s responsibility. When parents get too involved they deny the child the opportunity to take responsibility. The homework task may get done but the real lessons do not get learned.

2. Independence: Because this is the first time that someone other than a parent assigns frequent tasks to the child, homework breaks new ground. How this golden opportunity is handled will enhance or detract from the child’s progress toward self-direction.

3. Perseverance: There is no point to a child doing homework, if every time the gets frustrated, parents step right in and take over. It is alright to let the child struggle a little with a problem or task.

4. Time management: Children need to be told when to finish homework, not when to start it. That way, instead of learning to waste time, the child learns to manage it efficiently.

5. Initiative: Like a muscle, the ability to be a ‘self-starter’ strengthens with

exercise. For this reason, it is essential that the child decides when it is time to begin each homework assignment.

6. Self-reliance: Homework can affirm a child’s feeling of ‘I CAN DO IT!’. If homework is mismanaged, it destroys that feeling. Unfortunately, there is no in-between.

(7)

THE SEVEN HIDDEN VALUES OF HOMEWORK

TUJUH NILAI TERSELUBUNG DARI PEKERJAAN RUMAH

1. Tanggung jawab: Pekerjaan rumah merupakan tanggung jawab anak. Saat orang tua terlalu terlibat, mereka justru akan menghilangkan kesempatan anak untuk belajar bertanggung jawab. Tugas pekerjaan rumah tersebut mungkin akan terselesaikan, tetapi anak akan kehilangan makna

sesungguhnya dari adanya pekerjaan rumah tersebut.

2. Kebebasan: Karena mungkin ini merupakan kali pertama bagi anak mendapatkan tugas secara rutin dari orang lain selain orang tua mereka sendiri, pekerjaan rumah akan menjadi sesuatu yang baru bagi anak.

Bagaimana anak menangani kesempatan emas ini akan berpengaruh – baik atau buruk – terhadap perkembangan mereka dalam menentukan tujuan diri mereka sendiri.

3. Ketekunan: Tidak ada gunanya anak mengerjakan pekerjaan rumah bila setiap kali mereka menghadapi kesulitan, orang tua mereka akan ambil bagian dan menyelesaikannya. Ada baiknya bila anak berusaha untuk menyelesaikan masalah mereka sendiri.

4. Pembagian waktu: Anak perlu diberi tahu kapan mereka harus menyelesaikan pekerjaan rumah mereka, bukan kapan mereka harus mulai mengerjakannya. Dengan demikian, anak akan belajar cara mengatur waktu secara efisien, bukan cara membuang-buang waktu.

5. Inisiatif: Seperti juga otot tubuh, kemampuan untuk memotivasi diri sendiri juga perlu diasah dan dilatih. Oleh karena itu, sangat penting bagi anak

untuk belajar memutuskan kapan mereka harus mulai mengerjakan pekerjaan rumah mereka.

(8)

THE SEVEN HIDDEN VALUES OF HOMEWORK

TUJUH NILAI TERSELUBUNG DARI PEKERJAAN RUMAH

6. Kepercayaan terhadap diri sendiri: Pekerjaan rumah dapat mempertegas kepercayaan diri anak bahwa mereka dapat melakukan sesuatu. Jika salah digunakan, pekerjaan rumah justru akan merusak kepercayaan diri tersebut. Sayangnya, tidak ada setengah-setengah untuk hal ini.

(9)
(10)

02

BUILDING GOOD STUDY HABITS

Homework Affects Achievement in School / The Seven Hidden Values of Homework

(11)

BUILDING GOOD STUDY HABITS

GETTING STARTED

Develop a homework system. Find a time, place and plan that becomes as routine as soon as possible. Make study a part of this daily routine. Teach your child to pace their study, rather than cramming at the last minute. It is better to study daily in short segments.

As you read the homework tips below, keep in mind that patience and step-by-step management are vital to developing organizational skills in your child. Remember: • To threaten children can destabilize them.

• To overwhelm them can immobilize them.

• Yet, to rescue them can undermine their self-confidence in their ability to take charge of their lives.

The most promising approach is to MODEL and COACH. MODEL by

(12)

BUILDING GOOD STUDY HABITS

Memulai

Kembangkan sistem pekerjaan rumah Anda sendiri. Tentukan waktu, tempat dan rencana yang dapat diterapkan secara rutin dengan segera. Jadikan kegiatan belajar sebagai bagian dari rutinitas harian tersebut. Daripada membiarkan mereka meninggalkan segala sesuatunya hingga saat-saat terakhir, ajarkan anak untuk mengatur jadwal belajar mereka. Akan lebih baik bila mereka belajar secara rutin setiap hari meski hanya sebentar.

Saat Anda membaca tips di bawah ini, ingatlah bahwa kesabaran dan pengaturan tahap demi tahap merupakan hal yang vital bagi perkembangan kemampuan organisasi anak. Ingatlah bahwa:

• Menggunakan ancaman terhadap anak akan membuat mereka labil. • Memberikan informasi terlalu banyak akan membingungkan mereka.

• Sebaliknya, menyelamatkan mereka justru dapat meruntuhkan rasa percaya diri mereka untuk mengatur hidup mereka sendiri.

Pendekatan yang paling baik adalah dengan MENJADI CONTOH dan

(13)

BUILDING GOOD STUDY HABITS

GIVE YOUR CHILD CHOICES

Some children are comfortable alone or in their bedroom while others will choosethe kitchen table. Give your child the choice of where to study, but set some guidelines. Your child should:

• Study in the same place every day. • Do work on a hard surface.

