PemimPin Redaksi Rudi H. Paeru RedaktuR senioR Farry B. Paimin RedaktuR ahli C. Effendi RedaktuR Pelaksana Titut Wibisono Redaksi Andriansyah B. Prasetya W. Dewanti Nurcahyani Ahmad Fa'iq sekRetaRis Redaksi A.M Noviranthy kReatif desain Fajar Tri Atmojo fotogRafeR Angga Wibowo maRketing komunikasi Eko Martanto Fachrul Jody M. Rasyid Ridha (0821 221 00 122) alamat Redaksi
Perum Bukit Permai
Jalan Kerinci Blok A2 No. 23-24 Cibubur, Jakarta Timur 13720 Telp. 021 29617008, 09, 10 Faks. 021 8721570 Website: www.majalahcatlovers.com www.pertanianku.com Email: [email protected] Facebook: /majalahcatlovers Twitter: @catloversmagz Instagram: @catloversmagz
Sosialisasi majalah elektronik Catlovers di sela-sela lomba memawarnai INDOPET 2016
A
gustus hingga September 2016 adalah bulan ketika para cat lovers "dimanjakan" dengan berbagai event, baik lokal, nasional, maupun internasional. Oleh karena itu, pada edisi kedua ini, porsi ulasan majalah Catlovers lebih besar menyajikan liputan event.Indopet Expo 2016 adalah salah satu event yang menyedot perhatian para cat lovers di Indonesia. Kesempatan ini tak disia-siakan redaksi Catlovers sebagai ajang mempromosikan diri. Selain Indopet Expo 2016, ada juga event besar berskala international yang menjadi fokus kami, yaitu International Cat Show season 2 yang berlokasi di Kuningan, Jakarta. Tak ketinggalan, kami juga meliput berbagai event di Bekasi, Bandung, Tangerang, dan Garut.
Di rubrik profil kucing, atas masukan pecinta kucing, kami mengulas "si ganteng" asal negara Paman Sam, american shorthair. Kami juga menelisik tentang kucing Anggora di rubrik Educats untuk memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat tentang hakikat kucing anggora. Ada juga narasi tentang Odeet, kucing korban animal abuse, yang menggugat pengakuan kita sebagai pecinta kucing.
Sebagai tindak lanjut atas kritik dan saran pembaca, ada perubahan format dan tampilan rubrik. Sebagai bentuk rasa terima kasih kami, sepuluh kritik dan saran terbaik akan mendapat hadiah pakan kucing Happycat. Akhir kata, selamat membaca ulasan kami. Salam catlovers! Jakarta, Oktober 2016
Rudi H. Paeru Pemimpin Redaksi
contents
04
g-ten Raonic,
yang lokalyang berprestasi
26
7 caRa meRawat kitten
tanpa induk
38
cat fun gResik,
di luarEkspetasi
odeet
& Kucing-Kucing Korban Animal Abuse16
inteRnational catshow,
Season 232
PRoud to bhinneka
catteRy
46
summeR gRooming
lesson,
Grooming Education41
catteRy distinction,
Penghargaan untuk Breeder Terbaik
08
gRooming
untuk kitten27
kenali waRna bulu
kucing,
Chinchilla44
cbt bandung,
Tempat Nyaman Materi Memuaskan39
angoRa,
si Anggun Asal Ottoman18
cat festiVal,
SBKR BANDUNG
36
dRh. fauZi,
MalangMelintang di berbagai event kucing
52
indo bReedcatshow,
Expose Raas Cat
42
all about haiRball,
Gejala dan Penanganannya
12
indoPet exPo 2016,
Indonesia 2nd International Petshow
28
45
cats woRds
haPPy cat fest,
Fun dan Edukatif40
tanya-Jawab,
Toxoplasma dan kehamilan22
cbt bekasi,
Mencetak Breeder Pemula37
kRiteRia kucing sehat
43
agenda eVent
66
sahabat cat loVeRs
tangeRang
62
Photo shoot
67
daily actiVity
teh RiRi
54
beRita dan
PeRistiwa
64
ameRican shoRthaiR,
With Mayflowership to America
56
CATLOVERS ELECTRONIC mAgAzINE
2
27
04
G-TEN RAONIC
GROOMING KITTEN
28
56
ameRican shoRthaiR
INDOPET
2016
sahabat cat loVeRs
tangeRang
4
CATlOVERS ElECTRONIC MAGAzINEtopik utama
g-ten Raonic
Siapa yang tidak senang memiliki seekor kucing yang lucu, sehat, dan
berprestasi? Akhir-akhir ini banyak kegiatan di dunia kucing yang
melibatkan kucing dalam kegiatan kompetisi. Kegiatan atau event
ini khusus untuk kucing ras. Kucing-kucing yang punya kekhususan
dalam segi jenis, kebersihan, kesehatan, dan ketangkasan.
YANG LOKAL, YANG BERPRESTASI
terawat dengan baik dan berprestasi.
Singkat cerita mengenai kesukaannya pada kucing, Siska mengatakan, “Aku mulai suka kucing sekitar tiga tahun lalu karena dihadiahkan seekor kucing oleh suami. Kucingnya female exotic non ped untuk teman kucing domestik anakku di rumah.” Dari situlah mulai timbul perasaan suka dan niat menambah kucing peliharaan lagi. Siska lalu mencari informasi mengenai ras kucing pedigree. Selain itu, ia menemukan sebuah
komunitas yang fokus tentang kucing ras. lalu ia gabung dan memperoleh pengetahuan mengenai kucing. Setelah itu, akhirnya ia memilih kucing exotic untuk dipelihara. Kucing ras pertama miliknya adalah Ic (ICA-Fife) Chord Mona of Popscat, female exotic blue van.
Berniat memiliki keturunan untuk kucingnya maka Siska hunting ke sebuah cattery untuk mencari pasangan untuk Mona, sang kucing. Proses hunting kucing tersebut cukup lama apalagi sampai mendapatkan Raonic. Waktunya hampir satu tahun, setelah kenal dengan G-Ten Cattery. Raonic, kucing yang diadopsi dari G-Ten Cattery ini lahir pada 05 April 2014. Raonic merupakan keturunan dari CH Daily Joy Red Sky of G-Ten dan Pusika Josetta of G-Ten. Karena Raonic lahiran lokal dan sudah beberapa kali mengikuti kontes dan menang. Itulah yang membuat Raonic
menJatuhkan Pilihan
Pada Raonic
Seekor kucing bernama Raonic. Kucing lucu ini diadopsi oleh sepasang suami istri yang memang punya kegemaran terhadap kucing, yaitu pasangan Siska dan Dodo pemilik Popscat Cattery. Mereka yang memang sehari-hari bekerja dari rumah dan hal itu pula yang membuat pasangan ini dapat memberikan banyak waktu untuk para kucing yang dipelihara oleh mereka. Dengan kondisi seperti itu, mereka pun sadar dan merasa beruntung pula karena dapat menuangkan kasih sayang untuk kucing-kucingnya, sehingga kucing yang mereka pelihara
topik utama
GC DW G-TEN RAONIC OF POPSCAT (OWNER : SISKA NINO)
istimewa. Breeder G-Ten Cattery, Rendy, mengatakan, “Raonic adalah salah satu anakan terbaik dari G-Ten.” Melihat prestasi Raonic yang semakin bagus Rendy mengaku sangat surprise dan bangga ketika dikabarkan pada end season show 2016, bahwa salah satu anakan mereka berhasil meraih gelar GC DW. Kini bahkan ada salah satu keturunan Raonic, Popscat Bambino yang juga sudah ikut show CFA dan hebatnya juga menang dalam 5 ring.
Selama show CFA di Indonesia, kucing import lah yang biasanya mendapat gelar GC DW. Namun, belakangan gelar itu dapat diraih oleh anakan lokal dan Raonic merupakan ternakan atau anakan pertama Indonesia yang berhasil mendapat gelar GC DW tersebut
CATLOVERS ELECTRONIC mAgAzINE
6
Rendy (G-Ten Cattery) dan Dodo Abdullah (Popscat Cattery) saat menerimaan penghargaan Division Award dari CFA untuk Raonic di Chiang Mai.
Rendy (G-Ten Cattery) dan Dodo Abdullah (Popscat Cattery) saat penerimaan penghargaan Division Award dari CFA untuk Raonic di Chiang Mai.
di Championship Class. Tren sekarang, pada show 2016-2017 akan ada banyak anakan kelahiran Indonesia bukan import yang akan mencari GC DW. Teman-teman klub CFA akan mengusahakan pada tahun ini ada 45 ring agar Indonesia bisa mendapatkan 10 gelar GC DW. Jika kurang dari 45 ring maka akan tetap 5 GC DW.
topik utama
Prestasi yang gemilang tentu saja tidak diraih dengan tanpa usaha. Tentunya, sebagai pemilik, Siska merawat Raonic dengan sangat baik. Mulai dari intensif perawatan rutin harian, seperti membersihkan mata, telinga, dan mulut. Di balik prestasi gemilang itu, tentu sempat ada masa sulit yang dialami Raonic. Ia sempat mengalami kesulitan saat ingin kawin. Akibatnya bulunya rontok cukup parah dan kehilangan nafsu makan. Namun, kembali lagi, Siska sebagai pemilik sangat memerhatikan Raonic.
Sebenarnya perawatan Raonic seperti kucing lain juga, membutuhkan kesabaran, merawat tubuh,
menjaga kesehatan, dan meningkatkan imun tubuh. Ada beberapa hal yang biasanya dilakukan Siska menjelang show, yaitu melakukan perawatan harian yang intensif dan rutinitas mandi dari satu kali seminggu menjadi dua kali seminggu.
