42 aturan untuk investasi yang nyaman

Teks penuh

(1)

www.saham-indonesia.com Page 1 Contents

Intro... 3

#1. Aturan dibuat untuk dilanggar. ... 4

#2. Bunga majemuk adalah bagus. ... 5

#3. Invest utk jangka panjang ... 6

#4. Memahami reksadana ... 7

#5. Dana index ... 8

#6. Dana hedging : baca aturan pakainya ... 9

#7. Anda dapat mengalahkan pasar ... 10

#8. Market pasti koreksi ... 12

#9. Market timing tidak akan berhasil ... 14

#10. Selalu dalam posisi investasi setiap saat ... 16

#11. Mencatat performa investasi anda ... 18

#12. Tentukan target yang realistis ... 19

#13. Perkecil pengeluaran anda ... 21

#14. Kontrol emosi anda ... 22

#15. Kesabaran ... 24

#16 Sederhanakan ... 26

#17 Beli yang anda ketahui ... 28

#18. Beli bisnis, bukan saham ... 30

#19 Bosan mungkin adalah bergairah... 32

#20 Tampil beda ... 34

#21 Pilihlah perusahaan yang tepat ukurannya... 36

#22 Ketahui berapa banyak saham yang harus dimiliki ... 38

#23 Berhati-hati akan diversifikasi berlebihan ... 40

#24 Tahu kapan harus menjual ... 42

#25 Revaluasi portofolio anda ... 44

#26 Jangan dengarkan ahli atau analis pasar ... 46

#27 Konsentrasi hanya pada saham anda ... 48

#28 Mengenali dan belajar dari kesalahan anda ... 50

(2)

www.saham-indonesia.com Page 2

#30 Pembelian orang dalam adalah baik ... 54

#31 Belajar bagaimana menilai harga saham ... 56

#32 Kadang, adalah OK jika tidak melakukan sesuatu ... 58

#33 Lihatlah ke masa depan, bukan ke masa lalu ... 60

#34 Pergunakan, tapi jangan berlebihan, margin ... 62

#35 Jauhi Option ... 64

#36 Pertimbangkan menjual Option untuk penghasilan lebih ... 65

#37 LEAP-Frog Your Return (Lompati hasil anda) ... 66

#38 Jangan tergantung pada teknikal analisis ... 67

#39 Hindari transaksi berlebihan ... 69

#40 Berhati-hati terhadap aturan jalanan ... 71

#41 Uang bukan tujuan ... 73

(3)

www.saham-indonesia.com Page 3

Intro

- Pada saat buku ini disusun di Oktober 2008, S&P 500 telah jatuh 40%.

- Bank mengalami kredit macet dan kekurangan cash. Menyebabkan bank berhenti meminjam, sehingga bisnis tidak jalan. Karena itu pemerintah di seluruh dunia melakukan QE. Betapa menakutkan situasi ini.

- Tapi coba lihat 3 bear market terakhir. 2000-2002 market jatuh 45%. Bahkan dgn kejadian 9/11, orang tidak yakin akan pulang ke rumah dgn selamat.

- 1987, dalam 1 hari market jatuh 23% dan merupakan hari terburuk sepanjang sejarah.

- 1973-74, market jatuh 48%. Amerika mengalami double digit inflasi dan pengangguran, adanya embargo minyak arab.

- Setiap bear market selalu menakutkan dan dunia seakan berakhir... lagi.

- Tapi market selalu akan recovery dan menuju all highnya lagi.

- Jadi inilah alasan membuat buku ini, dan philosofi investasi jangka panjang tidak akan berubah.

- Buku ini hanya merupakan ide investasi, dari pengalaman pribadi atau dari kisah sukses yang lain.

- Buku ini bisa berhasil untuk satu orang dan gagal utk yang lain.

- Setelah membaca, mungkin saja anda akan membuat aturan sendiri dan berbagi ke yang lain.

(4)

www.saham-indonesia.com Page 4

#1. Aturan dibuat untuk dilanggar.

Setiap aturan bisa diubah, dibelokkan, atau dilanggar, selama itu bukan aturan anda.

- Aturan terdapat di setiap aspek kehidupan.

- Ada yang harus diikuti, ada yang tidak.

- Aturan matematika adalah mutlak.

- Aturan bahasa bisa diubah.

- Dan dalam investasi, tidak ada aturan mutlak yang sama utk diikuti setiap orang.

- Warren Buffer punya 2 aturan dasar #1. Jangan kehilangan uang. #2. Jangan lupakan aturan 1.

- Aturan di atas bisa menguntungkan kita semua.

(5)

www.saham-indonesia.com Page 5

#2. Bunga majemuk adalah bagus.

Sangat luar biasa bagaimana setiap dollar yang diinvestasikan akan berbunga majemuk sepanjang waktu. Dan semakin cepat kita memulai, semakin terpesona kita akan hasilnya.

- Pada thn 1609 Belanda membeli Manhattan dari Indian seharga 24$. Penawaran yang bagus? Jika 24$ diinvestasikan dgn hasil 10% sethn, dalam 400thn akan menghasilkan 800 quadrillion usd (1 quad = 1000 trillion). Cukup membeli semua properti di dunia.

- Memang kita tidak punya 400thn, tapi dgn bunga majemuk, bahkan jangka lbh pendek akan berguna.

- 10% sethn adalah average S&P. Ada thn baik dan thn buruk, tapi jika view long term, waktu adalah teman terbaik.

- Hanya dgn 200$ per bulan selama 30thn, hasilnya adalah 452.000$.

- Dgn start 10.000$ dalam 30thn, jika :

Bunga bank 2% : 18.113

Bunga deposito 5% : 43.219

10% invest : 174.494

15% : 662.117

20% : 2.373.763.

- Contoh :

Alice mulai investasi 2.000$ perthn dr umur 20-30. Setara 170$ per bulan, setara 1 cangkir kopi per hari. Setelah umur 30, dia berhenti dan membiarkannya berjalan.

Bob foya2 sampai umur 45 thn, menyadari perlu uang pensiun, mulai investasi 15.000$ selama 20 thn.

Pada usia 65, alice memiliki 896.000$ dan Bob 859.000$ dgn modal alice 20.000$ dan Bob 300.000$.

(6)

www.saham-indonesia.com Page 6

#3. Invest utk jangka panjang

Untuk jangka panjang, saham menggungguli surat hutang dgn resiko lbh kecil.

- utk jangka panjang, memegang cash lebih riskan dibanding memegang saham.

- Ini jelas kontroversi, terutama pada saat bearish market.

- Kuncinya adalah definisi "long term" dan "resiko".

- Sejak 1900, rata2 return saham di 10%. Bonds di 4%. 1$ investasi saham di 1900 akan jadi 20.000$ skrg dibanding 60$ di bond.

- Untuk jangka lebih pendek, 5 thn, saham mengalahkan yang lain 70%. Untuk 10 thn, menjadi 80%. Untuk 20 thn, menjadi 95%. Untuk 30 thn, menjadi 100%.

- Jadi definisi long term adalah di atas 20 thn.

- Memegang saham selama itu maksudnya secara totalan, walau di dalamnya bisa ditukar2.

- Sekarang mengenai resikonya, peluang rugi saham utk 10thn ke atasnya adalah lebih kecil dibanding investasi lainnya.

- Bahkan di hari2 terburuk di 5 thn investasi, kerugian saham hanya 1% di atas bonds.

- Dan dgn menggunakan rumus standar deviasi, saham lebih kecil resikonya dibanding investasi lainnya.

- Keunggulan terbesar dari saham adalah volatilitas jangka pendeknya.

- Menurut Mark Twain, "oktober adalah bulan terburuk utk saham. Bulan lainnya adalah januari, februari, maret, april, mei, juni, juli, agust, sept, nov, dec."

- Tapi utk long term, faktanya saham lebih tidak beresiko. Bahkan resikonya adalah kehilangan kesempatan.

(7)

www.saham-indonesia.com Page 7

#4. Memahami reksadana

Adalah bagus utk investasi di reksadana, yang penting harus menyadari adanya biaya dan hasil yang lebih kecil.

- Reksadana adalah kumpulan saham dan surat hutang (bonds).

- Di mana adanya manajer investasi yang membuat keputusan beli dan jual.

- Terdapat reksadana saham, reksadana bonds, dan campuran.

- Cara termudah utk memulai investasi adalah dengan reksadana.

- Keuntungan dari reksadana antara lain, liquid, adanya diversifikasi, dan adanya org2 profesional yang mengurus investasi anda.

- Menariknya, 2 keuntungan terakhir juga adalah kerugian.

- Kadang, reksadana melakukan terlalu banyak diversifikasi. Dan sebagian besar manajer investasi tidak perform.

- Reksadana memungut biaya utk service mrk, karena merupakan perusahaan mencari untung.

- Rentang biaya antara 1.5%-2%. Biaya ini dipakai utk operasional perusahaan, termasuk gaji, promosi, biaya admin, sewa gedung dll.

- Hanya 20% manajer investasi mampu outperform market.

- Biaya tetap ditarik walau manajer tidak menghasilkan untung, bahkan ketika kita mengalami penurunan aset.

(8)

www.saham-indonesia.com Page 8

#5. Dana index

Jika anda puas dengan hasil dari index, dan tidak ada waktu meriset saham, dana index mungkin cocok untuk anda.

(9)

www.saham-indonesia.com Page 9

#6. Dana hedging : baca aturan pakainya

Dana hedging mungkin cocok utk investor berkualifikasi, tapi pastikan baca semua aturannya.

- Tidak diatur oleh badan pengawas.

(10)

www.saham-indonesia.com Page 10

#7. Anda dapat mengalahkan pasar

Ada beberapa keuntungan yang utama yang dimiliki amatir dibandingkan manajer investasi.

- Di 2004 ada 8000 reksadana di US, dan 50.000 di seluruh dunia. Ada berbagai jenis investasi lain lagi yang dikelola profesional. Mereka memiliki pengalaman tahunan di industri finansial, pendidikan tinggi, staff dan alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan. Berapa peluang, anda sebagai amatir, bersaing dgn mereka?

