RELEVANSI KURIKULUM PROGRAM STUDI
PENDIDIKAN TEKNOLOGI AGROINDUSTRI FPTK UPI
DENGAN KURIKULUM AGRIBISNIS HASIL PERTANIAN
(AHP) SMKN 1 CIBADAK
SKRIPSI
diajukan untuk memenuhi sebagian syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Teknologi Agroindustri
Konsentrasi Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian
Oleh:
Rita Aisyatul Dalfah NIM 1005338
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNOLOGI AGROINDUSTRI FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN
RELEVANSI KURIKULUM PROGRAM STUDI
PENDIDIKAN TEKNOLOGI AGROINDUSTRI FPTK
UPI DENGAN KURIKULUM AGRIBISNIS HASIL
PERTANIAN (AHP) SMKN 1 CIBADAK
Oleh
Rita Aisyatul Dalfah
Sebuah skripsi yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana pada Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
© Rita Aisyatul Dalfah 2014 Universitas Pendidikan Indonesia
Juli 2014
Hak Cipta dilindungi undang-undang.
Rita Aisyatul Dalfah, 2014
Relevansi kurikulum Program Studi
Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI Dengan Kurikulum Agribisnis Hasil Pertanian (AHP) SMKN 1 Cibadak Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
DAFTAR ISI
A. Latar Belakang Penelitian ... 1
B. Identifikasi Masalah Penelitian ... 2
C. Pembatasan Masalah Penelitian ... 2
D. Rumusan Masalah Penelitian ... 2
E. Tujuan Penelitian ... 3
F. Manfaat Penelitian ... 3
G. Sistematika Penulisan ... 4
BAB II KAJIAN PUSTAKA ... 5
A. Tinjauan Kurikulum ... 5
B. Kurikulum Pendidikan Teknologi Agroindustri 2013 ... 16
C. Kurikulum SMK Negeri 1 Cibadak ... 20
BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... 26
A. Lokasi, Populasi, dan Sampel Penelitian ... 26
B. Metode dan Desain Penelitian ... 26
C. Definisi Operasional ... 28
D. Instrumen Penelitian ... 29
E. Prosedur Penelitian ... 29
F. Teknik Pengumpulan dan Analisis Data ... 30
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 32
A. Hasil Penelitian ... 32
B. Pembahasan ... 182
C. Relevansi Kurikulum Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI dengan Paket Keahlian Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian AHP SMK Negeri 1 Cibadak ... 191
D. Relevansi Kurikulum Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI dengan Paket Keahlian Pengawasan Mutu Hasil Pertanian AHP SMK Negeri 1 Cibadak ... 192
E. Temuan Penelitian ... 192
BAB V SIMPULAN DAN SARAN ... 194
A. Simpulan ... 194
B. Saran ... .195
Rita Aisyatul Dalfah, 2014
Relevansi kurikulum Program Studi
Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI Dengan Kurikulum Agribisnis Hasil Pertanian (AHP) SMKN 1 Cibadak Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 2.1. Struktur Kurikulum Program Sarjana Pendidikan S1 ... 17 Tabel 2.2. Struktur Kurikulum Program Studi Pendidikan Teknologi
Agroindustri (PTAG) 2013 ... 18 Tabel 2.3. Struktur Kurikulum SMK/MAK Bidang Keahlian Agribisnis
dan Agroteknologi ... 24 Tabel 3.1. Format Analisis Data ... 27 Tabel 3.2. Kriteria Tingkat relevansi ... 31 Tabel 4.1. Hasil Analisis Data Kurikulum Pendidikan Teknologi
Agroindustri FPTK UPI dengan Kurikulum SMK Negeri 1 Cibadak Paket Keahlian Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian ... 33 Tabel 4.2. Hasil Analisis Data Kurikulum Pendidikan Teknologi
Rita Aisyatul Dalfah, 2014
Relevansi kurikulum Program Studi
Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI Dengan Kurikulum Agribisnis Hasil Pertanian (AHP) SMKN 1 Cibadak Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
RITA AISYATUL DALFAH: Relevansi Kurikulum Program Studi Pendidikan
Teknologi Agroindustri FPTK UPI dengan Kurikulum Agribisnis Hasil Pertanian
(AHP) SMKN 1 Cibadak
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengalaman beberapa Mahasiswa Pendidikan Teknologi Agroindustri sebagai calon pendidik selama melaksanakan kegiatan Program Pengalaman Lapangan (PPL) di SMK Negeri 1 Cibadak, yaitu adanya beberapa Kompetensi Dasar dari Mata Pelajaran Dasar Program Keahlian Program Studi Keahlian Agribisnis Hasil Pertanian (AHP) yang tidak dikuasai selama mengikuti kegiatan PPL tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi Kurikulum Mata Kuliah Keahlian (MKK) Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI dengan Kurikulum Mata Pelajaran Dasar Program Keahlian (Kelompok C2) dan Paket Keahlian (Kelompok C3) Program Studi Keahlian AHP di SMK Negeri 1 Cibadak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif komparatif dengan pendekatan kualitatif. