• Tidak ada hasil yang ditemukan

KURIKULUM PENDIDIKAN KIMIA SARJANA (S1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KURIKULUM PENDIDIKAN KIMIA SARJANA (S1)"

Copied!
203
0
0

Teks penuh

(1)

KURIKULUM PENDIDIKAN KIMIA

SARJANA (S1)

DISUSUN OLEH: TIM KURIKULUM

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS PALANGKA RAYA

2014

(2)

ii

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan karunianya Kurikulum Sarjana (S1) Program Studi Pendidikan Kimia Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Palangka Raya dapat diselesaikan oleh Tim Kurikulum. Kurikulum Pendidikan Kimia Tahun 2014 ini merupakan penyempurnaan dari kurikulum sebelumnya tahun 2011.

Kurikulum pendidikan kimia ini masih merupakan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Terdapat perubahan visi dan misi serta tujuan untuk menyesuaikan dengan tuntutan Kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Terdapat beberapa perubahan mata kuliah dalam struktur kurikulum pendidikan kimia tahun 2014 ini.

Akhirnya Tim Kurikulum Program Studi Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Palangka Raya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah banyak membantu dalam penyelesaian kurikulum ini. Kurikulum ini masih belum sempurna, kami sangat mengharapkan masukan dan saran untuk perbaikan dan penyempurnaan kurikulum ini selanjutnya.

Palangka Raya, Juli 2014 Program Studi Pendidikan Kimia Ketua,

t.t.d

(3)

iii

HALAMAN PENGESAHAN KURIKULUM PENDIDIKAN KIMIA

Program Studi (PS) : Pendidikan Kimia

Jurusan : Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Fakultas : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Perguruan Tinggi : Universitas Palangka Raya Nomor SK Pendirian PS : 29/DIKTI/Kep/1989 Tanggal SK Pendirian PS : 15 Maret 1989

Pejabat Penanda Tangan SK : Dirjen Dikti (Sukadji Ranuwiharjo) Tahun Penyelenggaraan PS : Agustus 1990

Nomor SK Izin Operasional : 29/DIKTI/Kep/1989 Tanggal SK Izin Operasional : 15 Maret 1989 Peringkat Nilai Akreditasi : B

Nomor SK BAN-PT : 019/BAN-PT/Ak-XIII/S1/IX/2010

Alamat PS : Jalan H. Timang FKIP UNPAR Tunjung Nyaho Tahun Berlaku Kurikulum : Tahun Ajaran 2014/2015

(4)

1 A. DASAR PEMIKIRAN

Penyusunan dan pengembangan kurikulum program studi Pendidikan Kimia berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) merujuk kepada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan peraturan turunannya seperti Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, serta Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2013 tentang Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Bidang Pendidikan Tinggi.

Penyusunan dan pengembangan kurikulum pada program studi merupakan usaha yang berlangsung secara terus menerus dalam periode waktu sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing program studi. Diterbitkannya Peraturan Presiden No 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), maka semua perguruan tinggi dan program studi di dalamnya didorong untuk menyesuaikan diri dengan ketentuan di dalamnya. KKNI merupakan pernyataan kualitas SDM Indonesia, dimana tolok ukur kualifikasinya ditetapkan berdasarkan capaian pembelajaran (learning outcomes) yang dimilikinya. Berdasarkan rumusan capaian pembelajaran tersebut, kurikulum suatu program studi dapat disusun. Secara garis besar, kurikulum sebagai sebuah rancangan, terdiri dari empat unsur, yakni rumusan capaian pembelajaran (sikap, ketrampilan umum, dan ketrampilan khusus), bahan kajian yang harus dikuasai, strategi pembelajaran untuk mencapai, dan sistem penilaian ketercapaiannya.

Pengembangan kurikulum Program Studi Pendidikan Kimia jenjang sarjana (S1) merupakan proses yang terencana, terarah, progresif, dan sistematis untuk melakukan perbaikan sistem pendidikan kimia sesuai dengan tuntutan perkembangan masyarakat dan dunia kerja.

Pendidikan kimia mengkaji ilmu pendidikan dan ilmu kimia. Kurikulum pendidikan kimia berisi kelompok mata kuliah ilmu pendidikan dan kelompok mata kuliah ilmu kimia. Penamaan matakuliah masih didasarkan atas kelompok bidang keilmuan dan konten dibagi-bagi dalam beberapa matakuliah yang diberi nama bernomor, seperti Kimia Fisika I, II, III dan Kimia Organik I, II, III dan seterusnya. Kurikulum ini masih dalam tahap penyesuaian untuk peralihan dari KBK menjadi KKNI.

(5)

2

B. VISI, MISI DAN TUJUAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

1. VISI

Menjadi Program Studi yang unggul dalam mengembangkan dan menghasilkan pendidik dan tenaga kependidikan kimia profesional.

2. MISI

Misi Program Studi Pendidikan Kimia:

a) Menyelenggarakan pendidikan, pembelajaran dan bimbingan untuk menghasilkan tenaga pendidik yang berkarakter dan berdaya saing tinggi..

b) Melaksanakan penelitian dan pengembangan dalam bidang pendidikan kimia dan ilmu kimia yang berorientasi pada perkembangan IPTEKS.

c) Menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam pendidikan kimia dan ilmu kimia melalui penerapan IPTEKS sesuai kebutuhan masyarakat.

d) Mengembangkan kerja sama untuk kemajuan pendidikan kimia dan ilmu kimia. 3. TUJUAN

Tujuan Program Studi Pendidikan Kimia adalah:

1) Menghasilkan sarjana sebagai pendidik dan tenaga kependidikan kimia profesional yang adaptif terhadap perkembangan IPTEKS.

2) Menghasilkan karya penelitian dalam bidang pendidikan kimia dan ilmu kimia yang berkualitas dan berkesinambungan.

3) Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang pendidikan kimia dan ilmu kimia yang tepat guna.

4) Menghasilkan produk-produk inovatif dalam bidang pendidikan kimia dan ilmu kimia.

5) Menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga nasional maupun internasional untuk pengembangan pendidikan kimia dan ilmu kimia.

4. SASARAN

1) Menghasilkan sarjana sebagai pendidik dan tenaga kependidikan kimia profesional yang adaptif terhadap perkembangan IPTEKS.

(6)

3

2) Peningkatan mutu pendidikan dan penelitian dalam bidang ilmu pendidikan kimia sehingga dihasilkan lulusan yang memiliki kompetensi/kemampuan dasar ilmu pendidikan kimia dan ilmu kimia.

3) Menumbuh kembangkan jiwa kepemimpinan dan kewirausahaan mahasiswa

4) Peningkatan kuantitas dan kualitas penelitian sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi dengan kemampuan publikasi pada jurnal nasional terakreditasi dan internasional.

5) Terlaksananya sistem pengelolaan pendidikan yang efisien dan efektif dengan kepemimpinan yang mampu menstimulasi secara intelektual dan arif untuk mewujudkan visi organisasi

6) Menumbuh-kembangkan sikap ilmiah dan wawasan mahasiswa tentang kemasyarakatan

7) Peran serta program studi Pendidikan Kimia didalam penyelesaian masalah-masalah di dalam masyarakat dengan pendekatan kerakyatan dan sosio-budaya Indonesia

8) Kerjasama kemitraan dengan instansi pemerintah dan swasta baik ditingkat lokal, nasional maupun internasional dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk tercapainya keberlanjutan program studi dan peningkatan kapasitas kerjasama nasional dan internasional

5. STRATEGI PENCAPAIAN SASARAN

1) Peningkatan kemampuan akademik SDM : peningkatan penguasaan ilmu pendidikan kimia dan ilmu kimia, pelaksanaan kegiatan proses pembelajaran dan penilaian hasil belajar yang sesuai dengan kurikulum berbasis kompetensi.

2) Peningkatan kualitas dan relevansi kurikulum dan proses pembelajarannya :

3) melaksanakan kurikulum dan pembelajaran berbasis kompetensi dengan suasana akademik yang kondusif dengan proses pembelajaran berbasis teknologi informasi 4) Peningkatan kualitas pelaksanaan tata pamong dengan pengelolaan pendidikan yang

efektif dan efisien

5) Meningkatkan kegiatan penjaminan mutu dalam mengevaluasi dokumen mutu PS, memonitor dan mengevaluasi kegiatan akademik secara berkesinambungan.

6) Peningkatan kualitas SDM dalam bidang penelitian melalui pembinaan secara berkelanjutan, pengembangan kelompok-kelompok penelitian sesuai bidang minat dan kepakaran

(7)

4

7) Memberi kesempatan pada dosen untuk studi lanjut S2 dan S3 yang sesuai dengan bidang ilmu yang diperlukan

8) Keikutsertaan dosen dalam forum ilmiah, dan memberi insentif bagi penulis yang artikelnya dipublikasikan dalam jurnal nasional terakreditasi dan internasional.

9) Menyediakan sarana-prasarana pendukung dan biaya untuk pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang relevan dan memadai

10) Mengembangkan budaya manajemen mutu terpadu dalam menata dan mengelola sistem manajemen organisasi

11) Peningkatan kualitas profesionalisme sumber daya kependidikan

12) Mengupayakan keberlajutan dan kemandirian program studi melalui kerjasama kemitraan dengan instansi pemerintah maupun swasta dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

C. PROFIL LULUSAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA Profil Lulusan Program Studi Pendidikan Kimia adalah

Profil Deskripsi

Pendidik Kimia Pendidik, fasilitator pembelajaran kimia kreatif dan inovatif dengan penguasaan materi kimia yang baik, memiliki kemampuan menggunakan teknologi informasi untuk mengikuti perkembangan ilmu kimia dan pembelajarannya Pelaksana pembelajaran yang memiliki kemampuan

merancang desain dan sistem instruksional sesuai dengan teori pembelajaran dan mengembangkannya melalui riset. Memiliki kemampuan komunikasi visual, oral maupun tertulis secara efektif

Tenaga Kependidikan Kimia

Tenaga laboran pendidikan kimia yang memiliki keterampilan laboratorium, keterampilan analisis dan peneliti.

D. CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN

Adapun capaian pembelajaran (learning outcome) Pendidikan Kimia S1 FKIP UPR adalah sebagai berikut:

1. SIKAP DAN TATA NILAI

CP-STN1 : Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius.

CP-STN2 : Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika.

(8)

5

CP-STN3 : Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila.

CP-STN4 : Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa.

