Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jawa Tengah
STATISTIK REALISASI INVESTASI DI JAWA TENGAH
SEMESTER I – TAHUN 2021
KATA PENGANTAR
Buku Statistik Realisasi Investasi Di Jawa Tengah Semester I - Tahun 2021 merupakan publikasi data dan informasi mengenai perkembangan investasi di Jawa Tengah yang diterbitkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Tengah. Buku ini memuat informasi tentang data-data yang terkait dengan kondisi makro Jawa Tengah. perkembangan investasi. potensi dan peluang investasi dan data-data pendukung lainnya seperti pelayanan perizinan.
pelayanan informasi dan pengaduan. promosi. kesekretariatan serta program kerja DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah.
Informasi data investasi yang dimuat dalam buku ini diharapkan tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan bagi instansi di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah saja. akan tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh para stakeholder dan para pelaku usaha/investor sebagai informasi awal dalam rangka pengembangan investasi di Jawa Tengah. Penyusunan buku Statistik Realisasi Investasi Di Jawa Tengah Semester I - Tahun 2021 ini disadari masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu. kritik dan saran konstruktif dari berbagai pihak guna penyempurnaan lebih lanjut sangat diharapkan.
Akhirnya. semoga Buku ini dapat berguna bagi semua pihak yang membutuhkan.
Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jawa Tengah
RATNA KAWURI. SH
ii
DAFTAR ISI
Kata Pengantar……… ii
Daftar Isi……… iii
Abstraksi Realisasi Investasi Jawa Tengah Semester I – Tahun 2021……… iv
Kondisi Makro Ekonomi Jawa Tengah……… 1
Sarana dan Prasarana Investasi di Jawa Tengah……… 16
Realisasi Investasi Semester I – Tahun 2021 di Jawa Tengah……… 32
Perkembangan Realisasi Investasi di Jawa Tengah……… 43
Perizinan………..……… 54
Pelayanan Informasi dan Pengaduan……….. 58
Promosi Penanaman Modal………..….. 61
Capaian Kinerja DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah Smt. I –Tahun 2021………… 63
Sekretariat……… 70
iii
ABSTRAKSI REALISASI INVESTASI DI JAWA TENGAH SEMESTER I - TAHUN 2021
BERDASARKAN DATA RELEASE BKPM RI DENGAN PARAMETER NILAI INVESTASI DI ATAS 500 JUTA
Capaian realisasi investasi Jawa Tengah pada Semester I - Tahun 2021 berdasarkan data release dari BKPM RI dengan parameter investasi di atas 500 juta yaitu sebesar Rp 25.28 Triliun atau mencapai 47.2% dibandingkan dengan target investasi Semester I - Tahun 2021 sebesar Rp 53.53 Triliun.
Apabila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2020 terjadi penurunan sebesar Rp 2.54 Triliun atau 9.13%. Total realisasi investasi tersebut terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 9.09 Triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 16.18 Triliun. Pada Semester I - Tahun 2021. PMA mengalami kenaikan sebesar 0.89% dari periode yang sama di tahun 2020 sebesar Rp 79.8 Milyar. Sedangkan PMDN mengalami penurunan sebesar 13.98% dari periode yang sama di tahun 2020 sebesar Rp 2.63 Triliun. Penurunan PMDN tersebut antara lain dipengaruhi oleh adanya penundaan rencana kegiatan investasi akibat dari dampak covid-19 dan kendala-kendala internal perusahaan.
iv
Jumlah proyek investasi di Jawa Tengah pada Semester I - Tahun 2021 sebanyak 10.065 proyek. yang terdiri dari 1.483 proyek PMA dan 8.582 proyek PMDN. Jika dibanding periode yang sama di Tahun 2020 dengan jumlah 4.418 proyek yang terdiri dari 1.277 proyek PMA dan 3.141 proyek PMDN. maka terdapat peningkatan yang signifikan pada PMA sebanyak 206 proyek dan pada PMDN sebanyak 5.441 proyek.
Penyerapan Tenaga Kerja pada Semester I - Tahun 2021 mencapai 93.965 orang yang terdiri dari 53.735 orang pada proyek PMA dan 40.230 orang pada proyek PMDN. Secara rinci pada proyek PMA terserap TKI sebanyak 53.454 orang dan TKA 281 orang. sedangkan pada proyek PMDN terserap TKI sebanyak 40.179 orang dan TKA 51 orang. Apabila dibandingkan dengan penyerapan Tenaga Kerja pada Semester I - Tahun 2020 terjadi kenaikan sebanyak 8.709 orang atau 10.22%.
Lima sektor yang mendominasi pada kegiatan PMA di Semester I - Tahun 2021 tertinggi ditempati oleh sektor Listrik. Gas. dan Air sebesar 260.453.10 US$. Ribu dan secara berturut-turut diikuti Industri Barang dari Kulit dan Alas Kaki 127.746.80 US$. Ribu. Industri Tekstil 109.728.00 US$. Ribu. Industri Mesin. Elektronik. Instrumen Kedokteran. Peralatan Listrik. Presisi. Optik dan Jam 37.227.60 US$. Ribu dan Industri Makanan 22.031.50 US$. Ribu. Sedangkan lima sektor tertinggi untuk PMDN ditempati oleh Sektor Industri Mineral Non Logam sebesar Rp.
4.222.775.400.000; kemudian diikuti oleh Sektor Listrik. Gas dan Air sebesar Rp. 3.026.336.200.000; Perumahan. Kawasan Industri dan Perkantoran Rp. 1.613.570.100.000; Transportasi. Gudang dan Telekomunikasi Rp. 1.496.386.900.000; Jasa Lainnya Rp. 1.270.670.500.000.
Dilihat dari segi lokasi. peringkat capaian nilai investasi PMA tertinggi pada Semester I - Tahun 2021 berturut-turut ditempati oleh Kabupaten Jepara dengan nilai investasi 195.422.70 US$. Ribu. Kabupaten Batang 107.605.80 US$. Ribu. Kabupaten Kendal 71.894.30 US$. Ribu.
Kabupaten Temanggung 56.401.00 US$. Ribu. dan Kota Semarang 45.390.30 US$. Ribu. Sedangkan capaian nilai investasi PMDN secara berturut- turut ditempati oleh Kabupaten Grobogan dengan nilai investasi sebesar Rp. 4.037.898.200.000; Kota Semarang sebesar Rp. 3.909.231.200.000;
Kabupaten Cilacap sebesar Rp. 872.538.700.000; Kabupaten Sukoharjo sebesar Rp. 822.206.800.000; dan Kabupaten Demak sebesar Rp.
666.610.800.000.
Peringkat lima besar negara dengan investasi tertinggi di Jawa Tengah pada Semester I - Tahun 2021 yaitu Jepang dengan nilai investasi sebesar 262.750 US$. Ribu; disusul Korea Selatan 102.198 US$. Ribu; Malaysia 66.825 US$. Ribu; Singapura 46.939 US$. Ribu; dan Taiwan 28.163 US$. Ribu.
