• Tidak ada hasil yang ditemukan

KATA PENGANTAR REKTOR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "KATA PENGANTAR REKTOR"

Copied!
133
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

KATA PENGANTAR REKTOR

Universitas Sebelas Maret (UNS) merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terkemuka di Indonesia yang terletak di Kota Surakarta- Jawa Tengah. Tidak diragukan lagi bahwa UNS selama ini mempunyai andil besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, mengatasi berbagai persoalan bangsa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memelihara kelestarian lingkungan dan budaya.

UNS berupaya untuk memperbaiki kualitas proses tri dharma sebagai entitas perguruan tinggi disertai dengan upaya peningkatan relevansinya dalam rangka persaingan global. Sejak tahun 2009 UNS telah menerapkan pengelolaan keuangan sebagai badan layanan umum (BLU). Sebagai konsekuensinya UNS harus menyusun perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program kegiatan dalam suatu dokumen yang disebut Rencana Strategis Bisnis (RSB) atau yang sering disebut Rencana stategis, sekaligus berfungsi sebagai sistem perencanaan pengembangan jangka menengah (RPJM). RPJM UNS Tahun 2015-2019 telah ditetapkan dengan Peraturan... Nomor:... tertanggal... Dengan demikian, maka seluruh komponen danatau unit kerja di UNS harus mengacu kepada dokumen tersebut dalam penyusunan Rencana Strategis Bisnis Unit Kerja dan program kerja tahunan dalam Rencana Bisnis dan Anggaran Tahunan unit masing-masing

Dengan berbekal budaya kerja UNS Active! diharapkan seluruh jajaran pimpinan dan warga UNS akan mampu mewujudkan target Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) dalam RPJM UNS 2015-2019. Capaian kinerja UNS selama ini telah mengantarkan laju perjalanan UNS sesuai dengan arah RPJP UNS 2011-2031. Namun, ke depan tetap dibutuhkan semangat akselerasi, transformasi dan revitalisasi dari sumberdaya UNS dalam bingkai kebersamaan agar dapat menyesuaikan dengan perkembangan dunia internasional yang sangat cepat dan masif.

Ciri khas dari visi yang akan dicapai dalam RPJM UNS ini adalah tetap dalam kerangka mewujudkan “Visi UNS 2030” yaitu “UNS unggul di dunia”. Semoga seluruh civitas akademika diberi kekuatan dalam mewujudkannya, disertai komitmen untuk membangun dan memajukan UNS menjadi universitas nomor satu.

Surakarta, April 2015

Prof. Dr. RAVIK KARSIDI, M.S.

NIP 195707071981031006

(3)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL 1

KATA PENGANTAR REKTOR 2

DAFTAR ISI 3

DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL DAFTAR LAMPIRAN

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang 1

1.2 Landasan Hukum Penyusunan Rencana Strategis Bisnis (RSB) UNS 2015-2019

3

1.3 Metode Perencanaan Strategis 7

1.4 Sistematika Penulisan 9

BAB II SINKRONISASI RENCANA STRATEGIS BISNIS (RSB) PERIODE II (2015-2019) DENGAN

DOKUMEN PERENCANAAN LAINNYA 2.1 Sinkronisasi RSB 2015-2019 dengan

Dokumen Perencanaan lainnya

11 2.1.1 Sinkronisasi RSB 2015-2019 dengan

Dokumen Rencana Bisnis Anggaran dan Key Performance Indicator (KPI)

16

2.1.2 Sinkronisasi RSB 2015-2019 dengan Rencana Induk Penelitian (RIP) UNS

18 2.1.3 Sinkronisasi Rencana Stategis dengan

Indikator Kinerja Utama (Key Performance Indicator), Sasaran Strategis, QS Stars dan Variabel Akreditasi Perguruan Tinggi

21

2.2 Sinkronisasi RSB 2015-2019dengan RPJP 2011-2031 24 BAB III DESKRIPSI UMUM

3.1 Sejarah Singkat 27 3.2 Azas, Tata Nilai, Budaya Kerja UNS 32

3.3 Kedudukan,Tugas, dan Fungsi 34

BAB IV ANALISIS ISU-ISU STRATEGIS DAN LINGKUNGAN

4.1 Kondisi Awal 41

4.2 Identifikasi Isu-isu Penting, Asumsi-asumsi Dasar dan Faktor Penentu Keberhasilan

44 4.3 Faktor Internal: Kekuatan dan Kelemahan 48

(4)

4.4 Faktor Eksternal 56 4.5 Analisis dan Penentuan Posisi UNS: Analisis SWOT 60

BAB V STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN RSB 2015- 2019

5.1 Visi, Misi dan Tujuan UNS 67

5.2 Visi dan Misi RSB UNS 2015-2019 70

5.3 Arah Kebijakan Prioritas dan Program RSB 2015- 2019

71 5.4 Strategi Pendanaan Universitas Sebelas Maret

Melalui Penguatan Pendapatan Di Luar UKT

97

5.5 Proyeksi Pendapatan 2014 - 2019 98

5.6 Proyeksi Belanja 2015 - 2019 102

5.7 Proyeksi Assets 2015 - 2019 104

BAB VI KERANGKA IMPLEMENTASI

6.1 Sinkronisasi Koordinasi, dan Tata Kelola 106 6.2 Distribusi Urusan Berdasar Kegiatan 112

6.3 Sistem Pengawasan Internal 121

6.4 Mekanisme dan instrumen Pemantauan/Evaluasi 122 BAB VII PENUTUP

7.1 Aturan Transisi 125

7.2 Kaidah Pelaksanaan 126

LAMPIRAN L.1 Susunan Tim Perencanaan dan Pengembangan UNS 2014/2015

128

(5)

DAFTAR GAMBAR

No. Nama Hal

1.1. MetodePenyusunan Rencana Stategis Bisnis Universitas Sebelas Maret (RSB UNS)

7 1.2. Diagram Alur Rencana Stategis Bisnis Universitas

Sebelas Maret (RSB UNS)

8 2.1. Visi Pembangunan 2005-2025, Serta Pentahapan

RPJPN 2005-2025

12 2.2. Rencana Pengembangan Jangka Panjang UNS 2011-

2030

25 3.1. Struktur Organisasi Universitas Sebelas MaretDalam

Peraturan Mendikbud Nomor 82 Tahun 2014, 20 Agustus 2014

36

4.1. Diagram Positioning UNS 65

6.1. Keterpaduan Kebijakan/Substansi Dokumen 107 6.2. Lingkup Pengelolaan Keuangan UNS 109

6.3. Pola Penjadwalan Perencanaan 110

6.4. Pohon Distribusi Urusan Berdasarkan Kegiatan 113

(6)

DAFTAR TABEL

No. Judul Tabel Hal

2.1. Periodisasi Rencana Stategis Sebelum Penyesuaian (2011 – 2030)

14 2.2. Sinkronisasi Rencana Stategis dengan Dokumen RBA

dan Kontrak Kinerja Rektor

17

2.3. Jumlah Mahasiswa per Fakultas 20

2.4. Sinkronisasi Sasaran Strategis, Indikator Kinerja Utama, QS Stars dan Variabel Akreditasi Perguruan Tinggi

22

3.1. Nilai-Nilai Yang Dianut UNS 32

3.2. Budaya Kerja UNS 33

4.1. Skor Analisis Komponen Internal 60

4.2. Skor Analisis Kondisi Eksternal 62

4.3. Indeks Posisi UNS 64

5.1. Indikator Kinerja Utama (IKU)/Key Performance Indicators (KPI) dan Target Pencapaian 2019

72 5.2. Program Prioritas UNS 2015 – 2019 74 5.3. Keunggulan/Program, Sub Program, Kegiatan dan

Indikator Kinerja Kegiatan.

77 5.4. Perencanaan ICC Fakultas/Unit/Lembaga di UNS 98 5.5. Realisasi Pendapatan PNBP dan Proyeksi

tahun 2015-2019

101 5.6. Realisasi Belanja dan Target 2015 – 2019 103 5.7. Realisasi Asset 2013 – 2014 dan

Proyeksi Asset 2015-2019

105 6.1. Pembagian Urusan antara Pemangku Kepentingan

(Stakeholder) Perencanaan di UNS

107 6.2.

6.3.

