• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II GAMBARAN UMUM KANTOR BADAN PENGELOLA PERPARKIRAN. A. Sejarah Singkat Berdirinya Kantor BPP (Badan Pengelola Perarkiran) Kota

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II GAMBARAN UMUM KANTOR BADAN PENGELOLA PERPARKIRAN. A. Sejarah Singkat Berdirinya Kantor BPP (Badan Pengelola Perarkiran) Kota"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

BAB II

GAMBARAN UMUM KANTOR BADAN PENGELOLA PERPARKIRAN

A. Sejarah Singkat Berdirinya Kantor BPP (Badan Pengelola Perarkiran) Kota Medan

Badan Pengelola Perparkiran adalah merupakan suatu lembaga atau unit kerja yang ada di bawah naungan Pemerintah Daerah Kota Medan. Kantor BPP ini berdiri berdasarkan Perda Nomor 7 Tahun 1981 tentang Pembentukan Badan Pengelola Perparkiran Daerah Kota Medan yang ditetapkan yaitu tanggal 7 Mei 1981.

Sesuai dengan Perda tersebut maka dalam pelaksanaannya kemudian Pemerintah Kota Medan menunjuk orang-orang yang dianggap dapat melaksanakan tugas-tugas dalam hal pengelolaan perparkiran sebagaimana dimaksud dalam Surat Keputusan Walikota Medan Nomor 642/67/1981 tanggal 10 Mei 1981 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perda Kota Medan. Kemudian juklak ini dirubah untuk pertama kalinya dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Walikota Medan Nomor 642/32/1982 tanggal 14 April 1982. Kemudian dirubah lagi dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Walikota Medan Nomor 496.541/76/1999 tanggal 15 Maret 1999 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 10 Tahun 1998 tentang Retribusi di Tepi Jalan Umum dan Tempat Khusus Parkir.

(2)

Amplas yang dikelola oleh DLLAJ (Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan) kota Medan dengan dilengkapi beberapa fasilitas. Untuk menjalankan atau mengoperasikan kegiatan kantor BPP tersebut maka Walikota Medan mengangkat seorang pimpinan dengan jabatan sebagai Ketua BPP dengan dibantu oleh 8 orang staf.

Kedudukan jabatan di Kantor BPP ini bukan merupakan jabatan struktural ataupun fungsional, namun khusus untuk jabatan Ketua yaitu Baharuddin Nur, SH dan Bendahara berasal dari Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kota Medan, dan dari tugas yang dijalankan yang bersangkutan memperoleh kompensasi dari pemasukan retribusi parkir secara bulanan sebesar 15% yang ditetapkan melalui surat keputusan Walikota Medan.

Kantor unit kerja BPP di dalam menjalankan tugasnya bekerja sama dengan beberapa instansi pemerintah yaitu Dispenda, DLLAJ, Polantas, Bagian Tata Pemerintahan, Bagian Hukum dan Bagian Keuangan Pemerintah Kota Medan. Kemudian melalui Surat Keputusan Walikota Medan ditetapkan untuk masing-masing instansi pemerintah ini dijadikan sebagai Badan Pembina BPP yang diketuai langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Medan, dan badan ini bertugas memberi pembinaan sesuai dengan kepeningan dinas/unit kerjanya masing-masing dan terkoordinasi serta terpadu dalam memberikan masukan atas pelaksanaan perparkiran di Kota Medan dan sebagai kompensasi hasil kerja Badan Pembina ini adalah sebesar 10% dari pemasukan retribusi parkir untuk setiap bulannya.

(3)

berpindah-pindah alamat sebanyak empat kali yaitu di Jl. Candi Mendut, Jl. Brigjend Katamso, Jl. Nibung Raya, dan sekarang beralamat di Jl. Balai Kota No.10 yang dipimpin dengan seorang Kepala bukan lagi Ketua yaitu Mustafa Sutan Nasution, S.Sos dan dibantu oleh sekretaris dan empat seksi.