Tahun ini Siska mengatakan tidak lagi membawa Raonic mengikuti kontes. “Sudah cukup lah ya. Tapi pasti Raonic sudah memberi kebanggaan tersendiri bagi saya selama saya bawa dia show.” Beberapa waktu lalu, Rendy dan Dodo terbang ke Chiang Mai untuk menerima penghargaan kucing-kucing berprestasi dan mendapat gelar. Wah, selamat! Pastinya ini menjadi inspirasi buat cat lover semua. (Dewa)
gc dw g-ten Raonic
of PoPscat
ShOw
SEASON 2015-2016
5
ThBEST CAT DIvISIONAL wINNER CFA INTERNATIONAL DIvISION 2015-2016
chamP of the chamP 1, sePtembeR 2015
2
NDBEST CAT
2
NDBEST AB
9
ThBEST CAT
6
ThBEST CAT
iRf kingdom 1, noVembeR 2015
7
ThBEST CAT
9
ThBEST CAT
chamP of the chamP 2, desembeR 2015
14
ThBEST CAT
iRf kingdom 2, maRet 2016
2
NDBEST
5
ThBEST CAT
7
ThBEST CAT
chamP of the chamP 3, aPRil 2016
13
ThBEST CAT
5
ThBEST CAT
14
ThBEST CAT
5
ThBEST CAT
6
ThBEST CAT
4
ThBEST CAT
CATLOVERS ELECTRONIC mAgAzINE
8
topik utama
catteRy of distinction awaRd
PenghaRgaan untuk bReedeR teRbaik
K
ata cattery di kalangan cat lover memang sudah tak asing lagi. Cattery merupakan sebuah
tempat di mana breeder memelihara dan melakukan aktivitas pembiakan. Dan, breeder
itu sendiri atau pembiak ialah orang yang membiakkan (kucing) dengan sengaja untuk tujuan
menghasilkan anakan. Di sebuah organisasi bernama Cat Fanshow Assosiation (CFA) ada
penghargaan yang diberikan kepada cattery-cattery yang kucing ternaknya berprestasi dalam
kontes. Gelar kehormatan itu terkenal dengan Cattery of Distinction Award.
PencaPaian gRands di cfa
Setiap tahun, CFA memberi kehormatan ini kepada cattery-cattery yang "Hasil breeding-nya telah mencapai Grands" (CFA). Ada total sepuluh tingkat yang harus dilewati untuk mendapat gelar tersebut. Di tingkat pertama, setiap cattery terdaftar di CFA mencapai 10 Grand Champions atau 10 Grand Premiers akan diberikan gelar: "CFA Cattery of Distinction”. Tujuan dari penghargaan ini adalah untuk mengakui cattery-cattery yang telah mencapai Grands yang ditentukan oleh CFA.
Jumlah Grands berdasarkan pada nama cattery terdaftar, bukan peternak individual. Peternak yang telah dibesarkan di bawah beberapa nama cattery pun dapat mengajukan petisi
topik utama
kepada Dewan untuk memiliki Grands dari kedua nama cattery gabungan untuk tujuan penghargaan ini menggunakan sebuah formulir yang tersedia. Peraihan Grand Champions dan Grand Premiers dihitung sama. Namun, jika kucing individu mencapai kedua gelar tersebut maka hanya akan dihitung sekali. Grands mungkin saja diraih oleh satu atau beberapa keturunan. Ada kategori Divisi Internasional di gelar juara cat show ini di dalam CFA. Divisi Internasional ini mencakup semua negara kecuali mereka di antara Daerah 1-9. Pada tahun 2014, anak kucing dan kucing yang bertanding untuk GC (Grand Champion) dan GP (Grand Premier) berasal dari negara: Afrika, Brazil, Cina, Hongkong, Indonesia, Israel, Malayasia, Republik Korea, Singapura, Taiwan, dan Thailand.
ganswed catteRy meRaih
catteRy distinction
Pada 2015, sebuah cattery di Indonesia berhasil meraih cattery distinction ini. Wah, membanggakan sekali ya! Muhammad Ali Suwed, seorang pemilik Ganswed Cattery di bilangan Bogor berhasil meraih award bergengsi ini di organisasi CFA.
Awal mula yaitu tahun 1989, Suwed sudah mulai memelihara dan menekuni tentang dunia
GC OSIRIS (V) BluE STAR OF GANSWED (OWNER : MuHAMMAD A. SuWED)
CATLOVERS ELECTRONIC mAgAzINE
10
topik utama
kucing. Selain itu, ia banyak beraktivitas, berkumpul, belajar, dan bertemu dengan banyak orang. Sekitar tahun 1997 ia bergabung dengan organisasi yang mewadahi pemelihara kucing. Saat itu ia berupaya mendapatkan kucing sesuai standarnya. Dengan usahanya tersebut, ia belajar mengenai standar kucing yang menjadi fokus utamanya, yaitu Persia. Kini sudah terbukti hasil yang diperolehnya.
Sejak dulu jika ada acara kumpul dan show, ia pun turut serta di dalamnya. Sejak saat itu hingga saat ini banyak hasil yang diperoleh dirinya beserta istri dari kucing dan dari peternakan
Tampak muka Ganswed Cattery milik Muhammad Suwed
kucingnya. Banyak prestasi yang diraih oleh kucing-kucing peliharaannya, juga banyak mendapat penghargaan khusus untuk cattery yang dimilikinya. Gelar penghargaan yang baru-baru ini diperoleh oleh Ganswed Cattery ialah Cattery of Distinction
Award. Dan gelar tersebut merupakan gelar pertama kalinya diberikan pada cattery di Indonesia. Suwed mengatakan, “Perolehan ini semoga menjadi penyemangat untuk semua cattery di Indonesia yang lain "Kalian Pasti Bisa!". (Dewa)
Data Prestasi
Ganswed Cattery
-GC.GANSwED hUGO BOSS (ThE 1
STGC.PERSIAN IN INDONESIA), BLACK PERSIAN.
-GC.GANSwED KENzO, COPPER EYED PERSIAN.
-GC.GANSwED MAChOMAN, RED TABBY PERSIAN.
-GC.GANSwED AARON, COPPER EYED PERSIAN.
-GC.GANSwED SINAN, ExOTIC RED TABBY SPOTTED-whITE.
-GC.GANSwED BLACK KEN, ExOTIC BROwN TABBY.
-GC.GANSwED vIvALDY OF AThARINA, BLUE-whITE PERSIAN.
-GC.GANSwED DOLOPhY OF wIShFIGOz, ExOTIC BLACK.
-GC.GANSwED PATChY OF MANGGALA, ExOTIC BROwN PATCh TABBY MACKAREL.
-Ch.GP.Dw.GANSwED ThE QUEEN ELzANELA, BLACK-whITE,PERSIAN.
-GC.GANSwED ABY-ABSA OF SUPERBEE, BLUE ABYSSINIAN.
-GC.GANSwED ABY-B'KING MUEzzA, RUDDY ABYSSINIAN.
-GC.GANSwED ABY-AKhENATEN, RUDDY ABYSSINIAN.
-GC.GANSwED ABY-ARMAThERA OF wOOz, RUDDY ABYSSINIAN.
-GP.GANSwED ABY-BENSON, BLUE ABYSSINIAN.
CATLOVERS ELECTRONIC mAgAzINE
12
Bentuk hairball yang memanjangfeature
all
about
haiRballs
Kucing dan hairballs bak sejoli yang tak bisa
dipisahkan. Di mana ada hewan berbulu, di
situ ada “bola rambut”. Dalam jangka waktu
tertentu, si catty akan berusaha memuntahkan
bulu-bulu mantel yang masuk ke perutnya.
S
ecara ilmiah, hairballs lebih sering disebut denganTrichobezoars. Istilah tersebut berasal dari bahasa Persia
yang berarti obat penawar. Penamaan ini bukanlah kebetulan belaka. Sebab, di abad pertengahan, hairballs memang dijadikan obat untuk penyakit epilepsi dan penawar racun. Bahkan, di kala itu, orang-orang menghargainya setara emas. zaman berubah, saat ini orang-orang menganggap hairballs sebagai suatu kotoran berbahaya dan menjijikkan.
Sebagaimana diketahui para pecinta kucing, hairballs merupakan kondisi yang disebabkan si catty menelan rambut saat ia menjilati tubuhnya. Rambut-rambut yang tak dapat dicerna tersebut, dalam jangka waktu tertentu, akan menumpuk dan menjadi gumpalan. Memang, tubuh kucing secara alami diciptakan dapat menghadapinya. Mereka dapat memuntahkan hairballs. Hanya saja, kondisi tersebut terkadang tak berjalan dengan baik, sehingga menyebabkan penyakit.
Hairball terjadi akibat kucing suka melakukan self-grooming dengan lidahnya
feature
Kadar hairballs antara kucing satu dengan kucing lainnya memang berbeda. Kucing yang berbulu panjang dan lebat, apalagi yang kurang asupan makanan, tidak mandi, serta tidak terawat dengan baik lebih tinggi peluangnya untuk terserang hairballs mengingat penyakit ini terjadi akibat menumpuknya rambut di organ pencernaan. Karena tak dapat dicerna, semakin hari rambut itu makin menumpuk, sehingga suatu saat kucing akan memuntahkannya.
tak hanya kucing
Hairballs juga dapat dialamihewan mamalia lain yang berambut, seperti sapi dan kelinci. Namun, hanya tubuh kucing yang dirancang mampu memuntahkannya. Alhasil,
hairballs sering menyebabkan
kematian pada hewan selain kucing.