Jadwal Perencanaan Tahun T+1 Jadwal Tata kelola Saldo wal

110 112 6.4. Keunggulan Dalam Pendidikan Dan Kemahasiswaan 113

6.5. Keunggulan Dalam Riset 114

6.6. Keunggulan Dalam Transfer & Pengembangan Ilmu 114 6.7. Keunggulan Dalam Manajemen Pengetahuan 114 6.8. Keunggulan Dalam Sumberdaya Manusia 115

6.9. Keunggulan Dalam Tata Kelola 115

6.10. Keunggulan Dalam Manajemen Mutu Dan Layanan 116 6.11. Keunggulan Dalam Intenasionalisasi dan

Pencitraan Publik

116 6.12. Program dan Kegiatan Program Studi dalam RBA UNS 117

(7)

Rencana Strategis Bisnis Universitas Sebelas Maret

RSB UNS 2015-2019 | 1 BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Universitas Sebelas Maret (UNS) adalah lembaga pendidikan tinggi yang memiliki tugas pokok menyelenggarakan tri dharma perguruan tinggi dalam rangka turut serta mencapai cita-cita konstitusional Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya mencerdaskan kehidupan bangsa. Guna mewujudkan hal tersebut, perlu dilakukan langkah-langkah strategis bagi terselenggaranya pendidikan tinggi dengan mengedepankan kualitas, kuantitas, dan produktivitas di bidang penelitian, dan pengabdian pada masyarakat sehingga UNS mampu berkontribusi meningkatkan daya saing bangsa (nation’s competitiveness).

Sebagai institusi pendidikan tinggi, UNS harus mengembangkan tata kelola yang baik (good university governance) melalui organisasi yang sehat (healthy organization) dan kemandirian dalam pengelolaan (autonomy).

Kondisi ini merupakan prasyarat untuk menyelenggarakan program pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat secara efisien, dan berdaya saing, serta memiliki reputasi yang tinggi dalam rangka menuju visi UNS 2030 yaitu menjadi universitas unggul di dunia.

Langkah awal yang dilakukan UNS adalah menyelenggarakan pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PK-BLU) sehingga UNS memiliki keluwesan dalam mengelola sumber daya namun tetap bertanggungjawab. PK-BLU adalah instansi di lingkungan pemerintah yang dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berupa penyediaan barang dan/atau jasa yang dijual tanpa mengutamakan keuntungan, yang pelaksanaannya didasarkan pada prinsip efisiensi dan produktivitas. Hal ini bertujuan agar UNS dapat lebih kreatif dan inovatif

(8)

dalam meningkatkan mutu pelayanan masyarakat untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa, dengan menerapkan fleksibilitas pengelolaan keuangan secara efektif, dan menjalankan praktik not-for-profit business yang sehat.

Sebagai konsekuensi penyelenggaraan tata kelola PK-BLU, UNS perlu menyusun Rencana Strategis Bisnis (RSB) guna kelengkapan administrasi dan sekaligus merupakan pedoman untuk menghadapi tantangan perkembangan zaman dan lingkungan yang dinamis dengan pilihan strategi yang tepat sebagai Perguruan Tinggi Pemerintah yang memberikan pelayanan kepada publik, membimbing segenap sivitas akademika UNS mencapai visi yang ditetapkan, danmenyelenggarakan sistem penganggaran berbasis kinerja yang berorientasi output dan outcomes.

Dengan mengingat potensi dan kondisi yang ada serta dinamika masyarakat yang berkembang, UNS telah melakukan akselerasi Rencana Strategis Bisnis (RSB) yang semula dirancang untuk tahun 2009-2013 dan 2014-2019 menjadi Rencana Stategis Bisnis perubahan (RSB perubahan) 2011-2015 agar lebih sesuai dengan kondisi, kebutuhan, dan peran serta UNS dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Penyusunan Rencana Stategis Bisnis (RSB) 2015-2019 ini senantiasa menjaga keberlangsungan dan keberlanjutan (sustainability) RSB sebelumnya dan mendasarkan pada Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 73 Tahun 2008 tentang Standar Pelayanan Minimum pada Universitas Sebelas Maret (SPM-UNS), serta kebijakan akselerasi program dan kegiatan untuk mempercepat tercapainya Visi UNS 2030 yaitu menjadi universitas unggul di dunia.

(9)

Rencana Strategis Bisnis Universitas Sebelas Maret

RSB UNS 2015-2019 | 3 1.2. Landasan Hukum Penyusunan Rencana Strategis Bisnis

(RSB) UNS 2015-2019

Penyusunan RSB UNS 2015-2019 secara yuridis formal berlandaskan pada peraturan perundang-undangan sebagai berikut:

1. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;

2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 Tentang Keuangan Negara;

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 43;

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3687);

3. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4301);

4. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 Tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);

5. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 Tentang Pemeriksaan Pengelolaan Dan Tanggung Jawab Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4400);

6. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);

7. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru Dan Dosen;

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia 4586.

8. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2005—2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700);

(10)

9. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 158;

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5336);

10. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2003 Tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47;

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);

11. Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2004 Tentang Penyusunan Rencana Kerja Dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 75; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4406);

12. Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 4; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4502);

13. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan Dan Kinerja Instansi Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 25, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4614);

14. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 91, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4864);

15. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 74; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5135);

16. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2012 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 Tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 48; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4502);

(11)

Rencana Strategis Bisnis Universitas Sebelas Maret

RSB UNS 2015-2019 | 5 17. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan sebagaimana diperbarui dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5157);

18. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 71 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5410);

19. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi Dan Pengelolaan Perguruan Tinggi;

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 16, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5500);

20. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2010-2014;

21. Keputusan Presiden Nomor 42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 73 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4212) sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Presiden Nomor 72 Tahun 2004 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 92, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4418);

22. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;

23. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2007 tentang Sistem Perencanaan Tahunan Departemen Pendidikan Nasional;

24. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 66 Tahun 2006 tentang Rencana Bisnis Anggaran;

(12)

25. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 119 Tahun 2007 tentang Persyaratan Administratif dalam Rangka Pengusulan dan Penetapan Satuan Kerja Instansi Pemerintah untuk Menerapkan Pengelolaan Badan Layanan Umum;

26. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 73 Tahun 2007 Tentang Pedoman Penetapan Remunerasi Bagi Pejabat Pengelola, Dewan Pengawas, dan Pegawai Badan Layanan Umum;

27. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 73 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 10 tahun 2006 tentang Penerapan Remunerasi bagi Pejabat Pengelola, Dewan Pengawas, dan Pegawai Badan Layanan Umum;

28. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 73 Tahun 2008 tentang Standar Pelayanan Minimum pada Universitas Sebelas Maret;

29. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;

30. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 55 Tahun 2013 Tentang Biaya Kuliah Tunggal dan Uang Kuliah Tunggal pada Perguruan Tinggi Negeri di Lingkungan Kemdikbud;

31. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 769);

32. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Sebelas Maret;

33. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 112/O/2004 tentang Statuta Universitas Sebelas Maret;

34. Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 52/KMK.05/2009 tentang Penetapan UNS sebagai Badan Layanan Umum (BLU);

(13)

Rencana Strategis Bisnis Universitas Sebelas Maret

RSB UNS 2015-2019 | 7 35. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 118/MPN.A4/KP/2011, tentang Pengangkatan Prof. Dr. R.

Karsidi, MS. sebagai Rektor Universitas Sebelas Maret masa jabatan 2011-2015;

36. Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 386/KMK.05/2014, tentang Penetapan Remunerasi Bagi Pejabat Pengelola Dewan Pengawas dan Pegawai Badan Layanan Umum Universitas Sebelas Maret pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, tanggal 19 Agustus 2014.

1.3. Metode Perencanaan Strategis

Rencana Strategis Bisnis (RSB) atau sering disebut Rencana Strategis (Renstra), pada hakikatnya merupakan sistem Rencana Pengembangan Jangka Menengah (RPJM). RPJM UNS Tahun 2015-2019 disusun dengan metode partisipatif dengan melibatkan seluruh stakeholder Universitas dengan strategi pemikiran sebagaimana disajikan pada gambar berikut ini.

Gambar 1.1. Metode Penyusunan

Rencana Stategis Bisnis Universitas Sebelas Maret (RSB UNS)

Evaluasi dan Pengawasan

(Evaluation and Control)

Perencanaan Strategis

(Strategic Planning)

Strategi Pelaksanaan

(Implementation Strategy) Pendalaman

Khasanah Lingkungan (Environmental scanning)

Alasan keberadaan

Kebijakan Strategi-

strategi

Program

Anggaran

Prosedur

Kinerja Tahap untuk

mengerja- kan aktivitas Biaya

program Aktivitas yang diperlukan untuk memenuhi rencana Panduan umum untuk membuat keputusan Rencana untuk mencapai visi dan misi Formulasi hasil akhir yang diharapkan pada waktu tertentu Visi & Misi

Tujuan, Sasaran

Hasil aktual Lingk. Sosial:

Peluang Eksternal;

P E S T

Mandat Lingkungan:

Lingkungan Edukasi:

Kekuatan dan Kelemahan Internal Struktur Tata Kelola Kultur: beliefs, harapan, nilai-nilai.

