• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Quality Of Life Therapy Terhadap Peningkatan Psychological Well-being Pasien Stroke.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Quality Of Life Therapy Terhadap Peningkatan Psychological Well-being Pasien Stroke."

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRACT

THE EFFECT OF QUALITY OF LIFE THERAPY ON INCREASING PSYCHOLOGICAL WELL-BEING IN STROKE PATIENT

Rossa Lina 190420110039

This study aims to determine the Effect of Quality Of Life Therapy on increasing psychological well-being stroke patient. The research design is a case study, involving two subject obtained through purposive sampling technique.

Data obtained by questionnaires, observation, interviews, and psychological test. The questionnaires used are questionnaire which made by Ryff (1989) to measure psychological well-being stroke patient. Quality Of Life Therapy conducted in six sessions. Measurements were conducted two times, before and after the intervention. Data were analyzed by using hyphothesis test and descriptive analysis.

The results showed that Quality Of Life Therapy have effect on improving stroke patient psychological well-being, which is characterized by changes in psychological well-being aspect; autonomy, environmental mastery, personal growth, positive relations with others, purpose in life, and self-acceptance.

(2)

ABSTRAK

PENGARUH QUALITY OF LIFE THERAPY TERHADAP PENINGKATAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PASIEN STROKE

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Quality Of Life Therapy terhadap peningkatan psychological well-being pasien stroke. Rancangan dalam penelitian ini adalah studi kasus yang melibatkan dua subjek penelitian yang diperoleh melalui teknik purposive sampling.

Data diperoleh dengan menggunakan metode kuesioner, observasi, wawancara, dan alat tes. Kuesioner yang digunakan adalah kuesioner psychological being dari Ryff (1989) untuk mengukur psychological well-being pada pasien stroke. Quality Of Life Therapy diberikan sebanyak enam sesi. Pengukuran dilakukan sebanyak dua kali, yaitu sebelum dan setelah intervensi diberikan. Data dianalisis dengan menggunakan teknik uji hipotesis dan analisa deskriptif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Quality Of Life Therapy berpengaruh terhadap peningkatan psychological well-being pasien stroke, yang ditandai dengan perubahan pada pola pikir serta aspek-aspek dalam psychological well-being; otonomi, pengembangan pribadi, penguasaan lingkungan, tujuan hidup, relasi yang positif dengan orang lain, dan penerimaan diri.

Referensi

Dokumen terkait

Instrument pengumpulan data menggunakan Ryff Scale of Psychological Well-being (RSPWB), Psychological Capital Questionnaire (PCQ-24) yang dikembangkan oleh Luthans,

Salah satu intervensi yang dapat diberikan kepada remaja dari keluarga bercerai untuk meningkatkan psychological well-being mereka adalah problem- solving

Salah satu intervensi yang dapat diberikan kepada remaja dari keluarga bercerai untuk meningkatkan psychological well-being mereka adalah problem- solving

Psychological well-being adalah keadaan perkembangan potensi nyata seseorang yang ditandai dengan karakteristik sebagai berikut: seseorang dapat menghargai dirinya

Joseph (2004) yang mengatakan bahwa implikasi teoritis dari well-being therapy adalah bahwa kesejahteraan (wellness) dan hidup yang sehat dapat dicapai dengan

Dari pernyataan para ahli di atas dapat disimpulkan kesejahteraan psikologis psychological well-being merupakan keadaan psikologis yang positif pada diri individu ditandai dengan

The research results found that: 1 the psychological well-being score of male adolescents was lower than the psychological well-being score of female adolescents; 2 the psychological

119 www.hrmars.com The Effects of Solution-Focused Group Therapy in Treatment Outcomes and Psychological Well-Being of Substance Abuse Clients Farhana Sabria, Melati Sumarib,