• Choose a place that is quiet, without a lot of distractions or traffic. As a parent, ask yourself. Can you concentrate there? Is the noise level right for you? • Turn off the TV, computer games, music, mobile.

• Make sure that the area is well lit. • Have supplies at their fingertips.

Berikan Anak Anda Pilihan

Beberapa anak lebih senang belajar saat sendirian atau di kamar tidur, anak yang lain mungkin lebih memilih belajar di meja dapur. Berikan anak pilihan di mana mereka ingin belajar, tetapi tentukan sejumlah aturan. Anak Anda harus: • Belajar di tempat yang sama setiap hari.

• Belajar di alas yang keras.

• Memilih tempat yang tenang, di mana tidak ada yang hal yang dapat mengganggu konsentrasi. Sebagai orang tua, tanyakan kepada diri Anda sendiri. Apakan Anda dapat berkonsentrasi di sana? Apakah tempat tersebut tidak terlalu bising bagi Anda?

• Mematikan TV, permainan komputer, musik dan telepon seluler. • Memastikan area tersebut memiliki penerangan yang baik.

(14)

BUILDING GOOD STUDY HABITS

CREATE A STUDY SPACE CONDUCIVE FOR LEARNING

Have your child organize their workspace or do it with him/her. Consider what supplies the child might need (dictionary, pens, books, computer, etc). There should be a storage area to keep supplies and work. Store each and every thing in its place and return things to their place after use. You may even consider labeling in English where supplies belong. Also consider how the child will

organize paper work. Usually the teacher will determine whether a notebook or folder will be used. (Tip: Don’t throw away old tests, homework or papers. File them so you have the information for later reference and to study for tests.)

Ciptakan Area dan Lingkungan Belajar yang Kondusif

(15)
(16)

03

MANAGING HOMEWORK

Help Your Child Organize Time / Prioritize / Use a Calendar /

Make a Weekly Study Plan / Break Down Projects into Smaller Tasks

Bantu Anak Anda Mengatur Waktu / Tentukan Prioritas / Gunakan Kalender / Buat Rencana Belajar Mingguan / Bagi Tugas yang Besar Menjadi

(17)

MANAGING HOMEWORK

HELP YOUR CHILD ORGANIZE TIME

Homework for the school-aged child is an opportunity to learn the valuable organizational skills. Children need to learn to effectively manage their time – both their free time and their homework time – for school and life success. Here are a few ideas to get them started.

Bantu Anak Anda Mengatur Waktu

(18)

MANAGING HOMEWORK

PRIORITIZE

A good way to manage time is to make a prioritized to-do list so that the most important tasks are completed first and the less important ones are completed last. Practice this with your child. List the activities your child must do. Start with the time school finishes and record what your child must do from then until bedtime. On a daily basis, have your child prioritize their homework

assignments onto a to-do list. As a tip, always do the most difficult tasks first.

Tentukan Prioritas

(19)

MANAGING HOMEWORK

USE A CALENDAR

Use a calendar to keep track of dates and deadlines. Teach your child to record information in advance so they can plan for upcoming assignments and events. For a great activity, have you child design their own calendar.

Gunakan Kalender

(20)

MANAGING HOMEWORK

MAKE A WEEKLY STUDY PLAN

Transfer important events from your monthly calendar to your weekly plan.

Put all assignments and due dates in it. Make sure it is visible or close-at-hand for quick reference. Estimate how long assignments and activities will take. Only when a child can estimate the time it takes to complete a job, can they make good choices as to when to start.

Model this for your child. Before each assignment, estimate how long it will take to complete. Then time your child to see how close the estimates are. How close are their predictions? Keep a record of the child’s ‘estimate time’ and ‘completion time’ on a chart like the one below:

(21)

MANAGING HOMEWORK

Buat Rencana Belajar Mingguan

Pindahkan kegiatan penting dari kalender bulanan Anda menjadi rencana mingguan. Tulis semua tugas dan tenggat waktu pada rencana mingguan

tersebut. Pastikan rencana mingguan Anda mudah dijangkau dan ditemukan bila Anda membutuhkannya. Perkirakan berapa lama suatu tugas atau kegiatan akan memakan waktu. Anak dapat menentukan secara baik kapan mereka harus memulai sesuatu bila mereka dapat memperkirakan berapa lama tugas tersebut akan memakan waktu untuk diselesaikan.

Praktekkan ini pada anak Anda. Sebelum mengerjakan suatu tugas, perkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya. Kemudian bandingkan waktu yang mereka gunakan untuk menyelesaikan tugas tersebut dengan waktu perkiraan mereka sebelumnya. Seberapa tepat perkiraan mereka sebelumnya? Catat waktu perkiraan dan waktu yang sesungguhnya yang mereka habiskan dalam tabel seperti di bawah ini:

Tanggal Tugas Waktu

Perkiraan

Waktu

(22)

MANAGING HOMEWORK

BREAK DOWN PROJECTS INTO SMALLER TASKS

Break down big assignments into smaller parts to make time for each part. This prevents it from becoming overwhelming and discourages waiting until the last minute. Make a three-step plan.

1. List the big jobs necessary to complete the assignment. Write them in order in which they should be done.

For example: Book report on 240 page book due in 14 days. o Read the book

o Write the paper

2. Divide the number of days you have to complete the assignment by the number of big jobs to figure out how many days you have to complete each big job.