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah content analysis atau kajian isi. Data penelitian diambil dari dokumen kurikulum yang ada di Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI dan SMK Negeri 1 Cibadak, kemudian dideskripsikan dalam format analisis data dan dianalisis relevansi materi yang ada dalam MKK di Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI dengan Mata Pelajaran Dasar Program Keahlian (Kelompok C2) dan Paket Keahlian (Kelompok C3) Program Studi Keahlian AHP di SMK Negeri 1 Cibadak. Tingkat relevansi dinyatakan dalam skor persentase bagian Kurikulum Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI yang sesuai dengan kurikulum AHP SMK Negeri 1 Cibadak. Hasil analisis menunjukan bahwa Kurikulum Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI kurang relevan dengan Kompetensi Keahlian TPHP AHP SMK Negeri 1 Cibadak, dengan skor relevansi 67,81%; dan kurang relevan dengan Kompetensi Keahlian Pengawasan Mutu Hasil Pertanian AHP SMK Negeri 1 Cibadak, dengan skor relevansi 39,78%.
Rita Aisyatul Dalfah, 2014
Relevansi kurikulum Program Studi
Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI Dengan Kurikulum Agribisnis Hasil Pertanian (AHP) SMKN 1 Cibadak Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
RITA AISYATUL DALFAH: Relevansi Kurikulum Program Studi Pendidikan
Teknologi Agroindustri FPTK UPI dengan Kurikulum Agribisnis Hasil Pertanian
(AHP) SMKN 1 Cibadak
ABSTRAK
This research is motivated by the experience of some of the Agro-Industry Technology Education Students as prospective educators during the implementation of the Program Field Experience (PPL) in SMK Negeri 1 Cibadak, The existence of some of the Basic Competence Course Basic Study Skills Program Agribusiness Agricultural Products (AHP) which are not controlled during follow the activities of the PPL. This study aims to determine the relevance of curriculum subjects (MKK) Education Studies Program of Agro-Industry Technology with Curriculum FPTK UPI Basic Skills Program Course (Group C2) and Package Expertise (Group C3) AHP Expertise Studies Program at SMK Negeri 1 Cibadak. The method used in this study is a comparative descriptive method with qualitative approach. The design used in this study was content analysis or review of the content. The data were taken from the existing curriculum documents in Agro-industry Technology Education FPTK UPI and SMK Negeri 1 Cibadak, then described the format of the data analysis and analyzed the relevance of the material in MKK in Agro-Industry Technology Education with Subject FPTK UPI Basic Skills Program Course (Group C2) and Skills Package Expertise (Group C3) AHP Expertise Studies Program at SMK Negeri 1 Cibadak. The level of relevance scores are expressed in percentage share of Agro-Industry Technology Education Curriculum FPTK UPI accordance with AHP curriculum SMK Negeri 1 Cibadak. The results of the analysis showed that the Curriculum Studies Program of Agro-Industry Technology FPTK UPI less relevant to AHP TPHP Skills Competency SMK Negeri 1 Cibadak, the relevance score of 67.81%; and less relevant to the Skills Competency Quality Control of Agricultural Products of SMK Negeri 1 Cibadak AHP, the relevance score of 39.78%.
Rita Aisyatul Dalfah, 2014
Relevansi kurikulum Program Studi
Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI Dengan Kurikulum Agribisnis Hasil Pertanian (AHP) SMKN 1 Cibadak Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Penelitian
SMK Negeri 1 Cibadak merupakan salah satu lembaga pendidikan formal
jenjang pendidikan menengah kejuruan bidang pertanian. SMK Negeri 1
Cibadak memiliki 5 program studi keahlian, salah satunya yaitu Program
Studi Keahlian Agribisnis Hasil Pertanian (AHP). Program Studi Keahlian
Agribisnis Hasil Pertanian (AHP) terdiri dari dua kompetensi keahlian, yaitu
Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP) dan Pengawasan Mutu Hasil
Pertanian. Pengembangan dan penyesuaian kurikulum selalu dilakukan oleh
pihak SMK Negeri 1 Cibadak untuk menyesuaikan dengan tuntutan dan
kebutuhan industri. Pengembangan dan penyesuaian kurikulum ini diharapkan
dapat meningkatkan kompetensi lulusan SMK Negeri 1 Cibadak Program
Studi Keahlian AHP dan program studi lainnya.
