M
M
e
e
n
n
g
g
e
e
n
n
a
a
l
l
l
l
e
e
b
b
i
i
h
h
J
J
a
a
u
u
h
h
t
t
e
e
n
n
t
t
a
a
n
n
g
g
W
W
i
i
M
M
AX
A
X
HELFIN
[email protected] MSN : [email protected] YM : lucky_thu_finLisensi Dokumen:
Copyright © 2003 IlmuKomputer.ComSeluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang disertakan dalam setiap dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang, kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari IlmuKomputer.Com.
WiMAX : Masa depan jaringan wireless
The WiMAX is coming…
Prospek internet broadband, anytime, anywhere, anyone masih kelihatan jauh dari impian, masih jauh dari kenyataan untuk penggunaan luas bagi PC, laptop, mobile user.
Namun dengan WiMAX hal tersebut akan segera menjadi kenyataan, sesuatu hal yang membuat penggunanya tidak dapat hidup tanpa teknologi ini. WiMAX adalah salah satu teknologi wireless yang paling popular saat ini.
Pengenalan
Mengapa Wireless ?
Faktor utama dibalik pertumbuhan luar biasa medium nirkabel adalah kemampuan
untuk memenuhi
dua dari tiga komponen yang merupakan tujuan utama dari telekomunikasi: any
information, any time, any place. Sistem
komunikasi nirkabel menyediakan anytime,
anywhere communication.
Beberapa karakteristik yang menarik dari sistem nirkabel adalah
Perpindahan(mobility), sistem nirkabel memungkinkan komunikasi yang lebih baik,
meningkatkan produktivitas, dan pelayanan pengguna yang lebih baik. Sistem wireless juga memungkinkan pengguna mengakses informasi dari tempat
mereka berada dan melakukan bisnis darimana pun.
Kemudahan(simplicity), sistem wireless lebih cepat dan lebih mudah dikembangkan daripada jaringan kabel.
Flexibility, sistem nirkabel menyediakan flexibility, pelanggan mengontrol penuh komunikasi yang dilakukan.
Biaya Pemasangan ( setup cost), komunikasi nirkabel dapat mencapai daerah yang sulit dicapai dengan kabel contoh daerah pinggiran, kendaraan dan lain-lain.
Penurunan biaya pelayanan (falling service cost), pelayanan nirkabel dengan cepat mendekati harga dari pelayanan kabel. Kemampuan akses global.
Smart, sistem nirkabel menyediakan pelayanan baru seperti SMS dan MMS.
Budaya (cultural).
Arsitektur Wireless
Ada beberapa skenario topologi untuk pengembangan wireless yaitu Point-to-Point (P2P) dan Point-to-Point-to-MultiPoint-to-Point (PMP), Mesh. Namun pada artikel ini kita belum membahas tentang teknologi Mesh (untuk artikel selanjutnya).
Gambar 1. Konfigurasi Point-to-Point dan
Point-to-Multipoint(http://www.wimax.com/educ ation/wimax/wireless_architectures)
1.
Point-to-point(P2P)Point to point digunakan dimana ada dua titik dihubungkan: satu pengirim dan satu penerima. Ini juga digunakan untuk backhaul atau transfer dari sumber data (data center, co-lo facility, fiber
POP, Central Office, dan lain-lain)
ke pelanggan atau untuk point bagi distribusi menggunakan arsitektur point to multipoint.
Pada
arsitektur ini pancaran fokus
antara dua point dan
throughput radio point- to-
point akan lebih kuat daripada
produk point-to-multipoint.
2. Point-to-Multipoint (PMP)
Satu base station dapat melayani ratusan pelanggan
dalam batasan bandwidth dan pelayanan yang ditawarkan.
• Line of sight (LOS) atau Non-line of
sight (NLOS)
Gambar 2 Perbedaan antara line of sight and non-line of sight(
http://www.wimax.com/education/wima x/wireless_architectures)
Teknologi-teknologi wireless awal seperti LMDS, MMDS kurang sukses di pasaran karena mereka tidak dapat memberikan solusi untuk kasus non-line-of-sight. Hal tersebut membatasi jumlah pelanggan yang dapat dicapai dan membutuhkan biaya tinggi untuk base station dan CPE, bisnis ini kebanyakan gagal. WiMAX baik digunakan untuk keadaan line of sight dan juga menawarkan jangkauan dan
throughtput ke pelanggan yang berada
pada non-line-of-sight. Kemampuan
WiMAX untuk memberikan layanan
non-line-of-sight, WiMAX service provider
dapat mencapai banyak customer sehingga biaya yang dapat ditekan untuk setiap pelanggan.