B. Wilayah Kerja/Objek Pengelola Perparkiran Kota Medan

Kantor Badan Pengelola Perparkiran Kota Medan memiliki wilayah kerja yaitu meliputi seluruh Kota Medan. Yang dibagi dalam empat sektor yaitu Sektor Medan bagian Utara, Sektor Medan bagian Selatan, Sektor Medan bagian Timur dan Sektor Medan Bagian Barat. Di dalam masing-masing sektor tersebut termasuk di dalamnya lahan parkir tepi jalan umum, izin parkir tepi jalan, tempat khusus parkir, perizinan pelataran parkir dan parkir insidentil seperti Rumah Sakit, Perkantoran, Kolam renang, Kebun binatang, Pusat Perbelanjaan diantaranya Plaza-plaza, Medan Fair, Medan Mall, Carefour, Sun Plaza, Palladium, Ramayana dan lain sebagainya.

(4)

OBJEK PARKIR PENGELOLA PERPARKIRAN KOTA MEDAN

Parkir Harian Tepi Jalan Umum Dikelola P. Perparkiran Lokasi Milik Pemko Lokasi Milik Pemko Izin Parkir Tepi Jalan Langganan Bulanan

Tepi Jalan Parkir Insidentil

- Medan Fair Plaza - Pusat Pasar - Medan Plaza - Ramayana - PD. Pasar - Kolam Renang - Kebun Binatang - Plaza – Plaza - Rumah Sakit - Perkantoran - Dll Asset Dipisahkan Tempat Khusus Parkir Tidak Dikelola P. Perparkiran Peralatan Parkir Lokasi Non Pemko 14

(5)

C. Struktur Organisasi Kantor Pengelola Perparkiran Kota Medan

Susunan struktur organisasi unit kerja BPP ini yaitu: 1. Kepala

2. Sekretaris terdiri dari: a) Bagian Perencanaan b) Bagian Umum c) Bagian Keuangan 3. Seksi terdiri dari:

a) Seksi Pengawasan b) Seksi Pendapatan

c) Seksi Pelaksana Parkir Harian Tepi Jalan dan Peralatan d) Seksi Pelaksana Parkir Bulanan Khusus.

(6)
(7)

BAGAN ORGANISASI PENGELOLA PERPARKIRAN KOTA MEDAN

WALIKOTA

KEPALA

SEKRETARIS BAGIAN PERENCANAAN BAGIAN UMUM BAGIAN KEUANGAN SEKSI PENGAWASAN SEKSI PENDAPATAN SEKSI PELAKSANAAN PARKIR HARIAN TEPI JALAN DAN

PELATARAN

SEKSI

PELAKSANA PARKIR BULANAN KHUSUS

(8)

D. Uraian Tugas dan Fungsi Masing-Masing Struktur

Adapun tugas-tugas yang dijalankan sebagai: 1. Kepala

Kepala diangkat langsung oleh Walikota Medan Yang berasal dari Pegawai Negeri Sipil dikalangan Pemerintah Kota Medan melalui Surat Keputusan. Tugas-tugas yang harus dijalankan yaitu:

• Memimpin unit kerja BPP secara langsung dan bertanggung jawab kepada Walikota Medan.

• Mengadakan rapat kerja dengan seluruh staf yang dipimpin yaitu satu minggu sekali untuk mengevaluasi kegiatan yang dilaksanakan secara intensif.

• Mengajukan kebutuhan personalia sebagai pembantu/staf kepada Walikota untuk mendapat persetujuan.

• Membuat laporan hasil kerja yang telah dicapai kepada Walikota dalam setiap bulannya.

• Melakukan koordinasi dengan Badan Pembina BPP yang ditunjuk berdasarkan Surat Keputusan Walikota Medan serta melaporkan bila terdapat hambatan-hambatan di dalam pelaksanaan retribusi perparkiran kepada Walikota.

