• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II KONDISI UMUM PERUSAHAAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II KONDISI UMUM PERUSAHAAN"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

II - 1

Pada bab ini, akan dibahas mengenai data umum universitas, sejarah singkat Universitas Widyatama, visi, misi serta kebijakan dan sasaran mutu Universitas Widyatama, dan struktur organisasi Universitas Widyatama.

2.1 Data Umum Universitas

Data umum universitas meliputi nama universitas terkait, alamat, dan bidang usaha, sejarah singkat universitas, visi, misi serta kebijakan dan sasaran mutu universitas, dan struktur organisasi universitas.

2.1.1 Nama, Alamat, dan Bidang Usaha

Berikut ini adalah data nama, alamat lengkap, dan jenis bidang usaha dari Universitas Widyatama.

Nama Universitas : Universitas Widyatama Alamat : Jalan Cikutra no. 204A

Bandung – 40125 Bidang Usaha : Pendidikan

2.1.2 Sejarah Singkat Universitas Widyatama

Universitas Widyatama pada awalnya bernama Institut Akuntansi Bandung (IAB), berdiri pada tanggal 3 Januari 1973 atas prakarsa Ibu Dra. Koesbandijah Kadir, Ak. yang sekarang dikenal dengan Prof. dr. Hj. Koesbandijah Abdoel Kadir, Ak. selaku Ketua badan Pengurus Yayasan Widyatama. IAB bernaung di bawah sebuah yayasan yang bernama Yayasan Pendidikan dan Pengajaran Akuntansi Bandung (YPPAB). Pada saat itu, program studi yang diselenggarakan hanya program studi Akuntansi Strata Satu (S1). Pada tahun 1977 nama yayasan berubah nama menjadi Yayasan Pendidikan dan Pengajaran Akuntansi dan Manajemen Bandung (YPPAMB) yang mengelola lembaga pendidikan dengan nama Lembaga Pendidikan Akuntansi dan Manajemen. Program pendidikan yang diselenggarakanpun ditambah dengan program studi Manajemen.

(2)

Pada tahun 1979 nama yayasan mengalami perubahan lagi menjadi Yayasan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bandung (STIEB) sebagai Sekolah Tinggi Ekonomi tertua di Indonesia. Pada tahun 1993, lembaga pendidikan ini menambah program studi yang diselenggarakannya dengan program Diploma Tiga (D3) Jurusan Akuntansi dan Manajemen. Kemudian pada tanggal 3 Januari 1995 nama yayasan berubah lagi menjadi Yayasan Widyatama.

Di bawah naungan yayasan yang baru ini, didirikan pula beberapa sekolah tinggi lainnya, yaitu pada tahun 1995 didirikan Sekolah Tinggi Teknologi Bandung Widyatama (STTW) dengan program studi Teknik Industri (S1) dan Teknik Informatika (S1). Pada tahun 1996, didirikan Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Bandung (STIBB) dengan program studi Bahasa Inggris (S1) dan Bahasa Jepang (S1), pada tahun 1999 didirikan Sekolah Tinggi Desain Komunikasi Visual (STDKV) dengan program studi Desain Grafis (D4), Desain Multimedia (D3), dan Fotografi (D3), serta penambahan program studi Magister pada tahun 2000 dengan tiga program studi konsentrasi, yaitu Manajemen Keuangan, Manajemen Pemasaran, dan Manajemen Sumber Daya Manusia. Pada tanggal 2 Agustus 2001, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional nomor 137/D/O/2001 semua sekolah tinggi tersebut di atas (STIEB, STTW, STIBB, dan STDKV) digabung menjadi Universitas Widyatama.

2.1.3 Visi, Misi serta Kebijakan dan Sasaran Mutu Universitas Widyatama Universitas Widyatama mempunyai visi, misi serta kebijakan dan sasaran mutu dalam pelaksanaan kegiatan universitas. Adapun visi, misi serta kebijakan dan sasaran mutu Universitas Widyatama adalah :

Visi Universitas Widyatama

Universitas Widyatama mempunyai visi untuk menjadi perguruan tinggi yang mampu mengembangkan dan menghasilkan sumber daya manusia yang profesional di bidangnya, berbudi luhur, dan dapat menyesuaikan diri terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, serta dapat diterima oleh masyarakat global.

(3)

Misi Universitas Widyatama

Universitas Widyatama mempunyai beberapa misi, antara lain adalah sebagai berikut :

1) Menyelenggarakan program pendidikan yang menunjang pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

2) Menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pelaksana kegiatan belajar mengajar yang efektif dan efisien sehingga dapat menghasilkan lulusan yang kreatif dan inovatif.

3) Mengupayakan keterkaitan dan relevansi seluruh kegiatan akademis dan pembentukan manusia yang berbudi luhur.