For example: 14 days divided 2 jobs = 7 days for each job

3. Divide the big jobs into smaller parts so the child can complete one small part each day.

For example:

If 7 days to read the book: Day One: read to page 30 Day Two: read to page 65 Day Three: read to page 120

If 7 days to write the paper Day One: Brainstorm Day Two: Structure ideas Day Two: Write a rough draft Day Three: Self-edit and rewrite Day Four: Mom edits

Day Five: Final draft

(23)

MANAGING HOMEWORK

Bagi Tugas yang Besar Menjadi Bagian-bagian Lebih Kecil

Bagi tugas yang besar menjadi beberapa tugas yang lebih kecil. Hal ini mencegah anak kewalahan dalam mengerjakan tugas dan membuat mereka tidak menunggu hingga menit terakhir sebelum akhirnya mereka mengerjakan tugas. Buatlah rencana yang dibagi dalam tiga langkah:

1. Buat daftar pekerjaan besar yang harus dilakukan untuk menyelesaikan suatu tugas. Tulislah dalam urutan prioritas – tugas yang harus dilakukan pertama kali harus ditulis duluan.

Contoh: Laporan mengenai buku setebal 240 halaman yang harus dikumpulkan dalam 14 hari.

o Baca bukunya o Tulis laporannya

2. Bagilah jumlah hari yang Anda punya untuk menyelesaikan tugas tersebut dengan jumlah pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengetahui berapa hari yang sebenarnya Anda miliki untuk menyelesaikan masing-masing pekerjaan.

Contoh: 14 hari dibagi dengan 2 pekerjaan = 7 hari untuk masing-masing pekerjaan

3. Bagi pekerjaan tersebut menjadi tugas-tugas yang lebih kecil agar anak dapat menyelesaikan masing-masing tugas setiap harinya.

Contoh:

7 hari untuk membaca buku:

Hari pertama: baca hingga halaman 30 Hari kedua: baca hingga halaman 65 Hari ketiga: baca hingga halaman 120

7 hari untuk menulis laporan Hari pertama: Mencari ide Hari kedua: Menyusun ide Hari ketiga: Membuat konsep

Hari keempat: Menyunting dan menulis ulang

(24)
(25)

04

HOW TO MOTIVATE YOUR CHILD TO STUDY

Praise / Incentives / Communicating Your Expectations

(26)

HOW TO MOTIVATE YOUR CHILD TO STUDY

PRAISE

Consistently praise your child everyday for what they are doing well. Don’t save the praise for only the top score. Tell your child specifically what you like about what they are doing or what they have done. A hug or pat on the shoulder increases the messages impact. When possible involve other adults in helping you praise your child. For instance:

• Mom praises the child for their behavior or achievement.

• Mom then praises the child in front of another person (family friend, grandparent, or Dad).

• The other person now praises the child.

Berikan Pujian

Pujilah anak Anda secara rutin setiap hari bila mereka menyelesaikan tugas dengan baik. Jangan hanya memuji anak Anda bila mereka berhasil mendapat nilai tinggi. Secara khusus, beri tahu anak Anda apa yang Anda sukai dari hal-hal yang sedang mereka kerjakan atau hal-hal yang telah mereka selesaikan. Pelukan atau tepukan di pundak akan menyampaikan pesan Anda lebih baik. Jika

memungkinkan, mintalah orang dewasa lain untuk memberi pujian juga kepada anak Anda. Misalnya:

• Ibu memberi pujian atas kelakuan atau keberhasilan anak.

• Ibu kemudian memuji anak di depan orang lain (teman keluarga, kakek, nenek, atau ayah).

(27)

HOW TO MOTIVATE YOUR CHILD TO STUDY

INCENTIVES

When praise is not enough, sometimes we have to use other incentives to get your child motivated. An incentive is something that pushes a child into action. Once children start working on their own, the rewards can be phased out but make sure to keep up the praise. It is important to note that reward do not have to be expensive. More than anything, children want their parents’ attention. Rewards may include something as simple as watching their favorite movie together, going to the park or getting an ice-cream together.

Insentif

(28)

HOW TO MOTIVATE YOUR CHILD TO STUDY

COMMUNICATING YOUR EXPECTATIONS

Tell your child clearly and firmly that you expect them to do their homework responsibly.

• Give choices: Would you prefer to do your homework before or after a snack?

• Don’t argue with your children; use the broken-record technique. For instance, say: “Feel free to watch TV when your homework is done.” Regardless of how your child tries to test this statement – keep repeating it.

• Back up your words with actions. Show your child that you mean what you say and say what you mean.

• Call your child’s teacher if your child cannot do the homework assignments, or does not bring home assigned work.

Komunikasikan Harapan Anda

Beritahu anak Anda secara jelas dan tegas bahwa Anda mengharapkan mereka menyelesaikan pekerjaan rumah mereka secara bertanggung jawab.

• Berikan pilihan: Apakah kamu mau lebih suka menyelesaikan pekerjaan rumah sebelum atau sesudah snack?

• Jangan berdebat dengan anak Anda; gunakan teknik broken-record. Misalnya, beritahu mereka: “Kamu boleh menonton TV setelah menyelesaikan pekerjaan rumahmu.” Biar bagaimanapun anak bersikap terhadap pernyataan tersebut, ulangi terus pernyataan tersebut.

• Dukung ucapan Anda dengan tindakan. Tunjukkan kepada anak bahwa Anda benar-benar bermaksud melakukan apa yang Anda katakan dan Anda

mengatakan apa yang Anda maksudkan.