CP-STN5 : Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain.

CP-STN6 : Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.

CP-STN7 : Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara; CP-STN8 : Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik.

CP-STN9 : Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri.

CP-STN10: Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan. CP-STN11: Mempunyai ketulusan, komitmen, kesungguhan hati untuk mengembangkan

sikap, nilai, dan kemampuan peserta didik dengan dilandasi oleh nilai-nilai kearifan lokal dan ahlak mulia serta memiliki motivasi untuk berbuat bagi kemaslahatan peserta didik dan masyarakat pada umumnya.

2. KEMAMPUAN BIDANG ILMU PENGETAHUAN

CP-KIP1: Menguasai konsep teoretis tentang sains, struktur, dinamika, dan energi bahan kimia, serta prinsip dasar pemisahan, analisis, sintesis dan karakterisasinya. CP-KIP2: Menguasai konsep teoretis tentang teori pendidikan, perkembangan peserta

didik, pengetahuan pedagogik kimia, metodologi pembelajaran, kurikulum, dan evaluasi pembelajaran.

CP-KIP3: Menguasai prinsip-prinsip K3 (Keselamatan dan Keamanan Kerja), pengelo-laan laboratorium dan penggunaan peralatannya serta cara mengoperasikan instrumen kimia.

CP-KIP4: Menguasai dasar-dasar metode ilmiah dan prinsip-prinsip penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam pembelajaran kimia. CP-KIP5: Menguasai konsep dan perinsip manajerial (leadership).

(9)

6 3. KEMAMPUAN BIDANG PEKERJAAN

3.1 KEMAMPUAN BIDANG PEKERJAAN UMUM

CP-KBPU1: Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya.

CP-KBPU2: Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur.

CP-KBPU3:Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pe-ngetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni.

CP-KBPU4: Mampu menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi.

CP-KBPU5: Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data;

CP-KBPU6: Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya; CP-KBPU7: Mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi serta evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggung-jawabnya;

CP-KBPU8: Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri; dan

CP-KBPU9: Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan mene-mukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.

3.2 KEMAMPUAN BIDANG PEKERJAAN KHUSUS:

CP-KBPK1: Mampu merencanakan dan melaksanakan pembelajaran kimia di sekolah secara terbimbing sesuai dengan karakteristik bahan kajian dan peserta

(10)

7

didik melalui pendekatan saintifik dengan memanfaatkan berbagai sumber belajar dan media pembelajaran berbasis STEM, dan potensi lingkungan setempat, sesuai standar isi, proses dan penilaian; sehingga peserta didik memiliki keterampilan proses sains, berpikir kritis, kreatif dan penyelesaikan masalah;

CP-KBPK2: Mampu mengevaluasi pembelajaran kimia di sekolah sesuai standar isi, proses dan penilaian;

CP-KBPK3: Mampu merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi kegiatan praktikum dalam rangka pelaksanaan pendekatan saintifik dengan memanfaatkan potensi sumber daya yang tersedia serta memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan kerja (K3);

CP-KBPK4: Mampu mengidentifikasi permasalahan pembelajaran kimia, dan memilih alternatif solusi berdasarkan teori dan temuan penelitian yang ada; serta mengimplementasikan dalam penelitian secara terbimbing.

E. STRUKTUR KURIKULUM 1. Kelompok Mata Kuliah

Tabel 1. Distribusi Jumlah SKS Mata Kuliah Pada Setiap Kelompok Mata Kuliah

No Kelompok Mata Kuliah SKS

1 Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MKPK) 9

2 Mata Kuliah Dasar Keahlian (MKDK) 9

3 Mata Kuliah Keahlian Keilmuan (MKK) 86

4 Mata Kuliah Keterampilan Berkarya (MKB) 54 5 Mata Kuliah Berkehidupan Bermayarakat (MBB) 2

Jumlah 160

Tabel 2. Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MKPK)

No Kode MK Mata Kuliah SKS

1 KIKU 1001 Pendidikan Agama 3

2 KIKU 1003 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 3

3 KIKU 1004 Bahasa Indonesia 3

(11)

8 Tabel 3. Mata Kuliah Keahlian Keilmuan (MKK)

No Kode MK Mata Kuliah SKS

1 KICC 1101 Kalkulus I 2

2 KICC 1202 Kalkulus II 2

3 KICC 1103 Fisika Dasar I 2

4 KICC 1204 Fisika Dasar II 2

5 KICC 1105 Kimia Dasar I 3/1

6 KICC 1206 Kimia Dasar II 3/1

7 KICC 1107 Biologi Umum 2

8 KICC 1208 Pengetahuan Lingkungan 2

9 KICC 1211 Matematika Kimia 2

10 KICC 1312 Kimia Fisik I 3

11 KICC 1413 Kimia Fisik II 3

12 KICC 1414 Praktikum Kimia Fisik 2

13 KICC 1515 Kimia Fisik III 2

14 KICC 1321 Kimia Organik I 3

15 KICC 1422 Kimia Organik II 3

16 KICC 1523 Praktikum Kimia Organik 2

17 KICC 1624 Kimia Organik III 2

18 KICC 1525 Kimia Organik Bahan Alam 2

19 KICC 1526 Kimia Zat Padat* 2*

20 KICC 1627 Analisis Dampak Lingkungan* 2*

21 KICC 1528 Radiokimia* 2*

22 KICC 1331 Kimia Anorganik I 2

23 KICC 1432 Kimia Anorganik II 2

24 KICC 1433 Praktikum Kimia Anorganik 2

25 KICC 1534 Kimia Anorganik III 2

26 KICC 1335 Ikatan Kimia 2

27 KICC 1739 Kimia Polimer* 2*

28 KICC 1341 Kimia Analitik I 2

29 KICC 1442 Kimia Analitik II 2

(12)

9

31 KICC 1544 Kimia Analitik III 3

32 KICC 1645 Praktikum Kimia Analitik Instrumen 2

33 KICC 1451 Biokimia I 2

34 KICC 1552 Biokimia II 2

35 KICC 1653 Praktikum Biokimia 2

36 KICC 1381 Statistika Dasar 2

37 KICC 1391 Kimia Bahan Makanan* 2*

38 KICC 1392 Kimia Lingkungan 2

39 KICC 1393 Kimia Industri* 2*

Jumlah 86

Tabel 4. Mata Kuliah Keterampilan Berkarya (MKB)

No Kode MK Mata Kuliah SKS

1 KICC 1108 Bahasa Inggris Kimia 3

2 KICC 1361 Dasar-dasar Pendidikan MIPA 2

3 KICC 1462 Telaah Kurikulum Kimia 2

4 KICC 1363 Analisis Materi Ajar I 2

5 KICC 1464 Analisis Materi Ajar II 2

6 KICC 1565 Strategi Belajar Mengajar 3

7 KICC 1666 Pengajaran Remedial Kimia 2

8 KICC 1667 Pengembangan Media Pembelajaran 2 9 KICC 1668 Penilaian Proses dan Hasil Pembelajaran 3 10 KICC 1569 Pengembangan Program & Pengajaran Kimia 3 11 KICC 1671 Program Pengalaman Lapangan I (PPL-1) 1 12 KICC 1771 Program Pengalaman Lapangan II (PPL-2) 3 13 KICC 1472 Pengembangan Bahan dan Sumber Belajar

Kimia Berbasis Bahan Lokal*

2*

14 KICC 1872 Kuliah Kerja Nyata (KKN) 4

15 KICC 1474 Pembelajaran Kimia Berbasis Komputer 2 16 KICC 1682 Metodologi Penelitian Pendidikan Kimia 2

17 KICC 1683 Penelitian Kimia 2

(13)

10

19 KICC 1785 Seminar Kimia 2

20 KICC 1886 Skripsi 4

21 KICC 1795 Kewirausahaan* 2*

22 KICC 1696 Kapita Selekta Pendidikan Kimia 2 23 KICC 1698 Analisis Pembelajaran Kimia* 2*

24 KICC 1599 Analisis Materi Ajar III 2

Jumlah 54

Tabel 5. Mata Kuliah Dasar Keahlian (MKDK)

No Kode MK Mata Kuliah SKS

1 KIKK 1001 Perkembangan Peserta Didik 2

3 KIKK 1002 Belajar dan Pembelajaran 3

3 KIKK 1004 Profesi Kependidikan 3

4 KIKK 1005 Pendidikan Kepramukaan 1

Jumlah 9

Tabel 6. Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB)

No Kode MK Mata Kuliah SKS

1 KIKU 1005 Ilmu Sosial Budaya Dasar 2

Jumlah 2

2. Distribusi Mata Kuliah Pada Setiap Semester

Tabel 7. Distribusi Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK)

No Kode MK Mata Kuliah SKS Semester

1 2 3 4 5 6 7 8

1 KIKU 1001 Pendidikan Agama 3 X

2 KIKU 1003 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 3 X

3 KIKU 1004 Bahasa Indonesia 3 X

Jumlah 9 3 6

Tabel 8. Distribusi Mata Kuliah Keahlian Keilmuan (MKK)

No Kode MK Mata Kuliah SKS Semester

1 2 3 4 5 6 7 8

(14)

11

2 KICC 1202 Kalkulus II 2 X

3 KICC 1103 Fisika Dasar I 2 X

4 KICC 1204 Fisika Dasar II 2 X

5 KICC 1105 Kimia Dasar I 3/1 X

6 KICC 1206 Kimia Dasar II 3/1 X

7 KICC 1107 Biologi Umum 2 X

8 KICC 1208 Pengetahuan Lingkungan 2 X

9 KICC 1211 Matematika Kimia 2 X

10 KICC 1312 Kimia Fisik I 3 X

11 KICC 1413 Kimia Fisik II 3 X

12 KICC 1414 Praktikum Kimia Fisik 2 X

13 KICC 1515 Kimia Fisik III 2 X

14 KICC 1321 Kimia Organik I 3 X

15 KICC 1422 Kimia Organik II 3 X

16 KICC 1523 Praktikum Kimia Organik 2 X

17 KICC 1624 Kimia Organik III 2 X

18 KICC 1525 Kimia Organik Bahan Alam 2 X

19 KICC 1526 Kimia Zat Padat* 2* X

20 KICC 1627 Analisis Dampak Lingkungan* 2* X

21 KICC 1528 Radiokimia* 2* X

22 KICC 1331 Kimia Anorganik I 2 X

23 KICC 1432 Kimia Anorganik II 2 X

24 KICC 1433 Praktikum Kimia Anorganik 2 X

25 KICC 1534 Kimia Anorganik III 2 X

26 KICC 1335 Ikatan Kimia 2 X

27 KICC 1739 Kimia Polimer* 2* X

28 KICC 1341 Kimia Analitik I 2 X

29 KICC 1442 Kimia Analitik II 2 X

30 KICC 1543 Praktikum Kimia Analitik 2 X

31 KICC 1544 Kimia Analitik III 3 X

32 KICC 1645 Praktikum Kimia Analitik Instrumen 2 X

33 KICC 1451 Biokimia I 2 X

34 KICC 1552 Biokimia II 2 X

35 KICC 1653 Praktikum Biokimia 2 X

36 KICC 1381 Statistika Dasar 2 X

37 KICC 1391 Kimia Bahan Makanan* 2* X

38 KICC 1392 Kimia Lingkungan 2 X

39 KICC 1393 Kimia Industri* 2* X

(15)

