• Tidak ada hasil yang ditemukan

Persoalan penelitian 1. 2.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Persoalan penelitian 1. 2."

Copied!
39
0
0

Teks penuh

(1)

1 PENDAHULUAN

Di dalam dunia usaha saat ini, banyak perusahaan yang bersaing untuk dapat menjadi yang terbaik di mata para pelanggannya. Berbagai cara dilakukan agar perusahaannya dapat terus bersaing dan menjadi yang terbaik dibanding dengan perusahaan lainnya. Menurut Suwati (2013), sumber daya manusia adalah salah satu dari sekian banyak faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan perusahaan. Salah satu cara untuk mampu bersaing adalah dengan mencari dan merekrut karyawan yang baik, serta memiliki kemampuan dan keahlian.

Salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilan suatu perusahaan atau

orgonisasi adalah kinerja karyawan. Menurut Mankunegara dalam Carudin (2011) tentang kinerja karyawan adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai seorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Perusahaan selalu mengharapkan karyawannya mempunyai prestasi, karena dengan memiliki karyawan yang berprestasi akan memberikan sumbagan yang optimal bagi perusahaan. Menurut Zeithaml dalam Susanto,(2001) karyawan yang berprestasi dalam berkarya di perusahaan dapat meningkatkan kinerja perusahaannya. Apabila sumber daya manusia berjalan efektif, maka perusahaan juga tetap berjalan efektif. Denggan kata lain kelangsungan suatu perusahaan ditentukan oleh kinerja karyawannya.

Dalam menajemen sumber daya manusia terdapat beban kerja dan motivasi kerja. Beban kerja adalah sekumpulan atau sejumlah kegiatan yang harus diselesaikan oleh suatu unit organisasi atau pemegang jabatan dalam jangka waktu tertentu (Hariyati, 2011).

Menurut Manullang,(1982) apabila motivasi yang diberikan kepada karyawan adalah positif maka karyawan akan memiliki semangat untuk meningkatkan kinerjanya dalam bekerja. Jika motivasi yang diberikan kepada karyawan adalah negatif maka akan membuat karyawan tidak mempunyai semangat untuk bekerja dan kinerja karyawan akan menurun. Menurut Triatna (2015), motivasi dan kinerja memiliki keterkaitan antara satu sama yang lain. Peneliti mengenai kaitan antara keduanya menunjukan bahwa motivasi yang baik akan menciptakan kinerja yang baik. Memotivasi karyawan pada tujuan yang sudah ditetapkan dan dengan dukungan aktivitas yang mengarah pada tujuannya (Sulistiyani dan Rosidah, 2003).

(2)

2

Menurut Hasibuan (2002:160), kinerja adalah merupakan suatu hasil kerja yang dicapai seorang dalam melaksanakan tugas-tugasnya atas kecakapan usaha dan kesempatan. Jadi kinerja adalah suatu hasil yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas dan tangung jawapnya. Pengalaman dan kesungguhan serta waktu menurut standar dan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya. Menurut Wibowo(2010;7) kinerja adalah tentang melakukan pekerjaan dan hasil yang dicapai dari pekerjaan tersebut.

Ada beberapa penelitian mengenai pengaruh beban kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Dari hasil penelitian terdahulu seperti peneliti yang dilakukan oleh Kusuma Wardhani (2017) mengunakan teknik analisis data regresi linear berganda, hasilnya menunjukan bahwa motivasi kerja dan beban kerja secarah simultan sangat berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dan secarah parsial beban kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan tetapi motivasi secara parsial sangat berpengaruh terhadap kinerja karyawan dan didukung juga oleh penelitian Anggit dan Suprihhadi (2014) bahwa beban kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, tetapi secara parsial beban kerja sangat berpengaruh terhadap kinerja karyawan, dengan hasil uji F 0,000 signifikan dan uji t 0,047. Namun peneliti tersebut berbanding balik dengan peneliti yang dilakukan oleh Mardiarsa Yuda Husada (2017) beban kerja dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, namun secara parsial motivasi berpengaruh positif dan parsial sedangkan beban kerja berpengaruh positif tetapi tidak signifikan, hasil yang sama juga didukung oleh Amelia (2014/2015) yang menemukakan bahwa beban kerja dan motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Penelitian yang dilakukan oleh (Sitepu 2013) menunjukan bahwa beban kerja dan motivasi kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Sementara beban kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan tetapi tidak signifikan. Hasil ini menunjukkan bahwa terjadi ketidakmerataan pembagian beban kerja di BTN sebagian karyawan mengalami kelebihan beban kerja dan sebagian lagi kekurangan beban kerja.

Hasil dari penelitian terdahulu saling bertentagan dan dalam penelitian terdahulu mereka meneliti analisis beban kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada lembaga peruhaan. sehingga membuat penulis tertarik untuk melakukan pengujian kembali tentang analisis pengaruh beban kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan administrasi pada lembaga pendidikan.

(3)

3

Salah satu karyawan yang memegang peran pernting dalam organisasi adalah karyawan administrasi, menurut Evans(1963)“Manajemen Administrasi adalah fungsi yang berhubungan dengan manajemen dan pengarahan semua tahap operasional perusahaan mengenai pengolahan bahan, keterangan, komunikasi, dan memori organisasi’’, sehingga karyawan administrasi harus bekerja secarah efektif dan efisien, mengelola sarana dan prasaranan dengan baik serta pengerakan pelaksana agar mencapai visi misi yang sudah ditentukan.

Oleh karena itulah, peneliti memilih variabel beban kerja dan motivasi kerja sebagai variabel yang mampu mempengaruhi kinerja karyawan administrasi pada Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. UKSW adalah Universitas yang memiliki banyak karyawan serta berkonsentrasi pada bidang pendidikan dan termasuk dalam jenis perusahaan jasa, sehingga dalam mengolah dan memberdayakan para karyawannya, perlu perhatian lebih agar kualitas tenaga kerja tetap terjaga.

Di Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, sumberdaya manusia terdiri dari karyawan administrasi dan karyawan pendidik (dosen), pendidik. Peneliti tertarik untuk meneliti tentang motivasi kerja dan beban kerja terhadap kinerja karyawan administrasi di Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Peneliti ingin menganalisis tentang pengaruh beban kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan administrasi di Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Dan peneliti juga ingin mengetahui dan menganalisis dengan beban kerja dan motivasi kerja yang tinggi akan meningkatkan kinerja karyawan administrasi atau menurunkan kinerja karyawan adinistrasi di Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga.

Uraian dalam latar belakang ini mengarah pada ketertarikan untuk melakukan penelitian dengan judul: “Analisis beban kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan administrasi.

Persoalan penelitian

1. Apakah beban kerja secara parsial mempengaruhi kinerja karyawan administrasi di

Univesitas Kristen Satya Wacana Salatiga ?

2. Apakah motivasi kerja secara parsial mempengaruhi kinerja karyawan administras di

(4)

4

3. Apakah beban kerja dan motivasi kerja secara simultan mempengaruhi kinerja karyawan

administrasi di Univesitas Kristen Satya Wacana Salatiga ?

Tujuan penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja dan motivasi kerja secara simultan dan parsial terhadap kinerja karyawan di Universitas Kristen Satya Wacana salatiga.

Manfaat penelitian

 Teoritis:

Hasil dari penelitian ini dapat menjadi landasan dalam media pembelajaran dan penerapan dan menjadi sebuah pengetahuan ilmia dalam manajemen sumber daya manusia.

 Praktis:

Bagi Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbagan untuk meningkatkan kinerja karyawan admnistrasi dengan memperhatikan beban kerja dan motivasi kerja.

KAJIAN PUSTAKA DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS Manajemen sumberdaya manusia

Menurut Handoko, (2014) manajemen sebagai sebuah “seni untuk menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain”. Definisi menurut Follet, (2014) mengandung arti bahwa para manejer mencapai suatu tujuan organisasi melalui pengarahan orang lain untuk memenuhi kebutuhan orang lain atau dengan kata lain tidak mengerjakan pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. Seperti ilmu yang menyatakan bahwa manusia tidak definisi manajemen personalia atau disebut dengan manajemen sumberdaya manusia. Tujuannya adalah untuk memberikan kepada organisasi satuan kerja yang efektif.