(29)
(30)

05

LANGUAGE LEARNING STRATEGIES

For Parents / Reading Strategies / Speaking Strategies / Listening Strategies / Writing Strategies

(31)

LANGUAGE LEARNING STRATEGIES

FOR PARENTS

Kids whose parents take an active interest in their child’s education will be much more likely to become successful language learners. Let them know that you care by communicating with them regularly about what they are learning at EF.

Regardless of your own English level, the strategies below can help you guide your child to improve their English language skills. Use the points below to coach your child. (TIP: Successful language learners have intensive and extensive exposure to the target language. Look for opportunities to develop your child’s skills outside of the classroom.)

Untuk Orang Tua

Anak-anak yang orang tuanya terlibat secara aktif dalam pendidikan mereka biasanya menjadi pembelajar bahasa yang lebih sukses. Tunjukkan perhatian dengan berkomunikasi secara teratur dengan anak-anak Anda mengenai apa yang mereka pelajari di EF. Seberapapun baik atau buruknya kemampuan bahasa Inggris Anda, strategi di bawah ini dapat membantu Anda menuntun anak

(32)

LANGUAGE LEARNING STRATEGIES

READING STRATEGIES

1. Look at the task/questions before reading.

2. Look at the title, headings and any photos or illustrations before reading. Read the first paragraph and the last paragraph. Can you predict what the text might be about before reading the full text? (N.B.: The first sentence of a paragraph will usually give you a general idea of the whole paragraph.) 3. On your first reading, try to understand as much as possible without using a dictionary.

4. Skim to find the general idea of the whole text. Fast repeated reading is more effective than slow careful reading.

5. Scan to find key words. Read around the key words to find the answer to the comprehension questions or to guess the meaning of unknown words. For any unknown words consider the following:

a) What part of speech is it?

b) Is it a positive or negative word?

(33)

LANGUAGE LEARNING STRATEGIES

Strategi Membaca

1. Lihat pada tugas/pertanyaannya sebelum membaca.

2. Lihat judul, sub judul dan foto-foto atau ilustrasi sebelum membaca. Baca paragraf pertama dan terakhir. Apakah Anda bisa menerka isi dari bacaan tersebut sebelum membaca seluruhnya? (Catatan: Kalimat pertama dari sebuah paragraf biasanya memberikan gambaran mengenai seluruh paragraf.) 3. Pada saat pertama kali membaca, coba untuk mengerti sebanyak mungkin tanpa menggunakan kamus.

4. Baca secara cepat untuk mendapatkan gambaran umum tentang bacaan tersebut. Membaca cepat berulang kali lebih efektif dibandingkan dengan membaca secara pelan-pelan.

5. Cari kata-kata kunci. Cobalah membaca seputar kata-kata kunci itu untuk menemukan jawaban atas pertanyaan yang dimengerti atau untuk menebak arti kata-kata yang tidak dimengerti. Perhatikan beberapa hal berikut ini untuk kata-kata yang tidak dimengerti:

(34)

LANGUAGE LEARNING STRATEGIES

IMMERSE YOURSELF IN ENGLISH: READING

1. Access interactive websites on the internet. There are many that are especially relevant to young learners.

2. Read the EF Magazine.

3. Read ‘Graded Readers” (short books written with language graded to the student’s language level ability). There is a wide range of materials available to meet your child’s language level or interests. They can be found at most English language bookstores or can be ordered online.

4. Read to your parent every day (or, if you know English, you can read to your child).

5. Join a local or your school’s library.

6. Subscribe to online English-language newsletters, which are mailed to your inbox.

Benamkan Diri Anda dalam Bahasa Inggris: Membaca

1. Kunjungi situs interaktif di internet. Ada banyak situs demikian yang secara khusus diperuntukkan bagi anak-anak.

2. Baca majalah EF.

3. Baca buku belajar membaca ‘Graded Readers’ (buku bacaan singkat yang ditulis dengan bahasa yang telah diberi peringkat sesuai dengan kemampuan bahasa siswa). Tersedia berbagai pilihan materi sesuai dengan tingkat

kemampuan bahasa Inggris dan minat anak. Buku tersebut dapat dibeli di toko buku bahasa Inggris atau di toko buku online.

4. Baca untuk orang tua kamu (atau, bila Anda dapat berbahasa Inggris, membacalah untuk anak Anda).

5. Jadilah anggota di perpustakaan lokal atau perpustakaan sekolah.

(35)

LANGUAGE LEARNING STRATEGIES

SPEAKING STRATEGIES

1. Aim for fluency first and accuracy second!

2. Learn delaying words/sounds used by English speakers to give themselves time to think, such as, “…er…”, “…umm…”, “…well…”.

3. Use a mirror to practice making difficult English sounds by repeating after an English audio recording. Pay attention to the shape of your mouth and lips and the position of your tongue.

4. Record yourself speaking English and listen afterward, paying attention to stress, intonation and problem sounds. Raising awareness is the first step towards improvement.

5. Ask follow-up questions. Keep the other person talking by asking “Why?”, “How did you feel about that?”, “And then what happened?”, etc.

6. Comment on what the other person has said with expressions like, “Really!”, “Exactly!”, “I totally agree”, etc. This also shows the other person that you are listening carefully and are interested in what the other person has to say. 7. Ask for repetition or explanation if you need it. “I’m sorry, I didn’t quite catch that”, “I’m sorry, what you do mean exactly?”

