• Tidak ada hasil yang ditemukan

Materi Ekonometrika untuk S1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Materi Ekonometrika untuk S1"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

Ekonometrika

Program Studi Statistika, semester Ganjil  2012/2013

(2)

Dynamic Econometric Model

 Digunakan pada data time series

 Di bidang ekonomi, hubungan ketergantungan

antara peubah endogen dan eksogen tidak berlangsung secara instant (pada t yang sama)

 Peubah endogen Y lebih sering dipengaruhi

(3)

Contoh:

Kenaikan gaji

 Efek kenaikan gaji (X) terhadap konsumsi (Y)

tidak langsung saat itu juga, tapi bertahap

 MPC yang berbeda untuk beberapa tahun

setelah kenaikan gaji (X) Kenaikan suku bunga

 Membutuhkan waktu beberapa bulan sebelum

(4)

Alasan timbulnya 

“lags

Psikologis

 Manusia selaku pelaku ekonomi butuh waktu untuk penyesuaian terhadap perubahan apapun

 Butuh rencana atau strategi baru dalam menghadapi perubahan

Teknologi

 Untuk pengusaha yang menanamkan investasi terhadap teknologi

 “Wait and see” terhadap cepatnya perubahan teknologi

Institusional

(5)

Dua tipe Model dinamik

Distributed lag models

 Melibatkan unsur lags pada peubah eksogen

Autoregressive models

(6)

Distributed Lag Models

 Pada suatu waktu terjadi perubahan pada X  Membutuhkan beberapa periode waktu agar

perubahan X mempengaruhi Y sepenuhnya

Contoh:

 Pada waktu t-p terjadi kenaikan gaji (X)

 Perubahan konsumsi pada t-p, …, t-1, t tidak sama

 Efek sepenuhnya pada Y baru terakumulasi pada waktu t

t p

t p t

t t

t

X

X

X

X

u

(7)

 β0 : impact multiplier, bobot yang diberikan

pada Xt

 Rata-rata perubahan Yt ketika Xt berubah satu unit  βi : interim multipliers, bobot yang diberikan

pada Xt-i

 Rata-rata perubahan Yt ketika Xt-i berubah satu

unit

 Total efek pada Yt adalah jumlah dari seluruh β t

p t p t

t t

t

X

X

X

X

u

Y

0

1 1

2 2

p

i

i

0

Total efek: efek kesetimbangan jangka panjang – long run

(8)

 Pada jangka panjang (long run) berlaku:

p t t

t

t

X

X

X

X

X

*

1

2

 Sehingga:

t t

p t

t t

t

X

X

X

X

u

Y

0 *

1 *

2 *

*

t p

i

i t

t

X

u

Y

0 *

(9)

Permasalahan pada model ini

 OLS tetap dapat digunakan dengan resiko tidak

diketahuinya nilai p yang tepat

 Multikolinieritas akibat hubungan antar Xt, Xt-1,

…, Xt-p

 Nilai p yang besar: kehilangan banyak derajat

bebas,

 hanya dapat digunakan p+1 sampai dengan n

(10)

Transformasi Koyck untuk 

Distributed Lag 

Models

 Diasumsikan bahwa nilai β menurun secara geometrik

 Semua β punya tanda yang sama

i i

0

,

2

,

1

,

0

,

1

0

i

 Untuk model infinite distributed lag:

t t

t t

t

X

X

X

u

Y

0

1 1

2 2

t t

t t

t

X

X

X

u

Y

0

0

0

1 1

0

2 2

(11)

 Transformasi untuk memperoleh model yang lebih sederhana

(*)

2 2 0 1 1 0 0

0 t t t t

t

X

X

X

u

Y

Y

t1

0

0

X

t1

0

1

X

t 2

0

2

X

t 3

u

t1

(**)

1 3 3 0 2 2 0 1 1 0

1    

t

t

t

t

t

X

X

X

u

Y



 Persamaan (*) – Persamaan (**)

0 1

1

1

t t t t

t

Y

X

u

u

(12)

 Efek langsung (Immediate effect): β0

 Long run equilbrium effect ketika

0 1

1 1 

     

t t t t

t Y X u u

Y

t t t

t

X

Y

v

Y

1

0

1

1 *

  Yt Yt Y

1

*

1

0 1

     

Y

Xt ut

ut
(13)

t t t

t

X

Y

v

Y

1

0

1

t t

t

t

X

Y

v

Y

*

0

1

ˆ

1

ˆ

ˆ

*
(14)

Autoregressive Model

 Partial adjustment model

 Penyesuaian dilakukan terhadap peubah Y  Adaptive expectation model

(15)

Partial adjustment model

 Contoh pada kasus supply uang sebagai fungsi dari suku

bunga

 Target supply uang (Y*) adalah fungsi dari suku bunga (X)  Yang teramati adalah realisasi dari supply uang sebelum

dan sesudah perubahan suku bunga (Yt dan Yt-1)