- Menariknya, peluang justru lebih besar di anda utk mengalahkan profesional. Alasannya cara kerja bursa itu sendiri.

- Di #4, kita tahu reksadana, dan penasehat keuangan, mengutip biaya atas jasa mereka. Ini alasan utama reksadana tertinggal kinerjanya.

- Yang menarik, rata2 reksadana berada 2% di bawah kinerja index per tahun dalam 60 tahun terakhir.

- Jika anda mau melakukan riset pribadi, tidak ada biaya yang dikeluarkan.

- Bahkan jika unsur biaya dikeluarkan, sebagian reksadana tertinggal dari kinerja pasar.

- Ternyata, investasi adalah salah satu bidang dimana MBA atau Ph.D dari sekolah bisnis top dan pengalaman tahunan tidak menjamin kinerja mereka.

- Banyak manajer investasi merasa mereka bisa lebih cerdik dan timing the market, sehingga menjadi trader aktif.

- Ditambah dgn strategi yang salah, juga biaya tinggi menggerus kinerja.

- The wall street journal melakukan "dartboard portofolio" dimana beberapa nama saham ditempel di dinding dan dilempar pisau. Nama yang kena akan dimasukkan ke porto. Dan hasil ini ternyata di atas kinerja sebagian manajer investasi.

- Alasan lain anda memiliki keuntungan adalah besarnya rata2 transaksi. Di mana, semakin kecil, semakin baik.

- Banyak dana kelolaan yang sudah sangat besar, sehingga memegang ratusan posisi di portonya untuk diversifikasi.

(11)

www.saham-indonesia.com Page 11 - Dan jika ada perusahaan yang bagus, jika RD mau membeli dalam jumlah besar, akan menggerakkan harga. Demikian juga jika menjual. Ini membuat kinerja menurun. Berbeda dengan anda investor kecil, hal ini tidak terjadi.

- Keuntungan terbesar adalah latar belakang dan pengalaman anda. Anda dapat berinvestasi di industri dan perusahaan yang sdh anda pahami. Sedangkan analis Wall Street yang sdh ahli pun, hanya

mengetahui sedikit saja dan secara teori.

- Tentu saja, bisa mengalahkan market bukan berarti ada jaminan anda akan berhasil.

(12)

www.saham-indonesia.com Page 12

#8. Market pasti koreksi

Penurunan pasar saham sudah terjadi sebelumnya dan akan terjadi lagi. Ini adalah sifat alami dari siklus pasar.

- Secara long term, saham mengungguli semua jenis investasi lainnya. Kinerja ini dihadang oleh volatilitas dan penurun market.

- Penurunan 10-20% dari puncak disebut koreksi, dan sangat umum terjadi, biasanya sekitar 18 bulan sekali.

- Bear market terjadi kalau penurunan lebih dari 20%. Biasanya bear market turun sekitar 30%. Dan berlangsung 9-18 bulan lamanya. Kadang lebih.

- Selama 100 tahun terakhir sdh terjadi 18 bear market, di mana 9nya terjadi lebih lama dan lebih dalam. Dan yang paling dalam adalah di 1929 crash, turun 90% dalam 3 tahun.

- 1973, market drop 45% dari puncak. 1987 dow turun 23% dalam 1 hari.

- Penurunan ini adalah bagian dari resiko pasar.

- Penyebab penurunan bisa banyak hal. Kebanyakan karena makro ekonomi yang jelek. 1929 adalah great depression. Tapi 1987 tidak ada hubungan dgn ekonomi, dan hanya koreksi biasa. Alasan lain, misalnya karena ketidakpastian dari konflik senjata. Dan biasanya akan naik lagi ketika perang pecah. Di 2008 banyak faktor penyebab, termasuk koreksi di pasar rumah.

- Apapun alasannya, koreksi pasti terjadi. Faktanya, ini adalah kejadian berulang yang pasti.

- Sulit bagi kita tidak kuatir ketika melihat market turun, terutama melihat nilai porto kita menyusut. Di pemikiran rasional, mengkuatirkan hal ini adalah sama seperti mengkuatirkan hujan yang terjadi.

- Anda tidak membayangkan hujan beberapa hari akan menyebabkan banjir nuh. Tapi jika anda percaya media di saat koreksi, tidak hanya anda diyakinkan bahwa banjir nuh sudah terjadi, tapi juga kapal nuh sudah berlayar dan segala harapan musnah.

- Sangat membantu jika analogi di atas direnungkan pada saat market koreksi. Sisi positifnya, akan butuh waktu untuk recovery, tapi saya yakin - dan dari data sejarah - ini akan terjadi.

- Pada saat buku ini ditulis, kita menghadapi bear market ke 19. Juga yang ke 10 dgn penurunan di atas 30%. Dan tanpa keraguan, bear market ke 20 dan 30% penurunan yang ke11 akan terjadi.

(13)
(14)

www.saham-indonesia.com Page 14

#9. Market timing tidak akan berhasil

Membeli di bottom dan menjual di top terlihat sangat hebat. Sayangnya, hampir tidak mungkin melakukan ini secara konsisten.

- Sejak adanya bursa, kemampuan menebak titik puncak/lembah market sudah diidamkan.

- Jika kita melihat chart dan melihat puncak / lembah harga, sangat alami untuk berpikir "andaikan saya membeli di bawah sini dan menjual di puncak sana..."

- Saya ada teman bernama Rob yang percaya dia dapat melakukannya, dan sangat marah jika gagal. Bertahun2 selalu saja ada komen dia "saya sangat bodoh, setelah jual kok naik lagi" atau "saya mau jual, tapi sangat sibuk sehingga lupa, dan skrg turun terus. Bodoh sekali".

- Saya berusaha menjelaskan apa yang diinginkannya adalah mustahil, tapi sepertinya gagal. Semoga, saya lebih beruntung terhadap anda.

- Kemampuan menebak market, jika ada, merupakan senjata yang sangat hebat. Mereka percaya ada indikator, dari yang berdasarkan FA, atau TA, sampai yang aneh, yang dapat dengan tepat memprediksi masa depan.

- Bahkan ada indikator superbowl (jika tim tertentu menang, market akan naik), ada indikator rok mini (jika trend rok makin naik, market makin bagus), trading volume, volatility, technical trend indicators, berbagai indikator ekonomi, dll.

- Dengan indikator2 di atas, jika dilakukan backtest, akan memunculkan bbrp keputusan yang tepat.

- Kelemahannya adalah, dengan melihat ke belakang dan komputer, semua bisa dilakukan utk prediksi.

- Sebagai contoh, index S&P 500 bisa ditebak hampir sempurna dari 1983 s/d 1993 oleh produksi mentega di bangladesh. Saya sendiri ada indikator pribadi - setiap kali saya pergi liburan, market selalu naik. Percaya atau tidak, ini terjadi selama 5 tahun, tapi ini berhenti di 2007. Dan saya berpikir sudah menemukan holy grail.

- Walau banyak reksadana menyatakan mereka tidak melakukan, mereka berusaha untuk meningkatkan / menurunkan porsi cash mereka. Yang lain, menggunakan tactical aset allocation (silakan google). Banyak juga iklan investasi yang mengklaim mereka punya keahlian ini.

- Sampai skrg tidak ada satupun bukti nyata orang yang sukses menebak market. Saya tidak tahu ada orang yang kaya dari saham dengan strategi menebak bottom/high market.

(15)

www.saham-indonesia.com Page 15 - Pastinya anda pernah mendengar orang yang berhasil menjual semua porto dia di posisi puncak

saham2 teknologi di 2000. Tapi sepertinya, ini adalah permainan peluang dari jumlah besar yang ada, atau hanya keberuntungan, daripada disebut keahlian menebak market.

(16)

www.saham-indonesia.com Page 16

#10. Selalu dalam posisi investasi setiap saat

Keluar masuk market membahayakan return anda. Lebih baik selalu berada di jalur.

- Jika anda setuju tidak bisa melakukan market timing secara konsisten di aturan 9, secara logika lebih baik bertahan di market setiap saat.

- Kesimpulan ini bisa kontroversial, karena keinginan menebak arah market, dan ada cerita2 orang2 yang berhasil menebak penurunan market, dan ada yang berhasil melakukan hedging.

- Anda bisa menghabiskan banyak waktu di chart yang menunjukkan performa masa lalu, tapi hari ini, tidak ada yang bisa menebak arah market besoknya.

- Berbagai penelitian menunjukkan tidak ada data sejarah yang bisa digunakan secara pasti untuk menebak masa depan. Salah satu contoh adalah diberikan 8 chart kepada trader yang menggunakan TA. 4 dari chart itu adalah data palsu, ternyata tradernya tidak bisa membedakannya.

- Menjauh dari market, anda juga akan kehilangan momen2 besar. Jika anda investasi 10.000$ di 1997, akan tumbuh menjadi 22.000 di 2006. Jika anda kehilangan 10 hari terbaiknya, hasil akan menjadi 14.000. Jika 20 hari, hasil adalah 9.600 - di bawah modal anda.

- Bertahan di market bukan berarti memegang terus saham yang sdh anda punya. Bahkan, penting utk selalu menghitung ulang portofolio anda dan menjamin anda memegang saham terbaik yang mungkin ada (rule 25). Dalam setiap market, selalu ada saham dengan valuasi menarik.

- Saya memulai karir investasi di 1987, setelah koreksi besar di tahun itu. Dan selalu full porto sejak itu. Bahkan di 2000, dimana merupakan kiamat saham2 teknologi.

- Bahkan, porsi terbesar saya adalah saham2 teknologi, karena latar belakang saya adalah komputer. Saya punya aturan untuk tidak membeli saham tanpa pendapatan.

- Tapi, seperti yang anda ketahui, bahkan saham2 teknologi terbaik sangat buruk kinerjanya di bear market.

- Di akhir 2000 - 2001, saya menghitung ulang porto saya dan menjual banyak saham teknologi dan mengganti dgn yang lain, dan tetap full invest.