Gambar 3. Teknologi Wireless
(Pareek Deepak, The Business of
Wimax,2006)
Apa itu WiMAX
WiMAX atau Worldwide Interoperability for Microwave Access
WiMAX oleh WiMAX Forum didefinisikan
sebagai standard
teknologi yang memungkinkan akses broadband wireless last
mile sebagai alternatif broadband
kabel dan DSL. WiMAX menyediakan fixed, nomadic, portabel, dan mobile wireless
untuk koneksi wireless mobile tanpa harus line-of-sight(LOS) dengan base station. Dalam pengembangan cell radius sekitar 3-10 Km, WiMAX Forum
Certified™ system diharapkan
dapat memberikan kepasitas hingga 40 Mbps per channel, untuk fixed dan akses aplikasi
porta ble.
Peng embangan jaringan mobile diharapkan menyediakan hingga 15 Mbps dalam radius 3 Km. Harapannya, teknologi WiMAX akan ada dalam notebook dan PDA pada tahun 2007.
The world is going wireless
Menurut Pareek Deepak, The Business of Wimax, 2006,
•
Sebuah teknologi nirkabel yang mengoptimalkan pelayanan IPcentric untuk daerah yang luas,
•
Sebuah tanda sertifikasi untuk perangkat sesuai dengan standar IEEE 802.16,•
Sebuah platform untuk membangun alternatif dan pelengkap dari jaringan broadband.
Menurut http ://www.wimax.com, WiMAX adalah standard Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE, lihat http://www.ieee.org) yaitu 802.16-2004 (aplikasi fixed wireless ) dan 802.16e-2005 (mobile wire-less).Gambar 4. WiMAX sangat potensial dalam mempengaruhi segala bentuk telekomunikasi(http://www.wimax.com/education/wimax/what_is_wimax)
WiMAX sangat potensial mengganti sejumlah infrastruktur telekomunikasi yang telah ada. Dalam konfigurasi fixed wireless, dapat menggantikan jaringan copper wire perusahaan telepon, maupun infrastruktur coaxial cable TV kabel yang juga menawarkan pelayanan WiMAX Forum®
Wimax Forum didirikan pada Juni 2001, WiMAX Forum telah mempunyai lebih dari 420 anggota yang terdiri dari operator, perusahaan-perusahaan komponen dan perangkat yang bergerak dalam bidang komunikasi. Diantaranya adalah Acer, Alvarion, Andrew Corporation, Huawei Technologies, Intel corporation, LG Electronics, Tranzeo Wireless Technologies Inc, dan lain-lain. The WiMAX Forum® merupakan organisasi nonprofit yang dibentuk untuk mensertifikasi dan mempromosikan
compatibility dan interoperability dari
produk wireless broadband berdasarkan standard IEEE 802.16/ETSI HiperMAN. Tujuan WiMAX Forum adalah mempercepat pengenalan sistem ini ke dalam pasar. Produk WiMAX Forum Certified™ dipastikan dapat berjalan secara penuh dan mendukung
broadband fixed, portable dan mobile services. Karena hal tersebut, WiMAX
Forum bekerja sama dengan service provider dan pembuat regulasi untuk menyakinkan bahwa sistem WiMAX Forum Certified memenuhi kenutuhan customer dan pemerintah.
Internet Service Provider ( ISP). Dalam telekominikasi mobile, WiMAX sangat potensial menggantikan jaringan seluler.
Fixed WiMAX
Gambar 5. Fixed WiMAX menawarkan keefisienan biaya solusi point to point dan point
to multi-point.(
http://www.wimax.com/education/wimax/what_is_wimax)
Yang membuat WiMAX begitu luar biasa adalah jangkauan luas dari teknologi tersebut tetapi tidak membatasi akses internet broadband, pengganti TI/E1 untuk bisnis, voice over Internet
protocol (VoIP) sebagai pengganti perusahaan telepon, Internet Protocol Television (IPTV) sebagai pengganti TV kabel, backhaul untuk Wi-Fi hotspot dan tower telephone seluler, pelayanan mobile telephone, mobile data TV, mobile emergency response
services, wireless backhaul sebagai pengganti fiber optik.
WiMAX menyediakan pelayanan akses fixed, portable atau mobile non-line-of sight dari sebuah base station ke station pelanggan, atau lebih dikenal sebagai cutomer premise
equipment (CPE). Beberapa tujuan WiMAX termasuk radius untuk jangkauan layanan adalah
sekitar 6 mile/ sekitar 10 km dari base station WiMAX untuk point to multipoint , dan
non-line-of-sight. Layanan ini diharapkan dapat memberikan sekitar 40 megabits per second (Mbps)
untuk akses aplikasi fixed and portable. Untuk WiMAX cell site tersebut diharapakan dapat menawarkan bandwidth yang cukup untuk mendukung ratusan bisnis dengan kecepatan T1 dan ribuan pelanggan rumahan dengan kecepatan yang sama dengan layanan DSL dari satu
base station. Untuk point-to-point dan line-of-sight, WiMAX memberikan jangkauan hingga 30
Mobile WiMAX
Gambar 6. Mobile WiMAX memungkinkan segala bentuk telekomunikasi untuk dapat
mobile .(
http://www.wimax.com/education/wimax/what_is_wimax)
Mobile WiMAX merupakan pengembangan aplikasi fixed wireless dan memungkinkan aplikasi telepon selular untuk skala yang lebih besar. Sebagai contoh, mobile WiMAX memugkinkan streaming video untuk disiarkan dari mobil polisi atau kendaraan penting lainnya pada kecepatan lebih dari 70 Mile per Hour (MPH). Itu sangat potensial menggantikan telepon seluler dan layanan mobile data dari operator telepon seluler seperti EvDo, EvDv and HSDPA.