 Dengan koefisien adjustment λ:

* 1

1 

t t t

t

Y

Y

Y

Y

0

1

 Ketika λ=0: Yt =Yt-1, tidak terjadi penyesuaian terhadap perubahan

suku bunga

 Ketika λ=1: Yt =Y*t , target terpenuhi seluruhnya pada saat t  Ketika 0≤λ ≤ 1: persentase perbedaan antara target dengan

(16)

 Hipotesis: tentang nyata tidaknya koefisien adjustment

* 1

1 

t t t

t

Y

Y

Y

Y

t

t

X

Y

*

1

2 TARGET

t t

t

t

t Y X Y u

Y1

1

21

t t

t

t

t

Y

Y

Y

u

Y

1

*

1

t t t

t Y X u

(17)

 Efek langsung (Immediate effect): λβ2

t t t

t Y X u

Y



1  1

1



2

 Efek long run equilibrium ketika:

1 *

  Yt Yt Y

t t t

t Y X u

Y * 



1  1

* 



2

1 1

Yt* 



1



2Xtut

t t

t X u

Y * 



1



2

t t

t X u

Y

1 2 1
(18)

t t t

t Y X u

Y



1  1

1



2

t t

t

t aY X u

Y

1*  1

2* 

ˆ ˆ

, ˆ ˆ

, ˆ 1

ˆ 2*

2 *

1

1  

(19)

Adaptive Expectations Model

 Contoh kasus:

 Konsumsi pada bulan ini adalah fungsi dari jumlah pendapatan yang diharapkan bulan ini

 Nilai harapan pendapatan bulan ini dibentuk

berdasarkan nilai harapan pendapatan bulan lalu yang disesuaikan dengan realisasinya.

e

t t

e t e

t

X

X

X

X

1

1

0

1

 Jika θ =0 maka tidak ada penyesuaian pada nilai harapan

e t e

t

X

X

1

 Jika θ =1 maka nilai harapan segera disesuaikan dengan

realisasinya

t e

t

X

(20)

 Persamaan regresi adalah Y sebagai fungsi dari nilai

harapan X

t e

t

t

X

u

Y

1

2

e

t t

e t e

t

X

X

X

X

1

1

0

1

e

t

t t

t

X

X

u

Y

1

2

1

1

e

t t

e t e

t

X

X

X

X

1

1

X

t

1

X

te1

 Dengan substitusi

e t

t t

t

X

X

u

(21)

 Perlu dilakukan transformasi untuk mengatasi nilai

harapan X yang tidak diketahui

1

1

*

2 2

1 t

e t t

t

X

X

u

Y

1 1

2 1

1  

t

e t

t

X

u

Y

1

Y

t1

1

1

2

X

te1

u

t1

t e

t

t

X

u

Y

1

2

1

1

1

2 1

1

1

*

*

(22)

 Kurangi persamaan (*) dengan (**)

1

1

*

2 2

1 t

e t t

t

X

X

u

Y

1

Y

t1

1

1

1

2

X

te1

1

u

t1

*

*

1

112  

1

1

t t t t

t Y X u u

Y





t t

t

t X Y v

Y



1



2  1

1

t t

t

t X Y v

(23)

t t

t

t X Y v

Y



1



2  1

1

t t

t

t X Y v

Y

1* 

2* 

3* 1

ˆ ˆ ˆ , ˆ ˆ ˆ , ˆ 1

ˆ 2*

2 *

1 1

*

3  

 

 Nyata tidaknya penduga θ dapat dijadikan bukti untuk

Referensi

Dokumen terkait

 Jika pendapatan naik sebesar $1, maka konsumsi juga akan naik akan tetapi tidak lebih dari

 2 sampel berukuran 10 keluarga yang diambil dari populasi.

 Nilai penduga juga tidak pernah sama dari satu sampel ke sampel yang lain.  Penduga dinyatakan akurat jika mempunyai ragam/simpangan baku yang

 Tidak bias: nilai harapan penduga adalah nilai parameter  Konsisten: untuk n→∞, penduga menuju nilai parameter. yang sebenarnya, dan ragam

 Penduga secara keseluruhan tetap dapat dipakai walaupun penduga secara individu relatif kurang efisien dan tidak signifikan..

ukuran sampel kecil penduga NLS tidak menyebar normal, tidak bias dan tidak mempunyai ragam kecil.  Hasil pengujian di output

berupa sampel acak dari populasi yang lebih besar, RE model lebih tepat.  Gunakan peduga RE (Random

Keuntungan dari analisis VAR antara lain adalah metode yang sederhana dan tidak perlu membedakan mana peubah endogen dan eksogen, estimasi yang sederhana