v
MAKRO EKONOMI JAWA TENGAH
SEMESTER I - TAHUN 2021
KONDISI
DEMOGRAFI JAWA TENGAH
Bonus Demografi
Peluang Bonus Demografi Jateng relatif lebih pendek (Th 2015 – Th 2030)
18.362.143 (50.29%) 18.153.892 (49.71%)
Luas Wilayah : 3.28 Juta Hektar
576 Kecamatan 8.237 Desa 325 Kelurahan
29 Kabupaten & 6 Kota
Penduduk Jateng : 36.516.035
Sumber : BPS. Provinsi Jawa Tengah Dalam Angka 2021
2
Pertumbuhan Ekonomi Provinsi
Jawa Tengah dan Nasional 2015 - 2021 (TW.II)
4,88 5,03 5,07 5,17 5,02
-2,07
7,07
5,47 5,25 5,26 5,32 5,41
-2,65
5,66
-4 -2 0 2 4 6 8
2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 (Tw.II)
D alam sa tuan (%)
Nasional Jawa Tengah
Sumber : BPS. Feb 2021
Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada
Triwulan II Tahun 2021 mengalami pertumbuhan sebesar 5.66 persen
3
Sumber Pertumbuhan PDRB Jawa Tengah Triwulanan y-on-y Menurut Lapangan Usaha (Persen)
4
Sumber Pertumbuhan PDRB Jawa Tengah Triwulanan y-on-y Menurut Pengeluaran (Persen)
5
PERKEMBANGAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA(IPM) JAWA TENGAH TAHUN 2020
2016
2017
2018
2019
JAWA TENGAH 2020
TERMASUK KATEGORI IPM TINGGI (70 - 80)
70.52
71.12
71.73
69.98
71.87
4 KOMPONEN PEMBENTUK IPM JAWA TENGAH
Sumber : BPS. Agustus 2021
RATA-RATA LAMA SEKOLAH
7.69
TAHUN USIA
HARAPAN HIDUP
74.37
TAHUN
HARAPAN LAMA SEKOLAH
12.70
TAHUN
PENGELUARAN PERKAPITA DISESUAIKAN
10.93
JUTA RP/ORANG/TAHUN
6
INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) JAWA TENGAH TAHUN 2020
66, 11 6 6 ,3 2 6 7 ,4 5 6 8 ,2 2 6 8 ,3 9 6 8 ,6 5 6 8 ,8 4 6 8 ,9 7 6 9 ,5 7 6 9 ,6 3 6 9 ,8 1 6 9 ,8 7 6 9 ,8 7 6 9 ,9 5 7 0 ,0 2 7 0 ,2 5 7 1 ,7 7 71, 87 71,94 7 1 ,9 8 7 1 ,9 9 7 2 ,2 2 7 2 ,2 9 7 2 ,6 8 7 3 ,9 5 7 4 ,1 0 7 4 ,2 5 7 4 ,9 8 7 5 ,0 0 7 5 ,0 7 7 5 ,5 6 7 5 ,8 6 7 6 ,9 8 7 8 ,9 9 8 2 ,2 1 8 3 ,0 5 83, 14
0 10 20 30 40 50 60 70 80 90
Breb es Pemala n g Banja rnegara W onos obo T egal Bat ang Blor a Purb alingga T em anggung Pek along an Kebu m en M age lan g Gro bogan C ilac ap R em bang W onogir i Pat i J aw a T engah N as ional Bany um as J epara D em ak Ken d al Purw ore jo Srag en Sem ara ng Boy olali Kot a Pek alongan Kudu s Kot a T eg al Klat en Kara ngany ar Sukoha rj o Kot a M a gela ng Kot a Surak art a Kot a Sem arang Kot a Salat iga
IPM Jawa
Tengah 71.87 (berstatus
TINGGI)
Tertinggi Kota Salatiga 83.14 dan Terendah Kabupaten Brebes 66.11
Sumber : BPS. Des 2020
7
Periode Agustus 2020- Februari 2021. terjadi peningkatan TPAK perempuan (0.45 persen poin). sedangkan TPAK laki-laki
mengalami penurunan (0.56 persen poin)
83.58% 81.68% 81.12%
57.72% 57.54% 57.99%
70.45% 69.43% 69.38%
Feb 20 Agt 20 Feb 21
Laki-laki Perempuan Total
Sumber : BPS. Mei 2021
TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA (TPAK) MENURUT JENIS KELAMIN
FEBRUARI 2020 – FEBRUARI 2021
8
TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA (TPT) MENURUT JENIS KELAMIN
FEBRUARI 2020 – FEBRUARI 2021
4.20% 6.48%
5.96%
5.10%
7.13% 7.31%
2.94%
5.57%
4.14%
Februari 2020
Laki-laki
Agustus 2020 Februari 2021
FEBRUARI 2021 TERHADAP AGUSTUS 2020 :
TPT PEREMPUAN MENGALAMI PENURUNAN CUKUP TINGGI DIBANDING LAKI-LAKI
Perempuan Total
Sumber : BPS. Mei 2021 9
TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA (TPT) MENURUT KLASIFIKASI DAERAH
FEBRUARI 2020 – FEBRUARI 2021
Sumber : BPS. Mei 2021
FEBRUARI 2021 TERHADAP AGUSTUS 2020:
TPT PERKOTAAN MENGALAMI PENURUNAN LEBIH TINGGI DIBANDING TPT PERDESAAN
4.20% 6.48%
5.96%
4.96%
7.73%
6.93%
3.42%
5.19% 4.98%
Februari 2020 Agustus 2020 Februari 2021
Perkotaan Perdesaan
10
TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA (TPT) MENURUT PENDIDIKAN
FEBRUARI 2020 – FEBRUARI 2021
Februari 2021
TPT terendah sebesar 3.99%
pada penduduk berpendidikan SD ke bawah. sementara TPT
tertinggi sebesar 12.36%
pada jenjang pendidikan SMK
3.99 5.38 6.26
12.36
4.91
7.04 5.96
SD Ke Bawah
SMP SM Umum SM
Kejuruan
Diploma I/II/III
Universitas Total
7.33% 12.36%
Februari 2020 Agustus 2020 Februari 2021
TPT SMK memperlihatkan tren yang naik
13.20%
Perkembangan TPT SMK. 2020-2021
Sumber : BPS. Mei 2021 11
TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA (TPT) MENURUT KAB/KOTA. TAHUN 2020 (%)
9,83 9,82 9,57 9,1
8,59 8,4 7,92 7,64 7,56 7,44 7,31 7,02 6,97 6,93 6,92 6,7 6,48 6,1 6,07 6 5,96 5,86 5,53 5,46 5,37 5,28 4,89 4,83 4,75 4,74 4,57 4,5 4,27 4,27 4,04 3,85
Kabupaten Brebes Kabupaten Tegal Kota Semarang Kabupaten Cilacap Kota Magelang Kota Tegal Kota Surakarta Kabupaten Pemalang Kabupaten Kendal Kota Salatiga Kabupaten Demak Kota Pekalongan Kabupaten Pekalongan Kabupaten Sukoharjo Kabupaten Batang Kabupaten Jepara PROVINSI JAWA TENGAH Kabupaten Purbalingga Kabupaten Kebumen Kabupaten Banyumas Kabupaten Karanganyar Kabupaten Banjarnegara Kabupaten Kudus Kabupaten Klaten Kabupaten Wonosobo Kabupaten Boyolali
Kabupaten Blora Kabupaten Rembang Kabupaten Sragen Kabupaten Pati Kabupaten Semarang Kabupaten Grobogan Kabupaten Wonogiri Kabupaten Magelang Kabupaten Purworejo Kabupaten Temanggung
TPT terendah di Kabupaten Temanggung
sebesar 3.85 persen
TPT tertinggi di Kabupaten Brebes sebesar 9.83 persen
Sumber : BPS. Mei 2021
12
• Persentase penduduk miskin pada Maret 2021 sebesar 11.79 persen.
mengalami penurunan 0.05 persen poin dibanding September 2020 yang sebesar 11.84 persen. dan meningkat 0.38 persen poin dibanding Maret 2020 yang sebesar 11.41 persen.
• Dengan adanya pandemic Covid-19 yang mulai dirasakan pada awal tahun 2020. berpengaruh terhadap angka kemiskinan yang terlihat dari kenaikan tingkat kemiskinan pada periode Maret 2020 disusul September 2020.
namun pada Maret 2021 dapat kembali turun.
• Program bantuan sosial. baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah. sangat membantu penduduk pada masa pandemi. terutama penduduk pada lapisan bawah. sehingga dapat “menurunkan” tingkat kemiskinan.