Pun demikian dengan manusia. Hairballs dapat terjadi pada manusia khususnya seseorang yang mengalami sindrom Trikotilomania (keinginan mencabut rambut) dan Trichophagia (keinginan memakan rambut). Jika hal tersebut terjadi, Trichobezoar dapat menyebabkan sakit perut yang parah. Jika sudah bertahun-tahun, hairball tersebut dapat menyebabkan penyakit di usus besar atau yang disebut Rapunzel
Syndrome. Kondisi tersebut
sangatlah berbahaya.
geJala alami
Musim semi atau setelah musim penghujan menjadi waktu bagi kucing mengalami hairballs. Sebab, kucing cenderung menggunakan bulunya tersebut untuk melindungi dirinya dari hawa dingin. Bulunya pun banyak yang rontok. Akibatnya, banyak bulu masuk ke dalam perut dan
dimuntahkan sebagai hairballs di kala musim penghujan telah berakhir.
Meski demikian, kondisi tersebut tak berlaku bagi pengidap hairballs parah. Kucing yang berbulu sangat lebat dan tidak terawat dapat mengidap hairballs hingga memuntahkannya dua kali atau lebih dalam setahun. Namun, perlu digarisbawahi bahwa kucing yang muntah belum tentu mengalami hairballs. Bisa jadi ada indikasi medis lain seperti alergi ataupun gangguan pencernaan.
Penanganan mudah
Jika si kucing peliharaan mengalami hairballs, tak perlu panik. Banyak obat yang dapat dibeli untuk menyembuhkannya. Cat lover juga bisa mengonsultasikannya dengan dokter hewan. Selain itu, makanan mengandung serat tinggi juga dapat membantu penyembuhan hairballs.
Selain obat dan makanan, ada hal lain yang sangat penting dilakukan untuk si pus, yakni rutin memandikan kucing. Jika perlu, bawalah kucing kesayangan ke grooming profesional untuk menyikat dan memandikannya. Perawatan itu akan meminimalisasi kesempatan bulu rontok dan masuk ke pencernaan.
CATLOVERS ELECTRONIC mAgAzINE
14
Namun, jika hairballs berukuran terlalu besar,
pembedahan perut kucing perlu dilakukan. Hal ini pernah dialami seekor kucing Inggris bernama Gemma. Pada Januari 2012, Gemma mengalami pembedahan akibat hairballs sebesar dua kali bola kriket. Saking besarnya, Gemma bahkan sampai tak dapat mencerna makanan. Awalnya dokter menyangka itu adalah tumor. Namun, setelah dibedah barulah diketahui bahwa pengganggu perut Gemma itu bukan lain adalah hairballs seberat 7,5 ons dan lebar 5 inci.
RumPut untuk
memuntahkan haiRball,
mitos atau fakta?
Cat lover pasti sering mendengar
bahwa rumput bisa merangsang pencernaan kucing untuk
memuntahkan hairballs. Benarkah demikian? Drh. Fauzi Rohman menuturkan bahwa hal tersebut
adalah fakta. Kucing memang sering makan rumput untuk memuntahkan hairball. Rumput tersebut mengandung serat yang tidak bisa dicerna oleh kucing dan langsung dimuntahkan. Saat memuntahkan rumput itulah,
hairballs juga terbawa. Bahkan,
masih menurut drh. Fauzi, beberapa masalah pencernaan kucing bisa teratasi seiring dengan proses pemuntahan itu.
Namun, drh. Fauzi juga mengingatkan bahwa kucing tidak membutuhkan banyak rumput. Jika terlalu banyak rumput, efeknya justru kurang baik. Solusi terbaik mengatasi hairballs memang dengan berkonsultasi ke dokter hewan.
haRi haiRballs
Karena begitu banyaknya kasus
hairballs, dibuatlah sebuah
hari yang disebut National
Hairballs Awareness Day. Hari
yang diperingati setiap akhir bulan April ini ditujukan guna menumbuhkan kesadaran kepada para pecinta kucing untuk memperhatikan kucing mereka dan melakukan pencegahan
hairballs.
Beberapa pencegahan yang dapat dilakukan cat lover ialah membersihkan segala tempat dari bulu rontok si kucing, memberi makan kaya serat, dan yang terpenting rutin memandikan kucing, bahkan jika perlu bawalah ke tempat grooming. (Fa’iq)
Benarkah rumput obat hairball?
Kucing saat memuntahkan
CATLOVERS ELECTRONIC mAgAzINE
16
16
CATlOVERS ElECTRONIC MAGAzINEN
amanya Odeet. Bulunya putih, parasnya cantik. Kecantikannya mirip Princess Odette, tokoh animasi garapan Disney. Tentu saja, si Odeet lebih lucu dan menggemaskan. Odeet cukup ceria ketika diajak bermain oleh pemiliknya. Walaupun hobinya tidur dan merebahkan diri, sesekali ia tak segan berlari ke sana ke mari, loncat sana dan loncat sini.memilukan. Kurus dan penuh luka. Di sekujur tubuhnya juga ditemukan bekas siraman air panas. Bulunya rontok, dipenuhi scabies dan kutu yang sepertinya sudah menjadi rekan setia. Bau tak sedap yang keluar dari tubuhnya membuat orang enggan untuk menoleh kepadanya, apalagi menyentuhnya.
Beruntung, Odeet ditemukan oleh Valentina Dewi atau yang akrab dipanggil teman-temannya dengan sebutan 'Mamak'. Mamak menemukannya di dekat kantor Polda Yogyakarta, sekitar tiga tahun lalu. Butuh waktu delapan bulan bagi Mamak untuk memulihkan kondisi Odeet. Hal yang disayangkan Mamak dari Odeet cuma satu, Odeet tidak pernah tahu nama yang diberikan Mamak kepadanya. Odeet tuli.
Odeet tak sendiri. Di rumah Mamak, Odeet tinggal bersama puluhan kucing lain yang pernah menjadi korban kekerasan pemilik mereka sebelumnya. Ada Mbak
Muss, kucing lumpuh berkaki tiga. Mbak Muss ditemukan Mamak dengan kondisi kaki yang sudah membusuk dan tulang punggung yang ditembus proyektil peluru. Ada juga Ammee, kucing ras persian yang dibuang pemiliknya karena sudah bosan. Ekornya terluka parah karena digigit anjing, peliharaan baru tuannya.
Ada ratusan, bahkan mungkin ribuan kucing yang mengalami kasus serupa. Mereka disiksa ataupun telantar begitu saja. Mereka ada di sekitar kita, kalau kita tak menutup mata. Pertanyaannya, seberapa besar kepedulian kita? Benarkah pengakuan cinta kita?
Mencintai kucing bukan sekadar pengakuan tanpa ada pembuktian. Memelihara kucing bukan sekadar mengikuti tren tanpa tahu cara perawatan. Menjual kucing bukan sekadar bisnis komoditas yang hanya memikirkan keuntungan.
Sebagai pecinta, kita tak layak memperlakukan kucing dome dan kucing ras dengan cara yang berbeda. Sebagai pemelihara, kita tidak bisa menelantarkan kucing-kucing hanya karena bosan, repot, ataupun kekurangan biaya. Sebagai pengusaha, kita
feature
Odeet, kucing lucu korban animal abuse
odeet &
kucing-kucing
koRban animal
abuse
Menggugat Pengakuan Kita sebagai Pecinta Kucing
Tak ada yang menyangka bahwa di balik mata birunya, tersimpan sebuah kisah kelam. Ya, Odeet pernah menjadi objek kekerasan manusia. Odeet ditelantarkan di pinggir jalan dengan kondisi yang sangat
tidak bisa membuang begitu saja kucing-kucing yang tak sempurna.
Kucing, entah itu domestik yang ditemukan di pinggir jalan maupun ras pedigree berharga puluhan juta, adalah makhluk hidup. Mereka berhak untuk mendapat perlakuan yang layak dari kita, makhluk Tuhan yang diberi kelebihan akal dan rasa. Setiap kucing berhak hidup sehat dan diliputi cinta. Kucing bukan untuk ditelantarkan dan disiksa.
Memelihara kucing bukan perkara jangka pendek, melainkan perkara seumur hidup. Pertanyaannya, siapkah kita memberikan waktu, uang, dan kesabaran untuk mengurusnya? Inilah yang sering tidak dipahami oleh para pemelihara. Ketika merasa bosan atau tidak sanggup, mereka pun menelantarkannya.
Komitmen, itulah kuncinya. Jika tak memiliki komitmen, buang saja jauh-jauh niat untuk menjadi pemelihara. Selain komitmen individu, komitmen keluarga juga penting. Bayangkan bagaimana seandainya keluarga tidak setuju jika kita memelihara kucing? Bukannya bersenang-senang, kita malah pusing.
Tulisan ini tidak menuntut kita untuk menjadi seperti Mamak yang mampu menampung kucing-kucing telantar dan cacat. Setidaknya, kita peduli dengan kucing yang kita rawat dan juga kucing-kucing jalanan yang ada di sekitar kita. Tak ada alasan bagi kita untuk
menyiksa, menelantarkan, atau bahkan membunuhnya.
“Mohon dengan sangat, bila memelihara atau mengadopsi kucing, peganglah komitmen dengan benar. Jangan saat bagus dan cantik saja mereka disayang, dielu-elukan. Ketika sudah jelek, mereka dibuang,” ucap Mamak.
Odeet memang tuli, tetapi dia bisa mendengar dengan hati. Mendengar ungkapan tulus dari orang-orang yang peduli, orang-orang yang mencintai. (Fa'iq)
ODEET MEMANG TULI, TETAPI DIA
BISA MENDENGAR DENGAN
hati.