Meskipun setiap pemimpin mengembangkan tanggung jawap atas fungsi-fungsi tersebut sebagai bahan pekerjaan mereka, kegiatan personalian khusus yang diterjemahkan dari berbagai fungsi itu, yang menjadi tugas manajer personalia (Handoko, 2014). Manajemen sumberdaya

(5)

5

manusia didefinisikan sebagai fungsi personalia penarikan, pengembagan, seleksi dan pengembagan sumberdaya manusia.

Beban kerja

Analisis beban kerja perlu di kembangkan karena memberikan banyak manfaat yang baik bagi karyawan di perusahaan atau organisasi. Menurut Komaruddin (1996), beban kerja adalah proses yang digunakan dalam organisasi menetapkan jumlah jam kerja karyawan yang dibutuhkan untuk menyelesikan pekerjaan dalam waktu yang sudah ditentukan.

Beban kerja suatu karyawan biasanya ditentukan oleh suatu perusahaan atau organisasi menurut jenis pekerjaan yang dikerjakan oleh karyawan. Apabila seorang karyawan bekerja sesuai dengan standar yang sudah ditentukan oleh perusahaan maka tidak akan jadi masalah. Sebaliknya, seorang karyawan bekerja di bawah standar perusahaan maka akan menjadi beban dalam bekerja.sementara jika karyawan bekerja di atas standar, dapat berarti estimasi standar yang ditetapkan lebih rendah disbanding kapasitas kariawan sendiri (Anggi 2014).

Beban kerja menurut Hariyati dalam Anggi (2014) dapat didefinisikan bahwa perbedaan antara kapasitas atau kemampuan pekerjaan dengan tuntutan pekerjaan yang harus di kerjakan. Diingat bahwa pekerjaan manusia selalu bersifat mental dan fisik, maka semua pasti memiliki tingkat pembebanan yang berbeda-beda (Ivancevich, 1993). Tingkat pembebanan yang tinggi kemungkinan pemakaian energy yang berlebihan akan mengakibatkan terjadinya sres, sebaliknya pembebanan yang terlalu renda maka akan menimbulkan rasa bosan dan kejenuhan

(Meshkati dalam Hariyati, 2011) . Menurut Knowles (1990), jika seorang karyawan mampu menyelesaikan tugas tambahan pada waktu yang sama, karyawan tersebut mampu mempertahankan performens pada tugas pokok, tetapi seorang karyawan tidak mampu menyelesaikan tugas tambahan pada waktu yang sama namun karyawan tersebut mampu mempertahankan performans pada tugas pokok, berarti tugas tambahan lebih berat dibanding tugas pokok sebelumnya. Analisis beban kerja dari sisi manajemen sumber daya manusia (Wardhani dan Kasmir 2017) yaitu: 1. Dasar untuk merencanakan waktu yang digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan. Artinya memanajemenkan waktu kerja dengan beban kerja yang dimiliki. 2. Mengoptimalkan sumber daya manusia dengan baik, sehingga tidak ada kelebihan atau kekurangan pekerjaan. 3. Dasar untuk menentukan standar prestasi kerja karyawan. 4. Dasar untuk menentukan sistem dan prosedur kerja. 5. Dasar untuk penentuan kebijakan kompensasi,

(6)

6

berupa gaji, insentif atau benevit lain. 6. Dasar untuk menentukan karier, dipromosi. 7. Dasar untuk memberi pelatihan kepada mereka yang dirasakan belum mampu beban kerjanya.

Metode analisis beban kerja

Hasil yang diharapkan dari analisis penelitian beban kerja adalah hasilnya bisa sesuai dengan kenyataan. Jangan sampai hasil yang di peroleh dari penelitian ini tidak sesuai dengan kenyataan yang di harapkan, maka membutukan metode analisis beban kerja yang tepat. Menurut (Wardhani dan Kasmir, 2017). Metode analisis kerja dapat dilakukan dengan dua cara:

1. Pengamatan terus-menerus

Pengamatan terhadap objek dilakukan tampa putus. Metode analisis beban kerja pengamatan kerja terus-menerus dapat dilakukan dengan dua cara yaitu:

a. Jam henti

b. Micromotion study 2. Pengamatan tidak terus-menerus

Pengamatan terhadap objek dilakukan dalam waktu tertentu saja. Metode analisis kerja dengan:

a. Uji petik terus

b. Laporan harian, mingguan atau bulanan.

Untuk memhitung beban kerja dapat menggunakan rumus sebagai berikut :

Beban kerja=

[

]

x100% (Wardhani 2017).

Motivasi kerja

Teori Utama

Triatna (2015) berpendapat bahwa motivasi merupakan suatu dasar dari proses dan hasil. Robbin (dalam Triatna 2015) mendefinisikan motivasi sebagai, kesediaan untuk mengeluarkan upah yang tinggi untuk tujuan organisasi yang berupaya untuk memenuhi beberapa kebutuhan individu.

Teori Maslow mengasumsikan bahwa untuk memenuhi kebutuhan aktualisasi diri, seseorang harus memenuhi kebutuhan dasar terlebih dahulu (fisiologi). Sehingga penulis berkesimpulan bahwa kebutuhan dasar manusia merupakan alasan seseorang untuk

(7)

7

membangkitkan motivasi agar kebutuhan-kebutuhan dasar tersebut dapat terpenuhi (Handoko 1996).

Teori motivasi ERG Alderfer

Teori Alderfer memiliki tiga kebutuhan dasar yang mempengaruhi perilaku (Kreitner 2014) yaitu: a). Eksistensi, hasrat pemenuhan fisiologis dan materialistis serta kebutuhan hubungan. b).Hubungan, hasrat untuk memiliki hubungan yang bermakna dengan orang lain. c).Petumbuhan, hasrat untuk tumbuh sebagai manusia dan mengunakan kemampuan yang dimiliki untuk mencapai potensi secara maksimal.

Kinerja

Sebuah perusahaan yang sukses bergantung pada kinerja karyawannya. Kinerja merupakan hasil kerja yang dicapai oleh karyawan dalam menyelesaikan tanggung jawabnya (Mangkunegara 2009). Fokus dari definisi kinerja menurut Mangkunegara ini terletak pada waktu dan tenaga yang diberikan karyawan kepada perusahaan untuk menjalankan bisnis.

Kinerja adalah hasil akhir kinerja individu dan kelompok ketika melaksanakan tugas dengan berpedoman pada norma, standar operasional, prosedur, kriteria, dan ukuran yang telah ditetapkan oleh perusahaan (Torang 2013). Dengan demikian, kinerja berfokus pada penyelesaian pekerjaan tanpa mengabaikan peraturan yang telah disepakati.

Hamzah (2014), berpendapat bahwa kinerja merupakan suatu keinginan yang kecil untuk mencapai suatu keberhasilan, kinerja merupakan suatu prestasi atau kemampuan yang ditunjukan karyawan denggan menciptakan ketrampilan dan kemampuan yang nyata.

Penelitin Sebelumnya

Ada beberapa penelitian mengenai pengaruh beban kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan, dari hasil penelitian terdahulu seperti peneliti yang dilakukan oleh Kusuma Wardhani (2017) menunjukan bahwa motivasi kerja dan beban kerja secarah simultan sangat berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dan secarah parsial beban kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan tetapi motivasi secarah parsial sangat berpengaruh terhadap kinerja karyawan dan didukung juga oleh penelitian Anggit dan Suprihhadi (2014) bahwa beban kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, tetapi secara parsial beban kerja sangat berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Namun peneliti

(8)

8

tersebut berbanding balik dengan peneliti yang dilakukan oleh Mardiarsa Yuda Husada (2017) beban kerja dan motivasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, namun secara parsial motivasi berpengaruh positif dan parsial sedangkan beban kerja berpengaruh positif tetapi tidak signifikan, hasil yang sama juga didukung oleh Amelia (2014/2015) yang menemukakan bahwa beban kerja dan motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan.

Kerangka konseptual penelitian

Penelitian dilakukan untuk kembali menguji analisis pengaruh beban kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Maka dari itu, peneliti menggambarkan sebuah kerangka konsep untuk membantu memahami penelitian ini.

