• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA KINERJA TAHUNAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA KINERJA TAHUNAN"

Copied!
35
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA KINERJA TAHUNAN

BALAI PENELITIAN DAN

PENGEMBANGAN KESEHATAN MAGELANG

KAPLING JAYAN, BOROBUDUR, MAGELANG, JAWA TENGAH 56553

(0293) 789435

2 0 2 1

(2)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kepada Allah SWT karena atas rahmat dan karunia-Nya, kami dapat menyelesaikan Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Magelang Tahun 2021, sebagai penjabaran dari aktivitas selama tahun pelaksanaan pembangunan dan merupakan amanat dari Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 bahwa Setiap Satuan Kerja periu menyusun Rencana Kinerja Tahunan, sebagai acuan bagi pelaksanaan kegiatan selama satu tahun,

Dokumen RKT ini disusun dengan mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional, Rencana Strategi Kementerian Kesehatan, Rencana Kerja, untuk memberikan arah perencanaan, pelaksanaan dan penilaian kegiatan selama tahun 2021.

Rencana Kinerja Tahunan memuat sasaran, indikator kinerja dan target yang hamus dicapai pada tahun 2021, dengan harapan mampu memberikan konstribusi positif bagi upaya Kementerian Kesehatan dalam rangka merencanakan pembangunan kesehatan sekaligus menciptakan good govemar)ce khususnya di lingkungan Balai Litbangkes Magelang. Akhir kata, semoga dengan adanya dokumen rencana kinerj.a tahunan ini dapat menjadi rujukan dan pedoman pelaksanaan kegiatan di Balai Litbangkes Magelang sehingga dapat menghasilkan kinerja yang efektif dan efisien.

NIP.197008182001122002

i I ,) i, g 1`

(3)

ii | P a g e DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... i

DAFTAR ISI ... ii

DAFTAR TABEL ... iii

DAFTAR GAMBAR ... iv

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Landasan Hukum ... 3

1.3 Tujuan Penulisan ... 4

1.4 Struktur Organisasi ... 4

1.5 Sistematika Penulisan ... 5

BAB II HASIL EVALUASI KINERJA TAHUN 2020 ... 6

2.1 Capaian Kinerja Tahun 2020 ... 6

2.2 Rekomendasi Hasil Evaluasi Tahun 2020 ... 15

BAB III RENCANA KINERJA TAHUNAN TAHUN 2021 ... 17

3.1 Indikator Kinerja Tahun 2021 ... 17

3.2 Rencana Kegiatan Tahun 2021... 13

3.3 Rencana Anggaran Tahun 2021 ... 16

BAB IV RENCANA EVALUASI KINERJA TAHUNAN ... 18

BAB V PENUTUP ... 20

(4)

iii | P a g e DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Realisasi Pencapaian Indikator Kinerja Kegiatan Balai Litbangkes Magelang Tahun 2020 ... 7 Tabel 2.2 Judul rekomendasi kebijakan yang diadvokasikan Balai Litbangkes Magelang Tahun 2020 ... 9 Tabel 2.3 Judul Penelitian, Ketua Pelaksana, Output Penelitian Balai Litbangkes Magelang Tahun 2020 ... 10 Tabel 2.4 Judul Artikel Ilmiah di bidang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan yang dipublikasikan dalam Jurnal Internasional Tahun 2020 ... 11 Tabel 2.5 Judul Artikel Ilmiah di bidang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan yang dipublikasikan dalam Jurnal Nasional Tahun 2020 ... 13 Tabel 2.6 Judul Buku/Bagian dari Buku Ilmiah yang diterbitkan oleh Penerbit

Internasional/Nasional Berstatus Sebagai Badan Hukum Penerbit /Publishing House dan atau Anggota IKAPI Tahun 2020 ... 14 Tabel 2.7 Judul Penelitian, Ketua Pelaksana, Output Penelitian Balai Litbangkes Magelang di Puslitbang SDPK Tahun 2020 ... 15 Tabel 3.1 Perjanjian Kinerja Tahun 2021 Balai Litbangkes Magelang...17 Tabel 3.2 Rencana Anggaran Biaya Balai Litbangkes Magelang Tahun 2021 ... 17

(5)

iv | P a g e DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Struktur Organisasi Balai Litbangkes Magelang ... 4

Gambar 2.1 Kinerja Organisasi Tahun 2020 ...8

Gambar 2.2 Perbandingan Kinerja Organisasi Tahun 2015-2020 ... 8

Gambar 3.1 Dokumen Perjanjian Kinerja Tahun 2021 Balai Litbangkes Magelang ...18

(6)

1 | P a g e BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Magelang sebagai salah satu unit pelaksana teknis Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 51 Tahun 2020 memiliki tugas pokok dan fungsi dalam melakukan penelitian dan pengembangan kesehatan. Secara nasional keberadaan Balai Litbangkes Magelang mendukung program pembangunan kesehatan melalui penyediaan hasil penelitian dan pengembangan yang bermutu sehingga dapat menopang program dan kebijakan kesehatan yang evidence based.

Potret pembangunan kesehatan Indonesia saat ini tergambar dari indikator kunci kesehatan nasional yang masih belum mencapai target. Angka Kematian Ibu per 100.000 kelahiran di Indonesia masih tertinggi di Asia Tenggara. Angka Kematian Neonatus saat ini masih 24 per 1.000 kelahiran hidup, masih jauh dari target menjadi 11 per 1.000 kelahiran hidup. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskedas) 2018 menunjukkan peningkatan proporsi kematian akibat penyakit tidak menular (PTM) dan indikator terkait PTM seperti merokok dan obesitas juga menunjukkan peningkatan dari tahun 2013. Data epidemiologi penyakit tahun 2017 menunjukkan bahwa penyakit terbesar adalah PTM (70%), yang diikuti penyakit menular/KIA/gizi (23%), dan cedera (7%).

Secara global, saat ini kita memasuki era industri 4.0 yang cenderung disruptif ditandai dengan perkembangan teknologi digital yang diprediksi akan mengakibatkan perubahan pola hidup, cara kerja, dan tuntutan terhadap pelayanan kesehatan yang lebih baik dan merata. Berdasarkan dari peta epidemiologi penyakit di Indonesia telah terjadi transisi epidemiologi dalam tiga dekade terakhir; penyakit menular/KIA/gizi telah menurun dari 51,3% pada tahun 1990 menjadi 23,6% pada tahun 2017, penyakit tidak menular (PTM) naik dari 39,8% pada tahun 1990 menjadi 69,9% pada tahun 2017, serta cedera turun dari 8,9% pada tahun 1990 menjadi 6,5% pada tahun 2017 hal ini mengakibatkan Indonesia mengalami beban ganda, di satu sisi PTM naik dengan signifikan, namun masih dihadapkan pada penyakit menular yang belum tuntas. Tahun 2020 juga ditandai dengan munculnya ancaman penyakit baru (new emerging disease) berupa pandemi COVID-19 yang menuntut respon sistem kesehatan nasional dalam menangani kegawatdaruratan kesehatan masyarakat.

(7)

2 | P a g e Kondisi ini memunculkan berbagai tantangan strategis yang lebih sulit dan kompleks, upaya kesehatan yang diselenggarakan dengan pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif harus dilaksanakan secara lebih terpadu dan menyeluruh, serta efektivitasnya harus terus ditingkatkan. Realitas capaian pembangunan kesehatan diatas juga merupakan tantangan pembangunan sektor kesehatan sekaligus refleksi yang dapat dijadikan acuan untuk menyusun rencana kerja dari pembangunan nasional ataupun rencana strategis kesehatan, dimana Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan memiliki peran strategis melalui penyediaan hasil-hasil penelitian dan pengembangan kesehatan berbasis bukti yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas kebijakan dalam pelaksanaan penanggulangan masalah kesehatan.