12

Tabel 9. Distribusi Mata Kuliah Keterampilan Berkarya (MKB)

No Kode MK Mata Kuliah SKS Semester

1 2 3 4 5 6 7 8 1 KICC 1108 Bahasa Inggris Kimia 3 X

2 KICC 1361 Dasar-dasar Pendidikan MIPA 2 X

3 KICC 1462 Telaah Kurikulum Kimia 2 X

4 KICC 1363 Analisis Materi Ajar I 2 X

5 KICC 1464 Analisis Materi Ajar II 2 X

6 KICC 1565 Strategi Belajar Mengajar 3 X

7 KICC 1666 Pengajaran Remedial Kimia 2 X

8 KICC 1667 Pengembangan Media Pembelajaran 2 X 9 KICC 1668 Penilaian Proses dan Hasil Pembelajaran 3 X 10 KICC 1569 Pengembangan Program & Pengajaran Kimia 3 X 11 KICC 1671 Program Pengalaman Lapangan I (PPL-1) 1 X 12 KICC 1771 Program Pengalaman Lapangan II (PPL-2) 3 X 13 KICC 1472 Pengembangan Bahan dan Sumber Belajar

Kimia Berbasis Bahan Lokal*

2* X

14 KICC 1872 Kuliah Kerja Nyata (KKN) 4 X

15 KICC 1474 Pembelajaran Kimia Berbasis Komputer 2 X

16 KICC 1682 Metodologi Penelitian Pendidikan Kimia 2 X

17 KICC 1683 Penelitian Kimia 2 X

18 KICC 1685 Keterampilan Laboratorium 2 X

19 KICC 1785 Seminar Kimia 2 X

20 KICC 1886 Skripsi 4 X

21 KICC 1795 Kewirausahaan* 2* X

22 KICC 1696 Kapita Selekta Pendidikan Kimia 2 X

23 KICC 1698 Analisis Pembelajaran Kimia* 2* X

24 KICC 1599 Analisis Materi Ajar III 2 X

Jumlah 54

Tabel 10. Distribusi Mata Kuliah Dasar Keahlian (MKDK)

No Kode MK Mata Kuliah SKS Semester

1 2 3 4 5 6 7 8 1 KIKK 1001 Perkembangan Peserta Didik 2 X

3 KIKK 1002 Belajar dan Pembelajaran 3 X

3 KIKK 1004 Profesi Kependidikan 3 X

(16)

13

Jumlah 3 3

Tabel 11. Distribusi Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB)

No Kode MK Mata Kuliah SKS Semester

1 2 3 4 5 6 7 8 1 KIKU 1005 Ilmu Sosial Budaya Dasar 2 X

Jumlah 2

Tabel 12. Distribusi Mata Kuliah Pada Setiap Semester

No Kode MK Mata Kuliah SKS

SEMESTER I

1 KIKU 1001 Pendidikan Agama 2

2 KIKU 1002 Pendidikan Pancasila 2

3 KIKU 1004 Bahasa Indonesia 2

4 KICC 1101 Kalkulus I 3

5 KICC 1103 Fisika Dasar I 3/1

6 KICC 1105 Kimia Dasar I 3/1

7 KICC 1107 Biologi Umum 3/1

8 KIKU 1005 Ilmu Sosial Dasar 2

Jumlah 20 SEMESTER II

1 KIKK 1001 Pengantar Pendidikan 3

2 KIKK 1002 Perkembangan Peserta Didik 2

3 KICC 1202 Kalkulus II 3

4 KICC 1204 Fisika Dasar II 3/1

5 KICC 1206 Kimia Dasar II 3/1

6 KICC 1208 Pengenalan Lingkungan 3/1

7 KIKU 1006 Bahasa Inggris 2

8 KIKU 1003 Kewiraan 2

Jumlah 21 SEMESTER III

1 KIKK 1003 Belajar dan Pembelajaran 3

2 KICC 1381 Statistika Dasar 2

3 KICC 1312 Kimia Fisik I 3

4 KICC 1311 Matematika Kimia 2

5 KICC 1331 Kimia Anorganik I 2

6 KICC 1321 Kimia Organik I 3

7 KICC 1341 Kimia Analitik I 2

8 KICC 1391 Kimia Bahan Makanan* 2*

(17)

14

10 KICC 1361 Dasar-dasar Pendidikan MIPA 2

Jumlah 23 SEMESTER IV

1 KICC 1413 Kimia Fisik II 3

2 KICC 1413 Praktikum Kimia Fisik 2

3 KICC 1432 Kimia Anorganik II 2

4 KICC 1433 Praktikum Kimia Anorganik 2

5 KICC 1422 Kimia Organik II 3

6 KICC 1451 Biokimia I 2

7 KICC 1442 Kimia Analitik II 2

8 KICC 1493 Kimia Industri* 2*

9 KICC 1462 Telaah Kurikulum Kimia Sekolah Menengah 2 10 KICC 1463 Analisis Materi Ajar Kimia Sekolah Menengah I 2

11 KICC 1474 Aplikasi Komputer 1

12 KIKK 1004 Profesi Kependidikan 3

Jumlah 26 SEMESTER V

1 KICC 1515 Kimia Fisik III 2

2 KICC 1535 Ikatan Kimia 2

3 KICC 1523 Praktikum Kimia Organik 2

4 KICC 1552 Biokimia II 2

5 KICC 1543 Praktikum Kimia Analitik 2

6 KICC 1544 Kimia Analitik III 4/1

7 KICC 1594 Penentuan Struktur* 2*

8 KICC 1395 Kewirausahaan* 2*

9 KICC 1564 Analisis Materi Ajar Kimia Sekolah Menengah II 2

10 KICC 1565 Strategi Belajar Mengajar Kimia 3

11 KICC 1567 Pengembangan Media Pembelajaran Kimia* 2* Jumlah 25 SEMESTER VI

1 KICC 1624 Kimia Organik III 2

2 KICC 1653 Praktikum Biokimia 2

3 KICC 1666 Pengajaran Remedial Kimia 2

4 KICC 1668 Penilaian Hasil dan Proses Pembelajaran Kimia 3

5 KICC 1669 Pengembangan Program Pengajaran Kimia 3

6 KICC 1682 Penelitian Pendidikan Kimia 2

7 KICC 1683 Penelitian Kimia 2

8 KICC 1685 Keterampilan Laboratorium 2

9 KICC 1696 Kapita Selekta Pendidikan Kimia* 2*

Jumlah 20 SEMESTER VII

(18)

15

1 KICC 1616 Fisika Modern 3

2 KICC 1734 Kimia Anorganik Fisik 2

3 KICC 1736 Kimia Inti/Radio Kimia 2

4 KICC 1725 Kimia Organik Bahan Alam 2

5 KICC 1071 Program Pengalaman Lapangan I (PPL-1) 1

6 KICC 1072 Kuliah Kerja Profesi 2

7 KICC 1085 Seminar 2

Jumlah 14 SEMESTER VIII

1 KICC 1073 Program Pengalaman Lapangan II (PPL-2) 3

2 KICC 1086 Skripsi 4

7 SEMESTER I + II + III + IV + V + VI + VII + VIII 156

F. SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Satuan Acara Perkuliahan (SAP) disusun oleh tim pengajar yang terdiri dari 2-4 orang dosen dalam setiap mata kuliah.

(19)

KIMIA ANALITIK I A. IDENTITAS

1. Kode : KICC 1341 2. SKS : 2 SKS

3. Prasyarat : KICC 1005, KICC 1006 B. KOMPETENSI

1. Kompetensi Mata Kuliah

Setelah mengikuti mata kuliah ini diharapkan mahasiswa memiliki kompetensi : 1. Mendeskripsikan sifat dan konsep dasar kimia analisis kualitatif.

2. Menyelesaikan berbagai persoalan dasar analisis kimia kualitatif, khususnya analisis kimia kualitatif anorganik

2. Kompetensi Dasar, Indikator Hasil Belajar, Pengalaman Belajar dan Materi Pokok. Indikator Hasil Belajar Pengalaman Belajar Materi Pokok Kompetensi Dasar – 1 : Menerapkan konsep dasar kimia larutan pada analisis kualitatif 1.1. Menjelaskan keseimbangan asam-basa 1.2. Menjelaskan keseimbangan kelarutan 1.3. Menjelaskan keseimbangan oksidasi-reduksi. 1.4. Menjelaskan keseimbangan kompleks.

 Latihan menyelesaikan soal tentang keseimbangan asam-basa, keseimbangan kelarutan, keseimbangan reduksi, keseimbangan komplek.

1. Tinjauan ulang kimia larutan 1.1. Keseimbangan asam-basa. 1.2. Keseimbangan kelarutan. 1.3. Keseimbangan oksidasi reduksi. 1.4. Keseimbangan kompeks Kompetensi dasar – 2 : Mengidentifikasi reaksi-reaksi khas kation dan anion

2.1. Menuliskan reaksi-reaksi kation.

2.2. Menuliskan reaksi-reaksi anion

 Mengkaji reaksi-reaski kation dan anion dari literatur / pustaka.