8. Give reasons for your statements. Try to finish sentences with ‘because…’ For example, “I like my teacher because she’s really friendly”.

(36)

LANGUAGE LEARNING STRATEGIES

Strategi Berbicara

1. Targetkan kelancaran untuk pertama kali, baru ketepatan setelah itu. 2. Belajar kata-kata atau suara penundaan yang biasanya digunakan oleh pengguna bahasa Inggris untuk memberikan waktu lebih bagi mereka untuk berpikir, seperti “…er…”, “…umm…”, “…well…”.

3. Gunakan cermin untuk berlatih mengucapan pelafalan bahasa Inggris yang sulit dengan mengikuti dan mengulang rekaman audio bahasa Inggris. Perhatikan bentuk mulut dan bibir serta posisi lidah Anda.

4. Rekam diri Anda sendiri saat berbicara bahasa Inggris dan setelah itu

dengarkan rekaman tersebut. Perhatikan penekanan, intonasi dan kesalahan pelafalan. Meningkatkan kesadaran merupakan langkah awal menuju

peningkatan.

5. Teruslah bertanya. Biarkan orang lain terus berbicara dengan bertanya “Mengapa?”, “Bagaimana perasaan Anda tentang hal itu?”, “Dan apa yang terjadi setelah itu?”, dan lainnya.

6. Beri komentar atas apa yang dikatakan orang lain dengan ungkapan seperti, “Benar!”, “Tepat sekali!”, “Saya sepenuhnya setuju”, dan lainnya. Ini juga menunjukkan kepada orang tersebut bahwa Anda benar-benar

mendengarkannya dan tertarik dengan apa yang dikatakan orang tersebut. 7. Mintalah lawan bicara Anda untuk mengulang atau menjelaskan lebih lanjut bila perlu. Gunakan kalimat seperti berikut: “Maaf, bisakah Anda

mengulanginya?”, “Maaf, apa maksud Anda sebenarnya?”

8. Berikan alasan untuk pernyataan Anda. Coba untuk menyelesaikan kalimat Anda dengan ‘karena…’. Contoh: “Saya suka dengan guru saya karena dia sangat bersahabat”.

(37)

LANGUAGE LEARNING STRATEGIES

IMMERSE YOURSELF IN ENGLISH: SPEAKING

1. Attend Life Club regularly for extra language exposure. 2. Try speaking to your family and friends in English.

3. Try to use English at all times in class, even when speaking to your classmates. 4. Help foreign visitors to your city.

5. Visit places where there are likely to be English speakers. English club can be found in many cities in Indonesia. Public places such as bookstores, libraries or schools often hold free English Corners. Don’t be shy. Go along and take part. Ask questions.

6. Daydream: think how you would express yourself in English in a variety of situations. Create fantasy dialogues and imaginary encounters in English.

Benamkan Diri Anda dalam Bahasa Inggris: Berbicara

1. Hadiri Life Club secara teratur untuk mendapatkan akses lebih ke bahasa Inggris.

2. Cobalah untuk menggunakan bahasa Inggris saat berbicara dengan teman dan keluarga.

3. Gunakan bahasa Inggris selama di dalam kelas, bahkan ketika berbicara dengan teman sekelas.

4. Bantulah turis asing yang sedang berkunjung di kota Anda.

5. Kunjungi tempat-tempat di mana Anda akan menemukan banyak

orang-orang yang berbahasa Inggris. Klub bahasa Inggris mulai banyak ada di Indonesia. Tempat umum seperti toko buku, perpustakaan atau sekolah seringkali membentuk klub bahasa Inggris. Jangan malu-malu. Bergabunglah. Ajukan pertanyaan.

(38)

LANGUAGE LEARNING STRATEGIES

LISTENING STRATEGIES

1. Predict:

a) What do you know about the topic before listening?

b) What do you know about the speakers? What are they likely to say? c) What can you guess about the listening from visual support, the context, any gestures or facial expressions?

2. Plan:

a) Read any tasks or comprehension questions before you listen. b) Think about possible answers.

3. As you listen:

a) First listen for overall meaning, then listen for specific information. b) Don’t translate.

c) Listen for clues in background noises, character/speakers, tone of voice.

Strategi Mendengarkan

1. Perkirakan:

a) Apa yang Anda ketahui tentang topik tersebut sebelum mendengarkan? b) Apa yang Anda ketahui tentang pembicara tersebut? Apa yang mungkin akan mereka katakan?

c) Apa yang dapat Anda tebak dengan melihat gerakan tangan, konteks atau ekspresi wajah pembicara tersebut?

2. Rencanakan:

a) Bacalah tugas atau pertanyaan yang diminta sebelum Anda mendengarkan. b) Pikirkan kemungkinan jawabannya.

3. Saat Anda mendengarkan:

a) Pertama-tama dengarkan arti keseluruhnya, baru kemudian dengarkan informasi khusus.

b) Jangan diterjemahkan.

(39)

LANGUAGE LEARNING STRATEGIES

IMMERSE YOURSELF IN ENGLISH: LISTENING

1. Listen to songs in English. These, along with the lyrics, can often be downloaded from the internet.

2. Watch animated films on DVDs with language options. Choose films and TV programs in English suitable to your age and level. This will also help you understand different English-speaking cultures.

a) Watch films with stories you are already familiar with. This will help you focus on the language rather than the plot.

b) Use English subtitles. 3. Access radio websites.