Persentase Penduduk Miskin Sept’20 – Maret’21
turun
0.05
persen poin
PERKEMBANGAN PERSENTASE PENDUDUK MISKIN DI JAWA TENGAH MARET 2016 – MARET 2021
Sumber : BPS. Juli 2021 13
KOTA DESA KOTA DESA KOTA DESA KOTA DESA KOTA DESA KOTA DESA KOTA DESA KOTA DESA
PERSENTASE PENDUDUK
MISKIN (P0) 10.55% 13.92% 9.73% 12.99% 9.67% 12.80% 9.20% 12.48% 8.99% 12.26% 10.09% 12.80% 10.57% 13.20% 10.58% 13.07%
INDEKS KEDALAMAN
KEMISKINAN (P1) 1.793 2.439 1.567 2.140 1.433 1.829 1.318 1.747 1.282 1.595 1.526 1.924 1.611 2.073 1.684 2.154
KOTA + DESA
2.115 1.847 1.626 1.527 1.434 1.720 1.835 1.911
INDEKS KEPARAHAN
KEMISKINAN (P2) 0.454 0.648 0.381 0.519 0.302 0.384 0.269 0.331 0.254 0.305 0.331 0.376 0.385 0.479 0.395 0.508
KOTA + DESA
0.551 0.448 0.342 0.299 0.279 0.342 0.431 0.450
Sumber : BPS. Juli 2021
• Secara umum tingkat kemiskinan di perdesaan masih lebih tinggi dari pada kemiskinan di perkotaan
• Pada September 2020 – Maret 2021 di perkotaan mengalami kenaikan persentase kemiskinan yaitu sebesar 0.01 persen poin sementara di perdesaan turun sebesar 0.13 persen poin
• Demikian pula pada periode Maret 2020 – Maret 2021. baik di perkotaan maupun di pedesaan. mengalami kenaikan yaitu 0.49 persen poin dan 0.27 persen poin
MARET 2019 SEPTEMBER 2018
MARET 2018
SEPTEMBER 2017 SEPTEMBER 2019 MARET 2020 SEPTEMBER 2020 MARET 2021
KEMISKINAN JAWA TENGAH SEPTEMBER 2017 – MARET 2021
14
17,59 17,36 17,03 16,02
15,9 15,64 15,6 13,38
13,26 12,89 12,54 12,46 11,96 11,78 11,46 11,41 11,27 10,86 10,28 10,19 10,18 10,08 9,99 9,96 9,13
9,03 8,14
7,8 7,68 7,58 7,51 7,31 7,17 7,17 4,94
4,34
Kab. Kebumen Kab. Wonosobo Kab. Brebes Kab. Pemalang Kab. Purbalingga Kab. Banjarnegara Kab. Rembang Kab. Sragen Kab. Banyumas Kab. Klaten Kab. Demak Kab. Grobogan Kab. Blora Kab. Purworejo Kab. Cilacap Prov. Jawa Tengah Kab. Magelang Kab. Wonogiri Kab. Karanganyar Kab. Pekalongan Kab. Boyolali Kab. Pati Kab. Kendal Kab. Temanggung Kab. Batang Kota Surakarta Kab. Tegal Kota Tegal Kab. Sukoharjo Kota Magelang Kab. Semarang Kab. Kudus Kab. Jepara Kota Pekalongan Kota Salatiga Kota Semarang
Sumber : BPS. April 2021
Presentase Penduduk Miskin (PO) di Jawa Tengah Maret 2021 sebesar 11.79% atau
4.11 Juta jiwa Tertinggi
Kab. Kebumen 17.59%
Terendah
Kota Semarang 4.34%
Sumber : BPS. Des 2020
15
INVESTASI
DI JAWA TENGAH
SARANA DAN
PRASARANA
INFRASTRUKTUR PENDUKUNG
Jalan Tol :
- 300.090 km (Pejagan –
Pemalang – Batang – Semarang – Solo – Mantingan)
- 25.26 km (Semarang – Demak) - 71.56 km (Yogya – Bawen)
Total panjang jalur : 1.557 km
• Beroperasi: 894 km
• Tidak beroperasi: 663 km Single Track: 351.28 km Double Track: 542.72 km
J A L U R K E R E T A A P I
2 Bandara Internasional
2 Pelabuhan Internasional
• Ahmad Yani Semarang
• Adisumarmo Solo
• Tanjung Mas Semarang
• Tanjung Intan Cilacap
Pelabuhan Kendal
Progres: Proses penyusunan study kelayakan teknis dan komersial
Rencana
17
KETENAGALISTRIKAN
1. Kapasitas terpasang di Jawa Tengah:
7.303.97 MW
2. Tambahan kapasitas dari pembangkit listrik yang sedang dalam tahap
pembangunan (7.483 MW):
Batang: 2x1.000 MW
Tanjung Jati B Jepara unit 5-6:
2x1.000 MW
Cilacap Ekspansi II: 1 x 1.000 MW
18
KAWASAN EKONOMI KHUSUS
: PT. Kawasan Industri Kendal
: Jl. Semarang-Kendal Km. 12 Kendal : 1000 Ha
: 150 Ha : 550 Ha
: ± IDR 1.650.000/m2 : 25 Km
: 30 Km Pengembang
Lokasi Luas lahan Lahan Terjual Lahan Tersedia Harga Tanah Bandara A.Yani Pelabuhan Tanjung Emas
19
Lokasi Tata Ruang
TENANTS:
66 Perusahaan
Luas 1.000 hektar di Kabupaten Kendal. diusulkan
oleh PT. Kawasan Industri Kendal dan ditetapkan berdasarkan PP No. 85 Tahun
2019
Diperkirakan akan menarik investasi FDI sebesar
USD 5 miliar dan mempekerjakan 80.000 orang hingga 2025
Kegiatan utamanya adalah industri.
logistik dan pengolahan ekspor. Industri yang akan dikembangkan adalah
industri tekstil. furnitur. makanan.
otomotif. dan elektronik
Ibu Juliani Kusumaningrum (Head of Sales and Marketing)
PT. Kawasan Industri Kendal Jl.
Semarang – Kendal Km 12 Ponsel: +62822 6605 0051
Email: [email protected]
NARAHUBUNG
KAWASAN EKONOMI KHUSUS KENDAL
20
: PT. Kawasan Industri Wijaya Kusuma : Jl. Semarang-Kendal
Km. 12 Semarang : 250 Ha
: 172 Ha : 78 Ha
: ± IDR 1.700.000/m2 : 12 Km
: 17 Km Pengembang
Lokasi Luas lahan Lahan Terjual Lahan Tersedia Harga Tanah Bandara A.Yani Pelabuhan Tanjung Emas
: PT. Lamicitra Nusantara : Jl. Coaster No. 8. Tanjunug
Emas Seaport. Semarang : 30 Ha
: 27 Ha : 3 Ha
: ± USD 2.8/m2/month (excl VAT. min 5 years) : 8.2 Km
: 1.5 Km Pengembang
Lokasi Luas lahan Lahan Terjual Lahan Tersedia Harga Tanah Bandara A.Yani Pelabuhan Tanjung Emas : PT. Karyadeka Alam Lestari
: Jl. Semarang-Boja Km. 6 Mijen. Semarang
: 115 Ha : 105 Ha : 10 Ha
: ± IDR 3.500.000/m2 : 17 Km
: 21 Km Pengembang
Lokasi Luas lahan Lahan Terjual Lahan Tersedia Harga Tanah Bandara A.Yani Pelabuhan Tanjung Emas
: PT. Jawa Tengah Lahan Andalan (Jateng Land) : Jl. Semarang-Demak
Km. 14.7 Demak : 300 Ha
: 10 Ha
: 100 Ha (phase I) and 190 Ha (Phase II) : ± IDR 1.500.000/m2 : 22 Km
: 16 Km Pengembang
Lokasi Luas lahan Lahan Terjual Lahan Tersedia Harga Tanah Bandara A.Yani Pelabuhan Tanjung Emas
Kawasan Industri Wijayakusuma Kawasan Industri BSB Jatengland Industrial Park Sayung Tanjung Emas Export Processing
Zones
Dengan Fasilitas Investasi Konstruksi Langsung (KLIK)
KAWASAN INDUSTRI
21
Ready to Built Land
TENAGA KERJA:
21.000 Orang TENANTS:
93 Perusahaan
Bangunan Pabrik Standar
: Terjual : Tersedia
Ibu Kuniyanti (Marketing Manager) PT. Kawasan Industri Wijayakusuma Jl. Raya Semarang – Kendal km 12
Telp/Fax: +6224 8662156/+6224 8661476 Email: [email protected]
NARAHUBUNG
KAWASAN INDUSTRI WIJAYAKUSUMA
KIW didukung oleh pelayanan yang lengkap seperti WTP. WWTP. Low Cost Service Charge.
Manajemen Parkir dan Sewa Gedung
Perkantoran. serta dilengkapi dengan fasilitas terbaik seperti fasilitas KLIK. kemudahan bisnis.
keamanan 24 jam. pemadam kebakaran dan lain
sebagainya. 22
Kawasan industri terintegrasi yang menampung jenis
manufaktur bebas limbah dan bersih
Penyewa: 43 perusahaan.
Beberapa diantaranya adalah VIAR. HONDA. GS. ASTRA Otoparts. KUBOTA dan masih banyak lagi.