2. Reaksi-reaksi kimia anorganik :

2.1. Reaksi-reaksi kation. 2.2. Reaksi-reaksi anion Kompetensi Dasar 3 : Menguasai konsep dasar pemisahan dan identifikasi kation kedalam

golongan I sampai dengan VI 3.1. Menjelaskan skema

pemisahan dan identifikasi kation golongan I sampai dengan VI lengkap dengan reaksinya

 Mengkaji skema pemisahan dan identifikasi kation golongan I sampai dengan VI dan reaksinya

3. Pemisahan dan identifikasi kation dengan cara sistematik

s.d. 3.6

(20)

C. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. Kegiatan Pembelajaran :

a. Kuliah Teori : 100 menit/minggu b. Tugas : 100 menit/minggu 2. Metode : a. Ceramah b. Diskusi c. Pemberian tugas 3. Evaluasi :

a. Ujian Tengah Semester (UTS) b. Ujian Akhir Semester (UAS) c. Penilaian tugas

4. Sarana : OHP, LCD

5. Dosen Pengampu : - S3, S2 bidang kimia analitik - S1 skripsi kimia analitik

D. PUSTAKA RUJUKAN :

1. Schoog, DA. 1982. Fundamental Of Anallitic Chemistry, New York ; Holt Saunders International ed.

2. Vogel. 1979. Text Book Of macro and Semimicro Qualitative Inorganic Analysis London : Longman Group Limited.

3. Hargins, L.G. 1988. Analytical Chemistry : Principles and Techniques, Prince-Kall Inc.englewood Chiffts. New Jersey.

(21)

E. RENCANA PERKULIAHAN Perte -muan Kompetensi Dasar / Indikator Hasil Belajar

Materi Pokok Pustaka Rujukan Metode

1,2,3 1 1.1 – 1.4 1 1.1 – 1.4 1,2 Ceramah Diskusi 5,6 2 2.1 – 2.2 2 2.1 – 2.2 2 (Bagian) Ceramah Diskusi Tugas 7 UTS 8,9,10, 11,12 3 3.1 – 3.6 3 3.1 – 3.6 2 Ceramah Diskusi Pemberian tugas

(22)

KIMIA ANALITIK II A. IDENTITAS

1. Kode : KICC 1442 2. SKS : 2

3. Prasyarat : Kimia Dasar, Kimia Analitik I B. KOMPETENSI

1. Kompetensi Mata Kuliah

Mampu mendeskripsikan tujuan, dasar, prinsip dan langkah-langkah analisis dari setiap metode analisis kimia kuantitatif konvensional serta dapat menyatakan hasilnya secara benar.

2. Kompetensi Dasar, Indikator Hasil Belajar, Pengalaman Belajar dan Materi Pokok Indikator Hasil Belajar Pengalaman Belajar Materi Pokok

Kompetensi Dasar – 1 : Mendeskripsikan tujuan dan langkah-langkah analisis kimia kuantitatif, serta menyatakan hasil analisisnya

1.1. Mendeskripsikan tujuan analisis kimia kuantitatif 1.2. Mendeskripsikan

langkah-langkah dalam analisis kimia kuantitatif dan persyaratan yang diperlukan

1.3. Menentukan kesalahan, ketelitian dan ketepatan hasil analisis

1.4. Menyatakan hasil

analisis kimia kuantitatif

 Mengkaji tujuan analisis kimia kuantitatif

 Mencermati langkah-langkah dalam analisis kimia kuantitatif  Memecahkan masalah

dalam penyelesaian soal terkait dengan kesalahan, ketelitian dan ketepatan hasil analisis

 Memecahkan masalah dalam penyelesaian soal untuk menyatakan hasil analisis kimia kuantitatif

1. Analisis Kuantitatif 1.1. Tujuan analisis kimia kuantitatif 1.2. Langkah-langkah umum dalam analisis kimia kuantitatif dan persyaratan 1.3. Kesalahan, ketelitian, dan ketepatan 1.4. Cara menyatakan hasil analisis Kompetensi dasar – 2 : Mendeskripsikan dasar-dasar analisis volumetri serta

penggolongannya

2.1. Mendeskripsikan dasar dan prinsip analisis volumetri

2.2. Menyebutkan pengertian istilah-istilah dalam analisis volumetri

2.3. Menyebutkan syarat-syarat reaksi yang dapat diguankan dalam analisis volumetri

 Mengkaji dasar dan prinsip analisis volumetri  Mengidentifikasi

berbagai istilah dalam analisis volumetri  Menyimpulkan

syarat-syarat reaksi yang dapat diguankan dalam analisis volumetri  Menggolongkan analisis volumetri berdasarkan 2. Dasar-dasar Analisis Volumetri 2.1. Dasar analisis volumetri 2.2. Berbagai istilah dalam analsiis volumetri 2.3. Reaksi dasar analisis volumetri 2.4. Penggolongan analisis volumetri 2.5. Pengertian ekivalen dan pembuatan larutan standar

(23)

2.4. Mendeskripsikan penggolongan analisis volumetri 2.5. Mendeskripsikan cara membuat lartutan standar dan standarisasinya 2.6. Menyelesaikan perhitungan yang terkait dengan data hasil analisis volumetri

jenis reaksi yang

digunakan sebagai dasar analisis

 Mencermati cara

membuat larutan standar dan standarisasinya  Menerapkan konsep

untuk untuk

menyelesaikan soal-soal yang terkait dengan data hasil analisis volumetri

2.6. Dasar perhitungan dalam analisis volumetri

Kompetensi dasar – 3 : Mendeskripsikan konsep dasar titrasi netralisasi, cara pemilihan indikator, cara melakukan titrasi, dan cara perhitungan untuk menentukan hasil titrasi

3.1. Mendeskripsikan konsep dasar titrasi netralisasi 3.2. Mendeskripsikan macam titrasi netralisasi serta perbedaannya 3.2. Menghitung perubahan pH larutan pada

beberapa macam titrasi asidi-alkalimetri 3.3. Membuat kurva titrasi

dari beberapa macam titrasi netralisasi 3.4. Menentukan indikator

yang tepat untuk

penetapan titik ekivalen titrasi netralisasi 3.5. Mendeskripsikan cara melakukan titrasi netralisasi 3.6. Menyelesaikan perhitungan yang terkait dengan titrasi netralisasi

 Mengkaji dasar dan prinsip titrasi netralisasi  Mengkaji penggolongan

titrasi netralisasi  Menerapkan konsep

tentang pH larutan untuk menghitung perubahan pH pada beberapa macam titrasi netralisasi

 Membuat kurva titrasi dari beberapa macam titrasi netralisasi  Menentukan indikator

yang tepat untuk suatu titrasi berdasarkan kurva titrasi

 Mencermati langkah-langkah titrasi netralisasi  Menerapkan konsep

untuk menyelesaikan soal terkait dengan titrasi netralisasi 3. Titrasi Netralisasi 3.1. Konsep dasar titrasi netralisasi 3.2. Penggolongan titrasi netralisasi 3.3. Perubahan pH pada titrasi netralisasi 3.4- Penetapan Indikator dalam titrasi netralisasi 3.5.- Prosedur titrasi netralisasi 3.6. Dasar perhitungan titrasi netralisasi

Kompetensi dasar – 4 : Mendeskripsikan konsep dasar titrasi pengendapan dan pembentukan kompleks, cara penentuan titik ekivalen, cara melakukan titrasi, dan cara perhitungan untuk menentukan hasil titrasi

4.1. Mendeskripsikan dasar titrasi pengendapan dan pembentukan kompleks

 Mengkaji dasar titrasi pengendapan dan pembentukan kompleks

4. Titrasi pengendapan dan Pembetukan kompleks

(24)

4.2. Menyebutkan pengertian titrasi argentometri 4.3. Mendeskripsikan

cakupan titrasi argentometri

4.4. Membuat kurva titrasi argentometri

4.5. Mendeskripsikan cara menetapkan titik ekivalen pada titrasi agentometri 4.6. Mendeskripsikan dasar titrasi khelometri 4.7. Mendeskripsikan cara melakukan titrasi pengendapan dan pembentukan kompleks 4.8. Menyelesaikan hitungan

yang terkait dengan titrasi pengendapan dan pembentukan

kompleks.

 Menyimpulkan pengertian titrasi argentometri

 Mengkaji cakupan titrasi argentometri

 Membuat kurva titrasi argentometri

 Mengkaji cara

menetapkan titik ekivalen pada titrasi agentometri  Mengkaji dasar titrasi

khelometri  Mencermati cara melakukan titrasi pengendapan dan pembentukan kompleks  Menerapkan konsep untuk menyelesaikan soal terkait dengan titrasi pengendapan dan pembentukan kompleks. 4.1.Konsep dasar titrasi pengendapan dan Pembetukan kompleks 4.2.Pengertian dan cakupan titrasi argentometri 4.4. Kurva titrasi argentometri 4.5.Penetapan titik ekivalen pada titrasi agentometri 4.6.Konsep dasar titrasi khelometri 4.7.Prosedur titrasi pengendapan dan pembentukan kompleks 4.8.Dasar perhitungan titrasi pengendapan dan pemben-ukan kompleks. Kompetensi dasar – 5 : Mendeskripsikan konsep dasar titrasi redoks, cara penentuan

titik ekivalen, cara melakukan titrasi, dan cara perhitungan untuk menentukan hasil titrasi

5.1. Mendeskripsikan dasar titrasi oksidimetri dan reduksimetri

5.2. Menghitung potensial suatu sistem redoks dalam suatu titrasi redoks.

5.3. Menggambarkan dan menginterpretasi kurva titrasi redoks

5.4. Mendeskripsikan cara-cara menentukan titik ekivalen (titik akhir titrasi) pada titrasi redoks

5.5. Mendeskripsikan dasar titrasi: (a) permanga-nometri, (b) bikromato-metri, (c)

iodo-iodimetri, (d) bromatometri.

 Mengkaji dasar titrasi oksidimetri dan reduksimetri

 Menerapkan konsep elektrokimia untuk menghitung potensial suatu sistem redoks dalam suatu titrasi redoks.  Menggambarkan dan menginterpretasi kurva titrasi redoks  Mengkaji cara-cara menentukan titik ekivalen (titik akhir titrasi) pada titrasi redoks

 Mengkaji dasar titrasi: (a) permanga-nometri, (b) bikromatometri, (c) iodo-iodimetri, (d) bromatometri. 5. Titrasi Redoks 5.1. Konsep dasar titrasi okdidimetri dan reduksimetri (redoks) 5.2. Potensial sistem redoks 5.3. Kurva titrasi redoks 5.4. Dasar penetapan titik ekivalen pada titrasi redoks 5.5. Jenis-jenis titrasi redoks 5.6. Prosedur titrasi redoks 5.7- Dasar perhitungan dalam titrasi redoks

(25)

5.6. Mendeskripsikan cara melakukan titrasi redoks 5.7. Menyelesaikan

perhitungan berdasarkan data hasil titrasi redoks.