4. At home, listen to the CD accompanying your EF course book.

Benamkan Diri Anda dalam Bahasa Inggris: Mendengar

1. Dengarkan lagu-lagu berbahasa Inggris. Anda dapat men-download lagu beserta liriknya dari internet.

2. Tonton DVD film kartun yang memiliki fungsi multi bahasa. Pilih film dan program tayangan TV yang sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan. Hal ini juga akan membantu Anda mengerti beragam kebudayaan orang-orang yang berbahasa Inggris.

a) Tonton film yang alurnya sudah Anda ketahui. Ini akan membantu Anda fokus ke bahasanya, dan bukan ke alur cerita film.

b) Gunakan subtitle bahasa Inggris. 3. Dengarkan stasiun radio online.

(40)

LANGUAGE LEARNING STRATEGIES

WRITING STRATEGIES

1. Write down all of your ideas quickly. 2. Think about the language you will need.

3. Organize your notes into a logical structure (beginning, middle, end). 4. Organize your sentences into paragraphs. Start paragraphs with topic sentences and then follow with sentences that give examples, analogies, arguments, statistics, anecdotes, etc to support the topic of the paragraph. 5. Write.

6. Read and check.

7. Make necessary changes.

Strategi Menulis

1. Tulis semua ide Anda secara cepat. 2. Pikirkan bahasa yang Anda butuhkan.

3. Atur catatan Anda dalam struktur yang benar (awal, pertengahan, akhir). 4. Susun kalimat-kalimat Anda menjadi paragraf. Mulailah paragraf dengan kalimat yang menjelaskan topik dan diikuti dengan kalimat-kalimat yang memberikan contoh, perumpamaan, alasan, statistik, cerita-cerita pendek yang lucu dan lainnya untuk mendukung topik pada paragraf tersebut. 5. Mulailah menulis.

(41)

LANGUAGE LEARNING STRATEGIES

IMMERSE YOURSELF IN ENGLISH: WRITING

1. For lower levels, copy new words ten times each. This improves handwriting and reinforces word recognition and spelling.

2. For higher levels, notice the layout and format of a variety of text types. Pay attention to any formulaic language and try to incorporate it into your own writing.

3. Keep a journal.

4. Visit chat rooms and meet new friends by writing in English online. 5. Send e-mail.

6. Send SMS messages.

7. Use Instant Messenger in English.

Benamkan Diri Anda dalam Bahasa Inggris: Menulis

1. Untuk yang kemampuan bahasa Inggrisnya rendah, tulis ulang kata-kata baru s ebanyak sepuluh kali. Ini membantu memperbaiki tulisan tangan dan

meningkatkan pengenalan kata serta kemampuan mengeja.

2. Untuk yang kemampuan bahasa Inggrisnya tinggi, perhatikan susunan dan format dari berbagai jenis teks. Perhatikan standar bahasa dan usahakan untuk mengaplikasikannya ke dalam tulisan Anda.

3. Tulislah catatan harian.

4. Kunjungi chat room online dan cari teman-teman baru dengan menggunakan bahasa Inggris.

5. Kirimlah e-mail. 6. Kirim pesan SMS.

(42)

LANGUAGE LEARNING STRATEGIES

IMMERSE YOURSELF IN ENGLISH: WRITING

1. For lower levels, copy new words ten times each. This improves handwriting and reinforces word recognition and spelling.

2. For higher levels, notice the layout and format of a variety of text types. Pay attention to any formulaic language and try to incorporate it into your own writing.

3. Keep a journal.

4. Visit chat rooms and meet new friends by writing in English online. 5. Send e-mail.

6. Send SMS messages.

7. Use Instant Messenger in English.

Benamkan Diri Anda dalam Bahasa Inggris: Menulis

1. Untuk yang kemampuan bahasa Inggrisnya rendah, tulis ulang kata-kata baru s ebanyak sepuluh kali. Ini membantu memperbaiki tulisan tangan dan

meningkatkan pengenalan kata serta kemampuan mengeja.

2. Untuk yang kemampuan bahasa Inggrisnya tinggi, perhatikan susunan dan format dari berbagai jenis teks. Perhatikan standar bahasa dan usahakan untuk mengaplikasikannya ke dalam tulisan Anda.

3. Tulislah catatan harian.

4. Kunjungi chat room online dan cari teman-teman baru dengan menggunakan bahasa Inggris.

5. Kirimlah e-mail. 6. Kirim pesan SMS.

(43)

LANGUAGE LEARNING STRATEGIES

IMMERSE YOURSELF IN ENGLISH: VOCABULARY

1. Put stickers around the house labeling objects you have recently learned. This helps to bring language alive and provides day-to-day exposure.

2. Teach your parent what you learned in class. Look at the pages you studied in your course book. Identify the pictures and name objects.

3. Make a ‘personal dictionary’. In a notebook, write a letter of the alphabet at the top of each page. Start with ‘A’ and end with ‘Z’. Record new words learnt at EF or at school on the appropriate page. Draw pictures to illustrate the meaning. Give the Indonesian translation or use the work in a sentence. This can be a great way to review.