Gambar 1. Kerangka konsep

Hipotesis

Kuncoro (2013), mengemukakan hipotesis adalah suatu penjelasan sementara tentang perilaku fenomena, atau keadaan tertentu yang akan terjadi atau telah terjadi. Hipotsis merupakan peneliti tentang hubungan antara variable-variabel dalam penelitian. Atau dengan kata lain, hipotesis merupakan jawaban sementara yang di susun oleh peneliti, yang kemudian akan diuji kebenarannya melalui penelitian yang dilakukan. Berdasarkan uraian di atas maka peneliti merumuskan hipotesis sebagai berikut:

Pengaruh beban kerja terhadap kinerja karyawan

Berdasarkan Wardhani (2017), Suprihhadi (2014) dan Sujarwanto (2016), adanya hubungan positif antara beban kerja terhadap kinerja karyawan administrasi, jika persepsi karyawan terhadap beban kerja positif , maka kinerja menjadi lebih tinggi. Sebaliknya jika persepsi karyawan terhadap beban kerja negatif maka akan berdampak pada kinerja karyawan.

Kinerja (Y) Beban kerja

(X1)

Motivasi kerja (X2)

(9)

9

Beban kerja sangat penting bagi sebuah perusahaan. Dengan demikian pemberian beban kerja yang efektif . Perusahaan dapat mengetahui sejauh mana karyawannya dapat diberikan beban kerja yang maksimal dan sejauh mana pengaruhnya terhadap kinerja perusahaan itu sendiri (Bonar M. Sinaga 2015). Berdasarkan uraian tersebut maka diperoleh hipotesis pertama yaitu:

H1 : Beban kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan

Karyawan yang mempersepsikan bahwa pekerjaan sebagai sarana untuk berkembang dan penting baginya. Karyawan akan semakin termotivasi dan berkembang. Berdasarkan

penelitian yang dilakukan oleh Husada (2017), Amelia (2014) dan Sujarwanto (2016), motivasi kerja berpengaruh positif pada kinerja karyawan. Maka dari itu memperoleh hipotesis yang kedua yaitu:

H2 : Motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. METODE PENELITIAN

Populasi adalah jumlah keseluruhan dari satuan atau individu yang karakteristiknya hendak diteliti (Djarwanto 1996). Populasi dalam penelitian ini adalah semua karyawan administrasi yang ada di Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, yaitu sebanyak 426 orang. Sedangkan sampel dalam penelitian ini ditetapkan sebesar 80 karyawan administrasi dengan pengambilan sampel diukur mengunakan metode snowball sampling, dengan teknik Nonprobality sampling. Dimana semua karyawan administrasi di UKSW memiliki peluang yang sama untuk menjadi responden. Oleh karena populasi sudah diketahui jumlahnya, maka penentuan jumlah sampel yang akan diteliti dapat diketahui dengan menggunakan Pendekatan Slovin sebagai berikut ini:

n = n =

n = n = 80

Jadi, jumlah sampel untuk penelitian ini adalah 80 karyawan administrasi UKSW Salatiga.

(10)

10

Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang didapat dari hasil wawancara dan pengisian kuesioner atau bukti transaksi (Umar 2003). Dalam penelitian ini data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner terhadap karyawan administrasi di UKSW Salatiga. Data sekunder adalah data yang dikumpulkan atau diperoleh orang yang melakukan penelitian dari sumber-sumber yang telah ada. Data ini dapat diperoleh dari perpustakaan atau laporan-laporan penelitian terdahulu (Hasan 2002). Pada penelitian ini data sekunder diperoleh dari jurnal-jurnal yang ada berkaitan dengan penelitian. Jenis penelitian ini adalah Penelitian kuantitatif. Penelitian ini tergolong dalam penelitian survey. Dimana peneliti menyusun pertanyan yang akan diajukan kepada responden (Wiratna 2015). Lokasi penelitian adalah Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga yang beralamat di jalan Diponegoro 52-60 Salatiga.

Menurut Sugiyono (2009 ) Variabel Penelitian adalah sesuatu atribut, sifat atau nilai

yang ditetapkan oleh seorang peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi mengenai hal tersebut, kemudian ditarik kesimpulannya.

Tabel 1 Defenisi Variabel

Variabel Independen (Kuncoro 2013) Variabel Dependen (Kuncoro 2013) 1. Beban kerja merupakan volume atau hasil

pekerjaan yang dihasilkan oleh sejumlah karyawan dalam suatu bagian tertentu.

2. Motivasi kerja merupakan proses-proses fisiologis, serta memiliki hubungan yang bermakna dengan orang lain dan mengunakan kemampuan yang dimiliki untuk mencapai potensi secarah maksimal.

Kinerja karyawan merupakan prestasi atau kemampuan yang dimiliki oleh karyawan dengan menciptakan ketrampilan, kemampuan menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan mampu meminimalkan kesalahan pekerjaan.

Pegukuran variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala Likert. Menurut Wiratna (2015 ) Indicator tersebut dijadikan sebagai alat ukur untuk menyusun butir-butir pertanyaan. Pemberian skor pada pertanyaan dengan mengunakan skala likert adalah sebagai berikut:

(11)

11

1. Sangat tidak setuju akan diberikan skor 1. 2. Tidak setuju akan diberikan skor 2

3. Kurang setuju akan diberikan skor 3 4. Setuju akan diberikan skor 4

5. Sangat setuju akan diberikan skor 5 Tabel 2

Defenisi Operasional

No Variabel Defenisi Operasional Indicator Empiris Skala

Pengukuran

1 Kinerja

Karyawan (Y)

Kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas, meminimalkan kesalahan, menciptakan inovasi dan kreativitas dalam menyelesaikan pekerjaan dan

kompetensi prestasi kerja yang dicapai oleh

seseorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya (Mangkunegara, 2009). Jadi, kinerja berfokus pada jasa yang diberikan karyawan kepada

perusahaan untuk membantu perusahaan dalam proses bisnisnya.

Kuantitas kerja sudah sesuai dengan yang di tetapkan organisasi Ordinal Mampu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Mampu menciptakan inovasi dalam menyelesaikan pekerjaan. Mampu menciptakan kreativitas dalam menyelesaikan pekerjaan. Mampu meminimalkan kesalahan pekerjaan. Mencapai kompetensi prestasi kerja

(12)

12

2 Beban Kerja

(X1)

Menurut Hariyati (dalam Aggi 2014) dapat didefinisikan bahwa perbedaan antara kapasitas atau kemampuan pekerjaan dengan tuntutan pekerjaan yang harus dikerjakan, target yang harus dicapai, waktu untuk menyelesaikan pekerjaan, jumlah tenaga kerja dalam bagian tersebut..

Volume pekerjaan yang dihasilkan

Ordinal Jumlah karyawan

dalam suatu bagian tertentu

Target yang harus dicapai Waktu yang dibutuhkan dalam menyelesaikan pekerjaan. 3 Motivasi Kerja (X2) Menurut Abraham maslow dan Alderfer (dalam Kusuma 2017) Motivasi kerja adalah semangat kerja untuk melakukan sesuatu dalam memuaskan kebutuhan-kebutuhan tersebut, yaitu kebutuhan fisiologis, kebutuhan hubungan sosial, kebutuhan aktualisasi diri. Kebutuhan fisiologis terpenuhi Ordinal Menjalin hubungan yang harmonis untuk diterima oleh karyawan lain. Menyelesaikan Pekerjaan yang menarik dan menantang

Kuesioner yaitu pertanyaan yang diberikan dan dibuat dalam bentuk sedemikian rupa

sehingga responden hanya memberikan tanda centang (√) pada kolom atau tempat yang sesuai (Suharsimi 2009). Kuesioner digunakan untuk menggumpulkan data tentang tangapan responden mengenai analisis pengaruh beban kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan administrasi di Universitas Kristen Satya Wacana.

Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan analisis statistik inferensial alat analisis regresi linear berganda. Regresi linear berganda digunakan untuk menjelaskan pengaruh antar variabel beban kerja dan motivasi kerja terhadap variabel kinerja. Sebelum melakukan uji Regresi linear berganda, untuk menguji kuesioner yang digunakan valit atau tidak,maka dilakukan uji validitas (Ghozali 2011) dan uji reliabilitas (Arikunto 1998 ) terlebih dahulu.