MENDENGAR UNGKAPAN
tulus
DARI ORANG-ORANG YANG
Peduli,
ORANG-ORANG YANG
mencintai.
SEBAGAI Pecinta, KITA TAK LAYAK
MEMPERLAKUKAN KUCING DOME DAN
KUCING RAS DENGAN CARA YANG BERBEDA.
SEBAGAI PemelihaRa, KITA TIDAK BISA
MENELANTARKAN KUCING-KUCING hANYA
KARENA BOSAN, REPOT, ATAUPUN KEKURANGAN
BIAYA. SEBAGAI Pengusaha, KITA TIDAK BISA
MEMBUANG BEGITU SAjA KUCING-KUCING
YANG TAK SEMPURNA.
www.imagenswiki.com
CATLOVERS ELECTRONIC mAgAzINE
18
Serikat pada tahun 1954. Kemudian para peternak sangat menaruh minat pada mereka. Tidak sampai pertengahan tahun 1960-an perkembangbiakkan angora diakui oleh Asosiasi Cat Fanciers (CFA) dan mulai mendaftarkan kucing ini pada tahun 1968 dan memberikan pengakuan penuh untuk ras Angora Turki putih pada tahun 1972. Kemudian, menyusul
ras kucing
angoRa
si anggun asal ottoman
Selain kucing persia, jenis kucing lainnya seperti kucing angora juga merupakan salah satu
jenis kucing yang paling disukai para pecinta kucing. Kucing angora sendiri merupakan salah
satu ras kucing paling tua yang awal mulanya ditemukan di Turki, tepatnya di Kota Ankara
(dulu bernama Angora).
T
entu kebanyakan orang sudah sering mendengar nama kucing angora. Apalagi banyak cat lovers pastinya sudah mengenal jenis kucing ras yang bagus ini. Jika sebagian orang mengenal kucing ras berbulu panjang dan bagus biasanya mereka menyebut kucing itu dengan kucing angora. Namun, satu hal yang cat lover harus ketahui sebenarnya kucing yang bagus dengan bulu panjang itu tidak selalu kucing angora. Jadi untuk mengetahui lebih detail mengenai kucing angora sebaiknya ikuti artikel berikut ini.Para penggemar kucing tentu tak asing lagi dengan kucing angora. Seperti namanya, jenis kucing ini berasal dari daerah Ankara (dahulu nama wilayahnya Angora), di Turki. Selama berabad-abad di zaman dahulu, kucing angora ini menjadi hadiah menarik bagi penjajah atau pengunjung yang datang ke Turki dan bisa jadi, kucing angora merupakan kucing berambut
panjang pertama yang tiba di Eropa. Wah, menarik sekali ya sejarah perjalanan kucing angora.
Dilansir dari cattime.com, akibat kejadian itu kucing angora akhirnya menjadi langka. Namun, Kebun Binatang Ankara mengambil tindak penyelamatan untuk mengatasi kelangkaan tersebut melalui program pemuliaan. Kemudian ras angora pertama kali dibawa ke Amerika
Bentuk mata
angora
agak
runcing
di sudut atas
membuat
tatapannya
tajam.
ras kucing
ang or asho w .w or dpr es s. com
CATLOVERS ELECTRONIC mAgAzINE
20
ras kucing
kucing angora turki berwarna diterima pada tahun 1978. Hingga hari ini kucing angora diakui oleh sebagian besar pemelihara kucing di Amerika utara yang terdaftar.
Ciri fisik angora adalah bertubuh kecil untuk ukuran kucing sedang, beratnya 5—9 pon. Dari sisi bentuk wajah, kucing angora mirip dengan kucing lokal atau domestik. Bentuk wajahnya agak segitiga dan memiliki mata yang agak runcing dan telihat tajam. Dilihat dari bulunya, kucing angora berbulu panjang dan lembut. Benar sekali memang setiap kucing memiliki kekhasan, begitu pun dengan kucing angora, ciri khasnya yaitu bulu panjang dan ekor yang lembut.
Dari jenisnya, kucing angora mempunyai banyak jenis, tapi yang paling banyak digemari adalah angora putih yang memiliki ciri khas pada matanya. Kekhasan kucing angora cukup banyak, salah satunya bagian mata. Mata kucing angora bisa berbeda antara kanan dan kirinya. Bisa mata sebelah kanan berwarna biru dan mata sebelah kiri berwarna kuning. Warna
mata ini biasa disebut odd-eye atau bermata aneh. Keindahan bulu panjangnya yang halus dan lembut itu bukan untuk dijadikan wol atau menjadi bahan membuat sweater, jangan salah ya.
kaRakteRistik angoRa
Karakteristik kucing angora atau kepribadian kucing angora ini jika dari fisik, tampilannya tentu terlihat cantik dan elegan. Namun, angora turki dapat mengejutkan pemiliknya dengan tubuhnya yang atletik dan juga kecerdasannya. Sebagai contoh, jika ada rak buku, bagi kucing angora tidak ada rak buku yang terlalu tinggi untuk ia naiki ke atasnya dan tidak ada pintu yang aman dari cakaran selidiknya. lucu sekali ya tingkah laku angora. Namun di sisi lain, ia juga kucing yang santun. Hanya kadang-kadang orang menjulukinya si aktif karena keriuhan dan sifatnya yang pandai yang membuatnya tidak berhenti menghibur kita. Dia suka bermain dan akan melakukan apa pun yang diperlukan untuk menarik perhatian kita.
ras kucing
Angora senang bermain, baik yang masih kitten ataupun yang sudah usia tua. Jika ada tamu, angora termasuk kucing yang ramah tetapi tetap mencintai pemiliknya. Ini juga bisa menjadi jenis latihan bersosialisasi yang paling cocok untuk kucing angora kita di rumah. Jika kita sebagai pemilik memiliki kucing lain atau sengaja memelihara anjing untuk menemaninya jika tidak ada orang di rumah pada siang hari. Sebaliknya ketika kita berada di rumah maka angora akan bergelantungan di bahu kita atau menetap dengan nyaman ke pangkuan kita. Atau malah ia bisa tidur di sebelah kita. Ah, lucunya.
PeRhatikan
kesehatannya
Dari segi kesehatan kucing angora ini tak kalah penting. Kucing angora keturunan murni dan kucing angora campuran memiliki berbagai masalah kesehatan yang disebabkan genetik alami. Namun, ras angora turki umumnya sehat, tetapi kucing putih padat dengan satu atau dua mata biru cenderung tuli di salah satu atau kedua telinganya. Ada masalah lain yang telah terlihat pada perberkembangbiakannya adalah ataksia dan hypertrophic
cardiomyopathy. Ataksia adalah
gangguan neuromuskuler yang fatal yang memengaruhi anak kucing saat masih sangat muda
di usia 2 sampai 4 minggu. Biasanya dengan screening hati dan melihat hasilnya, cukup dapat mengurangi kejadian penyakit ini. Selain itu, seperti telah disebutkan tadi,
hypertrophic cardiomyopathy
adalah bentuk penyakit jantung yang menyebabkan otot jantung membesar. Hal ini ditemukan pada kucing keturunan, baik keturunan dan non-keturunan. Angora adalah salah satu ras yang mungkin terkena penyakit ini.
untuk cat lover yang berencana atau berniat memelihara kucing angora atau beternak kucing angora, sebaiknya pilih kucing angora ras keturunan murni dan bersertifikat. Meskipun saja harga untuk ras murni lebih tinggi dibandingkan ras campuran. umumnya ras campuran kucing angora merupakan hasil persilangan dengan kucing kampung ataupun kucing persia. (Dewa)
asal
Turki
Iran
Bentuk wajah bulat dengan hidung yang sangat pesek (untuk Persia peaknose)
Tubuh gemuk bulat dengan kaki yang lebih pendek Bulu di tubuhnya biasanya terlihat sangat lebat hampir semua bagian
Kalem, penurut, agak malas dan sangat manja Senang bermain, tetapi agak malas dan sangat manja Bentuk wajah agak segitiga
dengan hidung yang cukup mancung
Tubuh terlihat lebih tinggi langsing dengan kaki jenjang
Bulu di tubuhnya tebal, tetapi lebih tebal pada bagian ekor saja
Aktif dan cerdas, serta memiliki rasa keingintahuan yang tinggi
Senang bermain, gerakan energik, dan suka memanjat tempat tinggi
bulu
waJah
aktiVitas
tubuh
kePRibadian
PeRsia
angoRa
CATLOVERS ELECTRONIC mAgAzINE
22
dRh. widya
cat loVeR masih
beRtanya-tanya
mengenai
toksoPlasma,
kehamilan, dan
kucing anda?
PeRtanyaan
Dokter, sebenarnya bulu kucing itu berbahaya tidak sih dok? Apakah bulu kucing bisa menyebabkan penyakit ke kita jika bersinggungan langsung dengan kucing? Ada dampaknya tidak? (Febri, Depok)
Jawaban
Bahaya atau tidaknya rambut kucing, tergantung bagi siapa rambut kucing itu akan memberikan dampak. Bagi penderita Alergi/Hipersensitivitas (alergi bulu khususnya) sudah pasti akan memberikan dampak kurang baik bagi kesehatannya. Namun, selama kucing terawat baik, bersih, dan sehat tidak ada yang perlu dikhawarirkan adanya penularan penyakit jika kita sering melakukan kontak langsung dengan kucing.