4. For higher levels, record language in chunks and phrases.

5. In addition to that, look for clues in the word that indicate what the word means (like prefixes and suffixes).

Benamkan Diri Anda dalam Bahasa Inggris:

Perbendaharaan Kata

1. Beri label benda-benda di sekitar rumah Anda yang baru Anda pelajari bahasa Inggrisnya. Ini membantu menghidupkan suasana berbahasa Inggris di rumah dan memberikan Anda interaksi yang lebih banyak terhadap bahasa Inggris. 2. Ajarkan kepada orang tua Anda apa yang baru saja Anda pelajari di kelas. Lihatlah halaman yang telah Anda pelajari di dalam buku kursus Anda. Sebutkan apa yang ada dalam gambar dan nama-nama benda.

3. Buat ‘kamus pribadi’. Dalam buku catatan, tulis huruf di bagian atas halaman, mulai dari A hingga Z. Catat kata-kata yang baru dipelajari di EF atau di sekolah pada halaman yang tepat. Gambar benda tersebut untuk mengilustrasikan arti. Tulis pula terjemahan dalam bahasa Indonesia. Ini merupakan cara yang baik untuk mengulang.

(44)
(45)

06

FROM EF ENGLISH FIRST TEACHERS

To the Student / Things to Remember / To the Parent

(46)

FROM EF ENGLISH FIRST TEACHERS

TO THE STUDENT:

1. The teacher can show you the language and give you tools to help you learn but you must take the most important step and jump in and practice as much as you can.

2. Don’t be afraid to participate, the teacher will create a friendly and open learning environment in which can experiment and try to speak English. Speak at every opportunity, with respect for others, of course. Listen when they are speaking for extra listening practice.

3. Be prepared to work with your classmates and to speak with them in English. We call this ‘pair work’ or ‘group work.’ Learning a language is about

communicating with everybody.

4. Set yourself goals, but make them realistic. Congratulate yourself when you reach your goals.

5. Don’t expect to understand everything immediately. Be patient, with time and effort the language will slowly become clearer.

6. Expect to make lots of mistakes. You won’t learn without making mistakes. It’s part of the process. Mistakes can also help the teacher understand where you are in the learning process. If the teacher sees you making mistakes, they know you are trying, if you are not making mistakes, you are not trying hard enough.

7. Don’t give up. Imagine if at the age of 18 months, after a few falls, you decide you don’t want to learn to walk!

(47)

FROM EF ENGLISH FIRST TEACHERS

Untuk Para Siswa:

1. Guru bisa mengajarkan suatu bahasa dan memberikan semua bahan yang Anda perlukan untuk mempelajari bahasa tersebut, namun Anda lah yang harus mengambil langkah pertama yang paling penting dan belajar serta berlatih sebanyak yang Anda bisa.

2. Jangan takut untuk berpartisipasi, guru akan menciptakan lingkungan yang bersahabat dan kondusif untuk belajar di mana Anda dapat bereksperimen dan mencoba berbahasa Inggris. Berbicaralah pada setiap kesempatan, dan tentunya juga harus menghormati orang lain. Dengarkan pula saat orang lain berbicara untuk berlatih mendengarkan.

3. Bekerjasamalah dengan teman-teman sekelas Anda dan berbicaralah dengan mereka dalam bahasa Inggris. Kami menyebut ini ‘kerja

berpasangan’ atau ‘kerja kelompok’. Belajar bahasa berarti berkomunikasi dengan semua orang.

4. Tetapkan tujuan Anda, tetapi yang realistis. Ucapkan selamat pada diri Anda sendiri bila Anda mencapai tujuan Anda itu.

5. Jangan berharap bisa mengerti semuanya dalam waktu singkat. Bersabarlah. Seiring dengan waktu dan usaha Anda, bahasa itu akan menjadi lebih jelas secara perlahan.

6. Berharaplah untuk membuat banyak kesalahan. Anda tidak belajar tanpa membuat kesalahan. Itu adalah bagian dari proses belajar. Apabila guru Anda melihat Anda berbuat kesalahan, maka beliau tahu Anda mencoba. Apabila Anda tidak membuat kesalahan, maka Anda tidak cukup keras berusaha.

(48)

FROM EF ENGLISH FIRST TEACHERS

THINGS TO REMEMBER

These sounds don’t exist in Indonesian and cause many problems for English learners. Try to find out the correct mouth and tongue positions for making these sounds and practice saying words containing them.

Problem Solution

Talking about the past

Using contractions

Pronunciation

In English you need to change the verb to talk about the past. Ask your teacher for practice opportunities and try to correct yourself and your classmates whenever possible.

Try to use contractions when speaking. These include: • My name’s (My name is)

• They’re (They are) • I’d (I would)

Native speakers use contractions all the time, making understanding what they are saying much more difficult. Using contractions will make you more aware of them, improve your comprehension and make your English more natural sounding.

(49)

FROM EF ENGLISH FIRST TEACHERS

Hal yang Perlu Diingat

Suara atau bunyi ini pada dasarnya tidak ada dalam bahasa Indonesia dan mengakibatkan banyak kendala bagi mereka yang belajar bahasa Inggris. Cobalah untuk menemukan posisi mulut dan lidah yang benar untuk melafalkan suara/bunyi tersebut. dan berlatihlah untuk mengucapkan kata-kata yang mengandung suara atau bunyi tersebut. Problem Solution Berbicara tentang masa lampau Mengggunakan singkatan Pelafalan

Dalam bahasa Inggris, Anda harus mengubah kata kerja bila Anda berbicara tentang masa lampau. Minta kesempatan berlatih kepada guru Anda dan cobalah untuk mengoreksi diri Anda sendiri dan teman-teman Anda apabila memungkinkan.