Balai Litbangkes Magelang sebagai unit pelaksana teknis dengan kekhususan gizi dibawah Badan Litbangkes mengemban peran yang strategis dengan potensi dan sumber daya untuk mengkaji berbagai permasalahan kesehatan terkait gizi, sebuah isu yang masih menjadi salah satu prioritas nasional dan menjadi salah satu Major Project dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 – 2024 melalui percepatan penurunan Angka Kematian Ibu Hingga 183 Per 100.000 Kelahiran Hidup dan menurunkan prevalensi Stunting hingga 18%.

Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kesehatan Magelang berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 51 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan mempunyai tugas pokok melaksanakan penelitian dan pengembangan kesehatan. Secara hierarkis organisasi, Balai Litbangkes Magelang bertanggungjawab kepada Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan dan secara koordinatif-administratif Balai Litbangkes Magelang dibina oleh Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, sedangkan secara teknis fungsional dibina oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan .

Dalam melaksanakan tugas tersebut, Balai Litbangkes Magelang menyelenggarakan fungsi sebagai berikut :

1. Penyusunan rencana, program, dan anggaran;

2. Pelaksanaan penelitian dan kajian di bidang kesehatan dan keunggulan tertentu;

3. Pelaksanaan pengembangan metode, model, dan teknologi di bidang kesehatan dan keunggulan tertentu;

4. Pelaksanaan penelitian dan pengembangan berbasis pelayanan;

5. Pengelolaan sarana penelitian dan pengembangan kesehatan;

(8)

3 | P a g e 6. Pelaksanaan diseminasi, publikasi, dan advokasi hasil-hasil penelitian dan

pengembangan kesehatan;

7. Pelaksanaan hubungan masyarakat, kerja sama dan kemitraan penelitian dan pengembangan kesehatan;

8. Pengelolaan jaringan informasi penelitian dan pengembangan kesehatan dan perpustakaan;

9. Pelaksanaan bimbingan teknis penelitian dan pengembangan kesehatan;

10. Pemantauan, evaluasi, dan pelaporan; dan

11. Pelaksanaan urusan administrasi balai litbangkes kelas I

Berdasarkan tugas pokok dan fungsinya sebagai Unit Pelaksana Teknis penelitian, Balai Litbangkes Magelang telah merumuskan rencana kegiatan periode 2020-2024 yang tertuang dalam Rencana Aksi Balai Litbangkes Magelang 2020-2024, dengan berpedoman pada Renstra Kementerian Kesehatan, Rencana Kerja Kementerian Kesehatan dan Rencana Kerja Badan Litbang Kesehatan, yang selanjutnya Rencana Aksi tersebut dijadikan sebagai acuan dalam penyusunan Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Balai Litbangkes Magelang.

1.2 Landasan Hukum

1) Undang Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan

2) Undang Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik 3) Undang Undang Nomor 17 Tahun 2007 Tentang Rencana Pembangunan Jangka

Panjang Nasional Tahun 2005-2025

4) Undang Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional

5) Undang Undang Nomor 17 Tahun 2003 Tentang Keuangan Negara

6) Undang Undang Nomor. 18 Tahun 2002 Tentang Sistem Nasional Penelitian dan Pengembangan dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

7) Undang Undang Nomor 12 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta

8) Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 1995 Tentang Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

9) Peraturan Pemerintah Nomor 90 Tahun 2010 tentang Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga

10) Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006 tentang Tata Cara Evaluasi dan Pelaporan Pelaksanaan Kegiatan

11) Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2017 tentang Sinkronisasi Proses Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan Nasional

(9)

4 | P a g e 12) Peraturan Presiden No. 12 Tahun 2021 Tentang Pengadaan Barang/Jasa

Pemerintah

13) Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 25 tahun 2012 tentang Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;

14) Peraturan Menteri Keuangan Nomor 214/PMK.02/2017 tentang Pengukuran dan Evaluasi Kinerja Anggaran Kementerian Negara/Lembaga

15) Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kesehatan

16) Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 51 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Badan Litbang Kesehatan

1.3 Tujuan Penulisan

Rencana Kinerja Tahunan (RKT) disusun sebagai acuan umum untuk pelaksanaan kegiatan dan pedoman untuk monitoring dan evaluasi kinerja tahun 2020.

1.4 Struktur Organisasi

Gambar 1.1 Struktur Organisasi Balai Litbangkes Magelang

Tugas Pokok

Melaksanakan penelitian dan pengembangan kesehatan.

Fungsi

1. Penyusunan rencana, program, dan anggaran;

Kepala Balai

Subbagian Administrasi

Umum

Instalasi Kelompok

Jabatan Fungsional

(10)

5 | P a g e 2. Pelaksanaan penelitian dan kajian di bidang kesehatan dan keunggulan tertentu;

3. Pelaksanaan pengembangan metode, model, dan teknologi di bidang kesehatan dan keunggulan tertentu;

4. Pelaksanaan penelitian dan pengembangan berbasis pelayanan;

5. Pengelolaan sarana penelitian dan pengembangan kesehatan;

6. Pelaksanaan diseminasi, publikasi, dan advokasi hasil-hasil penelitian dan pengembangan kesehatan;

7. Pelaksanaan hubungan masyarakat, kerja sama dan kemitraan penelitian dan pengembangan kesehatan;

8. Pengelolaan jaringan informasi penelitian dan pengembangan kesehatan dan perpustakaan;

9. Pelaksanaan bimbingan teknis penelitian dan pengembangan kesehatan;

10. Pemantauan, evaluasi, dan pelaporan; dan

11. Pelaksanaan urusan administrasi balai litbangkes kelas I.

1.5 Sistematika Penulisan

Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Balai Litbangkes Magelang ditulis dengan sistematika sebagai berikut :

BAB I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Landasan Hukum 1.3. Tujuan Penulisan 1.4. Organisasi

1.5. Sistematika Penulisan

BAB II. HASIL EVALUASI KINERJA TAHUN 2020 2.1. Capaian Kinerja Tahun 2020

2.2. Rekomendasi Hasil Evaluasi Tahun 2020 BAB III. RENCANA KINERJA TAHUNAN TAHUN 2021

3.1. Indikator Kinerja Tahun 2021 3.2. Rencana Kegiatan Tahun 2021 3.3. Rencana Anggaran Tahun 2021

BAB IV. RENCANA EVALUASI KINERJA TAHUNAN BAB V. PENUTUP

LAMPIRAN

(11)

6 | P a g e BAB II

HASIL EVALUASI KINERJA TAHUN 2020

2.1 Capaian Kinerja Tahun 2020

Kinerja Balai Litbangkes Magelang tahun 2020 dapat dilihat dari pencapaian 2 (dua) sasaran strategis yaitu Meningkatnya Penelitian dan Pengembangan di Bidang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan dan Meningkatnya Penelitian dan Pengembangan di Bidang Sumber Daya Pelayanan Kesehatan.

2 (dua) Sasaran Strategis tersebut diterjemahkan kedalam 4 (empat) Indikator Pencapaian Kinerja yaitu :

1) Jumlah Rekomendasi Kebijakan Hasil Penelitian dan Pengembangan dibidang Biomedis, Life Science dan Teknologi Dasar Kesehatan;

2) Jumlah hasil penelitian dan pengembangan di bidang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan;

3) Jumlah publikasi karya tulis ilmiah di bidang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan yang dimuat pada media cetak dan atau elektronik nasional dan internasional;

4) Jumlah hasil penelitian dan pengembangan di bidang Sumber Daya Pelayanan Kesehatan.

Pada tahun 2020 ditengah pandemi COVID-19 yang melanda indonesia, Balai Litbangkes Magelang tetap berupaya melaksanakan kegiatan yang menjadi indikator kinerja yang telah ditargetkan dalam mendukung capaian sasaran strategis Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Capaian kinerja tersebut tergambar dengan diselesaikannya 2 penelitian bidang, 2 rekomendasi kebijakan yang di advokasikan, 14 publikasi karya tulis ilmiah, 3 terbitan buku bertema kesehatan dan 3 kekayaan intelektual yang didaftarkan melalui sentra kekayaan intelektual Badan Litbangkes.