PeRtanyaan
Dok, saya sebelum menikah sering mengurus kucing peliharaan saya karena saya memang sangat menyukai kucing. Setelah menikah pun saya masih memelihara kucing, lalu apakah akan berpengaruh terhadap kehamilan saya nantinya? (Ranti, Makasar)
Jawaban
Tidak akan ada pengaruh memelihara kucing dengan kehamilan jika kucing peliharaan kita terawat dengan manajemen yang baik. Pemeliharaan yang baik, di antaranya adalah memberi pakan kucing dengan nutrisi yang tepat (pakan komersil atau pakan home made, tetapi bukan daging atau telur mentah), meminimalkan kucing dipelihara outdoor, untuk mengurangi risiko kebiasaan kucing berburu (terutama berburu tikus). Selain itu, menjaga kebesihan kandang dan lingkungan pemeliharaan juga sangat penting, terutama harus rajin membersihkan kotoran (feses) kucing dari litter box. Kemudian, menjaga kebersihan diri kita sebagai pemelihara juga amat sangat penting. Kita harus rajin cuci tangan setelah berinteraksi dengan kucing dan setelah membersihkan kotorannya. Tidak ada salahnya juga apabila melakukan pemeriksaan laboratorium TORCH ketika akan melakukan program kehamilan.
PeRtanyaan
Dokter, saya memelihara kucing. Saya merawatnya dengan sangat baik dan selalu menjaga kebersihannya. Namun, selama ini kucing masih selalu dikaitkan dapat menyebabkan penyakit, terutama toksoplasma. Sebagai perempuan, saya merasa khawatir juga mendengar hal itu meskipun saya tetap memelihara kucing dengan baik dan menjaga kebersihannya. Yang saya tanyakan, apakah saya masih mungkin akan terkena toksoplasma dok? lalu tindakan apa lagi yang saya harus lakukan agar terhindardari itu? (Annisa, Brebes)
PeRtanyaan
Dok, saya memelihara kucing. Kucing peliharaan saya juga lebih dari satu. Saat ini saya sedang hamil. Saya sedikit khawatir mengenai mitos yang mengatakan orang hamil bisa terpengaruh dari kucing entah dari bulunya, baunya, kotorannya, dan penyakit yang bersumber dari kucing, yaitu toksoplasma. lalu apakah tokso bisa
menyebabkan bayi lahir tidak sempurna? (Adelina, Jakarta)
Jawaban
Kucing tidak akan memberikan dampak negatif bagi
kehamilan jika kucing tersebut dipelihara dengan manajemen pemeliharaan yang baik. Manajemen pemeliharaan yang baik tersebut di antaranya
pemberian pakan yang sesuai untuk kebutuhan kucing (pakan komersil yang banyak beredar di pasaran maupun pakan home made yang nutrisinya sesuai kebutuhan kucing, tetapi bukan daging mentah. Hal lain yang harus diperhatikan adalah manajemen perawatan kesehatan kucing. Kita sebagai pemelihara juga harus menjaga agar kucing tidak memiliki kebiasaan berburu. Dan yang terpenting adalah menjaga kebersihan, baik kebersihan kucing juga diri kita. Kita harus selalu cuci tangan hingga bersih setelah melakukan kontak dengan kucing apalagi setelah membersihkan kotorannya, terutama sebelum kita makan.
Ketika kita memiliki kebiasaan makan makanan seperti daging mentah atau daging yang dimasak setengah matang, juga makan sayuran mentah yang tidak dicuci bersih, risiko tertularnya toksoplasma cukup tinggi. Semua orang (wanita dan pria) bisa terkena penyakit
Jawaban
Kemungkinan terkena toksoplasma tetap bisa terjadi, terutama jika memiliki gaya hidup dan pola makan yang gemar makan-makanan hasil olahan daging seperti ayam, sapi, babi, kambing, atau domba yang mentah atau dimasak tidak sampai benar-benar matang. Daging yang dimasak tidak matang tersebut bisa menjadi sumber penularan toksoplasma jika berasal dari hewan yang terinfeksi. Kista toksoplasma tersebut dapat hidup dalam otot (daging). Kista atau ookista ini bersifat seperti telur. Telur yang tertelan tersebut akan menetas dan berkembang di dalam tubuh hewan atau manusia. Selain kebiasaan makan daging mentah atau tidak matang memasaknya, kebiasaan lain yang bisa menjadi sumber penularan adalah memakan sayur mentah yang tidak dicuci bersih sebelum dikonsumsi. Kista toksoplasma juga dapat hidup di tanah dalam jangka waktu tertentu. Dari tanah ini toksoplasma dapat menyebar melalui hewan, tumbuh-tumbuhan, atau sayuran yang kontak dengan kista tersebut.
CATLOVERS ELECTRONIC mAgAzINE
24
PeRtanyaan
Dok, saya memiliki kucing sebagai sumber toksoplasma, saya sudah banyak baca literatur mengenai toksoplasma, tapi banyak pihak yang selalu menyalahkan kucing. Namun saya tidak akan membuang kucing saya. Memang media penularan toksoplasma penularannya melalui apa saja ya dok?Apa kucing merupakan satu-satunya penyebab tokso? (Vini, Jakarta)
Jawaban
Toksoplasma berkembang biak mengikuti suatu siklus hidup (seperti siklus hidup pada kupu-kupu). Toksoplasma dapat berkembang dengan cara nonseksual dan seksual. Pada hewan-hewan selain kucing toksoplasma berkembang biak dengan cara nonseksual. Kucing merupakan hospes definitif (hospes/inang yang menjadi tempat berlangsungnya reproduksi seksual dari toksoplasma). Dan harus diketahui kalau kucing bukanlah sumber utama penularan toksoplasma. Sebenarnya semua hewan berdarah panas dapat terinfeksi dan menularkan toksoplasma kepada manusia. Mereka yang berisiko tertular adalah mereka yang memiliki kebiasaan makan makanan terutama daging dan sayur yang tidak dicuci bersih dan dimakan mentah atau dimasak setengah matang, di mana dalam media tersebut terdapat kista toksoplasma sebagai sumber penularan. Kista tersebut bisa bertahan pada sayuran atau daging yang tidak dimasak sempurna (matang).
ini. Toksoplasmosis berbahaya bagi janin bila sang ibu terinfeksi pada saat hamil, khususnya pada trimester pertama kehamilan. Sang bayi yang terlahir dari seorang ibu yang positif terinfeksi toksoplasma pada saat hamil juga bisa tertular dan dapat terkena cacat bawaan. Namun, jika infeksi ini diketahui di awal masa kehamilan, risiko penularan dari ibu pada janin masih dapat dikurangi. Pemeriksaan antibodi spesifik toksoplasma di antaranya IgG, IgM, dan IgG Affinity (dalam serangkaian pemeriksaan TORCH) bisa dilakukan untuk antisipasi tertularnya toksoplasma.
PeRtanyaan
Dokter.. saya baru melahirkan. Saya memelihara kucing, apakah anak saya yang masih bayi tesebut akan terkena dampaknya dok bila berada di lingkungan yang ada binatang peliharaannya terutama berbulu seperti kucing? (Afriza, Yogyakarta)
Terima kasih banyak dokter untuk waktunya menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai kucing
Jawaban
Tidak akan terkena dampaknya apabila hewan peliharaannya dirawat dengan manajemen pemeliharaan yang baik, di mana kesehatan dan kebersihannya terjaga.
Mau beriklan murah???? hanya ribu
350
ukuran 17, 7 cm x 9 cmMau beriklan murah???? hanya ribu
350
ukuran 9, 5 cm x 13 cmCATLOVERS ELECTRONIC mAgAzINE
26
kitten
Cara Merawat kitten
tanpa induk
Bersihkan mata kitten, caranyacelupkan
kapas ke dalam air hangat, lalu usapkan ke area sekitar mata hingga kotoran yang menempel hilang.
Beri susu khusus kitten atau yang direkomedasikan dokter hewan, jangan diberi susu sapi atau kambing karena mengandung laktosa yang bisa merusak sistem pencernaan. kucing.
siapkan dot khusus atau sedotan, ambil susu lalu berikan ke arah samping mulut si "meow". lakukan secara perlahan-lahan hingga merasa kenyang.
sediakan tempat yang nyaman atau karpet berbulu jika si "meow" masih terus mengeong bukan karena lapar.
Seiring bertambahnya usia, si "meow" boleh
diBerikan makanan padat. Beli saja pakan kucing di petshop, tapi sesuaikan dengan umur kucing.
sediakan Boks atau wadah khusus,
untuk membuang kotoran si "meow". Jangan lupa, gunakan pasir khusus yang bisa diperoleh di petshop terdekat.
ajarkan kitten sejak dini, tujuannya, agar terlatih dan tidak "merepotkan" nantinya.
7
01
02
03
04
05
06
07
CATfood CATfood
CAT
kitten
Grooming
untuk kitten
ANGGAP SeBAGAI
KeGIATAN
meNyeNANGKAN
Jangan takuti kitten karena akan menyebabkan trauma. Awali dengan fun games. Panggilah kitten dengan nama kesayangan, sambil mengusapnya.
BerSIhKAN TelINGA
Gunakan tisu basah dan cotton bud untuk membantu membersihkan kuping. Ingat, jangan terlalu dalam saat membersihkan telinga yah..!
BerSIhKAN AreA mATA
Gunakan cairan pembersih mata khusus untuk menjaga kebersihan mata kucing. Bersihkan mata kiri dan kanan dengan kapas berbeda. Tujuannya untuk mencegah kontaminasi penyakit mata.
CeK KeSehATAN GIGI
Sikat gigi kitten dengan finger brush atau sikat gigi kecil yang lembut. Pasta gigi khusus untuk kucing juga banyak tersedia di petshop.