(13)

13

Regresi linier berganda adalah analisis regresi yang menjelaskan hubungan antara variabel dependen dengan faktor-faktor yang mempengaruhi, lebih dari satu variabel independen (Wiratna, 2011). Model regresi yang akan diestimasi adalah :

Y = a + b1X1 + b2X2 + e Keterangan: Y = Kinerja Karyawan a = Konstanta X1 = beban kerja X2 = motivasi kerja

b1 = koefisie beban kerja b2 = koefisien motifasi kerja

e = Error term

Sebelum melakukan uji regresi, terlebih dahulu perlu dilakukan uji asumsi klasik yang berguna untuk mengetahui apakah data yang digunakan telah memenuhi ketentuan pemodelan regresi (Wiratna, 2011) ), Uji multikolinearitas berarti adanya hubungan linear yang “sempurna” atau pasti, diantara beberapa atau semua variabel yang menjelaskan pemodelan regresi (Ghozali 2005). ), Uji heteroskedatisitas dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya penyimpangan uji asumsi klasik heteroskedatisitas, yaitu adanya perbedaan varian dari residual untuk semua pengamatan pada model regresi (Wiratna, 2011), Uji normalitas adalah untuk mengetahui apakah dalam model regresi, variabel dependen maupun independen atau keduanya terdistribusi normal atau tidak (Ghozalis 2011), Penelitian ini melakukan uji hipotesis dengan alat uji sebagai berikut : Uji t (parsial) digunakan untuk mengetahui apakah variabel-variabel bebas berpengaruh secara parsial terhadap variabel terikat (Sarwono 2012), Uji F (simultan) digunakan untuk mengetahui apakah variabel-variabel bebasberpengaruh secara simultan terhadap variabel terikat dengan derajat kepercayaan 0,05 (Sarwono 2012), Uji R2 (koefisien determinasi) Nilai koefisien determinasi antara 0 sampai 1(Ashari 2005).

(14)

14 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Tabel 3

Karakteristik Responden Berdasarkan

Lama Bekerja Frekuensi Persentase

<5 29 36.2%

5-15 50 62.5%

>15 1 1.2%

Jumlah 80 100.0%

Sumber: Data primer diolah, SPSS 2018

Berdasarkan hasil penelitian karyawan yang berumur 25-30 tahun sebanyak 54 orang (67.5%), dan karyawan yang berumur >30 tahun sebanyak 26 orang (32.5%),

Berdasarkan data usia responden, sebagian responden berusia 25-30 tahun.

Dapat disimpulkan bahwa karyawan yang bekerja pada bagian administrasi UKSW yang memiliki masa kerja 1-5 tahun sebanyak 29 orang (36.2%), sedangkan karyawan memiliki masa kerja 5-15 tahun berjumlah paling banyak yaitu 50 orang (62.5%), sedangkan karyawan yang memiliki masa kerja lebih dari 15 tahun berjumlah paling sedikit yaitu satu orang (1.2%) (Tabel 3 ).

Karyawan sebagian besar masih berusia mudah yaitu 25-30 tahun (67,5%) namun mereka sudah bekerja sebagai pegawai administrasi yaitu 5-15 tahun (62,5%) masih mudah tetapih sudah bekerja lebih dari 5 tahun.

Hasil Uji Validitas Dan Reliabilitas

Uji validitas digunakan untuk mengukur item pertanyaan yang di gunakan dalam penelitian ini. Berdasarkan pengujian dengan mengunakan program SPSS 16, taraf signifikan 0,05 dan derajat kebebasan (df ) 80, maka ditemukan r tabel sebesar 0,2199. Hasil uji validasi sebagai berikut:

(15)

15

Tabel 4

Hasil Uji Validitas Beban Kerja,Motivasi Kerja dan Kinerja Karyawan Beban Kerja R tabel R hitung keterangan

Beban kerja 1 0.2199 0.614 Valid

Beban kerja 2 0.2199 0.676 Valid

Beban kerja 3 0.2199 0.450 Valid

Beban kerja 4 0.2199 0.632 Valid

Beban kerja 5 0.2199 0.473 Valid

Beban kerja 6 0.2199 0.526 Valid

Motivasi Kerja R tabel R hitung keterangan

Motivasi kerja 7 0.2199 0.750 Valid

Motivasi kerja 8 0.2199 0.642 Valid

Motivasi kerja 9 0.2199 0.798 Valid

Motivasi kerja 10 0.2199 0.525 Valid

Motivasi kerja 11 0.2199 0.517 Valid

Kinerja Karyawan

R tabel R hitung keterangan

Kinerja 12 0.2199 0.520 Valid Kinerja 13 0.2199 0.660 Valid Kinerja 14 0.2199 0.443 Valid Kinerja 15 0.2199 0.718 Valid Kinerja 16 0.2199 0.564 Valid Kinerja 17 0.2199 0.782 Valid Kinerja 18 0.2199 0.691 Valid Kinerja 19 0.2199 0.429 Valid

Sumber: Data primer diolah, SPSS, 2018

Berdasarkan tabel 4 hasil uji validitas mengunakan program SPSS 16, pertanyaan beban kerja (1 s.d.6) dinyatakan memenuhi siarat uji validitas sehinga pertanyaan kuisioner beban kerja dapat digunakan dalam penelitian.

Berdasarkan tabel 4 hasil uji validitas mengunakan SPSS 16, pertanyaan motivasi kerja (7 s.d 11) dinyatakan memenuhi uji validitas, sehingan pernyataan kuisioner motivasi kerja dapat digunakan dalam penelitian.

Berdasarkan tabel 4 hasil uji validitas mengunakan program SPSS 16, pertanyaan kinerja (12 s.d 19) dinyatakan memenuhi siarat uji validitas, sehinga pertanyaan kuisioner kinerja dapat digunan dalam penelitian.

Uji reliabilitas digunakan untuk mengetahui hasil pengukuran terhadap kuisioner akan konsister atau tidak konsisten. Uji reliabilitas pada program SPSS 16, mengunakan metode

(16)

16

Crobach Alpha. Dinyatakan reliabel apabila pertanyaan yang dibuat konsisten atau stabil dari waktu ke waktu. Jika nilai Alpha >0,60 maka reliabel (Arikunto 1998).

Tabel 5

Tabel Hasil Uji Reliabilitas

Cronbach’s ALpha N of items

Beban Kerja 0,724 7

Motivasi Kerja 0,754 6

Kinerja 0,748 9

Sumber: Data primer diolah,SPSS,2018

Berdasarkan tabel 5 diketahui bahwa nilai reliabilitas variabel beban kerja sebesar 0.724. beban kerja dinyatakan reliable karena Alpha lebi besar dari 0,60 menurut Nunnlly (1976). Berdasarkan tabel 5 diketahui bahwa nilai reliabilitas variabel motivasi kerja sebesar 0.754. item pernyataan tentang motivasi kerja dinyatakan reliable. Berdasarkan tabel 5 dikethui nilai reliabilitas variavel kinerja sebesar 0.748. dinyatakan bahwa pernyataan tentang kinerja reliable.

Uji Asumsi Klasik

Tabel 6 Uji Multikolinieritas Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. Collinearity Statistics B Std. Error Beta Toleranc e VIF 1 (Constant) 11.099 2.721 4.079 .000 TOTAL_BK .261 .115 .211 2.273 .026 .844 1.184 TOTAL_MK .732 .123 .551 5.931 .000 .844 1.184

a. Dependent Variable: TOTAL_K

Sumber : data primer diolah,SPSS,2018

Berdasarkan tabel 6 beban kerja dan motivasi kerja memiliki nilai tolerance sebesar 0.884 dan nilai VIF sebesar 1,184. Berdasarkan kriteria pengambilan keputusan uji multikolinieritas yaitu nilai tolerance 0.884>0,10 dan nilai VIF 1.184<10 sehingga dalam uji multikolinieritas dalam penelitian ini adalah tidak terjadi multikolinieritas.

(17)

17 Gambar 7 Uji Heteroskedasitas Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients T Sig. Collinearity Statistics

B Std. Error Beta Tolerance VIF

1 (Constant) 3.859 1.719 2.245 .028

TOTAL_BK -.099 .073 -.167 -1.365 .176 .844 1.184

TOTAL_M

K .014 .078 .021 .174 .862 .844 1.184

a. Dependent Variable: residual

Berdasarkan gambar tabel 7 diatas dapat dilihat bahwa nilai signifikan variabel beban kerja 0.176>0.05 dan nilai signifikan motivasi kerja 0.862> 0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi heteroskedastisitas pada regresi yang sedang diuji.

Gambar 8 Uji Normalitas

Berdasarkan polah diatas disimpulkan bahwa data yang akan diuji dengan regresi memiliki distribusi normal. Karena titik-titik tersebut berada di sekitar garis lurus.

