• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bab 2 Ilmu Pengetahuan Bagian 2

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Bab 2 Ilmu Pengetahuan Bagian 2"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

Bentuk Dasar Pengetahuan

Bentuk dasar pengetahuan ada dua:

1. Bentuk pengetahuan mengetahui

demi mengetahui saja , dan untuk

menikmati pengetahuan itu demi

memuaskan hati manusia

(2)

Ciri Khas Pengetahuan

Bertanya sambil mencari

Pengetahuan merupakan sintesis tiada

henti antara sudah tahu dan belum

tahu

Ada intensionalitas (keterarahan) yang

terus menerus terhadap hubungan

(3)

Sumber-sumber Pengetahuan

Sikap Skeptis, yaitu sikap yang

meragukan bahwa manusia tidak

mungkin menemukan kebenaran yang

obyektif.

Gorgias mengatakan bahwa tidak ada

sesuatu yang benar-benar ada, kalaupun

sesuatu itu ada manusia tidak mungkin

bisa mengetahuinya, kalaupun manusia

bisa mengetahuinya, manusia tidak

(4)

Sumber-sumber Pengetahuan

Pancaindera (Empiris), menekankan pada

kemampuan manusia untuk menangkap pengalaman kongkrit yang diterima oleh

pancainderanya. (Kebenaran Koresponden)

Akal Budi (Rasio), manusia mengetahui dengan

membandingkan ide-ide atau pertimbangan-pertimbangan, akal manusia mempunyai

kemampuan untuk mengungkap kebenaran dengan sendirinya (Kebenaran Koheren)

Intuisi, pengetahuan yang didapat tanpa melalui

proses penalaran tertentu, sifatnya personal dan tidak bisa diramalkan.

Wahyu, merupakan pengetahuan yang didapat

(5)

Macam Pengetahuan

Pengetahuan Apriori, pengetahuan yang

didapat tidak tergantung pada pengalaman

inderawi (benar secara Universal)

Pengetahuan Aposteriori, pengetahuan yang

hanya didapat dengan melakukan observasi

dan eksperimen.

Knowledge by Description

, pengetahuan

tentang fakta dan didapatkan dari benda atau

kejadian disekitar kita.

Knowledge by acquaintance

, pengetahuan yang

diperoleh dengan pengalaman atau dengan

(6)

Pola Pengetahuan

Tahu Bahwa, pengetahuan mengenai informasi tertentu. Disebut juga pengetahuan teoritis/

ilmiah.

Tahu Bagaimana, mengenai bagaimana melakukan sesuatu (know-how) berkaitan dengan keahlian dan kemahiran teknis.

Tahu Akan/ Mengenai, sesuatu yang sangat spesifik menyangkut pengalaman atau

pengenalan pribadi. Kadar obyektifitas tinggi dan subyek mampu membuat penilaian

langsung.

(7)

TAHU AKAN

(pengetahuan langsung melalui pengenalan pribadi)

TAHU BAHWA

(masih bersifat umum)

TAHU MENGAPA

(Refleksi, Abstraksi, Penjelasan)

TAHU BAGAIMANA

(8)

Dasar-dasar Pengetahuan

1. Pengalaman, adalah keseluruhan peristiwa

perjumpaan dan apa yang terjadi pada manusia dalam interaksinya dengan alam dan lingkungan sosialnya

 Ciri pengalaman adalah, amat beraneka ragam, berkaitan dengan obyek yang berada diluar diri manusia dan terus bertmabah dan berkembang sesuai dengan perkembangan manusia itu

sendiri

 Pengalaman Primer, pengalaman langsung akan persentuhan indrawi

 Pengalaman Sekunder, pengalaman reflektif

(9)

Dasar-dasar Pengetahuan

2. Ingatan, tanpa ingatan pengalaman inderawi tidak akan dapat berkembang menjadi

pengetahuan.

Supaya ingatan dapat menjadi dasar yang

dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya bagi pengetahuan,

 memiliki kesaksian bahwa peristiwa yang

diingat itu memang pernah dialami dimasa lalu,

 (b) ingatan bersifat konsisten dan dapat

(10)

Dasar-dasar Pengetahuan

3. Kesaksian, suatu penegasan yang diberikan oleh orang terhadap peristiwa yang dialami orang lain untuk menyatakan kebenaran atas peristiwa itu.  Bukti Intrinsik, bukti tentang autoritas atau

kewenangan si pemberi kesaksian.