Peningkatan kompetensi lulusan SMK perlu didukung juga dengan tenaga
pendidik yang kompeten dan profesional. Universitas Pendidikan Indonesia
(UPI) sebagai salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang bertujuan
menciptakan Sumber Daya Manusia yang handal dan professional sebagai
tenaga pendidik, sudah selayaknya mempunyai kurikulum yang dapat
mempersiapkan lulusannya sesuai dengan tujuan tersebut. Salah satu program
studi yang terdapat di Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK)
UPI adalah Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri jenjang strata 1
(S1), yang diharapkan mampu menghasilkan calon tenaga pendidik
profesional, khususnya pada Sekolah Menengah Kejuruan Program Studi
Keahlian AHP.
Berdasarkan pengalaman beberapa Mahasiswa Pendidikan Teknologi
Agroindustri sebagai calon pendidik selama melaksanakan kegiatan program
2
Rita Aisyatul Dalfah, 2014
Relevansi kurikulum Program Studi
Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI Dengan Kurikulum Agribisnis Hasil Pertanian (AHP) SMKN 1 Cibadak Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Kompetensi Dasar dari Mata Pelajaran Dasar Program Keahlian Program
Studi Keahlian AHP yang tidak dikuasai selama mengikuti kegiatan PPL
tersebut. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk melakukan kajian terhadap
kurikulum SMK Negeri 1 Cibadak Program Studi Keahlian AHP dan
kurikulum Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI
untuk mengetahui sejauh mana relevansi diantara keduanya.
B. Identifikasi Masalah Penelitian
Identifikasi masalah dalam penelitian ini adalah adanya beberapa
Kompetensi Dasar dari Mata Pelajaran Dasar Program Keahlian Program
Studi Keahlian AHP di SMK Negeri 1 Cibadak yang tidak dikuasai oleh
beberapa mahasiswa Pendidikan Teknologi Agroindustri selama
melaksanakan kegiatan PPL, seperti Kompetensi Dasar Teknik Laboratorium,
Pengambilan Contoh, Pengujian Bahan Hasil Pertanian secara Fisiko-Kimia,
serta pengujian Bahan Hasil Pertanian secara Mikroanalisis. Penguasaan
kompetensi berkaitan dengan kompetensi yang didapat oleh peneliti selama
mengikuti perkuliahan di Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri
FPTK UPI, sehingga akan berkaitan dengan kurikulum yang diterapkan oleh
Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI itu sendiri.
C. Pembatasan Masalah Penelitian
Berbagai masalah yang berkenaan dengan kurikulum tidak dapat
terpecahkan dalam satu kali penelitian, sehingga peneliti membatasi penelitian
ini hanya pada Mata Kuliah Keahlian (MKK) Program Studi Pendidikan
Teknologi Agroindustri FPTK UPI dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran
Dasar Program Keahlian (Kelompok C2) dan Paket Keahlian (Kelompok C3)
Program Studi Keahlian AHP di SMK Negeri 1 Cibadak.
3
Rita Aisyatul Dalfah, 2014
Relevansi kurikulum Program Studi
Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI Dengan Kurikulum Agribisnis Hasil Pertanian (AHP) SMKN 1 Cibadak Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Berdasarkan identifikasi dan pembatasan masalah yang telah dikemukakan
di atas, maka masalah yang ingin dipecahkan melalui penelitian ini dapat
dirumuskan sebagai berikut:
1. Bagaimana relevansi antara kurikulum MKK Program Studi Pendidikan
Teknologi Agroindustri FPTK UPI dengan kurikulum Mata Pelajaran
Dasar Program Keahlian (Kelompok C2) dan Paket Keahlian (Kelompok
C3) Program Studi Keahlian AHP Kompetensi Keahlian TPHP di SMK
Negeri 1 Cibadak?.
2. Bagaimana relevansi antara kurikulum MKK Program Studi Pendidikan
Teknologi Agroindustri FPTK UPI dengan kurikulum Mata Pelajaran
Dasar Program Keahlian (Kelompok C2) dan Paket Keahlian (Kelompok
C3) Program Studi Keahlian AHP Kompetensi Keahlian Pengawasan
Mutu Hasil Pertanian di SMK Negeri 1 Cibadak?.
E. Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi kurikulum MKK
Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI dengan
kurikulum Mata Pelajaran Dasar Program Keahlian (Kelompok C2) dan Paket
Keahlian (Kelompok C3) Kompetensi Keahlian TPHP dan Pengawasan Mutu
Hasil Pertanian Program Studi AHP di SMK Negeri 1 Cibadak.
F. Manfaat Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan
melalui pengembangan kurikulum Mata Pelajaran Dasar Program Keahlian
(Kelompok C2) dan Paket Keahlian (Kelompok C3) Program studi Keahlian
AHP, khususnya Program studi Keahlian AHP di SMK Negeri 1 Cibadak.
Selain itu, hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan bagi Program Studi
Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI dalam menyusun struktur
kurikulum yang relevan dengan kebutuhan lapangan, yaitu kurikulum yang
4
Rita Aisyatul Dalfah, 2014
Relevansi kurikulum Program Studi
Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI Dengan Kurikulum Agribisnis Hasil Pertanian (AHP) SMKN 1 Cibadak Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
dengan kebutuhan Sekolah Menengah Kejuruan dengan Program studi
Keahlian Agroindustri Hasil Pertanian.
G. Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan dari skripsi tentang Relevansi Kurikulum Program
Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI dengan Kurikulum
Agroindustri Hasil Pertanian SMKN 1 Cibadak diuraikan menjadi lima
bagian, yaitu:
BAB I PENDAHULUAN
Berisi tentang latar belakang penelitian, identifikasi masalah penelitian,
pembatasan masalah penelitian, rumusan masalah penelitian, tujuan penelitian,
manfaat penelitian, dan sistematika penulisan.
BAB II KAJIAN PUSTAKA
Berisi tentang kajian pustaka yang meliputi tinjauan kurikulum,
Kurikulum Pendidikan Teknologi Agroindustri, dan Kurikulum SMK Negeri
1 Cibadak.
BAB III METODE PENELITIAN
Berisi tentang lokasi dan subjek penelitian, metode dan desain penelitian,
metode analisis data, definisi operasional, instrumen penelitian, teknik
pengumpulan dan analisis data, serta prosedur penelitian.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Berisi tentang hasil penelitian dan pembahasan hasil penelitian.
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
Rita Aisyatul Dalfah, 2014
Relevansi kurikulum Program Studi
Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI Dengan Kurikulum Agribisnis Hasil Pertanian (AHP) SMKN 1 Cibadak Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
BAB III
METODE PENELITIAN
A. Lokasi, Populasi, dan Sampel Penelitian
Lokasi untuk memperoleh data kurikulum dalam kegiatan penelitian ini
terdiri dari SMK Negeri 1 Cibadak Jalan Al-Muwahiddin Desa Karangtengah
Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dan Pendidikan
Teknologi Agoindustri (PTAG) Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
(FPTK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Jalan Dr. Setiabudhi Nomor
229 Bandung, Jawa Barat. Populasi dalam penelitian ini adalah SMK Negeri 1
Cibadak dan Universitas Pendidikan Indonesia dengan sampel Program Studi
Keahlian Agribisnis Hasil Pertanian (AHP) SMK Negeri 1 Cibadak dan
Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI. Subjek
penelitian ini adalah kurikulum SMK Negeri 1 Cibadak dan kurikulum PTAG
FPTK UPI, dengan objek penelitian kurikulum Mata Pelajaran Dasar Program
Keahlian (Kelompok C2) dan Paket Keahlian (Kelompok C3) pada kurikulum
Program Studi AHP SMK Negeri 1 Cibadak dan kurikulum Mata Kuliah
Kejuruan (MKK) pada kurikulum PTAG FPTK UPI.
B. Metode dan Desain Penelitian
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif
komparatif dengan pendekatan kualitatif. Menurut Sugiyono (2010),
penelitian deskriptif adalah penelitian terhadap fenomena atau populasi
tertentu yang diperoleh oleh peneliti dari subjek berupa individu,
organisasional, industri atau perspektif yang lain. Populasi dalam penelitian
ini adalah SMK Negeri 1 Cibadak dan Universitas Pendidikan Indonesia,
dengan subjek penelitian kurikulum SMK Negeri 1 Cibadak dan Kurikulum
Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI. Pelaksanaan
27
Rita Aisyatul Dalfah, 2014
Relevansi kurikulum Program Studi
Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI Dengan Kurikulum Agribisnis Hasil Pertanian (AHP) SMKN 1 Cibadak Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
penyusunan data kurikulum saja, tetapi meliputi analisis dan interpretasi
mengenai data kurikulum tersebut.