(18)

18 Uji Hipotesis

Tabel 9

Uji t(hipotesis pertama) Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients T Sig. Collinearity Statistics

B Std. Error Beta Tolerance VIF

1 (Constant) 11.099 2.721 4.079 .000

TOTAL_BK .261 .115 .211 2.273 .026 .844 1.184

TOTAL_MK .732 .123 .551 5.931 .000 .844 1.184

a. Dependent Variable: TOTAL_Kinerja

Sumber : Data Primer Diolah,SPSS,2018

Berdasarkan tabel 9 persamaan analisis regresi linear berganda yakni, Y=11.099+0.261X1+0.732X2

Uji t dilakukan untuk menjawab pertanyaan apakah beban kerja secara parsial mempengaruhi kinerja karyawan bagian administrasi pada Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga?

Keputusan, T hitung (2.273)> t tabel (1.991) maka Ha diterima, yang berarti beban kerja secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan bagian administrasi pada Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga.

Uji t (hipotesis kedua) dilakukan untuk menjawab pertanyaan apakah motivasi kerja secara parsial mempengaruhi kinerja karyawan bagian administrasi pada Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga?

Keputusan, T hitung (5.931)> t tabel (1.991) maka Ha diterima, yang berarti motivasi kerja secara parsial berpengaruh terhadap kinerja karyawan bagian administrasi pada Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga.

Uji F (hipotesis ketiga) dilakukan untuk menjawab pertanyaan apakah beban kerja dan motivasi kerja secara simultan bepengaru terhadap kinerja karyawan bagian administrasi pada Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga?

(19)

19 Tabel 10

Uji F

ANOVAb

Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig.

1 Regression 381.478 2 190.739 30.191 .000a

Residual 486.472 77 6.318

Total 867.950 79

a. Predictors: (Constant), TOTAL_MK, TOTAL_BK b. Dependent Variable: TOTAL_K

Sumber :data primer diolah,SPSS,2018 Merumuskan Hipotesis

H0 : beban kerja dan motivasi kerja secara simultan tidak berpengaruh terhadap

kinerja karyawan bagian administrasi pada Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Ha : beban kerja dan motivasi kerja secara simultan berpengaruh terhadap kinerja

karyawan bagian administrasi pada Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. a. Menentukan Taraf Signifikan (α) =0.05

b. Menentukan Kriteria Pengujian

H0 diterima jika t hitung ≤ t tabel atau nilai sig>0.05 Ha titerma jika t hitung > t tabel atau nilai sig < 0.05

Keputusan, F hitung (30.191)> F tabel (3.12) maka Ha diterima, yang berarti beban kerja dan motivasi kerja secara simultan berpengaruh terhadap kinerja karyawan bagian administrasi pada Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga.

Tabel 11

Uji R2(koefisien determinasi ) Model Summary

Model R R Square

Adjusted R

Square Std. Error of the Estimate

1 .664a .441 .426 2.51067 Beban kerja (X1) .428 a .183 17.3% 2.97545

(20)

20 Motivasi kerja (X2) .593 a .352 34.4% 2.65014

a. Predictors: (Constant), motivasi_kerja, beban_kerja Sumber: data primer diolah, SPSS,2018

Berdasarkan tabel 11 diketahui bahwa besar pengaruhnya antara beban kerja dan motivasi kerja secara (simultan ) terhadap kinerja karyawan yang dihitung dengan koefisien korelasi adalah 0.664, hal ini menunjukan pengaruh yang sedang. Sedangkan kontribusi secara simultan variabel beban kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja adalah 42,6% sedangkan 57,4% ditentukan oleh variabel yang lain.

PEMBAHASAN

Pengaruh Beban Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Administrasi

Berdasarkan uji hipotesis yang telah dilakukan beban kerja dan motivasi kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan administrasi di UKSW Salatiga. Hasil R2 pada uji hipotesis menunjukan bahwa variabel beban kerja dan motivasi kerja sebesar 42,6% sedangkan 57,4% dijelaskan oleh variabel yang lain.

Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian Anggit dan Suprihhadi (2014) yang mengungkapkan bahwa beban kerja dan motivasi kerja mempunyai pengaruh yang sangat penting dalam pencapaian keberhasilan organisasi. Situasi lingkungan yang baik dan menyenangkan akan mendorong karyawan untuk menghasilkan kinerja yang baik di Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga.

Beban kerja dan Motivasi kerja secara simultan berpengaruh terhadap kinerja karyawan administrasi di Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga (UKSW). Dibuktikan dengan nilai F hitung (30,191)> F tabel (3,12). Beban kerja dan Motivasi kerja secara parsial berpengaruh terhadap kinerja karyawan administrasi di Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga (UKSW). Dibuktikan dengan Beban kerja nilai T hitung (2,273)> T tabel (1,991) dan Motivasi kerja nilai T hitung (5,391)>T tabel (1,991).

(21)

21 KESIMPULAN

Penelitian ini mengunakan metode Snowball sampling, dimana semua karyawan administrasi Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga (UKSW) memiliki peluang yang sama untuk menjadi respondent, dengan jumlah karyawan sebanyak 426 orang. Penentuan jumlah sampel dalam penelitian ini mengunakan pendekatan Sloving dengan jumlah responden sebanyak 80 orang. Responden terbanyak 50 orang (62,5%) memiliki masa kerja 5-15 tahun. Persamaan analisis regresi linear berganda yaitu, hasil R2 sebesar 42,6%. Regresi linear berganda beban kerja (0.261), terhadap kinerja (11.099), dengan hasil R2 beban kerja sebesar 17.3%. Regresi linear berganda motivasi kerja (0.732) terhadap kinerja (11.099), dengan hasil R2 beban kerja sebesar 34.4%.

Beban kerja dan Motivasi kerja secara simultan berpengaruh terhadap kinerja karyawan administrasi di Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga (UKSW). Dibuktikan dengan nilai F hitung (30,191)> F tabel (3,12). Beban kerja dan Motivasi kerja secara parsial berpengaruh terhadap kinerja karyawan administrasi di Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga (UKSW). Dibuktikan dengan Beban kerja nilai T hitung (2,273)> T tabel (1,991) dan Motivasi kerja nilai T hitung (5,391)>T tabel (1,991).

IMPLIKASI TERAPAN

Dalam penelitian ditemukan bahwa variabel beban kerja dan motivasi kerja berpengaruh

secara simultan dan parsial terhadap kinerja karyawan administrasi. Dari data statistik deskriptif diketahui bahwa indikator kualitas kerja dan ketepatan waktu kerja masih dapat ditingkatkan lagi karena masih berada di kategori responden setuju (Suprihhadi, 2014).

IMPLIKASI TEORITIS

Hasil dari penelitian ini mendukung penelitian sebelumnya oleh Wardhani (2017) yang mengemukakan bahwa beban kerja dan motivasi kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan administrasi dan penelitian Mardiarsa (2017) dan Amelia (2014) menemukan bahwa beban kerja dan motivasi kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan administrasi.

KETERBATASAN PENELITIAN DAN SARAN PENELITIAN YANG AKAN DATANG

Keterbatasan penelitian ini tidak mengambil semua karyawan administrasi yang ada di Universitas Kristen Satya Wacana. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat dilakukan lagi

(22)

22

di seluruh karyawan administrasi yang ada di UKSW. Untuk objek penelitian juga diharapkan bisa ditambah dengan variabel kerja yang lainnya. Kemudian dari hasil uji regresi berganda ditemukan bahwa pengaruh beban kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja hanya sebesar 42.6% dan sisanya sebanyak 57.4% dipengaruhi oleh variabel lain di luar beban kerja dan motivasi kerja. Diharapkan untuk penelitian selanjutnya dapat menambahkan variabel-variabel lain yang memilik pengaruh lebih besar terhadap kinerja.

(23)

23

Daftar pustaka

Anggi Hariyati. (2011). Pengaruh Beban Kerja Terhadap Kelelahan Kerja Pada Pekerja

Linting Manual.

Arianto, D. A. N. (2012). “Analisis penyebab dan dampak rendahnya semangat kerja guru di SLB-C YASPENLUB kabupaten Demak.

A.p, M. (2009). Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia. Bandung, Refika Aditama.

Alamsyah, M. I. (2015). Pengaruh Motivasi Dan Beban Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ambar. T. Sulistiyani Dan Rosidah.(2013). Manajemen Sumber Daya Manusia.Cetakan Pertama. Penerbit Graha Ilmu Yogyakarta.

Arikunto, S. dan. (2009). Manajemen Penelitian. Rineka Cipta, 1–17.

Binti Ida Umaya. (2017). Pengaruh Motivasi Kerja Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja

Karyawan Pt PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah II Yogyakarta.