 Bukti Ekstrinsik, bukti yang secara langsung berhubungan dengan materi kesaksian

4. Minat dan Rasa Ingin Tahu, diperlukan untuk dapat mengembangkan pengetahuan.

 Minat mengarahkan perhatian pada hal-hal yang dialami dan dianggap penting untuk

diperhatikan.

 Rasa ingin tahu mendorong orang untuk

(11)

Dasar-dasar Pengetahuan

5. Pikiran dan Penalaran, kegiatan pokok dari pikiran adalah penalaran yang keduanya merupakan hal yang mendasari pengetahuan. Penalaran merupakan

proses bagaimana pikiran menarik kesimpulan dari hal-hal yang sebelumnya telah diketahui.

 Induksi adalah proses penalaran untuk menarik

kesimpulan umum dari berbagai kejadian atau kasus khusus.

 Deduksi adalah bentuk penalaran yang berangkat

dari suatu pernyataan umum ke kejadian khusus yang secara niscaya dapat diturunkan dari

pernyataan umum tersebut.

 Abduksi adalah penalaran untuk merumuskan

(12)

Dasar-dasar Pengetahuan

6. Logika, cara berfikir yang lurus, runut dan benar

 Silogisme Kategoris, silogisme yang terdiri dari

proposisi yang bersifat kategoris (afirmatif

universal, negatif universal, afirmatif partikular, negatif partikular)

 Silogisme Hipotesa, silogisme dalam proposisi

bersyarat (kalau maka )

 Silogisme Disjungtif, silogisme yang sahih hanya

(13)

Dasar-dasar Pengetahuan

7. Bahasa, merupakan salah satu hal yang

mendasari dan memungkinkan pengetahuan pada manusia. Bahasa Tertulis dan Tidak

Tertulis.

8. Kebutuhan hidup manusia, memperoleh pengetahuan yang dibutuhkan untuk dapat

hidup merupakan suatu bagian dari cara berada manusia. Pengetahuan merupakan suatu alat,

(14)

Ilmu Pengetahuan menurut

Pendapat Awam (

Common Sense

)

Cenderung untuk bersifat kebiasaan

dan meniru (warisan masa lalu)

(15)

ILMU PENGETAHUAN

Ilmu Pengetahuan adalah

(16)

DEFINISI

Pengetahuan : Persepsi subyek (manusia) atas obyek (riil dan gaib) atau fakta.

Ilmu Pengetahuan : Kumpulan pengetahuan

yang benar disusun dengan sistem dan metode untuk mencapai tujuan yang berlaku universal dan dapat diuji/diverifikasi kebenarannya

Ilmu Pengetahuan :

bukan satu, melainkan banyak (plural) bersifat terbuka (dapat dikritik)

(17)

Di sini terlihat jelas perbedaan yang hakiki

antara pengetahuan dengan ilmu

pengetahuan.

Pengetahuan itu lebih bersifat umum dan

didasarkan atas pengalaman sehari-hari,

sedangkan ilmu pengetahuan adalah

(18)

Referensi

Dokumen terkait

Perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan teknologi tidak mungkin dibendung. Tentunya banyak membawa pengaruh positif terhadap kehidupan manusia, tetapi dampak negatif

Resistensi parasit malaria terhadap obat malaria adalah kemampuan sejenis parasit untuk terus hidup dalam tubuh manusia, berkembang biak dan menimbulkan gejala penyakit walaupun

MEMPENGARUHI PEMBENTUKAN BUDAYA MANUSIA DAN AKAN TERUS BERKEMBANG, BAHKAN CENDERUNG SANGAT PESAT SETELAH MANUSIA MENGENAL LISTRIK , DAN TEKNOLOGI , SEBAGAI BAGIAN MASYARAKAT

Dewasa ini ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang dengan pesat. Perkembangan ini memiliki dampak semakin terbuka dan tersebarnya informasi dan pengetahuan dari

PT Maxindo International Nusantara Indah Jakarta Selatan merupakan salah satu bidang usaha otomotif yang berdiri pada Juli 2011 yang terus berkembang, dengan berbagai pengalaman

Berbeda dengan pola keterbukaan finansial atau keuangan, negara maju terus berada diatas posisi negara berkembang, dan semakin mendekati tahun 2000an gap atau selisihnya

Seperti dijelaskan di atas, penelitian berkaitan dengan pertanyaan atau keinginan tahu manusia (yang tidak ada hentinya) dan upaya (terus menerus) untuk mencari jawaban atas

Salah satu cabang ilmu pengetahuan yang terus berkembang dan dipelajari adalah psikologi. Psikologi berasal dari kata Yunani yaitu “psyche” yang artinya jiwa, dan “logos” yang