Menurut Sugiyono (2010), penelitian komparatif adalah penelitian yang
membandingkan keberadaan satu variabel atau lebih pada dua atau lebih
sampel yang berbeda, atau pada waktu yang berbeda. Penelitian ini
membandingkan kurikulum Mata Pelajaran Dasar Program Keahlian
(Kelompok C2) dan Paket Keahlian (Kelompok C3) pada kurikulum Program
Studi AHP SMK Negeri 1 Cibadak dengan Kurikulum Mata Kuliah Kejuruan
(MKK) pada kurikulum PTAG FPTK UPI.
Menurut Bogdan dan Taylor (dalam Basrowi dan Suwandi, 2002),
pendekatan kualitatif diharapkan mampu menghasilkan suatu uraian
mendalam tentang ucapan, tulisan, dan atau perilaku yang dapat diamati dari
suatu individu, kelompok, masyarakat, dan atau suatu organisasi tertentu.
Penelitian ini diharapkan mampu menggambarkan dan mengungkapkan
relevansi antara kurikulum Program Studi AHP SMK Negeri 1 Cibadak
dengan kurikulum PTAG FPTK UPI sesuai dengan fakta-fakta yang ada dari
data-data kurikulum yang telah dikumpulkan, disusun, dan dianalisis oleh
peneliti.
Desain yang digunakan dalam penelitian dengan menggunakan metode
deskriptif komparatif pendekatan kualitatif ini adalah content analysis atau
kajian isi. Holsti (dalam Basrowi dan Suwandi, 2002) mengungkapkan bahwa
kajian isi adalah teknik apa pun yang digunakan untuk menarik kesimpulan
melalui usaha menemukan karakteristik pesan, dan dilakukan secara objektif
dan sistematis. Hal penting yang dilakukan dalam kajian isi penelitian ini
adalah menyusun data kurikulum yang telah dikumpulkan berdasarkan format
analisis data yang dibuat oleh peneliti sesuai dengan kebutuhan penelitian.
28
Rita Aisyatul Dalfah, 2014
Relevansi kurikulum Program Studi
Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI Dengan Kurikulum Agribisnis Hasil Pertanian (AHP) SMKN 1 Cibadak Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Pelajaran Pokok Kuliah Pokok
1. dst.
C. Definisi Operasional
Beberapa istilah yang digunakan dalam penelitian ini perlu dijelaskan
untuk menghindari kekeliruan maksud dan tujuan yang ingin dicapai. Berikut
penjelasan beberapa istilah tersebut, yaitu:
1. Relevansi kurikulum dimaksudkan pada hubungan keserasian antara
kurikulum Mata Kuliah Keahlian (MKK) Program Studi Pendidikan
Teknologi Agroindustri konsentrasi Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian
FPTK UPI dengan kurikulum Mata Pelajaran Dasar Keahlian SMK Negeri
1 Cibadak Program Studi Keahlian Agribisnis Hasil Pertanian Kompetensi
Keahlian Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian dan Pengawasan Mutu
Hasil Pertanian.
2. MKK merupakan kelompok mata kuliah yang ditujukan untuk
mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam penguasaan keahlian
bidang studi/bidang ilmu terkait, terdiri dari MKK Program Studi dan
MKK Pilihan Program Studi yang dapat dipilih sesuai dengan minat
mahasiswa.
3. Mata Pelajaran Dasar Keahlian merupakan mata pelajaran yang diberikan
sesuai dengan program studi keahlian yang diambil peserta didik. Mata
Pelajaran Dasar Keahlian terdiri dari Dasar Bidang Keahlian (Kelompok
C1), Dasar Program Keahlian (Kelompok C2), dan Paket Keahlian
(Kelompok C3).
4. Kurikulum Pendidikan Teknologi Agroindustri 2013 yaitu kurikulum
yang digunakan di Pendidikan Teknologi Agroindustri pada saat
penelitian ini dilakukan (Juni, 2014). Pendidikan Teknologi Agroindustri
itu sendiri merupakan salah satu program studi di Fakultas Pendidikan
Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia yang salah
29
Rita Aisyatul Dalfah, 2014
Relevansi kurikulum Program Studi
Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI Dengan Kurikulum Agribisnis Hasil Pertanian (AHP) SMKN 1 Cibadak Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
5. Kurikulum 2013 tingkat SMK yaitu kurikulum yang digunakan di SMK
Negeri 1 Cibadak pada saat penelitian ini dilakukan (Juni, 2014). SMK
Negeri 1 Cibadak merupakan sekolah menengah kejuruan pertanian yang
salah satu program studi keahliannya adalah Agrobisnis Hasil Pertanian,
yang terdiri dari Kompetensi Keahlian Pengawasan Mutu Hasil Pertanian
dan Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian.