- Portofolio saya terkena dampak juga seperti yang lain, tapi kembali ke puncak 2000 dalam 4 tahun.

- Mungkin lebih baik jika menjual semuanya di 2000, tapi menurut banyak analis, market sdh mahal sejak 1995. Jadi, bagaimana respon anda?

(17)
(18)

www.saham-indonesia.com Page 18

#11. Mencatat performa investasi anda

Anda harus tahu bagaimana kinerja portofolio anda sehingga anda bisa membandingkannya dengan index atau ukuran yang lain.

- Saya sering ngobrol dgn calon nasabah, dan pertanyaannya. "Bagaimana kinerja anda?" Saya akan menjawab mereka. Setelah itu, saya akan bertanya balik. Sangat sedikit yang bisa menjawabnya dengan akurat dan sebagian tidak ngerti bagaimana menjawabnya.

- Setiap porto punya saham pemenang dan yang kalah. Tapi mengetahui setiap saham saja seperti tidak melihat hutan di antara pohon2.

- Anda harus tahu kinerja portofolio anda dibanding performa index.

- Berdasarkan track record yang dibangun bertahun2 ini, anda dapat mengambil keputusan jelas di masa yang akan datang.

- Sebagai contoh jika anda secara konsisten mengalahkan index berarti bagus. Jika tidak, berarti mungkin lebih baik jika dana anda dikelola orang lain yang memiliki track recrod yang baik.

- Skenario paling mudah adalah jika anda tidak memasukkan / menarik uang sepanjang tahun. Selisih dalam persen setelah akhir tahun adalah kinerja anda.

- Penting utk memasukkan semua jenis investasi dalam perfoma termasuk cash, karena cash merupakan pemberat di market bullish dan bantal di market bearish.

- Jika anda memasukkan / menarik dana di tengah jalan, hitungannya jelas berbeda.

- Beberapa software seperti Quicken dan Microsoft Money dapat mengkalkulasi hasil portto anda. Dan dapat menunjukkan sejarah performa anda di market turun/naik.

(19)

www.saham-indonesia.com Page 19

#12. Tentukan target yang realistis

Tentukan target hasil portofolio yang mungkin dicapai dengan konsisten

- Banyak orang (terutama yang sedikit pengalaman di bursa) percaya bahwa hasil 40-50% secara konsisten di saham adalah mungkin.

- Ini mungkin dipengaruhi oleh iklan "157% profit" oleh seminar yang ada.

- Jelas profit ini dipilih dari yang terbaik yang pernah terjadi.

- Bahkan dengan 10% sebulan sudah menghasilkan tiga digit setahun.

- Ada yang suka membanggakan hasil besar yang dicapainya. Kemungkinan besar, orang ini tidak membicarakan total kinerja portofolionya. Bahkan dia mungkin tidak tahu total hasil portofolio dia (aturan #11).

- Dengan 50% pertumbuhan per tahun, 10.000S akan berlipat 3000 kali menjadi 30juta $ dalam 20 tahun. 10 tahun lagi, anda akan menjadi milyarder - dan anda bahkan tidak perlu memulai Microsoft baru untuk itu.

- Benar bahwa ada tahun-tahun tertentu anda akan menghasilkan 50% - faktanya, hasil Nasdaq di 2003 juga seperti itu. Tetapi, tahun sebelumnya, Nasdaq jatuh 30% lebih.

- Lonjakan hasil mungkin terjadi, tapi tidak realistis mengharapkannya berulang terus tiap tahun.

- Rata-rata hasil investasi dalam 100 tahun terakhir adalah 10%. Kemungkinan tahun-tahun terakhir lebih baik, dimana 10 tahun terakhir menghasilkan rata-rata 18%. Bahkan menurut investor

berpengalaman mengharap 20% setahun dalam waktu dekat.

- Dan semuanya hilang disapu bear market di 2000.

- Katakanlah anda ingin mengalahkan market, target 50% atau 20% tidak realistis. Maka 12% setahun, atau 2% lebih dari rata-rata market, adalah target yang bagus. Semua yang di atas 15% adalah sangat hebat.

- Hasil ini haruslah hasil bersih setelah dikurangi komisi, fee transaksi, pajak dan lain-lain.

- Beberapa klien saya memandang rendah target saya. Saya sendiri yakin, penting untuk menentukan target yang bisa dicapai dan realistis.

(20)

www.saham-indonesia.com Page 20 - Dan jika frustasi sudah ada, maka anda akan cenderung merubah strategi investasi anda atau

(21)

www.saham-indonesia.com Page 21

#13. Perkecil pengeluaran anda

Menaikkan hasil bersih anda dengan mengurangi biaya terbesar anda - pajak dan fee transaksi

- Salah satu cara bisnis memperbesar keuntungan adalah mengurangi pengeluaran. Pikirkan investasi seperti menjalankan bisnis.

- Kemungkinan besar anda berinvestasi dengan nyaman di rumah, sehingga biaya-biaya normal di bisnis, seperti sewa kantor, promosi, gaji karyawan, dll, tidak ada investasi.

- Biaya terbesar di investasi adalah pajak dan fee transaksi

- Untuk pajak : A dan B memulai dengan 10.000$. A adalah long term investor, B adalah trader aktif. Dengan hasil investasi sebelum pajak yang sama, hasil akhir A adalah 139.115$ dan B adalah 77.767$.

- Tapi jangan jadikan pajak beban untuk tidak transaksi. Jika anda menemukan alsan untuk membeli atau menjual, lakukan.

- Kemudian untuk fee transaksi. 1% fee akan menggerus kinerja anda dalam waktu lama.

(22)

www.saham-indonesia.com Page 22

#14. Kontrol emosi anda

Jangan lakukan investasi apapun jika adalah reaksi emosi. Selalu rasional

- Bagi banyak orang, investasi bisa sangat emosional, karena anda menaruh uang hasil kerja keras anda ke market, di mana anda tidak memiliki kontrol.

- Ketika bear market datang, atau koreksi yang pasti (aturan #8), dan anda melihat portofolio anda menyusut, selalu timbul keinginan untuk melakukan sesuatu.

- Di pasar yang turun, ketakutan mendominasi dan instink alami untuk menjual supaya mencegah kerugian lebih lanjut.

- Lawan dari ketakutan adalah keserakahan. Ketika market melaju, keserakahan mendominasi dan menciptakan keinginan membeli lebih banyak untuk untung lebih. Sifat yang sangat alami.

- Setelah kejatuhan Dow Jones sebanyak 1000 pts, semua jadi pesimis dan ingin menjual. Setelah kenaikan 1000 pts, semua jadi optimis dan penjual menghilang.

- Keputusan ini berdasarkan hati dan bukan otak. Didorong oleh emosi bukan logika. Dan kebanyakan hasilnya adalah salah.

- Apakah ini berarti ketika saham turun banyak, kita membeli lebih, dan ketika naik, kita menjual? Jelas tidak begitu.

- Di semua situasi, kita harus menggunakan semua alat yang tersedia untuk menilai situasi yang ada dan membuat keputusan yang rasional berdasarkan data yang ada, bukan berdasarkan apa kata analisa bahwa akan ada kiamat.

- Reaksi emosi terjadi bukan hanya dari trend secara umum, bisa juga berita tertentu pada perusahaan yang anda investasikan. Kita tahu bahwa harga saham akan bereaksi secara liar terhadap berita.

- Reaksi emosi pada situasi ini adalah keinginan untuk melakukan sesuatu, supaya "kembali normal".

- Ini adalah tindakan yang berbahaya yang sering menghasilkan keputusan investasi yang salah.

- Tugas kita sebagai investor adalah secara tenang menganalisa situasi dan membuat keputusan yang rasional berdasarkan informasi yang ada.

- Analisa ini bisa menghasilkan tindakan menjual, membeli, atau tidak melakukan apa2 (lihat aturan #32).

(23)

www.saham-indonesia.com Page 23 - Ada cerita tentang Magellan Fund, yang dikelola Peter Lynch. Pada tahun 1977 sampai 1990, Magellan Fund menghasilkan hampir 30% return setahun secara konsisten.

- Tapi orang yang berinvestasi di saham perusahaan Magellan Fund kebanyakan merugi.

- Alasannya, Walau secara konsisten menghasilkan laba, saham Magellan juga mengalami naik turunnya market. Dan banyak yang memutuskan transaksi di saham Magellan secara emosi. Membeli ketika berita baik keluar, dan menjual ketika berita buruk muncul.

- Dalam film Star Trek, Mr. Spock adalah petugas di kapal "Enerprise". Mr. Spock berasal dari planet Vulcan, yang hidup dengan cara logika, tanpa emosi.

- Tidak ada investasi di Star Trek, tapi jika ada, Vulcans pasti sangat ahli.

(24)

www.saham-indonesia.com Page 24

#15. Kesabaran

Short term, tidak ada hubungan antara fundamental perusahaan dan harga saham. Di long term, hubungannya adalah 100%

- Bersikap emosional membahayakan hasil investasi anda, bersikap sabar berbeda dan positif.

- Beberapa kali calon klien saya, karena belum mengenal dengan baik, ingin mencoba saya dulu dengan menginvestasikan jumlah kecil. Dan jika semua berjalan baik untuk beberapa bulan berikutnya, mereka akan menambah investasi mereka.

- Walau pendekatan secara hati-hati sepertinya logis, ini tidak akan berjalan jika periode percobaan hanya beberapa bulan.

- Pada masa-masa itu, kinerja saya bisa saja baik atau buruk, tapi semuanya adalah tidak berguna.

- Karena bersikap random, dan kemungkinan besar adalah berdasarkan keberuntungan, bukan keahlian. Periode test terlalu pendek.

- Jadi, berapa waktu yang diperlukan untuk hasil yang bisa diperbandingkan?

- Tergantung pada bagaimana anda ingin menjadi.

- Katakanlah anda jago memilih saham, dan mengincar 5% return di atas market (dan ini bukan hasil yang kecil).