4) Melakukan kerjasama dengan berbagai pihak, baik di dalam maupun di luar negeri agar proses pembelajaran selalu mutakhir.

Kebijakan Mutu Universitas Widyatama

Kebijakan mutu Universitas Widyatama yaitu menjadikan perguruan tinggi yang menghasilkan lulusan yang mandiri, profesional, etikal, dan berdaya saing tinggi dalam masyarakat global.

Sasaran Mutu Universitas Widyatama

Sasaran mutu yang hendak dicapai oleh Universitas Widyatama, diantaranya : 1) Sekurang-kurangnya 60% mahasiswa dapat lulus tepat waktu dengan prestasi

yang memuaskan.

2) Sekurang-kurangnya 75% lulusan mempunyai nilai TOEFL dengan skor minimal 450.

3) Seluruh lulusan mampu mengoperasikan perangkat aplikasi komputer dan

(4)

2.1.4 Struktur Organisasi Universitas Widyatama

Berikut ini merupakan gambaran struktur organisasi Universitas Widyatama :

REKTOR

Pembantu Rektor Bid. Perencanaan dan

Pengembangan

Pembantu Rektor Bid. Operasional

BIRO Pengendalian Mutu

BIRO Kepegawaian dan Keuangan BIRO Akademik BIRO Kemahasiswaan dan Marketing BIRO Fasilitas

Bagian Administrasi Akademik

Bagian Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Bagian Perkuliahan Dasar Umum

Bagian Kemahasiswaan

Bagian Marketing dan Placement Office

Bagian Fasilitas Non Akedemik Bagian Fasilitas Akedemik Bagian Pemeliharaan Bagian Perpustakaan Bagian Kepegawaian Bagian Keuangan Fakultas Bahasa

Fakultas Teknik Fakultas Ekonomi Fakultas Desain

Komunikasi Visual

Gambar 2.1 Struktur Organisasi Universitas Widyatama

Universitas Widyatama berada di bawah naungan sebuah yayasan, yaitu Yayasan Widyatama. Pelaksanaan kegiatan operasional Universitas Widyatama dipimpin oleh seorang rektor yang bertanggung jawab kepada pengurus Yayasan Widyatama.

2.1.5 Job Description pada Struktur Organisasi Universitas Widyatama

Berdasarkan struktur organisasi di atas, berikut ini adalah penjelasan mengenai fungsi dan tugas dari masing-masing bagian yang terlibat dalam Universitas Widyatama. Adapun penjelasan mengenai fungsi dan tugas dalam struktur organisasi, dijabarkan sebagai berikut :

(5)

1) Rektor

Berikut ini merupakan beberapa tugas dan fungsi dari rektor, diantaranya : a. Melakukan kebijakan Yayasan Widyatama dalam mengelola dan

mengembangkan Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik, Fakultas Bahasa, dan Fakultas Desain Komunikasi Visual.

b. Menyusun dan menetapkan strategi yang mendukung kebijakan Yayasan Widyatama.

c. Merencanakan kegiatan dan anggaran belanja tahunan Universitas Widyatama.

d. Melaksanakan tugas lainnya yang diamanatkan oleh Ketua Badan Pengurus Yayasan Widyatama yang berkaitan dengan bidang tugas keorganisasian sejalan dengan AD/AR.

e. Membuat laporan hasil dari pelaksanaan rencana kerja tahunan Universitas Widyatama dan pertanggungjawaban keuangan yang dilimpahkan oleh Badan Pengurus Yayasan Widyatama berdasarkan ketentuan yang berlaku kepadanya.

f. Mengevaluasi hasil pelaksanaan kerja Universitas Widyatama.

Dalam pelaksanaan tugasnya, rektor dibantu oleh dua pembantu rektor, yaitu PUREK I (Bidang Perencanaan dan Pengembangan) dan PUREK II (Bidang Operasional) yang juga bretanggung jawab kepada rektor.

2) Biro

Pada Universitas Widyatama, terdapat beberapa biro yang mempunyai tugas masing-masing, diantaranya :

a. Biro Pengembangan Mutu

Tugas dari Kepala Biro Pengembangan Mutu adalah menyusun, membagi tugas, memberi petunjuk, mengkoordinasikan dan menilai pelaksanaan kerja pengembangan mutu sesuai dengan peraturan yang berlaku dan mengatur serta bertanggung jawab terhadap perencanaan mutu Universitas Widyatama. b. Biro Akademik

Biro Akademik terdiri dari beberapa bagian, yaitu :

i. Bagian Administrasi Akademik, yaitu bagian yang mengatur dan bertanggung jawab terhadap segala kegiatan administrasi akademik yang

(6)

meliputi pembayaran SKS, registrasi, perwalian, dan penetapan jadwal perkuliahan.

ii. Bagian Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, yaitu bagian pelaksana akademik yang melaksanakan sebagian tugas pokok dan fungsi Universitas Widyatama di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. iii. Bagian Perkuliahan Dasar Umum, adalah unsur pelaksanaan akademik

yang bertanggung jawab untuk :

 Melaksanakan pelayanan perkuliahan dan praktikum Perkuliahan Dasar Umum (PDU) bagi mahasiswa.

