Regresi
Analisis regresi linier merupakan analisis
yang digunakan untuk mengetahui dan mempelajari suatu model hubungan
fungsional linier antara peubah respon (Y) dengan peubah penjelas (X)
Peubah respon : peubah yang
nilainya ditentukan berdasarkan
nilai-nilai dari satu atau lebih peubah penjelas
Peubah penjelas : peubah yang
Model Umum
Secara umum model regresi linier sederhana didefinisikan sebagai
dengan i = 1, 2, 3, …, n
Pendugaan Parameter
Model duga regresi sebagai berikut
b0 dan b1 secara berurutan adalah nilai duga untuk β0 dan β1.
Nilai b0 dan b1 didapatkan dengan menggunakan metode kuadrat
terkecil (MKT) yakni metode pendugaan dengan
meminimumkan jumlah kuadrat galat (JKgalat/S):
S akan mempunyai nilai minimum jika turunan parsial pertama
terhadap β0 dan β1 adalah nol
dengan mensubstitusikan (b0, b1) untuk (β0, β1) dan dengan
penyederhanaan dua persamaan turunan parsial tersebut diperoleh
Persamaan ini disebut dengan
persamaan-persamaan normal yang
darinya didapatkan penyelesaian berikut:
Jika
SXY = =
SXX = =
SYY = =
Maka b1 = SXY / SXX
;
SXX = =
SXY =
=
b1 = SXY / SXX = -1,3536 / 866,93 = -0,00156
= 0,978
Jadi persamaan regresinya adalah
Sumber
Model 1 0,002114 0,002114 Galat 18 0,020461 0,001137
Asumsi yang melandasi model regresi , dengan i = 1, 2, …, n, adalah
REGRESI LINIER BERGANDA
Model Umum
Yang diduga dengan
Pendugaan Parameter
Menggunakan Metode MKT
Dari proses peminimuman JKGalat didapatkan persamaan normal
Dalam notasi matriks,
dengan,
; ; ;
JKGalat dalam notasi mastriks dinyatakan sebagai,
=
Dengan prosedur yang sama yaitu MKT dengan menurunkan secara parsial
terhadap b dan menyamakannya
dengan nol, diperoleh:
= 0
Asumsi Regresi Linier
Klasik
Terdapat beberapa asumsi klasik yang melandasi analisis regresi linier berganda yakni
1. Nilai rata-rata bersyarat dari unsur εi yang tergantung
pada nilai tertentu peubah penjelas X adalah nol atau E(εi)
= 0, untuk i = 1, 2, …, n.
2. Ragam bersyarat dari εi adalah konstan (homoskedastik)
atau V(εi) = σ2, untuk i = 1, 2, …, n.
3. Tidak ada autokorelasi dalam galat atau Cov(εi, εj) = 0 di
mana i ≠ j.
4. Peubah penjelas X bersifat non-stokastik yaitu tetap dalam
penyampelan berulang atau jika stokastik, didistribusikan secara independen dari galat atau Cov(Xi, εi) = 0.
5. Tidak ada multikolinieritas di antara peubah penjelas X
atau Cov(Xi, Xj) = 0 di mana i ≠ j.
6.