Apa Kata Mereka tentang WiMAX?
“WiMax sedang datang, apakah kamu menginginkannya, menyukainya atau tidak menyukainya.”- Ed Zander, Chairman and CEO, Motorola.
“WiMax akan… secara mendasar merubah model bisnis komputer laptop.”- Sriram Viswanathan, vice president and director, Intel Capital.
“Mobile WiMAX memainkan sebuah peranan penting dalam strategi wireless broadband kita. Kita lihat mobile WiMAX sebagai sebuah dasar dan pelayanan pelengkap dari
pengembangan HSDPA dan dalam hal manajemen kemampuan untuk lalu lintas broadband yang tinggi.”- Dr Nikolai Dobberstein, senior general manager for Products & New
Businesses, Maxis Communications
" Tidak ada satu pun dari kita yang dapat membayangkan hidup kita tanpa koneksi wireless atau internet”Gary Forsee, president and chief executive officer of Sprint Nextel.
Motorola Chairman dan CEO, Ed Zander, menyatakan, "Kami bersemangat bahwa Sprint Nextel telah memilih, dan kami percaya bahwa mobile WiMAX adalah sebuah pilihan sempurna untuk perusahaan visionary seperti Sprint Nextel.
KiTae Lee, president of Samsung Electronics' Telecommunication Network Business, menyatakan, "Saya percaya keputusan Sprint Nextel untuk mengembangkan mobile WiMAX sebagai teknologi 4G akan membuat loncatan besar dalam sejarah industri telekomunikasi US dan memberikan kemajuan dalam teknologi wireless.
Orang sering melihat standarisasi merupakan musuh dari kreativitas. Tetapi saya berpikir bahwa standard membantu membuat kreativitas menjadi mungkin, dengan mengijinkan pembangunan sebuah infrastruktur, yang kemudian memimpin kewirausahaan, kreativitas dan persaingan yang besar. -Vint Cerf, TCP/IP co-developer and Internet pioneer, in Fast Company, April 2000. (berhubungan dengan adanya standarisasi oleh IEEE dan WiMAX Forum)
WiMax akan menjadi sangat populer… karena akan menjadi sebuah standard wireless global.”- Hossein Eslambolchi, former CIO and chief technology officer for AT&T
“Ada lebih banyak entrepreneur, lebih banyak orang membeli. Jika kamu telah mendapatkan spektrum kamu telah mempunyai emas, kamu harus mengarahkan bagaimana
mengeluarkannya.”- Ed Zander, Chairman and CEO, Motorola
“Empat kali lebih cepat dan sepersepuluh dari biaya EVDO.”- Paul Otellini, President and CEO, Intel
WiMAX akan memungkinkan internet wireless dan membawa perubahan biblical proportions dalam cara kita berkomunikasi satu dengan lain.”- Hossein Eslambolchi, former CIO and chief technology officer for AT&T.
4G adalah WiMAX. Kita sangat jelas tentang hal itu.”-Philip Garrison, mobile strategist, Samsung Telecommunications America
Standard WiMAX
802.16(2001) 802.16a(2003) 802.16-2004(Sep-2004) 802.16f,g(2H 2005) 802.16e(2H 2005)Fixed Broadband wireless air Interface 10-66 GHz 802.16 amendment, Fixed Broadband wireless, MAC,
PHY 2-11 GHz 802.16 Revision PAR for
802.16, 802.16a Fixed Broadband Wireless System
profiles, errata for 2-11 GHz(formerly 802.16 REVd)
802.16 amendment for combined fixed and mobile
wireless broadband at vehicular speeds in lisenced
band from 2 to 6 GHz Mangeabillity and MIBs
Korean, China, European standars converge 802.16 Korean : WiBro China : CSSA Europe : ETSI HiperMAN G
Gambar 7. Standar WiMAX(
Pareek Deepak, The Business of Wimax,2006)
Teknologi dan standard dari WiMAX dikembangkan oleh IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers), yang merupakan salah satu pemimpin asosiasi profesional dunia untuk kemajuan komunikasi dan teknologi komputer. Standard dari broadband wireless
access (BWA) dikenal IEEE 802.16.