JANGAN luPA KuKuNyA
Kucing secara alami akan meregenerasi kukunya dalam periode 6 minggu. Proses ini biasanya dilakukan dengan bantuan media tempat dia mencakar-cakar. Apabila kita memutuskan kitten yang kita miliki untuk menjadi kucing indoor maka proses ini harus dibantu oleh kita dengan cara memotong kukunya secara berkala.
SISIr dAN urAI Bulu
KuSuTNyA
Sisirlah secara perlahan. Jika ditemukan bulu kusut, urai dengan bantuan sisir dan tangan.
yuK, dImANdIKAN
Saat memandikan, jaga supaya kitten tetap dalam kondisi hangat. Gunakanlah sampo yang berkualitas baik agar bulu kitten berkilau. Jika telah selesai memandikan, segera keringkan dengan pet towel dan pet blower yang bersuhu hangat.
CATLOVERS ELECTRONIC mAgAzINE
28
event
Setelah tahun lalu sukses menggelar Indopet Expo 2015, Persatuan Dokter Hewan Indonesia
(PDHI) dan PT Temali Indonesia kembali menggelar acara bertajuk serupa, Indopet Expo
2016. Acara yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang
Selatan, pada 23-25 September 2016 ini sukses menyedot 20.000 pengunjung.
D
alam Indopet Expo 2016 ini, para pengunjung dimanjakan dengan tingkah polah berbagai hewan-hewan peliharaan yang lucu dan menggemaskan, seperti kucing, anjing, kelinci, kuda, ikan, burung, ayam, hingga berbagai jenis reptil. Ada juga pameran produk makanan dan berbagai perlengkapan untuk hewan peliharaan. Selain itu, ada juga pameran kesehatan hewan (animalhealth expo) yang menampilkan
segala hal berkaitan dengan kesehataan hewan peliharaan.
Salah satu hal yang membedakan Indopet Expo pada tahun ini dengan Indopet Expo tahun yang lalu adalah diadakannya Konferensi Ilmiah Veteriner Nasional (Kivnas). Kivnas yang merupakan agenda rutin dua tahunan yang diselenggarakan PDHI. Kivnas memberikan banyak informasi kepada pengunjung terkait pelatihan ilmiah atau perkenalan produk veteriner dan informasi terkini lainnya.
nilai bisnis
sebagai salah satu negara yang pertumbuhan jumlah hewan peliharaannya cukup tinggi, Indonesia dianggap sebagai market potensial oleh pelaku bisnis di sektor ini. Bahkan, di level Asia Tenggara, Indonesia menguasai 15,6% pangsa pasar hewan peliharaan. Tak ayal, penyelenggara Indopet Expo 2016 merasa terdorong untuk mengakomodasi kepentingan tersebut.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan drh. Wiwiek Baja selaku ketua penyelenggara, Indopet Expo 2016 membuka kesempatan pengusaha atau pebisnis untuk memperkenalkan produknya kepada para pecinta hewan peliharaan. Pengusaha diberi akses langsung kepada puluhan ribu pelanggan potensial.
"Kita berusaha
mempertemukan antara pemilik hewan kesayangan dan pebisnis hewan, baik makanan maupun
indoPets exPo 2016
Ramainya antrian pengunjung Indopet Expo 2016
event
tetapi juga mesti peduli terhadap kesehatan hewan itu," ujar drh. Wiwiek, dikutip dari Radio Republik Indonesia.
Direktur PT Temali Indonesia, Didit Siswodwiatmoko, juga mengatakan hal serupa. Ia berkata, “Tujuan event ini, selain bisnis, adalah mengedukasi. Saya selalu percaya bahwa
menyayangi binatang dapat mengurangi angka kriminalitas. Orang yang sayang binatang, cenderung memiliki rasa tepo
sliro yang tinggi. Binatang saja
disayang, apalagi sesama manusia. Di sisi inilah saya ingin mengedukasi dan mengajak para pengunjung untuk menyayangi binatang sekaligus memahami cara merawatnya.”
bisa berfoto bersama sekaligus mendapat penjelasan tentang profil ras-ras tersebut.
Cat’s palace merupakan stand Indopet Expo yang dikelola oleh tim SBKR. Selain pameran
“giVe youR
Pets a
betteR life”
Didit Siswodwiatmiko, Direktur PT Temali Indonesia
produk tentang kebersihan hewan kita hadirkan," jelas Wiwiek, yang juga Ketua Dewan Penasihat Pengurus Besar PDHI itu.
nilai edukasi
Selain bisnis, acara Indopet Expo 2016 ini juga mempunyai nilai edukasi. Acara ini menjadi
salah satu wadah pengenalan hewan peliharaan dan juga cara pemeliharaannya. Nilai edukasi tersebut bisa didapatkan secara langsung melalui berbagai
educational talk show yang
diadakan ataupun melalui pertukaran informasi antar-pet lovers dan antarkomunitas.
“Kami ingin para pengunjung tidak hanya memelihara saja,
cat’s Palace
Di ujung hall tempat Indopet Expo 2016 diselenggarakan, terdapat istana megah seluas 800 meter persegi. Di dalamnya, dipamerkan berbagai ras kucing yang ada di Indonesia, seperti american shorthair, sphynk, maine coon, scottish fold, bengal, dan lain-lain. Para pengunjung
CATLOVERS ELECTRONIC mAgAzINE
30
event
ras kucing, di dalam cat’s palace juga diadakan berbagai acara yang menarik. Acara-acara tersebut meliputi Fun International Brit Care
Show, meet and breed, talk show
dengan berbagai tema menarik seputar kucing, face painting,
gathering akbar komunitas SBKR, dan sebagainya. Diadakan pula lomba mewarnai anak yang pesertanya membludak, jauh melebihi ekspektasi panitia. Acara lomba mewarnai
tersebut merupakan hasil kerja sama antara tim SBKR dan Penerbit Cerdas Interaktif.
Titut Wibisono, selaku perwakilan dari Penerbit Cerdas Interaktif, mengaku puas dengan penyelenggaraan acara tersebut. “Saya puas dan berharap tahun depan kami bisa terlibat di acara seperti ini lagi. Sampai jumpa di Indopet Expo 2017!” tandasnya. (Fa’iq)
1. Arena kuda menjadi salah satu stand favorit yang dikunjungi anak-anak (gambar atas).
2. Dog lover kid yang sangat antusias mengunjungi Indopet Expo 2016 (gambar tengah kiri).
3. Aneka reptil yang dipamerkan mengundang rasa penasaran anak(gambar tengah kanan). 4. Sugar glider juga menjadi primadona di Indopet Expo 2016 ini karena bentuknya yang lucu dan namanya yang masih asing (gambar bawah)
1 2
4
event
Mengenalkan anak dengan dunia kucing
Anak-anak yang sedang mengikuti lomba mewarnai
Keceriaan anak-anak saat bermain di Cat's Palace
CATLOVERS ELECTRONIC mAgAzINE
32
event
Ballroom Hall Kuningan City, Jakarta, pada Minggu (22/8) lalu menjadi
panggung meriah bagi kucing-kucing cantik nan menggemaskan. Sedikitnya
225 ekor kucing dari berbagai ras tampil mewah demi menyabet gelar champ of
the champ. Jumlah ini termasuk pecahnya rekor peserta kategori household pet
yang terbanyak sepanjang penyelenggaraan international cat show ini.
K
ucing ras maine coon, persian, american shorthair, scottish fold, dan sebagainya menjadi daya tarik tak terkira di ajang yang digelar Cat Fanciers’ Society of Indonesia (CFSI) dan komunitas Sukses Beternak Kucing Ras (SBKR) tersebut. Berbeda dengan season pertama di Yogya, season kedua kali ini menghadirkan enam ring. Masing-masing ring tersebut diisi juri dari mancanegara, yaitu Irina Tokmakova, Irina Kharchenko (Rusia), Melanie Morgan, Carla Bizzel, Wain Harding, dan Brian Pearson (Amerika Serikat).Menurut Treasurer acara ini, Delly Tjandra Siregar, acara The Champ 2 di Jakarta kali ini tak jauh meriah dengan acara pertama yang diadakan di Yogya bulan Mei lalu. Hanya saja kali ini kuota peserta terpenuhi, yakni sebanyak 225 ekor. "Acara kali ini sangat memuaskan karena
peserta banyak, quota full. Sebelumnya, di Yogya, peserta 150 ekor," ujarnya kepada redaksi Catlovers.
Retno Raswaty yang bertindak sebagi show manager memperkirakan bahwa jumlah pengunjung acara kontes kucing bergengsi tersebut ramai akan pengunjung. Mereka pun bukan hanya masyarakat Jakarta, melainkan pula dari kota-kota lain termasuk luar Jawa.
Senada, Delly pun mengatakan bahwa antusias akan cat show tampak sangat luar biasa. Baik acara pertama yang di Yogya maupun kedua di Jakarta kali ini, jumlah peserta yang hadir sangat di luar dugaan. "Pengunjung ramai banget. Ada tadi saya bertemu dari Palu dan Jawa Timur. Mereka datang ke Jakarta sengaja hanya untuk melihat cat show ini," kata Delly.