 Mengembangkan materi perkuliahan dan praktikum.  Melakukan pembinaan dosen-dosen PDU

 Melaksanakan fungsi manajemen kegiatan Perkuliahan Dasar Umum dari seluruh fakultas terhadap mata kuliah wajib.

c. Biro Kemahasiswaan dan Marketing

Tugas dari Kepala Biro Kemahasiswaan dan Marketing, adalah menyusun rencana, membagi tugas, memberi petunjuk, mengkoordinasi dan menilai kegiatan bagian Kemahasiswaan dan Marketing berdasarkan peraturan yang brelaku untuk kelancaran tugas.

Biro Kemahasiswaan dan Marketing terdiri dari beberapa bagian, yaitu : i. Bagian Kemahasiswaan, yaitu bagian yang mengatur dan bertanggung

jawab terhadap kegiatan-kegiatan kemahasiswaan di lingkungan Universitas Widyatama.

ii. Bagian Marketing dan Replacement Office, yaitu bagian yang mengatur dan bertanggung jawab terhadap dana dan keperluan kegiatan kemahasiswaan yang berlangsung di Universitas Widyatama.

d. Biro Fasilitas

Kepala Biro Fasilitas bertugas untuk menyusun rencana, membagi tugas, memberi petunjuk, mengkoordinasikan dan menilai kegiatan Bagian fasilitas Non Akademik, Bagian Fasilitas Akademik, Bagian Pemeliharaan, Bagian Perpustakaan, serta memberikan layanan di bidang kemahasiswaan dan

marketing berdasarkan peraturan yang berlaku untuk kelancaran tugas.

(7)

i. Bagian Fasilitas Non Akaademik, yaitu bagian yang mengatur dan bertanggung jawab untuk melaksanakan inventarisasi dan pengadaan fasilitas-fasilitas non akademik.

ii. Bagian Fasilitas Akademik, yaitu bagian yang mengatur dan bertanggung jawab untuk melaksanakan inventarisasi dan pengadaan fasilitas-fasilitas akademik.

iii. Bagian Pemeliharaan, yaitu bagian yang bertanggung jawab untuk memelihara dan melakukan perbaikan-perbaikan terhadap fasilitas-fasilitas yang ada di Universitas Widyatama.

iv. Bagian Perpustakaan, yaitu bagian yang bertanggung jawab atas kegiatan operasional perpustakaan serta mengembangkan koleksi perpustakaan, menentukan sistem pengelolaan teknis dan pelayanan perpustakaan Universitas Widyatama.

e. Biro Kepegawaian dan Keuangan

Kepala Biro Kepegawaian dan Keuangan bertugas untuk menyusun rencana, membagi tugas, memberi petunjuk, mengkoordinasikan dan menilai kegiatan Bagian Fasilitas Non Akademik, Bagian Fasilitas Akademik, Bagian Pemeliharaan, dan Bagian Perpustakaan serta memberikan layanan di bidang kemahasiswaan dan marketing berdasarkan peraturan yang beralaku untuk kelancaran tugas.

Biro Kepegawaian dan Keuangan terdiri dari beberapa bagian, yaitu :

i. Bagian Kepegawaian, yaitu bagian yang bertangguang jawab terhadap kegiatan operasional kepegawaian yang meliputi penilaian prestasi kerja, promosi, demosi, dan lain-lain.

ii. Bagian Keuangan, yaitu bagian yang bertanggung jawab terhadap segala pengeluaran biaya operasional Universitas Widyatama.

Gambar

Gambar 2.1 Struktur Organisasi Universitas Widyatama

Referensi

Dokumen terkait

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi; 114. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi; 9.. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 185/Kpts-II/1997, kawasan Taman Nasional Way Kambas memiliki peran sebagai kawasan pelestarian alam untuk

Sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor:579/KMK.01/2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak serta

Sesuai dengan keputusan Menteri Keuangan No.Kep.758.KMK01/1993 tanggal 13 Agustus 1993 Kantor Pelayanan Pajak pada jajaran Kantor Wilayah I Sumatera Utara I terhitung tanggal 1

Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 17/D/O/2003 tentang Pemberian Ijin Penyelenggaraan Program- Program Studi dan Pendirian Sekolah Tinggi

7 “Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor : 04/D/O/2002 Tentang Pemberian Ijin Penyelenggaraan Program-Program Studi Dan Pendirian Sekolah Tinggi

Kantor Menteri Negara BUMN dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 228/M tahun 2001 dan selanjutnya berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 64 tahun 2001 tanggal 13