Sumberdaya:

Aset, ketrampilan, kompetensi, pengetahuan

Aksi

Pengumpulan Informasi

Rencana Pengembangan Pemantauan

Kinerja

(14)

Sebagaimana terlihat pada gambar di atas metode perencanaan diawali dengan melakukan self evaluation untuk mengetahui existing condition kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman melalui analisis strength, weakness, opportunity, threat (KKPA/SWOT) yang dimiliki dan dihadapi UNS. Hasil analisis SWOT digunakan sebagai dasar penyusunan RSB, yang meliputi visi, misi, tujuan, sasaran, serta strategi dan kebijakan pencapaiannya.

Proses penyusunan Rencana Stategis Bisnis (RSB) 2015‐2019 menggunakan model alur kerja office of quality improvement dari University of Wisconsin Madison (dengan beberapa penyesuaian) dalam A Collection of Planning Corner Articles, sebagaimana disajikan pada Gambar 1.2

Gambar 1.2. Diagram Alur Rencana Stategis Bisnis Universitas Sebelas Maret

(RSB UNS)

ANALISIS SITUASIONAL:

Posisi & Kondisi sekarang:

Titik mula; Isu-isu penting yang mewarnai lanskap operasional; Tren

kedepan VISI UNS:

Harapan pemangku kepentingan UNS 2015

Visi jangka panjang UNS 2030

MISI UNS:

Untuk apa UNS

Manfaatnya bagi pemangku kepentingan

ARAHAN STRATEGIS DAN KEBIJAKAN:

Strategi yang terfokus;

Program-program strategis

INDIKATOR CAPAIAN:

Mengetahui improvement UNS

RENCANA KERJA DAN ANGGARAN:

PRINSIP-PRINSIP OPERASIONAL UNS:

Azas-azas, nilai-nilai, dan Pedoman operasional UNS

OPERASIONAL UNS:

Implementasi Program, Kegiatan

EVALUASI PERIODIK:

Pengukuran kinerja, MAE

(15)

Rencana Strategis Bisnis Universitas Sebelas Maret

RSB UNS 2015-2019 | 9 Strategi implementasi RSB 2015-2019 dijalankan melalui penyusunan program, kegiatan, anggaran dan kerangka implementasi (sinkronisasi koordinasi, dan tata kelola; distribusi urusan berdasar kegiatan; sistem pengawasan internal; dan mekanisme dan instrumen pemantauan/evaluasi).

Hasil capaian rencana stategis bisnis dievaluasi secara periodik untuk mengetahui kemajuannya. Keberhasilan program dapat diketahui berdasarkan pemenuhan target yang ditetapkan pada Key Performance Indicator (KPI) atau Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Kegiatan (IKK). Capaian indikator merupakan salah satu ukuran yang dipertimbangkan dalam penyusunan rencana program dan kegiatan serta anggaran periode berikutnya.

1.4. Sistematika Penyajian

Rencana Strategis Bisnis Universitas Sebelas Maret (RSB UNS)2015- 2019 disajikan dalam sistematika adalah sebagai berikut:

1. BAB I. Pendahuluan. Menjelaskan latar belakang penyusunan rencana strategis bisnis, landasan hukum penyusunan, dan metodologi serta sistematika penyajian Rencana Strategis Bisnis (RSB).

2. BAB II. Sinkronisasi Rencana Strategis Bisnis (RSB) Periode II 2015-2019 dengan Dokumen Perencanaan Lainnya. Berisi deskripsi dan analisis keterkaitan RSB 2015-2019 dengan dokumen perencanaan yang relevan pada tingkat nasional, regional maupun internal.

3. BAB III. Deskripsi Umum. Berisi deskripsi sejarah perjalanan UNS sejak berdiri hingga saat ini, tugas pokok dan fungsi yang diemban sebagai institusi pendidikan tinggi dan perkembangan organisasi tata laksana UNS sehubungan dengan berlakunya Permendikbud No. 82 Tahun 2014 tentang Organisasi dan Tata Kelola UNS yang membawa implikasi bagi organisasi di tingkat universitas maupun fakultas/unit- unit.

(16)

4. Bab IV. Analisis Isu-Isu Strategsis dan Lingkungan. Menyajikan keadaan atau posisi UNS pada analisis evaluasi diri sehingga strategi pencapaian visi, misi, dan tujuan dapat dirumuskan. Metode yang dilakukan adalah dengan analisis SWOT untuk mengukur kekuatan, kelemahan, kesempatan, dan tantangan.

5. Bab V. Strategi dan Arah Kebijakan RSB 2015-2019. Berisi tentang visi, misi, dan tujuan UNS serta visi, misi, dan tujuan RSB UNS 2015-2019 sebagai landasan dalam penentuan stategi dan arah kebijakan. Atas dasar analisis isi-isu strategis dan lingkungan dalam bab sebelumnya, pada bab ini dideskripsikan pilihan strategi, arah kebijakan, dan skala prioritas kegiatan yang diambil dalam rangka mewujudkan visi UNS 2030 yaitu Menjadi Univeristas Unggul di Dunia.

6. Bab VI. Kerangka Implementasi. Menyajikan kerangka operasionalisasi RSB 2015-2019 sebagai kerangka kerja dan sistem kendali/pengawasan bagi setiap komponen pelaksana sehingga semuanya dapat begerak serempak dan harmoni dalam rangka menuju cita-cita bersama.

7. Bab VII. Penutup. Berisi tentang kaidah transisi yang mengatur tentang pergantian RSB 2015-2019 dan seluruh konsekuensi ikutannya dari RSB 2011-2015 yang berlaku sebelumnya dan kaidah pelaksanaan yang mengatur hak dan kewajiban semua komponen pelaksana.

Lampiran.

L.1. Rencana Anggaran dan Belanja UNS 2015 – 2019.

L.2. Susunan Tim Perencanaan dan Pengembangan UNS

(17)

Rencana Strategis Bisnis Universitas Sebelas Maret

RSB UNS 2015-2019 | 11 BAB II

SINKRONISASI RENCANA STRATEGIS BISNIS (RSB) PERIODE II 2015-2019 DENGAN DOKUMEN PERENCANAAN

LAINNYA

2.1. Sinkronisasi RSB 2015-2019 dengan Dokumen Perencanaan lainnya

Rencana Strategis Bisnis (RSB) merupakan jabaran dari Rencana Strategis Bisnis Jangka Panjang (RSB-JP) Universitas Sebelas Maret 2011- 2031 dalam rencana operasional tahunan dengan siklus 4 (empat) tahunan.

Rencana Strategis Bisnis (RSB) empat tahunan dan Rencana Strategis Bisnis Jangka Panjang (RSB-JP) Universitas Sebelas Maret 2011-2031 disusun dengan mempertimbangkan kesesuaiannya dengan dokumen lain, meliputi Visi Pembangunan Nasional Jangka Panjang 2005-2025 dan tantangan utama RPJMN 2015-2019. Sedangkan dengan dokumen internal, rencana stategis UNS 2011-2031 dianalisis keterkaitannya dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang UNS, Rencana Bisnis Anggaran, dan Indikator Kinerja Utama (Key Performance Indicator) Rektor, serta Rencana Induk Penelitian UNS

Visi Pembangunan 2005-2025 adalah Indonesia yang mandiri, maju, adil, dan makmur. Pentahapan pembangunan RPJPN 2005-2025 meliputi RPJMN 1 (2005-2009), RPJMN 2 (2010-2014), RPJMN 3 (2015-2019), dan RPJMN 4 (2020-2025). Rencana strategis UNS dikaitkan dengan RPJMN 2 adalah meningkatkan kualitas SDM, membangun kemampuan IPTEK, dan memperkuat daya saing perekonomian. RPJMN 3 menekankan pembangunan berdasar keunggulan kompetitif berbasis SDA yang tersedia, SDM berkualitas, dan kemampuan IPTEK. Sedangkan RPJMN 4

(18)

menitikberatkan pada percepatan pembangunan di segala bidang, dengan struktur perekonomian yang kokoh berlandaskan keunggulan kompetitif.

Secara lebih rinci, visi Pembangunan 2005-2025, serta pentahapan RPJPN 2005-2025 digambarkan dalam ilustrasi berikut:

Gambar 2.1. Visi Pembangunan 2005-2025 Indonesia yang Mandiri, Maju, Adil, dan Makmur

Pada periode pembangunan 2015-2019, Pemerintah berupaya untuk memperbaiki semua sektor pembangunan dengan target jangka panjang 2030 meliputi: pertama, keluar dari Negara Middle Income Trap (MIT), dengan sasaran pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, inklusif, dan berkelanjutan; transformasi struktur ekonomi yang didukung pengelolaan SDA yang lebih baik dan pengembangan IPTEK dan inovasi; meningkatkan kualitas SDM, ketahanan pangan, energi, dan air; serta peningkatan infrastruktur yang memadai. Sasaran kedua adalah percepatan pemerataan pembangunan dan pengurangan kesenjangan, pemberantasan korupsi, percepatan konsolidasi demokrasi, serta perhatian terhadap potensi bencana alam besar dan risiko perubahan iklim.