Selain kegiatan yang bersumber dari APBN, Balai Litbangkes Magelang juga berpartisipasi dalam penelitian mandiri bertema COVID-19 sebagai bentuk partisipasi dan sumbangsih keilmuan para peneliti Balai Litbangkes Magelang dalam merespon pandemi COVID-19, terdapat 2 penelitian bertema COVID-19 yang telah di diseminasikan kepada pemangku kepentingan. Secara ringkas capaian kinerja tahun 2020 dapat dilihat dalam tabel berikut ini:

(12)

7 | P a g e Tabel 2.1 Realisasi Pencapaian Indikator Kinerja Kegiatan Balai Litbangkes

Magelang Tahun 2020

Secara umum pencapaian sasaran strategis Balai Litbangkes Magelang Pada Tahun 2020 melebihi target yang telah diperjanjikan, hal ini menjadi awal yang baik dalam memulai Rencana Aksi Kegiatan 2020-2024. Pencapaian ini tidak terlepas dari produktifnya para peneliti dalam menghasilkan karya tulis ilmiah yang menjadi sisi positif di masa pandemi dengan kebijakan work from home selain itu advokasi rekomendasi kebijakan juga menyumbang poin lebih karena terlaksana melebihi target yang diperjanjikan sehingga sehingga menjadi faktor pengungkit dalam kinerja Balai Litbangkes Magelang tahun ini.

Berikut capaian kinerja organisasi tahun 2020 dilihat dari perbandingan target dan capaian indikator kinerja:

Sasaran

Strategis Indikator Kinerja Target Realisasi (%) Kriteria Meningkatnya

Penelitian dan Pengembangan di Bidang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

1. Jumlah rekomendasi kebijakan yang dihasilkan dari penelitian dan pengembangan di bidang biomedis, life science dan teknologi dasar kesehatan

1 2 200 Sangat Baik

2. Jumlah hasil penelitian dan pengembangan di bidang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

1 1 100 Sangat Baik

3. Jumlah publikasi karya tulis ilmiah di bidang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan yang dimuat pada media cetak dan atau elektronik nasional dan internasional

5 17 340 Sangat Baik

Meningkatnya Penelitian dan Pengembangan di Bidang Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan

4. Jumlah hasil penelitian dan pengembangan di bidang Sumber Daya Pelayanan

Kesehatan 1 1 100 Sangat Baik

Kinerja

Organisasi 185 Sangat Baik

(13)

8 | P a g e Gambar 2.1 Kinerja Organisasi Tahun 2020

Apabila dibandingkan dengan capaian organisasi pada periode RAK 2014-2019, capaian kinerja organisasi tahun 2020 mengalami peningkatan yang cukup signifikan seperti yang tergambar dalam grafik dibawah ini:

Gambar 2.2 Perbandingan Kinerja Organisasi Tahun 2015-2020

Faktor penting dalam peningkatan kinerja organisasi tahun ini adalah produktivitas dan prioritas peneliti yang tidak terbagi seperti tahun-tahun sebelumnya. Pada triwulan 1 sampai dengan triwulan 2 penelitian nasional dan bidang belum dapat terlaksana karena pandemi COVID-19, hal ini menyebabkan peneliti memiliki banyak waktu untuk

(14)

9 | P a g e fokus pada penyusunan karya tulis ilmiah yang secara langsung terkait dengan pencapaian HKM peneliti dan secara tidak langsung mendongkrak capaian publikasi yang menjadi kinerja organisasi.

Berikut disajikan capaian 4 (empat) indikator kinerja yang dihasilkan pada tahun 2020:

a) Indikator : Jumlah rekomendasi kebijakan yang dihasilkan dari penelitian dan pengembangan di bidang Biomedis, Life Science, dan Teknologi Dasar Kesehatan

Pada tahun 2020 untuk target kinerja rekomendasi kebijakan yang dihasilkan dari penelitian dan pengembangan di bidang Biomedis, Life Science, dan Teknologi Dasar Kesehatan berjumlah 1 rekomendasi kebijakan, atas kerja keras semua pihak target tersebut dapat terlampaui melalui 2 (dua) rekomendasi kebijakan yang diadvokasikan oleh Balai Litbangkes Magelang kepada pemangku kepentingan, kedua rekomendasi kebijakan ini merupakan tindak lanjut hasil penelitian tahun sebelumnya yang dilaksanakan di Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Wonogiri.

Tabel 2.2 Judul rekomendasi kebijakan yang diadvokasikan Balai Litbangkes Magelang Tahun 2020

No Judul Rekomendasi

Kebijakan Peneliti Stakeholder

1) "Keluarga Kawal Baduta"

Upaya untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan

Perkembangan Secara Optimal.

Hadi Ashar Dinkes Kab Wonosobo

2) "Penguatan eliminasi GAKI melalui garam beriodium untuk semua di Kabupaten Wonogiri"

Taufiq Hidayat Dinkes Kab Wonogiri

b) Indikator : Jumlah Hasil Penelitian dan pengembangan di bidang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

Pada tahun 2020 untuk target kinerja hasil litbang di bidang biomedis dan teknologi dasar kesehatan sebelumnya berjumlah 2 (dua) penelitian, namun karena pandemi COVID-19 yang tidak memungkinkan untuk melaksanakan pengambilan data di lapangan maka 1 (satu) penelitian dibatalkan pelaksanaannyaa dan anggarannya di

(15)

10 | P a g e refocussing untuk penanganan COVID-19, satu penelitian lain karena merupakan penelitian eksperimental produk pengan yang berbasis di laboratorium sehingga minim kontak dengan responden di lapangan diputuskan untuk tetap dilanjutkan prosesnya.

Tabel 2.3 Judul Penelitian, Ketua Pelaksana, Output Penelitian Balai Litbangkes Magelang Tahun 2020

c) Indikator : Jumlah publikasi karya tulis ilmiah di bidang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan yang dimuat di media cetak dan atau elektronik nasional dan internasional

Pada Tahun 2020 terdapat kenaikan jumlah publikasi karya tulis ilmiah dari target yang diperjanjikan, hal ini tidak terlepas dari komitmen kuat antara pimpinan dan peneliti yang memberikan dampak positif bagi kinerja Balai Litbangkes Magelang secara keseluruhan. Faktor penting lainya yaitu prioritas peneliti yang tidak terbagi seperti tahun tahun sebelumnya, seperti yang kita ketahui pandemi COVID-19 sempat menghambat pelaksanaan penelitian nasional dan bidang, hal ini menyebabkan peneliti memiliki banyak waktu untuk fokus pada penyusunan karya tulis ilmiah yang secara langsung terkait dengan pencapaian HKM peneliti dan secara tidak langsung menjadi faktor pengungkit capaian output publikasi karya tulis ilmiah.

No Judul Penelitian Ketua

Pelaksana

Out Put Kinerja 1) Pengembangan beras

analog dengen indeks glikemik rendah dan

implikasinya untuk penderita hiperglikemia

Sri Supadmi Produk

(16)

11 | P a g e Tabel 2.4 Judul Artikel Ilmiah di bidang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

yang dipublikasikan dalam Jurnal Internasional Tahun 2020

No. Judul Artikel Nama Penulis Media Publikasi

1 Exclusive Breastfeeding and Complementary Food for

Breasfeding and Characteristics of the Nutritional Status of Premature Birth Children in Indonesia in 2018

Sri Supadmi dkk. Pakistan Journal Of Nutrition, Vol 19, No 6, (2020)

2 Regional Disparities of Stunted Toodler in Indonesia

Ina Kusrini dkk. Indian Journal Forensic Medicine and Toxicology, Vol 14 (3), Juli-September 2020

3 Thyroid Dysfunction among School-Aged Children due to Chronically Excessive Iodine Groundwater, Central Java, Indonesia

Ina Kusrini dkk. Journal environmental science and technology , Volume 13 (3), 131-138, 2020

4 Adequately iodized salt is an important strategy to prevent iodine insufficiency in pregnant women living in Central Java, Indonesia

Ina Kusrini, dkk. Plos One Journals, November 2020

5 Nutritional status and immune response recovery among HIV- AIDS patients receiving

antiretroviral therapy in Dr. Sardjito Hospital, Yogyakarta, Indonesia: A retrospective cohort study

Ika Puspita A Malaysian Journal of Nutrition, 26(3): 441-452, 2020

6 The Low Birth Weight in Indonesia:

Does Antenatal Care Matter?