(9)

• Mengupayakan langkah-langkah ekstensifikasi dalam rangka meningkatkan pemasukan retribusi perparkiran dengan berkoordinasi dengan Dinas Pendapatan Kota Medan.

2. Sekretaris

Sekretaris merupakan unsur staf dipimpin oleh seorang Sekretaris yang dalam melaksanakan tugasnya berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Pengelola Perparkiran.

Sekretaris mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas pokok pengelola perparkiran di bidang ketatausahaan yang meliputi perencanaan, pengelolaan administrasi kepegawaian, keuangan, perlengkapan, kerumahtanggaan dan urusan umum lainnya.

Untuk melaksanakan tugas, sekretaris mempunyai fungsi: • Menyusun rencana kegiatan kerja

• Memberikan pelayanan teknis administratif kepada seluruh satuan organisasi Pengelola Perparkiran

• Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Pengelola Perparkiran sesuai dengan bidang tugasnya.

Tugas dan Fungsi dari masing-masing sekretaris: a. Sekretaris Bagian Perencanaan

(10)

Fungsi

 Melaksanakan kegiatan pendataan dan penelitian/survey yang berhubungan dengan perparkiran

 Melaksanakan pendataan, penelitian dan merencanakan pengembangan wilayah perparkiran dan pengadaan sarana parkir

 Merencanakan pengaturan dan system perparkiran

 Merencanakan penggunaan tenaga kerja dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat

 Menyusun program dan rencana kerja serta melakukan evaluasi pelaksanaan rencana/program kerja

 Menyusun laporan atas rencana/program kerja yang belum atau yang sudah dilaksanakan

 Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris Pengelola Perpakiran sesuai dengan bidang tugasnya

b. Sekretaris Bagian Umum Tugas

 Melaksanakan sebagian tugas Sekretaris di bidang pengelolaan surat menyurat, perlengkapan, administrasi kepegawaian, kerumahtanggaan dan urusan umum lainnya.

Fungsi

(11)

 Mempersiapkan pelaksanaan kegiatan upacara resmi

 Menyiapkan surat penetapan dan perizinan pengelolaan perparkiran  Menyelenggarakan administrasi kepegawaian

 Menyusun dan menyampaikan laporan kepada atasan sesuai dengan bidang tugasnya

 Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris Pengelola Perparkiran sesuai dengan bidang tugasnya

c. Sekretaris Bagian Keuangan Tugas:

 Melaksanakan sebagian tugas Sekretaris di bidang pengelolaan keuangan dan perbendaharaan serta menyusun rencana laporan keuangan

Fungsi:

 Menyusun dan menyiapkan anggaran pendaptan dan belanja  Melaksanakan anggaran belanja sesuai dengan pagu anggaran

 Menyelenggarakan penyimpanan dan pengaman berkas serta menerima dan menyetorkan hasil penerimaan retribusi parkir dan mengadministrasikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku

 Menyiapkan dokumen penerimaan dan mengurus administrasi permintaan uang untuk dipertanggungjawabkan ke kas daerah

(12)

 Menyusun laporan dan menyampaikan kepada atasan sesuai dengan bidang tugasnya

 Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris Pengelola Perparkiran sesuai dengan bidang tugasnya

3. Seksi-Seksi

Tugas dan Fungsi dari masing-masing Seksi: a. Seksi Pengawasan

Tugas:

 Melaksanakan sebagian tugas Pengelola Perparkiran di bidang pengawasan

Fungsi:

 Menyusun rencana kegiatan kerja

 Melaksanakan pemerikasaan dan pengawasan teknis penyelenggaraan perparkiran di lapangan

 Menyusun laporan dan menyampaikan kepada atasan sesuai dengan bidang tugasnya

 Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Pegelola Perparkiran sesuai dengan bidang tugasnya

b. Seksi Pendapatan Tugas:

(13)

Fungsi:

 Menyusun rencana kegiatan kerja

 Melaksanakan monitoring, menganalisa dan mengevaluasi penerimaan  Menyiapkan surat tagihan dan Surat Pengakuan Hutang (SPH) kepada

pelaksana di lapangan

 Menyusun laporan dan menyampaikan kepada atasan sesuai dengan bidang tugasnya

 Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Pegelola Perparkian sesuai dengan bidang tugasnya

c. Seksi Pelaksana Parkir Harian Tepi Jalan dan Peralatan Tugas:

 Melaksanakan sebagian tugas Pengelola Perparkiran di bidang pelaksana parkir harian tepi jalan dan peralatan

Fungsi:

 Menyusun rencana kegiatan kerja

 Melaksanakan tertib parkir harian tepi jalan dan peralatan

 Menerima laporan dari masing-masing penanggung jawab lapangan atas pelaksanaan pengelolaan parkir harian, khusus dan peralatan  Menyiapkan perhitungan realisasi pengelolaan parkir harian, parkir

(14)

 Menginventarisasi, menganalisa, mengevaluasi dan melaporkan kendala-kendala yang terjadi dalam pelaksanaan pemungutan retribusi parkir harian, parkir khusus dan parkir peralatan

 Menyusun laporan dan menyampaikan kepada atasan sesuai dengan bidang tugasnya

 Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Pengelola Perparkiran sesuai dengan bidang tugasnya

d. Seksi Pelaksana Parkir Bulanan Khusus Tugas:

 Melaksanakan sebagian tugas Pengelola Perparkiran di bidang pelaksana parkir bulanan khusus

Fungsi:

 Menyusun rencana kegiatan kerja

 Melaksanakan tertib parkir bulanan khusus

 Menerima laporan pelaksanaan pengelolaan izin khusus parkir dan langganan bulanan dari masing-masing penanggung jawab lapngan  Menyiapkan perhitungan realisasi pengelolaan izin khusus parkir dan

langganan bulanan

 Menginventarisasi, menganalisa, mengevaluasi dan melaporkan kendala-kendala yang terjadi dalm pelaksanaan parkir khusus dan langganan bulanan

(15)

 Menyusun laporan dan menyampaikan kepada atasan sesuai dengan bidang tugasnya

 Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya

Referensi

Dokumen terkait

Penyampaian materi Pengabidan ini disampaikan kepada pengelola dan aparat yang terkait dengan pelaporan keuangan, terdiri dari Lurah selaku KPA (Kuasa Pengguna

Selanjutnya, dari peta bahaya letusan gunungapi yang telah dibuat kemudian dilakukan operasi GIS-overlay dengan peta penutup lahan yang dibuat dengan analisis dijital

Atau dengan kata lain, analisis marjin pemasaran dilakukan untuk mengetahui tingkat kompetensi dari para pelaku pemasaran yang terlibat dalam pemasaran atau distribusi suatu

Berdasarkan pengertian di atas, bahwa penentuan sumber data dalam penelitian dilakukan saat penelitian mulai memasuki lapangan dan selama penelitian berlangsung, dengan

Popilasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah penduduk diwilayah kecamatan karanganyar dengan karakteristik laki-laki dan perempuan, dewasa madya (berusia 40

 bassiana dan 6uga sebagai sumber nitrogen po7tensial dalam meningkatkan daya tumbuh mi7 selium %Mustaa dan Kaur, *((-. Hasil peneli7tian lain yang 6uga menggunakan

Paket komprehensif dari data toksikologi dan lingkungan untuk bahan aktif produk ini harus di submit kepada badan kesehatan lingkungan dengan perijinan yang telah di evaluasi oleh

Konfirmasi atas kadar merkuri dalam rambut manusia pada tingkat tinggi hingga sangat tinggi di situs-situs PESK di Indonesia yang diteliti dalam laporan ini dan