- Berdasarkan fluktuasi market, dan faktor yang tidak terduga, peluang anda di bawah market adalah 30% untuk setahun.

- Jika 2 tahun, peluangnya menjadi 25%. Jika 5 tahun, menjadi 15%, dan 20 tahun, menjadi 2%.

- Karena itu, periode testing jangka pendek adalah tidak akan berhasil. Periode paling pendek adalah sekitar 2-3 tahun.

- Statistik ini menunjukkan betapa susahnya menilai manajer investasi yang baik atau buruk.

- Tidak diragukan, ada manajer yang hebat, Magellan Fund menghasilkan investasi yang luar biasa selama 13 tahun.

- Tapi melihat hanya 2-5 tahun, ini tidaklah cukup untuk menilai, karena bisa saja ada faktor keberuntungan.

(25)

www.saham-indonesia.com Page 25 - Jangka pendek, kinerja saham tergantung pada pengaruh kondisi pasar, persepsi perusahaan, berita-berita dan berbagai faktor lain.

- Sering, saham dengan fundamental baik akan bergerak berlawanan,

- Investor yang sabar, tahu jika sahamnya naik tidak berarti dia benar, dan jika sahamnya turun tidak berarti dia salah. Perlu waktu untuk membuktikannya.

- Kesimpulannya, jangka pendek, kinerja saham adalah random. Untuk jangka panjang, kinerja saham adalah 100% karena laba perusahaan.

- Dari waktu ke waktu, saham berfundamental bagus akan mengalahkan random jangka pendek.

(26)

www.saham-indonesia.com Page 26

#16 Sederhanakan

Anda harus bisa menjelaskan alasan anda berinvestasi kepada anak 12 tahun dalam 3 kalimat.

- Aturan Occam's Razor di abad 14 oleh William dari Ockham menjelaskan bahwa ketika menjelaskan sesuatu, biasanya teori yang paling sederhana yang paling benar.

- Dan istilah ini adalah KISS (Keep It Simple Stupid).

- Aturan ini digunakan di banyak hal, dan saya percaya juga diterapkan di pasar saham.

- Bayangkan anda akan berinvestasi di beberapa saham, dan harus ada alasan mengapa anda membeli. Biasanya alasan paling sederhana yang paling bagus investasinya.

- Kelihatannya ini terlalu disederhanakan, tapi masuk akal. Dengan menggunakan aturan ini, mendorong anda berinvestasi di industri yang sederhana dibandingkan industri yang kompleks.

- Sebagai contoh, lebih gampang bisnis McDonalds dan Nike dibanding bisnis bioteknologi atau teknologi.

- Karena alasan ini, Warren Buffet tidak berinvestasi di bisnis teknologi (dan dikritik di tahun 1990an) - dia tidak mengerti bagaimana perusahaan2 ini menghasilkan uang.

- Saya tidak menyarankan anda menjual semua saham teknologi anda dan memborong Coca-COla. Anda bisa saja di sana jika anda mengerti industrinya, dan tahu bagaimana perusahaan ini menghasilkan laba, sedangkan yang lain tidak tahu.

- Pada umumnya, saya punya cara yang sangat sederhana. Anda harus bisa menjelaskan alasan anda berinvestasi kepada anak 12 tahun dalam 3 kalimat.

- Ini sangat penting, mengapa anda membelinya? Coba bertindak sebagai lawan, bagaimana anda meyakinkan diri untuk membeli saham ini?

- Di bukunya Beating the Street, Peter Lynch membuat percobaan portofolio manajemen di sekolah SMP.

- Murid2 di sini belajar tentang dasar investasi dan diberikan uang 10.000S mainan untuk investasi yang akan dinilai selama 1 semester. Dan percobaan ini dilakukan selama 2 tahun.

- Hasilnya, rata-rata investasinya di atas index S&P 500, dimana hanya sedikit manajer investasi profesional bisa lakukan.

(27)

www.saham-indonesia.com Page 27 - Walau akal sehat dan kesederhanaan tidak cukup, mereka memegang peranan penting dalam

(28)

www.saham-indonesia.com Page 28

#17 Beli yang anda ketahui

Berinvestasi di perusahaan yang anda mengerti

- Kalimat "Beli yang anda ketahui" diperkenalkan oleh Peter Lynch di bukunya "One Up on Wall Street".

- Aturan ini adalah salah satu, mungkin yang terpenting, bagi dia. Dan ini mungkin berlaku bagi anda juga.

- Pendek kata, anda harus menggunakan pengetahuan anda tentang produk atau industri sebagai kelebihan anda dalam memilih saham.

- Kita telah berbicara tentang pentingnya alasan sederhana memilih saham. Tambahannya, anda harus mengerti bagaimana perusahaan ini bekerja.

- Dan jika anda mengerti, berarti anda memiliki kemampuan melihat resiko di dalam berinvestasi di perusahaan ini.

- Dan kesuksesan anda sebagai investor tergantung pada kemampuan anda mengurangi resiko.

- Ada beberapa hal untuk mengerti bisnis ini. Ini beberapa pertanyaan yang harus anda jawab jika anda ingin berinvestasi di perusahaan ini.

- Pertama, bagaimana perusahaan menghasilkan uang? Sebagai contoh, untuk perusahaan ritel, jawabannya sangat jelas.

- Perusahaan lain mungkin tidak memiliki penjualan langsung ke pelanggan dan punya jalur distribusi yang kompleks.

- Anda harus jelas bagaimana pendapatannya dihasilkan. Siapa pelanggan perusahaan ini?

- Kedua, apakah anda mengetahui siapa patner dan pesaing perusahaan ini? Kesuksesan setiap

perusahaan ditentukan oleh apa yang dilakukan pesaing, patner dan suppliernya. Jadi anda harus tahu hal ini juga.

- Ketiga, apa resiko dan keuntungan di masa depan terhadap perusahaan ini? Ada kejadian apa yang akan mempengaruhi? Apa skenario terbaik dan terburuk?

- Tidak sulit mengenali perusahaan ritel atau makanan. Untuk industri lain mungkin lebih susah. Perusahaan teknologi selalu berinovasi dan persaingan sangat keras.

- Gunakanlah pengetahuan anda atas perusahaan, sektor, atau industri untuk menemukan saham pemenang.

(29)

www.saham-indonesia.com Page 29 - Kadang ada dokter yang berinvestasi di perusahaan teknologi tanpa tahu bedanya memory dan hard disk. Mungkin juga ada orang teknik berinvestasi di perusahaan farmasi tanpa tahu proses FDA. Dan semua atas nama diversifikasi.

- Diversifikasi sangat penting untuk mengatur keseimbangan portofolio anda (aturan 22).

- Jika pengetahuan anda terhadap jumlah saham sedikit, berinvestasi pada yang anda ketahui saja sangat beresiko. Karena bisa terkena efek satu jenis sektor.

- Sebagai investor, coba untuk mencari jalan tengah dari aturan ini.

- Gunakan keahlian anda untuk menentukan pilihan saham. Dan pada saat yang sama, terus belajar dan melakukan riset terhadap apa yang tidak anda ketahui.

(30)

www.saham-indonesia.com Page 30

#18. Beli bisnis, bukan saham

Ketika anda membeli saham, pertimbangkan anda sebagai pemilik usaha, bukan pemilik secarik kertas

- Walau dipakai banyak investor, aturan ini paling dikenal pada Warren Buffet. Katanya, jika pasar saham tutup selama 5-10 tahun, anda seharusnya masih nyaman untuk memegang saham anda. Dapatkah anda melakukannya pada semua saham di portofolio anda?

- Membeli bisnis adalah investasi, sedangkan trading saham bukan. Ketka kita melakukan order beli, kita akan menjadi bagian dari bisnis tersebut.

- Walau porsi saham anda kecil, anda harus berpikir bahwa anda membeli sebagian bisnis, dengan segala hak dan kewajibannya.

- Ini berbeda jika melihat dari sisi penonton, mereka akan menjual belikan kertas tanpa perduli nasib perusahaan.

- Walau sekilas ini sepertinya seperti tidak nyata, sangatlah penting untuk berpikir seperti ini.

- Berpikir dari sisi pengusaha membantu menilai kinerja bisnis daripada menilai melalui chart.

- Apakah benar anda ingin membeli Home Depot atau Starbucks?

- Jika ya, berarti produknya, pasarnya, saingannya, dan manajemennya sangat penting bagi anda.

- Di pihak lain, chart terbaru, trend harga saham, sentimen investor akan saham ini dan berbagai indikator teknikal tidak akan mempengaruhi penilaian anda.

- Dengan kata lain, menempatkan pikiran anda di posisi yang benar akan membantu anda membuat keputusan ini beralasan.

- Contoh berikut : Jika anda membeli mobil baru, kemungkinan besar anda tidak akan menjualnya dalam waktu beberapa bulan ke depan.

- Anda menggunakan waktu anda untuk mengecek ke dealer mobil, melihat review, melakukan test drive, bertanya ke teman, dll.

- Lakukan hal yang sama untuk bisnis yang mungkin akan anda investasikan.

- Sangat menarik melihat orang menghabiskan banyak waktu untuk menganalisa kulkas baru yang akan dibeli, dan berani menghabiskan puluhan kali uang untuk membeli saham yang bahkan 10 menit yang lalu tidak mereka ketahui.

(31)

www.saham-indonesia.com Page 31 - Perusahaan yang bagus akan selalu mencetak laba dan bertumbuh, dan harga sahamnya akan naik.

(32)

www.saham-indonesia.com Page 32

#19 Bosan mungkin adalah bergairah

Bisnis yang membosankan yang tidak dilihat oleh analis mungkin akan memberikan hasil yang luar biasa

- Setiap orang senang akan gairah di hidupnya. Dalam investasi, gairah diasosiasikan dengan memiliki saham panas yang naik tinggi.

- Biasanya, memiliki saham dengan bisnis membosankan, yang tidak menarik yang memberikan hasil yang konsisten.