IEEE mulai mengembangkan teknologi-teknologi untuk jaringan wireless sejak tahun 2002 dan mepublikasikan standard pertamanya pada bulan April 2002. Standard IEEE 802.16d-2004 (sebelumnya IEEE 802.16d) secara spesifik berhubungan antara koneksi wireless dengan perangkat diam dan dikenal sebagai fixed atau “nomadic” WiMAX. Fixed WiMAX dapat digunakan dalam rumah dan kantor, café atau komputer yang telah mengakses ke customer premises equipment (CPE) yaitu modem spesial yang memungkinkan WiMAX. Dikatakan “nomadic” karena modem atau perangkat seperti laptop dengan chip WiMAX didalamnya dapat dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain.
Standard mobile 802.16e-2005 (sebelumnya IEEE 802.16e) memungkinkan penerima signal tranmisi dalam keadaan bergerak, hingga 120 km per jam , melalui perangkat portable seperti laptop, personal digital assistants (PDA) and mobile phones. Standar fixed and mobile telah dikembangkan bertahap dan secara terpisah karena kompleksitas penanganan mobile dari satu stasiun transmisi ke stasiun lainnya.
Gambar 8. Teknologi-teknologi IEEE.Sumber: OECD and IEEE
Berbeda dengan Wi-Fi yang hanya mencakup jaringan lokal yang kecil, kurang dari 50 meter, teknologi untuk WiMAX sangat cocok untuk jaringan geografis yang luas hingga ratusan kilometer. Gambar 8 menggambarkan perubahan ukuran jaringan, teknologi WiMAX mencakup : Wide Area Networks (WAN) dan Metropolitan Area Networks (MAN). Teknologi Local Area Network (LAN) seperti Wi-Fi telah sukses mengantarkan data untuk jarak kurang 50 meter dan Personal Area Networks (PAN) seperti teknologi Buetooth untuk jarak sekitar kurang dari 10 meter. Berikut ini, gambar 9 merupakan tambahan untuk standard mobile broadband wireless access yang lain.
Gambar 9. Standar Mobile Broadband wireless Access (
Pareek Deepak, The
Business of Wimax,2006)
Cara Kerja WiMAX
Gambar 10.Cara Kerja WiMAX (
http://computer.howstuffworks.com/wimax2.htm)
Secara umum, WiMAX terdiri dua bagian yaitu base station WiMAX dan WiMAX Receiver atau disebut juga customer premise equipment (CPE).
WiMAX Base Station
Base station WiMAX base station terdiri dari electronik indoor dan tower WiMAX. Umumnya
satu base-station menjangkau radius 6 mile ( secara teori dapat menjangkau hingga radius 50 km atau 30 mile, tapi prakteknya baru terbatas sekitar 10 km atau 6 mile. Dalam area layanan tersebut dimanapun dapat mengakses internet secara wireless. Base-station WiMAX
menggunakan MAC layer (didefinisikan dalam standard), sebuah interface umum yang membuat jaringan interoperable dan dapat mengalokasikan bandwidth uplink dan downlink ke pelanggan berdasarkan kebutuhan pada satuan waktu tertentu. Setiap base station menjangkau daerah yang dinamakan cell. Maksimal radius dari cell secara teori adalah 50 km( tergantung band frekuensi yang dipilih), namun pengembangan yang umum adalah radius 3 sampai 10 km). Seperti jaringan mobile seluler , antenna pada base-station dapat omnidirectional (cell yang circular), atau directional (linear) atau sektoral.
WiMAX Receiver
WiMAX receiver dapat terdiri dari antenna yang terpisah( bagian yang terpisah antara
receiver electronics dan antenna ) atau dapat berupa box sendiri atau PCMCIA card dalam
laptop. Akses ke base-station WiMAX hampir sama dengan mengakses access point dalam jaringan Wi-Fi. Namun masih tingginya biaya instalasi CPE menjadi kendala karena memerlukan tenaga ahli dalam instalasi CPE untuk sistem BWA.
Backhaul
Backhaul lebih ke koneksi dari access point ke provider dan koneksi dari provider ke jaringan inti.
WiMAX telah menggunakan teknologi frekuensi tinggi. Pengoptimalan WiMAX terletak pada jenis transmitter (beam antena) dan lokasi penggunaannya (dinding, gedung tinggi). Selain itu, pemancaran transmitter HF dilakukan dengan sistem Beam Shaping. Jadi, mulai standar 802.16a, semua antena pada sebuah base station dapat saling terhubung untuk menyesuaikan beam characteristic terhadap jangkauan dan bandwidth.Teknologi transmisinya pun tergolong baru. Modulasi sinyal carrier dilakukan secara paralel melalui modulasi Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM).
Sekilas mengenai Produk WiMAX
Alpha Network Inc
Alpa Network Inc telah mempunyai produk WiMAX yaitu Alpha Networks’ WiMAX CPE untuk indoor/outdoor WiFi and WiMax access point.