D. Instrumen Penelitian
Nasution (dalam Ansori, 2012) menyatakan bahwa:
“dalam penelitian kualitatif, tidak ada pilihan lain daripada menjadikan
manusia sebagai instrumen penelitian utama. Alasannya ialah bahwa, segala sesuatunya belum mempunyai bentuk yang pasti. Masalah, fokus penelitian, prosedur penelitian, hipotesis yang digunakan, bahkan hasil yang diharapkan, itu semuanya tidak dapat ditentukan secara pasti dan jelas sebelumnya”.
Peneliti sebagai human instrument dalam penelitian ini berfungsi
menetapkan fokus penelitian, melakukan pengumpulan data kurikulum,
menyusun data kurikulum sesuai kebutuhan penelitian, menganalisis data, dan
membuat kesimpulan. Penyusunan data kurikulum sesuai kebutuhan penelitian
dilakukan dengan menggunakan format analisis data yang telah dibuat oleh
peneliti. Peneliti berperan sebagai narasumber yang memaparkan atau
menggambarkan hasil kajian isi dari dokumen-dokumen kurikulum yang telah
dianalisis, yang pada akhirnya dapat menarik kesimpulan dari hasil penelitian
yang telah dilakukan.
E. Prosedur Penelitian
Tahapan pertama dari penelitian ini adalah mengetahui dan menyusun
masalah yang mendasari penelitian dalam bentuk latar belakang, identifikasi
masalah, pembatasan masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat
penelitian, dan sistematika penulisan.
Tahapan kedua adalah mencari teori-teori yang dibutuhkan untuk bekal
30
Rita Aisyatul Dalfah, 2014
Relevansi kurikulum Program Studi
Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI Dengan Kurikulum Agribisnis Hasil Pertanian (AHP) SMKN 1 Cibadak Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
landasan teoritik dalam analisis temuan dan untuk mengetahui kedudukan
masalah penelitian dalam bidang ilmu yang diteliti. Kajian pustaka dalam
penelitian ini terdiri dari tinjauan kurikulum, kurikulum Pendidikan Teknologi
Agroindustri, dan kurikulum SMK Negeri 1 Cibadak.
Tahapan ketiga adalah menyusun metodologi penelitian, kemudian
mengumpulkan data menggunakan metode dokumentasi, yaitu suatu cara
pengumpulan data yang menghasilkan catatan-catatan penting yang
berhubungan dengan masalah yang diteliti, sehingga akan diperoleh data yang
lengkap, sah, dan bukan berdasarkan perkiraan. Metode dokumentasi dalam
penelitian ini hanya mengambil data yang sudah tersedia dalam catatan
dokumen, yaitu dokumen kurikulum Pendidikan Teknologi Agroindustri
FPTK UPI dan dokumen kurikulum SMK Negeri 1 Cibadak.
Tahap selanjutnya adalah menyusun format analisis data dengan membuat
blanko/tabel yang sesuai untuk tempat memasukkan atau memindahkan data
relevan dari sumber/dokumen kurikulum. Faisal (dalam Basrowi dan Suwandi,
2002) mengungkapkan bahwa:
“Data relevan lazimnya demikian konkret dan spesifik; yang patut
dipikirkan hanyalah dibuat atau disusun, sehingga susunannya sesederhana mungkin, pengisiannya gampang, dan tersedia “ruang” yang cukup untuk
memasukkan data yang diperlukan.”
Dokumen kurikulum yang telah disusun dalam bentuk data spesifik
kemudian dianalisis melalui kajian isi untuk membuat gambaran dan
pembahasan yang lebih mendalam terhadap isi kurikulum. Setelah data
dianalisis maka tahap terakhir adalah menyimpulkan hasil dari penelitian.
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah berupa jawaban dari tujuan penelitian
dan saran yang ditujukan kepada pihak-pihak yang terkait dalam penelitian.