- Ada banyak alasan untuk ini. Pertama, jika saham lagi "ngetrend", kemungkinan besar merupakan saham terkenal dan dicover oleh berbagai manajer investasi, analisa keuangan dan investor ritel.

- Valuasi bisnisnya dievaluasi berkali-kali, berbagai laporan analisa ditulis, dan harga saham mencerminkannya.

- Kemungkinan juga, harga saham mencerminkan alasan orang menyukainya.

- Ambil contoh di internet booming, saham dari berbagai perusahaan akan naik tajam hanya karena perusahaan mengganti namanya dengan memasukkan "i", "e", ".com".

- Dan jika semua tahu tentang perusahaan ini, kemungkinan besar anda tidak akan menemukan yang baru di sini yang akan memberikan keuntungan buat anda.

- Sebaiknya anda berpindah dari kawanan untuk mencari rumput yang lebih hijau (aturan #20).

- Yang kedua, perusahaan yang "ngetrend", biasanya ada di bisnis yang kompleks. Biasanya, lebih gampang antusias jika ada perusahaan menjanjikan penemuan obat baru dibandingkan perusahaan yang mengeluarkan produk detergen baru.

- Biasanya, perusahaan yang ngetrend, sangat rumit, dan mengundang banyak saingan.

- Seperti contoh, di 1980an-90an, jika ada perusahaan teknologi menemukan chip baru, belasan saingan akan mempekerjakan orang-orang pintar untuk meriset dan menciptakan chip yang lebih cepat dan lebih baik. Dan dalam hitungan bulan, sudah keluar produknya.

- Jadi, setiap perusahaan berusaha berada di atas persaingan, atau keluar dari bisnis. (Lihat persaingan pabrik handphone sekarang)

- Tidak gampang, karena itu banyak perusahaan teknologi bangkrut.

(33)

www.saham-indonesia.com Page 33 - Perputaran bisnisnya lebih lambat dibandingkan perusahaan teknologi. Lebih sedikit perusahaan yang menjalankannya, dan lebih mudah.

- Peter Lynch berkata bahwa jika ada bisnis yang bisa dijalankan seorang idiot, cepat atau lambat, seorang idiot akan menjalankannya.

- Perusahaan raksasa sekarang, Wall-Mart dan Coca-Cola, dimulai dari perusahaan kecil dan membosankan dari bisnis alat rumah tangga dan minuman rignan.

- Benar ada perusahaan Microsoft dan Google, tapi di setiap perusahaan Microsoft, ada tak terhitung perusahaan teknologi yang bangkrut.

- Dengan kata lain, peluang menemukan pemenang di perusahaan yang membosankan lebih besar.

- Terakhir, seperti susahnya menjalankan bisnis yang kompleks, begitu juga susahnya bagi investor untuk memahaminya, kecuali anda punya latar belakang yang kuat (aturan #17).

- Perusahaan membosankan lebih gampang dianalisa. Dan lebih sedikit orang tertarik untuk mengikutinya, sehingga kemungkinan besar tidak terdeteksi oleh investor.

- Lebih sedikit sahamnya dimiliki oleh pihak luar dibanding pihak dalam. Faktor2 ini adalah positif.

(34)

www.saham-indonesia.com Page 34

#20 Tampil beda

Mengikuti investasi yang lagi ngetrend bukan resep untuk sukses. Jauhi berkelompok

- "Kebiasaan berkelompok" diartikan tindakan individu dalam sebuah grup tanpa arah yang jelas. Kebiasaan ini di dunia hewan adalah hasil evolusi, untuk memperbesar peluang bertahan.

- Sebagai contoh, dengan bergerombolan di tengah kerumuman, kerbau dapat menghindari serangan pemangsa, dan dalam waktu yang sama melindungi kerbau muda.

- Kebiasaan ini berlaku juga untuk manusia. Ketika anda melihat dua restoran, satu kosong, dan yang kedua penuh orang, anda akan berasumsi yang kedua lebih enak.

- Ini adalah contoh bahwa keputusan anda bukan berdasarkan informasi yang ada (seperti review restoran) tapi berdasarkan keputusan orang lain.

- Ada dua alasan penting untuk ini. Yang pertama, kelompok besar jarang salah. Mereka mungkin tahu apa yang tidak anda ketahui.

- Yang kedua, ada keinginan untuk bertindak sesuai aturan. Banyak orang tidak suka tampil beda dan ada resiko dikritik dan dijauhi karena tindakan itu.

- Walau mungkin, dalam contoh restoran, adalah benar tindakan ini, "kebiasaan berkelompok" yang digunakan di investasi biasanya akan berakibat buruk.

- Contoh utama dari kebiasaan ini adalah bubble (kenaikan tajam) dan crash (penurunan tajam) yang mengikutinya.

- Bubble pertama yang pernah dicatat adalah maniak tulip di Belanda di 1637. Pada puncaknya, satu tulip seharga 20 tahun penghasilan pekerja sana, atau setara den- gan 20 hektar tanah.

- Bubble South Sea yang menghancurkan pasar saham Inggris di 1720 menunjukkan bahwa bahkan orang paling pintar mengikuti kebiasaan berkelompok. Sir ISaac Newton mengalami kerugian yang besar pada waktu itu.

- Banyak contoh lagi, termasuk crash 1929, bubble internet 2000, dan crash perumahan di puncak 2005.

- Bubble berikutnya pasti terjadi, dan seperti biasa, ini hanya bisa diketahui setelah terjadinya puncak.

- Pada masa sekarang, pasar saham sering dikendalikan oleh kumpulan institusi finansial dan perusahaan keuangan.

(35)

www.saham-indonesia.com Page 35 - Jika berhasil, semua gembira. Jika gagal, setidaknya bukan mereka sendiri yang salah.

- Karena banyak yang menggunakannya, strategi ini akan menjadi berhasil untuk beberapa waktu. Seperti jika semua membeli tulip, harganya pasti akan naik.

- Dan dengan kenaikan harga, akan sangat menggoda untuk ikut kelompok membeli ini. Tapi, sejarah membuktikan bahwa ini bukan strategi investasi yang sukses.

- Teori investasi jarang terbukti hanya karena banyak yang menggunakannya. Di investasi, kelompok besar biasanya salah.

(36)

www.saham-indonesia.com Page 36

#21 Pilihlah perusahaan yang tepat ukurannya

Perusahaan yang berada di kelompok menengah dari pasar saham menawarkan kemungkinan pertumbuhan terbaik tanpa resiko berlebih

- Semua perusahaan terbuka dikategorikan berdasarkan ukurannya, atau disebut kapitalisasi market (market cap).

- Market cap adalah nilai perusahaan itu pada saat ini, didapatkan dengan cara mengalikan harga saham dengan jumlah saham beredar.

- Ada 4 kategori market cap (bisa berbeda-beda menurut definisi masing-masing) :

- Saham mikro : di bawah 200M Rp.

- Saham kecil : Antara 200M Rp. - 2T Rp.

- Saham menengah : Antara 2T Rp. - 10T Rp.

- Saham besar : Di atas 10T Rp.

- Ketika anda memasukkan saham ke list anda, perhatikan market cap, karena jenis resikonya bisa sangat jauh berbeda.

- Pada umumnya, semakin kecil ukuran perusahaan, semakin besar resikonya. Sisi lainnya, resiko besar, reward besar juga.

- Dibandingkan dengan kategori lain, berinvestasi di saham besar (terutama di saham super besar, yang bermarket cap 100T Rp. ke atas) menawarkan resiko lebih kecil. Jelas, Coca Cola atau Intel akan

bertahan di jaman mendatang.

- Ada periode2 tertentu saham besar akan jatuh dalam, saham teknologi jatuh 70% di 2000, dan perusahaan finansial bangkrut di 2008.

- Saham besar juga mewakili area besar market dan banyak di antara mereka sudah terdivesifikasi.

- Keuntungannya, jika memiliki beberapa saham ini saja, anda sudah memiliki banyak perusahaan dan mengurangi usaha untuk melakukan riset.

- Kerugiannya, saham besar sulit bertumbuh dan menjadi lebih besar. Lebih susah bertumbuh 20% untuk perusahaan 100T Rp. dibanding perusahaan 500M Rp.

(37)

www.saham-indonesia.com Page 37 - Saham menengah mewakili standar market. Banyak dari saham ini dalam proses saham kecil menjadi saham lebih besar dan karena itu dapat bertumbuh dengan cepat dan resiko lebih rendah dibandingkan saham kecil.

- Saham kecil dan saham mikro yang di grup atas menawarkan peluang dalam hal potensi hasil investasi. Sejak 1925 sampai 2006, saham kecil menungguli S&P 500 hampir 2%. Dan jika anda membaca aturan #2, ini adalah perbedaan yang sangat besar.

- Walau demikian, banyak yang tidak berinvestasi di saham kecil karena resiko besar yang mengikuti mereka. Berinvestasi di saham kecil membutuhkan riset dan usaha lebih banyak untuk mengikutinya.

- Tanpa keraguan, saham-saham ini akan merupakan saham dengan pertumbuhan pendapatan paling cepat dan berbanding juga dengan pertumbuhan harga sahamnya.

- Dan akhirnya, anda akan mendengar tentang "saham receh" dan "saham gorengan". Mereka mewakili saham dengan harga terendah, atau bagian dari saham mikro terbuang. Saham yang berada di bawah harga 100 Rp. (1 usd di Amerika)

- Saham ini sangat tidak liquid dan gampang dimanipulasi - kita mendapat banyak email penawaran tentang saham yang akan menjadi besar dengan harga 0.75usd.

- Lebih penting, hanya sedikit informasi yang nyata dapat dipercaya dan terbuka untuk umum untuk perusahaan seperti ini. Anda lebih baik menjauhi saham-saham ini.

- Terserah bagi anda sendiri untuk berinvestasi di kategori mana. Saya pribadi lebih suka membeli saham di kisaran 200M s/d 20T.

(38)

www.saham-indonesia.com Page 38

#22 Ketahui berapa banyak saham yang harus dimiliki

Pastikan anda memiliki kemampuan untuk mengikuti semua saham di portofolio anda

- Banyak dari kita mendengar keuntungan dari diversifikasi, melalui koran, majalah, televisi.