Airspan
Dalam websitenya Airspan menyatakan bahwa Airspan merupakan pemimpin pasar untuk WiMAX dan broadband wireless dengan 400 customer di 100 negara. Airspan telah membawa solusi nyata untuk jaringan WiMAX, contohnya integrasi dari WiMAX dengan teknologi Wi-Fi dan mengenalkan VoiceMAX.
Dalam upaya tersebut semua produk Airspan's Intel-based CPEs mempunyai versi yang didalamnya ditanamkan Wi-Fi Access Point. Kemampuan ini memberi kemudahan untuk WiMAX and Wi-Fi, memungkinkan untuk memberi layanan ke pasar yang bermacam-macam termasuk fixed, nomadic, portable dan mobile WiMAX dengan perangkat Wi-Fi. Airspan berpandangan bahwa sekarang merupakan waktu yang tepat untuk membangun jaringan WiMAX. Teknologi maju yang ditanamkan dalam produk Airspan untuk meyakinkan bahwa jika memulai dengan Fixed WiMAX dan migrasi ke Mobile WiMAX di masa yang akan datang atau pindah ke Mobile WiMAX dari luar, investasi dan jaringan yang telah ada siap untuk peluang di masa yang akan datang.
Spesifikasi
Mobile WiMAX mengenalkan OFDMA dan beberapa keunggulan lain yang dirangkum di bawah ini :
• Tolerance to multipath and self interference • Scalable channel size up to 10MHz
• TDD operation to support asymmetric traffic • Network optimized hard handover
• Multicast and broadcast service support • Hybrid ARQ based error control
• Power management (sleep, idle modes) • Security and QoS
• MIMO and smart antenna technology • Fractional frequency reuse
• Feedback based adaptive modulation
Mobile WiMAX Performance
Menggunakan metodologi evaluasi yang dapat diterima untuk sistem 3G, Mobile WiMAX telah disimulasikan melawan 3G enhancements. Simulasi tersebut menunjukan bahwa :
• Mobile WiMAX peak data rates diatas 5x lebih baik daripada teknologi 3G+ .
Gambar 11. Peak Data Rate (http://www.airspan.com)
Gambar 12. Net Throuhput per Channel/Sector(http://www.airspan.com)
Gambar 13. Spectral Efficiency(http://www.airspan.com)
Beberapa customer premises WiMAX yaitu EasyST, Easy WIFI, Easy Voice, ProST, ProST WIFI, 16eUSB.
Untuk base station
• Macro Cell Base Station (MicroMAX dan HiperMAX) • Micro Cell Base Station ( MicroMAX dan HiperMAX)
Alvarion
Komersialisasinya produk ini sejak pertengahan tahun 2004, telah digunakan lebih dari 150 operator di lebih dari 30 negara, BreezeMAX sangat maju dan terbukti untuk solusi komersial WiMAX dan yang pertama untuk CPE dengan chip WiMAX interface broadband Intel PRO/Wireless 5116.
Base station (BreezeMAX Macro Base Station atau BreezeMAX Micro Base Station) Voice Solution over BreezeMAX
Customer Premises Equipment BreezeMAX BreezeMAX 2300/2500
Network Management
Air Broadband Comunications. Inc
PiMAX™ Wireless IP Router & Base Station
PiMAX Access Control Router(ACR) dan Base Staton(BS) adalah elemen utama untuk pengembangan infrastruktur WiMAX/ WiBro(IEEE802.16d/e). Produk PiMAX menyediakan solusi WiMAX dengan biaya efisien, reliable dan koneksi wireless broadband yang aman ke customer melalui standard teknologi OFDM/OFDMA RF. Produk PiMAX juga memungkinkan manajemen dan kontrol subscriber stations(CPE).
Dan masih banyak lagi produk WiMAX lainnya.
WiBro (Wireless Broadband, Korean: 와이브로) adalah teknologi wireless broadband yang dikembangkan oleh industri telekomunikasi Korea. Teknologi ini mengadopsi TDD untuk
duplexing, OFDMA untuk multiple access dan 8.75MHz sebagai channel bandwidth. WiBro ditemukan untuk mengatasi terbatasnya
kecepatan mobile phone( seperti CDMA 1x) dan menambah mobility dari broadband internet( seperti ADSL atau Wireless LAN). Pada February 2002, Pemerintah Korea mengalokasikan 100 MHz spektrum elektromagnetis di pita frekuensi 2,3-2,4 GHz, dan akhir 2004 WiBro tahap 1 distandarisasi oleh TTA Korea dan akhir 2005 ITU merefleksikan WiBro sebagai IEEE 802.16e (mobile WiMAX). WiBro adalah nama layanan WiMAX di Korea. Korean Telco( KT dan SKT) telah meluncurkan layanan komersial pada Juni 2006 dan tarifnya berkisar di US$ 30.