Sri Supadmi dkk. International Journal of Innovation, Creativity and Change, Vol. 14 (9), 2020 7 Education as Predictor of Low

Birth Weight among Female Worker in Indonesia

Ina Kusrini dkk. Medico Legal Update, Vol.

20 No.4 (2020)

(17)

12 | P a g e 8 Intervention Strategy to Increase

Growth and Development for Stunted Children Under Two Years with Developmental Delay

Hadi Ashar dkk. European Journal of Molecular & Clinical

Medicine, 2020, Volume 7, Issue 10, Pages 280-292

(18)

13 | P a g e Tabel 2.5 Judul Artikel Ilmiah di bidang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

yang dipublikasikan dalam Jurnal Nasional Tahun 2020

No Judul Artikel Nama Penulis Media Publikasi

1 Potensi Integrasi Program Skrinning Hipotiroid pada Neonatal di Daerah Replete Defisiensi Iodium

Leny Latifah Media Gizi Mikro Indonesia, Vol 11 No. 2, Juni 2020 2 Hubungan antara Disfungsi

Tiroid dengan Profil Lipid pada Pasien Struma di Klinik

Litbangkes Magelang

Yusi Dwi

Nurcahyani Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia, Vol 11 No. 2, Juni 2020 3 Berat Badan dan Fungsi Tiroid

Tikus Hiperkolesterolemia Hastin Dyah K Media Gizi Mikro Indonesia Vol 12 No. 1, Desember 2020 4 Hubungan Kandungan Iodium

Garam Rumah Tangga dengan Status Iodium Wanita Usia Subur di Kabupaten Wonogiri

Taufiq Hidayah Media Gizi Mikro Indonesia Vol 12 No. 1, Desember 2020

5 Merokok, Konsumsi Alkohol, Makanan dan Minuman Tercemar E.Coli Kaitannya adengan Anemia pada Ibu Hamil

Noviati Fuada Media Gizi Mikro Indonesia Vol 12 No. 1, Desember 2020

6 The expression of GLUT-1 and VEGF-A mRNA in the rectal cancer patients with

neoadjuvant chemoradiation

Sri Nuryani W Health Science Journal Of Indonesia,

Vol 11 No. 2, Desember 2020

(19)

14 | P a g e Tabel 2.6 Judul Buku/Bagian dari Buku Ilmiah yang diterbitkan oleh Penerbit Internasional/Nasional Berstatus Sebagai Badan Hukum Penerbit /Publishing House

dan atau Anggota IKAPI Tahun 2020

No Judul Buku Nama Penulis Terbitan

1 Bunga Rampai “Pengelolaan

Faktor Resiko Lingkungan” Arif Mussodaq dkk. Pustaka Pelajar 2 Bunga Rampai “Wasting

Bencana Bagi Sumber Daya Manusia Tantangan

Indonesia Maju Tahun 2045”

Slamet Riyanto (sebagai salah satu kontributor penulisan)

Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan

Pengembangan Kesehatan

3 Bunga Rampai “Gizi, Iodium

dan Fungsi Tiroid” Suryati Kumorowulan

dkk. Pustaka Pelajar

d) Indikator : Jumlah Hasil Penelitian dan pengembangan di bidang Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan

Pada tahun 2020 untuk target kinerja hasil litbang di bidang sumber daya dan pelayanan kesehatan terdapat penyesuaian output kinerja yang sebelumnya berupa hasil penelitian menjadi hasil kegiatan, penyesuaian ini merupakan dampak langsung dari pandemi COVID-19 yang tidak memungkinkan untuk melaksanakan pengambilan data di lapangan sehingga penelitian ini hanya menyelesaikan proses pengadaan bahan saja adapun sisa anggarannya telah direfocussing untuk penanganan COVID-19.

(20)

15 | P a g e Tabel 2.7 Judul Penelitian, Ketua Pelaksana, Output Penelitian Balai Litbangkes

Magelang di Puslitbang SDPK Tahun 2020

No Judul Penelitian Ketua Pelaksana Out Put

Kinerja 1) Pengaruh pemberian suplementasi

selenomethionine (Se-Met) pada tatalaksana penderita hipertiroid

Alfien

Susbiantonny

Laporan Kegiatan

2.2 Rekomendasi Hasil Evaluasi Tahun 2020

Pada tahun 2020 secara umum Balai Litbangkes Magelang telah berhasil melaksanakan berbagai kegiatan dalam mencapai output kinerja, namun demikian masih ditemukan hambatan baik teknis maupun administratif yang terjadi pada pelaksanaan kegiatan tahun 2020, antara lain :

1) Pandemi COVID-19 sehingga menyebabkan proses advokasi rekomendasi kebijakan sempat mengalami beberapa kali penundaan dan penjadwalan ulang. Proses advokasi rekomendasi kebijakan di Kabupaten Wonogiri sempat mengalami beberapa kali penjadwalan ulang karena Bupati sedang cuti dalam rangka mengikuti Pilkada. Dari sisi anggaran, serapan anggaran hanya tercapai kurang dari 50%. Hal ini disebabkan karena 2 rekomendasi kebijakan yang diadvokasikan tahun ini, merupakan tindak lanjut dari hasil penelitian tahun sebelumnya, sehingga tahapan kegiatan penyusunan rekomendasi kebijakan sudah terfasilitasi oleh anggaran penelitian tahun sebelumnya.

2) Pandemi COVID-19 menyebabkan kegiatan penelitian sempat terhenti 2 bulan seiring dengan kebijakan WFH yang diterapkan oleh kantor.

3) Prioritas tim terbagi karena bersamaan dengan puldat riset nasional sehingga penyelesaian tahapan penelitian menunggu selesai puldat riset nasional.

4) Keterbatasan artikel dari segi kuantitas dan kualitas dalam pengelolaan jurnal MGMI untuk mendukung capaian IKK satker. Proses review artikel yang cukup lama baik direviewer maupun penulis sehingga membuat cetak jurnal MGMI terhambat.

5) Beberapa karya tulis ilmiah yang di submit di jurnal eksternal tidak mendapatkan kejelasan progres hingga akhir tahun sehingga menyulitkan peneliti untuk mencapai output publikasi.

(21)

16 | P a g e Tindak lanjut untuk mengatasi hambatan-hambatan dalam rangka mencapai tujuan adalah :

1) Koordinasi dan komunikasi yang intens dengan pihak dinas kesehatan agar advokasi rekomendasi kebijakan dapat terlaksana.

2) Melakukan revisi anggaran untuk mengoptimalkan serapan anggaran dengan memperhatikan capaian output.

3) Menyesuaikan timeline penelitian dengan mengefektifkan waktu penelitian di triwulan III s.d IV.

4) Melakukan percepatan pelaksanaaan penelitian dan serapan anggaran dengan membuat penanggung jawab di masing-masing tahapan penelitian.

5) Monitoring dan evaluasi kegiatan penelitian tiap triwulan, sehingga dapat mengidentifikasi permasalahan dan mencarikan solusi yang memungkinkan untuk dilakukan.

6) Pembagian tugas penanggung jawab call for paper sejak awal tahun guna memenuhi stok artikel

7) Memaksimalkan aplikasi daring dalam proses teknis penerbitan jurnal dan proses review artikel KTI, memanfaatkan reviewer internal sebagai backup agar proses review artikel tetap bisa berjalan.