- Diversifikasi adalah teknik manajemen resiko, yang digunakan di investasi saham, di mana anda membagi investasi anda ke sejumlah perusahaan.

- Portofolio anda harus terdiri dari berbagai industri dan mungkin saja negara atau benua yang berbeda.

- Ada alasan bagus untuk ini. Jika semua portofolio anda terkonsentrasi ke sedikit emiten, berita buruk tentang emiten ini dapat membuat semua portofolio anda anjlok.

- Bahkan jika ada banyak perusahaan di sektor yang sama, arah bisnis di sektor itu akan mempengaruhi resiko investasi anda.

- Saya kenal beberapa orang yang tidak tertarik berinvestasi, dan bekerja di industri teknologi. Mereka menaruh dana pensiun mereka di saham perusahaan mereka.

- Tidak saja sebagian aset mereka dipengaruhi kinerja perusahaan, perkerjaan mereka juga menjadi beresiko.

- Dan kita tahu, di bear market 2000, sebagian besar saham perusahaan teknologi habis tersapu.

- Salah satu cara supaya terdiversifikasi adalah membeli reksadana atau dana index. Karena di dalam produk tersebut, sudah terbagi-bagi ke banyak investasi.

- Tapi jika anda berpikir untuk menghasilkan lebih besar, anda harus melakukan diversifikasi sendiri.

- Pertanyaan pertama : Berapa banyak saham yang harus dipegang supaya terdiversifikasi secara benar?

- Di aturan #23, kami menunjukkan bahwa memiliki 10 saham saja cukup untuk menghilangkan resiko berinvestasi di satu perusahaan. Dan juga, dengan 20 saham, menambah lagi, tidak akan merubah resiko itu.

- Tidak ada jawaban benar untuk berapa saham yang harus dimiliki. Tergantung pada karakter perusahaan, dan seberapa banyak waktu anda bisa menganalisanya.

- Market cap juga berpengaruh. Jika anda berinvestasi di perusahaan raksasa, seperti GE atau Exxon, dalam internal mereka sendiri sudah terdiversifikasi dan anda cukup memegang beberapa jenis seperti ini saja.

(39)

www.saham-indonesia.com Page 39 - Pada hal lain (mungkin anda tidak terlibat), perusahaan venture berinvestasi di ratusan perusahaan startup, tahu bahwa sebagian besar akan bangkrut, tapi jika ada satu yang seperti Google atau Microsoft, cukup untuk membayar semua investasi mereka. Pada tahap ini, semua adalah permainan angka.

- Kemampuan anda mengikuti perusahaan ini juga berperan. saya tidak menganjurkan investasi "beli dan lupakan". Anda harus selalu mengikuti perkembangan bisnis dari perusahaan yang anda pegang dan bereaksi terhadap perubahan yang ada (aturan #25).

- Peter Lynch di Magellan Fund memiliki 1400 saham, tapi dia memiliki staff untuk membantunya. Saya rasa anda tidak mempunyainya, dan mungkin sendirian.

(40)

www.saham-indonesia.com Page 40

#23 Berhati-hati akan diversifikasi berlebihan

Memiliki terlalu banyak saham di portofolio anda tidak membantu mengurangi resiko dan dapat menyebabkan kesulitan.

- Diversifikasi adalah alat penting untuk mengurangi resiko portofolo. Tapi ada batasannya, dan penggunaan berlebihan akan berakibat buruk.

- Mari kita lihat diversifikasi dari sisi pengetahuan. Karena diversifikasi adalah manajemen resiko, dan resiko bisa digambarkan melalui model matematika.

- Standar deviasi adalah ukuran batas yang diharapkan dari sebuah nilai rata-rata. Standar deviasi S&P 500 untuk 100 tahun adalah 19% dan rata-rata hasil adalah 10%.

- Jadi di setiap tahun berjalan, ada kemungkinan 66% hasil S&P berada di range rata2 plus minus standar deviasinya, yaitu antara -9% s/d 29%.

- Sekarang mari kita lihat standar deviasi portofolio. Asumsikan rata-rata hasil invest adalah 10%. Cek buku You can be as Stock Market Genius karangan Joel Greenblatt untuk metode perhitungannya.

- Jika ada 2 saham di portofolio, maka SD adalah 37% dan hasil invest anda di kisaran -27% s/d 47%.

- Dengan 6 saham, SD turun menjadi 26%, dan hasil di antara -16% s/d 36%.

- Untuk 10 saham, hasil di antara -13% s/d 33%. Untuk 20 saham, menjadi -11% s/d 31%.

- Menarik melihat ini. Hanya berinvestasi di 10-20 saham saja, sudah tidak jauh berbeda dengan

berinvestasi di index itu sendiri. Karena itu Dow yang hanya berisi 30 saham tidak berbeda jauh hasilnya dengan s&P 500 (500 saham) dan index Wilshire 5000 (5000 saham).

- Range hasil juga lumayan lebar, dari terendah ke tertinggi, selisih 40%, jadi tidak ada gunanya memegang lebih banyak saham lagi.

- Ada 2 salah pengertian tentang diversifikasi. Yang pertama, anda tidak perlu ratusan saham untuk diversifikasi. Yang kedua, menambah saham lebih dari 20 saham, tidak berpengaruh banyak ke hasil investasi anda.

- Hal lain adalah, diversifikasi membantu anda mengurangi resiko "non market", yaitu resiko pada saham-saham tertentu. "Market risk" sendiri, yaitu resiko pasar investasi, sama saja bahkan jika anda memegang 5000 saham di portofolio.

(41)

www.saham-indonesia.com Page 41 - Masalah pertama, semakin banyak yang diambil, semakin susah menemukan perusahaan terbaik yang layak diinvestasikan.

- Masalah kedua, semakin susah untuk memantau portofolio.

- Dan masalah ketiga, bahkan ada satu saham yang untung besar, hanya akan berefek sedikit ke portofolio anda.

- Ini adalah masalah standar bagi industri reksadana yang harus berinvestasi ke ratusan perusahaan karena ukuran dana kelolaan mereka (aturan #7).

(42)

www.saham-indonesia.com Page 42

#24 Tahu kapan harus menjual

Jual jika anda menemukan tempat yang lebih bagus untuk uang anda

- Sebagai investor, anda mungkin tahu bahwa keputusan membeli lebih gampang dibanding menjual. Setelah membeli, anda akan merasa terikat dengan saham ini, dan untuk menjualnya, butuh alasan yang lebih bagus daripada alasan anda membelinya.

- Harga terakhir saham kemungkinan tidak akan membantu dalam mengambil keputusan. Jika harga lebih tinggi dari titik beli, anda berharap harga akan naik terus. Jika harga lebih rendah, anda akan berharap harga kembali ke titik semula supaya impas.

- Saya sendiri juga pernah mengalami kedua hal ini. Di akhir 1980an, saya memliki saham perusahaan teknologi, seperti Oracle, Sun, dan Intel. Saya menjualnya dengan asumsi sudah mendapat profit yang cukup, dan melihatnya menjadi 10x lipat dari harga jual beberapa tahun kemudian.

- Saya juga memegang terlalu lama Krispy Kreme Donuts, hanya untuk keluar dengan kerugian 2/3 dari harga awal. Saya yakin semua pernah mengalami ini.

- Menurut investor dan pengarang Philip Fisher, jika anda menemukan saham yang bagus, "waktu untuk menjualnya adalah : hampir tidak pernah". Warren Buffet setuju.

- Walau demikian, kita semua membuat kesalahan dan oleh sebab itu kita memerlukan strategi untuk mengambil keputusan jual.

- Aturan dasar dari ini adalah lihatlah kembali alasan anda membeli saham ini. (Semoga anda bukan membeli karena ada sepupu anda yang berkata bahwa ini saham bagus. Juallah saat ini juga!)

- Apakah alasan membeli masih berlaku? Apakah ada perubahan di bisnis perusahaan ini atau perubahan di saingan? Apakah anda akan membeli lagi di harga sekarang? Jika tidak, pertimbangkan untuk menjual.

- Kemungkinan, alasan terpenting anda menjual adalah anda menemukan kesempatan lain yang lebih baik untuk menaruh uang. Investasi awal anda masih di jalur, katakanlah 15% per tahun, tapi jika anda menemukan yang lain yang berpotensi 25%, ini mungkin alasan benar untuk menjual.

- Mempertahankan keseimbangan portofolio anda adalah alasan lain untuk menjual atau mengurangi porsi portofolio. Katakanlah anda beruntung menemukan saham pemenang yang naik tajam sehingga menjadi bagian besar dari portofolio anda.

(43)

www.saham-indonesia.com Page 43 - Saya tidak suka akan ini sekarang, karena 2 saham terbanyak saya, turun 50% dari titik puncaknya pada bear market sekarang, tapi saya masih yakin dengan prospek jangka panjang mereka.

- Saya juga ingat bahwa Warren Buffet pada waktu tertentu, pernah memiliki saham Coca-Cola sebanyak 1/3 aset dia.

- Terlepas dari kasus apapun, ini terserah anda apakah anda bisa menerima resiko volatile ini.

- Perhatikan bahwa situasi perusahaan sekarang, atau harga sahamnya, bukan alasan untuk menjual. Harganya bisa 2x dari yang anda bayarkan, atau 1/2.

- Market tidak akan tahu berapa yang anda bayar. Masa lalu tidak penting, dan hanya masa depan yang penting - oleh sebab itu anda harus merevaluasi perusahaan dari titik sekarang ke masa depan.

- Jangan pernah menentukan target harga jual ("Saya akan menjual kalau sudah 50%", atau "Saya akan menjual kalau balik modal"), karena ini hanya berdasarkan data masa lalu.

(44)

www.saham-indonesia.com Page 44

#25 Revaluasi portofolio anda

Lakukan check-up rutin pada portofolio anda

- Di film Sci-Fi "Star Trek", Borg merupakan kumpulan drone semi manusia yang terhubung ke satu induk otak. Kekuatan utamanya adalah beradaptasi terhadap ancaman dari luar.