Didukung dengan infrastruktur
terintegrasi dan sistem keamanan 24 jam dengan CCTV
Ponsel: +6224771 11 11. +62819 0455 5558
Email: [email protected] Ibu Harry Setiawan
(Sales & Marketing Manager) PT. Karyadeka Alam Lestari
Jl. RM. Hadi Soebeno Sosrowardoyo Blok G9 No.2. Mijen - Semarang 50212
KAWASAN INDUSTRI BUKIT SEMARANG BARU (BSB)
Menawarkan cluster pergudangan ditambah kantor multi-fungsi
NARAHUBUNG
23
300 hektar lahan usaha dan industri. dikelola oleh PT Jawa Tengah Lahan Andalan. anak perusahaan Mugan Group. pengawas kawasan industri
Memiliki letak yang strategis karena berada di jalur akses Pantura nasional.
Pembangunan dibagi menjadi 3 (tiga) tahap.
yaitu tahap I: 110 Ha; fase II: 120 Ha; fase III:
70 Ha.
Penyewa: 3 perusahaan
NARAHUBUNG
Ibu Rini Affiriani
Marketing Communication
PT. Jawa Tengah Lahan Andalan Menara Suara Merdeka Lt. 8 Jl.
Pandanaran 30 Semarang Telp: +62 24 76928822 Mobile: +6285 215 434 577 Email: [email protected]
JATENGLAND INDUSTRIAL PARK SAYUNG (JIPS)
Jl. Raya Semarang Demak km 14.7 Demak. Central Java Province
24
Berlokasi di Pelabuhan Tanjung Emas
(Pelabuhan Internasional di
Semarang)
Penyewa: 10 perusahaan menempati 60 unit Standard Factory Building.
terdiri dari: 7 perusahaan FDI dari Hongkong. India. Korea. Taiwan (garment / apparel). 1 perusahaan
FDI dari Perancis (kacamata). 1 perusahaan FDI dari Jepang (vending machine + komponen). 1 perusahaan FDI dari Hong Kong (tas. sepatu dan
topi)
Infrastruktur: Listrik.
telekomunikasi. air bersih. jaringan jalan
industri. sistem drainase. bea dan cukai di lokasi. jalur
hijau.
TANJUNG EMAS EXPORT PROCESSING ZONES (TEPZ)
Ibu Yeru Salimianto (+62812 5777 7909) Ms. Christine LT
(+62812 2806 6470/+62812 3522 358) PT Lamicitra Nusantara
Telp/Fax
: +6224 – 3516425 / +6224 - 3516428
: [email protected] / [email protected]
NARAHUBUNG
25
: PT. Bumi Raya Perkasa Nusantara
: Jl. Semarang-Kendal Km. 12 Semarang :+200 Ha
: Phase I (60 Ha)
: ± IDR 1.800.000/m2 : 8.7 Km
: 13 Km Pengembang
Lokasi Luas lahan Lahan Tersedia Harga Tanah Bandara A.Yani Pelabuhan Tanjung Emas : PT. Kawasan Industri Terpadu Batang
: Batang Regency : Phase I (450 Ha)
: <9 Ha IDR 800.000 - 900.000/m2 (80 years) 10 – 19 Ha IDR IDR 700.000 - 800.000/m2 (80 years) : >20 Ha IDR 650.000 – 700.000/m2 (80 years) : IDR 52.500/m2/year
: 59 Km : 63 Km Pengembang
Lokasi Luas lahan Lahan Terjual Lahan Tersedia Harga Tanah Bandara A.Yani Pelabuhan Tanjung Emas
Kawasan Industri Terpadu Batang Kawasan Industri Aviarna
KAWASAN INDUSTRI BARU
26
Marketing KITB or Grand Batang City +62 812-3132-3323
PT. Kawasan Industri Terpadu Batang
(Joint Venture company between PT. PN IX.
PT. PP. KIW and Perumda Batang).
Cluster 1 Cluster 2 Cluster 3 Legends
Railway Toll Road
Industrial Estate Township Resort District Activity Hub
Green Spaces Hub Blue Spaces Hub Service and Utility Hub
KAWASAN INDUSTRI TERPADU BATANG
4.300 Ha Area Pengembangan dibagi menjadi 3 Cluster:
• Cluster 1. 3.100 Ha sebagai Kawasan Industri & Industrial Township. Tahap I: 450 Ha
• Cluster 2. 800 Ha sebagai Pusat Inovasi dan Township
• Cluster 3. 400 Ha sebagai Pusat Rekreasi & Township
Industry : 130.7 ha (16%)*
(*% from total area of Cluster 2)
Industry : 18.5 ha (4%)*
( *% from total area of Cluster 3)
Cluster 3 – 400 ha
Cluster 2 – 800 ha
Cluster 1 – 3.100 ha
Industry : 1.405. 8 ha (45%)*
(*% from total area of Cluster1)
NARAHUBUNG
27
AVIARNA INDUSTRIAL PARK
NARAHUBUNG
Lokasi Tata Ruang
Kawasan Industri AVIARNA “AVIE”
berlokasi strategis di Kota Semarang dengan luas total 462 Ha. terdiri dari
Kawasan Industri (+ 200Ha). Zona Transportasi & Logistik (+ 150Ha) dan Zona Komersial & Pariwisata (+ 70Ha).
Industrial Zone (+200Ha)
Commercial &
Tourism Zone (+70Ha)
Transportation &
Logistic Zone (+150Ha)
Menerapkan Industry 4.0 dengan konsep
“Modern & Smart Eco”. Aviarna fokus pada industri Medium-Light. seperti:
Industri Hi-Tech. Food & Beverage.
Pharmaceutical. Packaging. dan Textile / Garment Industries.
• Listrik dan Suplai Listrik disediakan oleh PLN. Total Kapasitas 250 MVA
• Instalasi Pengolahan Air - Air bersih
• (PDAM). Kapasitas 13.500m3 / hari
• Pabrik pengolahan air limbah. Kapasitas 10.000 m3 / hari
Ibu Meinny (+62 8999 165 459) Email :
[email protected] PT Bumi Raya Perkasa Nusantara
Jl. Raya Semarang – Kendal
28
1.588
Sekolah Kejuruan
jumlah lulusan ± 244.106 di tahun 2018
378
Perguruan Tinggi
jumlah lulusan ± 111.038 di tahun 2018
Balai Latihan Kerja
jumlah lulusan ± 1.200 tiap tahun
SUMBER DAYA MANUSIA
29
UMK TERTINGGI UMK TERENDAH
30
17. Kab. Wonogiri Rp. 1.827.000.00
18. Kab. Klaten Rp. 2.011.514.91
19. Kota Magelang Rp. 1.914.000.00
20. Kab. Magelang Rp. 2.075.000.00
21. Kab. Purworejo Rp. 1.905.400.00
22. Kab. Temanggung Rp. 1.885.000.00
23. Kab. Wonosobo Rp. 1.920.000.00
24. Kab. Kebumen Rp. 1.895.000.00
25. Kab. Banyumas Rp. 1.970.000.00
26. Kab. Cilacap Rp. 2.228.904.00
27. Kab. Banjarnegara Rp. 1.805.000.00
28. Kab. Purbalingga Rp. 1.988.000.00
29. Kab. Batang Rp. 2.129.117.00
30. Kota Pekalongan Rp. 2.139.754.00
31. Kab. Pekalongan Rp. 2.084.155.14
32. Kab. Pemalang Rp. 1.926.000.00
33. Kota Tegal Rp. 1.982.750.00
34. Kab. Tegal Rp. 1.958.000.00
35. Kab. Brebes Rp. 1.866.722.90
1. Kota Semarang Rp. 2.810.025.00
2. Kab. Demak Rp. 2.511.526.00
3. Kab. Kendal Rp. 2.335.735.00
4. Kab. Semarang Rp. 2.302.797.59
5. Kota Salatiga Rp. 2.101.457.14
6. Kab. Grobogan Rp. 1.890.000.00
7. Kab. Blora Rp. 1.894.000.00
8. Kab. Kudus Rp. 2.290.995.33
9. Kab. Jepara Rp. 2.107.000.00
10. Kab. Pati Rp. 1.953.000.00
11. Kab. Rembang Rp. 1.861.000.00
12. Kab. Boyolali Rp. 2.000.000.00
13. Kota Surakarta Rp. 2.013.810.00
14. Kab. Sukoharjo Rp. 1.986.450.00
15. Kab. Sragen Rp. 1.829.500.00
