• Tidak ada hasil yang ditemukan

Istidlal Fatwa Dewan Syariah Nasonal Tentang Jual Beli Emas Tidak Tunai.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Istidlal Fatwa Dewan Syariah Nasonal Tentang Jual Beli Emas Tidak Tunai."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: alasan diperbolehkannya jual beli emas secara tidak tunai dalam fatwa DSN-MUI No:77/DSN- MUI/V/2010, DSN-MUI

Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: alasan diperbolehkannya jual beli emas secara tidak tunai dalam fatwa DSN-MUI No:77/DSN- MUI/V/2010, DSN-MUI

penelitian tesis ini. 9) Seluruh pihak yang terkait dengan penyusunan tesis penulis yang tidak bisa. penulis sebutkan satu

Berdasarkan hasil pengamatan serta membanding pendapat DSN-MUI dan Empat Imam Mazhab, dimana DSN mengambil rujukan dari pendapat Ulama kontemporer seperti Ibnu Taimiyah,

Ansari, Abdul Ghofur, GadaiSyariah di Indonesia :Konsep, ImplementasidanInstitusionalisasi, (Yogyakarta : Mada University Press, 2006).. Bagir, HaidardanSyafiqBasri,

Oleh karena itu, tidak wajib zakat atas perhiasan yang terbuat dari emas atau perak tersebut, dan tidak berlaku pula riba dalam pertukaran atau jual beli antara perhiasan dengan

Oleh karena itu, tidak wajib zakat atas perhiasan (yang terbuat dari emas atau perak) tersebut, dan tidak berlaku pula riba (dalam pertukaran atau jual beli) antara

Dalam penulisan skripsi ini, penulis akan mengkaji lebih dalam tentang pembolehan jual beli emas secara tidak tunai dalam fatwa Dewan Syari‟ah Nasional,