(19)

Rencana Strategis Bisnis Universitas Sebelas Maret

RSB UNS 2015-2019 | 13 Periodisasi Rencana Pengembangan Jangka Panjang (RPJP) UNS semula adalah 2005-2030, dengan adanya penyesuaian terhadap periodisasi kepemimpinan empat tahunan di UNS, maka periodisasi RPJP bergeser menjasi 2005-2031, dengan pembagian periode Rencana Strategis Bisnis (RSB) Tahap I (2011-2015), Tahap II (2015-2019), Tahap III (2019-2023), Tahap III (2024-2027), dan Tahap IV (2027-2031). Tabel 2.1. berikut ini menjelaskan Rencana Strategis Bisnis (RSB) sebelum perubahan periodisasi.

(20)

14 | Rencana Strategis Bisnis Universitas Sebelas Maret

Tabel 2.1. Periodisasi Rencana Stategis Sebelum Penyesuaian (2011 – 2030)

2011 – 2015 2016 – 2020 2021 – 2025 2026 – 2030

Rencana Strategis Tahap I (2011- 2015) adalah quality and relevance, empowerment, menitikberatkan pada akselerasi system otonomi dan kemandirian UNS dengan indikator capaian sebagai berikut:

Rencana Strategis Tahap II (2016-2020) menitikberatkan pda akselerasi dalam pencapaian reputasi internasional UND, dengan indikator capaian sebagai berikut:

Rencana Strategis Tahap III (2021-2025) menitikberatkan pada pencapaian UNS sebagai PT yang unggul di Asis Pasifik, dengan capaian indikator sebagai berikut:

Rencana Strategis Tahap I (2026-2030) menitikberatkan pada pencapaian UNS sebagai PT yang unggul dn masuk dalam Universitas 500 besar di dunia, dengan capaian indikator sebagai berikut:

a. Menjadi PT yang mandiri riset, dengan alokasi dana riset dari PNBP bertahap sampai 15%

b. Munculnya lima puncak ungglan riset

c. Rasio mahasiswa Sarjana:

Pascasarjana = 75:25

d. Publikasi pada jurnal bereputasi internasional 100 publikasi/tahun (tahun 2016) dan patent 20 buah (tahun 2015)

e. 40% staf pengajar S3 (tahun 2016)

f. Status penilaian (opini) Auditor Eksternal (=WTP)

a. Alokasi dana riset PNBP bertahap sampai 20%

b. 70% staf pengajar S-3 (2020) c. Peningkatan PS S-1 double

degree

d. Peningkatan PS S-2 double degree

e. Persiapan kelas/PS Internasional

f. Peningkatan jumlah mahasiswa Pascasarjana g. Peningkatan jumlah

mahasiswa asing

h. PS menyiapkan akreditasi internasional

i. Peningkatan unit penerima

a. Alokasi dana riset PNBP bertahap sampai 25%

b. 80% staf pengajar S-3 (2025) c. Peningkatan PS S-1 double

degree

d. Persiapan PS S-2, S-3 double degree

e. Persiapan kelas/PS Internasional

f. Peningkatan jumlah mahasiswa Pascasarjana g. Peningkatan jumlah

mahasiswa asing

h. Peningkatan jumlah PS akreditasi internasional i. Peningkatan unit penerima

a. Alokasi dana riset PNBP bertahap sampai 30%

b. Munculnya penghargaan dunia untuk UNS

c. Peningkatan PS S-1 double degree

d. Persiapan PS S-2, S-3 double degree

e. Persiapan kelas/PS Internasional

f. Peningkatan jumlah mahasiswa Pascasarjana g. Peningkatan jumlah

mahasiswa asing

h. Peningkatan jumlah PS akreditasi internasional

(21)

Rencana Strategis Bisnis Universitas Sebelas Maret

RSB UNS 2015-2019 | 15

2011 – 2015 2016 – 2020 2021 – 2025 2026 – 2030

g. PS terakreditasi A (A=50%) h. AEE PS S-1 mencapai 23%

(>50% PS)

i. Peningkatan jumlah PS S-2 dan S-3

j. Peningkatan jumlah sertifikat tata kelola (ISO 9001 – 9008) k. Peningkatan jumlah jurnal

ilmiah terakreditasi nasional l. Peningkatan jumlah

laboratorium terakreditasi nasional

m. Paten/HaKI

n. Profil dan situs website fully bilingual

o. Peningkatan jumlah PS S-1 double degree

p. Peningkatan jumlah PS S-2 double degree

jumlah sertifikasi internasional

j. Peningkatan jumlah jurnal internasional

k. Peningkatan publikasi hasil riset pada proceeding, jurnal internasional, patent

l. Peningkatan jumlah kerjasama riset internasional m. Peningkatan jumlah

universitas yang melakukan student exchange

n. Peningkatan jumlah universitas yang melakukan scholar exchange

o. Peningkatan jumlah centre of excellence

p. Pengembangan wilayah Kampus UNS dengan konsep go green

jumlah sertifikasi internasional

j. Peningkatan jumlah jurnal internasional

k. Peningkatan publikasi hasil riset pada proceeding, jurnal internasional

l. Peningkatan jumlah patent m. Peningkatan jumlah

kerjasama riset internasional n. Peningkatan jumlah universitas yang melakukan student exchange

o. Peningkatan jumlah universitas yang melakukan scholar exchange

p. Peningkatan jumlah centre of excellence

i. Peningkatan unit penerima jumlah sertifikasi internasional

j. Peningkatan jumlah jurnal internasional

k. Peningkatan publikasi hasil riset pada proceeding, jurnal internasional

l. Peningkatan jumlah patent m. Peningkatan jumlah

kerjasama riset

internasional

n. Peningkatan jumlah universitas yang melakukan student exchange

o. Peningkatan jumlah universitas yang melakukan scholar exchange

p. Peningkatan jumlah centre of excellence

(22)

2.1.1. Sinkronisasi Rencana stategis (2011-2015) dengan Dokumen Rencana Bisnis Anggaran dan Kontrak Kinerja Rektor

Sasaran rencana stategis UNS Tahap I (2011-2015) adalah menitikberatkan pada akselerasi sistem otonomi dan kemandirian UNS dengan 16 indikator capaian. Program dan kegiatan dalam Rencana stategis direncanakan dan dianggarkan dalam Rencana Bisnis Anggaran (RBA) tahunan. Untuk menjalankan Program dan Kegiatan Tahunan, Rektor menandatangani Kontrak Kinerja dengan Menteri Keuangan. Kontrak kinerja Rektor tersebut menjadi standar acuan keberhasilan kinerja Rektor pada tahun berjalan, dan setiap tahun dapat diperbarui kembali dengan persetujuan Menteri Keuangan. Kontrak Kinerja Rektor juga menjadi standar acuan bagi pembayaran insentif kinerja pada sistem remunerasi.

Rencana Strategi Bisnis 2015-2019 merupakan rencana strategi lanjutan dari Rencana Strategi Bisnis 2011-2015, sehingga penyusunan Rencana Strategi Bisnis 2015-2019 merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Rencana Strategi Bisnis periode sebelumnya. Rencana strategis yang disusun juga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen lain yang disusun oleh Unit-unit dan Lembaga di Universitas Sebelas Maret dan rencana target capaian kinerja yang disepakati oleh Universitas dan Kementerian Keuangan, yang diwujudkan dalam Kontrak Kinerja Rektor.

Dokumen tersebut meliputi Rencana Bisnis Anggaran dan Kontrak Kinerja Rektor yang disusun tahunan dan diajukan ke Kementerian Keuangan pada tahun sebelumnya, serta Rencana Induk Penelitian (RIP) yang disusun oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdiam Masyarakat (LPPM) mengikuti periodisasi Rencana Strategis Bisnis Universitas. Oleh karena itu, sangat penting untuk melihat sinkronisasi antara dokumen tersebut. Keterkaitan Rencana stategis (2011-2015), Rencana Bisnis Anggaran 2014, dan Kontrak Kinerja Rektor 2014 secara rinci dapat dilihat pada tabel 2.2. di bawah ini.