16. Kab. Karanganyar Rp. 2.054.040.00 DAFTAR UPAH MINIMUM KABUPATEN/KOTA
UMK JAWA TENGAH TAHUN 2021
Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 561/62 Tahun 2020
tentang Upah Minimum pada 35 (Tiga Puluh Lima) Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2021
31
DI JAWA TENGAH
REALISASI INVESTASI
SEMESTER I - TAHUN 2021
REALISASI INVESTASI BERDASARKAN LOKASI SEMESTER I – TAHUN 2021
Arsitek M&F2020
Kabupaten Jepara;
31,37%
Kabupaten Batang;
17,28%
Kabupaten Kendal;
11,54%
Kabupaten Temanggung;
9,06%
Kota Semarang;
7,29%
Lainnya ; 23,46%
PMA
Kabupaten Grobogan;
24,95%
Kota Semarang;
24,15%
Kabupaten Cilacap;
5,39%
Kabupaten Sukoharjo; 5,08%
Kabupaten Demak;
4,12%
Lainnya ; 36,31%
PMDN
Sumber : Berdasarkan rilis BKPM RI (untuk investasi di atas Rp 500 Jt) 33
REALISASI INVESTASI BERDASARKAN SEKTOR SEMESTER I - TAHUN 2021
Industri Mineral Non Logam; 26,09%
Listrik, Gas dan Air;
18,70%
Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran;
9,97%
Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi;
9,25%
Jasa Lainnya;
7,85%
Lainnya ; 28,14%
PMDN
Sumber : Berdasarkan rilis BKPM RI (untuk investasi di atas Rp 500 Jt)
Listrik, Gas dan Air;
41,82%
Industri Barang dari Kulit dan Alas Kaki;
20,51%
Industri Tekstil;
17,62%
Industri Mesin, Elektronik, Instrumen Kedokteran, Peralatan Listrik, Presisi, Optik
dan Jam; 5,98%
Industri Makanan;
3,54% Lainnya ;
10,54%
PMA
34
REALISASI INVESTASI BERDASARKAN NEGARA SEMESTER I - TAHUN 2021
Sumber : Berdasarkan rilis BKPM RI (untuk investasi di atas Rp 500 Jt)
No Negara Nilai Investasi (Dalam US$. Ribu)
1 Jepang 262.750
2 Korea Selatan 102.198
3 Malaysia 66.825
4 Singapura 46.939
5 Taiwan 28.163
6 Hongkong. RRT 27.401
7 Belanda 21.647
8 R.R. Tiongkok 17.736
9 Swiss 13.364
10 Amerika Serikat 12.408
11 Lainnya 23.437
TOTAL 622.867
Jepang;
42,18%
Korea Selatan;
16,41%
Malaysia;
10,73%
Singapura;
7,54%
Taiwan;
4,52%
Hongkong, RRT; 4,40%
Belanda;
3,48%
R.R. Tiongkok; 2,85%
Swiss;
2,15%
Amerika
Serikat; 1,99% Lainnya;
3,76%
35
PMA
Kab / Kota Proyek Tambahan Investasi
(Dalam US$. Ribu) TKI TKA
Kabupaten Jepara 216 195.422,70 17.477 31
Kabupaten Batang 18 107.605,80 1.079 1
Kabupaten Kendal 55 71.894,30 451 10
Kabupaten Temanggung 8 56.401,00 2.935 8
Kota Semarang 418 45.390,30 3.195 68
Kabupaten Tegal 21 31.531,30 2.452 16
Kabupaten Boyolali 28 21.337,40 3.143 5
Kabupaten Rembang 15 21.322,30 5.585 33
Kabupaten Brebes 33 18.919,40 2.675 15
Kabupaten Pati 14 14.747,90 924 4
Kota Salatiga 26 11.554,00 174 2
Kabupaten Purbalingga 55 6.580,20 929 13
Kabupaten Grobogan 21 3.568,50 16 -
Kabupaten Wonogiri 7 2.656,70 103 1
Kabupaten Demak 61 2.651,00 743 7
Kabupaten Karanganyar 20 1.744,20 252 -
Kabupaten Banyumas 21 1.718,70 1.068 -
Kabupaten Semarang 144 1.569,10 5.884 32
Kabupaten Banjarnegara 13 983,10 266 3
Kota Surakarta 46 979.,60 24 -
Kota Tegal 12 959,80 65 -
Kabupaten Sukoharjo 81 893,40 990 8
Kabupaten Klaten 54 810,20 1.426 9
Kabupaten Kudus 11 797,10 3 -
Kota Pekalongan 20 342,10 81 2
Kabupaten Cilacap 8 126,90 - -
Kota Magelang 16 108,80 4 -
Kabupaten Blora 3 64,80 - -
Kabupaten Sragen 8 64,40 151 11
Kabupaten Magelang 17 53,50 4 -
Kabupaten Purworejo 3 44,50 6 -
Kabupaten Pemalang 6 23,20 1.344 2
Kabupaten Wonosobo 4 0,30 5 -
Kabupaten Kebumen - - - -
Kabupaten Pekalongan - - - -
Total 1.483 622.866,50 53.454 281
Kab / Kota Proyek Tambahan Investasi
(Dalam Rp. Juta) TKI TKA
Kabupaten Grobogan 45 4.037.898,20 353 1
Kota Semarang 1.908 3.909.231,20 4.359 10
Kabupaten Cilacap 248 872.538,70 733 -
Kabupaten Sukoharjo 418 822.206,80 1.410 -
Kabupaten Demak 187 666.610,80 741 -
Kabupaten Banyumas 301 641.099,20 3.288 1
Kabupaten Batang 132 578.861,70 1.692 -
Kabupaten Kudus 410 536.145,30 4.504 -
Kabupaten Purbalingga 215 460.845,50 2.060 2
Kabupaten Boyolali 189 420.813,20 2.330 1
Kabupaten Pekalongan 66 401.959,70 118 -
Kabupaten Karanganyar 278 339.178,30 2.351 10
Kabupaten Brebes 98 326.291,80 978 -
Kabupaten Semarang 252 290.536,30 1.287 -
Kota Pekalongan 352 277.723,80 807 -
Kabupaten Wonogiri 213 261.142,40 551 18
Kabupaten Sragen 163 151.604,00 113 -
Kabupaten Wonosobo 68 148.712,90 454 -
Kabupaten Pati 339 119.725,40 558 -
Kabupaten Kendal 249 107.998,10 1.373 2
Kota Surakarta 627 107.253,50 1.843 -
Kabupaten Banjarnegara 82 87.887,90 1.123 -
Kabupaten Jepara 319 87.647,80 1.444 4
Kabupaten Rembang 104 74.171,70 384 -
Kabupaten Pemalang 106 73.216,00 1.224 -
Kabupaten Tegal 87 66.789,90 139 -
Kota Magelang 146 61.424,90 70 -
Kabupaten Blora 73 55.959,40 606 -
Kabupaten Klaten 181 44.891,20 1.545 -
Kabupaten Kebumen 130 39.481,30 232 -
Kota Salatiga 114 33.257,90 195 -
Kabupaten Magelang 211 27.263,70 487 2
Kabupaten Purworejo 101 22.167,40 529 -
Kota Tegal 109 18.441,70 186 -
Kabupaten Temanggung 61 13.335,00 112 -
Total 8.582 16.184.312,60 40.179 51
PMDN
REALISASI INVESTASI SEMESTER I TAHUN 2021 BERDASARKAN
LOKASI
Sumber : Berdasarkan rilis BKPM RI
36
PMA PMDN
Sektor Proyek Tambahan Investasi
(Dalam US$. Ribu) TKI TKA
Listrik. Gas dan Air 9 260.453,10 15 -
Industri Barang dari Kulit dan Alas Kaki 68 127.746,80 23.948 57
Industri Tekstil 207 109.728,00 15.439 101
Industri Mesin. Elektronik. Instrumen
Kedokteran. Peralatan Listrik. Presisi. Optik dan Jam
46 37.227,60 718 5
Industri Makanan 96 22.031,50 103 2
Transportasi. Gudang dan Telekomunikasi 21 14.706,90 48 1
Perdagangan dan Reparasi 253 13.004,40 316 10
Industri Lainnya 284 10.013,30 7.897 50
Perumahan. Kawasan Industri dan
Perkantoran 20 9.168,90 6 -
Industri Karet dan Plastik 38 5.088,80 850 17
Tanaman Pangan. Perkebunan. dan
Peternakan 25 2.915,20 49 -
Industri Kayu 102 2.584,00 1.000 16
Jasa Lainnya 81 2.307,10 73 -
Industri Kimia Dan Farmasi 55 1.924,40 396 3
