UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 1990
TENTANG
PEMBENTUKAN KOTAMADYA DAERAH TINGKAT II BITUNG
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang : a. bahwa berhubung dengan perkembangan dan kemaj uan Propinsi Daerah Tingkat I Sul awesi Ut ara dan Kabupat en Daerah Tingkat II Minahasa pada umumnya sert a Kot a Administ rat if Bit ung pada khususnya, dipandang perl u unt uk meningkat kan penyel enggaraan pemerint ahan dan pembangunan guna menj amin t erpenuhinya t unt ut an perkembangan dan kemaj uan dimaksud di masa mendat ang;
b. bahwa Kot a Administ rat if Bit ung dal am perkembangannya t el ah menunj ukkan kemaj uan-kemaj uan di bidang penyel enggaraan pemerint ahan dan pel aksanaan pembangunan yang didukung ol eh kemampuan dan pot ensi wil ayah;
c. bahwa perkembangan dan kemaj uan t ersebut bukan saj a memberikan dampak berupa peningkat an kebut uhan pel ayanan di bidang pemerint ahan, pembangunan, dan kemasyarakat an, t et api j uga memberikan gambaran mengenai kemampuan daerah unt uk mul ai mel aksanakan sendiri penyel enggaraan beberapa urusan pemerint ahan di wil ayah t ersebut ;
d. bahwa unt uk l ebih meningkat kan dayaguna dan hasil guna penyel enggaraan pemerint ahan dan pel aksanaan pembangunan di wil ayah, dipandang perl u Kot a Administ rat if Bit ung dibent uk menj adi Kot amadya Daerah Tingkat II yang berhak mengat ur dan mengurus rumah t angganya sendiri;
e. bahwa berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1974 t ent ang Pokok-pokok Pemerint ahan Di Daerah, maka pembent ukan Kot a Administ rat if Bit ung menj adi Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung
ditje n Pe
ratu ran
Peru nda
ng-u ndang
harus dit et apkan dengan Undang-undang;
Mengingat : 1. Pasal 5 ayat (1), Pasal 18, dan Pasal 20 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945;
2. Undang-undang Nomor 5 Tahun 1974 t ent ang Pokok-pokok Pemerint ahan Di Daerah (Lembaran Negara Republ ik Indonesia Tahun 1974 Nomor 38, Tambahan Lembaran Negara Republ ik Indonesia Nomor 3037);
3. Undang-undang Nomor 29 Tahun 1959 t ent ang Pembent ukan Daerah-daerah Tingkat II di Sul awesi (Lembaran Negara Republ ik Indonesia Tahun 1959 Nomor 74, Tambahan Lembaran Negara Republ ik Indonesia Nomor 1822);
4. Undang-undang Nomor 13 Tahun 1964 t ent ang Penet apan Perat uran Pemerint ah Penggant i Undang-undang Nomor 2 Tahun 1964 t ent ang Pembent ukan Daerah Tingkat I Sul awesi Tengah dan Daerah Tingkat I Sul awesi Tenggara dengan mengubah Undang-undang Nomor 47 Prp. Tahun 1960 t ent ang Pembent ukan Daerah Tingkat I Sul awesi Ut araTengah dan Daerah Tingkat I Sul awesi Sel at an-Tenggara (Lembaran Negara Republ ik Indonesia Tahun 1964 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara Republ ik Indonesia Nomor 268) menj adi Undang-undang;
5. Undang-undang Nomor 16 Tahun 1969 t ent ang Susunan dan Kedudukan Maj el is Permusyawarat an Rakyat , Dewan Perwakil an Rakyat , dan Dewan Perwakil an Rakyat Daerah (Lembaran Negara Republ ik Indonesia Tahun 1969 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republ ik Indonesia Nomor 2915) sebagaimana t el ah diubah dengan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1975 (Lembaran Negara Republ ik Indonesia Tahun 1975 Nomor 39, Tambahan Lembaran Negara Republ ik Indonesia Nomor 3064) dan Undang-undang Nomor 2 Tahun 1985 (Lembaran Negara Republ ik Indonesia Tahun 1985 Nomor 2, Tambahan Lembaran Negara Republ ik Indonesia Nomor 3282);
Dengan perset uj uan
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA
MEMUTUSKAN:
Menet apkan : UNDANG-UNDANG TENTANG PEMBENTUKAN KOTAMADYA DAERAH TINGKAT II BITUNG.