Base station WiBro akan menawarkan kecepatan data rata-rata throughtput 30 hingga 50 Mbps dan menjangkau radius 1-5 Km dan memungkinkan penggunaan internet portable. WiBro akan menyediakan mobility ke perangkat bergerak hingga 120 km/jam (7.5 miles/hour) dan Mobile Phone mempunyai mobility hingga 250 km/jam. Dari hasil testing di APEC Summit di Busan akhir 2005, jangkauan sebenarnya dan bandwidth sedikit lebih rendah dari nilai ini. Teknologi ini juga akan memberikan Quality of Service. Beberapa Telco di banyak negara sedang mencoba mengkomersialisasi mobile WiMAX ( atau WiBro) seperti : TI (Italia), TVA (Brazil), Omnivision (Venezuela), PORTUS (Croatia), and Arialink (Michigan) akan meyediakan layanan setelah layanan percobaan sekitar 2006-2007.
Definisi - Portable Internet Service(WiBro) adalah menyediakan akses internet wireless dengan PSS(Personal Subscriber Station) yang diam atau mobile, kapanpun dan dimanapun.
Gambar 14. Wibro, Mobility, Low Cost , High Data Rate dan Anytime, anywhere (http://www.wibro.or.kr/)
Background
Peningkatan dramastis kebutuhan layanan internet (kabel/wireless) di Korea.
Pemerintah Korea mengalokasikan pita frekuensi 2.3GHz
Gambar 15. WiBro Positioning(http://www.wibro.or.kr/)
HiperMAN
HiperMAN merupakan singkatan dari High Performance Radio
Metropolitan Area Network dan merupakan standard yang dibuat
oleh European Telecommunications Standards Institute (ETSI) dan Broadband Radio Access Networks (BRAN). Tujuannya adalah untuk menyediakan jaringan komunikasi wireles di seluruh Eropa di pita frekuensi 2-11 GHz dan di negara-negara lain yang mengikuti standard ETSI. HIPERMAN adalah alternatif untuk WiMAX(atau standard IEEE 802.16 ) dan teknologi Korea WiBro.
HiperMAN mengarah dalam rangka penyediaan wireless broadband DSL, untuk menjangkau daerah yang luas. Standarisasi yang difokuskan adalah dibawah 11 GHz( utamanya di pita frekuensi 3,5). HiperMAN mengoptimalkan jaringan Packet switched dan mendukung fixed dan nomadic application , khusunya untuk perumahan dan lingkungan pengguna usaha kecil.
HIPERMAN akan interoperable broadband fixed wireless access system beroperasi pada pita frekuensi 2 GHz dan 11 GHz. Standard HIPERMAN didesign untuk Fixed Wireless Access Small Medium Entreprise( SMEs )dan rumahan menggunakan dasar MAC (DLC and CLs) dari standard the IEEE 802.16-2001. HIPERMAN mampu mendukung ATM, melalui fokus utama lalu lintas IP. Dan juga menawarkan berbagai kategori, full Quality of Service, kontrol manajemen koneksi yang cepat, keamanan tinggi, fast adaptation of coding, modulasi dan mentransfer power ke kondisi propagation dan mampu beroperasi pada keadaan
non-line-of-sight. HIPERMAN memungkinkan Point to Multipoint(PMP ) dan konfigurasi jaringan Mesh.
HIPERMAN juga mendukung alokasi frekuensi FDD and TDD dan terminal H-FDD.
Regulasi WiMAX di Beberapa negara
Keuntungan BWA di Pita Frekuensi 2-11 GHz
Pada frekuensi ini, gelombang radio dapat menembus dengan beberapa cara ke dalam bangunan dan dapat membelok, memantul sehingga base station dan antenna client tidak perlu berada secara line-of-sight sempurna. Namun konsekuensi yang signifikan adalah mengenai regulasi spektrum. Perbedaan versi dari WiMAX didefinisikan pada frekuensi rendah sebagai hasil dari perbedaan regulasi nasional yang mengatur spektrum wireless. Contohnya frekuensi 3,5 GHz memerlukan lisensi operasi wireless dan akan menjangkau penuh 50 Km ( meskipun dalam penggunaan 6-10 Km). Namun, pada 2,4 atau 5 GHz penggunaan pita frekuensi ini tanpa lisensi. Pada pita ini, WiMAX beroperasi pada power
wireless yang lebih rendah dan jangkauan terbatas (hampir sama dengan WLAN, yang
menggunakan pita frekuensi ini).
WiMAX di Singapura
Penggunaan WiMAX di Singapura di frekuensi 2.3 GHz, 2.5 GHz dan 5.8 GHz. Di Singapura pita frekuensi 3.5 GHz adalah C-band satelit, Infocomm Development Authority of Singapore (iDA) telah mengadakan sebuah studi tentang C-band downlink dengan sistem BWA dan telah memutuskan penundaan pembukaan 3.5 GHz untuk Broadband Wireless
Access(BWA).