Industri Mineral Non Logam 4 1.196,70 - -
Perikanan 5 1.058,20 2 -
Industri Kendaraan Bermotor dan Alat
Transportasi Lain 17 618,10 2.090 3
Pertambangan 2 547,80 - -
Hotel dan Restoran 87 453,20 68 -
Industri Logam Dasar. Barang Logam. Bukan
Mesin dan Peralatannya 28 77,40 88 -
Industri Kertas dan Percetakan 30 15,10 338 16
Kehutanan 3 - - -
Konstruksi 2 - 10 -
Total 1.483 622.866,50 53.454 281
Sektor Proyek Tambahan Investasi
(Dalam Rp. Juta) TKI TKA
Industri Mineral Non Logam 102 4.222.775,40 444 1
Listrik. Gas dan Air 91 3.026.336,20 572 -
Perumahan. Kawasan Industri dan
Perkantoran 158 1.613.570,10 909 -
Transportasi. Gudang dan Telekomunikasi 348 1.496.386,90 1.247 -
Jasa Lainnya 1.058 1.270.670,50 4.333 18
Perdagangan dan Reparasi 3.618 1.115.566,10 7.504 4
Hotel dan Restoran 448 792.184,80 1.152 3
Industri Makanan 512 635.565,10 7.016 3
Industri Tekstil 266 615.882,20 4.967 15
Industri Kimia Dan Farmasi 213 312.854,00 1.136 -
Industri Kertas dan Percetakan 132 294.532,30 952 -
Industri Karet dan Plastik 161 192.182,30 2.407 -
Konstruksi 697 127.715,70 692 -
Industri Kayu 216 112.409,60 2.496 -
Industri Lainnya 265 105.323,00 2.301 5
Tanaman Pangan. Perkebunan. dan
Peternakan 62 103.980,70 194 -
Industri Logam Dasar. Barang Logam. Bukan
Mesin dan Peralatannya 59 63.140,10 357 -
Industri Barang dari Kulit dan Alas Kaki 20 54.982,00 753 - Industri Kendaraan Bermotor dan Alat
Transportasi Lain 30 11.050,00 539 2
Pertambangan 49 8.731,30 55 -
Perikanan 19 6.931,20 76 -
Industri Mesin. Elektronik. Instrumen Kedokteran. Peralatan Listrik. Presisi. Optik dan Jam
55 1.519,70 77 -
Kehutanan 3 23,40 - -
Total 8.582 16.184.312,60 40.179 51
REALISASI INVESTASI SEMESTER I TAHUN 2021 BERDASARKAN
SEKTOR
Sumber : Berdasarkan rilis BKPM RI 37
REALISASI INVESTASI PMA SEMESTER I TAHUN 2021 BERDASARKAN NEGARA
Negara Proyek Tambahan Investasi
(Dalam US$. Ribu) TKI TKA
Jepang 92 262.750 3.955 7
Korea Selatan 316 102.198 36.597 154
Malaysia 27 66.825 2.902 8
Singapura 312 46.939 1.086 4
Taiwan 35 28.163 2.972 8
Hongkong. RRT 105 27.401 590 33
Belanda 101 21.647 131 1
R.R. Tiongkok 157 17.736 1.544 44
Swiss 6 13.364 21 -
Amerika Serikat 52 12.408 1.570 3
British Virgin Islands 21 11.073 107 2
Anguilla 3 4.394 6 -
India 53 3.322 60 2
Luxembourg 18 1.895 199 -
Perancis 21 1.299 546 4
Jerman 27 879 54 5
Australia 14 246 3 -
Suriah 4 91 133 -
Inggris 14 87 89 -
Lebanon 10 66 - -
Italia 4 34 - -
Kanada 3 20 - -
Negara Proyek Tambahan Investasi
(Dalam US$. Ribu) TKI TKA
Bangladesh 2 13 - -
Turki 2 6 - -
Pakistan 7 5 - 1
Mauritius 7 3 78 -
Spanyol 6 3 - -
Austria 1 - 2 -
Bahama 1 - - -
Belgia 6 - 2 -
Brunei Darussalam 8 - 35 -
Ceko 3 - - -
Denmark 7 - 316 -
Iran 1 - - -
Myanmar 2 - - -
Norwegia 2 - - -
Panama 15 - - -
Philipina 1 - 214 -
Swedia 7 - - -
Uni Emirat Arab 2 - 166 3
Yaman 4 - - -
Yordania 4 - 76 2
Total 1.483 622.867 53.454 281
Sumber : Berdasarkan rilis BKPM RI
38
GRAFIK DATA IZIN USAHA MIKRO KECIL (IUMK) SEMESTER I - TAHUN 2021 MELALUI PENDATAAN SiMIKE
BERDASARAKAN KABUPATEN/KOTA
487.198.792.312 285.131.558.853 267.020.417.208 217.332.950.030 204.218.650.979 200.895.287.602 195.028.943.810 170.650.121.868 164.627.470.504 160.103.617.378 153.878.913.030 153.587.632.000 147.566.020.000 146.325.166.109 144.578.057.415 143.126.323.314 133.993.611.100 133.457.568.000 131.140.916.000 130.607.192.409 126.847.957.300 110.856.140.001 107.253.841.418 106.535.070.198 100.476.500.918 94.912.200.000 90.093.250.010 71.272.256.900 70.174.950.400 64.899.837.000 62.000.775.000 51.281.701.800 48.938.202.200 43.044.000.001 27.161.877.300
- 100.000.000.000 200.000.000.000 300.000.000.000 400.000.000.000 500.000.000.000 600.000.000.000
*Sumber data SiMIKE per 30 Juli 2021
* Dengan Parameter Nilai > 50 Jt
*Data tersebut merupakan self declare dari pelaku usaha 39
REKAPITULASI DATA IZIN USAHA MIKRO KECIL (IUMK) SEMESTER I – TAHUN 2021
MELALUI PENDATAAN SiMIKE BERDASARKAN KABUPATEN/KOTA
No Kabupaten/Kota Total Nilai Investasi
Total Modal Usaha
Jumlah Unit Usaha
Total Tenaga Kerja 1 Kota Semarang 487.198.792.312 184.570.356.473 2.903 8.203 2 Kab. Banyumas 285.131.558.853 123.705.888.202 1.612 6.402 3 Kab. Kebumen 267.020.417.208 115.994.434.199 1.498 5.033 4 Kab. Sragen 217.332.950.030 93.315.420.029 1.120 2.963 5 Kab. Cilacap 204.218.650.979 85.251.550.099 1.269 5.320 6 Kab. Batang 200.895.287.602 71.703.000.700 1.879 3.993 7 Kab. Sukoharjo 195.028.943.810 78.222.965.809 1.415 4.326 8 Kab. Kendal 170.650.121.868 66.198.111.714 1.353 3.391 9 Kab. Pemalang 164.627.470.504 70.656.722.504 907 3.247 10 Kab. Grobogan 160.103.617.378 69.936.800.000 696 1.845 11 Kab. Wonogiri 153.878.913.030 61.436.967.530 934 2.442 12 Kab. Brebes 153.587.632.000 58.608.575.000 979 2.588 13 Kab. Wonosobo 147.566.020.000 60.733.020.000 464 1.632 14 Kab. Pati 146.325.166.109 60.908.005.253 1.181 3.932 15 Kab. Semarang 144.578.057.415 60.212.002.915 1.161 3.070 16 Kab. Tegal 143.126.323.314 61.649.034.000 663 2.641 17 Kab. Klaten 133.993.611.100 53.604.651.100 725 2.732 18 Kab. Rembang 133.457.568.000 55.512.002.000 546 2.956 19 Kab. Jepara 131.140.916.000 53.271.416.000 782 3.256
No Kabupaten/Kota Total Nilai Investasi
Total Modal Usaha
Jumlah Unit Usaha
Total Tenaga Kerja 20 Kab. Magelang 130.607.192.409 58.727.575.200 905 3.464 21 Kab. Temanggung 126.847.957.300 60.390.257.000 540 1.517 22 Kab. Boyolali 110.856.140.001 43.656.100.002 768 2.290 23 Kab. Demak 107.253.841.418 39.968.605.309 629 2.077 24 Kota Surakarta 106.535.070.198 43.330.681.198 576 2.285 25 Kab. Blora 100.476.500.918 44.874.500.618 535 1.287 26 Kab. Pekalongan 94.912.200.000 37.101.650.000 543 2.311 27 Kab. Karanganyar 90.093.250.010 37.619.200.000 554 1.693 28 Kab. Kudus 71.272.256.900 29.922.171.900 319 1.110 29 Kab. Banjarnegara 70.174.950.400 30.095.900.300 300 931 30 Kota Salatiga 64.899.837.000 25.371.497.000 530 1.195 31 Kota Tegal 62.000.775.000 26.397.400.000 294 1.219 32 Kota Pekalongan 51.281.701.800 20.236.651.800 272 1.129 33 Kab. Purworejo 48.938.202.200 16.693.626.200 404 1.001 34 Kab. Purbalingga 43.044.000.001 17.304.500.000 256 970 35 Kota Magelang 27.161.877.300 11.098.017.350 136 564 4.946.217.770.367 2.028.279.257.404 29.648 95.015 Total