F. Teknik Pengumpulan dan Analisis Data
Data penelitian diambil dari dokumen kurikulum yang ada di Pendidikan
31
Rita Aisyatul Dalfah, 2014
Relevansi kurikulum Program Studi
Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI Dengan Kurikulum Agribisnis Hasil Pertanian (AHP) SMKN 1 Cibadak Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
terkumpul kemudian dideskripsikan dalam format analisis data dan dianalisis
relevansi materi yang ada dalam Mata Kuliah Keahlian (MKK) di Pendidikan
Teknologi Agroindustri FPTK UPI dengan Mata Pelajaran Dasar Program
Keahlian (Kelompok C2) dan Paket Keahlian (Kelompok C3) Program Studi
Keahlian AHP di SMK Negeri 1 Cibadak. Tingkat relevansi dinyatakan dalam
skor persentase bagian kurikulum PTAG FPTK UPI yang sesuai dengan
kurikulum AHP SMK Negeri 1 Cibadak. Tingkat relevansi ini ditafsirkan
berdasarkan kriteria Widodo (dalam Muhyadi, dkk., 2009) sebagai berikut:
Tabel 3.2. Kriteria Tingkat Relevansi
PersentaseTingkat Kesesuaian Kriteria
>85% Sangat relevan
70% ≤ x ≤ 85% Cukup relevan
<70% Kurang relevan
Rita Aisyatul Dalfah, 2014
Relevansi kurikulum Program Studi
Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI Dengan Kurikulum Agribisnis Hasil Pertanian (AHP) SMKN 1 Cibadak Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
BAB V
SIMPULAN DAN SARAN
A. Simpulan
1. Kurikulum Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI
kurang relevan dengan Kompetensi Keahlian Teknologi Pengolahan
Hasil Pertanian AHP SMK Negeri 1 Cibadak, dengan skor relevansi
67,81%. Kurikulum Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri
FPTK UPI kurang relevan dengan Mata Pelajaran Keamanan Pangan
(55,00%), Dasar Pengawasan Mutu Hasil Pertanian dan Perikanan I
(67,71%), Produksi Makanan dan Minuman Herbal (32,22%), dan
Produksi Hasil Perkebunan (60,95%); Cukup relevan dengan Mata
Pelajaran Dasar Proses Pengolahan Hasil Pertanian dan Perikanan
(74,36%), Penanganan Bahan Hasil Pertanian dan Perikanan (77,27%),
dan Produksi Hasil Ternak (85,00%); dan Sangat relevan dengan Mata
Pelajaran Produksi Hasil Nabati (90,00%).
2. Kurikulum Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI
kurang relevan dengan Kompetensi Keahlian Pengawasan Mutu Hasil
Pertanian AHP SMK Negeri 1 Cibadak, dengan skor relevansi 39,78%.
Kurikulum Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI
kurang relevan dengan Mata Pelajaran Keamanan Pangan (55,00%),
Dasar Pengawasan Mutu Hasil Pertanian dan Perikanan I (67,71%),
Dasar Pengawasan Mutu Hasil Pertanian dan Perikanan II (15,39%),
Teknik Pengambilan Contoh (0%), Pengujian Mutu Pangan (0%),
Manajemen Pengendalian Mutu Hasil Pertanian dan Perikanan (57,14%),
dan Pengujian Mutu Non Pangan dan Limbah Industri Pengolahan Hasil
Pertanian dan Perikanan (11,11%); dan Cukup relevan dengan Mata
195
Rita Aisyatul Dalfah, 2014
Relevansi kurikulum Program Studi
Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI Dengan Kurikulum Agribisnis Hasil Pertanian (AHP) SMKN 1 Cibadak Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
(74,36%) dan Penanganan Bahan Hasil Pertanian dan Perikanan
(77,27%).
B. Saran
1. Perlu adanya tinjauan kurikulum pada kurikulum Mata Kuliah Keahlian
(MKK) Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI
agar dapat meningkatkan relevansinya sehingga dapat memenuhi
kebutuhan lapangan, yaitu kurikulum yang mampu menyiapkan
calon-calon pendidik yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan
Sekolah Menengah Kejuruan dengan Program Studi Keahlian Agribisnis
Hasil Pertanian (AHP).
2. Perlu adanya penambahan materi pokok Mata Pelajaran Kompetensi
Keahlian Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP) pada MKK
Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI,
diantaranya materi pokok tentang pengolahan produk makanan dan
minuman herbal simplisia dan segar, serta karakteristik, kriteria dan
pengolahan tanaman perkebunan, terutama tanaman semusim (tembakau,
nilam, minyak atsiri, dll.).