8) Memaksimalkan jurnal internal yang telah terakreditasi untuk memenuhi target capaian publikasi.

(22)

17 | P a g e BAB III

RENCANA KINERJA TAHUNAN TAHUN 2021

3.1 Indikator Kinerja Tahun 2021

Penyusunan rencana kinerja dilakukan simultan dengan agenda penyusunan dan kebijakan anggaran yang merupakan komitmen Balai Litbangkes Magelang untuk mengalokasikan seluruh sumber daya dalam mencapai sasaran kegiatan pada tahun tertentu. Dalam pelaksanaannya perencanaan kinerja ini mengacu pada dokumen perencanaan yaitu Rencana Aksi Kegiatan 2020-2024 dan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2020.

1) Rencana Aksi Kegiatan (RAK) 2020-2024

Rencana Aksi Kegiatan (RAK) merupakan dokumen perencanaan lima tahunan sebagai pedoman bagi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Balai secara sistematis, terarah, dan terpadu. Rencana aksi tersebut disusun mengacu pada Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI tahun 2020 – 2024, Rencana Aksi Program (RAP) eselon I Badan Litbangkes 2020-2024, Rencana Aksi Kegiatan eselon II Puslitbang Upaya Kesehatan Masyarakat tahun 2020-2024.

Rencana lima tahunan selanjutnya dijabarkan ke dalam rencana kinerja tahunan.

2) Rencana Kerja (Renja) Tahun 2021

Rencana Kerja atau Renja tahun 2021 adalah dokumen yang memuat kebijakan, program dan kegiatan untuk mencapai sasaran pada tahun 2020. Adapun renja Balai Litbangkes Magelang menjadi satu dengan Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar kesehatan sebagai Pusat Pengampu.

Tabel 3.1 Perjanjian Kinerja Tahun 2021 Balai Litbangkes Magelang No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

(1) (2) (3) (4)

1 Meningkatnya Penelitian dan Pengembangan di bidang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

1. Jumlah rekomendasi kebijakan yang dihasilkan dari penelitian dan pengembangan di bidang Biomedis, life science dan Teknologi Dasar Kesehatan

3

(23)

18 | P a g e No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

(1) (2) (3) (4)

2. Jumlah publikasi karya tulis ilmiah di bidang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan yang dimuat pada media cetak dan atau elektronik elektronik nasional dan internasional

9

3. Jumlah hasil penelitian dan pengembangan di bidang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

2

2 Meningkatnya Penelitian dan Pengembangan di bidang Upaya

Kesehatan Masyarakat

4. Jumlah model hasil Penelitian dan Pengembangan di bidang Upaya Kesehatan Masyarakat

2

Gambar 3.1 Dokumen Perjanjian Kinerja Tahun 2021 Balai Litbangkes Magelang

(24)

13 | P a g e 3.2 Rencana Kegiatan Tahun 2021

Kegiatan Balai Litbangkes Magelang yang direncanakan untuk tahun 2021 terdiri dari 19 jenis rincian output, meliputi :

1. Rekomendasi kebijakan hasil penelitian dan pengembangan di bidang biomedis, life science, dan teknologi dasar kesehatan dengan 2 komponen berupa penyusunan sistematik reviu/studi referensi/literatur dan penyusunan formulasi rekomendasi kebijakan (2069.ABG.001).

2. Manajemen ilmiah etik litbang biomedis dan teknologi dasar kesehatan dengan 1 komponen berupa pelaksanaan layanan manajemen bidang ilmiah dan etik (2069.AEA.001)

3. Diseminasi hasil penelitian bidang biomedis dan teknologi dasar kesehatan dengan 1 komponen berupa pelaksanaan diseminasi hasil (2069.AEF.001) 4. Publikasi karya tulis ilmiah bidang biomedis dan teknologi dasar kesehatan

dengan 2 komponen berupa penyusunan publikasi karya tulis ilmiah dan registrasi jurnal nasional dan internasional (2069.BMA.001)

5. Produk Hasil penelitian dan pengembangan di bidang biomedis dan teknologi dasar kesehatan dengan 1 komponen berupa pelaksanaan penelitian dan pengambangan bidang teknologi dasar kesehatan (2069.DDA.001).

6. Model Hasil penelitian dan pengembangan di bidang biomedis dan teknologi dasar kesehatan dengan 1 komponen berupa pelaksanaan penelitian dan pengembangan bidang teknologi dasar kesehatan (2069.DDC.001).

7. Layanan manajemen laboratorium litbang biomedis dan teknologi dasar kesehatan dengan 1 komponen berupa pelaksanaan layanan manajemen laboratorium (2069.EAC.001)

8. Sarana laboratorium dengan 1 komponen berupa pengadaan fasilitas laboratorium (2069.EAD.001)

9. Prasarana laboratorium dengan 1 komponen berupa pembangunan gedung dan bangunan laboratorium (2069.EAD.001)

10. Model hasil penelitian dan pengembangan di bidang upaya kesehatan masyarakat dengan 1 komponen berupa pelaksanaan penelitian dan pengembangan bidang upaya kesehatan masyarakat (2070.DDC.001).

11. Model hasil penelitian dan pengembangan di bidang vektor dan reservoir penyakit dengan 1 komponen berupa pelaksanaan penelitian dan pengembangan bidang vektor dan reservoir penyakit (2070.DDC.001).

(25)

14 | P a g e 12. Gaji dan tunjangan litbang biomedis dan teknologi dasar kesehatan dengan 1

komponen berupa gaji dan tunjangan (4816.EAE.902)

13. Operasional dan pemeliharaan kantor litbang biomedis dan teknologi dasar kesehatan dengan 1 komponen operasional dan pemeliharaan kantor (4816.EAA.912)

14. Perencanaan dan penganggaran litbang biomedis dan teknologi dasar kesehatan dengan 1 komponen berupa penyusunan rencana program dan penyusunan rencana anggaran satker (4816.EAB.702)

15. Pelayanan umum litbang biomedis dan teknologi dasar kesehatan dengan 1 komponen berupa pelaksanaan layanan tata usaha satker (4816.EAC.712) 16. Layanan sarana internal litbang biomedis dan teknologi dasar kesehatan dengan

2 komponen berupa pengadaan perangkat pengolah data dan komunikasi serta pengadaan peralatan fasilitas perkantoran (4816.EAD.801)

17. Pengelolaan SDM litbang biomedis dan teknologi dasar kesehatan dengan 1 komponen berupa pelaksanaan pengelolaan kepegawaian satker (4816.EAF.722)

18. Pemantauan dan evaluasi litbang biomedis dan teknologi dasar kesehatan dengan 1 komponen berupa pelaksanaan pemantauan dan evaluasi tingkat satker (4816.EAL.722)

19. Pengelolaan keuangan litbang biomedis dan teknologi dasar kesehatan dengan 1 komponen berupa pelaksanaan pengelolaan keuangan tingkat satker (4816.FAH.782)

Untuk mendukung tercapainya target indikator kinerja kegiatan yang kemudian diterjemahkan kedalam rincian output diatas, diperlukan kegiatan kegiatan yang merupakan operasionalisasi dari berbagai komponen yang menyusun rincian output sebagai berikut :

1. Penyusunan sistematik reviu/studi referensi/literatur:

a. Koordinasi dengan wilayah penelitian 2. Penyusunan formulasi rekomendasi kebijakan

a. Workshop penyusunan rekomendasi kebijakan b. Advokasi rekomendasi kebijakan

3. Pelaksanaan layanan manajemen bidang ilmiah dan etik a. Melaksanakan manajemen bidang ilmiah dan etik

(26)

