• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BAB III METODE PENELITIAN"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

28 BAB III

METODE PENELITIAN

A. Pendekatan dan Jenis Penelitian

Penelitian ini ialah menggunakan pendekatan deskriptif jenis penelitian kualitatif. Menurut Kirk & Miller, penelitian kualitatif sebagai tradisi yang berbeda dalam ilmu-ilmu sosial, yang didasarkan baik dalam disiplin dan konsep dasarnya pada pengamatan manusia. Dengan berfokus pada berbagai bentuk hal yang menimbulkan makna berbeda dalam kondisi yang berbeda, seperti keberagaman manusia, perilaku, keyakinan dan minat, dengan mengidetifikasi apa yang terkait dengan makna yang baik.1

Karena fokus penelitian adalah pada pelayanan haji di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Laut, dan hal ini tentu akan membahas mengenai beragam tindakan maka pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, yang diartikan sebagai mencari solusi dari masalah yang diteliti dengan menggambarkan objek dan subjek penelitian.

1 Albi Anggito dan Johan Setiawan, Metode Penelitian Kualitatif, (Sukabumi: CV.

Jejak, 2018), h. 7

(2)

B. Subjek dan Objek Penelitian

1. Subjek penelitian

Subjek dalam penelitian ini adalah kepala dan pengurus Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), serta jemaah haji Kementerian Agama Kabupaten Tanah Laut.

2. Objek penelitian

Objek dalam penelitian ini adalah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Laut.

C. Lokasi Penelitian

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Laut berada di Jl. H.

Boejasin, Angsau, Kec. Pelaihari, Kab. Tanah Laut, Kalimantan Selatan 70815.

D. Data dan Sumber Data

1. Data

a. Data Primer adalah data yang dikumpulkan secara langsung oleh peneliti dengan melalui survei dan observasi.1

1 Asep Hermawan, Penelitian Bisnis Paradigma Kuantitatif, (Jakarta: PT. Gramedia, 2005), h. 168

(3)

b. Data Sekunder adalah struktur data historis tentang variable yang sebelumnya dikumpulkan oleh pihak lain.2 Sumber data sekunder pada penelitian ini diperoleh dari buku, jurnal, website resmi serta dokumen penting Kementerian Agama Tanah Laut.

2. Sumber Data a. Informan

Informan yakni subjek penelitian yang dapat memberikan informasi dalam penelitian ini. Informan pada penelitian ini ialah kepala dan pengurus Kasi PHU Kementerian Agama Kabupaten Tanah Laut.

b. Dokumentasi

Dokumentasi berupa dokumen dan arsip yang berkaitan dengan data yang digali. Data ini merupakan berbagai informasi berupa teks atau gambar yang berkaitan dengan penelitian serta untuk melengkapi sumber data.

E. Teknik Pengumpulan Data

1. Metode Observasi

Observasi adalah mengumpulkan data dengan melakukan pengamatan dan pengawasan secara seksama dan sistematis yaitu dengan cara

2 Ibid, h. 168

(4)

mengunjungi langsung Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Laut.

2. Metode Wawancara

Wawancara adalah mengumpulkan data melalui tanya jawab dengan lisan antara dua orang atau lebih.

3. Metode Dokumentasi

Metode dokumentasi adalah mencari data berupa catatan, buku, brosur dan agenda yang ada di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Laut.

F. Analisis Data

Analisis data adalah proses mencari dan menyusun data, yaitu berupa data wawancara, catatan lapangan serta dokumen, kemudian mengorganisasikannya dengan cara sistematis dan menarik kesimpulan agar mudah dipahami. Analisis data yang peneliti gunakan ialah dilakukan melalui analisis deskriptif kualitatif. Dengan kata lain, peneliti berusaha menggambarkan objek penelitian apa adanya sesuai dengan kenyataan.

(5)

G. Pengecekan Keabsahan Data

Penelitian ini menggunakan teknik triangulasi untuk mengecek keabsahan data. Menurut Miles dan Huberman, triangulasi dalam penelitian kualitatif ini merupakan konvergensi antara peneliti dengan teori yang digunakan dalam penelitian. Hal ini berarti bahwa temuan diperiksa lagi dari perspektif yang berbeda. Oleh karena itu, triangulasi pada penelitian ini diperlukan untuk memastikan adanya kesamaan antara data, metode, teori, analisis, dan temuannya. Teknik triangulasi untuk memastikan bahwa hasil penelitian kualitatif ini kuat, kredibel, dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, dan sangat bermanfaat bagi masyarakat.3

Terdapat empat macam teknik triangulasi menurut Denzin, antara lain4:

1. Triangulasi dengan sumber

Triangulasi dengan sumber dilakukan dengan membandingkan dan mengkonfirmasi tingkat keandalan informasi yang diperoleh dengan menggunakan berbagai alat.

2. Triangulasi metode

Hal ini dilakukan dengan mencapai tingkat kepercayaan melalui validasi teknik pengumpulan data atau sumber data.

3 Anas Ahmadi, “Metode Penelitian Sastra”, (Gresik: Graniti, April 2019), h. 249

4 Budi Hartono, “Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam”, (Tangerang:

Guepedia, Juni 2021): h. 46

(6)

3. Triangulasi penyidik

Dilakukan dengan menggunakan pengamatan orang lain untuk memeriksa tingkat kepercayaan data.

4. Triangulasi teori

Dilakukan dengan membandingkan data yang telah dirumuskan menjadi teori dengan temuan lapangan, karena adanya asumsi bahwa realitas lebih kaya dari teori apapun yang digunakan.

Dalam uji keabsahan data ini, peneliti menggunakan Triangulasi dengan Sumber. Triangulasi dengan Sumber yaitu membandingkan data hasil wawancara serta data isi suatu dokumen yang berkaitan dengan data hasil observasi.

Referensi

Dokumen terkait

Dalam pada itu ketika Ki Go-thian harus menghindarkan diri lagi dari suatu serangan si orang aneh yang dipandangnya paling tangguh diantaranya tiga lawan itu, diluar dugaan

Penulis menitikberatkan pada pelaksanaan perjanjian peminjaman nama perusahaan dalam pekerjaan jasa konstruksi dan perlindungan hukum bagi para pihak apabila

Hal tersebut menjadi salah satu aspek mengapa penelitian ini kurang dapat menggambarkan pengaruh konsep diri terhadap perilaku konsumtif pembelian kosmetik pada

Tumor otak mulai dikenal sebagai salah satu penyebab kematian dan kecacatan pada masyarakat disamping penyakit-penyakit seperti; stroke, dan lain-lain. Dengan kemajuan

Oleh karena itu fokus penelitian ini akan melihat bagaimana strategi komunikasi yang dilakukan oleh Siberkreasi dalam meningkatkan literasi digital sehingga menarik

Hasil pemeriksaan ditemukan 7 (22.58%) parasit intestinal yaitu Cryptosporidium sp (3; 42.85%) dan Entamoeba colli (4; 57.15%) pada berbagai level jumlah CD4.Hasil analisis

DIREKTORAT JENDERAL ENERGI BARU, TERBARUKAN, DAN KONSERVASI ENERGI KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL.. DIREKTUR PANAS BUMI - DIREKTUR BIOENERGI

[r]