- Mungkin saja dalam perang ada beberapa drone yang mati, tapi drone lain berhasil beradaptasi dan senjata musuh menjadi tidak berguna. Di film ini, Borg merupakan salah satu ancaman terbesar bagi manusia.

- Di kehidupan nyata juga, semua yang ingin sukses harus beradaptasi terus menerus terhadap perubahan lingkungan.

- Binatang dan tanaman berevolusi supaya bertahan hidup. Pada suatu waktu, dinosaurus yang

dominan, tidak mampu beradaptasi terhadap perubahan cuaca mendadak karena meteor. Dan kita tahu bagaimana nasib mereka.

- Jika anda tidak ingin portofolio anda mengalami nasib yang sama dengan dinosaurus, anda harus terus menerus beradaptasi terhadap persaingan antar perusahaan yang berhubungan dengan portofolio anda.

- Secara umum, saya setuju dengan ide "Buy and hold", perlu waktu untuk teori investasi berhasil dilaksanakan. Mungkin butuh tahunan untuk berhasil.

- Tapi ide ini, jangan disamakan dengan "Buy and forget". Di mana anda membeli kemudian melupakannya untuk waktu yang lama.

- Saya kenal beberapa orang yang menggunakan ide ini. "Saya membeli saham ini, dan mari kita lihat kinerjanya 10 tahun kemudian."

- Ini juga sering terjadi pada dana pensiun dari kantor di mana anda sudah tidak bekerja lagi, dan dana ini biasanya lebih sering melemah.

- Anda mungkin beruntung : memilih Microsoft atau Wall-Mart di masa awal dan mendapat keajaiban setelah 10 tahun.

- Tapi ini bukan alasan bagus untuk tidak peduli, memantau kinerja Microsoft selama masa bertumbuh tetap akan memberikan anda keuntungan.

(45)

www.saham-indonesia.com Page 45 - Dan ini masih bisa dibilang beruntung dibandingkan ratusan perusahaan internet yang bangkrut.

- Tentukan satu kurun waktu dan pastikan selalu cek saham anda minimal satu kali di masa itu. Sebulan atau tiap quarter adalah cukup logis.

- Mungkin bisa juga satu kali per tahun, tapi saya tidak sarankan kalau lebih jarang dari itu.

- Bagaimana cara anda mengeceknya? Cukup gampang. Lihatlah tiap saham anda dan pakai aturan #24 untuk melihat apakah saatnya menjual.

- Apakah ada yang berubah di ide investasi awal anda? Apakah anda akan membeli lagi di harga

sekarang? Apakah ada tempat lebih baik untuk uang anda? Apakah pertumbuhannya sudah terlalu besar dalam portofolio anda?

- Jika ya, berarti saatnya menjual, dan anda sudah harus ada penggantinya. Jadi, merupakan ide bagus untuk memiliki "watch portofolio" - kumpulan saham yang masuk radar, tidak dipantau seintensif portofolio anda, tapi siap untuk menggantikan mereka.

- Sebagai catatan, mungkin ini tidak perlu saham baru, kadang, saham terbaik mungkin saja sudah anda miliki.

- Kita tahu bahwa harga saham bisa bergerak liar ketika laporan keuangan keluar. Sering, jika lap keu adalah 24cent dan diharapkan 25cent, maka harga mungkin jatuh 20%.

- Jika tidak ada perubahan fundamental, perubahan harga bukan alasan untuk menjual. Alasan yang sama jika harga turun karena penurunan index secara keseluruhan.

- Tetapi, perubahan dari lingkungan usaha, sangat mungkin berpengaruh. Di tahun 2006, DPR Amerika menyetujui larangan judi online. Ini bukan berita bagus untuk perusahaan software internet online.

(46)

www.saham-indonesia.com Page 46

#26 Jangan dengarkan ahli atau analis pasar

Di media, anda akan selalu menemukan orang yang sejalan atau tidak sejalan dengan anda. Tapi tidak ada satupun yang dapat memprediksi masa depan.

- Saya pernah mendengar penipuan menjadi ahli saham yang mampu menebak saham atau index, akan naik atau turun dalam seminggu ke depan.

- Katakanlah anda mengirim berita ke 1.024 ribu orang. Di minggu pertama anda memprediksi market akan naik untuk 512 ribu, dan turun untuk 512 ribu lainnya.

- Jika market naik, lanjutkan untuk grup pertama. Jika turun, lanjutkan dengan grup kedua. Bagi lagi menjadi 2 grup, 256 ribu orang untuk minggu berikutnya.

- Jika ini dilakukan terus, pada minggu ke10 anda memiliki 1000 orang yang menerima prediksi benar 10x berturut2. Dan menurut mereka, anda adalah ahli saham, dan akan suka rela memberikan uang mereka untuk anda kelola.

- Ini adalah contoh dari permainan angka dalam jumlah besar.

- Pada layanan industri keuangan modern, menjadi lebih sukar untuk menebak harian. Ada majalah, koran, internet, TV, radio dan media lainnya, semua adalah ahli yang memberikan tidak saja hanya prediksi market, tapi juga situasi ekonomi dan berbagai indikator untuk Amerika atau negara lain.

- Mereka berkomentar tentang saham, mata uang, bonds, dan sebagainya. Dan opini ini tidak hanya 2 (naik atau turun), juga ada arah gerakannya untuk waktu tertentu ke titik tertentu.

- Jika anda menyalakan CNBC, Bloomberg, atau channel keuangan lainnya, opini ini bertebaran selama 24/7 terus menerus. Dan sebagian besar, adalah komentator bersertifikat.

- Seperti juga contoh tebakan kita, hukum "jumlah besar" juga berlaku, kali ini dalam skala global. Jumlah prediksi dan ramalan sangat tinggi sehingga beberapa dari mereka terhubung menjadi benar. Ini ada beberapa contoh.

- Pada 1987, ada 2 komentator yang menebak dengan benar crash yang terjadi di tahun itu. Mereka menjadi bintang, dan muncul di banyak TV show, memberikan banyak wawancara.

- Tapi mereka tidak mampu mengulangi prestasi mereka. Jelas sekarang, prediksi 1987 hanyalah keberuntungan semata, bukan skill.

(47)

www.saham-indonesia.com Page 47 - Maksud dari ini adalah tidaklah bijaksana mendengar segala macam ahli dan analis. Angka yang

diberikan sangat banyak, sehingga mungkin saja ada beberapa yang sama dengan anda, atau berlawanan dengan anda.

- Lebih sering, ramalan menjadi nyata karena hukum "jumlah besar", bukan karena keahlian atau kemampuan analis.

(48)

www.saham-indonesia.com Page 48

#27 Konsentrasi hanya pada saham anda

Market secara keseluruhan tidak ada hubungannya dengan anda. Konsentrasi saja pada saham anda.

- Analisa pasar dan ekonomi, oleh berbagai media, biasanya tidak ada gunanya. Ini juga berlaku untuk pasar saham sendiri; trus menerus melihat berbagai index juga tidak berguna untuk anda.

- Juga tidak membantu kinerja investasi anda. Dengan kata lain, pasar saham tidak ada hubungannya dengan anda, seorang investor jangka panjang.

- Ada istilah di Wall Street, "ombak akan mengangkat semua kapal." Walau semua investor berharap pasar naik, tidak ada jaminan saham tertentu milik anda juga ikut naik.

- Index saham dihitung berdasarkan rata-rata dari kumpulan saham, saham anda mungkin tidak termasuk di dalamnya. Walau ya, mungkin juga saham anda akan bergerak berlawanan.

- Jelas, bukan index yang membuat saham bergerak tapi kebalikannya.

- Kalau anda di sekolah dan nilai rata-rata kelas anda lebih baik dari tahun lalu, bukan berarti nilai anda juga lebih baik. Nilai anda hanya tergantung pada anda, bukan nilai murid lainnya.

- Ini sangat jelas, tapi ada banyak investor berharap "index" mempengaruhi saham mereka.

- Tentu saja, harga saham dipengaruhi banyak hal, termasuk keadaan ekonomi, sentimen investor, dll. Tetapi memprediksi kondisi ini juga sama seperti melakukan market timing (aturan #9), jangan

membuang waktu mengurus hal yang tidak bisa anda kontrol.

- Waktu anda lebih baik digunakan untuk melakukan riset terhadap saham di portofolio anda. Atau melakukan riset mencari kesempatan baru untuk investasi.

- Bahkan jika anda sanggup menebak arah market secara benar, satu2nya keuntungan adalah jika anda membeli (menjual) dana index.

- Jika anda benar terhadap trend sebuah sektor industri (menurut opini saya, ini sama susahnya seperti market timing itu.), anda akan mendapat untung dari membeli dana industri itu. Tentu saja, ini tidak menjamin semua saham di industri itu akan bergerak dengan arah yang sama.

- Bahkan di pasar bullish dan bearish paling besar, selalu ada (dan akan ada) saham yang berlawanan dengan trend. Pada masa bullish teknologi di 1990an, Digital Equipment Corporation gagal melihat perkembangan industri PC dan dibeli oleh Compaq.

(49)

www.saham-indonesia.com Page 49 - Jangan berpikir untuk menjual saham anda hanya karena anda berharap pasar akan turun.

Kebalikannya juga, jangan membeli hanya berpikir pasar akan naik.

- Tidak penting Dow Jones 10.000 atau 14.000. Yang penting adalah anda memantau saham milik anda atau yang akan dibeli dan selalu terupdate akan apa yang terjadi di perusahaan2 ini.

- Anda akan selalu dapat menemukan perusahaan bagus di situasi apapun.

- Dengan berjalannya waktu, teori investasi anda, jika benar, tanpa keraguan akan mengalahkan gerakan market.

- Konsentrasi pada saham anda, dan tidak usah cemas akan gerakan market. Ini akan terurus dengan sendirinya.

- Konsentrasi ke saham anda, tidak berarti anda harus mengecek harganya beberap kali setiap hari.