ditje n Pe
ratu ran
Peru nda
ng-u ndang
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Dal am Undang-undang ini yang dimaksud dengan:
1. Daerah adal ah Daerah Ot onom sebagaimana dimaksud dal am Pasal 1 huruf e Undang-undang Nomor 5 Tahun 1974 t ent ang Pokok-pokok Pemerint ahan Di Daerah;
2. Wil ayah adal ah ''Wil ayah" sebagaimana dimaksud dal am Pasal 1 huruf g, at au "wil ayah" sebagaimana dimaksud dal am Penj el asan Pasal 2 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1974 t ent ang Pokok-pokok Pemerint ahan Di Daerah;
3. Kot a Administ rait f Bit ung adal ah sebagaimana dimaksud dal am Perat uran Pemerint ah Nomor 4 Tahun 1975 t ent ang Pembent ukan Kot a Administ rat if Bit ung;
4. Kabupat en Daerah Tingkat II Minahasa adal ah sebagaimana dimaksud dal am Undang-undang Nomor 29 Tahun 1959 t ent ang Pembent ukan Daerah-daerah Tingkat II di Sul awesi;
5. Propinsi Daerah Tingkat I Sul awesi Ut ara adal ah sebagairnana dimaksud dal am Undang-undang Nomor 13 Tahun 1964 t ent ang Penet apan Perat uran Pemerint ah Penggant i Undang-undang Nomor 2 Tahun 1964 t ent ang Pembent ukan Daerah Tingkat I Sul awesi Tengah dan Daerah Tingkat I Sul awesi Tenggara dengan mengubah Undang-undang Nomor 47 Prp. Tahun 1960 t ent ang Pembent ukan Daerah Tingkat I Sul awesi. Ut ara-Tengah dan Daerah Tingkat I Sul awesi Sel at an Tenggara menj adi Undang-undang.
BAB II
PEMBENTUKAN DAN BATAS WILAYAH
Pasal 2
Dengan Undang-undang ini dibent uk Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung dal am wil ayah Propinsi Daerah Tingkat I Sul awesi Ut ara.
Pasal 3
Wil ayah Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung, t erdiri dari wil ayah Kecamat an-kecamat an sebagai berikut :
a. Kecamat an Bit ung Ut ara; b. Kecamat an Bit ung Tengah; c. Kecamat an Bit ung Sel at an.
ditje n Pe
ratu ran
Peru nda
ng-u ndang
Pasal 4
Dengan t erbent uknya Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung, sebagaimana dimaksud dal am Pasal 2 Undang-undang ini, maka wil ayah Kabupat en Daerah Tingkat II Minahasa dikurangi wil ayah Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung.
Pasal 5
Dengan t erbent uknya Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung, maka Kot a Administ rat if Bit ung dal am Kabupat en Daerah Tingkat II Minahasa dihapus.
Pasal 6
(1) Wil ayah Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung mempunyai bat as-bat as sebagai berikut :
a. Sebel ah Ut ara berbat asan dengan Kecamat an Likupang Kabupat en Daerah Tingkat II Minahasa dan Laut Mal uku;
b. Sebel ah Timur berbat asan dengan Laut Mal uku;
c. Sebel ah Sel at an berbat asan dengan Kecamat an Kaudit an Kabupat en Daerah Tingkat II Minahasa dan Laut Mal uku;
d. Sebel ah Barat berbat asan dengan Kecamat an Dimembe dan Kecamat an Kaudit an Kabupat en Daerah Tingkat II Minahasa.
(2) Bat as wil ayah sebagaimana dimaksud dal am ayat (1) Pasal ini dit uangkan dal am pet a yang merupakan bagian yang t idak t erpisahkan dari Undang-undang ini. (3) Penent uan bat as wil ayah Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung secara past i di
l apangan sebagaimana dimaksud dal am ayat (1) Pasal ini dit et apkan ol eh Ment eri Dal am Negeri.
BAB III
PEMERINTAH DAERAH DAN PERANGKAT WILAYAH/ DAERAH
Pasal 7
Unt uk memimpin j al annya pemerint ahan di Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung, dipil ih dan diangkat seorang Wal ikot amadya Kepal a Daerah Tingkat II sesuai dengan perat uran perundang-undangan yang berl aku.
Pasal 8
Dengan t erbent uknya Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung, dibent uk Dewan Perwakil an Rakyat Daerah Tingkat II sesuai dengan perat uran perundang-undangan yang berl aku.