Universitas Nusantara PGRI Kediri, 01, 1–7. Retrieved from http://www.albayan.ae

Choerunisa, A. (2014/2015). Analisis Pengaruh Stres Kerja, Beban Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Kpp Pratama Jakarta Cempaka Putih”.

Carudin. (2011). Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah Dan Iklim Kerja Sekolah Terhadap Kinerja Guru. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indoneisa. . . ISSN 1412-565X., Edisi,No.2, Agustus 2011.

Dianingtyas, A. (2014). Pengaruh Penghargaan Dan Kebutuhan Aktualisasi Diri Terhadap Prestasi Kerja Karyawan Pada PT. Telkom Kotabaru Yogyakarta.

Djarwanto. (1996). Mengenal Beberapa Uji Statistik Dalam Penelitian, Liberty.

E, L. (2015). “Pengaruh Pemberian Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Kopanitia.,” 2, 28–31.

Hertanto, E. (n.d.). Kuesioner Motivasi Kerja Untuk Penelitian Kuantitatif Eko Hertanto Program Pascasarjana.( Diakses pada tanggal 31 oktober 2018).

Husada, M. Y. (1998). Motivasi , Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pabrik Gula Rendeng Kudus, 1–17.

(24)

24

Handoko, T. H.( 2014). Manajemen Personalia Dan Sumberdaya Manusia Yogyakarta. BPFE

Hariyati.M. (2011). Pengaruh Beban Kerja Terhadap kelelahan kerja pada pekerja linting manualdi PT. Djitoe Indonesia Tobacco Surakarta.

Hasibuan, Malayu.S.P. (2002;160). Manajemen Sumber Daya Manusia,Sdisi Revisi. Jakarta ;PT. Bumi Aksara.

Kinerja guru. (2011). Ekonomi Dan Bisnis Indonesia,Buku Edisi.2, ISSN 1412–1565X.

Kreitner Robert, Kinichi Angelo.( 2014;214). Perilaku Organisasi. Jakarta Salemba Empat.

Leonardo, E. (2015). Pengaruh Pemberian Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Kompanitia. Angora3.Edisi 2:28-31.

Manullang. (1982;150). Dalam Manajemen Personalia

Ratnawati, P. J., & Si, M. (2016). Dokumen Karya Ilmiah | Skripsi | Prodi Akuntansi - S1 | FEB | UDINUS | 2016, 0–1.

Rozzyana, Y. &. (2018). Pengaruh Motivasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja

Karyawan. Journal of Applied Managerial Accounting ( Vol.2, No. 2252-6552).

https://doi.org

Sitepu, A. T. (2013). Beban Kerja Dan Motivasi Pengaruhnya Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt. Bank Tabungan Negara Tbk Cabang Manado. Jurnal EMBA, 1(4), 1123–1133.

https://doi.org/ISSN: 2303-1174

Suprihadi, A. A. dan H. (2014). Pengaruh Stres Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Karyawan

PDAM Surabaya.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Cetakan Ke-13.Penerbit Alfabeta Bandung.

Siagian. S.P. (2009). Manajemen Sumberdaya Manusia. Edisi Satu. Cetakan Ke-17. PT. Bumi Aksara Jakarta

Stuller, S. dalam. (2009). Analisis pengaruh kemampuan kerja, ketrampilan kerja dan kecerdasan emosi terhadap prestasi kerja karyawan pada bank-bank bumn di kota kendari.

Sugiyono. (2001). Teknik sampling dan teknik pengambilan sampel.

Suwati, Y.(2013). Pengaruh Kompensasi Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Tunas Hijau Samarind,” Universitas Mulawarman Samarinda Kalimantan Timur. Jurnal Ilmia, 15:41-45

(25)

25

Sinaga, B. M.Vol, V1.No,1. (2015). Pengaruh Beban Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. Bank Rakyat Indonesia (persero) Tbk Cabang Krekot.

Susanto, Grace. W. (2001). Analisis Pengaruh Kinerja Organisasi, Komitmen Organisasi Dan Kompensasi Terhadapkepuasan Kinerja Karyawan.(Studi Kasus Pada PMI Semarang). Tesis Magister Manajemen, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro. Semarang.

Theodora, O. (2015). Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT.Sejahtera Motor Gemilang, Vol 3. No 2.

S, T. (2013). Manajemen Penelitian. Rineka Cipta.

Triatna. (2015). Pengaruh Organisasi Dalam Pendidikan. Bandung:PT Remaja Rosdakarya.

Wardhani, K. R. dan. (2017). Analisis Pengaruh Beban Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Administrasi, Universitas Sanata Darma Yogyakarta. Skripsi Halaman: 46-61

Wardhani, K. dan. (2017). Metode bisnis dan Riset Ekonomi. Jakarta: Selemba empat.

Wibowo. (2010;7). Manajemen Kinerja. Edisi Ketiga, Penerbit Raja Wali Pers,Jakarta. W., S. dan G. (2001). “Analisis Pengaruh Kinerja Organisasi, Komitmen Organisasi.

Http://Theorymanajemendanorganisasi.Blogspot.Com/2015/12/Beban-Kerja.Html.( Diakses Pada Tanggal 20 Juni 2018)

https://www.maxmanroe.com/vid/manajemen/pengertian-manajemen-administrasi.html (diakses pada tanggal 17 juni 2018)

http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/04/teori-motivasi-kerja.html (diakses pada tanggal 20 juni 2018)

https://www.scribd.com/doc/92639677/Definisi-Analisis-Beban-Kerja-Menurut-Beberapa-Ahli (diakses pada tanggal 10 juli 2018)

http://jagoteori.com/pengertian-beban-kerja-menurut-definisi-para-ahli/ (diakses pada tanggal 15 juli 2018)

Http://Www.Sumberpengertian.Co/Pengertian-Variabel-Penelitian (Diakses Pada Tanggal 12 Juni 2018).

(26)

26 LAMPIRAN 1

KUESIONER PENELITIAN

Dalam rangkah memenuhi tugas akhir di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga saya melakukan penelitian yang berjudul “ANALISIS PENGARUH BEBAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN” Studi Kasus pada Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Sehubungan dengan ini, saya:

Nama : Norberius W Silla

Nim : 212014194

Progdi /Fakultas : Manajemen/Ekonomika & Bisnis

Mohon kesediaan Bapak/Ibu, untuk mengisi kuesioner penelitian saya sesui dengan kenyataan dan sesui dengan apa yang dirasakan saat ini dengan apa adanya. Saya sangat menghargai kejujuran Bapak/Ibu, dalam mengisi kuesioner ini dan saya akan menjamin kerahasiaannya.

Semoga hasil penelitian ini dapat meningkatkan kinerja institusi dan dapat memberikan hasil yang optimal dalam bekerja. Atas kerjasama dan kesediaan Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.

Salatiga 1 November 2018 Hormat saya

Norberius W Silla 212014194

(27)

27

Identitas Responden

Nama :

Jenis Kelamin :

Usia :

Lama Bekerja di Unit yang sekarang :

Fakultas/Progdi :

Petunjuk pengisian :

Isilah dengan memberi tanda checklist (√ ) pada jawaban yang telah disediakan pada setiap butir pernyataan dalam kuesioner.