 Mencermati cara

melakukan titrasi redoks  - Menerapkan konsep

yang terkait untuk menyelesaikan perhitungan terkait dengan titrasi redoks

Kompetensi dasar – 6 : Mendeskripsikan konsep dasar analisis gravimetri, cara

melakukan analisis, dan cara perhitungan untuk menentukan hasil analisis

6.1. Mendeskripsikan dasar dan prinsip analisis gravimetri

6.2. Menyebutkan kriteria reaksi yang dapat digunakan sebagai dasar analisis gravimetri 6.3. Mendeskripsikan proses

terbentuknya endapan untuk tiga macam endapan yang dikenal 6.4. Mendeskripsikan

peristiwa kopresipitasi dan post presipitasi 6.5. Mendeskripsikan cara

memurnikan endapan kristalin, gumpalan, dan gelatin.

6.6. Menentukan zat-zat pengendap dari suatu analit

6.7. Mendeskripsikan cara melakukan analisis gravimetri

6.8. Menghitung kadar suatu analit dan perhitungan lain yang terkait dengan analisis gravimetri.

 Mengkaji dasar dan prinsip analisis gravimetri

 Menyimpulkan kriteria reaksi yang dapat digunakan sebgai dasar analisis gravimetri  Mencermati proses

terbentuknya endapan untuk tiga macam endapan yang dikenal  Mengkaji fenomena

kopresipitasi dan post presipitasi

 Mencermati cara memurnikan endapan kristalin, gumpalan, dan gelatin.

 Menggunakan konsep terkait untuk

menentukan zat-zat pengendap dari suatu analit  Mencermati cara melakukan analisis gravimetri  - Menerapkan konsep terkait untuk

menghitung kadar suatu analit dan perhitung-an lain yang terkait dengan analisis gravimetri. 6. Gravimetri 6.1. Konsep dasar analisis gravimetri 6.2. Reaksi-reaksi dasar gravimetri 6.3. Mekanisme pem-bentukan endapan 6.4. Kopresipitasi dan post presipitasi 6.5. Prosedur pemur-nian endapan 6.6. Zat-zat pengendap pada gravimetri 6.7. Prosedur analisis gravimetri 6.8. Dasar perhitungan dalam analisis gravimetri

(26)

C. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. Kegiatan pembelajran :

a. Kuliah teori : 100 menit/minggu

b. Tugas : menyusun prosedur analisis suatu sampel, menyelesaikan soal-soal

2. Metode : - ceramah - diskusi - penugasan

3. Evaluasi : Tes bagian setiap 2 kompetensi dasar Evaluasi tugas

4. Sarana : LCD, OHP

5. Dosen Pengampu : - S3, S2 bidang kimia analitik - S1 skripsi kimia analitik D. PUSTAKA RUJUKAN

1. Abudarin. (2002). Kimia Analisis II. Bahan Ajar untuk kalangan sendiri

2. Hamilton, L.F. & Simpson, S.G. (1990). Calculation of Analytical Chemistry. London : Mc. Graw-Hill.

3. Hargis. (1988). Analytical Chemistry, Principle and techniques. Englewood Cliffs. New Jersey : Price Hall.

4. Fernando, Q. & Ryan, M.D. (1982). Calculation of Analytical Chemistry. New york : Harcourt Brace Javanovich.

5. Underwood, R.A. & West, D.M. (1981). Quantitative Analysis. Terjemahan oleh Sundoro dkk. Jakarta : Erlangga.

6. Vogel, A. I. (1979). Textbook of Macro and semimicro of Quantitative Inorganic Analysis, Theory and Practice. London : Logmans Greens.

(27)

KIMIA ANALITIK III A. IDENTITAS

1. Kode : KICC 1544 2. SKS : 3/1

3. Prasyarat : Kimia Dasar, Kimia Analitik I dan II B. KOMPETENSI

1. Kompetensi Mata Kuliah

Mengenal berbagai metode pemisahan kimia dan analisis instrumental serta mampu menerapkannya untuk memecahkan permasalahan yang terkait dengan analisis kimia. 2. Kompetensi Dasar, Indikator Hasil Belajar, Pengalaman Belajar dan Materi

Pokok

Indikator Hasil Belajar Pengalaman Belajar Materi Pokok Kompetensi Dasar – 1 : Mendeskripsikan konsep dasar pemisahan kimia

1.1. Mendeskripsikan konsep dasar pemisahan 1.2. Menyatakan hukum distribusi 1.3. Menerapkan hukum distribusi dalam pemisihan kimia 1.4. Mendeskripsikan kegunaan pemisahan kimia dalam analisis kimia dan

thermodinamika

 Mengkaji konsep dasar pemisahan kimia  Merumuskan hukum distribusi  Menerapkan hukum distribusi dalam pemisihan kimia 1. Pemisahan dalam Analis Kimia dan Thermodinamika 1.1. Hukum distribusi 1.2. Kegunaan pemisahan dalam analisis kimia dan thermodinamika

Kompetensi Dasar – 2 : Mendeskripsikan prinsip dasar metode destilasi dan melakukan pemisahan kimia dengan cara destilasi

2.1. Menyatakan hubungan antara tekanan dengan suhu

2.2. Mendeskripsikan prinsip dasar berbagai macam metode destilasi 2.3. Menyelesaikan

perhitungan trkait dengan titik azeotrop 2.4. Melakukan pemisahan

dengan cara destilasi

 Merumuskan hubungan antara tekanan dengan suhu

 Mengkaji prinsip dasar berbagai macam metode destilasi

 Menerapkan konsep untuk menyelesaikan perhitungan trkait dengan titik azeotrop  Melakukan pemisahan 2. Destilasi 2.1. Hubungan tekanan dengan suhu 2.2. Beberapa metode destilasi 2.3. Titik azeotrop 2.4. Prosedur destilasi

(28)

dengan cara destilasi

Kompetensi Dasar – 3 : Mendeskripsikan prinsip dasar metode ektraksi pelarut dan melakukan pemisahan kimia dengan cara ekstraksi pelarut 3.1. Mendeskripsikan prinsip dasar ekstraksi 3.2. Mendeskripsikan berbagai metode ekstraksi dan perbedaannya 3.3. Melakukan pemisahan dengan cara ekstraksi

 Mengkajiprinsip dasar ekstraksi

 Menggolongkan metode ekstraksi

 Melakukan pemisahan dengan cara ekstraksi

3. Ekstraksi Pelarut 3.1.Prinsip dasar ekstraksi pelarut 3.2.Beberapa metode ektraksi 3.3. Prosedur ekstraksi

Kompetensi Dasar – 4 : Mendeskripsikan prinsip dasar metode kromatografi 4.1. Mendeskripsikan prinsip

dasar kromatografi 4.2.Menyebutkan macam

metode kromatografi dan perbedaannya 4.3.Mendeskripkan faktor – faktor yang mempengaruhi pemisahan dalam kromatografi

 Mengkaji prinsip dasar kromatografi

 Mengkaji macam metode kromatografi dan perbedaannya  Mengkaji faktor –faktor

yang mempengaruhi pemisahan dalam kromatografi 4. Konsep Dasar Kromatografi 4.1. Teori dasar kromatografi 4.2. Penggolongan metode kromatografi 4.3. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemisahan

Kompetensi Dasar – 5 : Mendeskripsikan prinsip dasar metode kromatografi kolom dan lapis tipis serta dapat melakukan pemisahan dengan metode kromatografi kolom dan lapis tipis

5.1. Mendeskripsikan konsep dasar kromatografi kolom dan lapis tipis 5.2. Mendeskripsikan

peranan fasa diam dan fasa gerak

5.3. Mendeskripsikan faktor-faktor yang mempenga-ruhi pemisahan

5.4. Mendeskripsikan teknik penyiapan kolom dan lapis tipis

5.5. Mendeskripsikan teknik pemisahan

5.6. Melakukan pemisahan dengan kromatografi kolom dan lapis tipis

 Mengkaji konsep dasar kromatografi kolom dan lapis tipis

 Menyimpulkan peranan fasa diam dan fasa gerak

 Mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi pemisahan

 Mencermati teknik penyiapan kolom dan lapis tipis

 Mencermati teknik pemisahan

 Melakukan pemisahan dengan kromatografi kolom dan lapis tipis

5. Kromatografi Kolom dan Lapis Tipis 5.1. Konsep dasar

kromatografi kolom dan lapis tipis 5.2. Fasa diam dan fasa

gerak

5.3. Teknik penyiapan kolom dan lapis tipis 5.4. Teknik pemisahan

dengan kromatografi kolom dan lapis tipis 5.5. Pengolahan dan

interpretasi data kromatografi kolom dan lapis tipis

(29)

5.7. Mengolah dan menginterpretasi data hasil pemisahan  Mengolah dan menginterpretasi data hasil pemisahan

Kompetensi dasar -6 : Mendeskripsikan prinsip dasar metode kromatografi gas dan cairan, teknik pemisahan , serta mengiterpretasi kromatogram hasil pemisahan/ analisis,

6.1. Mendeskripsikan prinsip dasar pemisahan secara kromatografi gas dan cairan

6.2. Menggambarkan skema peralatan kromatografi gas dan cairan

6.3. Mendeskripsikan prinsip kerja kromatografi gas (GC) dan cairan (HPLC)

6.4. Mendeskripsikan cara analisis dengan metode kromatografi gas dan cairan

6.5. Melakukan pemisahan dan analisis dengan GC dan HPLC 6.6. Menginterpretasi kromatogram  Mengkaji dasar pemisahan secara kromatografi  Menggambar skema peralatan GC dan HPLC  Mendeskripsikan prinsip kerjanya berdasarkan skema peralatan  Mengkaji teknik

pemisahan dan analisis dengan GC dan HPLC  Melakukan pemisahan

dan analisis kimia dengan GC dan HPLC  Menafsirkan data hasil

pemisahan /analisis dengan GC dan HPLC

6. Kromatografi Gas dan Cairan 6.1. Dasar pemisahan kromatografi gas dan cairan 6.2. Instrumentasi dan prinsip kerja 6.3. Teknik pemisahan dan analisis 6.4. Kromatogram dan cara interpretasinya

Kompetensi dasar - 7 : Mendeskripsikan ruang lingkup analisis insrumental dan perbedaannya dengan analisis konvensional