Pasal 9
Unt uk kel engkapan perangkat pemerint ahan di Kot ainadya Daerah Tingkat II Bit ung, dibent uk Sekret ariat Wil ayah/ Daerah Tingkat II, Sekret ariat Dewan Perwakil an. Rakyat Daerah Tingkat II, Dinas Daerah, dan Inst ansi l ainnya sesuai dengan perat uran
ditje n Pe
ratu ran
Peru nda
ng-u ndang
perundang-undangan yang berl aku.
BAB IV
URUSAN RUMAH TANGGA DAERAH
Pasal 10
(1) Pada saat t erbent uknya Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung, diserahkan sebagian urusan-urusan pemerint ahan sebagai kewenangan pangkal yang mel iput i:
a. Pengat uran dan penyel enggaraan kewenangan unt uk mewuj udkan ket ert iban dan ket ent eraman kehidupan masyarakat di Daerah yang bersangkut an;
b. Pekerj aan Umum;
c. Tat a Kot a dan Pert amanan; d. Kebersihan;
e. Pemadam Kebakaran; f . Pert anian Tanaman Pangan; g. Kesehat an;
h. Pendidikan Dasar; i. Pendapat an.
(2) Penambahan at au pengurangan urusan sebagaimana dimaksud dal am ayat (1) Pasal ini diat ur sesuai dengan perat uran perundang-undangan yang berl aku.
BAB V
KETENTUAN PERALUM
Pasal 11
Pada saat t erbent uknya Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung pej abat Wal ikot amadya Kepal a Daerah Tingkat II Bit ung unt uk pert ama kal inya diangkat dan dit et apkan ol eh Ment eri Dal am Negeri at as usul Gubernur Kepal a Daerah Tingkat I Sul awesi Ut ara.
Pasal 12
(1) Anggot a-anggot a Dewan Perwakil an Rakyat Daerah Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung, t erdiri dari :
a. Anggot a-anggot a yang diangkat dari wakil -wakil Organisasi Pesert a Pemil ihan Umum dengan memperhat ikan perimbangan suara hasil Pemil ihan Umum 1987 yang dil aksanakan di daerah t ersebut ;
b. Anggot a yang diangkat dari gol ongan karya ABRI.
(2) Tat a cara, pengangkat an, dan j uml ah anggot a Dewan Perwakil an Rakyat Daerah Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung sebagaimana dimaksud dal am ayat (1) Pasal ini unt uk pert ama kal inya dit et apkan ol eh Ment eri Dal am Negeri.
ditje n Pe
ratu ran
Peru nda
ng-u ndang
Pasal 13
(1) Unt uk kel ancaran penyel enggaraan pemerint ahan di Kot amadya Daerah Tingkat IIit ung, sesuai dengan ket ent uan perat uran perundang-undangan yang berl aku, Gubernur Kepal a Daerah Tingkat I Sul awesi Ut ara dan Bupat i Kepal a Daerah Tingkat II Minahasa mengat ur penyerahan kepada Pemerint ah Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung :
a. Pegawai-pegawai yang karena j abat annya diperl ukan ol eh Pemerint ah Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung;
b. Tanah, bangunan, barang bergerak, dan barang t idak bergerak l ainnya yang menj adi mil ik at au dikuasai ol eh Pemerint ah Kabupat en . Daerah Tingkat II Minahasa yang berada dal am wil ayah Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung;
c. Badan-badan Usaha Mil ik Daerah Kabupat en Daerah Tingkat II Minahasa yang t empat kedudukannya t erl et ak di wil ayah Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung;
d. Hut ang-hut ang Pemerint ah Kabupat en Daerah Tingkat II Minahasa yang kegunaannya berl okasi di wil ayah Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung; e. Perl engkapan kant or, arsip, dokument asi, dan perpust akaan.
(2) Pel aksanaan penyerahan sebagaimana dimaksud dal am ayat (1) Pasal ini sel ambat -l ambat nya harus disel esaikan dal am wakt u 1 (sat u) t ahun t erhit ung sej ak diresmikannya Kot amadya Daerah Tingkat II yang bersangkut an.
Pasal 14
(1) Pemerint ah memberikan sej uml ah dana sebagai modal pangkal kepada Pemerint ah Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung sel ama 3 (t iga) t ahun bert urut t urut , t erhit ung sej ak peresmiannya.