Sayangnya, lanjut Delly, jumlah pengunjung haruslah dibatasi untuk mengantisipasi stres pada kucing. Kondisi yang ramai dan berdesakan dapat membuat kucing stres yang tentu juga berakibat pada kerepotan owner mereka.
household Pet Pecah
RekoR
Tak hanya itu, penampilan peserta kategori household pet juga mengalami peningkatan dari segi kuantitas. Biasanya,
cat show season
Arman, sebagai ketua pelaksana acara
b e R b u R u g e l a R " t h e c h a m P "
2
event
kata Delly, jumlah household pet hanya berkisar 10-15 ekor. Namun di acara kali ini jumlahnya mencapai 22 ekor. "Dari semua show yang kita bikin, ini paling banyak. Pecah rekor," tuturnya.
lebih lanjut lagi, Retno beranggapan bahwa peningkatan peserta kucing dari kategori household cat tersebut
rumahan pun telah sangat memasyarakat. Tak hanya
breeder, masyarakat pun mampu
memelihara kucing dengan sangat baik di rumah-rumah mereka. "Household pet lebih banyak pada even kali ini, jumlahnya meledak. Target kami di CFA juga kan sebetulnya memasyarakatkan household cat,
menaRik dan
mengedukasi
Salah satu peserta dan pemilik
cattery, Astried, merasa terkesan
dan terbantu dengan adanya acara cat show ini. Ia mengaku mendapat edukasi lebih mengenai kualitas kucing dan pengelolaan cattery. "Kesannya kita bisa tahu kucing cakep-cakep, sosialisasi juga dengan teman sesama pecinta kucing, bisa curhat-curhat tentang kucing. Saya masih suka nanya pengalaman cattery yang sudah lama. Buat kenalan, buat belajar," ujar Astried yang juga merupakan istri dari artis uya Kuya.
Selain peserta, International
Cat Show ini pun menarik
minat para pengunjung, baik dari kalangan pecinta kucing maupun pengunjung mall yang mampir ingin melihat kemolekan para "catty". Mereka turut menyaksikan kucing-kucing itu bersolek dan dinilai para juri
CATLOVERS ELECTRONIC mAgAzINE
34
Salah seorang pengunjung, Imam, mengaku senang dapat menyaksikan kucing-kucing cantik memikat para juri. Warga Jakarta tersebut pun merasa menyesal tak mengikutsertakan kucing miliknya dalam ajang kontes. "Sengaja datang. Kemarin lihat pengumumannya. Senang banget. Sayang, saya nggak bawa kucing, jadi cuma lihat-lihat saja," ujar Imam yang memelihara sembilan ekor kucing di rumahnya.
Pengunjung lain, Mira Jasmine mengaku puas dengan acara The Champ yang kedua ini. Wanita Malaysia yang seringkali
mengikuti ajang cat show ini pun berharap lebih banyak sisi edukasi yang ditawarkan saat acara.
"Kemarin acara di Yogya saya bantu sebagai panitia, sekarang kunjungan saja. Saya berharap ke depannya, sisi edukasi acara ini dapat ditingkatkan lagi. Pihak panitia bisa bekerja sama dengan dokter hewan, baik dari PDHI maupun IMKHI. Jadi, bukan hanya entertainment, tetapi juga edukasi. Buka konsultasi gratis dengan dokter hewan, misalnya," kata Mira yang merupakan mahasiswi kedokteran hewan uGM tersebut.
Para sponsor seperti Royal Canin, Bhineka Cattery, Cat’s Eye, dan zoom Pet City mengaku puas dengan penyelenggaraan event ini. Henry, CEO zoom Pet City, dan pihak sponsor lainnya akan selalu men-support acara seperti ini karena kecintaan mereka pada kucing. “Kami sudah lama menjadi partner cat show. Kami tumbuh dari dan bersama cat lover,” tuturnya kepada redaksi Catlovers di sela-sela kesibukannya mengamati acara. (Fa’iq)
3
Rdbengal
hi scoRe kitten
NAMA: CROCOON jON SNOw
PEMILIK: FERINA wIRASwATI - REz RAMLI (MALAYSIA)
hi scoRe kitten bReed indonesia
NAMA: GANSwEED EzEL
PEMILIK: MUhAMMAD ALI SUwED (BOGOR)
best of the best chamPionshiP
NAMA: GC x-INDIE ALANzO OF EDYNACOONS
PEMILIK: OKTARINA KARTIKA AYU (jAKARTA)
chamPionshiP bReed indonesia
NAMA: GC x-INDIE ALANzO OF EDYNACOONS
PEMILIK: OKTARINA KARTIKA AYU (jAKARTA)
PRemieRshiP
NAMA: GEMBROTCOON FOO FIGhTERS
PEMILIK: PRAMITASARI wIDIASTUTI (BANDUNG)
PRemieRshiP bReed indonesia
NAMA: GEMBROTCOON FOO FIGhTERS
PEMILIK: PRAMITASARI wIDIASTUTI (BANDUNG)
house hold Pet
NAMA: vONDRO
PEMILIK: ENDRIzAL (BANDUNG)
1
stbengal
NAMA: GEN x DON jUAN OF DELz PEMILIK: CINDY ADELIA (jAKARTA)
2
ndbengal
NAMA: ChANDRA PRINz AURUM PEMILIK: RETNO RASwATY (jAKARTA)
International Cat Show
The Champ 2
Kuningan City -2016
Galeri foto kegiatan Cat Festival SBKR Bandung.
CATLOVERS ELECTRONIC mAgAzINE
36
B
raga City Walk, Bandung, menjadi salah satu tempat pembuktian bagi para anggota SBKR Bandung untuk mewujudkan salah satu program sosial peduli dan edukasi kepada para para pecinta kucing pemula. Acara yang diselenggarakan pada Sabtu hingga Minggu, yaitu tanggal 3-4 September 2016, sangat edukatif. Pengunjung yang datang dan ikut serta dalam kegiatan ini pun sangat ramai.Acara ini diselenggarakan atas kerjasama antara SBKR Bandung, beberapa cattery, dan komunitas pecinta kucing lainnya, seperti Bhinneka Cattery, Chelz Maine Coon Cattery, Kanyah Maine Coon Cattery, Miowcoon Cattery, Van Java Cattery, Sule Gondowa Cattery, Kalyca Sign Cattery, dan Marcmoore Cattery.
Acara yang dimulai hari Sabtu pukul 15.00 WIB itu memiliki agenda "Meet With
the Breed". Para cat lovers
hari itu melihat bagaimana para breeder ahli membahas mengenai jenis ras yang berbeda-beda, seperti penjelasan yang disampaikan oleh Jimmy Oetji tentang ras kucing american shorthair, Delly Tjandra tentang ras maine coon, Vivien Kalyca dengan scottish fold-nya, Rizal tentang ras sphynk, dan tidak ketinggalan pula Sulaeman dengan jenis ras Bengal.
Selain itu, pengunjung pun bisa langsung bertanya dan berkonsultasi secara gratis dengan dokter hewan yang diwakili oleh Drh. Fauzi Rohman.Dari kegiatan ini, tentunya para pengunjung
banyak mendapat pemahaman yang lebih jelas lagi mengenai berbagai jenis ras kucing yang ada.
Sangat menarik kan, cat lover? Acara yang santai, tetapi sarat manfaat bagi semua yang hadir di sana. (Rasyid)
cat festiVal sbkR bandung
event
tingkatkan kePedulian dan edukasi
cat loVeR PaRis Van JaVa
P
ada 6-7 Agustus 2016, komunitas SBKR bekerjasama dengan Cat Eye’s menyelenggarakan acara yang bertajuk Cat Breeder Training. Acara yang bertempat di Chandra Cattery, Bekasi, tersebut dihadiri oleh tiga puluh peserta yang datang dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Bekasi, lampung, Bandung, Cirebon, dan lainnya. Dalam acara ini, para peserta mendapatkan berbagai ilmu, mulai dari cara memilih kucing, mengenal jenis kucing, cara breeding, hingga cara berbisnis kucing. Bahkan tak hanya teori, Cacang Effendi sebagai mentor pun menampilkan belasan raskucing sebagai bahan praktik peserta.
Ferdy, selaku ketua penyelenggara mengatakan bahwa SBKR memang ingin memberikan kesempatan kepada para cat lovers secara umum dan juga breeder pemula untuk menambah ilmu tentang kucing, entah itu jenis kucing maupun cara bisnisnya. SBKR dan Cat’s Eye sudah berkomitmen untuk menyelenggarakan acara ini setiap tiga bulan.
Para peserta pun mengaku puas dengan adanya acara seperti ini sebagaimana yang diungkapkan salah satu peserta, Nana Trisna, “Saya senang
bisa mengikuti acara ini. Saya berharap, kedepannya, acara ini bisa diadakan lagi, tetapi dengan materi yang berjenjang. Dengan demikian, ilmu saya dan teman-teman breeder pemula bisa terus meningkat.” (Fa’iq)
cat bReedeR tRaining 1
event
mencetak bReedeR Pemula
Peserta Cat Breeder Training, Bekasi Peserta Cat Breeder Training, Bekasi
CATLOVERS ELECTRONIC mAgAzINE
38
S
ebanyak 170 peserta yang berasal dari berbagai daerah, seperti Gresik, Malang, Surabaya, Sidoarjo, Solo, Yogyakarta, dan bahkan Tangerang mengikuti acara cat show pada 14 Agustus 2016. Jumlah peserta tersebut, menurut panitia, melebihi target yang dicanangkan. “Target kami adalah 150 peserta. Namun, ternyata pesertanya lebih dari itu. Antusias pecinta kucing,khususnya di Jawa Timur, untuk mengikuti acara ini melebihi ekspektasi kami,” ujar Tresno Slamet selaku panitia yang juga menjabat Ketua Komunitas Gresik Cat lover (GCl).