7.1. Mendeskripsikan dasar dari berbagai metode analisis instrumental 7.2. Membedakan analisis instrumental dengan analisis konvensional  Mengkaji dasar-dasar analisis instrumental  Mengkaji perbedaan analisis instrumental dengan analisis konvensional 7. Ruang lingkup Analisis Instrumental 7.1 Dasar-dasar analisis instrumental 7.2 Perbedaan analisis instrumental dengan Kompetensi dasar - 8 : Mengenal prinsip dasar metode potensiometri, melakukan

analisis potensiometri dan menafsirkan datanya 8.1. Mendeskripsikan ruang

lingkup analisis secara listrik

8.2. Mendeskripsikan dasar dan prinsip metode

 Mengkaji ruang lingkup analisis secara listrik  Mengkaji dasar dan

prinsip metode potensiometri 8. Potensiometri 8.1. Analisis secara listrik 8.2. Prinsip dasar potensio-metri

(30)

potensiometri

8.3. Menyebutkan berbagai macam elektrode yang digunakan dalam analisis potensiometri dan fungsinya 8.4. Mendeskripsikan macam-macam metode pengukuran dalam potensiometri 8.5. Melakukan analisis potensiometri 8.6. Menyelesaikan perhitungan hasil analisis potensiometri  Mengkaji berbagai macam elektrode dan fungsinya dalam analisis potensiometri  Mengkaji bebagai metode pengukuiran dalam potensiometri  Melakukan analisis potensiometri

 Menafsirkan data hasil analisis potensiometri 8.3. Instrumentasi (berbagai macam elektrode) 8.4. Beberapa metode pengukuran dan aplikasinya

Kompetensi dasar - 9 : Mendeskripsikan prinsip dasar spektroskopi serapan serta ruang lingkupnya 9.1. Mendeskripsikan dasar spektroskopi serapan 9.2. Membedakan jenis-jenis spektroskopi serapan berdasarkan pola interaksi radiasi elektromagnetik dengan cuplikan serta daerah panjang gelombang yang digunakan

9.3. Mendeskripsikan prinsip spektroskopi serapan pada daerah UV dan cahaya tampak 9.5. Mendeskripsikan syarat-syarat berlakunya hukum Beer 9.6. Menyelesaikan perhitungan yang terkait dengan hukum Beer  Mengkaji dasar spektroskopi serapan  Mengkaji perbedaan berbagai jenis spektroskopi serapan  Mengkaji prinsip

spektroskopi serapan pada daerah UV dan cahaya tampak

 Menkaji syarat

berlakunya hukum Beer  Menyelesaikan

perhitungan terkait dengan hukum Beer

9. Pengantar Spektroskopi Serapan 9.1. Interaksi radiasi elektro-magnetik dengan materi 9.2. Jenis-jenis spektroskopi serapan

9.3. Hukum Beer dan persyaratannya

Kompetensi dasar - 10 : Mengenal prinsip dasar metode spektrofotometri serapan UV dan cahaya tampak, melakukan analisis, dan menafsirkan datanya

(31)

dan prinsip metode spektrofotometri serapan UV-Vis 10.2 Mendeskripsikan kriteria zat pengabsorpsi pada daerah UV-Vis 10.3 Mendeskripsikan jenis-jenis transisi elektron akibat serapan radiasi pada daerah UV-Vis. 10.4 Menggambarkan skema peralatan spektrofotometri serapan UV-Vis 10.5 Mendeskripsikan prinsip kerja spektrofotometri serapan UV-Vis 10.6 Mendeskripsikan macam-macam metode pengukuran dalam spektrofotometri serapan UV-Vis 10.7 Melakukan analisis dengan metode spektrofotometri serapan UV-Vis 10.9 Menyelesaikan perhitungan terkait dengan hasil analisis spektrofotometri serapan UV-Vis

prinsip metode

spektrofotometri serapan UV-Vis

 Mengkaji kriteria zat pengabsorbsi

 Mengkaji berbagai macam kemungkinan transisi elektron akibat serapan radiasi pada daerah UV-Vis  Menggambar skema peralatan spektrofotometer serapan UV-Vis  Mengkaji prinsip kerjanya berdasarkan skema peralatan tersebut  Mengkaji bebagai

metode pengukuran dalam spektrofoto-metri serapan UV-Vis

 Melakukan analisis kimia dengan metode spektrofoto-metri serapan UV-Vis  Menerapkan konsep

untuk menyelesaikan masalah terkait hasil analisis spektrofotometri serapan UV-Vis

Ultra Violet dan Cahaya Tampak 10.1. Prinsip dasar spektrofotometri serapan UV-Vis 10.2. Instrumentasi dan prinsip kerja 10.3. Beberapa metode pengukuran dan aplikasinya

Kompetensi dasar - 11 : Mengenal prinsip dasar metode spektroskopi atom, melakukan analisis, dan menafsirkan datanya

11.1 Mendeskripsikan dasar dan prinsip metode spektroskopi serapan dan emisi atom 11.2 Membedakan

spektroskopi molekul dan spektroskopi atom 11.3 Menggambarkan skema

peralatan spektroskopi

 Mengkaji dasar dan prinsip metode spektroskopi serapan dan emisi atom  Mengkaji perbedaan

spek-troskopi molekul dan spektros-kopi atom  Menggambar skema 11. Spektroskopi Atom 11.1.Prinsip dasar spektroskopi serapan dan emisi atom 11.2.Instrumentasi

dan prinsip kerja 11.3.Beberapa metode

(32)

serapan dan emisi atom 11.4 Mendeskripsikan

prinsip kerja spek-troskopi serapan dan emisi atom

11.4 Mendeskripsikan macam-macam metode pengukuran dalam spek-troskopi serapan dan emisi atom 11.5 Melakukan analisis

dengan metode spektroskopi serapan dan emisi atom 11.6 Menyelesaikan

perhitungan terkait dengan hasil analisis spektroskopi serapan dan emisi atom

peralatan spektroskopi serapan dan emisi atom  Mengkaji prinsip

kerjanya berdasarkan skema peralatan tersebut  Mengkaji bebagai

metode pengukuran pada spektroskopi serapan dan emisi atom  Melakukan analisis

kimia dengan metode spektroskopi serapan dan emisi atom  Menerapkan konsep

untuk menyelesaikan masalah terkait hasil analisis dengan metode spektroskopi serapan dan emisi atom

aplikasinya

Kompetensi dasar - 12 : Mendeskripsikan prinsip dasar metode spektroskopi infra merah (IR), cara analisis, dan menafsirkan datanya

12.1 Mendeskripsikan dasar dan prinsip metode spektroskopi IR 12.2 Menggambarkan skema

peralatan spektroskopi infra merah

12.3 Mendeskripsikan prinsip kerja spek-troskopi IR

12.4 Mendeskripsikan cara analisis dengan metode spektroskopi IR

12.4 Mendeskripsikan beberapa cara preparasi cuplikan

12.5 Mengidentifikasi gugus fungsi suatu senyawa berdasarkan data hasil analisis spektroskopi IR

 Mengkaji dasar dan prinsip metode spektroskopi IR  Menggambar skema peralatan spektroskopi IR  Minyimpulkan prinsip kerja spektroskopi IR berdasar-kan skema peralatan tersebut  Mengkaji beberapa teknik analisis spektroskopi IR

 Mengkaji beberapa cara preparasi cuplikan  Menginterpretasi data

hasil analisis dengan metode spektroskopi IR 12. Spektroskopi Infra Merah 12.1. Prinsip dasar spektros-kopi infra merah 12.2. Instrumentasi

dan prinsip kerja 12.3. Teknik analisis 12.4. Spektrum IR dan

cara identifikasi gugus fungsi

Kompetensi dasar - 13 : Mengenal prinsip dasar metode spektroskopi magnet inti (NMR), melakukan analisis, dan menafsirkan datanya

(33)

13.1 Mendeskripsikan dasar dan prinsip metode

spektroskopi NMR

13.2 Menggambarkan skema peralatan spektroskopi NMR

13.3 Mendeskripsikan prinsip kerja spek-troskopi NMR

13.4 Mendeskripsikan cara analisis dengan metode NMR

13.5 Mengidentifikasi gugus fungsi suatu senyawa berdasarkan data spektrum NMR

 Mengkaji dasar dan prinsip metode spektroskopi NMR  Menggambar skema

peralatan spektroskopi NMR dan mendis-kusikan prinsip kerjanya berda-sarkan skema peralatan tersebut  Mengkaji teknik analisis

dengan metode spektroskopi NMR  Menginterpretasi data

hasil analisis dengan metode spektroskopi NMR 13. Spektroskopi Magnet Inti 13.1. Prinsip dasar spektros-kopi magnet inti (NMR) 13.2. Instrumentasi

dan prinsip kerja 13.3. Teknik analisis 13.4. Spektrum NMR dan cara identifikasinya C. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. Kegiatan pembelajran :

a. Kuliah teori : 150 menit/minggu b. Praktikum : 150 menit/minggu

b. Tugas : Proyek analisis suatu sampel sesuai pilihan mahasiswa 2. Metode : - ceramah

- diskusi - praktikum - proyek

3. Evaluasi : a. Macam evaluasi

- Tes bagian setiap 2 kompetensi dasar - Evaluasi tugas

- Evaluasi kinerja praktikum b. Bentuk evaluasi

Tes, non tes

4. Sarana : LCD, komputer, OHP, alat-alat pemisahan dan analisis instrumental, bahan kimia

(34)

D. PUSTAKA RUJUKAN

1. Tim Pengajar Kimia Analisis . 2003. Buku Ajar Analisis Instrumen (Tidak diterbitkan untuk kalangan sendiri)

2. Hargis, L.G. 1988. Analytical Chemistry. Principles and Techniques. New Jersey: Prince Hall Inc.

3. Harjono Sastrohamijoyo. 1991. Spektroskopi (edisi kedua). Yogyakarta : Liberty 4. Prince, W.J. 1975. Spectrochemical Analysis by Atomic Absorption. Singapore :

John Willey & Sons.