- Ini persis yang dilakukan oleh teman saya, Dan, yang membeli reksadana. Dia baru saja lulus kuliah, dan total porsi dia masih kecil.

- Walau demikian, Dan menelepon perusahaan reksadananya minimal sehari sekali, dan melaporkan hasilnya ke semua orang yang dia temui.

- "Hari ini naik 10$!" "Hari ini turun 7$! Hilang sudah makan siangku."

(50)

www.saham-indonesia.com Page 50

#28 Mengenali dan belajar dari kesalahan anda

Kenali bahwa anda bukannya tidak terkalahkan. Analisa dan belajar dari kesalahan yang pasti akan anda perbuat.

- Seorang investor sadar bahwa dirinya tidak selalu benar. Ketika kesalahan terjadi, dia langsung memperbaikinya.

- Berlawanan dengan investor rata-rata yang berpegang pada posisi lose dan berharap dia akan balik modal.

- Harga dirinya menghalanginya bahwa dia salah. Harga diri, termasuk emosi lain (aturan #14), sangat berbahaya untuk investasi anda.

- Tidak pernah ada investor yang akan selalu benar di dunia ini. Aturan #29 menyatakan bahwa anda tidak perlu selalu benar, dan investasi yang berhasil akan menutupi kerugian investasi yang salah.

- Tapi, jelas lebih baik jika anda melakukan lebih sedikit kesalahan, dan kesalahan anda kecil.

- Langkah pertama untuk ini adalah mengakui bahwa anda telah melakukan kesalahan. Anda memiliki alasan membeli saham dan sesuatu telah salah.

- Kompetisi telah berubah. Manajemen ternyata tidak jujur. Permintaan akan produk perusahaan ini tiba-tiba turun.

- Ketika ini menjadi jelas, jual posisi anda dan move on. Jangan biarkan harga diri anda menghalangi.

- George Soros, salah satu investor sukses, berkata bahwa mengetahui kesalahan sejak awal adalah rahasia kesuksesan dia.

- Yang kedua, yang sama pentingnya, adalah menggunakan kesalahan anda sebagai pengalaman belajar.

- Sama seperti hal lain di hidup, ini penting untuk menjadi lebih baik dalam hal apapun yang anda lakukan dan untuk menghindari kesalahan yang sama di masa depan.

- Untuk belajar bagaimana mengendarai sepeda, anda harus bertahan terhadap sakitnya jatuh. Tapi ini adalah proses yang diperlukan sebagai proses belajar.

- Di investasi juga sama, begitu anda menjual kerugian anda, anda harus menganalisa apa yang terjadi dan mengapa.

(51)

www.saham-indonesia.com Page 51 - Pertimbangkan contoh ini. Bayangkan investasi adalah permainan tenis antara anda melawan market. Di tenis, seperti permainan lainnya, dapat dimenangkan dengan 2 cara.

- Yang pertama, anda dapat mencetak winners, pukulan yang tidak bisa dibalas lawan anda. Yang kedua, anda dapat mengurangi unforced error - pukulan kalah yang dilakukan anda tanpa tekanan dari lawan.

- Sering di pertandingan profesional, atau di level amatir saya, permainan tidak ditentukan dari siapa yang mencetak lebih banyak winners, tapi pemain yang membuat lebih sedikit unforced errors.

- Di investasi, kemenangan anda didapat dari portofolio yang berkinerja baik. Ketika market memukul "winner" kepada anda (seperti berita buruk ekonomi, dll), tidak ada yang bisa anda lakukan.

- Anda, bisa menghindari unforced error yang anda lakukan di sisi anda dan meningkatkan peluang anda mengalahkan market.

(52)

www.saham-indonesia.com Page 52

#29 Kemenangan anda akan menutupi kerugian anda

Kerugian terbesar anda di saham adalah apa yang bisa anda bayar. Tapi potensi pendapatan anda adalah tidak terbatas.

- Kita semua membuat kesalahan di kehidupan. Begitu juga di investasi, bahkan di sini merupakan ladang subur untuk terjadinya keputusan yang buruk.

- Boleh dibilang kesalahan yang dilakukan anda di investasi melebihi kesalahan lainnya yang anda perbuat di hidup.

- Perasaan bersalah ini ditunjukkan dengan jelas langsung setelah anda membuat keputusan. Harga saham turun terus dan anda menghitung kerugian yang terjadi. Begitulah, kesalahan besar terjadi!

- Otak manusia terbentuk sedemikian sehingga bereaksi lebih kuat terhadap kerugian daripada prospek keuntungan.

- Walau sudah bertahun lamanya, kita masih mengingat saham yang merugi 75%, dan kita masih berpikir mengapa kita melakukan kesalahan itu.

- Kabar baiknya, anda tidak sendirian. Bahkan investor terbesar telah dan akan melakukan kesalahan. Tidak mungkin untuk selalu benar.

- Kabar baiknya, tidak perlu selalu benar. Bahkan cukup 1/2 dari pilihan anda benar, sudah cukup untuk mencetak keuntungan besar. Lebih lanjut, mungkin anda dapat untung lebih baik dengan pemenang lebih sedikit dibanding yang kalah.

- Alasannya adalah perhitungan matematika sederhana. Andaikan portofolio anda terdiri dari 2 saham dengan masing2 10$.

- Katakanlah 1nya naik 4x, dan 1nya turun menjadi 1/4nya. Berlawanan dengan apa yang banyak pikirkan, ternyata portofolio anda jauh di atas impas.

- Saham pemenang anda 40$, dan yang kalah 2.5$. Total 42.5$, jadi keuntungan anda adalah 22.5$, setara dengan 112.5%!

- Begitulah cara kerja market jika anda berinvestasi jangka panjang. Kerugian terbesar yang bisa diberikan market kepada anda adalah sebesar yang anda investkan. Di sisi lain, potensi keuntungannya adalah tak terbatas.

(53)

www.saham-indonesia.com Page 53 - Ini adalah aturan dari perusahaan pemodalan. Mereka melakukan investasi di ratusan perusahaan pemula, tahu bahwa hampir semuanya akan gagal, tapi satu Microsoft atau Google akan menutupi kerugian ini.

- Jelas ini adalah contoh yang ekstrim. Pastikan anda memiliki beberapa pilihan yang akan memberi anda keuntungan di masa depan.

- Semoga, aturan2 di buku ini membantu anda membuat keputusan ini.

- "Biarkan saham pemenang berlari." Ada kebenaran di kalimat Wall Street ini. Cari dan pertahankan saham pemenang anda begitu anda mendapatkannya.

- Pencarian ini jelas menghasilkan banyak kandidat palsu. Ini adalah bagian alami di dalam investasi.

- Jangan keras pada diri anda jika ada kesalahan terjadi, dan pastikan anda akan membuat kesalahan lagi.

- jika anda mengikuti aturan #25 dan menghitung ulang portofolio anda secara regular, posisi lose anda tidak akan menyebabkan kerugian yang dalam.

(54)

www.saham-indonesia.com Page 54

#30 Pembelian orang dalam adalah baik

Ada banyak alasan orang dalam menjual, tapi hanya ada satu alasan ketika membeli, mereka berpikir harga sahamnya akan naik.

- Orang dalam adalah pekerja di perusahaan yang punya akses informasi internal tentang operasional perusahaan.

- Menurut aturan SEC (OJK Amerika), semua pekerja yang memiliki 10% atau lebih saham perusahaan adalah orang dalam.

- Pada umumnya, orang dalam selalu menjual saham. Mereka selalu menerima bonus dalam bentuk saham. Dianggap adalah pengganti uang bonus.

- Banyak alasan mereka menjual sahamnya : membeli rumah atau mobil baru, sekolah anak, dll. Dan untuk diversifikasi karena sebagian besar kekayaan mereka berhubungan dengan perusahaan.

- Hanya ada satu alasan mereka membeli : mereka berpikir sahamnya murah dan akan naik. Dan karena mereka adalah orang di puncak perusahaan, mereka memiliki pandangan yang lebih baik tentang apa yang terjadi dengan perusahaannya.

- Jadi, ketika mereka memutuskan untuk apa uang mereka, sebaiknya anda mendengarkan.

- Di pertengahan 2004, setelah produk yang mengecewakan dan kehilangan pangsa pasar, saham Nvidia jatuh 60% dalam 4 bulan.

- Eksekutif perusahaan tahu ini hanyalah kemunduran sementara dan membeli sahamnya dalam jumlah banyak.

- Dan ternyata, perusahaan memperkenalkan produk baru yang sukses di akhir tahun dan keuangan perusahaan membaik.

- 3 tahun kemudian, saham Nvidia berpuluh2 lipat dari titik terendahnya.

- Ketika melihat tentang pembelian orang dalam, pastikan jumlah pembeliannya cukup banyak.

- Sebagai contoh, seorang CEO dengan gaji 500.000$ membeli 10.000$ saham jelas tidak banyak. Tapi jika dia membeli 1.000.000$, jelas berbeda.

(55)

www.saham-indonesia.com Page 55 - Seperti hal lain di market, pembelian orang dalam bukan "hal pasti". Mereka adalah manusia juga, dan bisa membuat kesalahan. Banyak contoh setelah pembelian orang dalam, sahamnya jatuh.

- Tapi lebih banyak contoh, orang dalam tahu apa yang mereka lakukan.

- Orang dalam paling hebat adalah perusahaannya sendiri. Dan jika perusahaan membeli kembali sahamnya, anda bisa berpikir sebagai pembelian orang dalam juga.

- Perusahaan memiliki banyak pilihan tentang apa yang dilakukan dengan uang mereka, membayar dividen, menciptakan produk baru, membeli perusahaan lain, dll.

- Jika dia menggunakan uang ini untuk membeli saham perusahaannya sendiri secara terbuka, jelas ini adalah pengumuman keyakinan mereka bahwa adalah terbaik untuk berinvestasi di perusahaan mereka.

- Ini adalah signal yang sangat kuat untuk diperhatikan.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :