• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

BAB 5

HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN

5.1 Logo

Gambar 6 Logo

` Logo ini bertuliskan ‘Line Backers” dengan tagline “Merah? STOP Di Belakang Garis”. Line Backers merupakan nama kampanye yang saya usung, dimana nama Line Backers ini menggambarkan bahwa mereka yang berdiri di belakang garis saat lampu lalu lintas berwarna merah adalah seorang yang menjaga garis, ia adalah Line Backers.

Komposisi keseluruhan sengaja saya letakan di bawah garis horizontal untuk menggambarkan bahwa seluruh komposisi ini berada dibelakang garis saat lampu lalu lintas berwarna merah. Didukung pula dengan peletakan 3 lingkaran berwarna 2 hitam 1 merah sebagai penegasan bahwa logo ini adalah logo kampanye yang berbicara mengenai lampu lalu lintas.

(2)

5.2 Font

Gambar 7 Font ‘Hit The Road’

Font yang digunakan dalam kampanye ini bernama Hit The Road. Font adalah font sans serif dimana font ini memberikan kesan yang lebih tegas. Bagian yang berbentuk diagonal pada bagian font lower case memberikan kesan yang lebih playful sehingga cocok dengan tema kampanye ini yang pada dasarnya bersifat serius, yaitu kepatuhan pada lampu lalu lintas namun disampaikan dengan lebih santai.

5.3 Story Board TVC

5.3.1 Story Board ‘Perampok’

Gambar 8 Story Board ‘Perampok’ halaman 1

(3)

Gambar 9 Story Board ‘Perampok’ halaman 2

Gambar 10 Story Board ‘Perampok’ halaman 3

Story board ‘perampok’ ini bercerita mengenai sepasang perampok yang baru saja merampok bank dan sedang dikejar oleh polisi. Perampok ini tampak begitu lihai dalam mengelak dari kejaran polisi, namun ia berhenti saat berhadapan dengan lampu

(4)

lalu lintas yang berwarna merah. Polisi-polisi yang mengejarpun ikut berhenti di belakang motor si perampok, mengejutkan rekan si perampok yang sudah pasrah. Saat lampu berganti hijau, kejar-kejaran dilanjutkan kembali. Twist yang tidak diduga oleh penonton karena disuguhkan adegan kejar-kejaran yang cepat seolah TVC ini adalah adegan dari film action diharapkan akan menimbulkan impact yang berkesan dan mengundang tawa pada bagian akhir.

5.3.2 Story Board ‘Anjing’

Gambar 11 Story Board ‘Anjing’ halaman 1

(5)

Gambar 12 Story Board ‘Anjing’ halaman 2

Gambar 13 Story Board ‘Anjing’ halaman 3

(6)

Story board ‘anjing’ ini bercerita mengenai seekor anjing yang hendak makan siang setelah ia berjalan-jalan di siang hari. Ia pulang kerumah dan meminta makan kepada majikannya. Saat ia ke dapur, disana ada majikan kecilnya sedang main mobil- mobilan di meja dapur. Saat ia berjalan ke mangkuk makanannya, si majikan kecil secara tidak sengaja menjatuhkan lampu lalu lintas mainan di antara sang anjing dan mangkuk makanannya. Sang anjing tertegun dan ia mendudukan diri di depan lampu lalu lintas, seolah ia menunggu lampu tersebut berganti warna menjadi hijau.

Unsur personifikasi subtle yang ada dalam story board ini, dimana sang anjing bertindak layaknya manusia yang baik saat di lampu lalu lintas diharapkan mampu mengundang tawa dan impresi yang berbekas, bahkan saat para audiens melihat lampu lalu lintas disaat mereka mengemudi.