5. Sumar Hendyana, dkk. 1994. Kimia Analitik Instrumen. IKIP Semarang Press. 6. Skoog, D.A. and West, D.M. 1980. Principle of Instrumental Analysis. Tokyo :

(35)

PRAKTIKUM KIMIA ANALITIK A. IDENTITAS

1. Kode : KICC 1543 2. SKS : 2

3. Prasyarat : Kimia Dasar, Kimia Analitik I, Kimia Analitik II B. KOMPETENSI

1. Kompetensi Mata Kuliah

Setelah mengikuti mata kuliah ini diharapkan mahasiswa memiliki kompetensi : 1. Mampu mendiskripsikan dan mengenal jenis dan fungsi peralatan dasar kimia

analitik.

2. Menguasai teknik-teknik dasar kimia analitik

3. Mampu melakukan perhitungan-perhitungan dari data yang diperoleh.

2. Kompetensi Dasar, Indikator Hasil Belajar, Pengalaman Belajar dan Materi Pokok Indikator Hasil Belajar Pengalaman Belajar Materi Pokok

Kompetensi Dasar – 1 : Mampu mengenal dan menera lat ukur (boret, pipet seukuran, labu takar) 1.1. Menyebutkan jenis-jenis

alat ukur

1.2. Menera alat ukur (buret, pipet seukuran, labu takar)

 Mengkaji jenis alat ukur

 Mendiskusikan cara menera alat ukur

1. Mengenal dan menera alat ukur, buret, pipet seukuran, labu takar.

Kompetensi dasar – 2 : Terampil melakukan pemisahan dan identifikasi kation-kation (Gol I sampai dengan VI)

2.1. Melakukan pemisahan dan identifikasi kation Golongan I sampai dengan Golongan VI. 2.2. Membuat laporan

praktikum

 Melakukan praktikum pemisahan san

identifikasi kation gol I sampai dengan VI.  Mengkaji data hasil

praktikum

2. Pemisahan dan identifikasi kation golongan I sampai dengan VI.

Kompetensi Dasar 3 : Terampil melakukan pemisahan san identifikasi anion 3.1. Melakukan pemisahan

dan identifikasi union 3.2. Membuat laporan hasil

praktikum

 Melakukan praktikum pemisahan dan identifikasi union

 Mengkaji data hasil praktikum

3. Pemisahan dan identifikasi anion.

Kompetensi Dasar 4 : Terampil melakukan percobaan Asidi dan Alkalimetri serta dapat melakukan perhitungan-perhitungan dari data yang diperoleh 4.1. Melakukan percobaan

asidi dan alkali metri 4.2. Membuat laporan

praktikum

 Melakukan percobaan asidi dan alkali metri

 Mengkaji data hasil percobaan dan perhitungan.

(36)

Kompetensi Dasar 5 : Terampil melakukan percobaan titrasi oksidimetri serta dapat melakukan perhitungan-perhitungan dari data yang diperoleh.

5.1. Melakukan percobaan titrasi permangammetri 5.2. Melakukan percobaan titrasi iodo-iodimetri 5.3. Melakukan percobaan titrasi kromatometri. 5.4. Membuat laporan praktikum  Melakukan percobaan titrasi

 Melakukan titrasi iodo-iodimetri

 Melakukan percobaan titrasi kromatometri

 Mengkaji data hasil percobaan dan perhitungan. 5. Oksidi metri : 5.1. Permangem metri 5.2. Iodo-iodimetri 5.3. Kromatometri

Kompetensi Dasar 6 : Terampil melakukan percobaan Argentometri serta dapat melakukan perhitungan-perhitungan dari data yang diperoleh.

6.1. Melakukan percobaan titrasi Argentometri 6.2. Membuat laporan praktikum.  Melakukan percobaan titrasi

 Mengkaji data hasil percobaan dan perhitungan

6. Argentometri.

Kompetensi dasar – 7 : Terampil melakukan percobaan titrasi komplekso metri serta dapat melakukan perhitungan-perhitungan dari data yang diperoleh. 7.1. Melakukan percobaan

titrasi komplekso metri 7.2. Membuat/menyusun

laporan praktikum

 Melakukan titrasi komplekso metri.

 Mengkaji data hasil praktikum serta perhitungannya

7. Kompleksometri.

Kompetensi Dasar – 8 : Terampil melakukan percobaan gravi metri serta dapat melakukan perhitungan-perhitungan dari data yang diperoleh.

8.1. Melakukan percobaan gravi metri. 8.2. Menyusun laporan praktikum  Melakukan percobaan gravi metri

 Mengkaji data hasil praktikum serta perhitungannya 8. Gravimetri C. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. Kegiatan Pembelajaran : a. Praktikum : 200 menit/minggu b. Tugas : 100 menit/minggu

(Menyusun laporan praktikum) 2. Metode :

a. Ceramah, diskusi b. Praktikum 3. Evaluasi :

a. Penilaian Laporan Praktikum b. Ujian Akhir ( Ujian Praktikum) 4. Sarana :

a. Bahan kimia dan peralatan praktikum. b. Asisten praktikum

5. Dosen Pengampu : S3, S2 bidang kimia analitik S1 skripsi kimia analitik

(37)

D. PUSTAKA RUJUKAN

1. J.S. Frits & Schenk. 1979. Quantitative Analytical Chemistry. 4 th ed. Bostom : Allyn and Bocan . Inc

2. J.S. Laajowsky, 1977. Semimicro Qualitative Analysis 4 th ed. New Jersey. Prentice Hall.

3. Vogel. 1979. Text Book Of Macro and Semicro Qualitative In Organic Analysis London. Longman Group Limited.

E. RENCANA PERKULIAHAN Perte -muan Kompetensi Dasar / Indikator Hasil Belajar

Materi Pokok Pustaka Rujukan Metode

1 1 1.1. – 1.2. 1 1.1. – 1.2 1,2 3 : Ceramah Praktikum 2,3,4 dan 5 2 2.1. – 2.2. 2 2.1. – 2.2. 2,3 2,3 Praktikum 6 3 3.1 – 3.2. 3 3.1. – 3.2. 2,3 Praktikum 7 4 4.1 – 4.2 4 4.1 – 4.2 1 Praktikum 8,9, dan 10 5 5.1. – 5.3 5 5.1. – 5.3 1 Praktikum 11 6 6.1 – 6.2 6 6.1 – 6.2 1 Praktikum 12 7 7.1 – 7.2 7 7.1 1 Praktikum 13,14 8 8.1 – 8.2 8 8.1 1 Praktikum

(38)

Kimia Anorganik I A. IDENTITAS

1. Kode : KICC 1331

2. SKS : 2

3. Prasyarat : Telah menempuh Kimia Dasar B. KOMPETENSI

1. Kompetensi Mata Kuliah

a. Mengenal ruang lingkup Kimia Anorganik dan kaitannya dengan cabang kimia lainnya

b. Memahami sifat, kelompok senyawa, reaksi, kelimpahan di alam, struktur dan kemanfaatan unsur bukan logam

2. Kompetensi dasar, Indikator Hasil Belajar, Pengalaman Belajar dan Materi Pokok Indikator Hasil Belajar Pengalaman Belajar Materi Pokok

Kompetensi Dasar-1: Mengenal ruang lingkup Kimia Anorganik dan kaitannya dengan cabang kimia lainnya

1.1 Menjelaskan ruang lingkup Kimia Anorganik

 Mengkaji ruang lingkup Kimia Anorganik dan kaitannya dengan cabang kimia lainnya

1. Ruang lingkup Kimia Anorganik 1. 2 Membuat bagan kaitan

Kimia Anorganik dengan cabang kimia lainnya 1.3 Menjelaskan kaitan

Kimia Anorganik dengan cabang kimia lainnya

Kompetensi Dasar-2: Memahami sifat, kelimpahan di alam, kelompok senyawa, reaksi, struktur, dan kegunaan unsur hidrogen dan senyawaannya

2.1 Menjelaskan sifat unsur hidrogen

 Mengkaji sifat, reaksi, dan kegunaan unsur hidrogen dan senyawaannya 2. Unsur Hidrogen 2.1 sifat 2.2 kelimpahan dialam 2.3 senyawaan 2.4 reaksi 2.5 pembuatan 2.6 struktur senyawaan 2.7 kegunaan 2.2 Kelimpahan unsur hidrogen di alam 2.3 Menggolongkan kelompok senyawaan unsur hidrogen 2.4 Menuliskan nama dan

rumus kimia senyawaan yang mengandung unsur hidrogen 2.5 Menuliskan reaksi senyawaan yang mengandung hydrogen 2.6 Menuliskan reaksi pembuatan hydrogen 2.7 Menuliskan struktur senyawaan yang mengandung hydrogen 2.6 Menjelaskan sifat senyawaan yang mengandung hydrogen

(39)

2.7 Menjelaskan kegunaan hidrogen dan senyawaannya 2.8 Menjelaskan pemanfaatan praktis senyawaan yang mengandung nitrogen dalam kehidupan sehari-hari

Kompetensi Dasar-3: Memahami sifat, kelimpahan di alam, kelompok senyawa, reaksi, struktur, dan kegunaan unsur gas mulia dan senyawaannya

3.1 Menjelaskan sifat unsur gas mulia

Mengkaji sifat, reaksi, dan kegunaan unsur gas mulia dan senyawaannya

Unsur Gas Mulia 3.1 sifat 3.2 kelimpahan dialam 3.3 senyawaan 3.4 reaksi 3.5 pembuatan 3.6 struktur senyawaan 3.7 kegunaan

Kelimpahan unsur hidrogen di alam

3.2 Menuliskan nama dan rumus kimia senyawaan yang mengandung gas mulia

3.3 Menuliskan reaksi senyawaan yang mengandung gas mulia 3.4 Menuliskan reaksi

pembuatan gas mulia 3.5 Menuliskan struktur

senyawaan yang mengandung gas mulia 3.6 Menjelaskan sifat

senyawaan yang mengandung gas mulia 3.7 Menjelaskan kegunaan

gas mulia dan senyawaannya 3.8 Menjelaskan

pemanfaatan praktis senyawaan yang mengandung gas mulia dalam kehidupan sehari-hari

Kompetensi Dasar-4: Memahami sifat, kelimpahan di alam, kelompok senyawa, reaksi, struktur, dan kegunaan unsur oksigen dan senyawaannya

4.1 Menjelaskan sifat unsur oksigen

Mengkaji sifat, reaksi, dan kegunaan unsur oksigen dan senyawaannya 4. Unsur Oksigen 4.1 sifat 4.2 kelimpahan dialam 4.3 senyawaan 4.4 reaksi 4.5 pembuatan 4.6 struktur senyawaan 4.7 kegunaan