WiMAX di Finlandia
Penggunaan WiMAX adalah di frekuensi 3.5 GHz.
Pita Frekuensi lain yang mungkin dari WiMAX dialokasikan sebagai berikut :
• 2300-2400 MHz : FIXED (Wireless cameras), Amateur,
• 2500-2690 MHz: Expansion band for IMT-2000, Mobile satellite (2500-2520 MHz), Fixed radiolinks.(2500.250-2685.750 MHz), Mobile satellite (2670 - 2690 MHz). • 3300-3400 MHz: RADIOLOCATION (Radars Military use).
• 3600-3800 MHz: Military use, Fixed radiolinks.
• 5725-5850 MHz: Amateur (5725 -5830 MHz), Non specific SRDs (5725-5875 MHz), Fixed satellite (5725-5925 MHz), (SRD) Road Transport and Traffic telematics (RTTT) (5795-5805 MHz), amateur and amateur-satellite (5830-5850 MHz).
Badan yang berwenang untuk mengatur masalah frekuensi ini adalah Finnish Communications Regulatory Authority (FIDORA)ehttp://www.ficora.fi Contacts-
WiMAX di Kanada
Band frekuensi yang digunakan adalah 2.3, 2.5, 3.5 and 5.8 GHz
Pita frekuensi lain yang mungkin dari WiMAX dialokasikan sebagai berikut :
• Pita frekuensi 3300-3450 MHz digunakan secara ekslusif oleh pemerintah Kanada. • Pita Frekuensi 3700-4200 MHz digunakan untuk sistem radio high-capacity
point-to-point layanan fixed mengunakan modulasi digital.
Badan yang berwenang untuk mengatur masalah pita frekuensi di Kanada adalah Industry Canada: Certification and Engineering Bureaue http://strategis.ic.gc.ca/epic/internet/inceb-bhst.nsf/en/Home
WiMAX di Indonesia
Pemerintah Indonesia mengalokasikan dana sebesar Rp 15 miliar untuk pengembangan perangkat akses komunikasi data nirkabel pita lebar (broadband wireless access / BWA), atau kerap pula dikenal sebagai WiMAX. Dana riset ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Tujuannya adalah untuk mendorong penyediaan perangkat BWA oleh industri dalam negeri. Dana Riset WiMAX tersebut akan diberikan kepada Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sebagai pendukung unsur riset. Hasil riset itu diharapkan akan diproduksi secara massal oleh swasta.
Menurut white paper dari Ditjen Postel, penyelenggara yang diperbolehkan mengikuti seleksi dibagi atas tiga kategori.
• Kategori A merupakan penyelenggara jaringan telekomunikasi yang memiliki infrastruktur telekomunikasi serta telah memiliki penomoran pelanggan dan fasilitas interkoneksi, yaitu: penyelenggara jaringan tetap lokal, penyelenggara jaringan bergerak seluler, penyelenggara jaringan bergerak satelit. Penyelenggara kategori A disediakan untuk melakukan penawaran maksimum 2 blok.
• Penyelenggara kategori B adalah penyelenggara jaringan telekomunikasi dan penyelenggara jasa telekomunikasi selain kategori A. Penyelenggara kategori B diizinkan melakukan penawaran maksimal 2 blok. Sementara penyelenggara kategori C adalah calon penyelenggara baru, terbuka bagi seluruh peminat yang belum memiliki izin penyelenggaraan sesuai dengan kriteria yang akan ditetapkan tersendiri.
• Penyelenggara kategori C disediakan untuk melakukan penawaran maksimum 2 blok. akan dipaketkan ke dalam suatu produk BWA.
Pemerintah memutuskan untuk menunda tender penyelenggaraan akses nirkabel pita lebar (broadband wireless access/BWA) di pita 2,3 GHz selama satu tahun.Tender BWA akan
diundur hingga tahun depan (2008). Sebenarnya kebijakan penempatan BWA di pita 2,3 GHz memang tidak terlalu populer bagi penyedia perangkat maupun operator lama. Namun bagi operator satelit yang menempati frekuensi 2,5 GHz dan 3,5 GHz serta peminat penyelenggara BWA, hal itu merupakan langkah yang menggembirakan.
WiMAX Business
Strengths, Weaknesses, Opportunities and Threats (SWOT) Strengths
• Berdasarkan teknik OFDM
• Biaya pengembangan dan operasional yang rendah( sekitar $33 per rumah vs $300– 600 untuk DSL)
• Kecepatan Tinggi (75 Mbps) dan jangkauan jauh (50 km);
• Dapat diadaptasi dan menpunyai sistem yang dapat dikonfigurasi sendiri • Kontrol centralized dalam MAC memungkinkan Qos lebih baik
Weaknesses
• Masih memerlukan sumber daya listrik ( power) yang tinggi.