(23)

Rencana Strategis Bisnis Universitas Sebelas Maret

RSB UNS 2015-2019 | 17 Tabel 2.2. Sinkronisasi Rencana Stategis dengan Dokumen RBA dan

Kontrak Kinerja Rektor

Rencana Strategis (2011-2015)

Rencana Bisnis Anggaran (2014)

Kontrak Kinerja Rektor (2014)

1. Menjadi PT yang mandiri riset, dengan alokasi dana riset dari PNBP bertahap sampai 15%

2. Munculnya lima puncak unggulan riset

3. Rasio mahasiswa sarjana Pascasarjana = 75:25 4. Publikasi pada jurnal

bereputasi internasional 100 publikasi/tahun (tahun 2016) dengan patent 20 buah (2015) 5. 40% staf pengajar S3

(tahun 2016)

6. Status penilaian (opini) Auditor Eksternal (= WTP) 7. PS terakreditasi A (A =

50%)

8. AEE PS S1 mencapai 23%

(> 50% PS)

9. Peningkatan jumlah PS S2 dan S3

10. Peningkatan jumlah sertifikat tata kelola (= ISO 9001-2008)

11. Peningkatan jumlah jurnal ilmiah terakreditasi nasional

12. Peningkatan jumlah laboratorium terakreditasi nasional

13. Paten/HaKI

14. Profil dan situs website yang fully bilingual (Indonesia-Inggris)

15. Peningkatan jumlah PS S1 Double degree

16. Peningkatan jumlah PS S2 Double degree

1. Perolehan dana riset kompetitif = 5.268 Alokasi dana riset dari PNBP = (DIPA BLU) 1.513.400.000 atau = (1.513,4/1.005,82 = 0,150%)

2. Tahun 2014 adalah sebesar Rp.1.005,82 Milyar, yang bersumber dari Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 353,90 Milyar (termasuk didalamnya dana SBMPTN), dan dari Rupiah Murni (subsidi Pemerintah,) sebesar Rp.651,92Milyar (termasuk PHLN) 3. PNBP dibandingkan

dengan Rupiah Murni adalah55,7 %53,28%.

4. pada tahun 2013 IPK rata-rata lulusan adalah 3,22 dengan AEE 18,74%

5. Desember 2013 jumlah dosen Doktor 344. Jumlah dosen seluruhnya 1.530 orang, persentase jumlah doktor UNS baru mencapai 23 %. jumlah dosen studi lanjut Doktor 293 orang

Doktor = 352 (maret 2014)

Aspek Keuangan:

1. Rasio Pendapatan PNBP terhadap Biaya Operasional:

Persentase pendapatan PNBP BLU dibandingkan dengan total biaya operasional (RM dan PNBP) = 55%

2. Persentase PNBP:

Total PNBP dibanding dengan Total Anggaran = 50%

3. Akuntabilitas Laporan Keuangan BLU:

Opini Laporan Keuangan BLU (SAK) oleh auditor eksternal = WTP

4. Terciptanya budaya bebas korupsi pada PTN BLU:

Jumlah kasus Korupsi yang dinyatakan bersalah oleh pengadilan = 0

Aspek Operasional:

1. Persentase mahasiswa miskin S1 dan diploma

Jumlah mahasiswa (UKT Golongan I dan II serta Bidik Misi) S1 dan Diploma dibandingkan dengan jumlah total mahasiswa S1 dan Diploma = 18%

2. Akreditasi Program Studi Jumlah Program Studi S1 terakreditasi A dibandingkan dengan Total Jumlah Program Studi = 40%

3. Rasio Dosen bergelar Doktor Jumlah dosen bergelar doctor dibandingkan dengan total jumlah dosen = 25%

4. Produktivitas publikasi ilmiah (nasional, internasional.

Terideks, atau tidak terindeks) Jumlah publikasi ilmiah dibandingkan dengan total jumlah dosen = 60%

5. Produktivitas publikasi internasional yang terindeks scopus.Jumlah publikasi

(24)

Rencana Strategis (2011-2015)

Rencana Bisnis Anggaran (2014)

Kontrak Kinerja Rektor (2014)

internasional terindeks scopus dibandingkan dengan jumlah dosen = 5%

6. Prestasi Nasional Mahasiswa Jumlah gelar dari berbagai kompetisi nasional mahasiswa = 25

2.1.2. Sinkronisasi Rencana stategis (2011-2015) dengan Rencana Induk Penelitian (RIP) UNS

Keterkaitan Rencana stategis tahun 2011 – 2015 dengan Rencana Induk Penelitian UNS 2011 – 2015 secara rinci diuraikan sebagai berikut:

1) Menjadi PT yang mandiri riset, dengan alokasi dana riset dari PNBP bertahap sampai 15%. Sampai dengan pertengahan tahun 2014, alokasi dana riset dari PNBP sebesar 0,15%, yaitu sebesar Rp 1.513.400.000 dari jumlah anggaran PNBP sebesar Rp. 235 milyar atau = (1.513,4/1.005,82

= 0,150%). Tahun 2015 merupakan tahun terakhir periode pertama rencana stategis dari lima periode jangka panjang yang direncanakan.

Dalam RIP LPPM UNS disebutkan indikator penelitian dari sisi jumlah dana yang ditargetkan pada tahun 2014 yaitu peraihan dana kerjasama penelitian regional sebesar 1M, nasional 1,5M, dan internasional 1M.

sedangkan pada tahun 2015 ditergetkan peraihan dana penelitian kerjasama regional sebesar 1,25M, nasional 1,75M, dan internasional 1,25M.

2) Munculnya lima puncak unggulan riset

Dalam RIP penelitian LPPM tahun 2010 terdapat 13 bidang keunggulan riset yang dicanangkan, meliputi:

(1) Pengentasan kemiskinan

(2) Perubahan iklim dan keanekaragaman hayati (3) Energi baru dan terbarukan

(4) Ketahanan dan keamanan pangan

(5) Kesehatan, penyakit tropis, gizi, dan obat-obatan (6) Pengelolaan dan mitigasi bencana

(25)

Rencana Strategis Bisnis Universitas Sebelas Maret

RSB UNS 2015-2019 | 19 (7) Integrasi nasional dan harmoni social

(8) Otonomi daerah dan desentralisasi (9) Seni dan budaya/industri kreatif

(10) Infrastruktur, transportasi, dan teknologi pertahanan (11) Teknologi informasi dan komunikasi

(12) Pembangunan manusia dan daya saing bangsa (13) Javanologi

Sedangkan tema riset yang direncanakan menjadi tema unggulan meliputi:

(1) Perubahan iklim dan keragaman hayati (2) Energi baru dan terbarukan

(3) Ketahanan pangan

3) Rasio mahasiswa sarjana dengan pascasarjana adalah 75:25

Jumlah mahasiswa program pascasarjana sampai dengan tahun 2013 adalah sebanyak 3561 orang dari seluruh jumlah mahasiswa sebanyak 35.922 orang. Jika dibandingkan dengan jumlah mahasiswa S-1, maka rasionya adalah sebesar 11% yaitu 3561:32361, dari rasio yang ditargetkan sebesar 33,33%. Perkembangan jumlah mahasiswa S-1 per fakultas dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

Tabel 2.3. Jumlah Mahasiswa per Fakultas

Fakultas Jumlah Mahasiswa

2010 2011 2012 2013 2014

Teknik 3.228 3.037 3.016 3.115 3.420

Ekonomi 4.023 3.773 3.830 3.612 3.785

Kedokteran 2.659 2.224 2.696 2.748 3.114

Pertanian 2.417 2.280 2.677 3.152 3.417

ISIP 3.162 3.003 3.057 3.081 3.401

Hukum 1.786 1.621 1.673 1.746 1.800

Sastra dan Seni Rupa 2.889 2.784 2.862 2.950 3.096

KIP 8.834 9.495 9.409 9.537 8.839

MIPA 2.069 2.303 2.340 2.420 2.481

Pascasarjana 146 1.600 2.758 3.561 3.309

Jumlah 31.213 32.120 34.318 35.922 36.662

(26)

4) Publikasi pada jurnal bereputasi internasional 100 publikasi/tahun (tahun 2016) dengan paten 20 buah (2015)

Jumlah jurnal terakreditasi nasional sampai dengan tahun 2013 adalah sebanyak 3 jurnal. Jumlah publikasi pada jurnal nasional sebanyak 84 publikasi. Jumlah publikasi pada jurnal bereputasi internasional sebanyak 116 publikasi. Jumlah hak paten yang telah diperoleh sampai dengan tahun 2013 adalah sebanyak 6 hak paten, sedangkan usulan paten sebanyak 19 usulan.

5) 40% staf pengajar S-3 (tahun 2016)

Jumlah staff pengajar berkualifikasi S-3 sampai dengan Maret 2014 sebanyak 352 dari seluruh staf pengajar sejumlah 1506 orang, sehingga rasio staf pengajar S-3 sebesar 23,37%. Jumlah staf pengajar studi lanjut sampai saat ini adalah sebayak 293 orang.