*Sumber data SiMIKE per 30 Juli 2021
* Dengan Parameter Nilai > 50 Jt
*Data tersebut merupakan self declare dari pelaku usaha
40
595.000.000 6.430.510.001 9.009.900.000 8.656.365.000 15.175.121.000
23.975.965.609 30.191.350.009 41.877.803.045
51.893.428.580 32.142.412.200
41.510.000.000 45.466.000.000 61.368.500.000
76.921.000.000 82.787.853.100 98.276.195.629
126.341.400.520 112.423.761.410
176.389.708.001 292.855.911.600
389.148.035.245 369.153.543.416
452.881.220.823
2.400.746.785.179
- 1.000.000.000.000 2.000.000.000.000 3.000.000.000.000
Pertambangan Industri Barang dari Kulit dan Alas Kaki Industri Karet dan Plastik Industri Kendaraan Bermotor dan Alat Transportasi Lain Kehutanan Industri Mesin, Elektronik, Instrumen Kedokteran, Peralatan Listrik,…
Listrik, Gas dan Air Industri Kertas dan Percetakan Industri Kimia Dan Farmasi Industri Mineral Non Logam Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran Industri Logam Dasar, Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya Konstruksi Industri Kayu Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi Lainnya (Blank) Industri Lainnya Perikanan Industri Tekstil Jasa Lainnya Hotel dan Restoran Industri Makanan Tanaman Pangan, Perkebunan, dan Peternakan Perdagangan dan Reparasi
GRAFIK DATA IZIN USAHA MIKRO KECIL (IUMK) SEMESTER - I TAHUN 2021 MELALUI PENDATAAN SiMIKE
BERDASARAKAN SEKTOR USAHA
*Sumber data SiMIKE per 30 Juli 2021
* Dengan Parameter Nilai > 50 Jt
*Data tersebut merupakan self declare dari pelaku usaha 41
NILAI INVESTASI USAHA MIKRO DAN KECIL
MENURUT SEKTOR USAHA. SEMESTER I – TAHUN 2021
No Sektor Total Nilai
Investasi
Total Modal Usaha
Jumlah Unit Usaha
Total Tenaga Kerja
1 Perdagangan dan Reparasi 2.400.746.785.179 1.016.779.994.838 12.818 33.640 2 Tanaman Pangan, Perkebunan, dan Peternakan 452.881.220.823 187.346.128.724 2.929 7.531 3 Hotel dan Restoran 389.148.035.245 148.876.131.745 2.631 7.571 4 Industri Makanan 369.153.543.416 137.869.718.012 2.779 10.035
5 Jasa Lainnya 292.855.911.600 117.223.629.600 2.172 6.466
6 Industri Tekstil 176.389.708.001 66.036.158.000 1.365 7.231 7 Industri Lainnya 126.341.400.520 50.802.937.520 831 3.585
8 Perikanan 112.423.761.410 46.449.206.410 609 3.658
10 Lainnya (Blank) 98.276.195.629 39.391.912.620 655 1.855 11 Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi 82.787.853.100 35.478.703.100 383 1.069 13 Industri Kayu 76.921.000.000 31.881.500.000 432 1.702 14 Konstruksi 61.368.500.000 26.017.000.000 240 1.357 15 Industri Kimia Dan Farmasi 51.893.428.580 18.819.518.581 349 4.437 16 Industri Logam Dasar, Barang Logam, Bukan Mesin dan
Peralatannya
45.466.000.000
18.894.950.000 281 1.078 17 Industri Kertas dan Percetakan 41.877.803.045 17.121.300.045 279 888 18 Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran 41.510.000.000 18.790.000.000 121 291 20 Industri Mineral Non Logam 32.142.412.200 13.581.052.200 124 586 21 Listrik, Gas dan Air 30.191.350.009 11.424.550.000 258 538 22 Industri Mesin, Elektronik, Instrumen Kedokteran,
Peralatan Listrik, Presisi, Optik dan Jam
23.975.965.609
9.439.665.009 163 533 23 Kehutanan 15.175.121.000 6.324.301.000 80 310 24 Industri Karet dan Plastik 9.009.900.000 3.416.400.000 60 266 25 Industri Kendaraan Bermotor dan Alat Transportasi Lain 8.656.365.000 3.402.000.000 40 169 26 Industri Barang dari Kulit dan Alas Kaki 6.430.510.001 2.687.500.000 44 197 27 Pertambangan 595.000.000 225.000.000 5 22 4.946.217.770.367 2.028.279.257.404 29.648 95.015 Total
*Sumber data SiMIKE per 30 Juli 2021
* Dengan Parameter Nilai > 50 Jt
*Data tersebut merupakan self declare dari pelaku usaha
REKAPITULASI DATA IZIN USAHA MIKRO KECIL (IUMK) SEMESTER I – TAHUN 2021
MELALUI PENDATAAN SiMIKE BERDASARKAN SEKTOR USAHA
42
REALISASI INVESTASI
DI JAWA TENGAH
PERKEMBANGAN
SEMESTER I - TAHUN 2021
PERFOMA INVESTASI JAWA TENGAH, 2016 – 2021 (Semester I)
27,55
41,7
47,15 47,42
24,89
53,53
38,18
51,54
59,27 59,50
50,24
25,28
2016 2017 2018 2019 2020 2021 (Smt. I)
Target Realisasi 139%
124%
126% 125%
202% 47,2%
*Dalam Triliun Rupiah
44
PERKEMBANGAN REALISASI INVESTASI PMA/PMDN DI JAWA TENGAH, 2016 – 2021 (Semester I)
14,11
31,67 31,79
40,85
19,64
9,09 24,07
19,87 27,48
18,65
30,6
16,18
38,18
51,54
59,27 59,50
50,24
25,28
0,00 10,00 20,00 30,00 40,00 50,00 60,00 70,00
2016 2017 2018 2019 2020 2021 (Smt. I)
PMA PMDN TOTAL *Dalam Triliun Rupiah
45
REALISASI INVESTASI SEMESTER I - TAHUN 2020
REALISASI INVESTASI SEMESTER I - TAHUN 2021
No PMA/PMDN Proyek US$ Rupiah TKI TKA
1. PMA 1.277 625.973.400 - 53.284 183
2. PMDN 3.141 - 18.805.529.700.000 31.764 25
Total 4.418 625.973.400 18.805.529.700.000 85.048 208
No PMA/PMDN Proyek US$ Rupiah TKI TKA
1. PMA 1.483 263.052.500 - 53.454 281
2. PMDN 8.582 - 16.184.312.600.000 40.179 51
Total 10.065 263.052.500 16.184.312.600.000 93.633 332
Keterangan : Realisasi Investasi PMA sebesar US$ 625.973.400 setara dengan Rp 9.014.020.770.000 Realisasi Investasi PMDN sebesar Rp 18.805.529.700.000
Sehingga. Jumlah Nilai Realisasi Semester I Tahun 2020 sebesar Rp 27.819.550.470.000
Keterangan : Realisasi Investasi PMA sebesar US$ 622.866.500 setara dengan Rp 9.093.847.225.250 Realisasi Investasi PMDN sebesar Rp 16.184.312.600.000