15 | P a g e b. Melaksanakan koordinasi bimbingan wilayah

c. Pengelolaan jejaring kerjasama 4. Pelaksanaan diseminasi hasil

5. Penyusunan publikasi karya tulis ilmiah a. Menyusun buku bertema kesehatan b. Menerbitkan jurnal terakreditasi c. Menerbitkan buletin iodikes

6. Registrasi jurnal nasional dan internasional

7. Pelaksanaan penelitian dan pengambangan bidang teknologi dasar kesehatan a. Pengembangan pangan lokal berbasis modification cassava flour sebagai

sumber energi non-beras yang disubstitusi protein hewani untuk MPASI balita kurang gizi

b. Pengembangan diagnosis stunting berdasarkan karakteristik klinis dan biomedis

8. Pelaksanaan layanan manajemen laboratorium a. Akreditasi laboratorium

b. Operasional laboratorium c. Pemeliharaan alat laboratorium 9. Pengadaan fasilitas laboratorium

a. Pengadaan peralatan laboratorium pendukung bio safety level 2 10. Pembangunan gedung dan bangunan laboratorium

11. Pelaksanaan penelitian dan pengembangan bidang upaya kesehatan masyarakat a. Riset evaluasi e-PPGBM (Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis

Masyarakat secara Elektronik) Tahun 2020

12. Pelaksanaan penelitian dan pengembangan bidang vektor dan reservoir penyakit b. Analisis kemampuan rumah sakit di Jawa Tengah dalam mengelola limbah

medis

13. Gaji dan tunjangan

a. Pembayaran gaji dan tunjangan b. Pembayaran tunjangan kinerja 14. Operasional dan pemeliharaan kantor

a. Kebutuhan sehari hari perkantoran

b. Biaya satpam, pramubakti, cleaning service, pengemudi c. Langganan daya dan jasa

d. Jasa pos dan giro

(27)

16 | P a g e e. Sewa kendaraan

f. Pemeliharaan gedung dan bangunan g. Pemeliharaan sarana kantor

h. Pemeliharaan kendaraan bermotor i. Honor operasional kantor

j. Bahan makanan penambah daya tahan tubuh k. Pakaian dinas dan pakaian kerja

l. Perjalanan dinas dalam rangka koordinasi pimpinan m. Manajemen perpustakaan dan arsip

n. Belanja barang operasional penanganan covid-19

15. Penyusunan rencana program dan penyusunan rencana anggaran satker a. Penyusunan rencana program dan anggaran

16. Pelaksanaan layanan tata usaha satker

a. Pelaksanaan layanan umum (kearsipan dan lain-lain) b. Pengelolaan dokumentasi

17. Pengadaan perangkat pengolah data dan komunikasi a. Peralatan pendukung virtual meeting

18. Pengadaan peralatan fasilitas perkantoran b. Peralatan perkantoran

19. Pelaksanaan pengelolaan kepegawaian satker a. Pelaksanaan layanan kepegawaian’

b. Peningkatan kapasitas SDM

20. Pelaksanaan pemantauan dan evaluasi tingkat satker

a. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi (LKj,Laptah, Laptri) 21. Pengelolaan keuangan tingkat satker

a. Pelaksanaan layanan keuangan dan perbendaharaan b. Pelaksanaan layanan BMN

c. Pengelolaan PNBP

3.3 Rencana Anggaran Tahun 2021

Pelaksanaan sembilan belas rincian output kegiatan Balai Litbangkes Magelang tahun 2021 didukung oleh alokasi anggaran sejumlah Rp. 24.173.238.000,- dengan rincian sebagai berikut:

(28)

17 | P a g e Tabel 3.2 Rencana Anggaran Biaya Balai Litbangkes Magelang Tahun 2021

NO OUTPUT Alokasi Anggaran (Rp.)

1

Rekomendasi kebijakan hasil penelitian dan pengembangan di bidang biomedis, life science, dan teknologi dasar kesehatan

100.000.000,- 2 Manajemen ilmiah etik litbang biomedis dan

teknologi dasar kesehatan 58.264.000,-

3 Diseminasi hasil penelitian bidang biomedis dan

teknologi dasar kesehatan 27.724.000,-

4 Publikasi karya tulis ilmiah bidang biomedis dan

teknologi dasar kesehatan 174.030.000,-

5 Produk Hasil penelitian dan pengembangan di

bidang biomedis dan teknologi dasar kesehatan 339.839.000,- 6 Model Hasil penelitian dan pengembangan di

bidang biomedis dan teknologi dasar kesehatan 634.731.000,- 7 Layanan manajemen laboratorium litbang biomedis

dan teknologi dasar kesehatan 397.954.000,-

8 Sarana laboratorium 3.496.750.000,-

9 Prasarana laboratorium 6.207.000.000,-

10 Model hasil penelitian dan pengembangan di

bidang upaya kesehatan masyarakat 299.910.000,-

11 Model hasil penelitian dan pengembangan di

bidang vektor dan reservoir penyakit 296.334.000,- 12 Gaji dan tunjangan litbang biomedis dan teknologi

dasar kesehatan 9.809.317.000,-

13 Operasional dan pemeliharaan kantor litbang

biomedis dan teknologi dasar kesehatan 1.933.866.000,- 14 Perencanaan dan penganggaran litbang biomedis

dan teknologi dasar kesehatan 48.400.000,-

15 Pelayanan umum litbang biomedis dan teknologi

dasar kesehatan 59.261.000,-

16 Layanan sarana internal litbang biomedis dan

teknologi dasar kesehatan 29.966.000,-

17 Pengelolaan SDM litbang biomedis dan teknologi

dasar kesehatan 41.040.000,-

18 Pemantauan dan evaluasi litbang biomedis dan

teknologi dasar kesehatan 22.270.000,-

19 Pengelolaan keuangan litbang biomedis dan

teknologi dasar kesehatan 196.082.000,-

TOTAL 24.173.238.000,-

Adapun rincian rencana pelaksanaan kegiatan beserta rencana penarikan dana dapat dijelaskan dalam lampiran matriks rencana kinerja tahunan 2021.

(29)

18 | P a g e BAB IV

RENCANA EVALUASI KINERJA TAHUNAN

Dalam mendapatkan capaian target kinerja yang maksimal sesuai dengan perencanaan kinerja tahunan yang sudah dibuat, di perlukan monitoring dan evaluasi.

Tujuannya untuk mengetahui efektifitas dan efisiensi hasil, dampak maupun keberlanjutannya. Balai Litbangkes Magelang dalam melakukan monitoring dan evaluasi sudah mempunyai mekanisme seperti :

1. Pengumpulan Data Monitoring dan Evaluasi Bulanan

Evaluasi kinerja bulanan Balai Litbangkes Magelang dilakukan sekali tiap bulan dengan cara mengumpulkan data dari masing-masing Subbag dan/atau Seksi serta PJ Kegiatan sesuai dengan format yang sudah diberikan melalui google form. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui realisasi progress kegiatan yang sudah dilakukan serapan besaran anggaran, kendala/hambatan yang dihadapi dan realisasi fisiknya dibandingkan dengan target, realisasi dana dan fisik masing- masing output. Data tersebut kemudian di input dalam e monev Bappenas, Smart DJA, dan e performance.

2. Rapat pertemuan laporan triwulan

Laporan triwulan dilakukan setiap 3 bulan sekali, sehingga terdapat 4 laporan triwulan selama setahun. Balai Litbangkes Magelang melakukan rapat pertemuan laporan triwulan secara internal untuk melakukan sinkronisasi data dari monitoring dan evaluasi bulanan kepada Subbag dan/atau kelompok substansi serta PJ Kegiatan secara langsung. Hasil dari rapat internal tersebut kemudian menjadi data masukan dalam pertemuan sinkronisasi Laporan Triwulan di tingkat Badan Litbangkes. Penyelenggaraan laporan triwulan dikoordinasi oleh Sub Bagian Evaluasi dan Pelaporan, Sekretariat Badan Litbangkes. Materi laporan triwulan Balai Litbangkes Magelang berasal dari SAI dan akumulasi laporan monev bulanan.