STS :Sangat Tidak Setuju

TS :Tidak Setuju N : Netral S :Setuju SS :Sangat Setuju BEBAN KERJA NO PERNYATAAN STS TS N S SS

1 Waktu yang saya butuhkan menyelesaikan pekerjaan sudah cukup (Kusuma 2017 )

2 Saya selalu mengerjakan pekerjaan yang sama setiap hari (Eko Hertanto)

3 Target yang harus saya capai dalam pekerjaan sudah jelas (Asri Puspita 2017)

4 Beban kerja saya sehari-hari sudah sesui dengan standar pekerjaan saya (Kusuma 2017 )

(28)

28

5 Waktu yang saya butuhkan dalam bekerja sudah sesui dengan aturan yang telah ditetapkan (Kusuma 2017 )

6 Jumlah pegawai yang ada saat ini sudah cukup untuk menangani pekerjaan yang ada (Muhammad 2015)

MOTIVASI KERJA

7 Kondisi lingkungan kerja kondusif (Kusuma 2017)

8 Kompensasi yang saya terima sesuai dengan kontribusi yang saya berikan (Kusuma 2017) 9 Situasi lingkungan baik dan menyenangkan

(kusuma)

10 Karyawan di Universitas ini bisa menerima saya sebagai patner yang baik (Ramdan 2012)

11 Universitas memberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan (Ragil permanasari 2013)

KINERJA

12 Kuantitas yang diberikan suda sesuai dengan kemampuan saya (Eko Hertanto)

13 Standar kualitas kerja yang telah ditetapkan oleh atasan dapat saya capai dengan baik dan optimal (Eko Hertanto)

14 Dalam bekerja saya menguasai alat kerja yang ada (pengunaan computer) (Eko Hertanto)

15 Dalam menyelesaikan pekerjaan saya selalu mengutamakan kualitas pekerjaan (Eko Hertanto)

(29)

29

16 Saya memiliki rasa tangung jawab yang besar terhadap pekerjaan (Kusuma 2017 )

17 Saya berusaha menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dari waktu yang telah ditentukan agar saya dapat menyelesaikan tugas berikutnya (Kusuma 2017 )

18 Saya selalu teliti dalam menyelesaikan pekerjaan (Mangkunegara 2009)

19 Jarang melakukan kesalahan dalam bekerja (Mangkunegara 2009)

LAMPIRAN 2

REKAPITULASI JAWABAN PERTANYAAN BEBAN KERJA

No Pernyataan Total P1 P2 P3 P4 P5 P6 1 4 3 4 3 3 3 20 2 4 5 3 3 3 2 20 3 4 2 4 2 1 3 16 4 4 3 2 4 4 2 19 5 3 3 3 4 4 3 20 6 4 4 4 4 4 4 24 7 4 4 4 4 4 4 24 8 4 4 4 4 4 4 24 9 5 4 4 4 4 3 24 10 4 4 4 4 4 5 25 11 3 4 4 4 4 5 24 12 4 4 4 3 3 4 22 13 4 3 4 4 4 4 23 14 3 4 4 4 5 4 24 15 3 4 3 4 5 4 23 16 4 3 4 5 3 5 24 17 3 3 3 4 4 4 21 18 3 4 4 3 3 4 21 19 4 5 3 4 4 5 25 20 3 4 3 3 3 2 18 21 4 4 4 3 3 5 23 22 4 4 3 3 3 5 22

(30)

30 23 4 4 4 3 3 5 23 24 4 4 3 3 4 4 22 25 3 4 4 4 4 5 24 26 5 4 3 4 4 4 24 27 4 4 4 4 4 5 25 28 3 4 3 3 3 5 21 29 3 4 4 3 4 5 23 30 3 3 4 3 4 4 21 31 5 4 3 3 4 4 23 31 4 3 4 4 4 4 23 33 3 3 3 3 4 4 20 34 4 5 4 3 4 5 25 35 4 3 5 5 4 4 25 36 3 4 3 4 5 3 22 37 4 3 4 5 5 3 24 38 3 4 5 3 4 4 23 38 3 4 4 3 4 5 23 40 4 4 4 4 4 5 25 41 4 4 4 4 4 5 25 42 3 3 3 3 4 5 21 43 4 4 4 3 3 5 23 44 3 3 3 4 4 5 22 45 4 4 4 4 4 5 25 46 3 4 4 4 4 5 24 47 3 4 4 3 4 4 22 48 4 4 4 3 3 3 21 49 3 4 3 4 3 5 22 50 4 4 4 3 4 5 24 51 5 4 5 4 4 4 26 52 4 4 4 4 4 4 24 53 4 2 4 4 4 2 20 54 4 2 4 4 4 4 22 55 2 2 5 2 2 5 18 56 1 2 2 2 4 1 12 57 2 2 5 2 4 2 17 58 4 4 4 4 4 4 24 58 4 4 4 4 3 3 22 60 4 4 4 4 4 4 24 61 4 2 4 4 4 2 20 62 5 4 5 5 5 3 27 63 2 4 4 2 5 4 21 64 5 4 3 3 4 4 23 65 1 1 3 2 3 5 15 66 4 4 4 5 4 4 25 67 3 4 3 4 4 4 22

(31)

31 68 3 3 3 5 4 3 21 69 4 3 3 4 3 4 21 70 4 4 4 3 4 4 23 71 3 3 3 4 4 4 21 72 4 4 4 5 4 4 25 73 3 3 3 5 4 3 21 74 4 4 4 4 4 4 24 75 3 3 3 4 5 5 23 76 5 4 4 4 4 4 25 77 3 3 3 4 4 4 21 78 4 4 4 5 5 5 27 79 4 5 5 5 5 5 29 80 3 4 5 4 4 4 24 Total 288 288 299 294 308 321 1798

REKAPITULASI JAWABAN PERTANYAAN MOTIVASI KERJA

No Pernyataan Total P1 P2 P3 P4 P5 1 4 4 4 4 3 19 2 2 3 2 3 1 11 3 3 4 3 3 4 17 4 3 3 3 4 3 16 5 4 4 4 4 4 20 6 4 3 4 4 4 19 7 4 3 4 4 4 19 8 4 4 4 4 3 19 9 5 5 4 5 4 23 10 4 5 4 5 3 21 11 5 5 5 5 3 23 12 4 4 4 4 3 19 13 3 4 3 4 3 17 14 4 3 3 5 5 20 15 4 3 4 4 3 18 16 4 4 3 4 5 20 17 4 4 4 4 3 19 18 4 3 4 5 1 17 19 4 3 4 5 2 18 20 4 2 4 5 2 17 21 4 3 4 5 3 19 22 4 2 4 5 3 18 23 4 2 2 5 3 16

(32)

32 24 3 3 3 4 3 16 25 4 4 4 4 3 19 26 3 3 4 4 3 17 27 3 4 3 4 3 17 28 4 3 4 5 2 18 29 4 4 4 4 3 19 30 3 3 3 4 3 16 31 4 4 4 3 3 18 31 4 3 3 4 3 17 33 4 3 3 5 3 18 34 4 4 4 3 3 18 35 3 4 5 5 5 22 36 4 4 5 5 5 23 37 3 3 4 5 5 20 38 3 5 5 4 4 21 38 4 4 4 4 5 21 40 4 3 4 5 3 19 41 4 4 4 5 3 20 42 4 3 4 5 3 19 43 5 3 5 5 2 20 44 4 4 4 5 2 19 45 4 4 4 5 3 20 46 4 4 4 4 3 19 47 4 3 4 4 2 17 48 4 2 4 5 2 17 49 4 1 4 5 2 16 50 4 3 4 4 3 18 51 5 4 5 5 5 24 52 4 4 4 4 4 20 53 4 4 4 4 4 20 54 5 4 5 5 3 22 55 4 4 4 5 4 21 56 2 4 4 4 2 16 57 5 4 4 4 2 19 58 4 4 4 4 4 20 58 3 3 3 4 3 16 60 4 4 4 4 4 20 61 4 5 5 5 4 23 62 5 5 5 5 3 23 63 2 2 4 4 3 15 64 4 4 4 4 3 19 65 1 3 1 1 3 9 66 5 5 5 3 3 21 67 3 3 3 5 3 17 68 4 4 3 4 3 18

(33)

33 69 5 4 5 4 3 21 70 4 4 4 3 3 18 71 5 5 5 5 3 23 72 4 4 4 4 4 20 73 4 3 4 5 3 19 74 3 3 4 4 3 17 75 5 5 5 5 3 23 76 4 4 4 4 4 20 77 4 4 4 4 4 20 78 4 4 4 4 2 18 79 4 4 4 4 3 19 80 4 4 4 4 4 20 Total 309 290 313 343 255 1510

REKAPITULASI JAWABAN PERTANYAAN KINERJA

No Pernyataan Total P1 P2 P3 P4 P5 P6 P7 P8 1 3 4 4 4 4 4 4 3 30 2 4 4 4 4 4 3 4 3 30 3 3 4 5 4 5 3 4 2 30 4 3 4 4 4 4 4 4 4 31 5 4 4 4 4 4 4 4 4 32 6 4 3 4 4 4 3 4 4 30 7 4 3 4 4 4 3 4 4 30 8 4 3 3 4 4 3 4 4 29 9 3 3 4 3 5 4 3 4 29 10 4 4 4 4 3 4 4 4 31 11 4 4 4 4 4 4 4 4 32 12 4 4 4 4 4 4 3 3 30 13 4 3 4 3 4 4 4 4 30 14 5 4 5 5 4 4 3 4 34 15 4 3 4 3 4 3 3 5 29 16 4 5 3 4 5 3 4 4 32 17 4 4 3 3 4 3 4 4 29 18 4 3 5 4 4 3 4 4 31 19 4 4 5 3 4 3 4 4 31 20 3 3 5 3 4 3 4 4 29 21 4 4 4 4 4 4 4 4 32 22 3 3 5 3 4 3 4 4 29 23 4 3 5 3 4 3 4 4 30 24 4 3 3 4 3 3 4 3 27 25 4 4 5 4 3 3 3 3 29 26 4 3 3 4 5 4 4 4 31