6) Status penilaian (opini) Auditor Eksternal (= WTP)

Secara berturut-turut sampai dengan tahun 2013 penilaian auditor eksternal pada Universitas Sebelas Maret adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

7) PS terakreditasi A (A = 50%)

Jumlah program studi terakreditasi sampai dengan tahun 2013 adalah 40 program studi.

8) AEE PS S1 mencapai 23% (> 50% PS)

Capaian angka efisiensi edukasi sampai dengan tahun 2013 adalah 18,9%.

9) Peningkatan jumlah PS S2 dan S3

UNS memiliki 9 fakultas, 1 Program Pasca Sarjana, dan secra keseluruhan terdiri dari 140 program studi. Jumlah program studi S2 pada akhir tahun 2013 sebanyak 31program studi, sedangkan jumlah program studi S3 adalah sebanyak 10 program studi.

(27)

Rencana Strategis Bisnis Universitas Sebelas Maret

RSB UNS 2015-2019 | 21 2.1.3. Sinkronisasi Rencana strategis dengan Indikator Kinerja

Utama (Key Performance Indicator), Sasaran Strategis, QS Stars dan Variabel Akreditasi Perguruan Tinggi

Pada bagian ini, diidentifikasi Indikator Kinerja Utama UNS untuk periode Rencana stategis 2015-2019, disesuaikan dengan Kontrak Kinerja Rektor yang telah disetujui Menteri Keuangan, dan QS Star (Quacquarelli Symonds Star), yaitu standar internasional pemeringkatan Perguruan Tinggi dan variabel akreditasi perguruan tinggi. UNS menetapkan tiga Sasaran Strategis untuk mencapai World Class University 2030, meliputi (1) Tata Kelola Berkualifikasi Good University Gonernance (GUG), (2) Terwujudnya Otonomi dan Kemandirian Universitas, dan (3) Penyelenggaraan Tata Kelola Tri Dharma Menuju Universitas Bereputasi Internasional. Keterkaitan ketiga dokumen tersebut menghasilkan matriks, yang selanjutnya menjadi kerangka acuan Indikator Kinerja Unggulan untuk periode Rencana stategis berikutnya. Identifikasi Indikator Kinerja Unggulan hasil sinkronisasi dijabarkan sebagai berikut:

Tabel 2.4. Sinkronisasi Sasaran Strategis, Indikator Kinerja Utama, QS Stars dan Variabel Akreditasi Perguruan Tinggi

No. Indikator Kinerja Utama/Key Performance Indicator A. Sasaran Strategis:

Tata Kelola Berkualifikasi Good University Gonernance (GUG) 1 Opini auditor eksternal

2 PS S-1 terakreditasi A/total PS – (%)

3 PS terakreditasi internasional/total PS – (%) 4 Angka efisiensi edukasi (S-1) – (%)

5 Tata kelola unit tersertifikasi internasional/ISO 6 Indeks kepuasan pengguna (skala 1-4)

7 Kualifikasi dosen S-3 – (%)

8 Jumlah kasus korupsi yang sudah dinyatakan bersalah 9 Peringkat Green campus

10 Akses untuk Difabel

(28)

B. Sasaran Strategis:

Terwujudnya Otonomi dan Kemandirian Universitas.

1 Kerjasama kelembagaan internasional 2 Reputasi Penyedia Kerja

3 Ranking kinerja penilaian DIKTI 4 Proporsi PNBP terhadap APBN

5 Proporsi PNBP terhadap Biaya operasional 6 Komersialisasi produk hasil riset

7 Peraihan riset kompetitif (Jt-Rp) 8 Nilai kerjasama kelembagaan (M-Rp) 9 Jumlah mahasiswa miskin S1 dan diploma C. Sasaran Strategis:

Penyelenggaraan Tata Kelola Tri Dharma Menuju Universitas Bereputasi Internasional.

1 Jurnal Ilmiah terakreditasi nasional

2 Publikasi riset di jurnal terakreditasi nasional

3 Publikasi riset/artikel di jurnal terindeks internasional (scopus) 4 Rasio publikasi tersitasi internasional terindeks : jumlah dosen 5 Jumlah patent/HaKI

6 Jumlah pusat keunggulan (center of Excellence) yang diakui Internasional

7 Jumlah pengakuan dan penghargaan kebudayaan 8 Program studi double degree

9 Jumlah mahasiswa asing

10 Student exchange (inbound dan outbond) 11 Lecture exchange (inbound dan outbond) 12 Kelas internasional

13 Jumlah penghargaan internasional 14 Learning distance (elearning) 15 Prestasi nasional mahasiswa

(29)

Rencana Strategis Bisnis Universitas Sebelas Maret

RSB UNS 2015-2019 | 23 2.2. Sinkronisasi RSB UNS 2015 – 2019 dengan Rencana

Pengembangan Jangka Panjang UNS 2011-2031

Rencana Strategi Bisnis (RSB) UNS Tahun 2015–2019 sebagai sistem perencanaan Rencana Pengembangan Jangka Menengah (RPJM) dengan rentang waktu empat tahunan merupakan bagian dari satu kesatuan sistem perencanaan Rencana Pengembangan Jangka Panjang Universitas Sebelas Maret (RPJP UNS) Tahun 2011-2031, yang dalam penyusunannya RPJP tersebut berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Pendidikan Tinggi Tahun 2005-2025. Keterkaitan dan posisi RSB UNS Tahun 2015–2019 dalam konteks Rencana Pengembangan Jangka Panjang UNS berdasarkan periodisasi jabatan Rektor dan skema RPJP UNS Tahun 2011 – 2031 dengan basis internasionalisasi dapat dilihat pada Gambar 2.2 dan Gambar 2.3.

(30)

Gambar 2.2. Skema RPJP UNS Tahun 2011 – 2031 berdasarkan Periodisasi Jabatan Rektor

2011-2015 2015-2019 2019-2023 2023-2027 2027-2031

Gambar 2.3. Skema RPJP UNS Tahun 2011 – 2031 basis internasionalisasi

(31)

Rencana Strategis Bisnis Universitas Sebelas Maret

RSB UNS 2015-2019 | 25 Gambaran skematis Arah Pengembangan UNS (RPJP-UNS) Berdasarkan Penilaian (Bintang) pada QS-STAR disajikan sebagai berikut:

Gambar 2.4. Skema Arah Pengembangan UNS Berdasarkan Penilaian pada QS-STA

(32)

BAB III

DESKRIPSI UMUM UNS

Tiga puluh sembilan tahun Universitas Sebelas Maret (UNS) telah mengabdi dan berkontribusi dalam proses pembangunan bangsa dan negara Indonesia melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi. Peradaban dunia berkembang begitu cepat dan mengalami perubahan-perubahan di berbagai aspek kehidupan terutama di bidang penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), yang merupakan salah satu aspek esensial dari perkembangan dan aktualisasi potensi insani hakiki guna mewujudkan peradaban manusia. Pentingnya keberadaan perguruan tinggi di tengah- tengah masyarakat berkaitan erat dengan kapasitas perguruan tinggi dalam pengembangan dan penyebarluasan IPTEK tersebut. Perguruan tinggi pada dasarnya adalah sebuah institusi pengetahuan dan sekaligus institusi sosial.

Sebagai institusi pengetahuan, perguruan tinggi mempunyai tugas berkenaan dengan pengayaan, pengembangan dan penyebarluasan IPTEK, serta penyiapan sumberdaya IPTEK. Sedangkan sebagai institusi sosial, perguruan tinggi merupakan bagian dari dinamika masyarakat di mana perguruan tinggi berdiri, berkembang, dan berperan.

Dalam perkembangan dan kemajuannya yang begitu cepat di usia yang relatif masih muda, UNS tetap berpijak dan bertopang pada nilai-nilai sejarah perkembangannya yang seiring dan sejalan membentuk karakter institusi semakin unggul. Karakter sebagai Perguruan Tinggi yang semakin berkembang terlihat pada perjalanan sekaligus sebagai tahapan tonggak sejarah berdirinya Universitas di Kota Bengawan.

3.1. Sejarah Singkat UNS

Pada tahun 1953, para pengelola pendidikan di Kota Surakarta berkeinginan mendirikan sebuah universitas negeri. Keinginan tersebut memiliki titik terang setelah pada tanggal 11 Januari 1968 memperoleh sambutan positif dari Pemerintah Daerah Kotamadya Surakarta, yang

(33)

Rencana Strategis Bisnis Universitas Sebelas Maret

RSB UNS 2015-2019 | 27 selanjutnya secara resmi dilakukan tindak lanjut pada tahun 1972 dengan ditetapkannya Tim Pengumpul dan Pengolah Data (TIM P2D) Persiapan Universitas Negeri di Surakarta melalui Surat Keputusan (SK) Walikota No.