Sehingga. Jumlah Nilai Realisasi Semester I Tahun 2020 sebesar Rp 25.278.159.825.250
Sumber : Berdasarkan rilis BKPM RI (untuk investasi di atas Rp 500 Jt) 46
PERBANDINGAN REALISASI INVESTASI PMA/PMDN
Semester I – TAHUN 2020 dengan Semester I – TAHUN 2021 (Y-o-Y)
PMA : 9,01 T
PMDN : 18,81 T
SEMESTER I - TAHUN 2020
PMA : 9,09 T
PMDN : 16,18 T
SEMESTER I - TAHUN 2021
TOTAL : 27,82 T TOTAL : 25,28 T
Realisasi YoY
PMA 0,89 %
PMDN - 13,98 %
TOTAL - 9,13 % 47
PERINGKAT REALISASI INVESTASI PMA / PMDN MENURUT PROVINSI, SEMESTER I - TAHUN 2021
48
PERKEMBANGAN INVESTASI JAWA TENGAH TAHUN 2015 – 2021 (Semester I)
Keterangan 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021
(Smt. I)
Proyek 1.481 2.068 2.358 3.653 5.782 11.712 10.065
Target
(Rp Triliun) 24 27,55 41,7 47,15 47,42 24,89 53,53
Capaian
(Rp Triliun) 26,04 38,18 51,54 59,27 59,50 50,24 25,28
Capaian
(%) 109% 139% 124% 126% 125% 202% 47,2%
Tenaga Kerja 89.638 175.212 129.240 112.883 114.743 170.036 93.965
Sumber : Berdasarkan rilis BKPM RI (untuk investasi di atas Rp 500 Jt)
49
PENYERAPAN TENAGA KERJA, 2016 – 2021 (Semester I)
125.204
83.920
60.189 66.134
99.022
53.735
50.008 45.320
52.694 48.609
71.014
40.230 175.212
129.240
112.883 114.743
170.036
93.965
2016 2017 2018 2019 2020 2021 (SMT. I)
(ORANG )
PMA PMDN TOTAL
50
SERAPAN PROYEK
TAHUN 2020 (Smt. I) VS TAHUN 2021 ( Smt. I)
1.277
PMA
3.141 4.418
1.483
PMA
8.582
PMDN
10.065
Proyek Proyek
Total Total
2 0 2 0
Smt. I
2 0 2 1
Smt. I
PMDN
Sumber : Berdasarkan rilis BKPM RI (untuk investasi di atas Rp 500 Jt) 51
PERKEMBANGAN JUMLAH PROYEK DAN PERUSAHAAN
1.348
913 3.070
1.376
- 500 1.000 1.500 2.000 2.500 3.000 3.500
PROYEK PERUSAHAAN
Tw. I (2020) Tw. II (2020)
4.589
1.961 5.476
2.622
- 1.000 2.000 3.000 4.000 5.000 6.000
PROYEK PERUSAHAAN
Tw. I (2021) Tw. II (2021)
Tahun 2020 Tahun 2021
Terjadi Peningkatan 1.722 Proyek dan 463
Perusahaan
Terjadi Peningkatan 887 Proyek dan 661
Perusahaan
52
TARGET DAN REALISASI INVESTASI MENURUT PROVINSI.
SEMESTER I – TAHUN 2021
127,34
100,9
78,71
64,98
53,53 72,5
48,6
34,8 31,40
25,3
Jawa Barat DKI Jakarta Jawa Timur Banten Jawa Tengah
Target Realisasi
*Dalam Triliun Rupiah
53
PERIZINAN
INVENTARISASI PERIZINAN OSS DAN NON OSS
Sesuai Pergub Nomor 39 Tahun 2020
NO SEKTOR PERIZINAN OSS PERIZINAN NON OSS
1. Ketenagalistrikan 2 ( 2 Perizinan / 0 Non Perizinan ) -
2. Pertanian dan Perkebunan 11 ( 6 Perizinan / 5 Non Perizinan ) 4 ( 0 Perizinan / 4 Non Perizinan ) 3. Lingk Hidup dan Kehutanan 5 ( 4 Perizinan / 1 Non Perizinan ) 6 ( 5 Perizinan / 1 Non Perizinan ) 4. Energi dan Sumber Daya Mineral 1 ( 1 Perizinan / 0 Non Perizinan ) 19 ( 19 Perizinan / 0 Non Perizinan ) 5. Kelautan dan Perikanan 30 ( 29 Perizinan / 1 Non Perizinan ) 3 ( 3 Perizinan / 0 Non Perizinan )
6. Kesehatan 6 ( 3 Perizinan / 3 Non Perizinan ) -
7. Perindustrian 4 ( 4 Perizinan / 0 Non Perizinan ) -
8. Perdagangan 1 ( 0 Perizinan / 1 Non Perizinan ) 1 ( 0 Perizinan / 1 Non Perizinan )
9. Perhubungan 18 ( 17 Perizinan / 1 Non Perizinan ) -
10. Pariwisata 1 ( 1 Perizinan / 0 Non Perizinan ) -
11. Pendidikan dan Kebudayaan 4 ( 4 Perizinan / 0 Non Perizinan ) 15 ( 15 Perizinan / 0 Non Perizinan )
12. Ketenagakerjaan 3 ( 3 Perizinan / 0 Non Perizinan ) -
13. Koperasi dan UMKM 4 ( 4 Perizinan / 0 Non Perizinan ) -
14. PU. Bina Marga dan Cipta Karya - 12 ( 12 Perizinan / 0 Non Perizinan )
15. PU. SDA dan Penataan Ruang - 5 ( 5 Perizinan / 0 Non Perizinan )
16. Peternakan dan Kesehatan Hewan - 9 ( 0 Perizinan / 9 Non Perizinan )
17. Kesbangpolinmas - 1 ( 0 Perizinan / 1 Non Perizinan )
18. Sosial - 1 ( 1 Perizinan / 0 Non Perizinan )
Jumlah Total = 166 Perizinan 90 ( 78 Perizinan / 12 Non Perizinan ) 76 ( 60 Perizinan / 16 Non Perizinan )
55
REKAPITULASI PERIZINAN SEMESTER I - TAHUN 2021
NO BIDANG JAN FEB MAR APR MEI JUN Total
OSS NON OSS
IZIN NON IZIN IZIN NON IZIN
1 Ketenagalistrikan 24 15 21 43 30 1 134 134 0 0 0
2 Pertanian dan Perkebunan 9 1 0 14 34 3 61 1 60 0 0
3 Lingkungan Hidup dan Kehutanan 0 2 3 4 6 2 17 11 0 6 0
4 Energi dan Sumber Daya Mineral 76 88 80 60 283 45 632 170 462 0 0
5 Kelautan Dan Perikanan 58 54 100 85 212 68 577 577 0 0 0
6 Kesehatan 15 13 21 13 10 0 72 4 68 0 0
7 Perindustrian 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
8 Perdagangan 0 1 1 0 0 0 2 0 0 0 2
9 Perhubungan 20 40 24 43 8 30 165 162 3 0 0
10 Pariwisata 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
11 Pendidikan dan Kebudayaan 2 3 1 4 9 2 21 10 0 11 0
12 Ketenagakerjaan 3 2 6 4 1 0 16 16 0 0 0
13 Perkoperasian Dan Usaha Mikro. Kecil. Menengah (UMKM) 2 0 0 2 7 0 11 11 0 0 0
14 Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya 3 12 25 13 15 7 75 0 0 75 0
15 Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang 22 142 170 158 147 102 741 0 0 741 0
16 Peternakan dan Kesehatan Hewan 2 0 5 6 8 0 21 0 0 0 21
17 Kesatuan Bangsa. Politik dan Perlindungan Masyarakat 7 6 6 4 1 2 26 0 0 0 26
18 Sosial 0 0 1 0 0 0 1 0 0 1 0
19 Aset (PRPP) 6 21 14 30 0 0 71 0 0 0 71
JUMLAH 249 400 478 483 771 262 2.643 1.096 593 834 120
56
CHART REALISASI PERIZINAN SEMESTER I - TAHUN 2021
Ketenagalistrikan 5,07%
Pertanian dan Perkebunan 2,31%
Lingkungan Hidup dan Kehutanan 0,64%
Energi dan Sumber Daya Mineral 23,91%
Kelautan Dan Perikanan 21,83%
Kesehatan 2,72%
Perindustrian
0,00% Perdagangan 0,08%
Perhubungan 6,24%
Pariwisata 0,00%
Pendidikan dan Kebudayaan
0,79%
Ketenagakerjaan 0,61%
Perkoperasian Dan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM)
0,42%
Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya
2,84%
Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan
Ruang 28,04%
Peternakan dan Kesehatan Hewan 0,79%
Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat
0,98%
Sosial 0,04%
Aset (PRPP) 2,69%