• Mobility belum sepenuhnya dirumuskan, dapat berupa implementasi yang rumit. • Standard tidak semuanya compatible dengan teknologi wireless sekarang, contohnya
tidak semua standard 802.11 yang secara langsung dapat menerima signal dari 802.16, sehingga perlu adanya WiMAX subcriber baru.
Opportunities
• Infrastruktur wireless kecepatan tinggi. • Infrastruktur seluler untuk jaringan coverged
Threats
• Teknologi DSL/ADSL dikembangkan secara luas. • Penetrasi seluler sangat tinggi dan berkembang. • Kemungkinan pengembangan luas dari 3G • Suksesnya perluasan dari standard 802.20
[Chen et al, 2004] Jyh-Cheng Chen and Tao Zhang, " IP-Based Next-Generation
Wireless Networks", John Wiley &Son, 2004.
[Chen et al, 2006] Hsio-Hwa Chen and Mohsen Guizani , ”Next Generation Wireless
System and Networks”, John Wiley &Son, 2006.
[Goleniewsk et al, 2006] Lillian Goleniewski, Kitty Wilson Jarrett,
"Telecommunications Essentials, Second Edition: The Complete Global Source",
Addison Wesley Professional, 2006.
[Karlos, 2003] Bo Karlos, "Wireless Foresight: Scenarios of the Mobile World in
2015", John Wiley &Son, 2003.
[Lewis et al, 2004] Barry Lewis and Peter T Davis , "Wireless Networks for
Dummies", Wiley Publishing inc, 2004.
[Nicopolitidis et al, 2003] P. Nicopolitidis, M.S Obaidat, G. I Papadimitriou, and A.S
Pomportis, "Wireless Networks", John Wiley &Son, 2003.
[Olejniczak, 2006] Stephen P. Olejniczak, "Telco for Dummies", John Wiley & Sons,
2006.
[Pareek, 2006] Deepak Pareek "The Business of WiMAX", John Wiley &Son, 2006.
[Sweeney, 2006] Daniel Sweeney "WiMAX’s Operator Manual, Building 802.16
Wireless Network Second Edition", Aprees ,2006
White Paper, “Penataan Ulang Spektrum Frekuensi Radio Layanan Akses Pita Lebar
berbasis Nirkabel (Broadband Wireless Access/BWA)”, Ditjen Postel, Depkominfo,
Nopember 2006.
White Paper, “ Peluang Usaha di Bidang Penyelenggaraan Telekomunikasi”, Ditjen
Postel, Direktorat Telekomunikasi, Desember 2006
www resource
http://www.airspan.com/products_wimax_wimax_overview.html http://www.alphanetworks.com/ http://www.alvarion.com/ http://clearwire.com/ http://computer.howstuffworks.com http://detikinet.com http://www.ebizzasia.com, http://en.wikipedia.org http://www.eionwireless.com/products/wimax.html http://www.etsi.org/standards&interop_in_ICT_ETPs/ http://www.ieee802.org/16/ http://www.infokomputer.com/ http://www.intel.com/netcomms/technologies/wimax/index.htm http://www.maravedis-bwa.com/ http://www.privateline.com http://www2.sprint.com/mr/news_dtl.do?id=12960 http://telkom.info/2007/04/26/interworking-3g-wimax/ http://www.wibro.or.kr/, http://www.wimaxforum.org http://www.wimax.com/ ,http://www.wisoa.netDisclaimer : All product names are trademarks of their respective companies.Every effort is made to ensure content integrity.
BIOGRAFI PENULIS
HELFIN. Lahir di sebuah pulau indah di selatan Sumatera, tepatnya di
Bangka, 30 April 1985. Menyelesaikan pendidikan Sekolah Menengah di SMU Harapan, Sungailiat pada tahun 2003. Dan menyelesaikan program S1 jurusan Teknik Informatika di Universitas Bina Nusantara tahun 2007. Bercita-cita melanjutkan pendidikan ke The Royal University (KTH) jurusan Information and Communication Technology (ICT) Entrepreneurship, namun belum kesampaian pada tahun ini. Dan dijadwalkan wisuda pada bulan Juli 2007. Sekarang sedang giat belajar, dan bekerja salah satu perusahaan bidang telekomunikasi yang mengkhususkan diri pada distributor perangkat dan solusi wireless ( Point to Point, Point to Multipoint (PMP), Mesh Network dan lain-lain).
Membina hubungan dengan banyak supplier komputer/perangkat IT, perusahaan Telekomunkasi baik penyedia infrastruktur maupun operator, perusahaan sistem integrator, perusahaan corporate, Internet Service Provider dan banyak perusahaan IT membawa pengalaman yang menyenangkan dalam dunia Information Technology bagi penulis.
Informasi lebih lanjut tentang penulis ini bisa didapat melalui: Email: [email protected]
MSN : [email protected] YM : lucky_thu_fin