5.4 Print Ads

Gambar 14 Print Ad ‘Perampok’

(7)

Gambar 15 Print Ad ‘Tank’

(8)

Gambar 16 Print Ad ‘Orang Kaya’

Pada print ad serial ini terdapat 3 tema, yaitu ‘perampok’, ‘tank’, dan ‘orang kaya’. Ketiga tema print ad ini menggambarkan 3 golongan yang cenderung mengabaikan lampu lalu lintas dan otomatis tidak berhenti di belakang garis pada saat mereka seharusnya berhenti, yaitu perampok yang dikejar polisi, tank sebagai kendaraan militer, dan orang kaya yang merasa bahwa ia memiliki prioritas di jalan. Dengan ketiga golongan yang cenderung tidak berhenti di belakang garis saat lampu merah menyala ini digambarkan menjadi sosok yang patuh, diharapkan mampu menyampaikan kepada audiens dan mengajak mereka berpikir ‘oh, mereka aja berhenti yah, di belakang garis pula’.

Gaya penyampaian yang dibumbui secara hiperbolik dan gaya bahasa yang cenderung lebih langsung diharap mampu mempermudah penyampaian komunikasi kepada audiens yang berada di SES B-C.

5.4 Ambient

Gambar 17 Skema Ambient

(9)

Ambient ini berupa tulisan dan gambar yang dibuat di persimpangan dengan lampu lalu lintas. Gambar yang dibuat berupa gambar tubuh dari kapur seolah di TKP dengan tagline untuk mengingatkan pengemudi yang berada di persimpangan saat lampu merah untuk berhenti di belakang garis. Gambar tubuh dari kapur ini menggambarkan tentang akibat dari bahayanya berhenti di tempat yang tidak sesuai, atau bahkan menerobos lampu merah.

5.6 Billboard

Gambar 18 Billboard 1

(10)

Gambar 19 Billboard 2

Billboard ini bercerita mengenai dampak dari tidak menunggu di belakang garis saat lampu merah. Hal ini digambarkan melalui motor yang tampak menggantung di ujung batas billboard dan pengemudinya yang seolah terlempar keluar dari billboard.

Ditambah dengan tagline ‘selamat itu di belakang garis’ diharapkan mampu menimbulkan rasa paham bahwa tempat menunggu yang benar adalah di belakang garis.

Dibuat 2 varian, dimana tampak jalanan yang kosong dan tidak adalah sebagai pengingat bahwa apapun kondisi jalan yang tampak, baik kosong maupun tidak, merah tetaplah harus berhenti.

5.7 Web Banner

(11)

Gambar 20 Web Banner 1

Gambar 21 Web Banner 2

(12)

Web Banner ini menggunakan elemen dari print ad di atas untuk menimbulkan rasa bahwa banner ini masih merupakan bagian dari kesatuan kampanye sosial ‘Line Backers’. Web Banner akan dianimasikan secara sederhana dan diletakkan di situs-situs seperti Kaskus, Detik, ataupun OLX.

5.8 Iklan Koran dan Majalah

Gambar 22 Iklan Koran dan Majalah

Iklan koran dan majalah ini pada dasarnya sama dengan iklan print ad, namun ukurannya disesuaikan kembali dengan ukuran standar yang disediakan oleh pihak perusahaan koran itu sendiri. Iklan ini diterbitkan di koran-koran yang sesuai dengan target audiens, seperti Lampu Hijau, Pos Kota, dll. Begitu pula dengan majalah, iklan ini akan diletakkan pada majalah yang masih berkaitan dengan tema otomotif seperti Otomotif. Dengan adanya iklan di koran dan majalah, diharapkan mampu tetap menyegarkan ingatan audiens mengenai kampanye Line Backers ini.

5.9 Windbreaker

(13)

Gambar 23 Windbreaker

Windbreaker ini dibuat karena pengendara sepeda motor akan terpapar oleh angin saat berkendara, sehingga windbreaker cocok untuk dipakai mengemudikan sepeda motor, dikarenakan sifatnya yang menolak angin dari luar, sehingga mampu menjaga badan tetap hangat.

Desain windbreaker ini sendiri mengambil elemen-elemen yang digunakan sebelumnya, seperti elemen garis yang berasal dari logo. Warna hitam dan putih digunakan untuk memberi kesan pola jalan raya, warna lining merah sebagai aksen sekaligus pengingat mengenai warna merah yang ada di jalan raya, yaitu lampu lalu lintas. Ditambah dengan logo di bagian punggung dan dada, diharapkan audiens akan teringat dengan kampanye Line Backers saat mengemudi mengenakan windbreaker ini.

(14)

5.10 Stiker

Gambar 24 Stiker 1

Gambar 25 Stiker 2

Gambar 26 Stiker 3

(15)

Gambar 26 Stiker 4

Gambar 27 Stiker 5

Stiker dibuat sebagai media pendukung yang memiliki sifat proximity yang dekat, dan cenderung akan lebih sering berada dalam jangkauan target audiens.

Dikarenakan sifatnya yang menempel pada suatu tempat dalam jangka waktu tertentu, audiens akan terpapar oleh kampanye ini selama mereka menggunakan barang yang tertempel stiker tersebut. Orang lainpun dapat terpapar juga oleh stiker ini apabila stiker diletakkan pada benda yang memiliki mobilitas tinggi, seperti sepeda motor. Dengan demikian, audiens yang menggunakan stiker ini dapat membantu penyebaran kampanye ini dengan berjalan-jalan menggunakan benda yang mereka tempelkan stiker ini.

Desain stikernya menggunakan elemen yang sudah ada, seperti logo untuk mempermudah pengaitan antara stiker ini dan keseluruhan kampanye. Beberapa dibuat berbeda karena purposenya adalah sebagai penarik perhatian untuk mengenalkan kata

‘Line Backers’ itu sendiri.

(16)

5.11 Gantungan Kunci

Gambar 28 Gantungan Kunci

Gantungan kunci memiliki sifat eksposur yang mirip dengan stiker, dimana gantungan kunci akan lebih lama berada di jangkauan audiens, sehingga menambah durasi terpaparnya audiens dengan kampanye ini. Desain yang digunakan berasal dari logo, untuk menegaskan bahwa ini adalah gantungan kunci tentang ‘Line Backers’, bukan kampanye lain, sehingga tidak digunakan elemen lain untuk mencegah kerancuan dalam pengartian. Bahan akrilik bening digunakan sebagai netralitas untuk semua jenis kelamin.

Gambar

Gambar 7 Font ‘Hit The Road’
Gambar 9 Story Board ‘Perampok’ halaman 2
Gambar 11 Story Board ‘Anjing’ halaman 1
Gambar 12 Story Board ‘Anjing’ halaman 2
+7

Referensi

Dokumen terkait

Program tersebut akan dijadikan pedoman bagi tenaga pendidik maupun peserta didik dalam pelaksanaan proses pembelajaran agar dapat mencapai cita-cita yang diharapkan sesuai

Namun pada indikator-indikator lain, selalu ada jawaban negatif dari responden yang berarti beberapa pustakawan memang merasa belum puas dengan kondisi motivasi yang sudah

Sangat tidak adil, rakyat kecil yang harus menanggung beban dari ‘salah urus negara’, harga BBM dinaikkan sementara pemerintah masih mensubsidi bunga hutang BLBI..

100 ciri ini dipecahkan kepada sembilan kategori pembangunan Insan soleh dengan pembangunan utama yang menjadi tunjang kepada kesolehan umat ialah dari akhlak umat Islam kepada

Berdasarkan uraian di atas, maka melalui penelitian tindakan kelas ini, dengan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay siswa menjadi lebih aktif

Berdasarkan hasil presentase respon siswa terhadap media Kantong Saku Baca Tulis yang telah diujicoba di dua kelas dapat disimpulkan bahwa media Kantong Saku Baca

Alhamdulillahirobbil’alamin segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang senantiasa memberi rahmat serta nikmat-Nya sehingga penulis mampu

Guru memberikan penjelasan materi Segitiga-segitiga yang sebangun berupa bahan ajar yang dibuat dengan power point dan video pembelajaran kepada peserta didik melalui google