(2) Juml ah modal pangkal sebagaimana dimaksud dal am ayat (1) Pasal ini dit et apkan ol eh Ment eri Keuangan at as usul Ment eri Dal am Negeri:
Pasal 15
Semua ket ent uan perat uran perundang-undangan yang berl aku bagi Kabupat en Daerah Tingkat II Minahasa t et ap berl aku bagi Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung, sebel um diubah, digant i at au dicabut berdasarkan Undang-undang ini.
BAB VI
KETENTUAN PENUTUP
Pasal 16
Pada saat berl akunya Undang-undang ini, semua ket ent uan perat uran perundang-undangan yang t idak sesuai dengan Undang-undang ini dinyat akan t idak berl aku l agi.
ditje n Pe
ratu ran
Peru nda
ng-u ndang
Pasal 17
Ket ent uan l ebih l anj ut yang diperl ukan sebagai pel aksanaan Undang-undang ini, diat ur sesuai dengan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1974 t ent ang Pokok-pokok Pemerint ahan Di Daerah.
Pasal 18
Undang-undang ini mul ai berl aku pada t anggal diundangkan.
Agar set iap orang menget ahuinya, memerint ahkan pengundangan Undang-undang ini dengan penempat annya dal am Lembaran Negara Republ ik Indonesia.
Disahkan di Jakart a
pada t anggal 15 Agust us 1990 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
SOEHARTO
Diundangkan di Jakart a pada t anggal 15 Agust us 1990 MENTERI/ SEKRETARIS NEGARA REPUBLIK INDONESIA
MOERDIONO
ditje n Pe
ratu ran
Peru nda
ng-u ndang
PENJELASAN ATAS
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 1990
TENTANG
PEMBENTUKAN KOTAMADYA DAERAH TINGKAT II BITUNG
I. UMUM
Berdasarkan Perat uran Pemerint ah Nomor 4 Tahun 1975 Kecamat an Bit ung dit et apkan sebagai Kot a Administ rat if dengan t uj uan unt uk meningkat kan penyel enggaraan urusan pemerint ahan sebagai sarana dal am pembinaan wil ayah dan pembangunan unt uk meningkat kan kesej aht eraan masyarakat . Kot a Administ rat if Bit ung mempunyai kedudukan dan peranan yang st rat egis dit inj au dari segi ekonomis, pol it ik, sosial budaya, dan pert ahanan keamanan. Sebagai pel abuhan Samudera merupakan pint u ut ama bagi l al u-l int as perekonomian Sul awesi Ut ara dengan wil ayah-wil ayah l ainnya. Kedudukan dan posisi t ersebut mempunyai dampak t erhadap l aj u pert umbuhan di bidang perekonomian pada umumnya, sehingga mengal ami perkembangan dan kemaj uan yang pesat dal am segal a bidang. Sej al an dengan it u pemerint ah t el ah berhasil menggal i dan mengol ah pot ensi wil ayah di berbagai sekt or ant ara l ain perikanan, perdagangan, pert anian, perkebunan, perhubungan, t ransport asi, dan pariwisat a.
Perkembangan Kot a Bit ung dal am berbagai bidang t ersebut di at as. diikut i pul a dengan peningkat an j uml ah penduduk yang cepat . Pada t ahun 1975 penduduk berj uml ah 65. 078 j iwa dan pada t ahun 1989 meningkat menj adi 94. 038 j iwa dengan l aj u pert umbuhan rat a-rat a 3, 2% per t ahun. Hal ini mengakibat kan bert ambah berat nya beban t ugas pemerint ahan, pembangunan, dan pembinaan kemasyarakat an. Berdasarkan hal -hal t ersebut di at as dan dal am rangka l ebih meningkat kan dayaguna dan hasil guna penyel enggaraan pemerint ahan dan pembangunan, maka Kot a Administ rat if Bit ung perl u dit ingkat kan menj adi Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung.
Dengan t erbent uknya Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung, maka Kot a Administ rat if Bit ung yang dibent uk berdasarkan Perat uran Pemerint ah Nomor 4 Tahun 1975, dihapus. Dengan demikian Kabupat en Daerah Tingkat II Minahasa wil ayahnya berkurang sel uas wil ayah Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung.