22/Kep/VII-1/1972 tertanggal 1 Maret 1972. Melalui surat No. 7/pend.1/K- Dept/1972, tanggal 9 September 1972, Walikota Surakarta mengirimkan “pra usulan” pendirian Universitas Negeri di Kota Surakarta kepada Pemerintah Pusat melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Pada tanggal 30 Juli 1973, gagasan mendirikan Universitas Negeri di Kota Surakarta diajukan ke lembaga legislatif (DPRD) Kotamadya Surakarta dan disetujui melalui surat Keputusan DPRD Kotamadya Surakarta No.5/DPRD VIII/1973, tertanggal 22 Agustus 1973. Sejalan dengan itu, tanggal 14 Juni 1974, rapat koordinasi perguruan tinggi swasta (PTS) juga menghasilkan rekomendasi bahwa 12 PTS yang ada di kota Solo bersedia menggabungkan diri untuk mendirikan sebuah universitas negeri. Rapat tim tanggal 5 Juli 1974 berhasil membentuk Presidium Pimpinan Perguruan Tinggi Gabungan Surakarta. Perguruan Tinggi Gabungan Surakarta terdiri dari Sekolah Tinggi Olah Raga Negeri Surakarta, Akademi Administrasi Negara Negeri Surakarta, Universitas Saraswati, Universitas Cokroaminoto Cabang Surakarta, Universitas Islam Indonesia Cabang Surakarta, dan tujuh perguruan tinggi swasta, Universitas 17 Agustus Cabang Surakarta, Institut Jurnalistik Surakarta, Akademi Farming. Melalui Surat Keputusan Walikota Surakarta No. 55/Kep/C-6/1975, tanggal 9 April 1975, dibentuk Presidium Universitas Negeri Persiapan Surakarta. Pada tanggal 1 Juni 1975, bertempat di Pagelaran Kraton Kasunanan Surakarta, disepakati lahirnya Universitas Gabungan Surakarta (UGS) yang memiliki delapan fakultas, yakni Fakultas Ekonomi, Fakultas Sosial dan Politik, Fakultas Hukum, Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, Fakultas Kedokteran, Fakultas Keolahragaan, dan Fakultas Geografi, dengan jumlah mahasiswa 1.842. Selanjutnya UGS melakukan koordinasi dengan berbagai perguruan tinggi yang ada di Surakarta dan menghasilkan kesepahaman dengan PTPN Veteran Cabang Surakarta, dan

(34)

Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Negeri Surakarta untuk melebur dengan cara menggabungkan diri. Penggabungan tersebut menjadi cikal bakal berdirinya Universitas Negeri Surakarta Sebelas Maret.

Universitas Negeri Surakarta (UNS) Sebelas Maret diresmikan pendiriannya pada tanggal 11 Maret 1976 oleh Soeharto, Presiden Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 10 Tahun 1976 tentang Pendirian Universitas Negeri Surakarta Sebelas Maret. Saat itu UNS memiliki 17 Jurusan yang terorganisasi dalam 9 Fakultas, yakni Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP); Fakultas Keguruan (FKg), Fakultas Sastra Budaya (F.

Sasdaya), Fakultas Sosial Politik (Fisipol), Fakultas Hukum (FH), Fakultas Ekonomi (FE), Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Pertanian (Faperta), dan Fakultas Teknik (FT). UNS pada saat itu memiliki dosen/asisten sebanyak 810 orang yang terdiri dari 356 dosen/asisten tetap dan 454 dosen/asisten tidak tetap, serta 5.578 mahasiswa.

Organisasi UNS ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 03/C/Depk/76, tanggal 8 Maret 1976, tentang Pimpinan Sementara UNS. Pejabat sementara (Pjs) di lingkungan UNS, meliputi Rektor, Pembantu Rektor I Bidang Akademi, Pembantu Rektor II Bidang Administrasi dan Keuangan, dan Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan. Saat itu, Kantor pusat UNS menempati Pagelaran Kraton Surakarta, dan kegiatan kuliah tersebar di beberapa lokasi.

Sejak tahun 1977, UNS memiliki kampus induk terpadu di Kentingan, Jebres, Surakarta seluas + 60 ha yang diperoleh dari Walikota Surakarta melalui Surat Keputusan Walikota Surakarta tanggal 18 Oktober 1976 nomor 238/Kep/T3/1976. Dalam perkembangannya, pada tahun 1982 nama dan singkatan Universitas Negeri Surakarta Sebelas Maret Surakarta (UNS Sebelas Maret), ditetapkan menjadi Universitas Sebelas Maret yang disingkat UNS. Perubahan nama dan singkatan ini diresmikan dengan Keputusan Presiden RI No. 55 Tahun 1982.

UNS dari masa ke masa keemasannya telah meletakkan tonggak dasar sebagai bentuk tahapan pembangunan UNS yang terlihat dari perjalanan

(35)

Rencana Strategis Bisnis Universitas Sebelas Maret

RSB UNS 2015-2019 | 29 sejarah berdirinya hingga saat ini, meliputi: Periode Tahun 1976-1977: Tahap Konsolidasi, Periode Tahun 1977-1985: Tahap Pembangunan Fisik, Periode Tahun 1986-1994: Tahap Peletakan Dasar Akselerasi Pengembangan, Periode Tahun 1995-2003: Tahap Percepatan Pengembangan, Periode Tahun 2003-2011: Tahap Penguatan Tata Kelola (Otonomi, Efisiensi dan Akuntabilitas). Pada periode tahun ini menunjukkan kemajuan UNS di tingkat internasional mendapatkan pengakuan sebagai salah satu institusi yang berkembang menuju World Class University (WCU). Hal inilah yang akhirnya membawa konsekuensi pada penyesuaian Rencana Pengembangan Jangka Panjang (RPJP) UNS di tahun 2007-2031, yang telah dilakukan penyesuaian pada periode tahun 2007-2011 dan 2011-2015 sebagai Tahap Akselerasi Sistem Otonomi dan Kemandirin UNS, yang pada tahun 2010 sampai dengan tahun 2015 telah dilakukan Akselerasi Otonomi Tata Kelola, dan Pencapaian Reputasi Internasional. Selanjutnya UNS semakin mantap dengan RPJP nya sebagai road map pengembangan yang ditetapkan sebagai berikut: Periode Tahun 2015-2019: Akselerasi Reputasi Internasional UNS, Periode Tahun 2019-2023: UNS Unggul Asia Pasifik, Periode Tahun 2023- 2027 dan 2027-2031: UNS Unggul Dunia.

Berbagai upaya menuju tercapainya cita-cita UNS menuju World Class University (WCU), telah banyak dilakukan program akselerasi. Salah satu program percepatan mendasar dalam rangka memenuhi tuntutan masyarakat dan fleksibilitas pengelolaan lembaga, khususnya pengelolaan aset dan keuangan, UNS memantapkan diri menjadi Badan Layanan Umum (BLU). Status pengelolaan lembaga sebagai BLU ditetapkan pada tahun 2009 dengan Keputusan Menteri Keuangan No. 52/KMK.05/2009.

Sedangkan sebagai upaya program peningkatan kualitas pendidikan ditandai dengan berdirinya Fakultas Matematika dan Ilmu Alam (MIPA) pada tahun 1996 sebagai Fakultas ke-9 di UNS berdasarkan surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 0297/0/1996 tanggal 1 Oktober 1996, berkembangnya jumah program studi Sarjana dan Pascasarjana (S-2 dan S-

(36)

3). Untuk jenjang sarjana telah memiliki 60 program studi dan 1 program pendidikan profesi akuntansi, jenjang pascasarjana memiliki 11 program doktor, 31 program magister dan 13 program pendidikan dokter spesialis.

Akselerasi penguatan infrastruktur penunjang pendidikan bertaraf internasional berupa pembangunan Rumah Sakit Pendidikan, telah dilakukan Memorandum of Understanding (MoU) pada tanggal 23 Oktober 2010 antara Pemerintah Republik Indonesia yang diwakili oleh Rektor UNS dengan Saudi Fund for Development Bank (SFD). Pembangunan dilakukan di atas tanah UNS yang berada di Kampus Pabelan seluas 24.814 m2, dan diharapkan selesai tahun 2015 yang kemudian akan dioperasionalkan pada tahun 2016.

Penguatan unsur pelaksana akademik dilakukan sebagai upaya akselerasi dan penataan penguatan pengembangan, sebagaimana dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2014 tanggal 20 Agustus 2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Sebelas Maret, UNS telah memiliki 10 Fakultas yaitu: 1) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 2) Fakultas Ilmu Budaya, 3) Fakultas Ekonomi dan Bisnis, 4) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, 5) Fakultas Hukum, 6) Fakultas Pertanian, 7) Fakultas Kedokteran, 8) Fakultas Teknik, 9) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, serta 10) Fakultas Seni Rupa dan Desain.