Laporan triwulan memberikan informasi antara kesesuaian capaian kinerja dan serapan anggaran satker dengan target yang telah ditetapkan tiap triwulan (capaian target berdasarkan Rencana Pelaksanaan Kegiatan, RPK). Data tersebut juga di input dalam e monev Bappenas, Smart DJA, dan e performance.

3. Rapat penyusunan laporan tahunan dan laporan kinerja

Penyusunan laporan tahunan dan laporan kinerja Balai Litbangkes dimulai dari tingkat internal satker dalam rapat penyusunan laporan tahunan dan laporan kinerja bersama dengan Subbag dan/atau Seksi serta PJ Kegiatan. Hasil dari rapat

(30)

19 | P a g e internal tersebut kemudian menjadi data masukan dalam pertemuan laporan tahunan dan laporan kinerja di tingkat Badan Litbangkes. Penyelenggaraan pertemuan laporan tahunan dan laporan kinerja difasilitasi oleh Sub Bagian Evapor, Sekretariat Badan Litbangkes. Laporan tahunan memberikan gambaran pelaksanaan dan pencapain program Badan Litbangkes meliputi capaian semua kegiatan yang dilaksanakan oleh satker. Laporan tahunan ini merangkum pelaksanaan kegiatan selama satu tahun, berupa kendala/hambatan dalam pelaksanaan kegiatan, langkah jangka pendek dan jangka panjang untuk mengatasai masalah tersebut. Sedangkan laporan kinerja memberikan gambaran pencapaian kinerja berdasarkan indikator kinerja kegiatan dalam perjanjian kinerja Balai Litbangkes Magelang, terobosan dan inovasi, serta penghargaan yang dicapai.

(31)

20 | P a g e BAB V

PENUTUP

Kegiatan yang direncanakan untuk dilaksanakan pada tahun 2021 oleh Balai Litbangkes Magelang, dibuat dengan mempertimbangkan evaluasi pencapaian tahun 2020 seperti yang tercantum dalam RKT ini.

Kegiatan yang direncanakan tersebut, diharapkan sesuai dengan perencanaan strategis baik di tingkat Kementerian Kesehatan maupun Rencana Aksi Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan 2020 – 2024.

Diharapkan, kegiatan tahun 2021 Balai Litbangkes Magelang dapat berjalan sesuai perencanaan dengan dukungan sumber daya yang mencukupi baik dari anggaran maupun dari SDM.

(32)

Keterangan

TW I TW II TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV

Penyusunan sistematik reviu/studi referensi/literatur

Melaksanakan koordinasi dengan wilayah penelitian

a.) Melaksanakan Workshop Penyusunan Rekomendasi Kebijakan

b.) Advokasi Rekomendasi Kebijakan

a.) Melaksanakan manajemen ilmiah dan etik

b.) Pelaksanaan koordinasi bimbingan wilayah

c.) Pengelolaan jejaring dan kerjasama dll.

Diseminasi Hasil

Penelitian Biomedis dan Teknologi Dasar

Kesehatan

Pelaksanaan Diseminasi Hasil Laporan Diseminasi a.) Melaksanakan Diseminasi Hasil

27.724.000

- 7.860.000 9.930.000 9.934.000 38 60 82 100 Kegiatan diseminasi direncanakan di lakukan di akhir triwulan III atau awal triwulan IV Penyusunan Publikasi Karya Tulis

Ilmiah

a.) Menyusun Buku bertema Kesehatan

38

60 82 100

Tahun 2021

direncanakan akan disusun 2 buku yang diterbitkan di bulan desember b.) Menerbitkan Jurnal

terakreditasi

38

60 82 100 Tahun 2021 ini akan menerbitkan Jurnal Ilmiah MGMI tiga edisi dengan rincian: dua edisi jurnal cetak Desember 2021 (volume 12 nomor 2), Juni 2021 (volume 13, nomor 1

2) dan satu edisi versi online yaitu Desember 2020 (volume 13, nomor 2)

c.) Menerbitkan Buletin Iodikes 38 60 82 100

Akan diterbitkan 2 edisi yaitu edisi Juni dan Desember 2018

Registrasi Jurnal Nasional dan Internasional

Registrasi Jurnal Nasional dan Internasional

38

60 82 100 Balai Penelitian dan

Pengembangan Kesehatan Magelang

174.030.000 58.264.000 Manajemen Ilmiah dan

Etik Litbang Biomedis dan Teknologi Dasar

Kesehatan

Pelaksanaan Layanan Manajemen dan Etik

Laporan Manajemen Bidang ilmiah dan Etik

Publikasi Karya Tulis Ilmiah Bidang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

9 Publikasi Terakreditasi Nasional dan Internasional

- 18.000.000 20.550.000 19.714.000

38

60 82 100

RENCANA AKSI ATAS KINERJA TAHUN 2021

Satker

Indikator

Renstra/Renja/RKP/RKA KL

Rincian Output Nama Bukti Output Komponen/Sub Komponen Pagu Per Output (Rp)

Target per rincian output (Rp) Target Kinerja per rincian output (%)

Rekomendasi Kebijakan Hasil Penelitian dan

Pengembangan di Bidang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

Rekomendasi Kebijakan Hasil Penelitian dan Pengembangan di Bidang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

Penyusunan Formulasi Rekomendasi Kebijakan

100.000.000 - 24.436.000 52.289.000 23.275.000 38 60 82 100

31.434.000 45.473.000 50.473.000 46.650.000

(33)

Keterangan

TW I TW II TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV

RENCANA AKSI ATAS KINERJA TAHUN 2021

Satker

Indikator

Renstra/Renja/RKP/RKA KL

Rincian Output Nama Bukti Output Komponen/Sub Komponen Pagu Per Output (Rp)

Target per rincian output (Rp) Target Kinerja per rincian output (%)

Surat Keputusan (3%) SP3 (3%)

Perizinan (4%)

Persetujuan etik (10%) Pengadaan bahan (10%) Pengumpulan data (30%) Analisis (15%)

Produk/model (25%) Surat Keputusan (3%) SP3 (3%)

Perizinan (4%)

Persetujuan etik (10%) Pengadaan bahan (10%) Pengumpulan data (30%) Analisis (15%)

Produk/model (25%)

a.) Akreditasi Laboratorium

b.) Operasional Laboratorium c.) Pemeliharaan Laboratorium Balai Penelitian dan

Pengembangan Kesehatan Magelang

Produk Hasil Penelitian dan Pengembangan di Bidang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

Pelaksanaan Hasil Penelitian dan Pengembangan Bidang Teknologi Dasar Kesehatan

Model Hasil Penelitian dan Pengembangan di Bidang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

Pelaksanaan Hasil Penelitian dan Pengembangan Bidang Biomedis

Manajemen Laboratorium Litbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

Pelaksanaan layanan manajemen laboratorium

Laporan Hasil Penelitian

Pengembangan diagnosis stunting berdasarkan karakteristik klinis dan biomedis

339.839.000

634.731.000

397.954.000 Laporan Manajemen Laboratorium

Laporan Hasil Penelitian

Pengembangan pangan lokal berbasis modification cassava fluor (Mocaf) sebagai sumber energi non-beras yang disubstitusi protein hewani untuk

MPASI Balita kurang gizi

42.535.000 115.990.000 117.490.000 121.939.000

20

153.736.000 218.604.000 262.391.000 20

Capaian kinerja penelitian

direncanakan sesuai dengan target triwulan yang telah ditetapkan 100

100

45 75

75 45

38

60 82 100 - 56.598.000 128.897.000 154.344.000

-

(34)

Keterangan

TW I TW II TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV

RENCANA AKSI ATAS KINERJA TAHUN 2021

Satker

Indikator

Renstra/Renja/RKP/RKA KL

Rincian Output Nama Bukti Output Komponen/Sub Komponen Pagu Per Output (Rp)