(34)

34 27 4 3 4 4 3 3 4 3 28 28 3 3 3 4 4 3 3 3 26 29 3 3 3 4 4 3 4 4 28 30 3 3 4 3 4 3 3 3 26 31 4 4 4 4 5 5 5 4 35 31 3 3 4 4 4 3 4 4 29 33 4 3 4 3 4 3 3 3 27 34 3 3 4 4 3 2 3 3 25 35 4 4 3 5 5 4 5 3 33 36 5 3 4 5 5 4 5 3 34 37 4 4 3 4 5 4 5 3 32 38 5 3 4 5 4 3 5 4 33 38 3 3 5 4 4 4 4 4 31 40 3 3 5 3 4 3 4 3 28 41 4 4 5 4 4 4 4 4 33 42 4 4 4 4 4 4 4 4 32 43 4 4 5 4 4 4 4 4 33 44 5 3 5 4 4 3 4 4 32 45 4 4 4 3 4 4 4 4 31 46 4 3 5 3 4 3 3 4 29 47 3 3 4 3 4 3 4 3 27 48 4 4 5 4 3 3 4 3 30 49 4 3 5 3 4 3 4 4 30 50 3 3 5 4 4 3 4 3 29 51 4 5 5 5 5 5 5 3 37 52 4 4 4 4 4 4 4 4 32 53 4 4 5 5 5 5 5 4 37 54 4 4 5 5 5 5 5 4 37 55 4 2 4 2 5 2 2 2 23 56 4 5 5 2 4 4 2 2 28 57 4 4 4 5 4 4 4 2 31 58 4 4 4 4 4 4 4 4 32 58 3 4 4 4 4 4 3 3 29 60 4 4 4 4 4 4 4 4 32 61 4 4 4 4 4 4 4 4 32 62 4 5 5 5 5 5 5 4 38 63 2 4 4 4 4 4 4 4 30 64 4 4 4 4 5 5 5 4 35 65 2 2 1 2 2 2 3 3 17 66 4 4 4 4 5 5 5 3 34 67 4 3 4 4 4 3 4 5 31 68 4 4 4 4 3 4 4 4 31 69 4 4 4 4 5 5 5 4 35 70 5 5 5 4 3 3 3 3 31 71 5 5 5 5 4 4 4 4 36

(35)

35 72 4 4 4 4 4 4 4 4 32 73 4 4 4 3 4 4 4 4 31 74 4 4 4 4 4 4 4 4 32 75 5 5 4 4 4 4 4 4 34 76 4 4 4 4 4 4 4 4 32 77 4 3 3 3 3 4 3 3 26 78 3 4 4 4 5 5 5 5 35 79 5 5 5 5 4 4 4 4 36 80 4 4 4 4 4 4 4 4 32 Total 307 294 332 308 326 292 315 292 2466 LAMPIRAN 3 DATA FREKUENSI Jenis Kelamin

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Vali d L 41 51.2 51.2 51.2 P 39 48.8 48.8 100.0 Total 80 100.0 100.0 Umur

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid 25-30 54 67.5 67.5 67.5

>30 26 32.5 32.5 100.0

Total 80 100.0 100.0

Lama Bekerja

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid <5 29 36.2 36.2 36.2

5-15 50 62.5 62.5 98.8

>15 1 1.2 1.2 100.0

(36)

36 LAMPIRAN 4

HASIL OLAH DATA SPSS

Hasil Uji Validitas Beban Kerja,Motivasi Kerja dan Kinerja Karyawan Beban Kerja R tabel R hitung keterangan

Beban kerja 1 0.2199 0.614 Valid

Beban kerja 2 0.2199 0.676 Valid

Beban kerja 3 0.2199 0.450 Valid

Beban kerja 4 0.2199 0.632 Valid

Beban kerja 5 0.2199 0.473 Valid

Beban kerja 6 0.2199 0.526 Valid

Motivasi Kerja R tabel R hitung keterangan

Motivasi kerja 7 0.2199 0.750 Valid

Motivasi kerja 8 0.2199 0.642 Valid

Motivasi kerja 9 0.2199 0.798 Valid

Motivasi kerja 10 0.2199 0.525 Valid

Motivasi kerja 11 0.2199 0.517 Valid

Kinerja Karyawan

R tabel R hitung keterangan

Kinerja 12 0.2199 0.520 Valid Kinerja 13 0.2199 0.660 Valid Kinerja 14 0.2199 0.443 Valid Kinerja 15 0.2199 0.718 Valid Kinerja 16 0.2199 0.564 Valid Kinerja 17 0.2199 0.782 Valid Kinerja 18 0.2199 0.691 Valid Kinerja 19 0.2199 0.429 Valid Reliability Statistics Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha Based on Standardized Items N of Items .724 .748 7 Reliability Statistics

(37)

37 Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha Based on Standardized Items N of Items .754 .799 6 Reliability Statistics Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha Based on Standardized Items N of Items .748 .829 9 Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. Collinearity Statistics

B Std. Error Beta Tolerance VIF

1 (Constant ) 11.099 2.721 4.079 .000 TOTAL_ BK .261 .115 .211 2.273 .026 .844 1.184 TOTAL_ MK .732 .123 .551 5.931 .000 .844 1.184

(38)

38 Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. Collinearity Statistics

B Std. Error Beta Tolerance VIF

1 (Constant ) 3.859 1.719 2.245 .028 TOTAL_ BK -.099 .073 -.167 -1.365 .176 .844 1.184 TOTAL_ MK .014 .078 .021 .174 .862 .844 1.184

a. Dependent Variable: residual

Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients T Sig. Collinearity Statistics

B Std. Error Beta Tolerance VIF

1 (Constant) 11.099 2.721 4.079 .000

TOTAL_BK .261 .115 .211 2.273 .026 .844 1.184

TOTAL_MK .732 .123 .551 5.931 .000 .844 1.184

a. Dependent Variable: TOTAL_Kinerja

(39)

39

ANOVAb

Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig.

1 Regression 381.478 2 190.739 30.191 .000a

Residual 486.472 77 6.318

Total 867.950 79

a. Predictors: (Constant), TOTAL_MK, TOTAL_BK b. Dependent Variable: TOTAL_K

1 .664a .441 .426 2.51067 Beban kerja (X1) .428 a .183 17.3% 2.97545 Motivasi kerja (X2) .593 a .352 34.4% 2.65014

a. Predictors: (Constant), motivasi_kerja, beban_kerja Sumber: data primer diolah, SPSS,2018

Gambar

Gambar 1. Kerangka konsep
Tabel 1  Defenisi Variabel
Gambar 8  Uji Normalitas

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji koefisien determinasi (R 2 ) diperoleh Adjusted R Square sebesar 40,6% variabel kualitas produk, harga dan citra merek

Faktor jarak dan waktu tempuh menurut WHO masuk sebagai kriteria akses terhadap air minum, di mana responden pada rumah tangga dengan jarak ke sumber air lebih dari 1 km atau

Penggunaan analisis regresi dalam penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar peningkatan nilai yang disumbangkan variabel pendidikan akhlak dalam keluarga dan

PULAU BAWAH 60 Pulau Lidi Desa Kiabu,

Di era modern ini, fashion menjadi gaya hidup (life style) yang sangat di minati. Perkembangan dunia fashion menjadi hal yang penting di berbagai kalangan baik kalangan muda

Pada 25 Agustus 2009, perjanjian yang mengatur tentang Obligasi Terbatas I diubah dalam rangka merubah total nilai dari obligasi tersebut menjadi Rp26,6 miliar, termasuk porsi

Pelaksanaan Pendidikan Kepramukaan sebagai ekstra kurikuler wajib di Sekolah, sejalan dan relevan dengan amanat Sistem Pendidikan Nasional dan Kurikulum 2013, memerlukan Buku

Perubahan suhu udara berkorelasi positif dan merupakan variabel paling berperan dalam peningkatan angka kejadian pneumonia pada balita di wilayah kerja Puskesmas