3.2. Azas, Tata Nilai, Budaya Kerja UNS 3.2.1 Azas

a. Azas kebenaran ilmiah;

b. Azas pengembangan budaya luhur dan peradaban kehidupan bangsa;

c. Azas kebutuhan, manfaat dan efektifitas;

d. Azas tata kelola universitas yang baik.

(37)

Rencana Strategis Bisnis Universitas Sebelas Maret

RSB UNS 2015-2019 | 31 3.2.2. Tata Nilai

Pengembangan UNS sebagai universitas unggulan nasional menuju universitas bereputasi internasional (internationally reputable university) didasarkan pada nilai-nilai yang dianut UNS sebagaimana disajikan pada Tabel 3.1.

Tabel 3.1.Nilai-Nilai Yang Dianut UNS

Aspek Nilai yang dianut

Nilai masukan yang tepat untuk memulai proses akademik yang baik dan mencegah kegagalan

a. Nilai edukatif b. Nilai ilmiah

c. Nilai integritas dan amanah

Nilai proses yang terselenggara dan tertanam dengan baik untuk meningkatkan mutu interaksi dan kinerja

a. Nilai visioner dan keteladanan b. Nilai pemberdayaan

c. Nilai ekonomis dan ekologis d. Nilai etis dan legal

e. Nilai profesional dan akuntabel

Nilai luaran yang dipikirkan dengan baik dan menjadi pemandu untuk menghasilkan mutu tinggi a. Nilai inovatif dan antisipatif

b. Nilai estetis,

c.Nilai keadilan, demokratis, dan inklusif

(Sumber: Dokumen Hasil Rumusan Rapim UNS tgl. 8 September 2007) Seperangkat nilai UNS tersebut dikembangkan sebagai pemandu normatif untuk dihayati dan diberlakukan dalam institusionalisasi ilmu, pengetahuan, teknonologi, dan seni (IPTEKS).

3.2.3. Budaya Kerja UNS

UNS mengembangkan budaya kerja yang diarahkan sebagai tuntunan sikap dan perilaku seluruh sivitas akademika; dengan demikian, budaya kerja tidak sekedar menjadi slogan tetapi diharapkan dapat menjadi jiwa dan semangat kerja dalam upaya mewujudkan visi dan misi UNS. Budaya kerja tersebut kemudian dikemas dalam slogan “UNS ACTIVE”, yang penjabarannya disajikan pada Tabel 3.2.

(38)

Tabel 3.2.Budaya Kerja UNS

BUDAYA KERJA DEFINISI

ASPEK

ACHIEVEMENT ORIENTATION (Orientasi

Berprestasi) Kemampuan untuk bekerja

dengan baik dan berusaha melampaui standar prestasi yang ditetapkan,

berorientasi pada hasil dan terus menerus melakukan upaya untuk meraih keunggulan

1. Standar prestasi 2. Ide kreatif 3. Keahlian 4. Orientasi pada

hasil

5. Keunggulan 6. Kesempurnaan

CUSTOMER SATISFACTION (Kepuasan

Pengguna Jasa) Kemampuan untuk

membantu atau melayani orang lain atau memenuhi kebutuhan pengguna jasa, baik internal maupun eksternal

1. Proaktif 2. Daya cepat

Tanggap 3. Fokus pada

pengguna jasa 4. Empati

5. Active listener 6. Interaksi 7. Keterbukaan

TEAMWORK (Kerjasama) Kemampuan bekerja bersama

orang lain, baik dalam tim besar maupun tim kecil dalam ruang lingkup institusi 1. Partisipasi

2. Kontribusi 3. Kerjasama 4. Fokus pada

kinerja tim 5. Toleransi

INTEGRITY (Integritas) Satunya kata dengan

perbuatan, kemampuan mendeskripsikan maksud, ide dan perasaan serta

menerjemahkan seutuhnya kedalam perbuatan yang dilandasi dengan ketulusan, kesetiaan, rasa tanggung jawab dan komitmen yang tinggi terhadap kemajuan organisasi selaras dengan visi dan misi UNS

1. Akuntabilitas 2. Kejujuran 3. Tanggungjawab 4. Konsistensi 5. Kedisiplinan 6. Komitmen 7. Loyalitas

VISIONARY (Visioner) Kemampuan menetapkan

sasaran baru ketika target yang ditetapkan telah tercapai dan berorientasi jangka panjang, termasuk 1. Perbaikan

berkelanjutan 2. Perwujudan ide

menjadi tindakan

(39)

Rencana Strategis Bisnis Universitas Sebelas Maret

RSB UNS 2015-2019 | 33 kemampuan menyesuaikan

perubahan lingkungan dan mudah menerima perubahan dalam institusi

3. Inovasi 4. Reputasi 5. Pengelolaan

perubahan

ENTREPRENEUR SHIP

(Kewirausahaan) Kemampuan mengolah

sumberdaya yang ada menjadi suatu produk dan jasa yang mempunyai nilai tambah dan mencari

keuntungan/ keunggulan dari peluang yang belum

dikembangkan orang lain.

1. Kemandirian 2. Kesejahteraan

bersama 3. Kreativitas 4. Nilai tambah 5. Kewirausahaan

3.3. Kedudukan, Tugas, dan Fungsi UNS

Sebagai upaya dalam rangka meningkatkan kinerja Universitas Sebelas Maret untuk melaksanakan pelayanan dan penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, perlu melakukan penataan organisasi dan tata kerja Universitas Sebelas Maret.

Dengan telah diundangkan dan berlakunya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Sebelas Maret tertanggal 20 Agustus 2014, maka Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor:

0201/O/1995 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Sebelas Maret tertanggal 18 Juli 1995 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Tercantum dalam OTK baru tersebut dijelaskan bahwa:

1. UNS merupakan perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;

2. UNS berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan secara fungsional dibina oleh Direktur Jenderal Pendidikan;

3. UNS merupakan perguruan tinggi yang menerapkan pola pengelolaan keuangan badan layanan umum

(40)

Sedangkan tugas UNS adalah menyelenggarakan pendidikan akademik dan dapat menyelenggarakan pendidikan vokasi dalam berbagai rumpun ilmu pengetahuan dan/atau teknologi dan jika memenuhi syarat dapat menyelenggarakan pendidikan profesi.

Struktur Organisasi Universitas Sebelas Maret sebagaimana dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Sebelas Maret tertanggal 20 Agustus 2014 digambarkan dalam Gambar 3.1.

Gambar 3.1. Struktur Organisasi Universitas Sebelas Maret dalam Peraturan Mendikbud Nomor 82 Tahun 2014, 20 Agustus 2014

Gambar

Gambar 1.1. Metode Penyusunan
Gambar 1.2. Diagram Alur  Rencana Stategis Bisnis  Universitas Sebelas Maret
Gambar 2.1. Visi Pembangunan 2005-2025  Indonesia yang Mandiri, Maju, Adil, dan Makmur
Tabel 2.1. Periodisasi Rencana Stategis Sebelum Penyesuaian (2011 – 2030)
+7

Referensi

Dokumen terkait

Kegiatan riset tersebut dilakukan dengan mengumpulkan informasi dan data yang berasal dari hasil wawancara yang telah dilakukan yang nantinya akan digunakan dalam

Berdasarkan kebijakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2015-2019 tentang 100-0- 100 terutama 100% akses air minum, pemerintah Kabupaten

Zasnivaju svoj rad na pojavi električne struje kada se spojevi metala drže na različitim temperaturama te pojavi potencijalne razlike na krajevima jednog vodiča kada postoji

maka Pejabat Pengadaan Dinas Perhubungan Komunikasi Informasi dan Telematika Aceh Tahun Anggaran 2015 menyampaikan Pengumuman Pemenang pada paket tersebut diatas sebagai berikut

Analisa teknikal memfokuskan dalam melihat arah pergerakan dengan mempertimbangkan indikator-indikator pasar yang berbeda dengan analisa fundamental, sehingga rekomendasi yang

Dengan ini memberitahukan bahwa setelah diadakan Penetapan oleh Pejabat Pengadaan barang/jasa Bidang Tata Kota Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pesawaran maka diberitahukan

Analisa teknikal memfokuskan dalam melihat arah pergerakan dengan mempertimbangkan indikator-indikator pasar yang berbeda dengan analisa fundamental, sehingga rekomendasi yang

Sesuai dengan Surat Penetapan Pemenang dari Pejabat Pengadaan Barang/Jasa Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pesawaran Nomor : 11/PAN/BA-B.RTN.07/PU-PSW/2014 Tanggal