Target per rincian output (Rp) Target Kinerja per rincian output (%)

Sarana Laboratorium Pengadaan Peralatan Fasilitas Laboratorium

Laporan Pengadaan Sarana Laboratorium

Pengadaan peralatan pendukung

laboratorium BSL-2 3.496.750.000 - 900.855.000 1.306.710.000 1.289.185.000 38 60 82 100 Prasarana Laboratorium Pembangunan gedung dan bangunan

laboratorium

Laporan Pengadaan Prasarana Laboratorium

Pembangunan gedung dan

laboratorium 6.207.000.000 19.490.000 300.000.000 2.000.000.000 3.887.510.000 38 60 82 100 Surat Keputusan (3%)

SP3 (3%) Perizinan (4%)

Persetujuan etik (10%) Pengadaan bahan (10%) Pengumpulan data (30%) Analisis (15%)

Produk/model (25%) Surat Keputusan (3%) SP3 (3%)

Perizinan (4%)

Persetujuan etik (10%) Pengadaan bahan (10%) Pengumpulan data (30%) Analisis (15%)

Produk/model (25%) a.) Pembayaran Gaji dan Tunjangan

38

60 82 100

b.) Pembayaran Tunjangan Kinerja

38

60 82 100

Operasional dan Pemeliharaan Kantor Litbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

Opersional dan Pemeliharaan Kantor Laporan 12 Bulan Layanan Pembayaran Biaya Opersional dan Pemeliharaan Kantor

1.933.866.000 256.700.000 510.423.000 550.423.000 616.320.000

38

60 82 100

Perencanaan dan Penganggaran Litbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

Penyusunan rencana program dan rencana anggaran satker

Laporan Penyusunan rencana program dan rencana anggaran satker

Penyusunan perencanaan dan anggaran

48.400.000 - 12.090.000 12.090.000 24.220.000

38

60 82 100

a.) Pelaksanaan layanan umum 1.540.000

38

60 82 100

b.) Pengelolaan Dokumentasi

38

60 82 100

Pengadaan Perangkat data dan komunikasi

Laporan Pengadaan Perangkat data dan komunikasi

Peralatan pendukung virtual meeting

38

60 100 Layanan Sarana dan

Prasarana Internal Litbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

29.966.000 Balai Penelitian dan

Pengembangan Kesehatan Magelang

Output layanan perkantoran

merupakan output rutin

Pembayaran Gaji dan Tunjangan

Pelayanan Umum Litbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

Pelaksanaan Layanan Tata Usaha Satker

Laporan Pelaksanaan Layanan Tata Usaha Satker

59.261.000 Gaji dan Tunjangan

Litbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

Laporan 12 Bulan Layanan 9.809.317.000 1.634.565.000 3.099.476.000 3.099.476.000 1.975.800.000

60

82 100

Model Hasil Penelitian dan Pengembangan di Bidang Vektor dan Reservoir Penyakit

Pelaksanaan Penelitian dan

Pengembangan di Bidang Vektor dan Reservoir Penyakit

Analisis kemampuan rumah sakit di Jawa Tengah dalam mengelola limbah medis

296.334.000 - 100.511.000 105.667.000 90.156.000 38 60 82 100 38

Model Hasil Penelitian dan

Pengembangan di Bidang Upaya Kesehatan

Masyarakat

Pelaksanaan Penelitian dan Pengembangan di Bidang Upaya Kesehatan Masyarakat

Riset evaluasi e-PPBGM Tahun 2020 299.910.000 - 98.998.000 124.499.000 76.413.000

18.790.000 20.790.000 18.141.000

8.920.000 - 21.046.000 -

(35)

Keterangan

TW I TW II TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV

RENCANA AKSI ATAS KINERJA TAHUN 2021

Satker

Indikator

Renstra/Renja/RKP/RKA KL

Rincian Output Nama Bukti Output Komponen/Sub Komponen Pagu Per Output (Rp)

Target per rincian output (Rp) Target Kinerja per rincian output (%)

Pengadaan Peralatan Fasilitas Perkantoran

Laporan Pengadaan Peralatan Fasilitas Perkantoran

Peralatan perkantoran

38

60 100

Pengelolaan SDM Litbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

Pelaksanaan Pengelolaan Kepegawaian satker

a.) Pelaksanaan Layanan Kepegawaian

38

60 82 100

b.) Peningkatan Kapasitas SDM

38

60 82 100

Pemantauan dan Evaluasi Litbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

Pelaksanaan pemantauan dan evaluasi tingkat satker

Laporan Pelaksanaan pemantauan dan evaluasi tingkat satker

Pelaksanaan monitoring dan evaluasi (Laptri, Laptah, SAKIP dll.)

22.770.000 2.380.000 4.788.000 5.878.000 9.724.000

38

60 82 100

a.) Pelaksanaan layanan

keuangan dan perbendaharaan

b.) Pelaksanaan layanan BMN

c.) Pengelolaan PNBP

24.173.238.000 Rp 2.009.332.000 Rp 5.543.267.000 Rp 7.915.697.000 Rp 8.704.942.000 38 61 86 96

24.173.238.000

Kepala Balai,

Dr.dr.Suryati Kumorowulan, M.Biotech

Layanan Sarana dan Prasarana Internal Litbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

29.966.000

Laporan Pelaksanaan Pengelolaan Kepegawaian satker

41.040.000

Laporan Pelaksanaan pengelolaan Keuangan satker

Pelaksanaan pengelolaan Keuangan satker

Pengelolaan keuangan Litbang Biomedis dan

Teknologi Dasar Kesehatan

196.082.000 Balai Penelitian dan

Pengembangan Kesehatan Magelang

Jumlah

NIP. 197008182001122002

8.920.000 - 21.046.000 -

60

82 100 600.000 13.242.000 13.884.000 13.314.000

11.168.000 62.001.000 57.001.000 65.912.000 38

Gambar

Gambar 1.1 Struktur Organisasi Balai Litbangkes Magelang
Gambar 2.2 Perbandingan Kinerja Organisasi Tahun 2015-2020
Tabel 2.2 Judul rekomendasi kebijakan yang diadvokasikan Balai  Litbangkes Magelang Tahun 2020
Tabel 2.3 Judul Penelitian, Ketua Pelaksana, Output Penelitian Balai Litbangkes  Magelang Tahun 2020
+2

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Dua hal ini tentunya menjadi salah satu pintu masuk yang strategis untuk mencoba mengangkat bambu sebagai material alternatif yang mampu masuk sebagai material

Sedangkan persepsi negatif terjadi karena adanya stimulus yang negatif (kurang baik) yang diterima atau ditangkap oleh panca indera individu. Misalnya, seseorang yang

Pihak pertama pada tahun 2020 ini berjanji akan mewujudkan target kinerja tahunan sesuai dengan lampiran perjanjian ini dalam rangka mencapai target kinerja

Pemerintah desa adalah bagian integral dan merupakan struktur organisasi pemerintahan terbawah dalam systim pemerintahan negara Republik Indonesia. Dalam melaksanakan tugas

Dengan melakukan evaluasi tersebut jadi guru bisa menilai siswa yang sudah paham dan belum paham tentang aturan yang ada di lingkungan sekolah, masyarakat bahkan di

Sistem ini merupakan pedoman atau alat bantu yang memberikan informasi spasial dan tabular tentang prediksi musim, awal tanam, pola tanam, luas tanam potensial, wilayah

Peserta yang berasal dari provinsi di luar pulau Jawa, dapat menggunakan transportasi udara kelas ekonomi, biaya perjalanan akan diganti setelah selesai kegiatan dengan menyerahkan

PERMODELAN BANGKITAN PERGERAKAN UNTUK BEBERAPA TIPE PERUMAHAN DI PEKANBARU, Parada Afkiki Eko Saputra, NPM 11 51 01733, tahun 2012, Bidang Keahlian Transportasi, Program