Kelimpahan unsur oksigen di alam

4.2 Menuliskan nama dan rumus kimia senyawaan yang mengandung oksigen 4.3 Menuliskan reaksi senyawaan yang mengandung oksigen 4.4 Menuliskan reaksi pembuatan oksigen 4.5 Menuliskan struktur senyawaan yang mengandung oksigen

(40)

4.6 Menjelaskan sifat senyawaan yang mengandung oksigen 4.7 Menjelaskan kegunaan oksigen dan senyawaannya 4.8 Menjelaskan pemanfaatan praktis senyawaan yang mengandung oksigen dalam kehidupan sehari-hari

Kompetensi Dasar-5: Memahami sifat, kelimpahan di alam, kelompok senyawa, reaksi, struktur, dan kegunaan unsur belerang dan senyawaannya

5.1 Menjelaskan sifat unsur belerang

 Mengkaji sifat, reaksi, dan kegunaan unsur belerang dan senyawaannya 5. Unsur Belerang 5.1 sifat 5.2 kelimpahan dialam 5.3 senyawaan 5.4 reaksi 5.5 pembuatan 5.6 struktur senyawaan 5.7 kegunaan

5.2 Menuliskan nama dan rumus kimia senyawaan yang mengandung belerang 5.3 Menuliskan reaksi senyawaan yang mengandung belerang 5.4 Menuliskan reaksi pembuatan belerang 5.5 Menuliskan geometri

molekul senyawaan yang mengandung belerang 5.6 Menjelaskan sifat senyawaan yang mengandung belerang 5.7 Menjelaskan kegunaan belerang dan senyawaannya 5.8 Menjelaskan pemanfaatan praktis senyawaan yang mengandung belerang dalam kehidupan sehari-hari

Kompetensi Dasar-6: Memahami sifat, kelimpahan di alam, kelompok senyawa, reaksi, struktur, dan kegunaan unsur nitrogen dan senyawaannya

6.1 Menjelaskan sifat unsur nitrogen

 Mengkaji sifat, reaksi, dan kegunaan unsur nitrogen dan senyawaannya 6. Unsur nitrogen 6.1 Sifat 6.2 Kelimpahan dialam 6.3 Senyawaan 6.4 Reaksi 6.2 Menuliskan nama dan

rumus kimia senyawaan yang mengandung nitrogen 6.3 Menuliskan reaksi senyawaan yang mengandung nitrogen 6.4 Menuliskan reaksi pembuatan nitrogen

(41)

6.5 Menuliskan geometri molekul senyawaan yang mengandung nitrogen  6.5 Pembuatan 6.6 Struktur senyawaan 6.7 Kegunaan 6.6 Menjelaskan sifat senyawaan yang mengandung nitrogen 6.7 Menjelaskan kegunaan nitrogen dan senyawaannya 6.8 Menjelaskan pemanfaatan praktis senyawaan yang mengandung nitrogen dalam kehidupan sehari-hari

Kompetensi Dasar-7: Memahami sifat, kelimpahan di alam, kelompok senyawa, reaksi, struktur, dan kegunaan unsur fosfor dan senyawaannya

7.1 Menjelaskan sifat unsur fosfor

 Mengkaji sifat, reaksi, dan kegunaan unsur fosfor dan senyawaannya 7. Unsur Fosfor 7.1 sifat 7.2 kelimpahan dialam 7.3 senyawaan 7.4 reaksi 7.5 pembuatan 7.6 struktur senyawaan 7.7 kegunaan

7.2 Menuliskan nama dan rumus kimia senyawaan yang mengandung fosfor 7.3 Menuliskan reaksi senyawaan yang mengandung fosfor 7.4 Menuliskan reaksi pembuatan fosfor 7.5 Menuliskan geometri

molekul senyawaan yang mengandung fosfor 7.6 Menjelaskan sifat

senyawaan yang mengandung fosfor 7.7 Menjelaskan kegunaan

fosfor dan senyawaannya 7.8 Menjelaskan

pemanfaatan praktis senyawaan yang mengandung fosfor dalam kehidupan sehari-hari

Kompetensi Dasar-8: Memahami sifat, kelimpahan di alam, kelompok senyawa, reaksi, struktur, dan kegunaan unsur karbon dan senyawaannya

8.1 Menjelaskan sifat unsur karbon

 Mengkaji sifat, reaksi, dan kegunaan unsur karbon dan senyawaannya 8. Unsur karbon 8.1 Sifat 8.2 Kelimpahan dialam 8.3 Senyawaan 8.2 Menuliskan nama dan

rumus kimia senyawaan yang mengandung karbon 8.3 Menuliskan reaksi

senyawaan yang mengandung karbon

(42)

8.4 Menuliskan reaksi pembuatan karbon 8.4 Reaksi 8.5 Pembuatan 8.6 Struktur senyawaan 8.7 Kegunaan 8.5 Menuliskan geometri molekul senyawaan yang mengandung karbon 8.6 Menjelaskan sifat senyawaan yang mengandung karbon 8.7 Menjelaskan kegunaan karbon dan senyawaannya 8.8 Menjelaskan pemanfaatan praktis senyawaan yang mengandung karbon dalam kehidupan sehari-hari

Kompetensi Dasar-9: Memahami sifat, kelimpahan di alam, kelompok senyawa, reaksi, struktur, dan kegunaan unsur halogen dan senyawaannya

9.1 Menjelaskan sifat unsur halogen

Mengkaji sifat, reaksi, dan kegunaan unsur halogen dan senyawaannya 9. Unsur halogen 9.1 sifat 9.2 kelimpahan dialam 9.3 senyawaan 9.4 reaksi 9.5 pembuatan 9.6 struktur senyawaan 9.7 kegunaan

9.2 Menuliskan nama dan rumus kimia senyawaan yang mengandung halogen 9.3 Menuliskan reaksi senyawaan yang mengandung halogen 9.4 Menuliskan reaksi pembuatan halogen 9.5 Menuliskan geometri

molekul senyawaan yang mengandung halogen 9.6 Menjelaskan sifat senyawaan yang mengandung halogen 9.7 Menjelaskan kegunaan halogen dan senyawaannya 9.8 Menjelaskan pemanfaatan praktis senyawaan yang mengandung halogen dalam kehidupan sehari-hari

(43)

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. Kegiatan Pembelajaran

a. Kuliah Teori : 100 menit b. Praktikum : -

c. Tugas : merangkum, menyusun makalah, menyeleasaikan soal

2. Metode : Ceramah, diskusi, pemecahan masalah 3. Penilaian : Kertas kerja, quis, tes kompetensi

4. Sarana : Bahan Ajar, Komputer, LCD 5. Dosen Pengampu : S2- Kimia Anorganik

C. PUSTAKA RUJUKAN

1. Buku Ajar Kimia Anorganik I

2. Keenan., Kimia Universitas Jilid II. Penerjemah A. Hadyana Pudjaatmaka. Jakarta: Erlangga

3. Cotton, F. A. and Wilkeniser, G., (1986) Kimia Anorganik dasar (Terjemahan) 4. Cotton, F. A., Basic Inorganic Chemistry. John Wiley & Sons

5. Cotton, F. A. and Wilkeniser, G., (1988). Advanced Inorganic Chemistry. John Wiley & Sons

6. Manku, G. S., (1984) Inorganic Chemistry. New Delhi: Mc Graw Hill 7. Liptort, G. F., (1984). Modern Inorganic Chemistry. Londdon: ELBS

8. Brady, J., Kimia Universitas (Asas dan Struktur) Penerjemah: A. Hadyana Pudjaatmaka, Jakarta: Erlangga

D. RENCANA PERKULIAHAN Pertemuan Kompetensi Dasar/Indikator Hasil Belajar Materi Pokok Pustaka Rujukan Metode I 1 1.1-1.3 II 2.1-2.8 III 3.1-3.8 IV 4.1-4.8 V 5.1-5.8 VI 6.1-6.8 VII 7.1-7.8 VIII 8.1-8.8 IX 9.1-9.8 X XI XII Kelompok 1

(44)

Gas mulia

halogen oksigen karbon posfor nitrogen belerang hidrogen Yussy Yeri Lidya Isna Zulfris Jerni Kristina Nurhalimah Elvita Julian Safitri Andi Risna Siska Fitrianti Misna Kholifah Isti Nurjanah Rini Rahmi Adinda Pipit Apipah Rolas Ella Pelista Erica Farida Lilis Eka Fransiska Noviyah Bella Shalawati Wulan Aulia Renky Aspul Rendi Yulia

Gambar

Tabel 1. Distribusi Jumlah SKS Mata Kuliah Pada Setiap Kelompok Mata Kuliah
Tabel 4. Mata Kuliah Keterampilan Berkarya (MKB)
Tabel 5. Mata Kuliah Dasar Keahlian (MKDK)
Tabel 10. Distribusi Mata Kuliah Dasar Keahlian (MKDK)
+2

Referensi

Dokumen terkait

Kurikulum 2016 Program Studi S1 Teknik Nuklir Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada i Kurikulum 2016 Program Studi

Kurikulum Program Pendidikan Sarjana Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas AirlanggaA. MATA KULIAH WAJIB NASIONAL (KURNAS): 66 sks

Borang Akreditasi Program Studi Pendidikan Jarak Jauh – Program Sarjana (S1) 32 7.2.2 Jelaskan jumlah karya ilmiah/seni/olahraga yang dihasilkan berdasarkan hasil

Skripsi ini diajukan untuk melengkapi syarat dan melengkapi studi untuk memperoleh gelar Sarjana Teknik pada jenjang pendidikan sarjana (S1) menurut kurikulum Departemen Teknik

Dengan pertimbangan ingin meningkatkan jenjang pendidikan sampai tingkat sarjana (S1), pada tahun 1981 ATN Malang dikembangkan menjadi Institut Teknologi Nasional

Borang Akreditasi Program Studi Pendidikan Jarak Jauh – Program Sarjana (S1) 32 7.2.2 Jelaskan jumlah karya ilmiah/seni/olahraga yang dihasilkan berdasarkan hasil

Untuk mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia, peminatan dikelompokkan pada lingkup strategi pembelajaran (metode, teknik, dan model-model), pengembangan media, dan

Dalam kurikulum baru 2016 terdapat empat matakuliah wajib muatan Ke-MIPA-an, yaitu matakuliah: Fisika Dasar I, Kimia Dasar I, Kalkulus I, dan Pemrograman