Penent uan bat as wil ayah Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung secara past i dit et apkan ol eh Ment eri Dal am Negeri set el ah mempert imbangkan usul dan saran Gubernur Kepal a Daerah Tingkat I Sul awesi Ut ara yang didasarkan at as hasil penel it ian dan pengukuran di l apangan.
ditje n Pe
ratu ran
Peru nda
ng-u ndang
II. PASAL DEMI PASAL
Pasal 1
Cukup j el as Pasal 2
Wil ayah Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung berasal dari wil ayah Kot a Administ rat if Bit ung yang dibent uk dengan Perat uran Pemerint ah Nomor 4 Tahun 1975.
Pasal 3
Cukup j el as Pasal 4
Cukup j el as Pasal 5
Cukup j el as Pasal 6
Cukup j el as Pasal 7
Cukup j el as Pasal 8
Cukup j el as Pasal 9
Cukup j el as Pasal 10
Ayat (1)
Kewenangan pangkal dal am Pasal ini adal ah urusan-urusan pemerint ahan yang secara nyat a t el ah dil aksanakan ol eh pemerint ah Kot a Administ rat if Bit ung dan yang berdasarkan kenyat aan sudah mampu dil aksanakan. Pendapat an sebagaimana yang dimaksud huruf i ayat (1) Pasal ini adal ah sebagaimana dimaksud dal am Pasal 55 Undang- undang Nomor 5 Tahun 1974 t ent ang Pokok-pokok Pemerint ahan Di Daerah.
Ayat (2)
Cukup j el as Pasal 11
Pada saat t erbent uknya Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung, pengangkat an Kepal a Daerah bel um dapat dil akukan mel al ui pemil ihan sesuai dengan t at a cara dan ket ent uan perat uran perundang-undangan yang berl aku, ol eh karena it u perl u diangkat Pej abat Wal ikot amadya Kepal a Daerah Tingkat II sampai dil ant iknya Wal ikot amadya Kepal a Daerah Tingkat II hasil pemil ihan Dewan Perwakil an Rakyat Daerah
ditje n Pe
ratu ran
Peru nda
ng-u ndang
Tingkat II Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung. Pasal 12
Ayat (1)
a. Yang dimaksud dengan memperhat ikan perimbangan suara hasil Pemil ihan Umum 1987, ial ah pada prinsipnya dal am menet apkan anggot a-anggot a Dewan Perwakil an Rakyat Daerah Tingkat II t ersebut , berpedoman kepada perimbangan hasil Pemil ihan Umum dan dij iwai ol eh semangat kebersamaan sert a kekel uargaan dal am rangka Demokrasi Pancasil a,
b. Cukup j el as Ayat (2)
Cukup j el as Pasal 13
Ayat (1)
Dengan t erbent uknya Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung, maka unt uk dayaguna dan hasil guna dal am penyel enggaraan pemerint ahan, pembangunan, dan pembinaan kemasyarakat an Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung digunakan pegawai- pegawai, t anah, gedung-gedung besert a peral at annya, dan f asil it as pel ayanan umum yang t el ah ada yang sel ama ini t el ah dipakai ol eh Kot a Administ rat if Bit ung sebagai bagian dari Kabupat en Daerah Tingkat II Minahasa. Unt uk it u dal am rangka t ert ib administ rasi diperl ukan t indakan hukum berupa penyerahan dari Pemerint ah Kabupat en Daerah Tingkat II Minahasa kepada Pemerint ah Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung.
Begit u j uga dengan Badan-badan Usaha Mil ik Daerah Tingkat II Minahasa yang t empat kedudukan dan kegiat annya berada di Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung, unt uk dayaguna dan hasil guna penyel enggaraannya perl u diserahkan ol eh Pemerint ah Kabupat en Daerah Tingkat II Minahasa kepada Pemerint ah Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung. Menyert ai penyerahan hal -hal t ersebut di at as, maka segal a hut ang-piut ang yang kegunaanya berl okasi di Wil ayah Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung diserahkan pul a kepada Pemerint ah Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung.
Ayat (2)
Yang dimaksud sej ak diresmikannya Kot amadya Daerah Tingkat II Bit ung adal ah t erhit ung sej ak dil ant iknya-Pej abat Wal ikot amadya Kepal a Daerah Tingkat II Bit ung.
Pasal 14
ditje n Pe
ratu ran
Peru nda
ng-u ndang
Cukup j el as Pasal 15
Cukup j el as Pasal 16
Cukup j el as Pasal 17
Cukup j el as Pasal 18
Cukup j el as
ditje n Pe
ratu ran
Peru nda
ng-u ndang