3. Perlu adanya penambahan hampir semua materi pokok Mata Pelajaran
Kompetensi Keahlian Pengawasan Mutu Hasil Pertanian pada materi
pokok MKK Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK
UPI. Materi pokok yang harus ditambahkan tersebut yaitu a). Prinsip,
teknik dan metode pengujian bahan hasil pertanian secara refraktometri,
polarimetri, kolorimetri, konduktometri, potensiometri, dan elektrokimia;
b). Pengujian kandungan bahan kimia tambahan, bahan berbahaya,
vitamin, dan koloid; c). Prinsip, teknik dan metode pengambilan contoh
cair dan padat, contoh limbah industri, dan contoh spesifik; d). Pengujian
mutu meliputi identifikasi parameter mutu, metode pengujian berbagai
jenis parameter mutu, dan peralatan serta bahan untuk pengujian berbagai
196
Rita Aisyatul Dalfah, 2014
Relevansi kurikulum Program Studi
Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI Dengan Kurikulum Agribisnis Hasil Pertanian (AHP) SMKN 1 Cibadak Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
pangan, susu segar, serealia, kacang-kacangan, sayur-sayuran,
buah-buahan, nira, daging, ikan, hasil perikanan selain ikan, bahan penyegar,
rempah, minyak atsiri, lateks, serat kayu, dan pakan ternak, serta
pengujian mutu air untuk industri pengolahan hasil pertanian dan
pengujian sifat fisik plastik dan kertas sebagai kemasan; dan e).
Perencanaan pengendalian mutu serta penyusunan, pengarsipan, dan
pengendalian penerbitan, juga distribusi laporan pengendalian mutu.
4. Perlu adanya penelitian lanjutan dengan tidak hanya melakukan analisis
dokumen pada silabus Mata Kuliah Keahlian (MKK) di Pendidikan
Teknologi Agroindustri FPTK UPI saja, tetapi juga menganalisis Satuan
Rita Aisyatul Dalfah, 2014
Relevansi kurikulum Program Studi
Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI Dengan Kurikulum Agribisnis Hasil Pertanian (AHP) SMKN 1 Cibadak Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
DAFTAR PUSTAKA
Ansori, I. (2012). Analisis Kurikulum Ilmu Pengetahuan Bumi Antariksa pada Jenjang Sekolah Menengah Atas. (Skripsi).
Basrowi dan Suwandi. (2002). Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.
Bonita, R. (2012). Relevansi Kurikulum Produktif Agribisnis Produksi Sumberdaya Perairan (APSDP) SMK Negeri 2 Subang dengan Kurikulum Teknologi Perikanan Agroindustri. (Skripsi).
Bungin, B. (2001). Metodologi Penelitian Kualitatif - Aktualisasi Metodologis ke Arah Ragam Varian Kontemporer. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Byram, H. M. Dan Wenrich, R. C. (1956). Vocational Education and Practical Arts in the Community School. Canada: The Macmillan Company.
Hamalik, O. (2010). Manajemen Pengembangan Kurikulum. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Kania, T. (2012). Relevansi Kurikulum Prodi Agroindustri FPTK UPI dengan Kurikulum SMK Negeri 2 Subang . (Skripsi).
Kartika, I. M. (2010). Pengertian Peranan dan Fungsi Kurikulum. [Online]. Tersedia di: astawan.files.wordpress.com. Diakses 24 Mei 2014.
Muhyadi, Gafur, A., Sardiman, Purwantoro, S., dan Sugiharsono. (2009). Laporan Penelitian Relevansi Kurikulum Program Studi Kependidikan di Fise UNY dengan Kebutuhan Sekolah. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
Najah, S. (2010). Fungsi Kurikulum. [Online]. Tersedia di: alianajah.files.wordpress.com. Diakses 26 Mei 2014.
Soeparto. (2011). Hakikat dan Prinsip Pengembangan Kurikulum. [Online]. Tersedia di: educloud.fkip.unila.ac. id. Diakses 25 Mei 2014.
Sudira, P. (2011). Kurikulum dan Pembelajaran Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Menyongsong Skill Masa Depan. Tersedia di: staff.uny.ac.id. Diakses 20 Juni 2014.
198
Rita Aisyatul Dalfah, 2014
Relevansi kurikulum Program Studi
Pendidikan Teknologi Agroindustri FPTK UPI Dengan Kurikulum Agribisnis Hasil Pertanian (AHP) SMKN 1 Cibadak Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, & RND. Bandung: Alfabeta.
Sukirman, D. (2007). Landasan Pengembangan Kurikulum. [Online]. Tersedia di: file.upi.edu/... /Landasan_Kurikulum.pdf. Diakses 25 Mei 2014.
Suparlan. (2009). Modul Kurikulum dan Pengembangan Materi Pembelajaran. [Online]. Tersedia di: www.suparlan.com. Diakses 24 Mei 2014.
Susilana, R. (2014). Komponen-komponen Kurikulum. [Online]. Tersedia di: file.upi.edu. Diakses 24 Mei 2014.