Gunakan singkatan bila berbicara. Contoh: • My name’s (My name is) = Nama saya adalah

• They’re (They are) = Mereka adalah atau Mereka sedang • I’d (I would) = Saya akan

Penutur asli menggunakan singkatan setiap saat, membuat kita sulit untuk memahami apa yang mereka katakan. Menggunakan singkatan akan

membuat Anda lebih tahu, meningkatkan pemahaman Anda serta menjadikan bahasa Inggris Anda terdengar lebih alami.

(50)

FROM EF ENGLISH FIRST TEACHERS

TO THE PARENT:

1. All students have active and passive knowledge. This means that students can understand and recognize more than they can say or write.

2. Focus on what children know rather than what they have forgotten. Students often personalize new words. Desi might remember “doll” dan “skipping rope” while Angga remembers words like “dinosaur”, “robot”.

3. When children acquire their mother tongue, they understand and speak before they are capable of reading and writing. This is also true when learning a foreign language.

4. Foreign language learners often go through a ‘silent phase’ when beginning to learn a language. This is normal. They are listening and noticing language. When they are ready, they will speak.

5. Learners need to encounter language many times over a period of time before they ‘know’ it. Don’t expect your child to ‘know’ it all after the first lesson. The teacher will review words in the next lesson to help students remember. 6. Studies show that learners who have regular exposure to another language before puberty are more likely to have better language skills (including pronunciation) by the time they are adults.

7. Making mistakes is a natural part of the learning process.

(51)

FROM EF ENGLISH FIRST TEACHERS

Untuk Orang Tua:

1. Semua siswa memiliki pengetahuan pasif dan aktif. Artinya, siswa dapat mengerti dan tahu lebih banyak dari yang dapat mereka katakan atau tulis. 2. Fokus pada apa yang anak ingat, jangan pada apa yang telah mereka lupakan. Anak seringkali mengasosiasikan kata-kata baru dengan kehidupan probadi mereka. Dewi mungkin lebih ingat kata “boneka” atau “tali skipping”, sedangkan Angga lebih ingat “dinosaurus” atau “robot”.

3. Saat anak menguasai bahasa ibu mereka, mereka dapat mengerti dan berbicara bahkan sebelum mereka dapat membaca dan menulis. Hal ini juga terjadi saat mereka belajar bahasa asing.

4. Pembelajar bahasa asing seringkali melalui ‘tahap diam’ saat mereka baru mulai belajar bahasa baru. Hal ini normal. Mereka sebenarnya sedang

mendengarkan dan memperhatikan. Saat mereka siap, mereka akan berbicara. 5. Siswa harus berinteraksi dengan bahasa baru mereka beberapa kali sebelum akhirnya mereka menguasai bahasa tersebut. Jangan berharap anak Anda menguasai segalanya setelah pelajaran pertama. Pada sesi pelajaran

berikutnya, guru akan mengulang kembali kata-kata yang baru dipelajari untuk membantu siswa mengingat.

(52)

07

EXTRA RESOURCES FOR CHILDREN AND TEENS

For 7-10 year olds / For 11-15 year olds / Audio books for children

(53)

EXTRA RESOURCES FOR CHILDREN AND TEENS

For 7-10 year olds, try these sites:

Untuk anak berusia 7-10 tahun, kunjungi situs ini:

www.starfall.com www.learnenglish.org.uk www.funschool.com www.magickeys.com www.asiabigtime.com www.sesamestreet.com www.primaryresources.co.uk www.pbskids.org/lions/index.html www.primarygames.com www.enchantedlearning.com www.ef.co.id

For 11-15 year olds, try these sites:

Untuk anak usia 11-15 tahun, kunjungi situs ini:

www.funbrain.com www.kidzworld.com www.britishcouncil.org/central.htm www.in2english.com.cn www.fekids.com www.brainpop.com www.homeworkspot.com www.howstuffworks.com www.funology.com www.funschool.com www.cluefinders.com

Audio books for children:

Buku audio untuk anak-anak:

(54)

Referensi

Dokumen terkait

Menukil dari pendapat al-Khatib al-Bagdadi terkait ketidak- sukaan para sahabat dalam menulis hadis, beliau berkata: “Sesungguhnya ketidaksukaan para penulis pada masa-masa

Untuk mengetahui bahwa mahkota dewa memiliki pengaruh yang efektif dalam menurunkan kadar kolesterol total plasma maka data rata-rata antar perlakuan diatas diolah dengan

Perbedaan penelitian ini dengan penelitian Etika ialah penelitian ini lebih mengfokuskan mengenai jenis-jenis dan strategi bertutur tindak tutur direktif, sedangkan

Jika data masukan berupa data geombang laut dalam maka untuk meramalkan kondisi gelombang pada area gelombang pecah maka program akan mengasumsikan arah gelombang sebagai garis

Struktur Organisasi PDAM Kota Denpasar telah sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2007 Tentang Organ dan Kepegawaian Perusahaan Daerah Air

Dalam suatu penelitian alat pengunpul data atau instrumen penelitian akan menentukan data yang dikumpulkan dan kualitas itu menentukan kualitas penelitian. Instrumen

Sub Menu Data Material berfungsi untuk menginputkan seluruh data material yang akan digunakan. Data Material terdiri dari Kode Material, Nama Material, Satuan, dan

Berdasarkan hasil analisis secara statistik pada perlakuan insektisida nabati (ekstrak daun pepaya) dan Insektisida Kimia (Alika) dalam mengendalikan hama penggerek polong