Selain sisi kuantitas, sisi kualitas peserta cat show ini juga mendapat pujian dari para juri. Para juri beranggapan bahwa kucing yang dikonteskan, secara umum, kualitasnya baik dan telah
sesuai dengan standar penilaian. “Ada peningkatan kualitas kucing pada kontes kali ini. Hal tersebut membuktikan bahwa cat lover semakin bertanggung jawab dengan peliharaannya, semakin memahami cara merawat kucing yang baik,” ujar salah satu juri, Yulis Misbach, yang berasal dari Bekasi. (Fa’iq)
cat show and cat fun gResik
di luaR eksPektasi
Tim panitia Cat Fun Show, Gresik
cat bReedeR tRaining bandung
temPat nyaman, mateRi memuaskan
P
elatihan ternak kucing juga diadakan di Bandung, tepatnya di Braga City Walk pada 4 September 2016. Event ini merupakan hasil kerjasama antara SBKR Bandung dan Royal Canin. Dengan biaya registrasi yang hanya sebesar Rp250.000,00 para peserta yang berjumlah 40 orang dimanjakan dengan tempat yang lux dan nyaman, tentu saja dengan pembahasan materi yang mendalam.“Saya puas dengan konsep acara ini. Informasi yang
disampaikan sangat berguna bagi saya sebagai pecinta kucing. Saya berharap, ke depannya panitia menyediakan lebih banyak kucing untuk dilihat secara langsung oleh peserta atau minimal video lengkap supaya penyajiaan materinya lebih mengena,” ungkap Syaiful Hidayat, peserta asal Bandung.
Berbagai pertanyaan yang ada di benak peserta, seperti mitos-mitos tentang kucing, cara memelihara dan beternak kucing, bahkan cara mendaftarkan
cattery di CFA juga disampaikan
dengan gamblang. Salah satu hal yang ditekankan pemateri, Cacang Effendi, adalah kesadaran pemilik cattery bahwa bisnisnya merupakan bisnis yang berkaitan dengan makhluk hidup. Oleh karena itu, diperlukan komitmen untuk mengurusnya dengan baik, sehingga kucing-kucingnya bisa sehat dan berkualitas bagus. Bukan asal ternak dan jual. (Fa’iq)
Syaiful Hidayat, peserta, bersama Arman selaku ketua panitia
CATLOVERS ELECTRONIC mAgAzINE
40
event
H
appy Cat sebagai salah satu produsen pakan kucing mengadakan Happy Cat Festival yang berlangsung pada Minggu, 18 September 2016. Acara tersebut bertempat di The Garden, living World, Mall Alam Sutera, Tangerang. Di Happy Cat Festival ini, diadakan banyak kegiatan yang menarik, di antaranya cat show, bazaar,face painting, cat exhibition, photo booth, free vaccination, free cat consultation, dan cat eating competition. untuk acara cat show, pihak penyelenggara
menghadirkan dua juri dari Malaysia dan Indonesia, Wilson NG dan Fadly Fuad. Para pengunjung sangat senang dengan diadakannya acara tersebut. Mereka berharap supaya diadakan lagi
event-event serupa, khususnya
di Tangerang. Putri, salah satu pengunjung asal Tangerang menuturkan, “Saya berterima kasih kepada Happy Cat dan living World karena telah mengadakan acara seperti ini. Aktivitas acaranya benar-benar beragam, ada kompetisi,
haPPy cat festiVal
seRu dan edukatif
Aksi Fadly Fuad, juri asal Indonesia
Happy Cat selaku sponsor utama
Wilson, juri asal Malaysia
ada acara sosial, dan juga acara edukasi. Pokoknya lengkap banget. Acara seperti ini harus diadakan secara rutin, minimal setahun sekali.” (Fa’iq)
J
umat, 13 Agustus 2016, di sebuah hotel bilangan Jakarta Selatan, tepatnya di Swiss-Belhotel Pondok Indah diadakan acara pelatihan grooming. Acara ini bertema “Summer Grooming lesson by Jerob”. Mengapa Jerob? Karena Jerob merupakan satu produk yang menyediakan perlengkapan mandi untuk kucing kesayangan Anda semua.Ririn Subroto dari Hurayra Persian Cattery di kesempatan ini menjadi groomer dan membagi pengalamannya kepada semua peserta.
Berdasarkan pengalamannya dan prosesnya yang terus-menerus belajar, Ririn menyampaikan mengenai grooming, “Grooming harian, itu intinya kucing harus dibersihkan setiap hari. Perawatan daily sangat penting untuk menghasilkan kucing
yang bagus. Dalam seminggu setidaknya dimandikan dua kali. Itu berlaku untuk kucing bulu panjang juga bulu pendek. untuk pembersihannya sehari dua kali. Produk yang digunakan pun harus bagus serta tata cara penggunaannya juga harus bagus.” Ia menambahkan, “Sebagai contoh, kucing ras jenis persia dan exotic harus dibersihkan dua kali untuk menjaga kebersihan dan kesehatannya.”
Peserta summer grooming
lesson ini, Rei dari Hurayra, yang
hari itu mendampingi istrinya, Ririn berharap acara semacam ini ke depannya bisa meningkatkan pengetahuan dalam
me-maintance kucing, sehingga kucing cat lover dapat tampil dengan maksimal. Hal-hal untuk mendapatkan itu bisa didapat
dari info online atau informasi dari teman ke teman atau bahkan mengikuti grooming lesson yang diadakan oleh orang-orang yang mempunyai ilmu tentang
grooming. Sehingga cat lover tidak
hanya punya kucing baik, tetapi bisa menampilkan penampilan baik atau kualitas kucing itu sendiri. Rei mengatakan, “Dengan belajar meng-grooming dan melakukan perawatan kepada kucing, kita bisa mendapatkan hasil yang maksimla untuk kualitas kucing itu sendiri. Selain itu, juga mendapatkan pengetahuan ke depan yang bisa kita bagikan kepada cat lover lainnya.”
So, sangat bermanfaat sekali
kan cat lovers! Selain praktik
grooming, tentunya banyak acara
lain yang menarik dalam acara ini seperti presentasi produk dari Propet, makan bersama, ngopi-ngopi, dan tentunya sesi foto bersama dan satu lagi yang juga penting, dengan acara seperti ini sudah pasti menyambung silaturahmi para cat lovers.
summeR gRooming lesson
by JeRob
event
gRooming education
Ririn dari Hurayra Cattery menjadi groomer di Summer Grooming lesson
CATLOVERS ELECTRONIC mAgAzINE
42
S
abtu, 31 Juli 2016, kembali diselenggarakan IndonesiaBreed Cat Show yang bertempat
di Bukit Gumati Hotel & Café, Batutulis, Bogor. Indonesia Breed
Cat Show ini menghadirkan dua
juri undangan asal Tasmania dan Australia, yaitu lesley Morgan dan Either Jenny Weekes. Selain
cat show, diselenggarakan pula talk show yang mengusung tema
“lalu lintas Hewan Antarwilayah dan Negara” yang diisi oleh praktisi dari Pusat Karantina Hewan.
Penyelenggaraan event ini sebenarnya mengusung misi khusus, yakni mengekspose keberadaan kucing Ra’as atau
Busok supaya lebih diperhatikan kelestariannya oleh cat lover Indonesia. Shinta, selaku ketua panitia memaparkan, “Tujuan acara ini adalah untuk mengangkat kucing Ra’as sebagai kucing asli dari Indonesia, tepatnya berasal dari Pulau Ra’as yang berada di Kabupaten Sumenep, Madura. Kami bekerja sama dengan beberapa breeder dan Fakultas Kedokteran Hewan IPB sedang mengembangbiakkan dan mempelajari kucing Ra’as yang murni. Cat lover di luar negeri menyambut dengan baik keberadaan ras ini, saya harap cat
lover di Indonesia juga demikian.”
(Fa’iq)
indonesia bReed cat show,
bogoR
exPose Raas cat
Peserta bersiap melihat dengan saksama penilaian juri Either Jenny Weekes, juri asal Australia Raas Cat, Siamesse-Style
Shanti, ketua panitia
GC BluE BRIllIANTS JOSEFS BRuNO OWNER JOHAN ARIEF
educats
kRiteRia kucing
sehat anda
S
emua cat lover menginginkan kucing yang bersih dan sehat. Tidak hanya beberapa bagian
tubuh saja, tetapi keseluruhan. Sebagai pemelihara, sebaiknya kita sudah banyak memahami
bagaimana cara merawat kucing yang baik dan benar. usahakan rutin memerhatikan kesehatan
kucing peliharaan kita agar terus hidup dan menjadi teman terlucu sepanjang masa.
Berikut point-point yang menunjukkan kucing Anda sehat. • Mata kucing yang sehat tidak mengandung kotoran (belek,
Jawa), bening, dan pupil tidak terlihat menutupi sebagian matanya.
• Anus harus terlihat bersih Adanya sisa kotoran dan basah mengindikasikan kucing terkena diare, sedangkan feses kucing sehat padat.
• Kucing sehat terlihat aktif dan gesit, temperamennya tenang, nafsu makannya baik, gemar bermain, dan bersahabat.
• Hidung kucing sehat terasa dingin bila disentuh, tidak berlendir, dan bebas dari kotoran. lubang hidung harus tampak bersih tanpa terlihat ingus.
• Gigi harus terlihat putih, bersih, dan tidak terdapat endapan (karang gigi). Gusi kucing sehat terlihat berwarna merah muda.
• Kucing sehat terlihat dari bulunya yang bersih, tidak terlihat kusam, tidak mudah rontok, kering, dan halus.
Nah, siapa yang tidak senang kalau kucing peliharaannya yang lucu itu sehat!? Pasti semuanya senang. Baik bagi Anda sang pemelihara maupun orang-orang di sekitar Anda yang belum menyukai kucing. Bahkan kucing Anda sendiri tentunya akan senang. Jika keadaan ia sehat, ia akan beraktivitas dengan lincah dan aktif. Yuk, buat kucing kita masuk kriteria yang disebutkan di atas.